cover
Contact Name
Septiyanti
Contact Email
jurnal.woph@umi.ac.id
Phone
+628114442464
Journal Mail Official
jurnal.woph@umi.ac.id
Editorial Address
Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat UMI Jl. Urip Sumoharjo Km. 5 (Kampus II UMI) Makassar, Sulawesi Selatan.
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Window of Public Health Journal
ISSN : 27212920     EISSN : 27212920     DOI : https://doi.org/10.33096/woph.v1i5.98
Core Subject : Health,
Window of Public Health Journal merupakan jurnal kesehatan masyarakat yang mempublikasi karya ilmiah di bidang kesehatan masyarakat, yaitu penelitian di bidang epidemiologi, kesehatan lingkungan, kesehatan kerja, kesehatan reproduksi, gizi masyarakat, administrasi dan kebijakan kesehatan, manajemen rumah sakit, serta bidang promosi kesehatan. Jurnal ini pertama kali didirikan sejak tahun 2020 oleh Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia yang berlokasi di Makassar, Sulawesi Selatan. Window of Public Health Journal diterbitkan pada bulan Juni, Agustus, Oktober, Desember, Februari, dan April
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Volume 1 Nomor 4 (Desember, 2020)" : 15 Documents clear
Hubungan Komunikasi Petugas Kesehatan dengan Perilaku Ibu Hamil dalam Mencegah Anemia di Puskesmas Tanjonge Soppeng Nursyamsi; Yusriani; Andi Asrina
Window of Public Health Journal Volume 1 Nomor 4 (Desember, 2020)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v1i4.70

Abstract

Menurut World Health Organization (WHO, 2019) anemia merupakan suatu kondisi dimana sel darah merah berkurang sehingga kapasitas pengangkutan oksigen tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan fisiologis tubuh. Penelitiaan ini bertujuan untuk mengetahui hubungan komunikasi petugas kesehatan dengan perilaku ibu hamil dalam mencegah anemia di Puskesmas Tanjonge. Metode penelitian yang digunakan adalah survey analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional study. Pengambilan sampel dengan metode simple random sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 84 responden. Metode analisa data menggunakan tabel distribusi frekuensi dengan uji kolerasi chi square. Komunikasi tidak efektif disebabkan karena kurangnya syarat komunikasi agar menjadi efektif seperti beberapa pertanyaan terkait Channel (saluran media yang digunakan), Capability of audience (pertanyaan terkait sejauh mana kempuan ibu hamil setelah informasi telah diberikan) serta beberapa pertanyaan lain yang menyangkut syarat komuniikasi efektif lainnya seperti salah satu pertanyaan terkait Credibility (perkenalan petugas kesehatan kepada ibu hamil), dan terkait Content (isi materi) yang masih kurang. Pengetahuan dilihat dari sampai dimana ibu hamil mampu mengingat, memahami, menerapkan, menganalisis, mengevaluasi/menilai dan mencipta. Dari hasil observasi beberapa jawaban pertanyaan ibu hamil tentang kamampuan terkait ranah kognitif sebagai pengetahuan cukup masih didapati kurang karena kemampuan dalam mengingat informasi terkait masalah makanan penghambat penyerapan zat besi, faktor penyebab anemia serta jenis sumber makanan zat besi, dan pengaruh kurang baik anemia terhadap anak masih kurang. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Ada hubungan antara komunikasi petugas kesehatan dengan Pengetahuan ibu hamil dalam mencegah anemia.
Gambaran Pengetahuan dan Perilaku tentang Penatalaksanaan Diabetes Melitus di Wilayah Kerja Puskesmas Antang Kota Makassar Jumirna; Mahmud, Nur Ulmy; Mutthalib, Nurul Ulfah
Window of Public Health Journal Volume 1 Nomor 4 (Desember, 2020)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v1i4.96

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan salah satu diantara penyakit tidak menular yang masih menjadi permasalahan di Indonesia. DM terjadi ketika adanya peningkatan kadar glukosa dalam darah atau yang disebut hiperglikemia, dimana tubuh tidak dapat menghasilkan cukup hormon insulin atau menggunakan insulin secara efektif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan perilaku tentang penatalaksanaan DM pada pasien DM di wilayah kerja Puskesmas Antang. Metode penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Dengan jumlah populasi 446, Tekhnik pengambilan sampel yaitu purposive sampling, jumlah sampel sebanyak 45 responden yang sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gambaran pengetahuan tentang penatalaksanaan DM pada pasien DM di Puskesmas Antang yaitu pasien DM memiliki pengetahuan tentang penatalaksanaan DM dengan kategori baik sebanyak 15 responden (33,3%) dan kategori kurang 30 responden (66,7%), Berdasarkan gambaran perilaku edukasi DM dari total 45 responden terdapat 22 responden (48,9%) dengan kategori kurang, dan 23 responden (51,1%) dengan kategori baik, berdasarkan gambaran perilaku diet, dari total 45 responden, terdapat 29 responden (64,5%) dengan kategori baik, dan terdapat 16 responden (35,5%) dengan kategori kurang, berdasarkan gambaran perilaku exercise/ latihan fisik, dari total 45 responden, terdapat 34 responden (75,5%) dengan kategori baik, dan 11 responden dengan kategori kurang (24,5%), berdasarkan gambaran perilaku kepatuhan obat, dari total 45 responden, terdapat 44 responden (97,7%) dengan kategori kurang, dan 1 responden dengan kategori baik (2,3%), berdasarkan gambaran perilaku pemeriksaan kadar gula darah, pasien DM di Puskesmas Antang, semua responden melakukan pemeriksaan kadar gula darah dengan kategori baik, berdasarkan perilaku perawatan dari dari total 45 responden terdapat 31 responden (68,9%) dengan kategori baik,dan 14 responden (31,1%) dengan kategori kurang.
Hubungan Pengetahuan, Sikap, Dan Motivasi Kerja Perawat Dengan Pelaksanaan Keselamatan Pasien Di Ruang Rawat Inap RSUD Kota Makassar Tahun 2020 Ainun, Ananda; Sumiaty; Ella Andayanie
Window of Public Health Journal Volume 1 Nomor 4 (Desember, 2020)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v1i4.100

Abstract

Keselamatan pasien adalah sebuah transformasi budaya, dimana budaya yang diharapkan adalah budaya keselamatan, budaya tidak menyalahkan, budaya lapor dan budaya belajar. Keselamatan Pasien (Patient Safety) merupakan isu global dan komponen penting dari mutu layanan kesehatan, prinsip dasardari pelayanan pasien dan komponen kritis dari manajemen mutu.Berdasarkan hasil pengambilan data awal kasus insiden keselamatan pasien dan data budaya keselamatan pasien yang didapatkan di RSUD Kota Makassar (2019) bahwa kasus insiden keselamatan pasien mulai bulan April-Desember 2019 menunjukkan 1 kasus Kejadian Tidak Diharapkan (KTD), 22 kasus Kejadian Tidak Cedera (KTC), 1 Kasus Kejadian Potensial Cedera (KPC), 11 kasus Kejadian Nyaris Cedera (KNC).penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap dan motivasi kerja perawat dengan pelaksanaan keselamatan pasien (patient safety) di ruang rawat inap RSUD Kota Makassar Tahun 2020. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Sampel berjumlah 97 responden diambil dengan cara purposive sampling. Data diperoleh menggunakan kuosioner. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menyatakan bahwa tidak ada hubungan antara Pengetahan dengan Pelaksanaan Keselamatan pasien Dengan mengunakan uji chi-square diperoleh nilai ρ = 0,867, nilai tersebut lebih besar dari pada α=0,05 (p> dari nilai α=0,05), berdasarkan variabel sikap tidak ada hubungan dengan pelaksanaan keselamatan pasien Dengan mengunakan uji chi-square diperoleh nilai ρ = 0,197, nilai tersebut lebih besar dari pada α=0,05 (p> dari nilai α=0,05), berdasarkan variabel motivasi tidak ada hubungan dengan pelaksanaan keselamatan pasien Dengan mengunakan uji chi-square diperoleh nilai ρ = 1,000, nilai tersebut lebih besar dari pada α=0,05 (p> dari nilai α=0,05), Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan Pengetahuan, Sikap Dan Motivasi Kerja Perawat Dengan Pelaksanaan Keselamatan Pasien Di Ruang Rawat Inap RSUD Kota Makassar Tahun 2020.
Edukasi Menggunakan Media Audio Visual Terhadap Perilaku Pencegahan Penularan HIV/AIDS Warga Binaan Arafah; Gobel, Fatmah Afrianty; Hasriwiani Habo Abbas
Window of Public Health Journal Volume 1 Nomor 4 (Desember, 2020)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v1i4.102

Abstract

LAPAS dan RUTAN menjadi tempat yang berisiko tinggi menjadi sarana penularan HIV/AIDS, masa tahanan yang lama menjadi pemicu terjadinya sex menyimpang dimana selama masa tahanan kebutuhan biologis tidak terpenuhi dan faktor risiko lain seperti berbagi pisau cukur, pengginaan jarum suntik bergantian dan praktik tato. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, penggunaan media audio visual dalam menyampaikan eduakasi dapat berpengaruh terhadap perilaku pencegahan risiko penularan HIV/AIDS. Penelitian ini merupakan jenis penelitian Quasi eksperimental dengan bentuk pretest-posttes dengan control group design. Penelitian ini dilaksanakan di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Pinrang. Sampel dalam penelitan ini 58 responden. Hasil penelitian ini ditemukan ada pengaruh peningkatan pengetahuan dan sikap responden setelah diberikan edukasi berupa video, sedangkan pada tindakan responden tidak memiliki pengaruh. Pada kelompok kontrol ditemukan ada pengaruh dan peningkatan pada pengetahuan, sikap dan tindakan setelah di berikan edukasi berupa leaflet. Untuk warga binaan agar menghindari hal-hal yang berisiko tertular HIV/AIDS
Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil Risiko Tinggi dalam Mencegah Kematian Ibu Berdasarkan Tingkatan Komunikasi Interpersonal Darwin, Musdalifa; Yusriani, Yusriani; Nukman
Window of Public Health Journal Volume 1 Nomor 4 (Desember, 2020)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v1i4.103

Abstract

Kematian dan kesakitan ibu masih merupakan masalah kesehatan yang serius di negara berkembang. Menurut laporan WHO (World Health Organization) tahun 2014 Angka Kematian Ibu (AKI) di dunia yaitu 289.000 jiwa. Penyebab kematian ibu terbanyak masih di dominasi perdarahan (30,3%), disusul hipertensi dalam kehamilan (27,1%), infeksi (7%). Penyabab lain-lain 45% cukup besar termasuk didalamnya penyebab penyakit non obstertik (Kemenkes RI, 2016). Pada tahun 2017 angka kematian ibu di Sulawesi Tenggara sebanyak 75 orang per tahun. Sedangkan di Kabupaten Kolaka Utara sebanyak 209 per 100.000 kelahiran hidup. Data dari puskesmas Lasusua, Kecamatan Lasusua, Kabupaten Kolaka Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara memperlihatkan jumlah ibu hamil sebanyak 700 orang dan yang termasuk ibu hamil resiko tinggi sebanyak 140 orang. Metode penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Desain penelitian yang digunakan yaitu cross sectional yang bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkatan komunikasi interpersonal dengan perilaku ibu hamil risiko tinggi dalam mencegah kematian ibu di Puskesmas Lasusua Tahun 2020. Dalam penelitian ini populasi berjumlah 140 orang dengan menggunakan besar sampel penelitian ini menggunakan rumus Slovin. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan probability sampling dengan teknik simple random sampling. Cara pengumpulan data dalam penelitian ini kuesioner dimana peneliti bertemu dengan responden dan respondenlah yang mengisi daftar pertanyaan tersebut. Dan cara menganalisis data penelitian dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara komunikasi interpersional dengan pengetahuan ibu hamil dengan nilai p (value) = 0,001. Tidak ada hubungan antara komunikasi interpersional dengan sikap ibu hamil dengan nilai p (value) = 0,976. Di harapkan pada peneliti selanjutnya sebaiknya meneliti tingkatan komunikasi kesehatan yang efektif yang mempengaruhi penyakit yang berhubungan dengan ibu hamil. Dan di harapkan petugas kesehatan dapat meningkatkan komunikasi interpersonal lebih efektif dengan ibu hamil risiko tinggi.
Analisis Faktor Predisposising Terhadap Kualitas Kesehatan Gigi dan Mulut Melalui Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Ulfa Sari Azikin, Luthfiyyah; Multazam, Andi Muhammad; Yusriani, Yusriani
Window of Public Health Journal Volume 1 Nomor 4 (Desember, 2020)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v1i4.116

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian penting dari kesehatan umum dan kesejahteraan dan merupakan faktor penting yang mempengaruhi kualitas hidup seseorang.Kesenjangan antara kunjungan yang semakin menurun dengan prevalensi karies gigi yang meningat di dua tahun terakhir di Poliklinik Gigi Puskesmas Tamalate Makassar. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis Faktor Presdisposing, Terhadap Kualitas Kesehatan Gigi Dan Mulut Melalui Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Di Poliklinik Gigi Puskesmas Tamalate Makassar 2020. Penelitian ini bersifat observasional analitik dengan pendekatan kuantitatif, dengan metode pendekatan cross sectional study yaitu mengumpulkan data variabel independen dan dependen dalam waktu yang bersamaan. Populasi pada penelitian ini adalah pasien yang berkunjung ke poliklinik gigi Puskesmas Tamalate Makassar sebanyak 78 responden. Pengambilan sampel dilakukan secara accidental sampling.Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden di Poliklinik Gigi Puskesmas Tamalate. Berdasarkan Faktor predisposisi dalam pemanfaatan pelayanan kesehatan yang diteliti untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh terhadap kualitas kesehatan gigi dan mulut melalui pemanfaatan pelayanan kesehatan gigi di Poliklinik Gigi Puskesmas Tamalate diperoleh bahwa seluruh indikator/variabel yang diteliti memiliki pengaruh yang signifikan dengan nilai p = 0,000 dimana ρ< 0,05. Kesimpulan: Pemanfaatan pelayanan kesehatan menjadi suatu permintaan bagi konsumen berdasarkan kebutuhan dari rasa sakit, ketidak-nyamanan maupun keinginan untuk pencegahan akan suatu penyakit. Pemanfaatan pelayanan kesehatan tentunya akan berdampak pada biaya pelayanan kesehatan, sumber dana biaya kesehatan serta akses ke fasilitas kesehatan. Disarankan perlu ada jaminan kesehatan yang disediakan oleh pihak swasta maupun perhatian pemerintah sektor kesehatan gigi dan mulut agar masyarakat menjadi lebih sadar akan kesehatan, hal tersebut dapat memberi dampak pada pemanfaatan pelayanan kesehatan
Faktor yang Berhubungan dengan Stigma Ibu Rumah Tangga Terhadap Pengidap HIV/AIDS Ihwani, Nur; Gobel, Fatmah Afrianty; Arman
Window of Public Health Journal Volume 1 Nomor 4 (Desember, 2020)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v1i4.119

Abstract

Salah satu hambatan dari usaha pencegahan dan pengobatan HIV/AIDS adalah munculnya stigma dan diskriminasi yang diberikan masyarakat kepada pengidap HIV/AIDS. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan stigma ibu rumah tangga pada ODHA di RW 4 Kelurahan Banyorang Kecamatan Tompobulu. Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan rancangan cross sectional. Jumlah populasi sebanyak 75 ibu rumah tangga dengan menggunakan rumus slovin diperoleh menjadi 63 sampel dengan teknik sampling dengan cara non-probability sampling dengan metode purposive sampling. Analisis bivariat dilakukan dengan menggunakan uji statistik Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara variabel persepsi dengan stigma ibu rumah tangga terhadap ODHA (p-value = 0,013). Sedangkan variabel pengetahuan, pendidikan, dan umur tidak berhubungan dengan stigma ibu rumah tangga terhadap ODHA karena masing-masing variabel tersebut memiliki nilai p di atas nilai α=0,05. Hasil uji statistik antara hubungan ketiga variabel tersebut dengan stigma ibu rumah tangga terhadap ODHA adalah pengetahuan (p-value = 1,000), pendidikan (p-value =1,000), dan umur (p-value = 0,786). Melihat masih tingginya stigma dan diskriminasi masyarakat terhadap pengidap HIV/AIDS maka disarankan agar memberikan informasi yang akurat dan memperbanyak penyuluhan tentang penyakit HIV/AIDS secara merata kepada masyarakat supaya tidak lagi memunculkan stigma kepada para pengidap HIV/AIDS sehingga pengobatan dan perawatan dapat terlaksana secara menyeluruh.
Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Senam Lansia di Puskesmas Kassi-Kassi Kota Makassar Liskha Ayuningrum; Haeruddin; Muchlis, Nurmiati
Window of Public Health Journal Volume 1 Nomor 4 (Desember, 2020)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v1i4.125

Abstract

Senam lansia adalah salah satu dari program lanjut usia yang dapat dipilih lansia sebagai aktivitas fisik. Efektifitas pelaksanaan senam lansia ditentukan oleh bagaimana lanjut usia berpartisipasi di dalamnya dan bagaimana keluarga memberi dukungan kepada lansia berupa sikap kepedulian, perhatian, serta bantuan baik secara informasional maupun instrumental. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan senam lansia di Puskesmas Kassi-Kassi Kota Makassar Tahun 2020. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, dengan pendekatan cross sectional study. Sampel penelitian diambil dengan cara total sampling sebanyak 31 sampel. Metode analisis data menggunakan uji univariat, uji bivariat dengan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat dukungan keluarga yang cukup, terdapat 11 responden (35,5%) yang patuh, 1 responden (3,2%) yang tidak patuh. Pada tingkat dukungan keluarga yang kurang, terdapat 6 responden (19,4%) yang patuh, 13 responden (41,9%) yang tidak patuh. Nilai p=0,000 (p < α=0,05). Hal ini menunjukkan bahwa dukungan keluarga memiliki hubungan dengan kepatuhan senam lansia. Berdasarkan distribusi lansia ditinjau dari dukungan keluarga dengan tingkat kepatuhan senam lansia bahwa semakin baik dukungan keluarga maka semakin baik tingkat kepatuhan dalam melakukan senam lansia di Puskesmas Kassi-Kassi Kota Makassar Tahun 2020.
Biokonsentrasi Logam Berat Timbal, Arsen pada Air dan Ikan Sungai Tallo Kota Makassar Sukma, Rukma Melati; Gafur, Abd.; Hasriwiani Habo Abbas
Window of Public Health Journal Volume 1 Nomor 4 (Desember, 2020)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v1i4.132

Abstract

Kontaminasi Logam berat terhadap perairan telah menjadi masalah dalam kesehatan lingkungan selama beberapa dekade. Kontaminasi logam berat seperti logam berat Timbal (Pb) dan Arsen (As) dalam terjadi secara alamiah maupun secara antropogenik. Adapun tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui konsentrasi kadar logam berat Timbal (Pb) dan Arsen (As) pada Air dan Ikan serta untuk mengetahui batas aman konsumsi ikan di Sungai Tallo, Kota Makassar. Jenis penelitian ini merupakan observasional dengan pendekatan deskriptif dengan pengamatan laboratorium untuk memeriksa kandungan logam berat Timbal (Pb) dan Arsen (As) pada Air dan Ikan di Sungai Tallo, dan melakukan wawancara di RW 03 dan 05 Kelurahan Tallo, Kecematan Tallo, Kota Makassar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konsentrasi kadar logam berat Timbal (Pb) pada Air di titik I sebesar <0,002 mg/l, titik II sebesar 0,0892 mg/l, dan titik III sebesar 0,6506. Sedangkan konsentrasi kadar logam berat Arsen (As) pada air di titik I sebesar 0,0023 mg/l, pada titik II sebesar 0,0552 mg/l, dan pada titik III sebesar 0,6493 mg/l. Serta hasil penelitian konsentrasi kadar logam berat Timbal (Pb) pada ikan di titik I sampai titik III sebesar <0,10 mg/kg. Sedangkan konsentrasi kadar logam berat Arsen (As) pada ikan di titik I sampai III sebesar <0,01 mg/kg. Penulis menyarankan bahwa pemerintah dan masyarakat setempat dapat mempertahankan keadaan dan melakukan pemantauan lingkungan di Sungai Tallo agar tidak tercemari oleh logam berat Timbal (Pb) dan Arsen (As).
Gambaran Karakteristik Penggunaan Krim Pemutih pada Ibu Hamil di RSIA Sitti Khadijah 1 Makassar Wajuanna, Besse Rafiqah Andi; Arman; Hasriwiani Habo Abbas
Window of Public Health Journal Volume 1 Nomor 4 (Desember, 2020)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v1i4.155

Abstract

Angka kejadian efek samping kosmetik cukup tinggi di Indonesia, terbukti selalu dijumpainya kasus efek samping penggunaan kosmetik. Ibu hamil di RSIA Sitti Khadijah 1 Makassar mayoritas masih menggunakan krim pemutih pada masa kehamilan yang diketahui dapat menimbulkan efek, baik jangka pendek maupun jangka panjang bagi ibu hamil sendiri bahkan bayi yang ada di dalam kandungannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran karakteristik penggunaan krim pemutih pada ibu hamil. Jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dan sampel penelitian ini adalah ibu hamil pengguna krim pemutih dengan usia kandungan trimester 3 di RSIA Sitti Khadijah 1 Makassar, dengan total sampel sebanyak 40 ibu hamil. Hasil penelitian menunjukkan, umur ibu hamil pengguna krim pemutih mayoritas berumur 24-25 tahun sebanyak 25%, usia kandungan ibu hamil mayoritas 9 bulan sebanyak 77.5%, frekuensi penggunaan krim mayoritas ≥ 2 kali sehari sebanyak 52.5%, volume krim yang digunakan mayoritas <30 gram sebanyak 40%, mayoritas ibu hamil menggunakan krim selama 24 bulan sebanyak 35.0%, efek penggunaan krim yang dialami oleh ibu hamil mayoritas berdampak positif sebanyak 25%. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah bahwa umur ibu hamil dari total 40 responden, mayoritas ibu hamil berumur ≤ 30 tahun sebanyak 28 (70%), mayoritas usia kandungan 9 bulan sebanyak 31 (77.5%), frekuensi pemakaian krim mayoritas menggunakan krim ≥ 2 kali sehari sebanyak 25 (62.5%), mayoritas volume krim 30 gram sebanyak 16 (40%), mayoritas ibu hamil menggunakan krim selama 24 bulan sebanyak 23 (57.5%), efek penggunaan krim yang dialami mayoritas berdampak positif sebanyak 10 (25%). Disarankan untuk ibu hamil agar lebih berhati-hati memilih kosmetik pemutih yang akan digunakan

Page 1 of 2 | Total Record : 15