cover
Contact Name
Riana Nurhayati
Contact Email
riana_nurhayati@uny.ac.id
Phone
+6282223111133
Journal Mail Official
herwin89@uny.ac.id
Editorial Address
Jalan Colombo No 1, Karangmalang, Sleman DI Yogyakarta
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
FOUNDASIA
ISSN : 14122316     EISSN : 27462307     DOI : https://doi.org/10.21831/foundasia
Core Subject : Education, Social,
FOUNDASIA is an open access, and peer-reviewed journal. FOUNDASIA will publish the selected articles under the Attribution-Share Alike 4.0 International Creative Commons license. The results of research and analysis contained in the journal accommodate manuscripts on foundations of education include: philosophy of education, socio-anthropology of education, educational psychology, educational economics, educational history, political education, and comparative education.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 16 No. 2 (2025)" : 5 Documents clear
Strategi Implementasi Kebijakan Mutu Pendidikan PAUD dalam Konteks Akreditasi Nasional PUTRI ANUGRAHENI, MUTHIA; Rohman, Arif
FOUNDASIA Vol. 16 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/foundasia.v16i2.89932

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan mutu pendidikan yang diterapkan di TK Among Siwi dan TK Dharma Bakti I Sleman dalam pemenuhan standar akreditasi. Fokus penelitian diarahkan pada tiga hal, yaitu perumusan kebijakan mutu pendidikan, proses implementasi, serta faktor pendukung dan penghambat yang memengaruhi keberhasilan kebijakan. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru, serta asesor akreditasi yang ditentukan melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Untuk menjamin keabsahan data, digunakan teknik triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan TK Among Siwi relatif lebih konsisten dalam memenuhi indikator standar karena ditopang koordinasi yang solid, komunikasi intensif, dan disposisi guru yang positif, TK Dharma Bakti I menghadapi keterbatasan pada aspek sarana prasarana, birokrasi internal, dan beban administratif. Hasil penelitian menunjukkan keberhasilan implementasi kebijakan mutu PAUD sangat ditentukan oleh kombinasi faktor internal dan eksternal serta kemampuan lembaga dalam mengelola keterbatasan sebagai peluang perbaikan.
Guru Penggerak Sebagai Solusi Peningkatan Mutu Pendidik Fahma, Hani A Maria; Rukiyati
FOUNDASIA Vol. 16 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/foundasia.v16i2.91935

Abstract

Kualitas pendidikan di Indonesia masih menghadapi tantangan serius, salah satunya ditunjukkan oleh penurunan skor PISA tahun 2022. Hal ini mengindikasikan bahwa mutu pendidikan nasional belum optimal, yang salah satu penyebab utamanya adalah rendahnya kompetensi guru sebagai ujung tombak pembelajaran. Guru dituntut untuk tidak hanya menguasai kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian, tetapi juga mampu menjadi pemimpin pembelajaran yang reflektif, kolaboratif, dan inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pelaksanaan Program Guru Penggerak di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dengan menggunakan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product). Penelitian ini menggunakan mixed methods dengan desain embedded design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ini efektif dari seluruh aspek evaluasi. Aspek konteks menunjukkan bahwa program relevan dengan kebutuhan dan tantangan pendidikan lokal. Aspek input menilai bahwa proses seleksi, materi pelatihan, dan pendampingan dilaksanakan secara transparan dan sesuai standar. Aspek proses menunjukkan bahwa pelatihan berjalan efektif dengan pendekatan blended learning dan dukungan fasilitator yang kompeten. Sementara itu, aspek produk memperlihatkan peningkatan kompetensi guru dalam kepemimpinan pembelajaran, pengelolaan kelas, serta pengembangan diri dan orang lain.
Optimisme dan Dukungan Sosial Sebagai Prediktor Resiliensi Akademik Pada Mahasiswa Tingkat Akhir: Optimisme dan Dukungan Sosial Sebagai Prediktor Resiliensi Akademik Pada Mahasiswa Tingkat Akhir Yhovita Yuni Indah Sari; Ayriza, Yulia
FOUNDASIA Vol. 16 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the role of optimism and social support, both simultaneously and partially as predictors of academic resilience in final year students. This study uses a quantitative approach with associative methods, which is causal correlation. The research subjects totaled 389 students from 21 public and private universities in the Special Region of Yogyakarta. There were three data collection instruments used, namely the academic resilience scale (ARS-30), optimism (LOT-R), and social support (MSPSS). The results of the analysis show that optimism and social support are simultaneously and partially predictors of academic resilience in final year students. The contribution of optimism and social support to academic resilience is 51.2%, with details of optimism by 44% and social support by 7%. Keywords: social support, optimism, academic resilience, final year students
Keteladanan Guru dalam Penguatan Karakter dan Budaya Literasi pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Fadlilah, Mahiratun; Wiedarti, Pangesti
FOUNDASIA Vol. 16 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru Bahasa Indonesia sebagai teladan dalam menanamkan nilai-nilai karakter serta membangun budaya literasi yang berkelanjutan di kelas. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh temuan bahwa meskipun literasi merupakan kompetensi penting, masih terdapat kesenjangan antara kemampuan literasi siswa dan praktik pembelajaran, khususnya pada jenjang sekolah menengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif dengan melibatkan guru dan siswa sebagai partisipan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi kelas, dan analisis dokumen yang mencakup modul ajar, catatan observasi, dan karya literasi siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru yang secara konsisten menjadi teladan memberikan pengaruh positif terhadap sikap dan perilaku siswa dalam mengembangkan nilai kejujuran, kedisiplinan, dan tanggung jawab. Selain itu, guru yang mengintegrasikan kegiatan membaca, menulis, dan diskusi secara aktif mampu menumbuhkan budaya literasi yang berkelanjutan. Penelitian ini menegaskan bahwa pengembangan karakter dan literasi tidak dapat dipisahkan dari keteladanan guru. Kata kunci: keteladanan guru, karakter, literasi, pembelajaran Bahasa Indonesia, budaya literasi
sebuah Analisis Literatur Berbas Dampak Kebijakan Zonasi terhadap Pemerataan Kualitas Pendidikan di Sekolah Dasar: Analisis Literatur tentang Implementasi dan Dampak Kebijakan Zonasi pada Satuan Pendidikan Dasar Nur Maulidhina, Annisa; Fauzi, Imron
FOUNDASIA Vol. 16 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak kebijakan zonasi terhadap pemerataan kualitas pendidikan pada jenjang sekolah dasar dengan fokus pada konteks Kabupaten Jember. Metode yang digunakan adalah systematic literature review dengan menelaah 28 artikel nasional dan internasional, dokumen pemerintah, serta laporan lembaga pendidikan yang relevan dengan implementasi zonasi pada periode 2015–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa kebijakan zonasi efektif dalam meningkatkan pemerataan akses pendidikan dengan mengurangi konsentrasi siswa pada sekolah-sekolah favorit. Namun, pemerataan akses tersebut belum sepenuhnya berbanding lurus dengan pemerataan kualitas pembelajaran. Ketimpangan kompetensi guru, keterbatasan sarana prasarana, serta persepsi masyarakat menjadi kendala utama yang menghambat efektivitas zonasi dalam meningkatkan mutu pendidikan dasar. Selain itu, capaian akademik siswa menunjukkan tren yang beragam, di mana beberapa sekolah nonfavorit mengalami peningkatan sementara, sedangkan sekolah favorit cenderung mengalami penurunan awal akibat heterogenitas siswa. Temuan ini menegaskan bahwa zonasi memerlukan dukungan kebijakan lanjutan seperti redistribusi guru, peningkatan fasilitas di sekolah pinggiran, serta penguatan manajemen sekolah untuk mewujudkan pemerataan kualitas pendidikan yang substantif.

Page 1 of 1 | Total Record : 5