cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Hortikultura Indonesia (JHI)
ISSN : 20874855     EISSN : 26142872     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Hortikultura Indonesia (JHI) merupakan media untuk publikasi tulisan ilmiah dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris yang berkaitan dengan berbagai aspek dalam bidang hortikultura. Jurnal Hortikultura Indonesia (JHI) terbit tiga kali setahun (April, Agustus, dan Desember).
Arjuna Subject : -
Articles 322 Documents
Peningkatan Pertumbuhan Anggrek Phalaenopsis amabilis (L.) Blume secara In Vivo setelah Pemberian Thidiazuron (TDZ) Nur Cahyani, Evi; Nintya Setiari; Yulita Nurchayati
Jurnal Hortikultura Indonesia (JHI) Vol. 16 No. 2 (2025): Jurnal Hortikultura Indonesia (JHI)
Publisher : Indonesian Society for Horticulture / Department of Agronomy and Horticulture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jhi.16.2.92-99

Abstract

Phalaenopsis amabilis (L.) Blume merupakan salah satu jenis anggrek yang banyak dimanfaatkan sebagai tanaman hias dan sebagai spesies induk dalam program pemuliaan. Eksploitasi yang berlebihan serta laju pertumbuhan vegetatif yang lambat menjadikan anggrek ini memerlukan upaya konservasi ex-situ melalui penambahan nutrisi dan zat pengatur tumbuh, salah satunya Thidiazuron (TDZ). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh serta menentukan konsentrasi TDZ yang optimal terhadap pertumbuhan P. amabilis. Penelitian dilaksanakan pada November 2023 hingga Januari 2024 di Tembalang, Semarang, menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor, yaitu konsentrasi TDZ (0, 25, dan 50 ppm). Parameter yang diamati meliputi panjang dan lebar daun lama, jumlah dan waktu munculnya daun baru, warna daun, jumlah dan waktu munculnya akar baru, serta densitas stomata. Data dianalisis menggunakan ANOVA dan dilanjutkan dengan uji Duncan’s Multiple Range Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian TDZ berpengaruh nyata terhadap peningkatan panjang dan lebar daun lama, jumlah dan waktu munculnya daun baru, serta densitas stomata P. amabilis. Thidiazuron (TDZ) juga memengaruhi perubahan warna daun. Konsentrasi TDZ 25 ppm merupakan perlakuan terbaik dalam meningkatkan pertumbuhan daun P. amabilis. Kata kunci: konservasi, sitokinin, vegetatif, zat pengatur tumbuh
Studi Tahap Perkembangan Mikrospora dan Respon Pepaya Hermaprodit Kultivar Callina melalui Kultur Antera Halimah Widyaningrum; Darda Efendi; Diny Dinarti; Megayani Sri Rahayu
Jurnal Hortikultura Indonesia (JHI) Vol. 16 No. 2 (2025): Jurnal Hortikultura Indonesia (JHI)
Publisher : Indonesian Society for Horticulture / Department of Agronomy and Horticulture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jhi.16.2.77-83

Abstract

Kultur antera merupakan teknik kultur in vitro yang menjanjikan dalam mendapatkan tanaman haploid dalam satu generasi. Penelitian ini bertujuan mendapatkan informasi mengenai tahap perkembangan mikrospora dan respon antera pada tiga ukuran bunga hermaprodit pepaya Callina pada medium induksi kalus. Penelitian dilakukan di Laboratorium Mikroteknik dan Kultur Jaringan 3, IPB- Bogor, dari Juli hingga November 2022. Bahan tanam yang digunakan adalah antera dari tiga ukuran bunga hermaprodit pepaya kultivar Callina meliputi kecil (10-15 mm), sedang (16-20 mm) dan besar (21-25 mm). Medium kultur yang digunakan adalah medium MS dengan enam perlakuan ZPT yaitu empat perlakuan kombinasi (0.005, 0.01, 0,1 dan 0,5 mg L-1) CPPU dan (0.1 mg L-1) NAA; 0.1 mg L-1 BAP dan 0.1 mg L-1 NAA; serta 1.0 mg L-1 BAP dan 2.0 mg L-1 NAA. Rancangan percobaan menggunakan Rancangan Kelompok Lengkap Teracak (RKLT) satu faktor (stadia perkembangan mikrospora) dan 2 faktor (induksi kalus). Hasil penelitian menunjukkan bahwa bunga berukuran 10-15 mm memiliki persentase mikrospora uninucleate tertinggi (77.95%), merupakan ukuran yang responsif untuk menginduksi terbentuknya kalus dari antera. Perlakuan 0.5 mg L-1 CPPU dan 0.1 mg L-1 NAA menunjukkan persentase antera membentuk kalus tertinggi (40.4%). Sementara itu, ukuran bunga tidak berpengaruh nyata terhadap parameter yang diamati, tetapi pada ukuran bunga 10-15 mm menunjukkan persentase antera membentuk kalus paling banyak (13%).

Filter by Year

2010 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 2 (2025): Jurnal Hortikultura Indonesia (JHI) Vol. 16 No. 1 (2025): Jurnal Hortikultura Indonesia (JHI) Vol. 15 No. 3 (2024): Jurnal Hortikultura Indonesia (JHI) Vol. 15 No. 2 (2024): Jurnal Hortikultura Indonesia (JHI) Vol. 15 No. 1 (2024): Jurnal Hortikultura Indonesia (JHI) Vol. 14 No. 3 (2023): Jurnal Hortikultura Indonesia Vol. 14 No. 2 (2023): Jurnal Hortikultura Indonesia Vol. 14 No. 1 (2023): Jurnal Hortikultura Indonesia Vol. 13 No. 3 (2022): Jurnal Hortikultura Indonesia Vol. 13 No. 2 (2022): Jurnal Hortikultura Indonesia Vol. 13 No. 1 (2022): Jurnal Hortikultura Indonesia Vol. 12 No. 3 (2021): Jurnal Hortikultura Indonesia Vol. 12 No. 2 (2021): Jurnal Hortikultura Indonesia Vol. 12 No. 1 (2021): Jurnal Hortikultura Indonesia Vol. 11 No. 3 (2020): Jurnal Hortikultura Indonesia Vol. 11 No. 2 (2020): Jurnal Hortikultura Indonesia Vol. 11 No. 1 (2020): Jurnal Hortikultura Indonesia Vol. 10 No. 3 (2019): Jurnal Hortikultura Indonesia Vol. 10 No. 2 (2019): Jurnal Hortikultura Indonesia Vol. 10 No. 1 (2019): Jurnal Hortikultura Indonesia Vol. 9 No. 3 (2018): Jurnal Hortikultura Indonesia Vol. 9 No. 2 (2018): Jurnal Hortikultura Indonesia Vol. 9 No. 1 (2018): Jurnal Hortikultura Indonesia Vol. 8 No. 3 (2017): Jurnal Hortikultura Indonesia Vol. 8 No. 2 (2017): Jurnal Hortikultura Indonesia Vol. 8 No. 1 (2017): Jurnal Hortikultura Indonesia Vol. 7 No. 3 (2016): Jurnal Hortikultura Indonesia Vol. 7 No. 2 (2016): Jurnal Hortikultura Indonesia Vol. 7 No. 1 (2016): Jurnal Hortikultura Indonesia Vol. 6 No. 3 (2015): Jurnal Hortikultura Indonesia Vol. 6 No. 2 (2015): Jurnal Hortikultura Indonesia Vol. 6 No. 1 (2015): Jurnal Hortikultura Indonesia Pedoman Penulisan Artikel Jurnal Hortikultura Indonesia Vol. 5 No. 3 (2014): Jurnal Hortikultura Indonesia Vol. 5 No. 2 (2014): Jurnal Hortikultura Indonesia Vol. 5 No. 1 (2014): Jurnal Hortikultura Indonesia Vol. 4 No. 3 (2013): Jurnal Hortikultura Indonesia Vol. 4 No. 2 (2013): Jurnal Hortikultura Indonesia Vol. 4 No. 1 (2013): Jurnal Hortikultura Indonesia Vol. 3 No. 1 (2012): Jurnal Hortikultura Indonesia Vol. 2 No. 1 (2011): Jurnal Hortikultura Indonesia Vol. 1 No. 2 (2010): Jurnal Hortikultura Indonesia Vol. 1 No. 1 (2010): Jurnal Hortikultura Indonesia More Issue