cover
Contact Name
Idola Perdini Putri
Contact Email
charity@telkomuniversity.ac.id
Phone
+6282262130800
Journal Mail Official
charity@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
https://journals.telkomuniversity.ac.id/charity/about/editorialTeam
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Charity : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Published by Universitas Telkom
ISSN : -     EISSN : 26555336     DOI : https://doi.org/10.25124/charity
Journal of Charity is one of the scientific publication journals published by the Directorate of Research and Community Service (PPM), Telkom University. The aim of Charity is to build effective communication channels between stakeholders including academics and research institutions, the business world, government and society. In addition, it also aims to promote and disseminate research results in the development of theory and practice of community service, especially in Indonesia. Charity welcomes empirical and theoretical articles that discuss the Results of Community Experience. Manuscripts suitable for publication in Charity include domains such as business strategy and policy, entrepreneurship, Financial and Accounting Studies, human resource management, marketing, organizational behavior, organizational theory, Appropriate Technology and research methods implemented through Community Service.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 1a (2022): Special Issue" : 9 Documents clear
IMPLEMENTASI ROTARY CLEANING MACHINE HASIL CACAHAN PLASTIK GUNA MENINGKATKAN KUALITAS DI DESA SUKAPURA KABUPATEN BANDUNG Tiara Verita Yastica
Charity : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1a (2022): Special Issue
Publisher : PPM Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/charity.v5i1a.4539

Abstract

Desa Sukapura merupakan daerah yang berbatasan langsung dengan Kawasan Pendidikan Telkom, memiliki potensi dalam pemanfaatan sampah plastik. Melakukan proses pencacahan pada sampah plastik adalah salah satu cara menanggulangi sampah plastik dengan bertujuan untuk meningkatkan nilai jual dari sampah plastik tersebut. Potensi pemanfaatan sampah plastik di Desa Sukapura didukung dengan adanya hibah mesin pencacah dan ketersediaan karang taruna sebagai sumber daya manusia. Kondisi sampah plastik yang kotor akan berdampak pada hasil cacahan. Untuk meningkatkan kualitas dari hasil cacahan plastik, diperlukan proses pencucian plastik yang bertujuan menghilangkan kotoran yang melekat pada sampah plastik. Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung program pemanfaatan sampah di Desa Sukapura dengan implementasi mesin pencuci plastik atau rotary cleaning machine. Diharapkan dapat menghasilkan cacahan plastik dengan kualitas yang lebih baik dan dapat meningkatkan nilai jual dari hasil cacahan plastik. Hasil cacahan dengan kualitas yang baik kemudian dapat diproses lebih lanjut sebagai bahan baku pembuatan biji plastik.
MEKANISASI PROSES PRODUKSI OPAK KETAN GUNA MENINGKATKAN KUALITAS DAN PRODUKTIVITAS DI DESA KAREDOK KECAMATAN CATIGEDE KABUPATEN SUMEDANG Rosad Ma'ali El Hadi
Charity : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1a (2022): Special Issue
Publisher : PPM Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/charity.v5i1a.4574

Abstract

Objek pengabdian masyarakat Telkom University bekerjasama dengan CSR PT. PLN (Persero) UPP - JBT 2, adalah usaha rumah tangga yang membuat opak ketan dengan proses secara manual/tradisional. Proses penumbukan masih menggunakan tenaga kerja mulai menumbuk pada jam 01.00 selesai jam 06.00 dengan jumlah beras ketan sebanyak 40 kg yang dimasak menjadi nasi ketan.. Proses pencetakan menggunakan alat cetak 1 operator 1 alat cetak menghasilkan 1 kepang opak ketan basah. Proses pengeringan dengan memanfaatkan sinar matahari, memerlukan lahan yang cukup luas, kurang higienis, bila hujan tiba repon menyelamatkan jemuran serta bila cuaca mendung, tidak akan bias mengeringkan opak ketan basah, begitupun malam hari tidak bias berproduksi. Pematangan makanan dengan cara pematangan, dimana makanan diletakkan di atas kawat ram yang diletakkan di atas tungku bara api, 1 orang 1 alat pematangan dan maksimum 40 keping opak ketan kering per pematangan dengan waktu rata-rata 9 menit. Kualitas opak ketan yang dihasilkan sangat bergantung dari ketrampilan karyawan dan ketepatan saat menumbuk nasi ketan, mencetak, mengeringkan dan membolak-balik opak agar memperoleh hasil yang baik, dalam kenyataannya kualitas opak hasil pematangan bervariasi. Selain itu hasil produksi yang terbatas, menyebabkan permintaan yang tinggi dari pelanggan sering tidak dapat dipenuhi oleh pengrajin opak tersebut. Guna mengatasi masalah tersebut, maka tim pengabdian masyarakat Telkom University, membuat dan mendesiminasikan mesin penumbuk nasi ketan dengan metode transmisi, alat pencetak opak ketan dengan system noken as, oven multi produk dengan sistem udara panas dan mesin pematangan opak ketan dengan metode roller. Mesin penumbuk dengan metode transmisi dapat menumbuk nasi ketan sebanyak 4 kg dalam waktu 6 menit. Alat cetak dengan sistem noken as dapat mencetak 8 keping opak ketan basah dalam satu kali pencetakan. Oven multi produk dengan sistem udara panas dapat mengeringkan opak ketan sebanyak 400 keping opak dalam waktu 25 menit. Mesin pematangan opak ketan dengan metode roller dapat mematangkan opak ketan sebanyak 800 keping opak ketan dalam kurun waktu 15 menit. Pemanfaatan mesin produksi opak ketan, dapat meningkatkan kualitas, produktivitas, ekonomis dan kontinyuitas produksi, sehingga permintaan akan opak ketan dapat terpenuhi.
RANCANGAN ALAT PEMOTONG SINGKONG OTOMATIS UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS DAN KUALITAS PRODUKSI KERIPIK SINGKONG DI DESA SUKAPURA Murman Dwi Prasetio; Sheila Amalia Salma; Dino Caesaron; Nur Ikhsan Ashari R; Annisa Permatasari Nugraha
Charity : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1a (2022): Special Issue
Publisher : PPM Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/charity.v5i1a.4494

Abstract

Tahun 2021 awal, pengolahan singkong telah dilakukan di Desa Sukapura dengan produk yang dihasilkan adalah keripik singkong. Dalam proses pembuatannya, alat yang digunakan masih menggunakan tenaga manusia sehingga perlu dilakukan perbaikan supaya meningkatkan produktivitas dan kualitas produksinya. Kegiatan ini bertujuan untuk memperbaiki alat pemotong singkong sederhana menjadi alat pemotong singkong otomatis untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas produksi keripik singkong. Metode yang diterapkan dalam kegiatan ini adalah metode reverse engineering. Berdasarkan hasil analisa desain rancangan yang telah dibuat, kapasitas yang dapat dihasilkan kurang lebih 1kg/menit dengan asumsi diameter singkong 30 mm dan massa 879 gram. Hasil rancangan ini selanjutnya akan disampaikan oleh Desa kemudian akan dibuat alatnya.
PERANCANGAN ALAT BANTU FILLET IKAN UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS MASYARAKAT DESA SUKAPURA Sri Martini
Charity : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1a (2022): Special Issue
Publisher : PPM Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/charity.v5i1a.4583

Abstract

Olahan lele merupakan sumber penghasilan yang potensial bagi masyarakat Desa Sukapura. Lele mudah didapatkan dan memiliki harga yang ekonomis. Selain itu lele juga lebih mudah diolah. Dalam pengolahan lele, ada beberapa tahap yang harus dilakukan oleh pelaku usaha agar dapat menjadi produk yang siap jual. Ikan lele yang sudah di-fillet dapat diolah menjadi produk lainnya, seperti bakso, krupuk ikan, dendeng, abon, dan lain-lain. Namun permasalahan yang dihadapi adalah waktu yang dibutuhkan untuk proses pembuatan fillet ikan lele cukup lama dan kemampuan masyarakat belum memadai, sehingga dibutuhkan upaya untuk merancangan alat bantu produksi yang efektif, efisien, dan aman. Oleh karena itu, pada kegiatan pengabdian masyarakat ini akan dilakukan perancangan mesin fillet ikan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membantu masyarakat Desa Sukapura dalam memaksimalkan potensi yang ada dan memberikan wawasan bagi pelaku UKM mengenai efektivitas, efisiensi, produktivitas, serta keselamatan dalam melakukan proses produksi olahan lele. Metode yang dilakukan antara lain, metode observasi untuk mengetahui kebutuhan UKM makanan olahan lele, metode perancangan, metode presentasi, dan metode diskusi sebagai bentuk pendampingan dalam merintis usaha olahan produk lele.
Pengolahan Kopi Tepat Guna Mendukung Pertanian Berkelanjutan Di Desa Telagah, Sei Bingei, Langkat Ameilia Zuliyanti Siregar
Charity : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1a (2022): Special Issue
Publisher : PPM Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/charity.v5i1a.4485

Abstract

Negara yang termasuk pengekspor kopi terbesar di dunia adalah Brazil, Vietnam, Kolombia dan Indonesia. Kopi spesialti Indonesia yang memiliki nilai ekonomi tinggi salah satunya adalah Kopi Arabica Aceh Tengah (Ateng). Kualitas kopi dipengaruhi oleh varietas kopi, pengendalian hama terpadu kopi, lokasi budidaya kopi, pemanenan kopi serta pengolahan pasca panen kopi. Petani kopi di daerah mitra di Desa Telagah, Kecamatan Sei Bingei, Kabupaten Langkat teridentifikasi memiliki pengetahuan rendah, keterampilan sederhana, modal terbatas dalam budidaya dan pengelolaan kopi masih tradisional. Oleh sebab itu, sangat penting dilakukan kegiatan Pengabdian Desa Binaan (PDB) LPPM USU bekerjasama dengan Fakultas Kedokteran USU untuk menganalisis permasalahan dan strategi pengembangan dan konservasi kopi, minuman penikmat rasa yang trendi masa kini. Kelompok petani kopi ‘Telagah’, satu alternatif pemecahan masalah dengan ‘pengolahan kopi tepat guna’, edukasi budidaya dan pengelolaan kopi diharapkan dapat mendukung ekonomi kreatif berkonsepkan ekosistem berkelanjutan, mengenalkan kepada masyarakat budidaya kopi sebagai wahana edukasi dan produksi yang meningkatkan kesejahteraan petani kopi. Kegiatan pengabdian meliputi pelatihan, bimbingan teknis, dan pendampingan yang akan diintroduksi kepada mitra dalam bentuk induksi dan adopsi pengetahuan tentang pengendalian hama terpadu kopi secara kimiawi, pengelolaan limbah kopi dan mekanisme pengupasan kulit kopi mekanik. Teknologi yang akan diterapkan adalah pemanfaatan mikroorganisme untuk mengelola biji kopi menjadi pakan ternak serta memberi bantuan alat pengupas biji kopi (pulper pulp) kepada mitra. Program PDB Kopi Telagah diharapkan bersinergi antara akademisi, masyarakat, pemerintah dan stakeholder untuk mencapai tujuan mewujudkan Desa Telagah sebagai model harmoni masyarakat akan meningkatkan kualitas, keseragaman dan kuantitas kopi yang dapat membantu meningkatkan produktivitas dan profit petani kopi di Desa Telagah, Sei Bingei, Sumatera Utara.
TRANSFER IPTEK PEMBUATAN PUPUK ORGANIK BERBASIS BAHAN BAKU LOKAL UNTUK MENDUKUNG PROGRAM FOOD ESTATE HUMBANG HASUNDUTAN SUMATERA UTARA Teuku Irmansyah Teungoh; A. Rauf; Bintang Sitorus
Charity : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1a (2022): Special Issue
Publisher : PPM Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/charity.v5i1a.4524

Abstract

Lokasi Food Estate (lumbung pangan) di Sumatera Utara berada di Desa Ria-Ria, Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbang Hasundutan. Secara umum areal ini merupakan lahan tidur yang ditumbuhi berbagai jenis tumbuhan liar seperti pakis, paitan dan hutan cemara campuran. Karakteristik tanah mempunyai pH tanah rendah, retensi P tinggi, kejenuhan aluminium tinggi dan kandungan bahan organik sedang. Solusi yang dilakukan adalah memberdayakan Kelompok tani binaan mampu memproduksi pupuk organik secara mandiri dengan mengolah berbagai sumber bahan organik yang banyak tersedia dan mudah diperoleh dari Lingkungan sekitar. Tim Pengabdian melakukan penyuluhan, pemutaran video dan transfer ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) melalui praktek / pelatihan pembuatan pupuk organik atau kompos. Penggunaan pupuk organik diharapkan dapat mendukung produksi bawang merah, bawang putih dan kentang yang sedang dikembangkan di kawasan food estate Humbahas.
Penerapan Aplikasi Elektronik KMS Berbasis QR-Code di Posyandu Rumpun Bambu Kabupaten Bandung dadan Nur Ramadan
Charity : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1a (2022): Special Issue
Publisher : PPM Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/charity.v5i1a.4529

Abstract

Posyandu memiliki peran dalam mendukung program pelayanan kesehatan masyarakat, diantaranya untuk manula, ibu hamil dan khususnya Balita. Dengan terjadinya pandemi covid-19 yang membuat adanya pembatasan pada kegiatan-kegiatan masayarakat, membuat kegiatan posyandu harus menyesuaikan dengan protokol kesehatan yang berlaku saat ini, diantaranya adalah pembatasan kegiatan dan mengurangi kerumunan. Salah satu kegiatan Posyandu adalah proses penimbangan berat badan balita dan pencatatannya pada sebuah dokumen, yaitu selembar kertas Kartu Menuju Sehat (KMS), dimana proses ini memerlukan waktu yang tidak sebentar dalam pencarian dokumen, serta proses pengisiannya yang masih manual, sehingga dapat menimbulkan kerumunan dan menyalahi protokol kesehatan. Salah satu upaya untuk menangulangi masalah tersebut, pada posyandu Rumpun Bambu diimplementasikan sebuah aplikasi elektronik-KMS (e-KMS) berbasis Quick Response Code (QR-Code) sebagai sarana untuk pendataan dan pencatatan balita. Penerapan aplikasi diharapkan dapat membantu mengurangi kerumunan di posyandu, serta dengan penambahan fitur QR Code pada aplikasi tersebut maka proses pencarian data balita dapat berjalan secara secara cepat dan tepat.
Transformasi Entrepreneurial Society Di Desa Cangkuang Kulon : Rangkaian Peningkatan Kompetensi Pengelolaan Bisnis Berbasis Teknologi Digital Bagi Pengusaha/Pengrajin Sepatu (Marketplace) Cut Irna Setiawati; Sherly Artadita; Sita Deliyana Firmiarly; Agus Maolana Hidayat
Charity : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1a (2022): Special Issue
Publisher : PPM Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/charity.v5i1a.4549

Abstract

Desa Cangkuang Kulon, Bandung memiliki potensi yang luar biasa apalagi telah menjadi sentra bisnis yang strategis di Bandung. Kemajuan bisnis ekonomi di Desa Cangkuang Kulon, Bandung ini terutama didukung oleh banyaknya industri keluarga yang bergerak di bidang kerajinan sepatu selama puluhan tahun. Namun sayangnya pertumbuhan dari industri sepatu ini masih terhambat untuk mencapai tingkal optimal. Kondisi ini terutama diakibatkan oleh strategi pengelolaan bisnis yang dilakukan secara konvensional, padahal kemajuan teknologi telah sangat berkembang pesat. Di samping itu, dengan adanya pandemik COVID-19 yang melanda dunia saat ini, kondisi ini terasa sangat membebani masyarakat di Desa Cangkuang Kulon dari sisi ekonomi dengan menurunnya jumlah penjualan secara drastis. Kondisi ini menuntut para pebisnis/pengusaha di Desa Cangkuang Kulon untuk bisa beradaptasi menghadapi perubahan globalisasi, terutama perubahan dan perkembangan teknologi. Secara vertical dan horizontal bisnis sekarang apalagi di masa pandemic sudah harus bisa berkolaborasi Bersama teknologi dan media platform lainnya. Tanpa itu semua, apalagi ketika bisnis hanya dijalankan secara konvensional, maka akan meningkatkan tingkat kesulitan bagi pengusaha bisnis di Desa Cangkuang Kulon, yang merupakan Unit Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) untuk bersaing di pasar yang semakin ketat. Kegiatan Abdimas ini memiliki 2 (dua) tujuan utama, yaitu (1) mengidentifikasi readyness level dari para pebisnis / pengusaha di Desa Cangkuang Kulon untuk dapat mengadopsi strategi bisnis E-Commercialization yang berbasis teknologi digital. ; serta (2) membekali pengusaha bisnis sepatu di Desa Cangkuang Kulon dengan pengetahuan pengelolaan bisnis yang berbasis teknologi digital, agar mampu bersaing di era globalisasi dan bertransformasi menjadi entrepreneurial society yang sebenarnya. Metodepengumpulan data yang akan dilakukan terbagi atas 2 tahap, dimana pada tahap awal akan melalui Focus Group Discussion (online) , dan dilanjutkan dengan kegiatan survey lapangan. Dengan menggunakan metode ini, diharapkan mampu meningkatkan minat masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini, sehingga ketika dalam menjalankan proses pembelajaran untuk penerapan strategi E-Commercialization untuk meningkatkan kompetensi para pebisnis industri sepatu, masyarakat tidak terlalu mengalami kendala.
Pembangunan Kapabilitas Digital dalam Upaya Mewujudkan Smart Village Desa Citeureup Kabupaten Bandung Suryatiningsih Suryatiningsih; Aprianti Putri Sujana; Luthfi Ramadani
Charity : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1a (2022): Special Issue
Publisher : PPM Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/charity.v5i1a.4542

Abstract

Smart Village merupakan konsepsi sebuah desa yang didukung sistem digital terintegrasi untuk memfasilitasi agenda pembangunan daerah di Indonesia. Sistem digital sebuah smart village diantaranya menyediakan aplikasi layanan masyarakat, platform untuk aktivitas ekonomi digital, dan peningkatan kehadiran masyarakat di dunia digital (digital presence). Namun, visi digitalisasi desa ini tidak akan terwujud tanpa peningkatan kapabilitas teknologi informasi (TI) stakeholder terkait yang ada di level desa. Jurnal ini menyajikan laporan hasil intervensi terhadap kapabilitas TI di Kampung Cyber, Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, melalui upaya berkelanjutan selama satu tahun terakhir. Secara spesifik, jurnal ini melaporkan hasil pelaksanaan tahap pertama dan kedua dari keseluruhan agenda pengabdian masyarakat berkelanjutan yang mencakup akuisisi sumber daya TI (tangible) dan peningkatan kemampuan organisasi dan manajemen TI (intangible) di level desa. Secara umum, pada tahap pertama telah diidentifikasi permasalahan yang ada di Kampung Cyber di Desa Citeureup yang diikuti dengan perumusan konsep strategis smart village Desa Citeureup. Pada tahap kedua, telah dilakukan intervensi terhadap kapabilitas digital sektor ekonomi di Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Desa Citeureup.

Page 1 of 1 | Total Record : 9