cover
Contact Name
Elferida Sormin
Contact Email
elferida.sormin@uki.ac.id
Phone
+6221-8009190
Journal Mail Official
jurnal.comunitaservizio@uki.ac.id
Editorial Address
Jl. Mayjen Sutoyo, No. 2 Cawang Jakarta Timur 13630
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal ComunitA Servizio
ISSN : -     EISSN : 2656677X     DOI : -
Jurnal Comunità Servizio adalah jurnal ilmiah yang fokus pada hasil karya atau tulisan terkait kegiatan pengabdian kepada masyarakat khususnya di bidang Teknologi, Kewirausahaan dan Sosial Kemasyarakatan. Mempublikasikan hasil karya terkait kegiatan pengabdian kepada masyarakat, khususnya di bidang Teknologi, Kewirausahaan dan Sosial Kemasyarakatan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2 (2019): OKTOBER" : 14 Documents clear
Pendidikan Politik Bagi Generasi Milenial di SMA Global Prestasi, Kalimalang, Bekasi Barat Angel Damayanti; Chontina Siahaan; Verdinand Robertua; Indah Novita Sari; Marshelia Gloria Narida
JURNAL Comunità Servizio : Jurnal Terkait Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat, terkhusus bidang Teknologi, Kewirausahaan dan Sosial Kemasyarakatan Vol. 1 No. 2 (2019): OKTOBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Univesitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/cs.v1i2.1272

Abstract

Abstrak Berita hoax dan black campaignpada masa kampanye menjelang pemilihan Presiden dan Wakil Presiden serta anggota legislatif tahun 2019 ini banyak disebarluaskan melalui media sosial. Menariknya, pengguna media sosial tersebut banyak berasal dari remaja yang sedang duduk di Sekolah Menengah Atas (SMA) dan beberapa di antaranya merupakan pemilih pemula. Oleh karena itu, tulisan ini bertujuan untuk menjelaskan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang dilakukan oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Kristen Indonesia kepada siswa-siswi SMA Global Prestasi, Kalimalang, Bekasi dalam bentuk pendidikan politik bagi generasi milenial. Kegiatan PKM tersebut dilakukan dengan memberikanpengarahan kepada siswa-siswi SMA Global Prestasi untuk memanfaatkan hak politik mereka sambil tetap berpikir kritis dan bersikap cerdas dalam menyikapi sejumlah berita hoax dan kampanye hitam yang dikaitkan dengan isu-isu politik di Indonesia. Kata kunci: Pendidikan politik, pemilih pemula, berita hoax, media sosial Abstract Many hoaxes and black campaigns during the campaign period ahead of the 2019 Election of President and Vice-President as well as legislative members are widely disseminated through social media. Interestingly, social media users mostly come from teenagers who are high school (SMA) students and some of them are beginner voters. Therefore this paper aims to explain the Community Service (PKM) activities carried out by the Faculty of Social and Political Sciences of the Christian University of Indonesia to students of Global Prestasi High School, Kalimalang, Bekasi in the form of political education for the millennial generation. The PKM activity is carried out by giving education and direction to Global Prestasi High School students to take advantage of their political rights while still thinking critically and being smart at the same time in responding to a number of hoaxes and black campaigns that are associated with political issues in Indonesia. Keywords: Political education, novice voters, hoax news, social media
Pemberian Motivasi Tentang Ekonomi Kreatif KepadaMasyarakat Desa Ktut Silvanita Mangani; Hulman Panjaitan
JURNAL Comunità Servizio : Jurnal Terkait Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat, terkhusus bidang Teknologi, Kewirausahaan dan Sosial Kemasyarakatan Vol. 1 No. 2 (2019): OKTOBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Univesitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/cs.v1i2.1273

Abstract

Abstrak Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dilaksanakan di Kecamatan Pamatang Sidamanik. Tujuan PkM adalah untuk membangun motivasi masyarakat untuk mengembangkan ekonomi kreatif. Kegiatan PkM dilakukan dengan mengumpulkan masyarakat dari berbagai desa di Kecamatan Pematang Sidamanik. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan metode ceramah dan tanya jawab. Materi ceramah adalah memberikan pengertian dan menjelaskan mengapa perlu ekonomi kreatif. Bahwa ekonomi kreatif muncul dari berpikir kreatif. Selanjutnya dijelaskan bagaimana mengembangkan ekonomi kreatif, antara lain dengan melalukan metode ATM (Amati, Tiru, Modifikasi). Selanjutnya dijelaskan tentang contoh-contoh desa yang telah mengembangkan ekonomi kreatif berdasarkan potensi yang dimiliki. Kata Kunci:ekonomi kreatif; berfikir kreatif; ATM (Amati Tiru Modifikasi) Abstract Community Service Activity is conducted in Pamatang Sidamanik District. The aims of Community Service Activity is to build community motivation to develop the creative economy. Community Service Activity is carried out by gathering people from various villages in Pematang Sidamanik District. The implementation of the activity is done by lecturing and question and answer method. The lecturing aims to provide understanding and explain, why needs a creative economy. Creative economy comes out from creative thinking. Furthermore, it is explained how to develop a creative economy, among others through the ATM method (Observe, Imitate, Modify). Next, there are explained the examples of villages that have been developed a creative economy based on their potency. Keywords:creative economy,;creative thinking;ATM (Observe, Imitate, Modify)
PeningkatanKecerdasanSpiritual Warga Binaan Kristen Melalui Pendidikan Agama Kristen di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Salemba Jakarta Pusat Desi Sianipar; A Dan Kia; Djoys Anneke Rantung; Wellem Sairwona
JURNAL Comunità Servizio : Jurnal Terkait Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat, terkhusus bidang Teknologi, Kewirausahaan dan Sosial Kemasyarakatan Vol. 1 No. 2 (2019): OKTOBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Univesitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/cs.v1i2.1274

Abstract

Abstrak Peningkatan kecerdasan spiritual warga binaan Kristen lembaga pemasyarakatan(Lapas)Kelas IIA SalembaJakarta Pusat adalah sangat penting karena pemahaman mereka akan nilai-nilai Kristensangat kurang. Rendahnya kecerdasan spiritual telah melemahkan mental dan jiwa mereka sehingga mereka mudah jatuhke dalam perbuatan jahat. Kecerdasan spiritual yang rendah telahmenyebabkan mereka mengalami kesulitan dalam mengatasi masalah-masalah kehidupan baik ketikamereka menjalani hukuman maupunsetelah mereka keluar dari Lapas. Kegiatan PkM ini bertujuan untuk mengatasi masalah para warga binaanKristen, denganmeningkatkan kecerdasan spiritual mereka. Untuk itu,Tim PkM telah melakukan penyuluhanmelalui Kursus Alkitab secara intensif setiap hari Rabu dan Kamis selama 6 bulan, khususnya menyangkut kepercayaanKristenyang paling utama. Kegiatan ini telah diikuti oleh 60 (enam puluh) warga binaan Kristen. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah sebanyak 23(dua puluh) warga binaan dapat ditamatkandan mereka menyatakan siap untuk terlibat aktif dalam berbagai pelayanan Kristen. Kata kunci: Kecerdasan spiritual Abstract The increase ofspiritual intelligence for the Christian prisoners at the Prison Class IIA Salemba Central Jakarta is very important because they lack understanding of Christian values. Low spiritual intelligence has weakened their mental and soul so that they fall into evil deedseasily. Italso has caused them to experience difficulties in overcomingproblems both when they are still in the prison and after they leave the prison. This programseeks to help to overcome theirproblemsby increasing their spiritual intelligence. The community service team has taught the Christian fundamental beliefs to them and has trained them to have skills for doing Christian ministries. The spiritual intellegence hasincreased through intensive Bible Course heldevery Wednesday and Thursday for 6 months.There were60 (sixty) partisipants, but at the end of Course, as the result, there were 23 (twentythree) graduates that are ready to involvein various Christian ministries. Key word: spirituality intellegence
Peningkatan PengetahuanKimia dalam Kehidupan Sehari-hari pada Ibu Rumah TanggaPerkotaan Kelas Ekonomi Menengah Familia Novita Simanjuntak; Sumiyati -; Leony Sanga Lamsari Purba; Nova Irawati Simatupang; St Fatimah Azzahra
JURNAL Comunità Servizio : Jurnal Terkait Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat, terkhusus bidang Teknologi, Kewirausahaan dan Sosial Kemasyarakatan Vol. 1 No. 2 (2019): OKTOBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Univesitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/cs.v1i2.1275

Abstract

Abstrak Pengetahuan kimia ibu rumah tanggamenjadi faktor penting untuk mendukung perilaku dan perlakuan ibu rumah tangga terhadap semua jenis bahan kimia yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Pengetahuan kimia ibu rumah tangga juga dapat membantu keluarga membuat keputusan terbaik untuk konsumsi yang sesuai dengan kebutuhan orang tua dan anak-anak. Tulisan ilmiah ini adalah hasil pengabdian Prodi Pendidikan Kimiadalam rangka LUSTRUM Dies Natalis UKI tahun 2018 kepada masyarakat Kelurahan Cawang, Jakarta Timur. Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kimia pada ibu rumah tangga kelurahan Cawang, Jakarta Timur, dalam kehidupan sehari-hari. Materi pembekalan diberikan melalui penyuluhan dalam focused group discussion(FGD) yang mencakup pengetahuan tentang kimia bahan makananterkait gizi keluargadengan GERMAS (Gerakan Masyarakat Sehat)dan pelatihan pengolahan sampah rumah tangga yaitu mengolah minyak jelantah menjadi sabun colek, mengubah sampah plastik menjadi hiasan lampu, dan membuat lilin aromaterapi dari lilin bekas.Tigapuluh ibu rumah tangga yang hadir memberi umpan balik bahwa mereka senang mendapat ilmu tentang gizi keluarga yang sesuai dengan kebutuhan dan juga akan mulai mengolah minyak jelantah menjadi sabun colek serta mengolah lilin bekas menjadi lilin aromaterapi dengan pewangi buatan sendiri yang berasal dari sampah bahan masakan berupa kulit jeruk nipis dan jahe. Kata kunci: pengetahuan kimia; GERMAS; ibu rumah tangga; olah sampah perkotaan; kelas ekonomi menengah Abstract Chemistry knowledge for housewives is necessary to support their behavior and handling on various everyday life-chemical material. The chemistry knowledge also helps the family to make wise consumption decisions based on family members’ need. This academicwritten describe the result of Cawang Urban VIllage’s community service which had been done by Chemistry Education Study Program in LUSTRUM Dies Natalis of UKI year 2018. The aim of the community service is to improve the chemistry knowledge of 50 housewives who live in Cawang Urban Village-East Jakarta based on everyday life. A material enrichmentwas conducted by socialization in focused group discussion. The material enrichmentabout food chemistry education on family’s nutrition through GERMAS program and training on domestic garbage processing i.e used cooking oil is processed become dab soap, plastic waste modification become lamp decoration, and aroma-therapy candle making from a used candle. The 30 housewives gave feedback that they were very happy to get the chemistry knowledge about appropriate nutrition intake to family members’ need, and will start to make dab soap fromused cooking oil and make their handmade fragrance from lime and ginger peel for homemade aroma-therapy candle. Keywords: chemistry knowledge; GERMAS; housewives; urban’s garbage treatment; middle income
Pemeriksaan Kondisi Gerak dan Fungsi dan Penanganan Fisioterapi Pada Lansia di Gereja Bethel Indonesia Jemaat Danau Bogor James Wilson Hasoloan Manik; Beriman Rahmansyah; Lucky Anggiat; Weeke Budhyanti; Novlinda Susy A Manurung; Rosintan M Napitupulu; Citra Puspa Juwita; Maksimus Bisa; Lisnaini -
JURNAL Comunità Servizio : Jurnal Terkait Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat, terkhusus bidang Teknologi, Kewirausahaan dan Sosial Kemasyarakatan Vol. 1 No. 2 (2019): OKTOBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Univesitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kondisi gerak dan fungsi lansia merupakan salah satu kondisi kesehatan yang menunjang aktivitas lansia dalam kehidupan sehari-hari. Dalam rangka mengupayakanpeningkatan kesejahteraan lansia maka Pengurus Gereja Bethel Indonesia (GBI) Danau Bogor Raya dan program studi fisioterapi fakultas vokasi Universitas Kristen Indonesiamelaksanakan kerja sama dalam bentuk pengabdian kepada masyarakatpada tanggal 15 Maret 2019 di GBI Bogor. Hasil dari pemeriksaan menunjukkan bahwa keluhan paling banyak terjadi pada gangguan sendi dan otot pada bagian pinggang dengan diikuti keluhan padapernafasan dan saraf.Kegiatan pemeriksaan umum dilakukan dengan mengukurtekanan darah, denyut nadi dan anamnesa serta dilanjutkan dengan memberikan terapis melalui modalitas terapi sinar infra merah, terapi ultrasonik, terapi latihan, terapi manual, terapi pijat, terapi stimulasi elektris dan latihan di rumah. Kegiatanterapis menerapi satu oranglansia dengan satu terapis. Pengabdian kepada masyarakat ini juga memberikan intervensi fisioterapi yang tepat dan homeprogram yang dapat dilakukan lansia setelah dirumah. Sebagian besar lansia mau mengikuti program pengabdian masyarakat ini, sehingga manfaat dari pemeriksaan dan intervensi fisioterapi dapat memberi manfaat yang baik pada masyarakat. Kata Kunci: lansia, fisioterapi, gerak, fungsi. Abstract The condition of movement and body function of elderly people were one of the most supporting factors in activity of daily living. In the purpose of improving the wellnessof elderly in Gereja Betel Indonesia (GBI), the committee of GBI and Program Studi Fisioterapi UKI made collaborationin community service for the elderly on 15 March 2019. The result of the community service revealed thatthe elderly have some problems of joints and muscle, especially in lower back, also with some problemsin respiratoryand neurology. The activitieswere general health screening with measuring the blood pressure, pulse rate and physical and function anamnesis and continuedto physiotherapy treatment using modalities like infrared rays, ultrasound therapy, exercise therapy, manual therapy, massage therapy, electrical stimulation and home exercise. The therapists treatthe elderly personally.This community service provides intervention based problem of elderly with home program that they can do at home. Almost all elderly want to join this community service, so the impact of assessment and physiotherapy intervention can give good effects to the community. Keywords : Elderly, physiotherapy, movement, function
Diskusi Mengenai Isu Strategis Tentang Kelembagaan Pengelolaan Perbatasan Negara dengan Pemerintah Provinsi Maluku Posma Sariguna Johnson Kennedy; Suzanna Josephine L.Tobing; Rutman L.Toruan; Emma Tampubolon
JURNAL Comunità Servizio : Jurnal Terkait Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat, terkhusus bidang Teknologi, Kewirausahaan dan Sosial Kemasyarakatan Vol. 1 No. 2 (2019): OKTOBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Univesitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/cs.v1i2.1277

Abstract

ABSTRAK Diskusi dilakukan dengan beberapa narasumber, yaitu Sekda Provinsi Maluku, Bapeda Provinsi Maluku, Badan Pengelola Perbatasan Provinsi Maluku serta beberapa kelompok masyarakat Maluku di Ambon. Metode yang digunakan adalah diskusi kelompok terarah yang sebagian besar dilaksanakan di Gedung Pusat Pemerintahan Provinsi Maluku. Beberapa permasalahan mendasar dalam pengelolaan perbatasan adalah belum terjalin secara baik mekanisme dan implementasi koordinasi, integrasi, sinkronisasi, dan sinergi program pengelolaan perbatasan nasional baik di tingkat pusat maupun daerah; Ketidakefektifan upaya pengelolaan kelembagaan antar negara dalam mendukung kegiatan lintas batas dan pengelolaan daerah perbatasan dengan negara-negara tetangga; serta terbatasnya sumber daya, infrastruktur pendukung, dan kurangnya sumber daya manusia untuk lembaga pengelola perbatasan. Perlu penguatan kelembagaan, pelatihan sumber daya manusia dan kecukupan penyediaan dana yang dibutuhkan sesuai dengan prioritasnya. Kata kunci:Kelembagaan, Pengelolaan Perbatasan, Perbatasan Negara, Badan Pengelola Perbatasan Negara, Badan Pengelola Perbatasan Daerah. ABSTRACT The purpose of this paper is to increase understanding of a problem, with the topic of understanding strategic issues about institutions in managing national borders. The discussion was conducted with several speakers, namely Secretary of Maluku Province, Bapeda Maluku Province, Border Management Agency of Maluku Province, and several Maluku community groups in Ambon.The method used is focus group discussions which are mostly carried out in the Central Government Building of Maluku Province. Some of the fundamental problems in border management are that the mechanism and implementation of coordination, integration, synchronization, and synergy of national border management programs are not well established at the central and regional levels; The ineffectiveness of efforts to manage inter-state institutions in supporting cross-border activities and management of border areas with neighboring countries; and limited resources, supporting infrastructure, and lack of human resources for border management institutions. There needs to be institutional strengthening, training in human resources, and the adequacy of the provision of funds required by its priorities. Keywords:Institutional, Border Management, StateBorder
PkM Pelatihan Bahasa Inggris dengan Tema “Pelafalan Bunyi Konsonan Letup, Frikatif dan Afrikatif Bahasa Inggris” di TK Islam R.A. Dua Putera Cibitung Gunawan Tambunsaribu; Yusniaty Sigalingging; Sunengsih Simatupang
JURNAL Comunità Servizio : Jurnal Terkait Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat, terkhusus bidang Teknologi, Kewirausahaan dan Sosial Kemasyarakatan Vol. 1 No. 2 (2019): OKTOBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Univesitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/cs.v1i2.1278

Abstract

Abstrak PkM (Pengabdian kepada Masyarakat) adalah sebuah kegiatan yang secara terus menerus dilakukan oleh sebuah Perguruan Tinggi/institusi dalam menjalankan perannya untuk perduli pada masyarakat yang ada disekitarnya. Dalam kaitan melaksanakan kegiatan PkM ini, maka para dosen yang berkerja diperguruan tinggi turut menjalankan fungsinya sebagai pendidik di tengah-tengah masyarakat. Penulis sekaligus pelaksana PkM dalam hal ini telah melaksanakan pelatihan pelafalan bunyi konsonan frikatif dan afrikatif kepada anak-anak di TK Islam Dua Putera, Cibitung. Tujuan utama pelatihan ini adalah untuk melaksanakan kegiatan pengabdian pada masyarakat sebagai salah satu unsur dari Tridarma Perguruan Tinggi. Kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembekalan keterampilan secara langsung kepada masyarakat sekitarnya. Kegiatan PkM ini dilakukan dengan cara mengajak anak-anak belajar sambil bernyanyi. Lagu-lagu perdengarkan kepada mereka melalui tape recorder dan tayangan vide di monitor televisi. Teks lagu juga dapat dilihat di layar TV. Cara kedua adalah dengan menuliskan kata-kata khusus yang mengandung bunyi frikatif dan afrikatif (/f/, /v/, /θ/, /ð/, /s/, /z/, /ʃ/, /ʒ/, /tʃ/, /dʒ/) di lembaran karton dengan tulisan yang cukup besar agar mudah dibaca. Selain itu, tulisan juga dibuat berwarna warni agar menarik perhatian anak-anak dan juga didukung dengan gambar-gambar yang sesuai dengan kata-kata yang adadalam lagu tersebut. Kemudian pelatih mengajak bernyanyi bersama dengan terlebih dahulu memberi contoh baris per baris. Setelah itu, anak-anak diminta meniru pelafalan yang diberikan pelatih. Proses belajar mengajar berlangsung dengan baik. Peserta PKM yakni siswa-siswi TK Islam Dua Puterayang berjumlah 29 orang sangat aktif dan merespon materi yang diajarkan oleh pengajar. Siswa/i sangat senang dengan lagu-lagu bahasa Inggris, yang cocok dengan usia mereka, yang diberikan oleh pengajar di setiap awal kegiatan belajar mengajar. Abstract Social service, known as PkM (Pengabdian kepada Masyarakat) in Indonesia, is an activity that is continuously carried out by universities or institutions as one of its role to increase prosperity to surrounding communityby giving free education or training to the society. The lecturers who work in higher education/institutions carry out their functions as educators to share knowledge to society. The writer, the doer of PkM, has conducted training on the pronunciation topic (fricative and affricative sounds) for children in kindergarten school named TK Dua Putera, Cibitung. The main purpose of this service is to carry out a social service activities as one element of the Tridarma Perguruan Tinggi, three main tasks of universities. This social service is carried out by training the children to pronounce fricative and affective sounds of English. The students are asked to listen the some English songs played through a tape recorder and also video footage on television monitors. Song texts can also be viewed on a TV screen. The second way for teaching them the sounds is to write special words that contain fricative and affective sounds (/ f /, / v /, / θ /, / ð /, / s /, / z /, / ʃ/, / ʒ/, / tʃ/, / dʒ/) on cardboard sheets.Those words are written in big as well as large letters so the words are easy enough to read. In addition, the letters is also made colorful to attract the attention of children. The trainer invites the children to sing along. After that, the children were asked to imitate the pronunciation given by the trainer. The learning process ran well. The participants, 29 students at TK Dua Putera Cibitung, were very active and they responded to the material taught by the instructor well. The students were very happy with this learning method because they could sing along with the trainer while learning English. These topics (fricative and affricative sounds) are suitable for their age because children on their age are easy to imitate and learn foreign languages.
Ancaman Narkoba Bagi Generasi Muda dan Upaya Pencegahan Serta Penanggulangannya Rospita Adelina Siregar Rospita Adelina Siregar
JURNAL Comunità Servizio : Jurnal Terkait Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat, terkhusus bidang Teknologi, Kewirausahaan dan Sosial Kemasyarakatan Vol. 1 No. 2 (2019): OKTOBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Univesitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/cs.v1i2.1284

Abstract

Narkoba adalah narkotika dan obat /bahan berbahaya, tertulis dalam Undang Undang Nomer 35 tahun 2009 Tentang Narkotika, dikatakan bahwa berlakunya sanksi Pidana bagi barangsiapa yang menyimpan, mengedarkan, mamakai dan memproduksi Narkotika dan bahan/zat berbahaya itu. Data Badan Narkotika Nasional (BNN) terkini menyebutkan bahwa, pemakai Narkotika dan obat-obatan terlarang di kalangan generasi muda kian meningkat, jumlah peningkatannya sebesar 24% sampai 28% remaja. Data lain dari penelitian milenial atau generasi muda beberapa tahun yang lalu menunjukan jumlah pengguna mencapai 20 persen, adalah kelompok anak-anak dan remaja atau usia pelajar berkisar umur 11 sampai 24 tahun. Sejak tahun 2016 Kecamatan Sidamanik dijadikan daerah binaan dalam kegiatan Pengabdian kepada masyarakat Universitas Kristen Indonesia. Tahun 2019 kembali Universitas Kristen Indonesia melakukan penelitan dan Pengabdian keapada masyarakat dengan memilih siswa-siswa SMA di wilayah Pamatang Sidamanik, sampel penelitian berjumlah 195 orang mahasiswa yang dipilih dengan teknik random sampling. Teknik analisis dilakukan dengan uji statistik SPSS. Berdasarkan 3 indikatif pengetahuan tentang jenis Narkoba, Dampak penggunaan jenis Narkoba dan Sikap terhadap ancaman Pidana. Bagi masyarakat dan para pelajar di lingkungan Pamatang Sidamanik sangat dirasa perlu menerima informasi tentang bahaya narkoba, dan diharapkan partisipasi aktif masyarakat sebagai sikap pencegahan bertambahnya pemakai narkoba di wilayah ini. Kata kunci: Narkoba, generasi muda dan sanksi hukum
Bahaya Narkoba dalam Prespektif Hukum Pidana Indonesia sebagai Pengembangan terhadap Penanggulangan Penyalahgunaan Narkoba bagi Generasi Muda Indonesia Hendri Jayadi Pandiangan; Poltak Siringoringo
JURNAL Comunità Servizio : Jurnal Terkait Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat, terkhusus bidang Teknologi, Kewirausahaan dan Sosial Kemasyarakatan Vol. 1 No. 2 (2019): OKTOBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Univesitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/cs.v1i2.1286

Abstract

Abstrak Narkotika dan obat berbahaya atau lebih dikenal dengan istilah dalam masyarakat yaitu “narkoba” merupakan bahan berbahaya hal mana bagi pengguna, pengedar, yang memproduksi dan menyimpan dapat dikenakan sanki pidana. Tidak tanggung-tanggung sanksi pidana yang dijatuhkan sampai dengan hukuman mati. Kejahatan yang berhubungan dengan narkoba saat ini sudah sampai pada kondisi yang sangat memprihatinkan. Hal mana karena kejahatan ini tidak pandang bulu untuk memilih korbannya dimulai dari segmen atas yaitu masyarakat golongan mampu (pejabat, artis, tokoh masyarakat dan lain-lain) sampai dengan masyarakat pada lapisan bawah. Lebih memprihatinkan lagi sudah masuk dalam segmen anak sekolah, mahasiswa dan golongan terpelajar. Karena kejahatan ini sudah bersifat massif maka sudah dapat dikategorikan sebagai “extra ordinary crime”dan menjadi musuh bersama bangsa ini. Kampanye dan pembentukan opini public tentang bahaya narkoba harus dilakukan secara massif terhadap seluruh lapisan masyarat. Hal ini merupakan bagian dari penanggulangan kejahatan narkoba di Indonesia. Masyarakat harus diberi pemahaman yang benar mengenai dampak negative dari narkoba baik bagi pengguna/pemakai, pengedar, yang meproduksi dan menyimpan. Pemahaman ini dimulai dari beberapa fase yaitu bagaimana fase pencegahan narkoba dalam masyarakat ? bagaimana fase jika memang terlanjur sudah menggunakan narkoba dan mendudukan pengguna narkoba sebagai korban ? bagaimana fase penegakkan hukum terhadap kejahatan narkoba ? Fase-fase ini harus dikampanyekan secara massif agar masyarakat memahami bahwa hal-hal yang berhubungan dengan narkoba lebih banyak dampak negatifnya dibandingkan dengan dampak positifnya. Kata kunci:Kejahatan, Obat Terlarang, Hukuman. Abstract Drugs is a dangerous substance in which for the user, dealers that produce and keep the substance could be penalized with criminal law. Death sentence could be penalized for the subject. Crimes related to drugs have now reached a very alarming condition. This is because the victims of the crime are from both upper class people and lower class people. Even more alarming drugs have reached school students and university students. This crime is already categorized as an “extra ordinary crime” as a result of how massive it is. Campaigns and the formation of public opinion about the dangers of drugs must be done massively on all levels of society. This is the part of approaching drug crimes in Indonesia. The public must be given the right understanding of how drugs will give negative impacts for users, dealers, that keep and produce the substance. Comperhensions started with several phases, how can public prevent the drug use? What we can do if we already use the substance and how to position drug users as victims? How the law enforcement works for drug crimes? These phases must be massively campaigned to the public so people will understand that drugs have negative impacts more than positive impacts. Keywords: Crime, Drugs, Sentence
Pembinaan Ketahanan Pernikahan dan Keharmonisan Keluarga dengan Tema “The Family Relationship and Intimacy” Bernadetha Nadeak; Evi Deliviana; Elferida Sormin; Lamhot Naibaho; Citra Puspa Juwita
JURNAL Comunità Servizio : Jurnal Terkait Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat, terkhusus bidang Teknologi, Kewirausahaan dan Sosial Kemasyarakatan Vol. 1 No. 2 (2019): OKTOBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Univesitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/cs.v1i2.1287

Abstract

Abstrak Kegiatan pengabdian pada masyarakat dalam rangka Pembinaan Ketahanan Pernikahan dan Keharmonisan Keluarga dengan Tema “The Family Relationship and Intimacy” bekerjasama dengan Gereja HKBP Sutoyo Jakarta Timur. Kegiatan ini berawal dari adanya permintaan dari pengurus Gereja HKBP Sutoyo melalui seksi Pendidikan ke Universitas Kristen Indonesia Jakarta untuk memberikan edukasi kepada jemaat secara khusus untuk pasangan muda tentang bagaimana pentingnya menjaga dan membina hubungan keluarga yang sehat dan intim sehingga menjadi keluarga yang kokoh, utuh dan bahagia. Adapun sasaran kegiatan ini adalah keluarga yang terdiri dari pasangan suami dan istri dengan tujuan untuk membina ketahanan pernikahan dan keharmonisan keluarga melalui pendekatan ilmu kesehatan dan ilmu psikologis. Melalui ilmu kesehatan, pasangan suami istri diedukasi tentang “Keluarga Sejahtera dan Sehat Reproduksi”, sedangkan dari psikologis disampaikan bahwa “mengungkapkan perasaan secara terbuka kepada pasangan dan juga anggota keluarga yang lain merupakan salah satu wujud pengasuhan dengan cinta”. Peserta sosialisasi terdiri dari pasangan suami/istri dengan usia pernikahan 1 s.d 15 tahun. Para peserta sangat antusias mengikuti sosialisasi dan aktif pada saat sesi diskusi. Berbagai permasalahan dalam keluarga menjadi topik diskusi yang akhirnya sampai kepada pencarian solusi. Pihak Gereja HKBP Sutoyo yang diwakilkan oleh Pendeta menyatakan kepuasan dan ucapan terimakasih atas kegiatan yang dinilai sangat bermanfaat guna mencegah terjadinya ketidakharmonisan dalam keluarga jemaat yang berujung pada perceraian. Kata Kunci : Ketahanan Pernikahan; Keharmonisan Keluarga; Family Relationship; Intimacy; Keluarga Sejahtera; Sehat Reproduksi. Abstract Community service activities in the context of fostering marital endurance and family harmony with the theme "The Family Relationship and Intimacy" in collaboration with the HKBP Church, Sutoyo, East Jakarta. This activity originated from a request from the management of the Sutoyo HKBP Church through the Education section to the Indonesian Christian University in Jakarta to provide education to the congregation specifically for young couples about how important it is to maintain and foster healthy and intimate family relationships so as to become a strong, whole and happy family . The target of this activity is a family consisting of husband and wife couples with the aim of fostering marital endurance and family harmony through health science and psychological science approaches. Through health science, a married couple is educated about "Family Welfare and Reproductive Health", while psychologically speaking that "expressing feelings openly to the couple and also other family members is one form of caring with love". Participants in the socialization program consist of husband / wife couples with marriage age of 1 to 15 years. The participants were very enthusiastic about participating in the socialization and were active during the discussion session. Various problems in the family became the topic of discussion which finally reached the search for solutions. The Sutoyo HKBP Church, represented by the Pastor, expressed satisfaction and gratitude for the activities that were considered to be very useful in preventing disharmony in the congregation family that led to divorce. Keywords: marital endurance; family harmony; Family Relationship; Intimacy; Family Welfare; Reproductive Health

Page 1 of 2 | Total Record : 14