Articles
153 Documents
Konstribusi Pemikiran Ekonomi Abu Hasan Al-Mawardi
Hoirul Amri
Ekonomica Sharia: Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Ekonomi Syariah Vol 2 No 1 (2016): Jurnal Ekonomica Sharia : Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Ekonomi Syariah - Agu
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36908/esha.v2i1.88
“Al-Mawardi merupakan salah satu dari sekian banyak pemikir Islam periode awal Islam yang berhasil membangun pondasi ekonomi Islam. Konstribusi pemikiran ekonomi al-Mawardi terutama lewat tiga karya monumentalnya Kitab Adab ad-Dunya wa ad-Din, al-Hawi dan al-Ahkam as-Sulthaniyyahmasih dapat dirasakan sampai sekarang terutama pemikiran tentang negara dan aktivitas ekonomi, konsep pinjaman publik, perpajakan, urgensi keuangan negara (baitul maal) dan konsep ekonomi.
Pemikiran Ekonomi; Imam Al-Syaibani
Fakhry Zamzam
Ekonomica Sharia: Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Ekonomi Syariah Vol 2 No 1 (2016): Jurnal Ekonomica Sharia : Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Ekonomi Syariah - Agu
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36908/esha.v2i1.89
”Imam al-Syaibani merupakan salah satu pemikir ekonomi Islam yang hidup semasa dengan Abu Yusuf dan menjadi salah satu pelopor penyebaran dan pengembangan madzhab Hanafi. Pemikiran ekonomi Al-Syaibani dapat dilihat pada Kitab al-Kasb, al-Ihtisab fi al-Rizq al-Mustahab, dan kitab al-Asl yang membahas seputar pendapatan, pedoman prilaku produksi dan konsumsi, berbagai macam bentuk usaha seperti perdagangan, pertanian, industri dan perjanjian kerja. Pemikiran ekonomi al-Syaibani dalam konteks kekinian masih sangat relevan, terutama pada konsep al-kasb yang harus merujuk pada utilitasdan kemaslahatan.”
Konstribusi Pemikiran Ekonomi Abu Yusuf Terhadap Perkembangan Ekonomi Islam Modern
Havis Aravik
Ekonomica Sharia: Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Ekonomi Syariah Vol 2 No 1 (2016): Jurnal Ekonomica Sharia : Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Ekonomi Syariah - Agu
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36908/esha.v2i1.90
“Abu Yusuf adalah pemikir ekonomi Islam yang telah memberikan konstribusi yang besar dalam pengembangan ekonomi Islam modern. Dia telah memperkenalkan prinsip-prinsip dasar ekonomi Islam sebagai tertuang dalam tulisannya tentang pajak, administrasi pengumpulan pajak, perbaikan infrastuktur dan konsep harga yang melampaui konsep harga dalam teorinya Adam Smith dalam karyanya The Wealth of Nations. Abu Yusuf juga mendiskusikan beberapa langkah-langkah pengembangan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Tidak kala penting, tema pemikiran ekonomi Abu Yusuf adalah penekanan terhadap tanggung jawab penguasa terhadap rakyatnya dan kitab al-Kharaj merupakan bukti autentik tentang keberadaan keuangan publik dalam Islam, dan jelas mendahului teori-teori konvensional yang ada sekarang”.
Studi Pemikiran Ibn Khaldun tentang Ekonomi Islam
Nova Yanti Maleha
Ekonomica Sharia: Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Ekonomi Syariah Vol 2 No 1 (2016): Jurnal Ekonomica Sharia : Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Ekonomi Syariah - Agu
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36908/esha.v2i1.91
”Ibn Khaldun merupakan salah satu ulama besar Islam yang hidup pada zaman kegelapan Islam atau permulaan masa renassance di Eropa. Pemikiran beliau dalam konetks ekonomi Islam banyak ditemukan dalam karya monumentalnya ”Muqadimmah” di mana di dalamnya banyak memberikan gambaran konsep kekayaan nasional, keseimbangan ekonomi makro, teori upah, perdagangan internasional, uang, pajak dan mekanisme pasar serta lainnya yang sangat berguna bagi pengkajian dan perkembangan ekonomi Islam. Ibn Khaldun juga berhasil melanjutkan pemikiran ekonomi Islam yang telah menjadi tradisi pemikiran intelektual Islam mulai dari zaman kenabian sampai kegelapan Islam”.
Zakat Profesi Menurut Pandangan Yusuf Qardhawi
Saprida Saprida
Ekonomica Sharia: Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Ekonomi Syariah Vol 2 No 1 (2016): Jurnal Ekonomica Sharia : Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Ekonomi Syariah - Agu
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36908/esha.v2i1.92
ABSTRAK “Gambaran jurnal ini adalah untuk mengetahui pengertian zakat profesi, hukum zakat profesi, perhitungan zakat profesi, nishab dan zakat profesi menurut Yusuf Qardhawi. Menurut Yusuf Qardhawi zakat profesi adalah zakat yang dikenakan pada tiap pekerjaan atau keahlian profesional tertentu, baik yang dilakukan sendiri maupun yang dilakukan bersama dengan orang/lembaga lain, yang mendatangkan penghasilan (uang) yang memenuhi nisab (batas minimum untuk bisa berzakat). Nishab zakat profesimenurutYusuf Qardhawi mengkiyaskan dengan zakat biji-bijian. Zakat biji-bijian dikeluarkan pada saat setelah panen. Jika diqiyaskan dengan zakat emas, maka nishabnya adalah 85 gram emas, dengan zakat sebesar 2,5%. Perhitungan zakat profesi dibedakan menurut dua cara, pertama secara langsung, zakat dihitung dari 2,5% dari penghasilan kotor seara langsung, baik dibayarkan bulanan atau tahunan. Kedua, setelah dipotong dengan kebutuhan pokok, zakat dihitung 2,5% dari gaji setelah dipotong dengan kebutuhan pokok”.
Kelemahan Sistem Ekonomi Kapitalisme dan Sosialisme Menurut Muhammad Sharif Chaudhry dalam Karyanya Fundamental of Islamic Economic System.
Hoirul Amri
Ekonomica Sharia: Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Ekonomi Syariah Vol 2 No 2 (2017): Jurnal Ekonomica Sharia : Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Ekonomi Syariah - Feb
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36908/esha.v2i2.93
“Studi ini membahas tentang kelemahan sistem ekonomi Kapitalisme dan Sosialisme Menurut Muhammad Sharif Chaudhry dalam karyanya Fundamental of Islamic Economic System. Hasil studi ini menjelaskan bahwa kelemahan ekonomi Kapitalisme menurut Muhammad Sharif Chaudhry terlihat jelas pada hak milik yang disandarkan kepada individu atas swasta; kebebasan ekonomi tanpa campur tangan negara; monopoli dan bunga sebagai orientasi ekonomi, akibatnya menghasilkan eksploitasi dan ketidakmeratanya distribusi kekayaan yang pada gilirannya menghasilkan konflik dan perjuangan kelas. Sementara kelemahan ekonomi Sosialisme dapat dilihat dari pemilikan yang berpusat pada negara. Sehingga menghasilkan individu menjadi sulit mengembangkan diri dan pengabaian hak asasi manusia terabaikan; pemujaan berlebih terhadap materialisme, memarginalkan peran agama, akibatnya moral dan nilai-nilai spiritual tidak ada; kemudian negara menghilangkan kelas borjuis dengan cara membangun kediktatoran pada kaum proletar yang berujung pada musnahnya hak-hak fundamental dan kebebasan sipil dan manusia disetel sehingga hanya berstatus sebagai binatang ekonomi semata; terakhir kesamaan ekonomi sebagai cita-cita utama hanya utopia dan kamuflase belaka”.
Eksistensi PKL Perempuan dalam Meningkatkan Pendapatan Ekonomi Keluarga Miskin
Mahmud Alfan Jamil;
Siti Mardiah
Ekonomica Sharia: Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Ekonomi Syariah Vol 2 No 2 (2017): Jurnal Ekonomica Sharia : Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Ekonomi Syariah - Feb
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36908/esha.v2i2.94
Keterlibatan perempuan pada sektor publik menunjukkan angka yang terus meningkat, setidaknya 38% dari 120 juta pekerja adalah perempuan. Adanya perempuan dengan pendidikan dan keterampilan rendah bekerja disektor informal, sebagai wujud memenuhi kebutuhan keluarga. Badan Pusat Statistik (BPS) dalam mengukur kemiskinan menggunakan konsep kemampuan memenuhi kebutuhan dasar (basic needs approch) dengan menghitung garis kemiskinan makanan (GKM) dan garis kemiskinan non makanan (GKNM), Kajian ini ingin melihat bagaimana eksistensi keberadaan pekerja kaki lima perempuan dalam meningkatkan pendapatan keluarga dengan menggunakan standar kemiskinan yang ditetapkan oleh BPS sebagai acuan. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif-kuantitaf. Jenis dan sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer berupa quisioner dan studi kepustakaan. Quisioner dibagikan kepada pedagang perempuan dengan menggunakan quato sampling. Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan menggunakan alat analisis regresi sederhana. PKL perempuan memiliki peran yang sangat signifikan. Aktivitasnya berpengaruh terhadap pendapatan dalam menunjang ekonomi keluarga miskin. Ibu-ibu yang berjualan sebagai PKL, sangat membantu ekonomi keluarganya dalam kehidupan sehari-hari, Ibu-ibu ini sebagian bukan hanya menunjang ekonomi keluarga, melainkan menjadi tulang punggung dalam keluarganya karena ditinggal suami, suami tidak bekerja, dan pendapatan suami yang kurang mencukupi ekonomi keluarga.
Pengaruh Kompensasi dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Dosen di Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri
Agustina Heryati
Ekonomica Sharia: Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Ekonomi Syariah Vol 2 No 2 (2017): Jurnal Ekonomica Sharia : Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Ekonomi Syariah - Feb
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36908/esha.v2i2.95
This study aimed to analyze the effect of compensation and discipline, and work on the performance lecturer at the Sekolah Tinggi Ekonomi Bisnis Syariah (STEBIS). Respondents of this research is the foundation of tenured faculty at the Sekolah Tinggi Ekonomi Bisnis Syariah (STEBIS). Data collected consist of primary data and secondary data. Secondary data were obtained from several sources such as journals, books, and other literature. Primary data were obtained through questionnaires distributed to respondents. By using purposive sampling techniques, obtained 60 respondents. Testing of statistical analysis used include validity, reliability, and classical assumption. The results of multiple linear regression analysis showed that compensation and work discipline has a positive and significant impact on the faculty at the University Indo Global Mandiri either simultan or partial. The results of this study are expected to be used as input for the Sekolah Tinggi Ekonomi Bisnis Syariah (STEBIS) to be able to create compensation and discipline, and work to improve the performance of lecturers. For further study, the researchers also suggested to incorporate other variables in this study.
Sistem Pelaksanaan Zakat Profesi di Desa Prambatan Kecamatan Abab Kabupaten PALI
Saprida Saprida
Ekonomica Sharia: Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Ekonomi Syariah Vol 2 No 2 (2017): Jurnal Ekonomica Sharia : Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Ekonomi Syariah - Feb
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36908/esha.v2i2.96
Penelitian ini berupaya menjawab beberapa masalah : Bagaimana pelaksanaan dan pengelolaan zakat profesi di desa Prambatan Kecamatan Abab, faktor-faktor apa saja yang mendukung dan menghambat dalam penunaian zakat profesi di desa di desa Prambatan Kecamatan Abab. Untuk mengetahui masalah tersebut penulis menggunakan jenis data kualitatif, dengan sumber data primer yaitu merupakan data pokok yang diperoleh dengan menggunakan studi lapangan mewawancarai badan amil zakat di desa prambatan, mewawancarai sebagian muzakki yang melaksanakan penunaian zakat profesi di desa Prambatan. Sedangkan data sekunder diambil dari dokumentasi yang ada di kantor kepala desa Prambatan seperti data jumlah penduduk, mata pencaharian dan literatur yang berhubungan dengan masalah yang diteliti, seperti buku-buku perpustakaan yang ada kaitannya dengan permasalahan yang dibahas. Adapun teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. kemudian data yang telah terkumpul dianalisa secara kualitatif dengan menggunakan instrumen analisis deduktif interpretatif. Dari penelitian ini ditemukan, Pelaksanaan zakat profesi di desa Prambatan dilakukan di Masjid setiap tahun pada bulan Ramadhan. Zakat profesi yang diberikan oleh sebagian masyarakat dikumpulkan dan dibagikan bersamaan dengan zakat fitrah dan zakat mal lainnya. Berdasarkan hasil wawancara orang yang melaksanakan zakat profesi di desa Prambatan masih sedikit, padahal dilihat dari mata pencahariannya banyak orang yang hartanya sudah mencapai nisab zakat profesi. Sedikitnya orang yang mengeluarkan zakat profesi dikarenakan sebagian masyarakat tidak mengetahui akan adanya kewajiban zakat profesi, jenis dan nisab zakat profesi. Adapun faktor penghambat dan pendukung dalam pembagian zakat profesi adalah terbatasnya pengetahuan masyarakat yang berkaitan dengan zakat profesi, rendahnya tingkat pendidikan yang mereka miliki, tingkat kesibukan masyarakat akan aktivitas sehari-hari, kurangnya sosialisasi pengurus Badan Amil Zakat kepada masyarakat serta kurangnya tenaga profesional. Sedangkan faktor pendukungnya adalah sering diadakan kegiatan keagamaan khususnya tentang kewajiban zakat profesi, supaya masyarakat bisa mengetahui kewajiban zakat profesi dengan benar.
Perkembangan Sukuk di Indonesia, Malaysia, Dan Dunia
Melis Melis
Ekonomica Sharia: Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Ekonomi Syariah Vol 2 No 2 (2017): Jurnal Ekonomica Sharia : Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Ekonomi Syariah - Feb
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36908/esha.v2i2.97
“Obligasi syariah di dunia internasional dikenal dengan nama sukuk. Kata “sukuk” bentuk jamak dari “sakk” merupakan istilah bahasa Arab yang dapat diartikan sebagai sertifikat. Dalam pemahaman praktisnya, sukuk merupakan bukti (claim) kepemilikan. Sebuah sukuk mewakili kepentingan, baik penuh maupun proporsional dalam sebuah atau sekumpulan aset. Dalam sejarah Islam, sukuk bukan merupakan istilah baru. Istilah ini sudah dikenal sejak abad pertengahan, dimana umat Islam menggunakannya dalam konteks perdagangan internasional. Sukuk digunakan oleh para pedagang pada masa itu sebagai dokumen yang menunjukkan kewajiban financial yang timbul dari usaha perdagangan dan aktivitas komersial lainnya. Penerbitan obligasi syariah muncul seiring dengan berkembanganya institusi-institusi keuangan syariah seperti bank syariah, asuransi syariah, dana pendisun syariah, reksadana syariah yang membutuhkan alternatif penempatan investasi. Sebagaimana produk syariah lainnya, obligasi syariah pun dapat dinikmati bagi semua kalangan investor. Investor konvensional dapat berpartisipasi dalam obligasi syariah, jika dipertimbangkan bias memberi keuntungan kompetitif, sesuai profil resikonya, dan juga likuiditasnya. Hal ini menjadi hambatan obligasi konvensional karena investor syariah tidak bisa berpartisipasi dalam obligasi konvensional. Selain itu, struktur obligasi syariah yang inovatif juga memberi peluang untuk memperoleh biaya modal yang kompetitif dan menguntungkan.”