Articles
153 Documents
PENGENDALIAN INFLASI, MONETER, DAN FISKAL DALAM PERSPEKTIF EKONOMI MAKRO ISLAM
Triwahyuni Triwahyuni
Ekonomica Sharia: Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Ekonomi Syariah Vol 6 No 2 (2021): Jurnal Ekonomica Sharia : Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Ekonomi Syariah - Feb
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36908/esha.v6i2.209
The economic development of a country, including in Indonesia, cannot be separated from the monetary and fiscal policies adopted by each country concerned. However, the monetary and fiscal policies adopted by each country vary depending on the real economic conditions, the direction and development objectives to be achieved. In principle, the management of monetary and fiscal policies aims to maintain the inflation rate by regulating the circulation of money and interest rates which tend to increase in society. The purpose of this research is to find out how the government controls inflation, monetary and fiscal, and their impact on the economy from an Islamic macroeconomic perspective. The method used is library research method and the data used is secondary data which is in accordance with a number of relevant literature. As an effort to overcome inflation, monetary and fiscal policies, the government needs to carry out macroeconomic policies in relation to achieving the inflation target and economic growth. Thus, every country needs to maintain economic stability in accordance with the challenges it faces.
Penerapan Akad Mudharabah Pada Produk Tabungan di PT. Bank Syariah Mandiri KC Prabumulih
Nora Pusvita Sari;
Fadilla Fadilla;
Havis Aravik
Ekonomica Sharia: Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Ekonomi Syariah Vol 6 No 2 (2021): Jurnal Ekonomica Sharia : Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Ekonomi Syariah - Feb
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36908/esha.v6i2.210
Sharia banking is currently on the rise and has become a reference for people to invest their funds for various needs. For this reason, various sharia banking products must be able to be understood by the public, one of which is the application of the mudharabah contract to savings products. This article discusses the application of the Mudharabah contract to savings products at PT. Bank Syariah Mandiri KC. Prabumulih. This article uses qualitative research by collecting data through direct interviews with stakeholders at Bank Syariah Mandiri Prabumulih Branch. The results of this study are the implementation of the contract used in planning savings is the mudharabah muthlaqah contract, which is a form of cooperation between shahibul maal (fund owner), namely the customer and mudharib (fund manager), namely the bank, where the owner of the fund (shahibul maal) does not impose limits on the mudharib in determine the type of business, time and area of business as long as it does not conflict with sharia principles and is in accordance with bank regulations.
TINJAUAN FIQH MUAMALAH TERHADAP MULTI LEVEL MARKETING (MLM)
Havis Aravik
Ekonomica Sharia: Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Ekonomi Syariah Vol 3 No 1 (2017): Jurnal Ekonomica Sharia : Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Ekonomi Syariah - Agu
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36908/esha.v3i1.223
Multi Level Marketing atau MLM merupakan pemasaran yang dilakukan melalui banyak level atau tingkatan, yang biasanya dikenal dengan istilah up line (tingkat atas) dan down line (tingkat bawah). Bisnis ini pertama kali muncul di California Amerika Serikat lewat produk Nutrilite kemudian menyebar ke berbagai negara termasuk Indonesia pada tahun 1980-an. Dalam perspektif Islam bisnis ini hukumnya adalah haram karena perjudian murni, mengandung unsur penipuan (gharar), manipulasi terhadap anggota, unsur pemaksaan, mengandung riba fadhl (bunga), dzulm (merugikan hak orang lain), dharar (bahaya), jahalah (ketidakjelasan), dan tidak memenuhi kaidah ’iwad serta menjadikan seseorang sebagai sebuah kultus individu, sehingga muncul sifat takabur dan ujub.
ANALISIS PERTUMBUHAN EKONOMI DAN KEMISKINAN DI INDONESIA
Muharir Muharir
Ekonomica Sharia: Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Ekonomi Syariah Vol 3 No 1 (2017): Jurnal Ekonomica Sharia : Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Ekonomi Syariah - Agu
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36908/esha.v3i1.224
Pertumbuhan ekonomi dan kemiskinan merupakan indikator penting untuk melihat keberhasilan perkembangan suatu negara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis dua arah pengaruh antara pertumbuhan ekonomi dan kemiskinan di Indonesia: (1) Pengaruh pengangguran, kemiskinan, investasi dan pertumbuhan ekonomi. (2) Pengaruh investasi, harapan hidup, melek huruf, dan lama pendidikan, dan ekonomi pertumbuhan dalam kemiskinan. Studi ini menggunakan data panel atau pooled time-series crossection menggunakan data time series dari tahun 2005-2009, dan persilangan yang ada adalah 33 provinsi di Indonesia. Metode yang digunakan adalah deskriptif dan ekonometri analisis menggunakan model persamaan simultan (persamaan simultan model) dengan metode kuadrat terkecil dua tahap (Two-Stage Least Square 2SLS) menggunakan Indirect Least Square (ILS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat interaksi dua arah antara ekonomi pertumbuhan dan kemiskinan. Efek signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dalam pengentasan kemiskinan, apalagi di pedesaan banyak kantong kemiskinan. lawan dari kemiskinan juga berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Melalui akses yang lebih baik modal, kualitas pendidikan (literasi dan peningkatan lama pendidikan) dan kesehatan (peningkatan harapan hidup) masyarakat miskin dapat meningkatkan produktivitas mereka upaya tersebut selama periode 2000-2009. Tingkat pengangguran, dan signifikan investasi pada pertumbuhan ekonomi. Selanjutnya, investasi dalam negeri dan Investasi asing, harapan hidup, melek huruf dan sekolah lagi berpengaruh signifikan tentang jumlah orang miskin. Berdasarkan temuan tersebut kebijakan yang harus dilakukan pemerintah adalah memacu pertumbuhan ekonomi melalui perluasan investasi terutama di bidang pertanian (agribisnis dan agroindustri) di pedesaan yang banyak penduduknya miskin tergantung. Direkomendasikan kepada pemerintah untuk memacu pertumbuhan ekonomi masuk perkotaan agar dapat memprioritaskan lapangan kerja di mana sektor informal pada umumnya orang miskin berbisnis. Sedangkan di pedesaan menjalankan proyek-proyek yang bersifat investasi padat modal untuk membuka lapangan kerja terutama di daerah sektor agrikultur. Selanjutnya, pihaknya juga menasehati pemerintah baik di pusat dan tingkat daerah melalui APBN dan APBD agar selanjutnya meningkatkan persentase alokasi anggaran untuk kesehatan dan pendidikan meningkatkan kualitas sumber daya manusia penduduk Indonesia. Untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Indonesia menyarankan agar pemerintah juga harus tetap menjalankan program wajib 9 (sembilan) tahun, dan beasiswa bagi anak-anak dari keluarga miskin untuk diraih guna meningkatkan kualitas anak-anak mereka.
KONTRIBUSI PEMIKIRAN NIZAM AL-MULK TERHADAP PERKEMBANGAN EKONOMI DUNIA ISLAM
Saprida Saprida
Ekonomica Sharia: Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Ekonomi Syariah Vol 3 No 1 (2017): Jurnal Ekonomica Sharia : Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Ekonomi Syariah - Agu
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36908/esha.v3i1.225
Penelitian ini membahas tentang kontribusi pemikiran Nizam al-Mulk terhadap perkembangan ekonomi dunia Islam dengan tujuan untuk mengetahui kontribusi pemikiran Nizam al-Mulk terhadap perkembangan ekonomi Islam. Pendekatan yang dipakai pada penelitian ini adalah kualitatif dengan berfokus pada data kepustakaan yang membahas tentang nizam al-mulk dan pemikiran ekonomi Islam yang dilahirkan darinya. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa Nizam al-Mulk merupakan seorang ahli politik, ahli strategi, pemimpin militer dan seorang filosof yang sangat luas pengetahuan dan alim serta bijaksana dalam memerintah. Karya terbesar Nizam al-Mulk dalam bidang ekonomi Islam sekaligus kontribusinya adalah buku yang berjudul “The Books of Government or Rules of The King” yang di dalamnya membahas panjang lebar tentang administrasi dan tata kelola pemerintahan, pemberian upah yang layak kepada pekerja serta rotasi pegawai yang bekerja dalam pemerintahan Islam dan lain sebagainya.
Kontribusi Pemikiran Ekonomi Islam Ibn Rusyd Dari Pembagian Masyarakat Sampai Konsep Kemakmuran Negara
Fakhry Zamzam;
Ahmad Tohir
Ekonomica Sharia: Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Ekonomi Syariah Vol 3 No 1 (2017): Jurnal Ekonomica Sharia : Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Ekonomi Syariah - Agu
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36908/esha.v3i1.226
Artikel ini menjelaskan tentang Kontribusi Pemikiran Ekonomi Islam Ibn Rusyd Dari Pembagian Masyarakat Sampai Konsep Kemakmuran Negara dengan tujuan untuk mengetahui pemikiran ekonomi Islam Ibn Rusyd dari konsep pembagian masyarakat sampai ke kemakmuran negara serta kontribusinya terhadap perkembangan ekonomi dunia Islam. Artikel ini merupakan studi pustaka (library research) yang menitikberatkan pengolahan data secara kualitatif dengan metode analisis data menggunakan metode deskriptif-analisis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Ibnu Rusyd termasuk pemikir ekonomi Islam periode kedua (450-850 H/ 1058-1446 M) bersama dengan Ibn Thufail dan Ibn Khaldun. Pemikirannya tentang ekonomi banyak dijumpai dalam kitab Bidayah al-Mujtahid, di antaranya tentang konsep pembagian masyarakat yang dibagi menjadi golongan elite dan golongan awam. Sedangkan konsep kemakmuran negara Ibn Rusyd menggagasnya konsep yang terkenal al-Jumhuriyah wa al-ahkam, yang secara pupuler bisa dinamakan dengan democratic state atau negara demokrasi.
Analisis Kritis Pemikiran Ekonomi Islam Muhammad Syahrur Tentang Bunga Bank
Chandra Satria
Ekonomica Sharia: Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Ekonomi Syariah Vol 3 No 1 (2017): Jurnal Ekonomica Sharia : Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Ekonomi Syariah - Agu
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36908/esha.v3i1.227
Muhammad Syahrur merupakan salah seorang pemikir Islam liberal dari Syiria yang mencoba merekonstruksi konsep pemahaman Islam baik dalam hukum, ekonomi, politik dan lainnya dengan teori yang terkenal nadzariyyah al-hudud atau the theory of limits. Penelitian ini akan membahas analisis kritis pemikiran Ekonomi Islam Muhammad Syahrur Tentang Bunga Bank. Metode yang dipakai adalah studi kepustakaan (Library Research) dengan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa Muhammad Syahrur menawarkan banyak teori-teori dalam ekonomi Islam seperti konsep riba dalam bunga bank. Menurut Syahrur bahwa bunga bank tidak termasuk riba dengan syarat tidak mencapai 100% dari modal. Dengan demikian, seorang muslim tidak perlu ragu untuk melakukan transaksi dengan bank yang menerapkan sistem bunga, selama tidak mencapai 100% dari modal yang ditanam.
Pengembangan Ekonomi Dibidang Pertanian Serta Pengentasan Kemiskinan Dengan Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Teknologi di Negara Berkembang
Amir Salim
Ekonomica Sharia: Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Ekonomi Syariah Vol 3 No 1 (2017): Jurnal Ekonomica Sharia : Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Ekonomi Syariah - Agu
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36908/esha.v3i1.228
Studi ini dimaksudkan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik terkait dengan pemanfaatan TIK dari beberapa negara berkembang untuk tujuan pengembangan ekonomi pertanian dan pengentasan kemiskinan. Dari lessons learned, diharapkan mendapatkan peluang dan tantangan yang harus disolusikan terkait dengan pemanfaatan TIK untuk pengembangan ekonomi pertanian dan pengentasan kemiskinan, khususnya di Indonesia. Dengan metode studi literatur dari beberapa negaraberkembang menunjukkan bahwa TIK memainkan peranan membantu petani dalam pengambilan keputusan, dalam kaitannya dengan waktu penanaman dan panen karena ini penting dalam pembangunan pertanian.Dalam hal ini, TIK memberdayakan petani dengan aset produktif dan pemasaran, meningkatkan kapasitas produktif mereka sehingga mengurangi status kemiskinan mereka.Layanan TIK yang terjangkau di masyarakat pedesaan telah memainkan peran yang sangat kuat dalam meningkatkan kondisi ekonomi penduduk yang berkontribusi pada ekonomi pedesaan.TIK memiliki potensi untuk menjadi instrumen yang efektif dalam mendukung pengentasan kemiskinan. Di Indonesia, TIK belum dimanfaatkan secara baik untuk pengembangan usaha pertanian karena rendahnya tingkat pendidikan rumah tangga usaha pertanian dan akses informasi terhadap media internet. Untuk mengatasi kesenjangan informasi bagi rumah tangga/masyarakat desa adalah dengan lebih mengefektifkan petugas penyuluh lapangan, mengakselerasi pembangunaninfrastruktur telekomunikasi dalam rangka penguatan signal telekomunikasi, dan memberikan dukungan secara terus-menerus kepada petani pedesaan dan usaha pertanian.
PENGEMBANGAN EKONOMI ISLAM BERBASIS KEPENDUDUKAN DI PERDESAAN
Muharir Muharir
Ekonomica Sharia: Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Ekonomi Syariah Vol 3 No 2 (2018): Jurnal Ekonomica Sharia : Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Ekonomi Syariah - Feb
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Ekonomi Islam tumbuh dan berkembang di Indonesia, sebagai alternatif dari sistem ekonomi yang terlebih dahulu ada yaitu ekonomi tradisional (komunal) dan kapitalis. Kedua sistem ekonomi yang ada tidak cukup mampu memberikan jalan menuju kehidupan sejahtera bagi masyarakat Indonesia. Hadirnya Ekonomi Islam, tentu harus mampu menjawab persoalan tersebut. Pelembagaan dan pengorganisasian sistem ekonomi Islam baik sebagai wacana dan praksis harus berlangsung dalam kehidupan masyarakat. Pertumbuhan dan perkembangan lembaga Ekonomi Islam, pada awalnya merupakan fenomena perkotaan. Namun akhir-akhir ini telah merambah pedesaan. Upaya pengembangan peran dan kontribusi lembaga ekonomi Islam di perdesaan, bisa memanfaatkan kondisi kependudukan di perdesaan. Pemahaman komposisi penduduk akan membantu dalam mendirikan lembaga ekonomi, mendistribusikan dana dan mengembangkan berbagai bentuk usaha.
PERANAN UMKM DALAM PEREKONOMIAN NASIONAL
Amir Salim
Ekonomica Sharia: Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Ekonomi Syariah Vol 3 No 2 (2018): Jurnal Ekonomica Sharia : Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Ekonomi Syariah - Feb
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Perkembangan di era globalisasi sangat bergantung pada sektor ekonomi sebagai ukuran keberhasilan yang dilakukan oleh pemerintah. Peran masyarakat dalam pembangunan nasional, khususnya dalam pembangunan ekonomi, adalah Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Posisi UMKM dalam perekonomian nasional memiliki peran penting dan strategis. Kondisi ini sangat dimungkinkan karena keberadaan UMKM cukup dominan dalam perekonomian Indonesia. UMKM setelah krisis ekonomi terus meningkat dari tahun ke tahun. Ini juga membuktikan bahwa UMKM mampu bertahan di tengah krisis ekonomi. UMKM juga terbukti menyerap tenaga kerja yang lebih besar dalam perekonomian nasional. Dengan banyaknya pekerja yang terserap, sektor UMKM mampu meningkatkan pendapatan masyarakat. Dengan demikian UMKM dianggap memiliki peran strategis dalam mengurangi pengangguran dan kemiskinan. Untuk kontribusi dan peran UMKM, penting bagi pemerintah untuk terus mendukung UMKM melalui penguatan sehingga peran mereka sebagai pilar dalam membangun ekonomi bangsa dapat berjalan optimal.