cover
Contact Name
Teguh Sandjaya
Contact Email
teguh.sandjaya@unpad.ac.id
Phone
+6281395072990
Journal Mail Official
wahyu.gunawan@unpad.ac.id
Editorial Address
Pusat Studi Pembangunan Sosial dan Budaya, Gedung C Lt. 1 Departemen Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Univesitas Padadjaran, Jalan Raya Bandung Sumedang KM 21.
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27164705     DOI : DOI: https://doi.org/10.24198/sawala.v2i1
Fokus dan Ruang Lingkup Jurnal ini berkaitan dengan: Isu-isu mengenai Pembangunan Masyarakat Ekonomi Kreatif Pembangunan Partisipatif Aktualisasi Kearifan dan Budaya Lokal Isu-isu mengenai Perubahan dan Perkembangan Kebudayaan Pemetaan dan Evaluasi Kebijakan Kebudayaan Kajian Pembangunan Budaya di Daerah Isu-isu yang berkaitan dengan Kesenian, Bahasa dan Religi
Articles 132 Documents
PENYUSUNAN NASKAH AKADEMIK DAN RANCANGAN PERATURAN WALIKOTA TENTANG PENATAAN PEDAGANG KAKI LIMA DI KOTA BANDUNG -, Hendra
Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat Vol 7, No 1 (2026): Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sawala.v7i1.69191

Abstract

Pada bulan Oktober sampai dengan  Desember 2025, tim Pusat Studi Politik dan Demokrasi melakukan kerjasama dengan Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kota Bandung untuk menyusun Naskah Akademik dan Rancangan Peraturan Walikota tentang Penataan Pedagang Kaki Lima di Kota Bandung. Penyusunan dilakukan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dengan berpedoman pada Undang- Undang  Nomor 12 tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan.  Metode yang digunakan dalam penyusunan naskah akademik dan rancangan peraturan walikota dilakukan melalui pendekatan yurudis normatif dengan didukung oleh sumber data yang berasal dari data primer maupun data sekunder. Output dari kegiatan ini berupa naskah akademik dan pancangan perwal tentang penataan pedagang kaki lima yang dijadikan pedoman oleh Walikota Bandung untuk mengatur tentang penataan pedagang kaki lima di Kota Bandung.  
PELATIHAN BUDIDAYA IKAN BANDENG STANDARD SNI KEPADA MASYARAKAT LENGKOSAMBI TIMUR, NUSA TENGGARA TIMUR Mubarrok, Saat; Hidayat, Esa Fajar; Yuniartik, Mega; Olivia, Wulan Larisa; Putra, Dieva Riswanda
Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat Vol 7, No 1 (2026): Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sawala.v7i1.68435

Abstract

Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi salah satu provinsi di Indonesia dengan tingkat prevalansi stunting yang tertinggi kedua setelah Papua Tengah. Situasi tersebut menjadi ironi melihat bahwa kekayaan sumberdaya alam perikanan laut dan darat di NTT. Desa Lengkosambi Timur berada di Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada, memiliki potensi budidaya ikan bandeng berprotein tinggi yang cocok untuk mengatasi tingkat stunting pada level lokal maupun regional provinsi. Sayangnya, petambak lokal sampai saat ini belum memiliki literasi yang layak untuk mempraktekkan buidaya sesuai standard dan hanya mengandalkan kemampuan otodidak. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat yang dibentuk dari kolaborasi lintas perguruan tinggi (ITB-UB-Untag Banyuwangi) bertujuan untuk memberikan pelatihan budidaya ikan bandeng sesuai standardisasi SNI guna mengoptimalkan potensi sumberdaya perikanan lokal. Target pelatihan adalah penambak tradisional di Lengkosambi Timur, stakeholder lokal yang terdiri dari perangkat PKK, Kepala Desa, dan Dinas Perikanan Kabupaten Ngada. Hasilnya adalah peserta memahami metode budidaya yang tepat dan berkelanjutan, kehadiran stakeholder juga diharapkan mampu memperluas dampak pelatihan yang sudah diberikan oleh tim pengabdian masyarakat hingga skala kecamatan dalam kabupaten.