cover
Contact Name
Teguh Sandjaya
Contact Email
teguh.sandjaya@unpad.ac.id
Phone
+6281395072990
Journal Mail Official
wahyu.gunawan@unpad.ac.id
Editorial Address
Pusat Studi Pembangunan Sosial dan Budaya, Gedung C Lt. 1 Departemen Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Univesitas Padadjaran, Jalan Raya Bandung Sumedang KM 21.
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27164705     DOI : DOI: https://doi.org/10.24198/sawala.v2i1
Fokus dan Ruang Lingkup Jurnal ini berkaitan dengan: Isu-isu mengenai Pembangunan Masyarakat Ekonomi Kreatif Pembangunan Partisipatif Aktualisasi Kearifan dan Budaya Lokal Isu-isu mengenai Perubahan dan Perkembangan Kebudayaan Pemetaan dan Evaluasi Kebijakan Kebudayaan Kajian Pembangunan Budaya di Daerah Isu-isu yang berkaitan dengan Kesenian, Bahasa dan Religi
Articles 125 Documents
PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN KB MELALUI SAFARI KB IUD BERBASIS GENDER didah, didah; Iriani, Oktarina Sri
Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat Vol 6, No 2 (2025): Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sawala.v6i2.61315

Abstract

Peningkatan pelayanan Keluarga Berencana safari Intra Uterin Device berbasis gender hadir sebagai inovasi pelayanan KB yang tidak hanya menyediakan akses kontrasepsi, tetapi juga mengintegrasikan pendekatan kesetaraan gender. Dalam pendekatan ini, perempuan dan laki-laki diberdayakan untuk berpartisipasi aktif dalam perencanaan Keluarga Berencana. Kegiatan ini dilaksanakan di Tempat Praktik Mandiri Bidan di Kota Bandung pada tanggal 8 Desember 2023 dengan target sasaran adalah Pasangan Usia Subur. Tahapan kegiatan meliputi tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebanyak 10 orang akseptor KB sudah terpasang dengan baik tanpada ada komplikasi serta 95% responden menyatakan puas dengan pelayanan KB yang diberikan, karakteristik responden mayoritas berada pada usia reproduksi yang aktif dan tingkat pendidikan yang cukup untuk memahami informasi tentang Keluarga Berencana Intra Uterin Deviceserta sikap pasangan mendukung dan hasil pemeriksaan penapisan skrining dalam batas normal. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan berbasis gender dapat efektif dalam meningkatkan kualitas pelayanan KB dan meningkatkan akses pelayanan KB bagi masyarakat. Oleh karena itu, kegiatan ini dapat dijadikan sebagai model untuk peningkatan kualitas pelayanan KB di wilayah lain.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENGEMBANGAN WISATA KULINER IKAN ASAP SAGARURUNG BERBASIS EXPERIENCE ECONOMY DI KABUPATEN PALI Syailendra, Siera; Stiawan, Mulkan; Rasjid, Abdullah; Sopian, Sopian; Safitri, Tarisa; Sapitri, Nurul; Pratiwi, Nabila Putri; Eti, Eti
Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat Vol 6, No 2 (2025): Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sawala.v6i2.64782

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat Kabupaten PALI melalui pengembangan wisata kuliner ikan asap sagarurung berbasis experience economy. Experience economy adalah konsep di mana konsumen tidak hanya membeli produk, tetapi juga mencari pengalaman yang berkesan dan bermakna. Dalam konteks ini, pengunjung tidak hanya mencicipi ikan asap sagarurung, tetapi juga terlibat dalam proses pembuatan, mengenal budaya pengasapan ikan, dan menikmati suasana pedesaan yang asri. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah pendekatan partisipatif, yang melibatkan masyarakat secara aktif dalam setiap tahapan kegiatan. Kegiatan dimulai dengan pemetaan potensi wisata kuliner ikan asap sagarurung, identifikasi kebutuhan masyarakat, dan penyusunan rencana aksi. Selanjutnya, dilakukan pelatihan dan pendampingan. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan bahwa pengembangan wisata kuliner ikan asap sagarurung berbasis experience economy dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Kabupaten PALI. Pengembangan wisata kuliner ikan asap sagarurung berbasis experience economy merupakan strategi yang efektif untuk memberdayakan masyarakat Kabupaten PALI. Melalui pendekatan ini, ikan asap sagarurung tidak hanya menjadi produk kuliner, tetapi juga menjadi daya tarik wisata yang unik dan berkesan, sehingga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat, menciptakan lapangan kerja, melestarikan budaya, dan meningkatkan citra daerah.
MANIFESTASI SMART VILLAGE MELALUI EDUKASI, SIMULASI DAN DIGITALISASI PENGELOLAAN SAMPAH PEDESAAN DI DESA TEGAREN Nuryananda, Praja Firdaus; Rospricilia, Tita Ayu; Dwiridotjahjono, Jojok; Efrat, Abdul Rezha; Suryanto, Tri Lathif Mardi; Alla, Muhammad Anbiya Fath; Mustika, Yesi Rahma
Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat Vol 6, No 2 (2025): Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sawala.v6i2.58948

Abstract

Desa Tegaren adalah salah satu desa di Kabupaten Trenggalek yang berprestasi, salah satunya adalah penghargaan Adipura Desa yang diraih pada 2023 dan 2024. Namun, demografi di Tegaren semakin menua. Sedangkan mayoritas penduduk yang bekerja sebagai petani atau buruh tani juga cukup kesulitan untuk beradaptasi dengan pergerakan zaman yang lebih cepat daripada yang mereka bayangkan. Berdasarkan kondisi tersebut, Tegaren juga memiliki kesulitan untuk berinovasi dan meningkatkan partisipasi warganya dalam hal pengelolaan sampah desa. Untuk menjawab tantangan itu, program edukasi, simulasi, dan digitalisasi pengelolaan sampah di Tegaren telah diinisiasi. Dengan menggunakan pendekatan PRA, observasi, dan vestibule training, serta metode pelatihan dan pendampingan, program pengabdian kepada masyarakat ini berupaya mewujudkan konsep smart village secara perlahan ke dalam ekosistem kehidupan di Tegaren.Pelaksanaan kegiatan berfokus pada warga RT. 02, Dusun Krajan, Desa Tegaren, karena warga tersebut memiliki kesadaran dan kemauan yang lebih ketimbang di RT yang lainnya. Program ini juga memperkuat pilar smart people, smart environment, smart economic, dan smart government sebagai fondasi dari smart village. Program ini telah berhasil meningkatkan edukasi masyarakat Tegaren, terutama pengelola Bank Sampah Induk Insan Berdaya. Program pengabdian masyarakat yang dilakukan juga semakin menguatkan predikat desa wisata di Desa Tegaren dengan mengorelasikan keberlanjutan lingkungan dengan kepariwisataan.
SOSIALISASI PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL KEPADA PELAKU UMKM SEBAGAI SARANA PEMASARAN PRODUK LOKAL DI DESA WUAKERONG Palem, Martha Acedia Suranti; Toyo, Ermelinda Kristavera; Welin, Elisabeth Date Masan; Molan, Kristianus Simon H.; Lamawuran, Yosep D.
Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat Vol 6, No 2 (2025): Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sawala.v6i2.64467

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia, termasuk di wilayah pedesaan. Namun, keterbatasan dalam strategi pemasaran dan pemanfaatan teknologi digital menjadi kendala utama dalam pengembangan UMKM, khususnya di Desa Wuakerong. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pelaku UMKM terkait pemanfaatan media sosial sebagai sarana pemasaran produk lokal melalui kegiatan sosialisasi dan pelatihan digital. Penggunaan metode adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta mengenai strategi pemasaran digital, penggunaan media sosial seperti Instagram serta pentingnya digital branding. Selain itu, peserta juga mampu mengidentifikasi pasar sasaran, membuat konten promosi yang menarik, dan membangun merek produk mereka. Program ini memberikan dampak positif terhadap penguatan daya saing produk lokal dan menjadi model pemberdayaan ekonomi kreatif berbasis digital di desa. Dari hasil kegiatan sosialisasi, direkomendasikan agar pelaku UMKM di Desa Wuakerong secara aktif memanfaatkan platform media sosial untuk mempromosikan produk secara konsisten. Pemerintah Desa juga disarankan untuk mendampingi pelaku UMKM melalui pendampingan pemasaran digital agar terwujud pemasaran yang berkelanjutan.
EDUKASI GIZI BALITA DAN KESEHATAN LANSIA RW 19 DESA BENTAR HILIR, KECAMATAN, GARUT KOTA KABUPATEN GARUT Setiawan, Setiawan
Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat Vol 6, No 2 (2025): Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sawala.v6i2.64785

Abstract

Posyandu berfokus pada pemantauan status gizi balita serta kesehatan ibu hamil, sedangkan Posbindu bertujuan untuk mendeteksi dini dan mengelola penyakit tidak menular (PTM) pada orang dewasa dan lansia. Namun, rendahnya angka kunjungan masyarakat ke Posyandu dan Posbindu masih menjadi tantangan besar di berbagai wilayah, termasuk di Desa Bentar Hilir. Kegiatan edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat, khususnya orang tua balita dan lansia, mengenai pentingnya gizi balita dan kesehatan lansia untuk mendukung terciptanya generasi sehat dan berkualitas serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Desa Bentar Hilir. Metode kegiatan yang digunakan adlaah edukasi mengenai Gizi Balita dan Kesehatan Lansia dengan mitra kegiatan adalah orang tua balita dan lansia yang tinggal di Desa Bentar Hilir.  Hasil kegiatan diukur melalui pretest dan post-test yang menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mitra kegiatan setelah dilakukan edukasi. Selain itu juga diberikan pertanyaan untuk mengetahui sejauh mana pemahaman mengenai materi yang diberikan melalui tiga poin pertanyaan pada masing-masing peserta kegiatan. Adapun kekurangan dari kegiatan ini adalah pada susahnya mengumpulkan peserta kegiatan karena adanya kesibukan dari mitra. Namun demikian, pelaksanaan kegiatan edukasi sejauh ini berjalan dengan baik dan berkontribusi pada peningkatan pengetahuan mitra yang ikut dalam kegiatan.
PENINGKATAN KAPASITAS WIRAUSAHA MANDIRI MADU HUTAN MELALUI BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDES) DI DESA LAMBUSANGO Hadmar, Ahmad Muhardin; Lebang, Noia Sakka; Togala, Risman
Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat Vol 7, No 1 (2026): Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sawala.v7i1.64501

Abstract

Kurangnya pemahaman masyarakat terhadap pengembangan kewirausahaan menjadi tantangan utama dalam mengelola usaha madu hutan di Desa Lambusango. Meskipun madu hutan merupakan komoditas bernilai ekonomi tinggi, pemanfaatannya belum terorganisasi dan berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas wirausaha masyarakat mandiri melalui penguatan peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai lembaga pengelola usaha madu kolektif. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan simpulan. Kegiatan ini menggunakan pendekatan pemberdayaan masyarakat yang berbasis pada lima tahapan (5P), yaitu: enabling, strengthen, protect, support, dan keeping. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran kolektif masyarakat dalam mengelola usaha madu hutan secara lebih terstruktur. BUMDes Lambusango berperan sebagai fasilitator kelembagaan, pemberi dukungan teknis, dan pelindung intensi berbisnis. Program ini berkontribusi dalam memperkuat ekonomi lokal berbasis potensi alam dan mendorong terbentuknya sistem usaha desa yang berkelanjutan dan berdaya saing.
PENERAPAN ASUHAN KEPERAWATAN KESEHATAN KERJA UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN K3 PADA PEKERJA HOME INDUSTRY TAHU EEN Setiawan, Setiawan; Purnama, Dadang
Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat Vol 7, No 1 (2026): Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sawala.v7i1.68319

Abstract

Sektor informal memiliki peran signifikan dalam perekonomian Indonesia, khususnya dalam penyerapan tenaga kerja dan peningkatan pendapatan. Meskipun demikian, sektor ini menghadapi tantangan besar terkait implementasi standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Kurangnya pengawasan pemerintah, ditambah karakteristik sektor informal seperti penggunaan teknologi sederhana dan rendahnya keterampilan pekerja, berkontribusi pada munculnya berbagai masalah K3. Padahal, penerapan Sistem Manajemen K3 (SMK3) sebagaimana diatur dalam PP No. 50 Tahun 2012, sangat esensial untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman, nyaman, dan efisien, serta mencegah kecelakaan dan penyakit akibat kerja. Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di sektor home industry seringkali belum optimal, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan dan penyakit akibat kerja. Studi kasus di Pabrik Tahu EEN mengidentifikasi masalah keperawatan prioritas "Pemeliharaan Kesehatan Kerja Tidak Efektif" yang berhubungan dengan rendahnya pengetahuan dan ketidakpatuhan pekerja dalam penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) yang lengkap. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan pekerja mengenai K3 melalui penerapan asuhan keperawatan kesehatan kerja. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan pada 8 pekerja. Pengumpulan data dilakukan melalui winshield survey dan wawancara, yang dilanjutkan dengan implementasi berupa pendidikan kesehatan dan penyebaran poster mengenai standar APD, potensi bahaya, dan prinsip K3. Evaluasi menggunakan desain pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, di mana nilai rata-rata pre-test pekerja sebesar 70 meningkat tajam menjadi 95 pada post-test. Disimpulkan bahwa intervensi edukasi kesehatan sebagai bagian dari asuhan keperawatan kesehatan kerja terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan pekerja home industry tahu mengenai pentingnya K3.
OPTIMALISASI OSS DALAM PENDAFTARAN NOMOR INDUK BERUSAHA (NIB) BAGI UMKM DESA MEKARJAYA, KABUPATEN BANDUNG EKAWATI, SRI NUR
Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat Vol 7, No 1 (2026): Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sawala.v7i1.65708

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berperan besar dalam perekonomian Indonesia, tetapi banyak pelaku UMKM di Desa Mekarjaya belum memiliki legalitas usaha, khususnya Nomor Induk Berusaha (NIB). Legalitas ini penting sebagai perlindungan hukum serta syarat akses terhadap pembiayaan, pelatihan, dan pasar yang lebih luas. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta membantu proses pendaftaran NIB melalui sistem Online Single Submission (OSS) bagi pelaku UMKM. Metode yang digunakan adalah pengabdian masyarakat dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Al-Ghifari, melalui kegiatan observasi, sosialisasi, pendampingan teknis, dan evaluasi. Observasi dilakukan melalui wawancara tertulis (Gform) terhadap 18 pelaku UMKM. Sosialisasi diselenggarakan secara langsung, diikuti dengan pendampingan teknis pembuatan NIB secara digital menggunakan OSS. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan masyarakat terhadap pentingnya legalitas usaha serta keberhasilan pembuatan NIB bagi sejumlah pelaku UMKM. Penyerahan sertifikat dilakukan secara langsung untuk memastikan dokumen diterima oleh yang bersangkutan. Kesimpulannya, kegiatan ini efektif dalam meningkatkan kesadaran hukum dan legalitas usaha masyarakat. Untuk keberlanjutan program, direkomendasikan pembentukan Tim Pendamping UMKM tingkat desa agar proses legalisasi lanjutan seperti sertifikasi halal, HKI, dan izin lainnya dapat terlaksana dengan baik dan konsisten.
PENERAPAN TEKNOLOGI ALAT REAKTOR PIROLISIS PENGOLAH SAMPAH RUMAH TANGGA DI DESA NANJUNG MEKAR KECAMATAN RANCAEKEK KABUPATEN BANDUNG Suryadi, Edy; Ratna, Shopia Dwi; Sugandi, Wahyu
Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat Vol 7, No 1 (2026): Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sawala.v7i1.68419

Abstract

Masalah sampah rumah tangga di Desa Nanjung Mekar, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung semakin meningkat seiring dengan pertumbuhan populasi dan kegiatan domestik. Kurangnya pemilahan sampah dari sumbernya, ketergantungan pada Tempat Pembuangan Sementara (TPS), dan keterbatasan inovasi dalam pengelolaan sampah telah menyebabkan penumpukan limbah dan pencemaran lingkungan. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengelola sampah organik secara mandiri melalui penerapan teknologi alat reaktor pengolah sampah rumah tangga. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan, demonstrasi penggunaan reaktor pirolisis, pendampingan, serta evaluasi efektivitas alat selama satu bulan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat sebesar 70% mengenai pengelolaan sampah, pengurangan volume limbah organik hingga 40%, serta penggunaan kompos dan pupuk cair hasil olahan reaktor untuk kegiatan pertanian rumah tangga. Program ini tidak hanya memberikan solusi praktis terhadap masalah limbah tetapi juga mendorong perilaku ramah lingkungan dan potensi ekonomi sirkular di tingkat rumah tangga. Dengan demikian, penerapan teknologi reaktor terbukti efektif sebagai pendekatan inovatif dalam pengelolaan limbah berkelanjutan di wilayah Rancaekek.
Pendampingan Kelembagaan Republik Tani Mandiri Kopi Koetjoer Cahyadi, Rino Tam; Suganda, Tarsisius Renald; Kurniawan, Yudhi; Dewany, Amanda Salsa; Sugiarto, Christopher Mael; Chen, Noriko; Sunaryo, Sherly Natalia; Priswanti, Sheril
Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat Vol 6, No 2 (2025): Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sawala.v6i2.68028

Abstract

Republik Tani Mandiri (RTM) Kopi Koetjoer adalah kelompok tani yang berdiri pada 10 November 2019 di Desa Kucur, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Kopi merupakan salah satu hasil pertanian di Desa Kucur yang terus dibudidayakan oleh masyarakat setempat. RTM hadir tidak hanya untuk sekedar mengangkat perekonomian para petani kopi, tetapi juga mengedukasi para petani mengenai proses produksi kopi. Tim penulis melakukan pendampingan kepada RTM yang berfokus pada sistem pencatatan keuangan yang masih menggunakan cara manual. Sistem pencatan keuangan RTM semula manual, tidak terstruktur, dan hanya bergantung kepada satu orang pencatat, kini dilakukan proses digitalisasi dengan diberikan sebuah aplikasi. Dengan adanya pendampingan ini dapat membantu RTM untuk mempermudah proses pencatatan dan meningkatkan efisiensi, serta megurangi risiko salah pencatatan akibat kurangnya sumber daya manusia. Selain itu, diadakan juga pelatihan manajemen operasional, kepemimpinan kelembagaan koperasi dan pelatihan pemasaran digital untuk penguatan aspek manajemen usahanya.

Page 12 of 13 | Total Record : 125