cover
Contact Name
Yogiek Indra Kurniawan
Contact Email
yogiek@unsoed.ac.id
Phone
+6285640661444
Journal Mail Official
jpmijournals@gmail.com
Editorial Address
Jl Kober No 915 RT 08 RW 04 Kelurahan Kober, Purwokerto, Jawa Tengah, Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia
ISSN : 27753034     EISSN : 27753026     DOI : https://doi.org/10.52436/1.jpmi.IDPaper
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan. JPMI terbit dua bulan sekali, yaitu Februari, April, Juni, Agustus, Oktober, dan Desember. JPMI terdaftar di LIPI dengan P-ISSN : 2775-3034 dan E-ISSN : 2775-3026
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 633 Documents
Sosialisasi Program Kerja Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Di Kampung Ningdip Distrik Tanah Rubuh Kabupaten Manokwari Erwin Montana Deka Nugroho; Musa Ayorbaba; Yotam Senis; Monica Maria Nauw; Alfando Luas; Insan Utama Sinuraya
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 6 No 2 (2026): JPMI - April 2026
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.4490

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam kerangka Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan partisipasi masyarakat terhadap program kerja yang dirancang berbasis kebutuhan lokal di Kampung Ningdip, Distrik Tanah Rubuh, Kabupaten Manokwari. Kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif-dialogis melalui tahapan observasi awal, penyusunan program, sosialisasi interaktif, dan evaluasi awal. Metode sosialisasi tidak hanya berbentuk ceramah, tetapi dikombinasikan dengan diskusi kelompok dan musyawarah kampung untuk mendorong keterlibatan aktif masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan partisipasi masyarakat yang ditandai dengan tingkat kehadiran mencapai ±80% dari undangan, serta keterlibatan aktif dalam diskusi yang menghasilkan penyesuaian program kerja. Selain itu, terjadi peningkatan pemahaman masyarakat terhadap tujuan dan manfaat program, yang tercermin dari kemampuan warga dalam mengidentifikasi peran mereka dalam pelaksanaan kegiatan. Program kerja yang disepakati meliputi bidang pendidikan, lingkungan, kesehatan, keagamaan, pertanian, dan peternakan. Kebaruan kegiatan ini terletak pada penerapan model sosialisasi partisipatif berbasis konteks lokal kampung yang tidak hanya menyampaikan program, tetapi juga membangun legitimasi sosial melalui musyawarah komunitas. Pendekatan ini terbukti efektif dalam memperkuat kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat sebagai mitra setara dalam kegiatan pengabdian.
Edukasi Peran Serangga sebagai Komponen Ekosistem Perkebunan dalam Meningkatkan Kesadaran Lingkungan Siswa SDN Pasauran 1 Huda Musthopa; Azmy Febryansyah; Raihan Imam Hanafiah; Rifan Oktadiansyah; Riski Andrian Jasmi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 6 No 2 (2026): JPMI - April 2026
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.4535

Abstract

Serangga merupakan komponen penting dalam ekosistem perkebunan karena berperan sebagai penyerbuk, pengurai bahan organik, dan predator alami hama tanaman. Namun, pemahaman siswa sekolah dasar mengenai fungsi ekologis serangga masih rendah dan sering dipengaruhi persepsi negatif yang menganggap serangga hanya sebagai hama. Oleh karena itu, diperlukan pembelajaran yang menghubungkan konsep biologi dengan lingkungan nyata agar siswa dapat memahami peran serangga secara kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang serangga dan kesadaran lingkungan bagi siswa kelas VI SDN Pasauran 1 melalui edukasi peran serangga sebagai komponen ekosistem perkebunan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimental one group pretest–posttest. Subjek penelitian berjumlah 37 siswa yang dipilih melalui teknik total sampling. Prosedur penelitian meliputi pemberian pretes, pembelajaran kontekstual melalui ceramah interaktif dan diskusi yang dikaitkan dengan lingkungan perkebunan sekitar, serta postes untuk mengukur peningkatan pemahaman. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif melalui perhitungan rata-rata nilai dan N-gain. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai pretes 61,35 meningkat menjadi 79,73 pada postes dengan nilai N-gain 0,48 (kategori sedang). Hasil ini menunjukkan bahwa edukasi mengenai serangga sebagai komponen ekosistem perkebunan cukup efektif dalam meningkatkan kesadaran lingkungan bagi siswa sekolah dasar.
Pendampingan MGMP Informatika Brebes dalam Penyusunan PSAS dan Modul Pembelajaran Mendalam Wresti Andriani; Mohammad Sya'bani; Rizka Aprilia Farkhani; Reva Khulatul Jannah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 6 No 2 (2026): JPMI - April 2026
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.4764

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas guru MGMP Informatika SMA se-Kabupaten Brebes dalam menyusun soal Penilaian Sumatif Akhir Semester (PSAS) dan modul Informatika berbasis Pembelajaran Mendalam. Kegiatan dilaksanakan pada 22 April 2026 di SMK Negeri 1 Kabupaten Brebes dengan melibatkan 36 guru. Metode penerapan dilakukan melalui identifikasi kebutuhan, penyampaian materi, praktik penyusunan kisi-kisi dan soal PSAS, workshop penyusunan modul, telaah produk, evaluasi, dan refleksi. Ketercapaian kegiatan diukur melalui pretest-posttest, observasi partisipasi, lembar telaah soal, lembar telaah modul, dan refleksi peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta dari rata-rata nilai pretest sebesar 76,00 menjadi 94,00 pada posttest, dengan peningkatan 18,00 poin dan normalized gain sebesar 0,75 dalam kategori tinggi. Selain itu, peserta menghasilkan rancangan awal soal PSAS dan modul Informatika yang dapat dikembangkan lebih lanjut melalui forum MGMP. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendampingan berbasis praktik, telaah sejawat, dan refleksi dapat mendukung peningkatan kompetensi guru dalam menyusun asesmen dan perangkat pembelajaran Informatika.