cover
Contact Name
Yogiek Indra Kurniawan
Contact Email
yogiek@unsoed.ac.id
Phone
+6285640661444
Journal Mail Official
jpmijournals@gmail.com
Editorial Address
Jl Kober No 915 RT 08 RW 04 Kelurahan Kober, Purwokerto, Jawa Tengah, Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia
ISSN : 27753034     EISSN : 27753026     DOI : https://doi.org/10.52436/1.jpmi.IDPaper
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan. JPMI terbit dua bulan sekali, yaitu Februari, April, Juni, Agustus, Oktober, dan Desember. JPMI terdaftar di LIPI dengan P-ISSN : 2775-3034 dan E-ISSN : 2775-3026
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 633 Documents
Optimalisasi Strategi Pencegahan Infeksi Tetanus Dengan Edukasi Pada Remaja (Calon Pengantin) Di SMAN 2 Buru Kabupaten Buru Hasna Tunny; Windarti Rumaolat; Idham Soamole
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 6 No 2 (2026): JPMI - April 2026
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.4438

Abstract

Masa remaja merupakan masa peralihan dari masa anak-anak menuju dewasa. Masa ini penting dalam hidup manusia, karena terjadi proses awal kematangan organ reproduksi manusia yaitu masa pubertas. Program kesehatan reproduksi remaja bertujuan membantu remaja agar memiliki pengetahuan, kesadaran, sikap dan perilaku hidup reproduksi sehat bertanggungjawab melalui advokasi, promosi, KIE, konseling dan pelayanan kepada remaja yang memiliki permasalahan khusus. Salah satu program kesehatan untuk remaja adalah imunisasi Tetanus Toxoid (TT). Imunisasi TT ini merupakan proses yang dilakukan untuk meningkatkan kekebalan tubuh untuk pencegahan infeksi tetanus. Namum yang terjadi adalah rendahnya cakupan imunisasi TT pada remaja, salah satu faktor yang mempengaruhi adalah kurangan pengetahuan remaja tentang imunisasi TT. Sehingga penting untuk dilakukan pengabdian kepada masyarakat bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada remaja (calon penganting) tentang imunisasi TT. Metode yang menggunakan berupa ceramah dan tanya jawab dengan media leaflet. Hasil dari edukasi tentang imunisasi TT diperoleh peningkatan pengetahuan remaja dominan dengan pengetahuan baik. Dengan peningkatan pengetahuan siswi-siswi diharapkan terjadi perubahan sikap yang dapat di lihat dengan tindakan menerima atau mencari perlindungan kesehatan salah satunya dengan imunisasi TT.
Pemberdayaan Petani Cabai Melalui Implementasi Sistem Pemantauan dan Pengendalian pH serta Kelembapan Tanah Berbasis Website di Desa Kentengsari, Kabupaten Temanggung Muhlasah Novitasari Mara; Sarono Widodo; Endro Wasito; Ari Sriyanto Nugroho; Dewi Anggraeni; Catur Budi Waluyo; Budi Basuki Subagio; Xaverius Yehuda Revaldo Erdi Nugraha; Azril Rizqon Rabbani; Fajar Ardiyansyah; Rissa Natalia; Taufiq Yulianto
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 6 No 2 (2026): JPMI - April 2026
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.4439

Abstract

Kebun cabai Pak Damiri di Dusun Gembyang, Desa Kentengsari, Kecamatan Candiroto, Kabupaten Temanggung masih menerapkan metode tradisional dalam pemantauan pH dan kelembaban tanah serta penyiraman manual tanpa dasar data terukur. Kondisi tersebut menyebabkan penggunaan air kurang efisien dan pengambilan keputusan budidaya tidak berbasis kondisi aktual lahan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan kapasitas mitra dalam pengelolaan budidaya cabai melalui pendampingan penerapan sistem pemantauan pH dan kelembaban tanah serta penyiraman otomatis berbasis Internet of Things (IoT). Metode kegiatan dilaksanakan melalui tahapan sosialisasi dan identifikasi kebutuhan mitra, perancangan dan instalasi perangkat sensor, pengembangan dashboard monitoring berbasis web, pelatihan operasional sistem, serta pendampingan dan evaluasi penggunaan di lapangan. Mitra terlibat aktif dalam proses instalasi, pengujian alat, dan pengoperasian sistem sehingga terjadi alih pengetahuan dan peningkatan keterampilan teknis. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mitra mampu melakukan pemantauan kondisi tanah secara real-time dan mengoperasikan sistem penyiraman otomatis berdasarkan ambang batas kelembaban yang ditetapkan. Secara kualitatif, terjadi peningkatan pemahaman mitra terhadap pentingnya pengelolaan irigasi berbasis data. Secara operasional, sistem membantu mengurangi frekuensi penyiraman yang tidak terkontrol serta meningkatkan efisiensi penggunaan air. Dampak kegiatan ini adalah meningkatnya efektivitas pemeliharaan tanaman, efisiensi kerja petani, serta terbentuknya model praktik budidaya cabai berbasis teknologi yang lebih modern dan berkelanjutan.
Pemberdayaan Anggota Yayasan melalui Pelatihan Partisipatif-Aktif Motivasi Kewirausahaan untuk Memulai Usaha Mikro Pada Yayasan Alkaf, Bandung, Jawa Barat Heppy Millanyani; Andrieta Shintia Dewi; Sunu Puguh Hayu Triono; Putri Atika Surya Sakinah; Yuli Rosidah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 6 No 2 (2026): JPMI - April 2026
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.4461

Abstract

Kewirausahaan merupakan pilar krusial bagi pembangunan ekonomi dan sosial regional, terutama di Indonesia di mana sektor UMKM berkontribusi signifikan terhadap PDB dan penyerapan tenaga kerja. Namun, potensi besar ini sering kali terhambat oleh faktor psikologis seperti ketakutan akan kegagalan, rendahnya motivasi, serta kurangnya literasi kewirausahaan dalam menyusun rencana bisnis. Yayasan Alkaf yang bergerak dalam bidang sosial-keagamaan menghadapi masalah rendahnya keberanian berusaha dan literasi kewirausahaan sehingga diperlukan pelatihan sebagai suatu bentuk pendidikan kewirausahaan dalam rangka meningkatkan keberanian berusaha. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan mengatasi hambatan psikologis dan rendahnya literasi kewirausahaan pada anggota Yayasan Alkaf. Melalui pendekatan partisipatif-aplikatif, 60 peserta yang terdiri dari pengurus, anggota yayasan, dan masyarakat sekitar dilatih untuk mentransformasikan ide menjadi aksi nyata melalui unit usaha mikro. Pelatihan dilaksanakan dalam dua sesi yang mencakup motivasi mengenai urgensi berwirausaha serta praktik penyusunan model bisnis menggunakan Business Model Canvas. Hasil dari pelatihan mengindikasikan peningkatan wawasan dan keberanian berusaha para peserta. Evaluasi pelatihan menunjukkan bahwa kualitas pelatihan berada pada kategori "Sangat Baik", meskipun terdapat masukan agar materi lebih disesuaikan dengan contoh nyata di lingkungan pesantren dan teknis pelaksanaan dilakukan lebih tepat waktu. Secara teoretis, pendidikan kewirausahaan terbukti efektif dalam meningkatkan keberanian mengambil risiko, membangun kepercayaan diri, dan mengurangi rasa takut gagal. Program lanjutan dapat dilakukan dalam bentuk pendampingan atau inkubasi guna meningkatkan produktivitas ekonomi anggota yayasan dan masyarakat setempat.
Edukasi Peternakan Berkelanjutan Melalui Penanaman Rumput Odot Untuk Menjaga Stabilitas Pakan Ternak Desa Cimanggung Kabupaten Sumedang Wa Ode Zusnita Muizu; Dara Sagita Triski; Nazelyna Zielan Sadzila; Nasywa Firly Jauharah; Nabila Seger; Atthia Mysha Namia; Muhammad Akmal Raynanda; Muhammad Fathan Arroyan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 6 No 2 (2026): JPMI - April 2026
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.4472

Abstract

Kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat (PPM) Universitas Padjadjaran di Desa Cimanggung RW 19, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, dilaksanakan dalam bentuk edukasi peternakan berkelanjutan melalui penanaman rumput odot (Pennisetum purpureum cv. Mott) sebagai alternatif hijauan pakan ternak kambing. Program ini dilatarbelakangi oleh kondisi peternak skala rumahan yang masih bergantung pada rumput liar dengan ketersediaan musiman dan kualitas nutrisi yang tidak konsisten, sehingga mempengaruhi efisiensi usaha dan pertumbuhan ternak. Metode pelaksanaan meliputi observasi lapangan, koordinasi dengan perangkat desa dan akademisi, pengadaan 200 bibit rumput odot, persiapan lahan, penanaman bersama warga, serta sosialisasi kepada 15 peternak melalui diskusi interaktif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peternak mengenai pentingnya hijauan pakan berkualitas, teknik budidaya dan perawatan rumput odot, serta potensi pemanfaatannya sebagai solusi jangka panjang dalam menjaga stabilitas pakan. Program ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mendorong kemandirian pakan dan penguatan sistem peternakan rakyat yang lebih efisien dan berkelanjutan di Desa Cimanggung.
Optimalisasi Limbah Gabah Dalam Penguatan Ketahanan Pangan Adaptif Iklim di Desa Pelabuhan Dalam Kabupaten Ogan Ilir Merna Ayu Sulastri; Dian Amalina; Dini Damayanthy; Azqia Azqia Wardani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 6 No 2 (2026): JPMI - April 2026
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.4512

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengoptimalisasi pemanfaatan limbah gabah (sekam padi) sebagai media tanam organik guna memperkuat ketahanan pangan rumah tangga berbasis adaptasi perubahan iklim di Desa Pelabuhan Dalam, Ogan Ilir. Wilayah ini merupakan lumbung padi dengan potensi limbah sekam melimpah, namun rawan terhadap banjir dan kekeringan. Metode pelaksanaan dibagi menjadi tiga fase utama: (1) Edukasi dan Pelatihan Dalam Kelas (In-Class Training) yang berfokus pada kemandirian pangan, peran wanita tani, dan potensi ekonomi budidaya pekarangan; (2) Praktik Partisipatif pembuatan media tanam organik melalui proses pembakaran tidak sempurna sekam (menjadi arang sekam) dilanjutkan fermentasi menggunakan EM4, serta penanaman bibit hortikultura (cabai, terong, tomat) dalam polybag; dan (3) Evaluasi Partisipatif menggunakan pre-test, post-test, FGD, dan observasi lapangan untuk mengukur perubahan pengetahuan, perilaku, dan dampak ekonomi. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman masyarakat, yang sebelumnya hanya mengetahui potensi sekam kini memahami secara praktis dan konseptual pentingnya pengolahan dan fermentasi limbah untuk menciptakan media tanam yang subur. Masyarakat juga menyadari bahwa budidaya di pekarangan rumah telah berhasil mencapai kemandirian pangan minimal, yaitu memenuhi konsumsi harian dan mengurangi pengeluaran rumah tangga. Meskipun dihadapkan pada kendala keberlanjutan pasokan sekam karena tingginya penjualan GKP ke pabrik, program berhasil memberikan solusi alternatif.
Pelatihan Spreadsheet untuk Digitalisasi Laporan Pemantauan Jentik Nyamuk di Desa Ledug, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah Tenia Wahyuningrum; Zein Hanni Pradana; Prasetyo Yuliantoro; Arief Rais Bahtiar; Teotino Gomes Soares
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5 No 5 (2025): JPMI - Oktober 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.3823

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) menjadi masalah kesehatan global merupakan penyakit dengan angka kematian tinggi di negara tropis seperti Indonesia. Dalam upaya pencegahan peningkatan kasus, diperlukan peran masyarakat melalui kader Juru Pemantau Jentik (Jumantik) yang memastikan lingkungan bebas dari jentik nyamuk Aedes Aegepty sebagai media penularan penyakit DBD. Kendala yang dihadapi yaitu pada pengumpulan, pencatatan, dan pelaporan hasil pemantauan jentik karena masih menggunakan metode manual. Untuk mengatasi masalah ini, diadakan program pelatihan penggunaan aplikasi spreadsheet bagi kader Jumantik, sehingga pelaporan lebih efektif dan efisien. Program pelatihan dilaksanakan dalam empat pertemuan yang mencakup pengenalan, pembuatan format pencatatan, analisis dan visualisasi, serta pelaporan. Pelaksanaan program melibatkan Dinas Kesehatan dan Puskesmas, dan 13 kader Jumantik perwakilan dari setiap Rukun Warga (RW) di Desa Ledug, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas. Hasil pelatihan menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan pada pemahaman kader Jumantik terhadap penggunaan aplikasi spreadsheet untuk pelaporan pemantauan jentik, dan adanya peningkatan pemahaman kader Jumantik sebesar 21%. Hasil survei kepuasan menunjukkan rata-rata 89% peserta merasa sangat puas terhadap kegiatan pelatihan. Hal ini menunjukkan dampak positif sehingga mampu menjadi langkah penting menuju sistem kesehatan yang lebih responsif, terintegrasi, dan berkelanjutan, sehingga program ini dapat dijadikan model bagi wilayah lain dengan permasalahan serupa.
Peningkatan Kompetensi Guru melalui Workshop Pembelajaran STEAM di SMA Al Furqon Kabupaten Jember Provinsi Jawa Timur Albertus Djoko Lesmono; Nila Mutia Dewi; Rif'ati Dina Handayani; Bambang Supriadi; Kendid Mahmudi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 6 No 2 (2026): JPMI - April 2026
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.4055

Abstract

Transformasi pendidikan abad ke-21 menuntut guru memiliki kompetensi dalam menerapkan pendekatan pembelajaran inovatif, salah satunya STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics). Artikel ini membahas pelaksanaan workshop pembelajaran STEAM di SMA Al Furqon Kabupaten Jember untuk meningkatkan kompetensi guru. Kegiatan ini menggunakan pendekatan Service-Learning yang meliputi beberapa tahap yakni tahap investigasi, persiapan, tindakan, dan refleksi. Hasil workshop menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman guru terhadap konsep dan implementasi STEAM, dengan rata-rata nilai pasca-tes sebesar 91,11. Hasil ini menunjukkan bahwa workshop pembelajaran STEAM ini efektif untuk meningkatkan pemahaman guru terhadap pembelajaran STEAM serta meningkatkan pembelajaran inovatif di sekolah. Selain itu, evaluasi peserta juga menunjukkan respon positif terhadap metode pelatihan yang partisipatif dan aplikatif.
Pemberdayaan Masyarakat dengan Pendekatan Partisipatif melalui Green Village Project untuk Meningkatkan Ketahanan Pangan di Desa Maddenra, Kecamatan Kulo, Kabupaten Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan Sandi Lubis; Ahmad Mustanir; Jamaluddin Ahmad; Muhammad Rais Rahmat Razak; Erfina Erfina; Sunandar Said; Syahrir L; Sapri Sapri; Abdul Jabbar; Kamaruddin Sellang; Muhammad Nur; Muhammad Younus
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5 No 5 (2025): JPMI - Oktober 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.4095

Abstract

Pemanfaatan lahan pekarangan di Desa Maddenra, Kecamatan Kulo, Kabupaten Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan masih rendah, sehingga sebagian besar rumah tangga bergantung pada pasar untuk memenuhi kebutuhan pangan dan mengeluarkan biaya yang cukup tinggi. Program Green Village Project dirancang sebagai solusi untuk meningkatkan ketahanan pangan melalui pemberdayaan masyarakat berbasis partisipatif. Kegiatan ini menggunakan pendekatan participatory action yang melibatkan 25 rumah tangga selama enam bulan. Metode pelaksanaan mencakup sosialisasi, pelatihan budidaya hortikultura, pendampingan intensif, serta monitoring dan evaluasi berbasis data kuantitatif dan kualitatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata luas pekarangan yang dimanfaatkan dari 30 m² menjadi 75 m² (naik 150%), peningkatan produksi sayuran dari 5 kg menjadi 20 kg per musim tanam (naik 300%), serta penghematan pengeluaran rumah tangga sebesar Rp50.000–Rp100.000 per minggu. Dampak sosial juga terlihat melalui terbentuknya kelompok tani pekarangan dan meningkatnya solidaritas warga. Program ini terbukti efektif dalam memperkuat kapasitas masyarakat dalam mengelola sumber daya lokal secara mandiri, sekaligus berkontribusi terhadap penguatan ketahanan pangan dan kemandirian desa.
Penerapan Sistem Pemantauan Kelistrikan dan SOP Pemeliharaan Autoklaf di Puskesmas Tarik 2, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur Levana Forra Wakidi; Lusiana; Farid Amrinsani; Oskar Natan; Roichatun Nashichah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5 No 5 (2025): JPMI - Oktober 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.4107

Abstract

Autoclave merupakan peralatan utama dalam proses sterilisasi di fasilitas pelayanan kesehatan. Di Puskesmas Tarik II Kabupaten Sidoarjo, diperlukan pemantauan sistem kelistrikan secara berkala untuk memastikan keandalan dan keamanan fungsi autoclave dalam proses sterilisasi. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi petugas puskesmas dalam melakukan pemantauan kelistrikan melalui kegiatan pengujian dan kalibrasi autoclave guna menjaga efisiensi dan kinerja alat. Program dilaksanakan melalui skema Kemitraan Masyarakat antara Poltekkes Kemenkes Surabaya Jurusan Teknologi Elektro-Medis dan Puskesmas Tarik II. Metode kegiatan meliputi survei sistem kelistrikan, pengujian dan kalibrasi autoclave bersama PT Gama Medika Teknik menggunakan Metode Kerja GMT/MK/TEKNIK.009-18 yang mengacu pada Keputusan Dirjen Pelayanan Kesehatan No. HK.02.02/V/0412/2020 Edisi II, pelatihan teknis, serta penyusunan dan penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP). Pengujian mencakup aspek kelistrikan (resistansi pembumian, arus bocor, dan resistansi isolasi), serta suhu dan waktu sterilisasi pada setpoint 115 °C. Hasil menunjukkan autoclave memenuhi standar keselamatan dan dinyatakan laik pakai (label hijau). Kegiatan ini berdampak pada pencegahan kerusakan alat, peningkatan pengetahuan teknis petugas, dan dukungan terhadap akreditasi Puskesmas, sehingga meningkatkan keandalan peralatan dan mutu layanan sterilisasi di fasilitas kesehatan.
Asesmen Kualitas Air Kolam Budidaya Ikan Nila di Kelurahan Koya Timur, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Papua: Pendekatan Deskriptif-Kuantitatif Berbasis SNI 7550:2009 Fandi Arapenta Ginting; Patrick Marcell Fandy; Anton Yudi Umsini Putra; Rahmat Indrajati; Djuardrensi Patabang; Lia Medy Tandy; Felice Deglardini Wopari; Bodian Davin Panggabean
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5 No 5 (2025): JPMI - Oktober 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.4137

Abstract

Sejak tahun 2021 telah terjadi penurunan produksi ikan nila di Kelurahan Koya Timur, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Papua. Hal ini diduga terkait dengan kualitas air kolam yang belum sesuai standar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menilai kualitas air kolam budidaya ikan nila milik kelompok tani Koya Timur. Asesmen dilakukan menggunakan parameter Standar Nasional Indonesia (SNI) 7550:2009, meliputi suhu, pH, oksigen terlarut, amoniak, dan kecerahan, dengan metode deskriptif kuantitatif melalui uji sampel pada delapan kolam dari total enam belas kolam, selama tiga minggu. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa parameter suhu rata-rata masih sesuai dengan standar, yaitu sebesar 29,9°C. Namun, ditemukan satu kolam dengan pH tidak sesuai, yaitu sebesar 9,05. Mayoritas kolam memiliki kadar oksigen terlarut rendah sebesar 2,2mg/L, seluruh kolam menunjukkan kadar amoniak tinggi sebesar 0,25mg/L, serta rata-rata kolam memiliki kecerahan di bawah standar yaitu sebesar 28,1cm. Temuan ini menegaskan perlunya upaya perbaikan manajemen kualitas air, antara lain dengan pemantauan pH rutin, penggunaan aerator atau kincir air, penanaman tumbuhan akuatik seperti Lemna minor untuk menurunkan amoniak, serta penerapan filtrasi sederhana.