cover
Contact Name
Muhammad Fuad Zaini
Contact Email
fuadzaini06@gmail.com
Phone
+6282360501584
Journal Mail Official
fuadzaini06@gmail.com
Editorial Address
Simpang Unimed, Jl. Williem Iskandar No.22/k, Medan
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Cybernetics: Journal of Research and Educational Studies
Published by Pusdikra Publishing
ISSN : -     EISSN : 27742490     DOI : -
Core Subject : Education,
Cybernetics is Journal of Research and Educational Studies diperuntukkan sebagai sarana publikasi bagi para pendidik seperti Guru, Dosen, Pengawas, Konsultan, mahasiswa, dan peneliti untuk menyumbangkan hasil studi dan penelitiannya di bidang yang berkaitan dengan pendidikan dan pembelajaran.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 245 Documents
Manajemen Keuangan Pendidikan Di Pondok Pesantren Darul Iman Aceh Tenggara Haruddin Haruddin
Cybernetics: Journal Educational Research and Social Studies Volume 4 Nomor 1 Januari 2023
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cjerss.v4i1.1143

Abstract

Penelitian ini merupakan suatu deskriptif tentang implementasi manajemen keuangan di Pondok Pesantren Darul Iman Aceh Tenggara. Hasil dari penelitian ini berupaya untuk memberikan gambaran tentang konsep Islam dalam pembiyaan pendidikan di lembaga pendidikan islam. Metode penelitian dalam memproleh data digunakan metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian ditemukan bahwa pertanggungjawaban keuangan di Pondok Pesantren Darul Iman dalam bentuk laporan bulanan dan tahunan yang dilaporkan kepada pimpinan,pengawasanbulanan khususnya dilakukan bendahara kepada Kyai. Bendahara melaporakan setiap laporan kegiatan yang menyangkutkeuangan dari setiap kegiatan dan bagian, yangdilaporkan berupapembuktian penerimaan, penyimpanan dan pembayaran kepada pihakpihakyang bersangkutan yang kemudian dilaporkan bendahara kepada Pimpinan Pondok Pesantren Darul Iman Aceh Tenggara. Sedangkan untuk operasional yang berasaldari pemerintahseperti dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dikoreksioleh masing-masing Kepala Sekolah Madrasah baik jenjang Aliyah maupun Tsanawiyah tanpa melibatkan PimpinanPondok Pesantren dalam halpengoreksian BOS dan langsung diserahkan kepadapemerintah. Hal yang utama dilakukan pembiayaan pendidikan Islam adalah dengan melibatkan seluruh komponen Pesantren dan madrasah dalam menyelesaikan permasalahan pendidikan. Karena dengan melibatkan pihak-pihak komponen sekolah dalam penyelenggaran pembiayaan pendidikan maka akan ada solusi
Bimbingan Konseling Islami Dalam Membentuk Karakter Dan Etika Akademik Mahasiswa STIT Babussalam Aceh Tenggara Muhammad Zulfhadli
Cybernetics: Journal Educational Research and Social Studies Volume 4 Nomor 1 Januari 2023
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cjerss.v4i1.1144

Abstract

Pendidikan sesungguhnya merupakan media untuk menyiapkan manusiamemiliki otonomi, kemandirian, dan kemampuan untuk tidak sekedar hidup di dunia tapi jugaterlibat dalam proses transformasi dunia. Dunia pendidikan tinggi telah kehilanganyaitu kehilangan ketajaman nalar kritiknya atas dunia publik yang tidak sesuai dengan idealism akademik, dan pada saat yang sama tidak mampu menawarkan kemungkinan-kemungkinan dikembangkannya wilayah-wilayah publik yang demokratis (democratic public spheres). Ini merupakan alarm bagi eksistensi pendidikan tinggi, yang seharusnya, menjadi bagian dariinstitusi sosial yang ikut mendorong terbentuknya masyarakat etis-demokratis. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan pendekatan deskriptif dalam memproleh data. Hasil penelitian diproleh bahwa pendidikan tinggi kecenderungan dominan penelitian-penelitian akademik yang dilakukan dalam duniapendidikan tinggi lebih mengarah pada penggunaan teori Barat untuk memahami konteks local, tapi jarang sekali ada penelitian yang menjadikan konteks lokal sebagai basis untukmengonstruksi teori.Akibatnya,dunia pendidikan tinggi miskin sekali melahirkan teori-teori baru yang berbasis pada kontekslokal, dan pada gilirannya, dunia pendidikan tinggi lebih berperan sebagai konsumen daripadaprodusen ilmu. Ini menandakan bahwa proses pendidikan dan pengajaran di pendidikan tinggi baru sebataspada tahap penerimaan teori, konsep, dan pengetahuan, yang lebih menekankan aspekpemahaman. Disinilah upaya yang dilakukan STIT Babussalam Aceh Tenggara yang menekankan peran dosen sebagai penasehat akademik untuk melayani mahasiswa dengan konsep-konsep konseling Islami.Berkenaan dengan dimensi spritual dalam konseling Islami, Allah ditempatkan pada posisi Konselor Yang Maha Agung, satu-satunya tempat manusia menyerahkan dan mendekatkan diri serta mengkonsultasikan permasalahannya, sebagai sumber memperoleh keberanian dan kekuatan bagi penyelesaian masalah, sumber pemberian keberanian dan kesembuhan.Jadi upaya layanan konseling islami yang diharapkan disini adalah agar mahasiswa menjadi manusia yang unggul dan berkarakter dan memiliki etika akademik
Analisis Manajemen Strategi Dan Mutu Layanan Perpustakaan Daerah Studi Kasus Perpustakaan Daerah Stabat Kab. Langkat Nuraini, Muhizar Muchtar, Endah Retno Suci
Cybernetics: Journal Educational Research and Social Studies Volume 4 Nomor 1 Januari 2023
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cjerss.v4i1.1147

Abstract

This thesis discusses the strategic management and service quality of the regional library, a case study of the regional library stabat of Langkat Regency. This research uses a qualitative approach, as an effort to provide answers to the problems that have been described, because it uses a descriptive analysis approach using data collection techniques through observation, interviews and documentation. The results of the study can be concluded that based on the results of research on Strategic Management Analysis and Library Service Quality Case Studies Regional Libraries Stabat Kab. Langkat, the research can draw the following conclusions: The management that is structured refers to the vision, mission and goals of the library. Because achieving this quality is inseparable from the vision, mission and goals of the library, they are the main reference in building a library so that it can be achieved properly. The vision of the madrasah principal will determine which way the library institution is taken, because if the madrasah head does not have far-sighted vision, he will only carry out his duties as a daily routine, without knowing what progress he must achieve within a certain time. Obstacles in improving the quality of service in this case specifically the researchers formulated that there were 2 obstacles that existed in the Langkat district library, namely in terms of human resources and program financing budgets. The solution to the problem of quality improvement is to collaborate with government agencies. Continuous improvement. This is done by the head of the library to help reduce costs used for funding in running the program costs used for funding in running library programs that support library quality, carry out educational activities to increase staff professionalism such as comparative studies, workshops. This is done by the head of the library with the aim of establishing good cooperation in accepting new students and improving the quality of staff through training.
Internalisasi Nilai-Nilai Multikultural Dalam Pembelajaran Akidah Akhlak Di Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Langkat Irfansyah, Muhizar Muchtar, Ahmad Fuadi
Cybernetics: Journal Educational Research and Social Studies Volume 4 Nomor 1 Januari 2023
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cjerss.v4i1.1157

Abstract

MTs N 1 Langkat is one of the Madrasahs located in Tanjung Pura District. Students who study at MTs N 1 Langkat come from a variety of backgrounds, both in terms of language, ethnicity, culture, social status, educational background, and descent. This is considered necessary for the cultivation of multicultural values in learning akidah akhlak at MTs N 1 Langkat because it refers to the vision and mission of the madrasa, one of which is as an individual and social being oriented to the pleasure of God and able to apply it in everyday life. In this study, researchers used a qualitative approach and case study research type. The techniques used to collect data are: interviews, observation, and documentation. The learning process of Akidah Akhlak learning in internalizing multicultural values begins with teacher planning in formulating the objectives to be conveyed in the learning process until the end of learning. The stages of internalization of multicultural education values in Akidah Akhlak learning at MTs N 1 Langkat First, the transformation stage of multicultural education values of students at MTs N 1 Langkat which is the initial stage in the form of an explanation of the values of multicultural education that are important for life that has cultural and religious diversity. Second, the value transaction stage which is the second stage with direct interaction with students who are gathered in the field during rows. Third, the transinternalization stage is the final stage of internalizing multicultural education values. Not only physical interaction but inner interaction and personality and mental attitudes that contain the value of tolerance, the value of unity, the value of sameness / equality, and the value of kinship or brotherhood. The supporting factor of the internalization of multicultural values in the learning of moral creed is the process of cooperation between the principal, the teaching staff of MTs N 1 Langkat and students who can respond well. While the inhibiting factor of the internalization is the lack of knowledge of students related to the meaning of multicultural so that many deviations made by students and also inadequate infrastructure in the learning process takes place.
Psikoanalisis Sigmund Freud Dalam Penerapan Pembinaan Akhlak Siswa Di Kelas VII MTsN 1 Langkat Nabila LBS, Muhizar Muchtar, Zaifatur Ridha
Cybernetics: Journal Educational Research and Social Studies Volume 4 Nomor 1 Januari 2023
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cjerss.v4i1.1179

Abstract

To know the theory of psychoanalysis according to Sigmund Freud. To find out the application of student moral development at MTsN Langkat. To find out Sigmund Freud's psychoanalysis in the application of student moral development in class VII MTsN Langkat. Field research was used to obtain the data needed in this study, namely by using data collection tools through observation, interviews or structured interviews, and documentation. The data obtained was then processed and analyzed. In this study, qualitative research was used with an analytical description approach, namely by describing the research results obtained through structured interviews on research sources. The results of the research Psychoanalytic theory is a theory that discusses the nature and development of personality forms possessed by humans. The main elements in this theory are motivation, emotions and other aspects of personality. The basis of psychoanalytic theory is to assume that personality will begin to develop when there are conflicts from the psychological aspects themselves. These symptoms usually occur in children or at an early age. Then Sigmund Freud's opinion about human personality is based on the experiences of his patients. Sigmund Freud was a psychological scientist known for his ideas about the human personality based on his analysis of dreams, and his extensive reading of various scientific and humanitarian literature. These experiences became the basic data for the evolution of Freud's theory of personality, or what we know as psychoanalytic theory. For Freud, this theory tends to follow observations in the concept of personality, so that it will continue to undergo revisions, even up to the last 50 years of his life. Efforts to develop morals as a support for learning in order to achieve the learning objectives themselves, various efforts are made in fostering the morals of students so that they become human beings who practice their religious teachings, namely Islam, namely by instilling religious values or moral values. The moral values instilled are as follows: Weekly worship/reading Surah Yasin before entering school for one forty-five minutes/tausyah, noon prayer in congregation, prayer room picket, plus extracurricular activities such as: Finish reading the Qur'an 'an, the art of reading the Koran, syarhil qur'an, here Islamic such as: nasyid, Islamic poetry, guidance for youth on morals, and commemoration of Islamic holidays. Which in essence is in fostering student morals with three important things as an effort, namely instilling and awakening religious beliefs, instilling social ethics and instilling good habits. Keywords: Psychoanalysis, Sigmund Freud, Moral Development.
Upaya Meningkatkan Kompetensi Psikomotorik Melalui Model Diskursus Multy Reprecentacy Pada Siswa MTs. Yaspen Muslim Pematang Tengah Afriza Yati, M. Ali Mukhlis, Ahmad Fuadi
Cybernetics: Journal Educational Research and Social Studies Volume 4 Nomor 1 Januari 2023
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cjerss.v4i1.1180

Abstract

Based on the results of observations at the research location, the authors found one of the problems that hindered the improvement of students' psychomotor abilities, namely that the cooperative-based learning model had not been implemented maximally involving student activity. In addition to learning at MTs. Private Yaspen Muslim Pematang Tengah is not yet student-centered, in other words, learning activities are still teacher-centered as the subject of learning. Thus it becomes a benchmark for writers to conduct research using the Classroom Action Method in order to improve students' psychomotor competence through the Multi Representation Discourse model. This study used the results of observations, interviews, documentation and used test techniques for 3 (three) cycles. After carrying out these series of actions, the researcher can draw the conclusion that efforts to improve students' understanding skills through the Multi Representation Discourse Learning model in the field of Jurisprudence for Class IX MTs students. Private Yaspen Muslim has been implemented well and there has been an increase since the beginning of the pre-cycle, namely the number of students who received an average score of 56.55 students who received a complete score in the field of Jurisprudence, in Cycle I it increased to 63 students who completed learning activities Jurisprudence on material understanding. In Cycle II the level of student completeness in learning Jurisprudence was 78.4 in Class IX MTs. Private Yaspen Muslim. Then analyzed from Cycle III the student completeness reached 89.8. So it can be concluded that efforts to improve students' psychomotor competence can be done through the Multi Representation Discourse model.
Peningkatan Hasil Belajar Matematika Materi Bangun Ruang Sisi Datar Model Search, Solve, Create, And Share Pada Kelas VIII.C Di MTS Negeri 2 Pidie Jaya Nurazizah Nurazizah
Cybernetics: Journal Educational Research and Social Studies Volume 3 Nomor 4 Oktober 2022
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cjerss.v3i4.1205

Abstract

Hasil belajar matematika materi bangun ruang sisi datar Kelas VIII-C MTs Negeri 2 Pidie Jaya Pidie Jaya masih rendah disebabkan karena guru dalam proses pembelajaran lebih banyak menggunakan metode ceramah dan pemberian tugas. Pemanfaatan media dalam pembelajaran kurang, sehingga siswa merasa sulit dalam memahami materi dan jenuh dalam pembelajaran. Permasalahan tersebut harus segera diselesaikan dengan penggunaan model pembelajaran yang tepat. Model pembelajaran yang menitik beratkan pada keaktifan siswa membantu siswa memahami materi bangun ruang sisi datar. Siswa perlu diberi kesempatan untuk aktif dalam pembelajaran. Apabila hal tersebut dilakukan maka akan membuat pembelajaran lebih menyenangkan dan tidak membosankan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka dilakukan penelitian tindakan kelas yang berjudul “Peningkatan Hasil Belajar Matematika Materi Bangun Ruang Sisi Datar Model Search, Solve, Create, and Share pada Kelas VIII.C di MTs Negeri 2 Pidie Jaya”. Subyek penelitian adalah guru dan siswa kelas VIII.C MTs Negeri 2 Pidie Jaya. Teknik pegumpulan data menggunakan tes dan nontes. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan analisis deskriptif kualitatif. Simpulan yang diperoleh adalah kemampuan siswa yang diajar menggunakan model Search, Solve, Create, and Share pada materi bangun ruang sisi datar Kelas VIII.C di MTs Negeri 2 Pidie Jaya tahun ajaran 2016/2017 dapat mencapai ketuntasan Siklus I dengan 55% rata-rata 73,84 dan siklus II 91% dengan rata-rata 84,77. Hasil tersebut menunjukkan adanya peningkatan dari siklus I ke siklus II. Berdasarkan hasil yang diperoleh, dapat diambil simpulan bahwa model pembelajaran Search, Solve, Create, and Share dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
Penerapan Model Pembelajaran Number Head Together Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Al-Qur’an Hadits Materi Keseimbangan Hidup Di Dunia Dan Akhirat Pada Siswa Kelas VIII-C MTS Negeri 2 Pidie Jaya Cut Qadriah
Cybernetics: Journal Educational Research and Social Studies Volume 3 Nomor 4 Oktober 2022
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cjerss.v3i4.1206

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk menjawab permasalahan, apakah penerapan model pembelajaran numbered head together (NHT) terhadap hasil belajar siswa, dalam pembelajaran al-Qur’an Hadis materi keseimbangan hidup di dunia dan akhirat kelas VIII-C MTs Negeri 2 Pidie Jaya tahun ajaran 2017/2018. Dari data awal yang diperoleh, nilai terendah yang didapat siswa adalah dengan rata-rata kelas 57,05. Siswa yang tuntas KKM sebanyak 18% dan siswa tidak tuntas sebanyak 82%. Untuk meningkatkan hasil belajar Al Qur’an Hadist di kelas VIII-C tersebut dengan menerapkan model Number Head Together . Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah model Number Head Together dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam Pembelajaran Al Qur’an Hadist di Kelas VIII-C MTs Negeri 2 Pidie Jaya. Tujuan penelitian adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam Pembelajaran Al Qur’an Hadist di Kelas VIII-C MTs Negeri 2 Pidie Jaya. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam 2 siklus, masing-masing terdiri dari satu pertemuan. Setiap siklus terdiri atas 4 tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah guru dan siswa Kelas VIII-C MTs Negeri 2 Pidie Jaya. Teknik pengumpulan data menggunakan tes. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Persentase ketuntasan klasikal pada siklus I 41%, meningkat pada siklus II menjadi 95%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah model Number Head Together dapat meningkatkan kualitas Pembelajaran Al Qur’an Hadist hasil belajar siswa. Saran bagi guru adalah hendaknya dalam mengajar menggunakan model pembelajaran dan media yang bervariasi dan sesuai materi antara lain dengan menerapkan model Number Head Together.
Meningkatkan Kualitas Pembelajaran IPA Materi Dampak Pencemaran Bagi Kehidupan Melalui Model Direct Instruction Dengan Media Audiovisual Pada Siswa Kelas VII-B MTS Negeri 2 Pidie Jaya Nilawati Nilawati
Cybernetics: Journal Educational Research and Social Studies Volume 3 Nomor 4 Oktober 2022
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cjerss.v3i4.1207

Abstract

Berdasarkan observasi dan refleksi peneliti di Kelas VII-B MTs Negeri 2 Pidie Jaya ditemukan beberapa masalah dalam pembelajaran IPA yaitu keterampilan guru belum optimal dalam melakukan inovasi pembelajaran, keaktifan siswa rendah, dan hasil belajar mencapai ketuntasan klasikal 27%. Penerapan model Direct Instruction dengan media Audiovisual diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran IPA. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah “Bagaimanakah cara meningkatkan kualitas pembelajaran IPA pada siswa Kelas VII-B MTs Negeri 2 Pidie Jaya?”. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPA melalui Model Direct Instruction (DI) dengan media Audiovisual pada siswa Kelas VII-B MTs Negeri 2 Pidie Jaya. Penelitian tindakan kelas ini terdiri atas empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas dua pertemuan. Subjek penelitian ini adalah guru dan 22 siswa Kelas VII-B MTs Negeri 2 Pidie Jaya. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes untuk mengetahui hasil belajar siswa dan nontes berupa observasi, dan dokumentasi untuk mengetahui keterampilan guru dan aktivitas siswa. Teknik analisis data terdiri atas analisis data kualitatif, dan analisis data kuantitatif. Hasil penelitian diketahui keterampilan guru pada siklus I memperoleh skor 42 dengan kategori baik, siklus II memperoleh skor 49 dengan kategori sangat baik. Aktivitas siswa pada siklus I memperoleh skor 11,68 dengan kategori baik, pada siklus II memperoleh skor 16,41 dengan kategori baik. Hasil belajar siswa pada siklus I mengalami ketuntasan klasikal sebesar 45%, siklus II mengalami ketuntasan 95%. Simpulan dalam penelitian ini adalah melalui model Direct Instruction dengan media Audiovisual dapat meningkatkan keterampilan guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar pada siswa Kelas VII-B MTs Negeri 2 Pidie Jaya Kecamatan Meureudu. Saran bagi guru dapat meningkatkan kualitas pembelajaran IPA dan penelitian ini juga dapat dijadikan acuan dalam pembelajaran lainnya.
Peningkatan Hasil Belajar Pemecahan Masalah Matematika Materi Himpunan Model Pembelajaran Tipe Group Investigation Pada Siswa Kelas VII-C Di Mts Negeri 2 Pidie Jaya Jasmani Jasmani
Cybernetics: Journal Educational Research and Social Studies Volume 3 Nomor 4 Oktober 2022
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cjerss.v3i4.1208

Abstract

Matematika memiliki karakteristik sebagai mata pelajaran dengan objek yang bersifat abstrak. Seorang guru di kelas dituntut untuk melakukan inovasi-inovasi dalam pembelajaran yang produktif. Saat ini telah banyak digunakan berbagai inovasi model pembelajaran diantaranya adalah Group Investigation. Salah satu aspek penting yang termuat dalam tujuan pembelajaran matematika adalah kemampuan pemecahan masalah matematika. Kemampuan pemecahan masalah siswa di Indonesia masih tergolong rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektitan model pembelajaran tipe Group Investigation terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika pada siswa kelas VII-C. Subjek pada penelitian ini yaitu guru dan siswa Kelas VII-C MTs Negeri 2 Pidie Jaya Kecamatan Meureudu tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 22 siswa. Selain itu, peneliti mengunakan jenis penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus dilaksanakan melalui 4 tahap, yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Hasil rata-rata nilai tes formatif siklus I yaitu 72,16 dengan ketuntasan 59%. Rata-rata nilai tes formatif siklus II meningkat 85,80 dengan ketuntasan belajar siswa 95%. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Group Investigation terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika meningkatkan hasil belajar siswa Kelas VII-C MTs Negeri 2 Pidie Jaya Kecamatan Meureudu.