cover
Contact Name
Diana Fithri Lestari
Contact Email
jurnalwellbeing2017@gmail.com
Phone
+62321-876040
Journal Mail Official
jurnalwellbeing2017@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH Wahab Chasbullah IV, Tambakberas, Jombang
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
Well Being
ISSN : 24772704     EISSN : 26157519     DOI : https://doi.org/10.51898/wb
Core Subject : Health,
Ruang lingkup Jurnal Well Being meliputi, penelitian kesehatan khususnya ilmu keperawatan dan kebidanan
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 2 (2016): well Being" : 7 Documents clear
EFFECT OF COUNSELING ON THE LEVEL KNOWLEDGE OF HYPERTENSIVE PATIENTS ABOUT LOW SALT DIET IN THE LEMAHBANG VILLAGE DERMOLEMAHBANG DISTRICTS SARI REJO LAMONGAN DISTRICT Fitriasih, Fitriasih; Santoso, Shelfi Dwi Retnani Putri
WELL BEING Vol 1 No 2 (2016): well Being
Publisher : LPPM STIKes Bahrul Ulum Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51898/wb.v1i2.128

Abstract

Hipertensi merupakan faktor resiko utama dari penyakit jantung dan stroke. Penyakit hipertensi juga bisa disebut sebagai the silent disease karena tidak terdapat tanda-tanda yang dapat dilihat dari luar sehingga perlu pembatasan konsumsi garam, Maksimal 2 gr garam dapur perhari dan menghindari makanan yang kandungan garamnya tinggi karena mengkonsumsi garam berlebih dapat meningkatkan tekanan darah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaru penyuluhan terhadap tingkat pengetahuan penderita hipertensi tentang diit rendah garam di Dusun Lemahbang Desa Dermolemahbang Kecamatan Sarirejo Kabupaten Lamongan. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan desain penelitian Pra-eksperiemen (One-group Pra-test-post test Design) dengan uji Wilcoxon menggunakan SPSS 16. Besar sampel 36 responden dan teknik sapling total sapling dimana sampelnya adalah penderita hipertensi di Dusun Lemahbang Desa Dermolemahbang Kecamatan Sari Rejo Kabupaten Lamongan. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan responden sebelum dilakukan penyuluhan sebagian besar kurang yaitu 25 responden (69.5%), pengetahuan responden setelah dilakukan penyuluhan sebagian besar baik yaitu 32 responden (88.9%). Didapatkan ρ = 0,000, dimana ρ < 0,05 sehingga H1 diterima yang berarti terdapat perbedaan antara pengaruh pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan. Hal ini menunjukkan bahwa penyuluhan bisa mempengaruhi tingkat pengetahuan penderita hipertensi. Kata Kunci: Penyuluhan, pengetahuan, hipertensi, diit rendah garam
THE RELATIONSHIP BETWEEN PARENTS COMMUNICATION BEHAVIOUR AND CHILDREN SOCIAL BEHAVIOUR IN MI MAJASEM 1 KENDAL NGAWI REGENCY Hamdani, Hanif Lian
WELL BEING Vol 1 No 2 (2016): well Being
Publisher : LPPM STIKes Bahrul Ulum Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51898/wb.v1i2.129

Abstract

Komunikasi paling sering terjadi dalam keluarga, yaitu meliputi komunikasi antar suami-istri dan orang tua-anak yang dimana komunikasi seperti ini disebut komunikasi antar individu yang berfungsi untuk meningkatkan keharmonisan dan hubungan sosial antar keluarga. Tujuan Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara perilaku komunikasi orang tua dengan perilaku sosial anak di MI Majasem I Kendal kabupaten Ngawi. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain analitik korelasi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas 5 di MI Majasem I Kendal kabupaten Ngawi sebanyak 35 responden sampling menggunakan Total sampling. Sampel yang akan diambil 35 responden siswa kelas 5 di MI Majasem I Kendal kabupaten Ngawi. Pengumpulan data dengan lembar kuesioner yang berupa beberapa penyataan. Setelah data terkumpul selanjutnya dilakukan Editing, Coding, Scoring, Tabulating dan Analyting dan menggunakan uji Rank Spearman yang diolah memakai perangkat SPSS 16 for windows. Hasil penelitian didapatkan signifikansi (p=0,000) < α 0,05, maka H1 diterima yang berarti ada hubungan perilaku komunikasi orang tua dengan perilaku sosial anak di MI Majasem 1 Kendal Kabupaten Ngawi. Perilaku komunikasi orang tua dapat dihubungkan dengan perilaku sisoal anak, jika perilaku komunikasi orang tua baik maka perilaku sosial anak juga baik. Kata Kunci: Perilaku Komunikasi Orang Tua, Perilaku Sosial Anak.
RELATION OF KNOWLEDGE LEVEL ABOUT URIC ACID WITH RELAPSE URIC ACID TO THE PATIENT THAT HAVE URIC ACID IN SUGIHWARAS VILLAGE BOJONEGORO DISTRICT Rochib, Ingga Ertya
WELL BEING Vol 1 No 2 (2016): well Being
Publisher : LPPM STIKes Bahrul Ulum Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51898/wb.v1i2.130

Abstract

Asam Urat sekarang ini telah menjadi sebuah penyakit yang sering kali di alami oleh orang-orang yang berusia 30 tahun keatas. Penyakit ini bukan merupakan penyakit yang ringan, karena jika sedang meradang sungguh tidak dapat terbayangkan rasa sakit yang akan dirasakan para penderitanya. Kurangnya pengetahuan penderita tentang apa yang menyebabkan kekambuhannya akan meningkatkan kekambuhan pada asam urat pada kehidupan sehari-hari. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pengetahuan asam urat dengan terjadinya kekambuhan asam urat pada penderita asam urat di Desa Sugihwaras Kecamatan Sugihwaras Kabupaten Bojonegoro. Desain penelitian ini adalah analitik korelasional, dengan pendekatan cross sectional populasi 44 responden, sampel 44 responden, teknik pengambilan sampel total sampling. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar yaitu pengetahuan kurang 30 responden (68,18%). Didapatkan dari hasil uji rank sperman p = 0,000, dengan tingkat keeratan hubungan 943 yang berarti sangat erat hubungannya. dimana p < 0,05 sehingga H1 diterima, yang artinya ada hubungan tingkat pengetahuan tentang asam urat dengan terjadinya kekambuhan asam urat pada penderita asam urat di Desa Sugihwaras Kecamatan Sugihwaras Kabupaten Bojonegoro .Oleh karena itu bagi penderita asam urat untuk meningkatkan pengetahuannya tentang asam urat dan dapat mengetahui apa saja yang dapat menyebabkan asam urat kambuh sehingga dapat mengaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari Hipertensi merupakan faktor resiko utama dari penyakit jantung dan stroke. Kata Kunci: Pengetahuan, kekambuhan asam urat, penderita asam urat
THE CORRELATION BETWEEN MOTHER’S KNOWLEDGE ABOUT FOOD SANITATION AND DIARRHOEA DISEASE CASE OF UNDER 3 YEARS BABY AT SUMBERJO KIDUL VILLAGE, SUKOSEWU DISTRICT, BOJONEGORO REGENCY Mita, Ira Kristiya
WELL BEING Vol 1 No 2 (2016): well Being
Publisher : LPPM STIKes Bahrul Ulum Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51898/wb.v1i2.131

Abstract

Angka kejadian diare di Indonesia sampai saat ini mortalitasnya masih tinggi khususnya pada balita. Menurut Soetjiningsih (2010), salah satu faktor penyebab diare adalah kurangnya pengetahuan ibu tentang sanitasi makanan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang sanitasi makanan dengan kejadian diare pada balita di Desa Sumberjo Kidul Kecamatan Sukosewu Kabupaten Bojonegoro. Penelitian ini menggunakan desain penelitian analitik korelasional dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional yang populasinya 287 ibu balita dan 72 sampel. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu Simple Random Sampling. Hasil pada penelitian ini sebagian responden berpengetahuan cukup sebesar 36 responden (50,0%) dan balita yang sebagian besar tidak mengalami diare sebanyak 61 responden (84,7%). Variabel penelitian dianalisa dengan menggunakan uji Spearman Rho dengan hasil signifikasi 0,000 < 0,05 dengan nilai r 0,449 derajat keeratan sedang maka ada hubungan pengetahuan ibu tentang sanitasi makanan dengan kejadian diare pada balita di Desa Sumberjo Kidul Kecamatan Sukosewu Kabupaten Bojonegoro. Dalam hal ini faktor yang mempengaruhi terjadinya diare yang tidak diteliti adalah faktor infeksi, malabsorbsi, dan perilaku. Kata Kunci: Pengetahuan, Sanitasi Makanan, Diare
HEALTH AWARENESS OF HOW THE CAPABILITY CHILDREN PRE-SCHOOL WHITIN DO HAND WASH IN KINDERGARTEN NURUL UMMAH 23 PADANGAN BOJONEGORO Arifin, M Zainal
WELL BEING Vol 1 No 2 (2016): well Being
Publisher : LPPM STIKes Bahrul Ulum Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51898/wb.v1i2.132

Abstract

Timbulnya perilaku sehat didasari pada pemahaman kesehatan yang berasal dari pendidikan. Sehingga pendidikan kesehatan sangat diperlukan terutama di lingkungan sekolah mengingat tujuan akhir dari pendidikan ksehatan adalah agar anak-anak dapat mempraktekkan cara berperilaku hidup sehat seperti cara berperilaku cuci tangan yang benar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap cara cuci tangan pada anak usia pra sekolah. Desain penelitian ini dengan menggunakan “Pra experimental “(One Group Pra Test – Post Test Design). Sampel penelitian ini adalah semua anak usia pra sekolah di TK Nurul Ummah 23 (0 Besar) Padangan Bojonegoro. Tekinik samplingnya secara total sampling dengan responden sebanyak 24 responden. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrumen observasi sebelum dan sesudah pemberian “Pendidikan Kesehatan“. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa (16%) baik, (84%) cukup. Cara menganalisanya dengan menggunakan “Uji Wilcoxon“dengan tingkat signifikan P ≤ 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku cuci tangan sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan pada subyek tingkat signifikasinya adalah P = 0,000. Kesimpulan ada pengaruh yang signifikan antara pendidikan kesehatan terhadap cara cuci tangan yang benar. Itu berarti memperbaiki cara cuci tangan yang benar pada anak usia pra sekolah menjadi lebih baik. Kata Kunci: Pendidikan Kesehatan, Cara Cuci Tangan
RELATIONS SELF CONCEPT WITH DEPRESSION AND PATIENTS OF LEPROSY IN HEALTH CENTER TUBAN, SUBDISTRICT TUBAN, REGENCY OF TUBAN CITY Herlina, Rindha Ika
WELL BEING Vol 1 No 2 (2016): well Being
Publisher : LPPM STIKes Bahrul Ulum Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51898/wb.v1i2.133

Abstract

Pada beberapa penderita kusta di Puskesmas Tuban penderita menolak, melihat, dan menyentuh bagian tubuh yang berubah akibat cacat, ini merupakan salah satu tanda perubahan psikologis dan tingginya angka kejadian kusta di Puskesmas Tuban akan menimbulkan dampak bagi penderita kusta pada aspek mental yaitu akan mengalami perasaan malu serta depresi. Penelitian ini bertujuan untuk Untuk mengetahui hubungan konsep diri dengan depresi pada penderita kusta di Puskesmas Tuban Kecamatan Tuban Kabupaten Tuban. Metode penelitian ini merupakan deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini 43 responden dan sampel dalam penelitian ini yaitu Sebagian pasien kusta di Puskesmas Tuban Kecamatan Tuban Kabupaten Tuban yang memenuhi kriteria sampel sebesar 30 pasien kusta, secara non probalitiy sampling yaitu purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara konsep diri dengan depresi pada penderita kusta dengan tingkat signifikasi α=0,05 didapatkan p=0,000 (<0,05). Apabila seseorang itu memahami dirinya sendiri atau mengkonsep dirinya sendiri lebih baik, maka penderita akan lebih mengerti atau lebih mudah untuk mengatasi depresi yang diakibatkan penyakit yang dialaminya, sehingga seseorang akan merasa depresinya sudah ringan dan dapat mengetahui faktor-faktor konsep diri seperti orang terdekat dan self perception dengan baik. Kata Kunci: Konsep Diri, Depresi, Penderia Kusta.
INFLUENCE DIABETIC EXERCISE TO BLOOD SUGAR OF ELDERLY MAN THAT HAVING MELITUS DHIARREA DISEASE IN UPT SOCIAL SERVICE TO ELDERLY MAN IN PASURUAN LOCATED IN BABAT LAMONGAN DISTRICT Avriana, Yulia
WELL BEING Vol 1 No 2 (2016): well Being
Publisher : LPPM STIKes Bahrul Ulum Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51898/wb.v1i2.134

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit kencing manis yang termasuk kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemi karena kelainan sekresi, kerja insulin atau keduanya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh senam diabetik terhadap kadar gula darah pada lansia penderita diabetes melitus di UPT Pelayanan Sosial Lanjut Usia Pasuruan yang berlokasi di Babat Kabupaten Lamongan. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan desain Pra- eksperimental (one-group pra-post test design) dengan uji T-Test menggunakan SPSS 16. Besar sampel 10 responden dan teknik total sampling dimana sampelnya adalah lansia penderita diabetes melitus di di UPT Pelayanan Sosial Lanjut Usia Pasuruan yang berlokasi di Babat Kabupaten Lamongan. Hasil penelitian menunjukan kadar gula darah responden sebelum dilakukan senam diabetik sebagian besar tinggi yaitu 10 responden (100%), kadar gula darah setelah dilakukan senam diabetik pre-diabet yaitu 7 responden (70%), tinggi 3 responden (30%). Didapatkan p = 0.008, diamana p < 0,05 sehingga H1 diterima yang berarti terdapat pengaruh antara kadar gula darah sebelum dan sesudah diberikan senam diabetik. Hal ini menunjukan bahwa senam diabetik bisa menurunkan kadar gula darah penderita diabetes melitus, namun ada faktor lain yang ikut mempengaruhi diabetes melitus yaitu: keturunan. Kata Kunci: Senam Diabetik, Kadar Gula Darah, Diabetes Melitus.

Page 1 of 1 | Total Record : 7