cover
Contact Name
Nisaul Barokati Selirowangi
Contact Email
nisa@unisda.ac.id
Phone
+6282234853344
Journal Mail Official
Istiqomah@unisda.ac.id
Editorial Address
Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Islam Darul Ulum (UNISDA) Jl. Airlangga 03 Sukodadi Lamongan, Jawa Timur 62253
Location
Kab. lamongan,
Jawa timur
INDONESIA
Agroradix : Jurnal Ilmu Pertanian
ISSN : -     EISSN : 26210665     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
AGRORADIX "Jurnal Ilmu Pertanian" : is a research journal published by agriculture faculty, Darul ‘Ulum Islamic University (UNISDA) of Lamongan. Agroradix provides a forum for the publication of scientific articles in the scope of agricultural sciences with priority on plantation, horticulture, crop protection, and aspects of postharvest. This journal is published twice times annually, June and December.
Articles 238 Documents
Optimalisasi Pemanfaatan Pekarangan Melalui Pengembangan Model Kawasan Rumah Pangan Lestari (m-KRPL) dalam Mendukung Penerapan Teknologi Budidaya Sayuran Organik di Sulawesi Tenggara Edi Tando
AGRORADIX : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 2 No 1 (2018): December 2018
Publisher : Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Islam Darul 'Ulum (UNISDA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/agroteknologi.v2i1.1281

Abstract

Isu ketahanan pangan merupakan fokus utama dalam kebijakan operasional pembangunan pertanian. Pemanfaatan lahan pekarangan belum optimal dilakukan masyarakat. Kementerian Pertanian merintis model Kawasan Rumah Pangan Lestari (m-KRPL). Tujuan penyusunan makalah ialah untuk memberikan informasi tentang Optimalisasi pemanfaatan pekarangan melalui melalui pengembangan model Kawasan Rumah Pangan Lestari (m-KRPL) dalam mendukung penerapan teknologi budidaya sayuran organik di Sulawesi Tenggara. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa optimalisasi pemanfaatan pekarangan dapat diwujudkan melalui model Kawasan Rumah Pangan Lestari (m-KRPL) yang dapat mendukung penerapan teknologi budidaya sayuran organik di Sulawesi Tenggara. Komoditas sayuran organik memiliki potensi besar untuk dikembangkan secara lestari dalam usaha diversifikasi pangan sebagai model diseminasi inovasi teknologi pertanian. Produk yang dihasilkan melalui pengembangan m-KRPL dan replikasinya menjadi Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) berupa komoditi segar dan organik. Keberhasilan pengembangan m-KRPL harus didukung oleh tujuh pilar keberlanjutan.
Penekanan Penyakit Karat Daun Pada Kedelai Akibat Phakopsora pachyrhizi Syd. Menggunakan Mikoriza Indigenous Pada Tanah Litosol Ambar Susanti; Mazidatul Faizah; Muh. Lutfi Syaiul Khamid
AGRORADIX : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 2 No 1 (2018): December 2018
Publisher : Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Islam Darul 'Ulum (UNISDA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/agroteknologi.v2i1.1282

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh mikoriza indigenous terhadap tekanan serangan penyakit karat daun Phakopsora pachyrhizi Syd pada tanaman kedelai di tanah litosol. Penelitian dilaksanakan di laboratorium Agroekoteknologi dan lahan percobaan di Universitas KH.A. Wahab Hasbullah. Rancangan penelitian menggunakan RAK factorial dengan metode eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perlakuan inokulasi dengan kerapatan pustule yang diuji pada tanaman kedelai pada media tanah litosol tidak berpengaruh nyata terhadap persentase intensitas penyakit pada kedelai. Perlakuan K2M2 pada tanaman kedelai yang diuji mempunyai intensitas penyakit karat daun P. pachyrhizi Syd. terendah (8,03 persen) dengan nilai kandungan fenol tertinggi(4,67 persen) pada perakarannya, yang dapat membantu meningkatkan ketahanan tanaman kedelai terhadap infeksi pathogen P. pachyrhizi Syd. Mikoriza sudah menginfeksi perakaran tanaman kedelai yang diuji tujuh hari setelah inokulasi pada media tanah litosol.
POTENSI GALUR HARAPAN KACANG PANJANG POLONG UNGU Astrid Ika Paramitha; Damanhuri Damanhuri; Kuswanto Kuswanto
AGRORADIX : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 2 No 1 (2018): December 2018
Publisher : Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Islam Darul 'Ulum (UNISDA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/agroteknologi.v2i1.1284

Abstract

Kacang panjang (Vigna unguiculata var sesquipedalis (L) adalah satu dari tanaman sayuran yang memiliki keanekaragaman genetik yang luas. Namun, produksi kacang panjang masih belum mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri. Salah satu penghambat rendahnya produksivitas kacang panjang yaitu kutu daun (Aphids craccivora Koch). Penelitian bertujuan untuk menguji potensi hasil dan memilih beberapa galur harapan terbaik kacang panjang polong ungu yang berdaya hasil tinggi yang memiliki kandungan antosianin tinggi. Pemilihan dilakukan berdasarkan warna polong, panjang polong dan permukaan polong. Warna ungu yang terdapat pada kacang pajang mengandung antosianin yang berguna sebagai antioksidan. Tanaman polong ungu juga toleran terhadap hama dan penyakit, serta toleran terhadap kondisi kekurangan air. Kacang polong ungu memiliki kulit yang lebih tebal dan keras sehingga tidak disukai oleh hama. Penelitian meliputi uji daya hasil dan evaluasi kacang panjang polong ungu. Hasil yang diperoleh dari kegiatan seleksi ialah 6 galur harapan berpotensi sebagai varietas baru yang memiliki daya hasil tinggi dan kandungan antosianin tinggi yaitu UBPU3-153, UBPU1-130, UBPU1-365, UBPU1-41, UBPU1-139 dan UBPU1-222.
Kajian Macam Cara Tanam dan Pemberian Mikroorganisme Lokal Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Padi (Oryza sativa L.) Choirul Anam; Suharso Suharso; Muhamad Choirul Anam Efendi
AGRORADIX : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 2 No 1 (2018): December 2018
Publisher : Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Islam Darul 'Ulum (UNISDA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/agroteknologi.v2i1.1285

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Dusun Nginjen Desa Pandanpancur Kecamatan Deket Kabupaten Lamongan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan pola faktorial dengan 3 ulangan, yang terdiri dari 2 faktor yaitu : Macam Cara Tanam dan Mikro Organisme Lokal. Faktor perlakuan macam cara tanam terdiri dari 3 perlakuan yaitu: Cara Tanam Tabela, Cara Tanam Konvensional, dan Cara Tanam Jajar Legowo . Faktor macam mikro organisme lokal terdiri dari 3 level yaitu: MOL Keong Mas, MOL Bonggol Pisang, dan MOL Serabut Kelapa. Indikator pertumbuhan dan produksi yang diamati meliputi : tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, banyak anakan, banyak malai, berat gabah perpetak, dan berat 1000 biji. Pengamatan dilaksanakan mulai umur 14 hari dengan interval 7 hari sekali. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kajian aplikasi Macam Cara Tanam dan Mikro Organisme Lokal Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Padi (Oryza sativa L.). Data hasil dari penelitian sejak tanaman berumur 14 hari hingga akhir pengamatan, dianalisa dengan analisa sidik ragam dan dilanjutkan dengan Uji BNT 5%. Dari hasil pengamatan dan perhitungan melalui analisa sidik ragam dapat diambil kesimpulan bahwa Adanya interaksi yang sangat nyata pada perlakuan macam cara tanam dan mikroorganisme lokal pada parameter tinggi tanaman tinggi tanaman (14 dan 21 hst), jumlah daun (14 dan 21 hst), banyak anakan (14 dan 21), dan berat gabah kering perpetak. Didapat beda yang sangat nyata pada perlakuan macam cara tanam dan mikroorganisme lokal pada parameter tinggi tanaman (14, 21, 28, dan 35 hst), jumlah daun (14, 28, dan 35 hst), luas daun (14, 21, 28 dan 35), banyak anakan (28 dan 35) dan berat gabah per 1.000 biji. Perlakuan cara tanam jajar legowo dan mol keong mas menghasilkan nilai yang lebih baik dibandingkan perlakuan lainnya.
Aplikasi Macam Pupuk Organik dan Pupuk Kimia Majemuk Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Padi (Oryza sativa L.) dengan Sistem Jajar Legowo Ana Amiroh; Istiqomah Istiqomah; Sholekan Sholekan
AGRORADIX : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 2 No 1 (2018): December 2018
Publisher : Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Islam Darul 'Ulum (UNISDA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/agroteknologi.v2i1.1286

Abstract

Padi merupakan tanaman pangan pokok di Indonesia. Hal ini dikarenakan sebagian besar masyarakat Indonesia mengkonsumsi beras sebagai bahan makanan sehari-hari. Tingginya kebutuhan beras harus ditunjang dengan produktivitas panen tanaman padi yang tinggi, sehingga kebutuhan beras mampu terpenuhi. Metode yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produksi padi antara lain ; inovasi sistem budidaya tanaman, perlindungan tanaman dari serangan hama penyakit, penanaman varietas unggul, dan penggunaan pupuk. Penggunaan pupuk organik harus dilakukan secara tepat jenis, tepat waktu dan tepat takaran. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh efektivitas pemberian pupuk organik dan pupuk kimia majemuk terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman padi (Oryza sativa L.) sistem jajar legowo. Penelitian ini dilaksanakan di Dusun Gondang Waruk, Desa Sugio Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari 2018 - Mei 2018. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial, setiap faktor terdiri dari tiga level yang diulang 3 kali ulangan, yaitu : faktor I : pupuk organik dengan tiga level yaitu ; tanpa organik, pupuk kandang kambing, dan pupuk petroganik. Faktor II : pupuk kimia majemuk dengan tiga level yaitu tanpa pupuk majemuk, mutiara, dan pupuk phonska. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah anakan, berat 1000 bulir, dan berat gabah per hektar. Hasil penelitian menunjukkan adanya interaksi perlakuan antara penggunaan macam pupuk organik dan pupuk majemuk. Kombinasi perlakuan terbaik ditunjukkan pada penggunaan pupuk kandang kambing dan pupuk mutiara, serta penggunaan pupuk kandang kambing dan pupuk phonska.
Kajian Peningkatan Produksi Kedelai (Glycine max (L) Merr.) dengan Pemberian Macam Dosis dan Konsentrasi Biourine Plus Mariyatul Qibtiyah; Dian Eka Kusumawati
AGRORADIX : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 2 No 1 (2018): December 2018
Publisher : Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Islam Darul 'Ulum (UNISDA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/agroteknologi.v2i1.1287

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana pengaruh macam dosis dan konsentrasi biourine plus terhadap peningkatan pertumbuhan dan produksi kedelai. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok yang diulang 3 kali. Perlakuan 1 terdapat 3 level : dosis 500 l/ha, dosis 1000 l/ha, dosis 1500 l/ha. Perlakuan 2 terdapat 3 level : konsentrasi 1 l/15 l air, konsentrasi 1 l/10 l air, konsentrasi 1 l/5 lt air. Hasil penelitian menunjukkan adanya interaksi yang nyata antara perlakuan macam dosis dan konsentrasi biourine plus pada berbagai parameter yang diamati dan berbagai umur. Perlakuan terbaik yaitu pada dosis 1500 l/ha dan konsentrasi biourine 1l/5 lt air.
Replanting, Purification, and Preservation of Cercospora Dian Eka Kusumawati; Istiqomah Istiqomah
AGRORADIX : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 1 No 1 (2017): December 2017
Publisher : Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Islam Darul 'Ulum (UNISDA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/agroteknologi.v1i1.1304

Abstract

Cercospora is a group of Ascomycota fungi undergo meiosis after zygote formation of the short-lived and produce meiospora with the formation of free cells in a meiosporagium called ascus. Ascomycota indicates sexual compatibility bipolar and have cell walls composed of two layers (bi-layered). Phylogenetic tree based on 18S rDNA sequences showed that the Ascomycota and Basidiomycota have divergence from one another in the Paleozoic era, about 500 million years ago. Cercospora fungus is also a fungus that can cause disease is quite common in plants. In culturing the fungus cercospora there are some processes that do the replanting, purification and preservation. Replanting isolate of the fungus Cercospora replanting which is the work of moving the fungus Cercospora isolates from the old medium into a new medium with a very high level of accuracy. In this case replanting process is done by using the method of puncture. Purification is a process of purifying the fungus Cercospora isolates from other microorganisms (fungi and bacteria) who participated grow during the isolation process, usually done by taking the hyphae at the very end of the isolates. Preservation is the storage and maintenance activities of the fungus Cercospora isolates using glycerol solution which will then be stored in the refrigerator in a certain period.
Manganese and Sulfur Reduction by Soil Fungi on Post-Coal Mining Areas at Kutai Kartanegara, East Kalimantan Bayu Widhayasa; Sudrajat Sudrajat; Rusdiansyah Rusdiansyah
AGRORADIX : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 2 No 2 (2019): July 2019
Publisher : Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Islam Darul 'Ulum (UNISDA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/agroteknologi.v2i2.1585

Abstract

At such levels, manganese and sulfur can damage ecosystems and water distribution systems and causes serious problems to surrounding water-soil bodies in the post-coal mining areas. Soil fungal has a positive contribution to the improvement of soil physical and chemical properties. This research aims to determine the population size and diversity of soil fungi related to the manganese and sulfur concentrations at various stages of reclamation in East Kalimantan. The numbers of soil fungi increased in the year after reclamation and then decreased after aging for nine years. Aspergillus, Penicillium, Cephalosporium, Gliocladium, Humicola, Trichoderma, and Paecilomyces, were among the fungi found colonizing in the soil of the reclamation areas. The numbers of soil fungi were found negatively correlated with manganese concentrations. A negative correlation found between the numbers of soil fungi and sulfur concentrations. The slightly higher number of soil fungi in the reclamation areas can be attributed to lower manganese and sulfur concentrations.
Inovasi Teknologi Pemanfaatan Limbah Kulit Buah Kakao (Theobroma cacao L.) Sebagai Pupuk Organik Ramah Lingkungan Muhamad Afif Juradi; Edi Tando; Ketut Suwitra
AGRORADIX : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 2 No 2 (2019): July 2019
Publisher : Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Islam Darul 'Ulum (UNISDA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/agroteknologi.v2i2.1586

Abstract

Kakao (Theobroma cacao L.) di Indonesia suatu komoditas andalan pertanian, berperan sangat penting dalam perekonomian. produksi kakao di Indonesia tahun 2016 sebesar 656.817 ton. Produksi kakao nasional sebagian besar berasal dari Sulawesi (63,8%) yang dihasilkan oleh mayoritas petani rakyat (smallholder). Tujuan penyusunan makalah yaitu untuk memberikan informasi tentang teknologi pemanfaatan limbah kulit buah kakao sebagai pupuk organik ramah lingkungan bagi tanaman sebagai alternatif dalam mengantisipasi tingginya harga maupun kelangkaan pupuk sintetis serta menjamin ketersediaan pupuk saat musim tanam, sehingga diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani kakao. Inovasi pemanfaatan limbah kulit buah kakao pada pertanaman kakao berpotensi untuk diolah menjadi pupuk organik dalam bentuk kompos, berperan dalam memperbaiki sifat fisik tanah dan biologi tanah serta membantu penyerapan unsur hara penting bagi tanaman, sehingga dapat mendukung produktivitas kakao dan peningkatan pendapatn petani di masa datang
Pengaruh Pemberian Urin Kelinci Terhadap Serangan Turnip Mosaic Virus (TuMV) Pada Tanaman Kailan (Brassica oleraceae var. alboglabra) yang Dibudidayakan Secara Organik Fery Abdul Choliq; Mintarto Martosudiro; Qurrota Ayuni Apriliana; Istiqomah Istiqomah
AGRORADIX : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 2 No 2 (2019): July 2019
Publisher : Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Islam Darul 'Ulum (UNISDA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/agroteknologi.v2i2.1587

Abstract

Kai Lan has a high potential for being developed in Indonesia. The cultivation system that can produce high quality product that is organically cultivated of kai Lan. Organic plant cultivation require intensive maintenance. The disease that often attacks kailan plants is a mosaic disease caused by Turnip Mosaic Virus (TuMV). The purpose of this research was to find out the effect of giving rabbit urine against TuMV attack of kai Lan and to know the effect on growth and production of kai lan. Research conducted in the Organic Community Brenjonk Mojokerto regency, East Java. The research was conducted from February to April 2016. The Research used randomized block design (RBD) with six treatments and each treatment was repeated four times. The observation variable are include incubation period and symptoms of the disease, the intensity attack of disease, plant height, plant weigh, length, roots, and broad leaf of plants. The result of observation showed that rabbit urine with a consentrate 8ml/L up to 32ml/L applied as much as 8 times, can extend the incubation period and can’t decrease the intensity of TuMV attack. Rabbit urine with a consentrate 8ml/L up to 32ml/L also applied as much as 8 times on the plant can increase the growth and production of kai lan include fresh weight of plant, plant height, plant root length and leaf area of plant.

Page 9 of 24 | Total Record : 238