cover
Contact Name
Nisaul Barokati Selirowangi
Contact Email
nisa@unisda.ac.id
Phone
+6282234853344
Journal Mail Official
Istiqomah@unisda.ac.id
Editorial Address
Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Islam Darul Ulum (UNISDA) Jl. Airlangga 03 Sukodadi Lamongan, Jawa Timur 62253
Location
Kab. lamongan,
Jawa timur
INDONESIA
Agroradix : Jurnal Ilmu Pertanian
ISSN : -     EISSN : 26210665     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
AGRORADIX "Jurnal Ilmu Pertanian" : is a research journal published by agriculture faculty, Darul ‘Ulum Islamic University (UNISDA) of Lamongan. Agroradix provides a forum for the publication of scientific articles in the scope of agricultural sciences with priority on plantation, horticulture, crop protection, and aspects of postharvest. This journal is published twice times annually, June and December.
Articles 198 Documents
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL DAN EKONOMI USAHATANI BERINGIN DOLAR Emmy Hamidah
AGRORADIX : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 1 No 1 (2017): December 2017
Publisher : Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Islam Darul 'Ulum (UNISDA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/agroteknologi.v1i1.644

Abstract

This research aims to analyze: (1) financial feasibility of cultivating tanamam Banyan Village Tulungwanar dollars in the Sub Shoots lamongan. (2) the rate of increase in sensitivity to the cost of production, a decrease in production and a decrease in output prices in the village of tulung wanar sub shoots lamongan. The location of the research conducted in the village of Tulungwanar Sub-district Shoots Lamongan. The data used are the primary data and secondary data. Data analysis is the analysis of quantitative and qualitative descriptive analysis. Quantitative analysis of financial feasibility analyse (B/C Ratio, NPV, IRR, and PP) and analysis of rate sensitivity by using the DF 15%. Qualitative descriptive analysis is used to find out the feasibility of aspects of cultivation, technical aspects, and aspects of the market. Data collection was carried out in February 2016. The results showed that (1) the intensive Cultivation of crops in the villages of Tulungwanar dollar Banyan Sub Shoots Lamongan deserves to be organised with the Gross value of the B/C Ratio amounted to 4.7; NET B/C Ratio 9.94; NPV of Rp 278,880,609; IRR of 35%. (2) the possibility of cost of production goes up 10%, 25% production decrease, or a decrease in output prices 10% of farming the cultivation of crops in the State of the dollar is still to be viable and profitable. (3) the aspect of the cultivation of climate and rainfall according to plant Banyan dollars. The technical aspect of the majority of farmers are still using simple technology, a lot of technology that is available has not been applied. Aspects of the market even though in terms of sales is not just like any other crop cultivation yet still decent and still very promising.
KAJIAN JARAK TANAM DAN FREKUENSI PENYEMPROTAN PUPUK CAIR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI KACANG HIJAU (Phaseolus radiatus L.) Mariyatul Qibtiyah
AGRORADIX : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 1 No 1 (2017): December 2017
Publisher : Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Islam Darul 'Ulum (UNISDA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/agroteknologi.v1i1.645

Abstract

To increase the maximum green beans production strongly depends from the available land area, technology and systems of cultivation. One of the system or the way it is with the application of cultivation planting distance and frequency of spraying. This research was carried out in the village of Cungkup Sub-district Shoots lamongan. Located at an altitude of place ± 8 meters above sea level. This study used a Randomized Design Group (RAK) factorial. Factor 1: trunks (J) 20 cm x 10 cm, 30 cm and 40 cm x 20 cm x 10 cm. 2 Factors: the frequency of spraying (F) 6 x, 8 x and 10 x spraying. The conclusion that the combination of the best treatment at planting distance 30 cm x 20 cm and spraying frequency 8 x (J2F2).
Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Sawi (Brassica juncea L. Var. Tosakan) Pada Pemupukan Organik, Anorganik dan Kombinasinya Istiqomah Istiqomah; Army Dita Serdani
AGRORADIX : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 1 No 2 (2018): July 2018
Publisher : Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Islam Darul 'Ulum (UNISDA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/agroteknologi.v1i2.919

Abstract

Tanaman sayuran yang mudah dibudidayakan dan umum dikonsumsi oleh masyarakat diIndonesia adalah sawi. Permintaan masyarakat terhadap sawi yang tinggi perlu diimbangi dengankapasitas produksi yang mencukupi. Pemenuhan kebutuhan tersebut dapat dilakukan dengan carapemupukan. Pupuk yang diberikan dapat berupa pupuk anorganik dan pupuk organik yang berasaldari kotoran hewan ternak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pupukanorganik, pupuk kandang sapi, pupuk kandang ayam, serta kombinasi keduanya terhadappertumbuhan dan hasil tanaman sawi (Brassica juncea L. var. Tosakan). Penelitian inimenggunakan metode rancangan acak kelompok dengan 6 perlakuan dan 4 ulangan. Prosedurpenelitian terdiri dari pembuatan pupuk kandang sapi dan pupuk kandang ayam, persemaian bibitsawi, persiapan media tanam, pemupukan, penanaman, pemeliharaan sawi, pengamatan, dananalisis data. Pada tinggi dan jumlah daun tanaman sawi menunjukkan hasil analisis sidik ragamyang berpengaruh tidak nyata terhadap perlakuan. Semua hasil pengamatan pada tinggi danjumlah daun tidak menunjukkan nilai yang berbeda secara statistik. Pada parameter bobot segarsawi terdapat pengaruh yang nyata terhadap perlakuan. Bobot segar pada sawi yang paling tinggiterdapat pada kedua perlakuan pupuk kombinasi yaitu kombinasi anorganik dan pupuk kandangsapi dan kombinasi anorganik dan pupuk kandang ayam. Nilai yang sama terdapat pada perlakuanpupuk anorganik, pupuk kandang sapi, dan pupuk kandang ayam. Bobot segar sawi paling rendahterdapat pada perlakuan tanpa pemupukan.
Implementasi Mikoriza sebagai Sarana Pengetahuan Konservasi Mandiri Lahan Marginal di Kecamatan Kabuh Kabupaten Jombang Ambar Susanti; Rohmat Hidayat; Hari Prasetjono
AGRORADIX : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 1 No 2 (2018): July 2018
Publisher : Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Islam Darul 'Ulum (UNISDA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/agroteknologi.v1i2.921

Abstract

The purpose of training of mycorrhizalas biological agents, conducted in Tanjungwadung village, District of Kabuh, Jombang, 30 July to 23 August 2017, is to liaisefarmers to academic factsin order to convey actual information and to discuss aboutmycorrhiza. The benefits of this activity relates to agriculture education for farmers to increasesoil fertility with the application of mycorrhizal as a biological agents’ fertilizer, to become oneof the solution to the problem of dependence on chemical fertilizers. The methods ofagricultural discussions and demonstrations of mycorrhizal propagation with appropriatetechnology can be done by farmers in the field. The questionnaire to the trainees wasconducted as a form of evaluation to the farmers’ knowledge after receiving the training.Based on the results, 1) pre-test results on pests and diseases in tobacco and onion crops,ranged 60%, and increased 80% during post test; 2) knowledge of synthetic chemical fertilizerduring pre-test averaging 40%, and post test 70%, while 3) pretest about mycorrhiza onlyabout 20%, and post-test 40%. The training participants are capable of practicing the way ofmycorrhizal propagation with the appropriate production technology of MycorrhizalArbuscularVascular (MAV) that can be done by the farmers in the marginal land.
Kajian Waktu Pemberian Biourine dan Dosis Pupuk Phonska Terhadap Peningkatan Produksi Padi (Oryza sativa L.) Mariyatul Qibtiyah
AGRORADIX : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 1 No 2 (2018): July 2018
Publisher : Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Islam Darul 'Ulum (UNISDA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/agroteknologi.v1i2.922

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh waktu pemberian biourine dan dosis pupuk phonska terhadap peningkatan produksi padi. Penelitian menggunakan rancangan Split Plot Design yang diulang 3 kali. Petak utama adalah waktu pemberian biourine terdapat 2 level yaitu : pagi dan sore. Anak petak adalah dosis urea terdapat 4 level yaitu : 0, 150, 200, 250, dan 300 kg ha -1. Hasil penelitian menunjukkan adanya interaksi yang nyata antara waktu pemberian biourine dan dosis pupuk phonska pada berbagai parameter yang diamati dan berbagai umur. Pada parameter pertumbuhan, perlakuan waktu pemberian biourine pagi dan dosis pupuk phonska 250 kg ha -1 serta perlakuan waktu pemberian biourine pagi dan dosis -1 phonska 300 kg ha dapat meningkatkan tinggi tanaman, indeks luas daun, jumlah anakan per rumpun lebih baik dari pada perlakuan lainnya. Pada parameter hasil, perlakuan waktu pemberian biourine pagi dan dosis urea 300 kg ha -1 serta perlakuan waktu pemberian biourine pagi dan dosis 250 kg ha -1 dapat meningkatkan jumlah malai per rumpun, bobot gabah kering panen, dan bobot 1000 butir gabah lebih baik dari pada perlakuan lainnya.
Pengaruh Kompetisi Intraspesifik dan Interspesifik Terhadap Pertumbuhan Tanaman Jagung (Zea mays) dan Kacang Hijau (Vigna radiata) Dian Eka Kusumawati
AGRORADIX : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 1 No 2 (2018): July 2018
Publisher : Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Islam Darul 'Ulum (UNISDA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/agroteknologi.v1i2.923

Abstract

Kompetisi atau persaingan tanaman dapat didefenisikan sebagai salah satu bentuk interaksi antar tanaman yang saling memperebutkan sumber daya alam yang tersedia terbataspada lahan dan waktu. Persaingan dapat terjadi antar tanaman sejenis (intraspesifik) dan antartanaman berbeda jenis (interspesifik). Jagung dan kacang hijau merupakan jenis tumbuhandengan habitat yang berbeda. Akan tetapi, jika keduanya ditanam pada satu media bukan tidakmungkin akan terjadi suatu interaksi. Interaksi tersebut tentu saja berupa kompetisi dimanakeduanya tidak hanya memperebutkan tempat tumbuh, tetapi juga saling memperebutkanunsur hara, air dan cahaya matahari untuk berfotosintesis. Hal ini berarti terjadi tumpangtindih relung ekologi antara jagung dan kacang hijau. Penilitian ini menggunakan metodeRancangan Acak Kelompok (RAK). Ada 3 macam pelaksanaan penelitian yaitu kompetisiintraspesifik tanaman jagung dengan 4 perlakuan dan diulang sebanyak 5 kali, kompetisiintraspesifik tanaman kacang hijau dengan 4 perlakuan dan diulang sebanyak 5 kali, dankompetisi interspesifik tanaman jagung dan kacang hijau dengan 3 perlakuan yang diulangsebanyak 5 kali. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Pertumbuhan tanaman jagungkontrol dan juga tanaman kacang hijau kontrol lebih bagus dibandingkan dengan perlakuandengan banyak tanaman dalam satu polybag karena adanya pengaruh kompetisi intraspesifikantar sesama tanaman jagung dan sesama tanaman kacang hijau. Pertumbuhan tanamanjagung lebih baik dibandingkan dengan kacang hijau jika ditanam secara bersama dalam satupolybag karena adanya persaingan interspesifik antara tanaman jagung dan kacang hijau.
Pengaruh Sonikasi Terhadap Sifat Fisik Formula Herbisida yang Ditambahkan Surfaktan Dietanolamida Ika Agustin Rusdiana; Erliza Hambali; Mulyorini Rahayuningsih
AGRORADIX : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 1 No 2 (2018): July 2018
Publisher : Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Islam Darul 'Ulum (UNISDA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/agroteknologi.v1i2.924

Abstract

Diethanolamide is a non-ionic surfactant from palm oil derivatives that can replace the use of polyoxyetilenamine surfactant in a commercial herbicides. But there is a weakness inthe formula it has low visual appearance to the consumer industry. The aim of this researchwas to study the improvement of herbicide characterization through sonication method. Thisstudy was designed using a complete randomized design of 2 factors with factor 1 is the timeof sonication (0, 30, 60, 90 minutes) and factor 2 is amplitude (20%, 30%, 40%).The bestherbicide formula after sonication at 40% amplitude, 90 minute sonication time having asurface tension of 23,42 dyne/cm, contact angle of 0o and turbidity of 98 NTU.
Strategi Pengembangan Budidaya Tanaman Tembakau Di Kabupaten Ponorogo Use Etica; Lutfy Ditya Cahyanti
AGRORADIX : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 1 No 2 (2018): July 2018
Publisher : Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Islam Darul 'Ulum (UNISDA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/agroteknologi.v1i2.925

Abstract

Di kabupaten Ponorogo luas tanaman tembakau mencapai 503 hektar yang tersebut di 10 kecamatan dengan 4 jenis tembakau yang ditanam oleh petani tembakau di musim tanam tembakau tahun 2018. Produksi tanaman tembakau di kabupaten Ponorogo mencapai 609 ton denga produktivitas rata antara 1,2 – 1,5 ton/hektar tembakau kering (rajangan, krosok dan asepan). Produksi ini semakin tahun semakin meningkat seiring pertambahan luas areal penanaman tembakau dan peningkatan kualitas dan kuantitas cara budidaya tanaman tembakau.Perluasan areal pertanaman tembakau masih terbuka lebar diseluruh wilayah kabupaten Ponorogo, kecuali wilayah kecamatan Pudak karena kondisi iklim yang kurang cocok untuk pengembangan tembakau dan wilayah kecamatan Jetis karena kondisi angin yang terlalu kencang. Penelitian ini menggunakan Analisis SWOT serta analisis deskriptif untuk mengidentifikasi, mengetahui dan menganalisis pelaksanaan usaha tembakau dalam rangka penumbuhan usaha agribisnis dengan cara identifikasi data sekunder pada Dinas Pertanian (bidang perkebunan) kabupaten Ponorogo dan wawancara dengan anggota kelompok tani tembakau kabupaten Ponorogo. Hasil SWOT Analisys menunjukkan pada posisi kuadarn I (agresif) yang artinya dalampengembangan kawasan industri tembakau harus maju terus dengan menggunakan seluruh kekuatan yang merupakan faktor internal untuk memanfaatkan peluang yang merupakan faktor eksternal yang ada.
Peningkatan Pertumbuhan dan Produksi Padi (Oryza sativa L.) Melalui Aplikasi Sistem Tanam Jajar Legowo dan Macam Varietas Ana Amiroh
AGRORADIX : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 1 No 2 (2018): July 2018
Publisher : Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Islam Darul 'Ulum (UNISDA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/agroteknologi.v1i2.926

Abstract

Tanaman padi (Oryza sativa L.) merupakan tanaman pangan yang menjadi makanan pokok penduduk dunia. Di indonesia, padi merupakan komoditas utama dalam menyongkongpangan masyarakat.Menurut data BPS pada tahun 2011,konsumsi beras pada tahun 2011mencapai 139kg kapita-1-1 tahundengan jumlah penduduk 237 juta jiwa,sehingga konsumsi beras nasional pada tahun 2011 mencapai 34 juta ton, kebutuhan beras terus meningkatseiring dengan laju pertumbuhan penduduk yang lebih cepat dari pertumbuhan produksipangan yang tersedia.Pengaturan sistem tanam dan umur bibit yang tepat, sertapenggunaan varietas unggul padi selain efektif dalam pertumbuhan tanaman juga efisiendalam waktu dan mendapatkan produktivitas yang optimal. Tujuan penelitian ini adalahuntuk mengetahui pengaruh system tanam jajar legowo dan macam varietas terhadappertumbuhan dan produksi tanaman padi (Oryzasativa L.). Penelitian dilaksanakan di DusunPadang Desa Sumberagung, Kecamatan Sukodadi,Kabubaten Lamongan. Ketinggian tempat ±7 meter dpl. Waktu penelitian dilaksanakan pada bulan April sampai dengan Juni 2017,menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial,yang terdiri dari 2 faktordan setiap faktor terdiri dari 3 level yang diulang 3 kali ulangan. Kesimpulan pada hasilpenelitian pengaruh macam varietas dan sistem jajar legowo terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman padi (Oryza sativa L.) adalah Tidak terdapat interaksi antara perlakuansistem tanam jajar legowo dan macam varietas pada semua umur dan macam parameterpengamatan. Terdapat perbedaan nyata pada perlakuan macam varietas pada parameterpengamatan panjang malai, jumlah anakan produktif, gabah basah, gabah kering dan 1000 biji.
IDENTIFIKASI PENYAKIT YANG DISEBABKAN OLEH VIRUS PADA TANAMAN ANGGREK Cattleya sp. DI MALANG, JAWA TIMUR Fery Abdul Choliq; Tutung Hadi Astono; Erlina Eka Putri
AGRORADIX : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 2 No 1 (2018): December 2018
Publisher : Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Islam Darul 'Ulum (UNISDA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/agroteknologi.v2i1.1280

Abstract

Kota Malang, merupakan salah satu sentra budidaya tanaman hias jenis anggrek di Jawa Timur. Salah satu anggrek yang dibudidayakan adalah jenis anggrek Cattleya sp. Anggrek Cattleya sp. memiliki julukan sebagai The Queen of Orchid karena ukuran serta keindahan bunganya. Anggrek jenis ini adalah tanaman hias yang memiliki potensi untuk dikembangkan dari segi produktivitasnya. Adanya kendala budidaya tanaman anggrek Cattleya sp. di Malang diduga disebabkan oleh virus. Sampai saat ini belum diketahui virus penyebab penyakit yang menginfeksi anggrek Cattleya sp. Identifikasi penyakit adalah salah satu langkah awal untuk mengetahui jenis virus penyebab penyakit sehingga dapat digunakan untuk mencegah atau mengurangi intensitas serangan penyakit. Identifikasi penyakit yang disebabkan oleh virus dengan menggunakan metode pengujian sifat fisik virus dalam sap dan pengujian kisaran inang dapat menjadi salah satu solusi untuk mengetahui virus penyebab penyakit pada anggrek Cattleya sp. Penelitian ini merupakan penelitian pertama yang akan memberikan informasi terkait identifikasi virus penyebab penyakit pada Anggrek Cattleya sp. di Malang Jawa Timur dengan menggunakan pengujian sifat fisik virus dalam sap. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret sampai Juli 2016 di Green House yang berlokasi di Ds. Karang Widoro, Kec. Dau, Kab. Malang dan Laboratorium Penyakit Tumbuhan Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan, Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya. Sumber inokulum virus diperoleh dari daun anggrek Cattleya sp. yang diduga bergejala virus. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian eksploratif untuk mengetahui jenis virus yang menyerang tanaman anggrek melalui pengujian kisaran inang dan pengujian sifat fisik virus. Beberapa hasil pengujian sifat fisik virus yang dilakukan diketahui bahwa virus yang menginfeksi anggrek Cattleya sp. adalah Odontoglossum Ringspot Virus (ORSV). Anggrek Cattleya sp. yang terserang ORSV menunjukkan gejala klorosis beserta nekrosis berwarna coklat kehitaman yang hampir menutupi seluruh bagian daun. Pada pengujian kisaran inang hasilnya menunjukkan bahwa ORSV dapat menginfeksi C. amaranticolor, C. quinoa, N. tabacum, G. globosa, Z. ellegans, Dendrobium sp., dan Phalaenopsis sp. Hasil kisaran inang juga menunjukkan bahwa ORSV tidak dapat menginfeksi C. sativus dan C. vulgaris. Hasil pengamatan partikel virus diketahui bahwa partikel ORSV memiliki bentuk batang kaku dengan ukuran kurang lebih 300 x 18 nm.

Page 8 of 20 | Total Record : 198