cover
Contact Name
-
Contact Email
journal.envoist@ivet.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
journal.envoist@ivet.ac.id
Editorial Address
Jl. Pawiyatan Luhur IV Nomor 17 Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Environmental Science Sustainable
Published by Universitas IVET
ISSN : 27214761     EISSN : 27759008     DOI : -
Core Subject : Social,
This journal offers complete coverage of key environmental issues, it addresses development challenges that have to do some study such as biodiversity, environmental health, environmental policy, modeling and assessment, community development
Articles 47 Documents
Higiene Higiene industri wilayah kerja penggergajian kayu di desa purwosari kabupaten blora Avilia, Dwi; Zulfa, Nely; Rifandi, Raditya Ahmad
Jounal of Enviromental Science Sustainable Vol 4 No 2 (2023): Vol 4 No 2 (2023): Environmental Sustainability Journal
Publisher : Environmental Science Program, Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/envoist.v4i2.2825

Abstract

Kesehatan dan keselamatan kerja perlu diperhatikan dalam kegiatan usaha agar tidak berdampak baik bagi diri sendiri maupun orang lain. Penggergajian kayu merupakan salah satu usaha yang ada di Blora karena Blora menjadi salah satu daerah penghasil kayu jati. Perilaku pekerja yang cenderung acuh dan fasilitas yang kurang memadai dalam tempat kerja meningkatkan bahaya yang timbul akibat kecelakan kerja. Penggergajian kayu di Blora mulai berkembang salah satunya di Desa Purwosari. Jenis penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang dilakukan dengan cara pengamatan. Variabel yang diteliti dalam penelitian ini yaitu higiene industri yang terdiri dari sanitasi alat dan bangunan produksi, fasilitas dan kegiatan higiene, Kesehatan dan keselamatan pekerja. Menunjukan bahwa sebagian bangunan atau alat, fasilitas,kesehatan dan higiene karyawan kurang baik. Kegiatan industri sebagian besar tidak memenuhi syarat higiene. Dampak yang dapat ditimbulkan dari kurang diperhatikannya higiene yaitu gangguan pernaafasan, gangguan pendengaran dan juga gangguan pada kulit. Sanitasi bangunan dan peralatan produksi dalam kondisi kurang baik. Pada vaiabel fasilitas dan higiene karyawan juga dalam kondisi kurang baik. Pada variabel kesehatan dan higiene karyawan juga kurang baik. Kata kunci: higiene, industri, penggergajian kayu ABSTRACT Occupational health and safety need to be considered in business activities so that it does not have an impact on oneself or others. Sawmills are one of the businesses in Blora because Blora is one of the teak wood producing areas. Sawmilling is an activity that processes wood into semi-finished materials before it is made into furniture that can be used. The behavior of workers who tend to be indifferent and inadequate facilities in the workplace increase the dangers arising from work accidents. Sawmills in Blora are starting to develop, one of which is in Purwosari Village. This type of research uses qualitative methods with a descriptive approach carried out by observation. The variables examined in this study were industrial hygiene consisting of sanitation of production equipment and buildings, hygiene facilities and activities, worker health and safety. Shows that some buildings or equipment, facilities, employee health and hygiene are not good. Most industrial activities do not meet hygiene requirements. The impacts that can result from lack of attention to hygiene include respiratory problems, hearing problems and skin disorders. Building sanitation and production equipment are in poor condition. Facilities and employee hygiene are also in poor condition. The employee health and hygiene variables are also not good. Keywords: hygiene, industry, sawmills
Pemanfaatan Limbah Ember Cat Bekas untuk Metode Hidroponik Sederhana Guna Mengembangkan Kewirausahaan Mahasiswa Universitas Ivet Semarang apriyantika, merli; Yuliyani, Dwi Nur; Lutfuaazahra, Alifta; Cristyanto, Andreas Widi; Maulana, Yahya Firman
Jounal of Enviromental Science Sustainable Vol 4 No 2 (2023): Vol 4 No 2 (2023): Environmental Sustainability Journal
Publisher : Environmental Science Program, Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/envoist.v4i2.2820

Abstract

ABSTRAK Universitas Ivet merupakan perguruan tinggi swasta yang berlokasi di Semarang, Jawa Tengah. Universitas Ivet terletak di wilayah dataran tinggi di Kota Semarang, dimana kampus tersebut mempunyai lahan yang sangat sempit, lahan tersebut hanya digunakan untuk berdirinya gedung-gedung perkuliahan, gedung Rektorat, gedung laboratorium, gedung perpustakaan, gedung auditorium, gedung sportorium, dan kantin kampus sehingga kurang memadai jika digunakan sebagai lahan pertanian. Kebutuhan pangan bagi manusia seperti sayuran dan buah-buahan semakin hari mengalami peningkatan seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk, akan tetapi hal tersebut tidak seimbang dengan luas lahan yang dibutuhkan. Luas lahan yang dibutuhkan untuk lahan pertanian dan perkebunan banyak mengalami alih fungsi lahan menjadi lahan permukiman dan lahan untuk kawasan industri, hal tersebut akan menyebabkan penurunan produksi pertanian dan perkebunan. Sistem tanam hidroponik digunakan untuk mengatasi kekurangan lahan yang semakin tahun semakin sempit, diharapkan sistem hidroponik mampu menjadi manfaat masa depan karena mampu diberdayakan dalam kondisi lahan yang sangat sempit sekalipun. Sistem tanam menggunakan sistem hidroponik merupakan salah satu ide bisnis, terutama di kota besar seperti Semarang, karena lahan sudah semakin sempit akibat pembangunan perumahan dan kawasan industri. Pilihan untuk berwirausaha merupakan salah satu solusi untuk mengurangi masalah pengangguran, terutama di kalangan sarjana setelah lulus dari perguruan tinggi. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif melalui studi literatur, pengamatan, dan dokumentasi pada setiap kegiatan. Penelitian ini menggunakan alat dan bahan yang sangat sederhana, alatnya seperti bekas ember cat tidak terpakai, gunting, bekas wadah nasi plastik dan bahan yang digunakan untuk mendukung pertumbuhan tanaman dengan metode hidroponik seperti arang sekam atau rockwool biji benih tanaman disini peneliti memilih benih tanaman kangkung, larutan nutrisi AB Mix, dan air sebagai media untuk tumbuh dan berkembangnya tanaman. hasil penelitian pemanfaatan limbah ember cat bekas untuk metode hidroponik secara sederhana guna mengembangkan jiwa kewiraushaan mahasiswa Universitas Ivet Kota Semarang, dapat dihasilkan berupa menanam dengan menggunakan media arang sekam dan rockwool dapat tumbuh dan berkembang dengan baik, jika dalam proses menanam diperhatikan dengan baik dan benar. Menanam tanaman dengan metode hidroponik sederhana ini bermanfaat bagi semua kalangan khususnya untuk mahasiswa Universitas Ivet Kota Semarang, manfaat yang dapat diambil yaitu menumbuh kembangkan semangat jiwa kewirausahaan, diharapkan mahasiswa setelah lulus dari universitas dapat membuat usaha dan tidak bergantung pada lapangan pekerjaan baik pada instansi pemerintahan maupun swasta. KATA KUNCI: Hidroponik; Kewirausahaan; Lahan. ABSTRACT Ivet University is a private university located in Semarang, Central Java. Ivet University is located in a highland area in the city of Semarang, where the campus has very narrow land, the land is only used for the establishment of lecture buildings, rectorate buildings, laboratory buildings, library buildings, auditorium buildings, sports halls and campus canteens so inadequate for use as agricultural land. Food needs for humans such as vegetables and fruit are increasing day by day along with the increase in population, but this is not balanced with the area of ??land needed. The land area required for agricultural land and plantations has experienced a lot of land conversion into residential land and land for industrial areas, this will cause a decline in agricultural and plantation production. The hydroponic planting system is used to overcome the shortage of land which is becoming increasingly narrower every year. It is hoped that the hydroponic system will be able to be of benefit in the future because it can be used even in very narrow land conditions. A planting system using a hydroponic system is one business idea, especially in big cities like Semarang, because land is increasingly limited due to housing development and industrial areas. The choice of entrepreneurship is one solution to reduce the problem of unemployment, especially among undergraduates after graduating from college. This research method uses qualitative research methods through literature studies, observations, and documentation of each activity. This research uses very simple tools and materials, tools such as unused paint buckets, scissors, used plastic rice containers and materials used to support plant growth using the hydroponic method such as husk charcoal or rockwool plant seeds. Here the researchers chose water spinach plant seeds, AB Mix nutrient solution, and water as a medium for plant growth and development. The results of research on the use of used paint bucket waste for a simple hydroponic method to develop the entrepreneurial spirit of students at Ivet University, Semarang City, can be produced in the form of planting using charcoal, husk and rockwool as media, which can grow and develop well, if the planting process is properly and correctly paid attention to. Planting plants using this simple hydroponic method is beneficial for all groups, especially for students at Ivet University, Semarang City. The benefits that can be taken are developing an entrepreneurial spirit. It is hoped that after graduating from university, students can start a business and not depend on jobs either in government agencies or government agencies. private. KEY WORDS: hydroponics; entrepreneurship; land.
Perencanaan Instalasi Pengolahan Air Limbah Domestik Gedung Perkantoran Bertingkat Tinggi arifudin, arifudin; setiyono, setiyono
Jounal of Enviromental Science Sustainable Vol 4 No 2 (2023): Vol 4 No 2 (2023): Environmental Sustainability Journal
Publisher : Environmental Science Program, Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/envoist.v4i2.2272

Abstract

Gedung perkantoran merupakan suatu tempat untuk melaksanakan kegiatan perekonomian, bisnis, dan administrasi yang terpisah dari tempat tinggal. Dalam kegiatannya gedung perkantoran ini memerlukan air bersih untuk kebutuhan domestiknya. Dari penggunaan air tersebut sebanyak 80% akan dibuang ke lingkungan sebagai air limbah. Air sisa atau air buangan dari kegiatan gedung perkantoran bila tidak dikelola dengan benar dapat menimbulkan permasalahan lingkungan. Kombinasi teknologi lumpur aktif dan biofilter dapat diaplikasikan untuk mereduksi polutan air limbah sehingga menghasilkan air olahan yang layak dibuang ke saluran umum. Tujuan kegiatan ini adalah diperolehnya desain Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) domestik Gedung Perkantoran agar kualitas air buangan dapat memenuhi baku mutu lingkungan yang ditetapkan pemerintah
Sebuah KAJIAN NILAI EKONOMI INTANGIBLE SITUS PERAHU KUNO DENGAN ZONASI TRAVEL COST METHODE Arianingsih, Dessy
Jounal of Enviromental Science Sustainable Vol 4 No 2 (2023): Vol 4 No 2 (2023): Environmental Sustainability Journal
Publisher : Environmental Science Program, Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/envoist.v4i2.2822

Abstract

Sumber daya alam memberikan manfaat kepada manusia baik manfaat yang dapat dilihat secara langsung maupun tidak langsung. Salah satu pariwisata yang memiliki manfaat secara langsung yaitu wisata edupark. Di Kabupaten Rembang terdapat destinasi wisata edupark yang memiliki potensi penawaran menarik yaitu Situs Perahu Kuno. Situs Perahu Kuno merupakan tempat wisata bersejarah yang terletak di Dusub Jetakbelah, Desa Punjulharjo, Kecamatan Rembang, Kabupaten Rembang, Provinsi Jawa Tengah. Fakta menarik dari destinasi wisata ini adalah sebagi sebuah penegasan bahwa Indonesia memang sebagai negara maritim. Dan Situs Perahu Kuno sangat layak dijadikan tujuan wisata keluarga karena di tempat tersebut tersaji beragam informasi yang edukatif, juga sebagai pintu gerbang memahami teknologi, dan peradaban dimasa lalu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai manfaat ekonomi intangible dari wisata Situs Perahu Kuno. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan Travel Cost Methode (TCM). Dari penelitian tersebut didapatkan hasil dari manfaat ekonomi intangible sumber daya alam dan lingkungan Situs Perahu Kuno sebesar Rp 122.610.000,- Pertahun. Dengan nilai ekonomi tidak langsung yang cukup besar tadi, diharapkan pengelola dapat lebih menjaga lingkungan yang ada di Situs Perahu Kuno agar tetap menjadi tempat wisata yang berwawasan dan edukatif. Kata Kunci: Valuasi ekonomi, Travel Cost Methode (TCM), Situs Perahu Kuno.
DAYA DUKUNG DAN DAYA TAMPUNG WISATAWAN SITUS PERAHU KUNO DESA PUJULHARJO KECAMATAN REMBANG KABUPATEN REMBANG Putra, Kiswanto Syah; Syah Putra, Rizal Rizal Ichsan
Jounal of Enviromental Science Sustainable Vol 4 No 2 (2023): Vol 4 No 2 (2023): Environmental Sustainability Journal
Publisher : Environmental Science Program, Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/envoist.v4i2.2818

Abstract

In the tourism sector, the concepts of carrying capacity and carrying capacity have a significant role in maintaining a balance between economic growth and environmental preservation. Carrying capacity refers to the capability of a tourist destination or tourism area to manage the number of visitors without disturbing the natural ecosystem, cultural heritage and local social dynamics. Conversely, capacity describes the maximum number of tourists that can be received by a destination without reducing the quality of the tourist experience or disrupting the balance of ecosystems and local community interactions. An analysis of carrying capacity and carrying capacity in the context of tourism includes measuring and assessing the various factors that influence the relationship between visitors, the environment and the local community. These factors include accommodation infrastructure, means of transportation, waste management, water sources, as well as social dimensions such as local customs and cultural values. The main aim of this analysis is to avoid "over-tourism," where an increase in the number of visitors exceeds the carrying capacity and carrying capacity of a destination, which has the potential to cause environmental damage, disputes with local residents, and a decrease in the quality of the visitor experience. Such analysis supports governments, tourism companies and local communities in designing sustainable management plans and advancing a vision for the future. With an integral and sustainable approach to the concepts of carrying capacity and carrying capacity, tourism destinations can optimize their economic impact while minimizing negative effects on the environment and cultural identity. By considering environmental and social aspects, and involving all interested parties, the analysis of carrying capacity and capacity provides a strong foundation for responsible and sustainable tourism development
STUDI PENANGGULANGAN LIMBAH MERKURI DAMPAK AKTIVITAS PERTAMBANGAN EMAS TERHADAP LINGKUNGAN DAN KESEHATAN MASYARAKAT SEKITAR Nurjanah, Siti; Rifandi, Raditya Ahmad; Ulfiyanti, Ulfiyanti
Jounal of Enviromental Science Sustainable Vol 5 No 1 (2024): Environmental Sustainability Journal
Publisher : Environmental Science Program, Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/envoist.v5i1.1118

Abstract

Mercury waste is produced from various sources because mercury is used in several types of products and processes, and is also contained in minerals such as coal. This research aims to assess the potential impact of mercury pollution on the environment. The elimination of mercury in products and processes along with strict controls on mercury emissions and releases in response to the Minamata Convention is a worrying increase in the production of mercury waste which requires environmentally sound management (ESM). Then this research uses the literature review method in 20 journals consisting of 10 national journals and 10 international journals related to handling mercury pollution in waters and sediments from mining activities, then there are several discussions based on mercury waste in gold mining results for the community and surrounding natural environment. The majority have conclusions regarding mercury waste in gold mines regarding public health.
Dekomposisi Limbah Organik Tempurung Kelapa Menjadi Bio-Coke Hybrid Menggunakan Metode Pirolisis-LSM (Liquid Solid Mixing) JAHIDING, M
Jounal of Enviromental Science Sustainable Vol 5 No 1 (2024): Environmental Sustainability Journal
Publisher : Environmental Science Program, Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/envoist.v5i1.2875

Abstract

Coconut shells (TK) are biomass waste containing lignocellulosic components that have potential as a biomass fuel source. This condition encourages the conversion of TK biomass waste into bio-coke as an alternative solid fuel by combining LVM (Liquid Volatile Matter) into the bio-coke structure to increase the calorific value using the pyrolysis-LSM (Liquid Solid Mixing) method. This research aims to determine the effect of LVM and bio-char CS concentrations as materials for making hybrid bio-coke with LVM concentrations of 10, 20, and 30% (w/t) using pyrolysis at a temperature of 600°. C. The characterization results show that the best proximate and heating values are obtained at an LVM concentration of 30%. Bio-coke hybrid has a water content of 5.12%, ash content of 6%, volatile substances of 20.48%, fixed carbon of 63.38%, and a maximum calorific value of 7186.28 kcal/kg. Thus, LVM combined with TK bio-coke is a potential strategy for managing biomass waste in alternative fuel applications.
Evaluasi Performa Corrugated Plate Interceptor (CPI) Dengan Metode Analisa Oil Content Di Unit IPAL Kilang X Putra, Restu Ramadhani Pratama; Hatiningrum, Woro Rukmi
Jounal of Enviromental Science Sustainable Vol 5 No 1 (2024): Environmental Sustainability Journal
Publisher : Environmental Science Program, Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/envoist.v5i1.2890

Abstract

Kilang X adalah sebuah kilang pengolahan minyak bumi. Dalam operasi pengolahan minyak bumi, limbah cair yang tidak diinginkan selalu dihasilkan. Untuk menjaga kelestarian lingkungan, limbah tersebut diolah terlebih dahulu sebelum dibuang ke perairan agar memenuhi standar kualitas air buangan industri. Salah satu alat yang digunakan untuk mengolah limbah cair minyak adalah Corrugated Plate Interceptor (CPI). CPI berfungsi sebagai pemisah minyak dengan memanfaatkan gaya gravitasi dan perbedaan densitas antara minyak dan air. CPI memiliki plate yang berfungsi untuk membantu proses pemisahan antara minyak dan air. Kualitas effluent CPI sangat dipengaruhi oleh kinerja CPI itu sendiri. Oleh karena itu, perhitungan evaluasi diperlukan untuk menentukan kinerja CPI. Penulis menggunakan metode analisis oil content untuk mengevaluasi kinerja CPI. Data yang diperlukan untuk mengetahui kinerja CPI meliputi debit limbah cair, kadar minyak influent dan effluent, serta data desain CPI. Berdasarkan perhitungan dan hasil evaluasi performa CPI didapatkan debit aliran limbah cair sebesar 11,52 m3/jam, oil content effluent sebesar 11,97 mg/L, bilangan reynold sebesar 27,4925, bilangan freude sebesar 2,26 × 10-5, rise velocity sebesar 109,97 × 10-5 m/s, diameter partikel minyak sebesar 1 mikron dan unjuk kerja CPI sebesar 81 %. Hal ini menunjukkan bahwa performa dari CPI terbilang baik dalam melakukan penyisihan minyak dari limbah cair. Faktor-faktor yang mempengaruhi performa CPI adalah bilangan reynold, bilangan freude, debit, rise velocity, dan diameter partikel minyak. Selain itu, performa CPI dipengaruhi oleh kondisi dari bak CPI dan shell pada unit CPI.
Kesadaran Masyarakat Pesisir Terhadap Degradasi Lahan: Studi Kasus di Pesisir Kota Semarang Rifandi, Raditya Ahmad; Putra, Rizal Ichsan Syah
Jounal of Enviromental Science Sustainable Vol 5 No 1 (2024): Environmental Sustainability Journal
Publisher : Environmental Science Program, Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/envoist.v5i1.3432

Abstract

Semarang City, located on the northern coast of Java Island, faces significant environmental issues including land degradation and tidal flooding, which threaten soil quality and infrastructure. Land degradation, driven by land conversion and unsustainable agricultural practices, along with tidal flooding caused by climate change and land subsidence, has notable adverse effects on coastal communities. This study aims to explore the level of awareness among Semarang's coastal residents regarding these issues, employing survey and in-depth interview methods with 200 respondents from coastal areas. The findings reveal that awareness of land degradation and tidal flooding is moderate, with 60% of respondents showing an intermediate level of awareness and 25% acknowledging the impacts of each issue. Meanwhile, 15% of respondents were less aware and did not have sufficient information about the issue of land degradation. This research underscores the need for enhanced educational and outreach efforts to increase community awareness and participation in environmental mitigation. Improving awareness will aid in developing more effective mitigation strategies to address the environmental challenges faced by Semarang City.
Kajian Daya Dukung Lahan Permukiman di Kota Salatiga menggunakan Sistem Informasi Geografis Kusumaningsih, Febriana Restu; Mendrofa, Best Forever; Amaratani, Centri Arktika Neoaprilia; Rabbani, Raka Restu; Putri, Sindi Yuliana; Jabbar, Abdul; Haris, Amnan; Fariz, Trida Ridho
Jounal of Enviromental Science Sustainable Vol 5 No 1 (2024): Environmental Sustainability Journal
Publisher : Environmental Science Program, Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/envoist.v5i1.3053

Abstract

Kota Salatiga adalah salah satu kota di Provinsi Jawa Tengah yang berada di Jalan Negara sebagai penghubung antara Kota Semarang dan Kota Surakarta. Jumlah penduduk Kota Salatiga pada akhir tahun 2022 mencapai 195.065 jiwa dengan laju pertumbuhan penduduk 0,80%. Seiring dengan adanya pertumbuhan jumlah penduduk dan lahan terbangun yang masif dapat menyebabkan penurunan kualitas daya dukung lingkungan di Kota Salatiga. Maka perhitungan daya dukung lahan perlu dilakukan untuk mengontrol pertumbuhan dan perkembangan permukiman sehingga keseimbangan ekosistem tetap dapat terjaga. Metode yang digunakan di penelitian ini adalah studi pustaka dari Badan Pusat Statistik serta analisis data menggunakan konsep Building Coverage berbasis Sistem Informasi Geografis. Hasil penelitian menyatakan bahwa daya dukung lahan permukiman Kota Salatiga adalah 56,91%, masih tergolong baik dan belum mencapai batas optimum luas liputan bangunan. Daya dukung lahan permukiman per kecamatan di Kota Salatiga dengan persentase terbesar adalah Kecamatan Sidomukti yaitu 61,95%, sedangkan persentase terendah terdapat pada Kecamatan Sidorejo yaitu 53,81%. Daya dukung lahan permukiman pada Kota Salatiga diperkirakan akan mencapai batas optimal sebesar 70% saat tahun 2048 dengan jumlah penduduk sebanyak 240.563 jiwa.