cover
Contact Name
-
Contact Email
journal.envoist@ivet.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
journal.envoist@ivet.ac.id
Editorial Address
Jl. Pawiyatan Luhur IV Nomor 17 Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Environmental Science Sustainable
Published by Universitas IVET
ISSN : 27214761     EISSN : 27759008     DOI : -
Core Subject : Social,
This journal offers complete coverage of key environmental issues, it addresses development challenges that have to do some study such as biodiversity, environmental health, environmental policy, modeling and assessment, community development
Articles 47 Documents
Infused Water Kurma Sebagai Alternatif Menurunkan Berat jenis Urin Pada Pekerja Sektor Informal wirdati, ismi elya
Jounal of Enviromental Science Sustainable Vol 2 No 1 (2021): Environmental Sustainability Journal
Publisher : Environmental Science Program, Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/envoist.v2i1.1815

Abstract

Latar Belakang : Peningkatan berat jenis urin merupakan indikator pekerja mengalami peningkatan respirasi akibat lingkungan kerja panas pada pekerja sektor informal. Infused water kurma merupakan larutan elektrolit yang mengandung gula alami sebagai alternatif pengganti cairan tubuh saat bekerja. Metode : Desain eksperimen semu (quasy experimental design). Sampel terbagi menjadi 2 kelompok, kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Kelompok eksperimen diberi larutan infused water kurma pemberian 250 ml larutan, setiap 30 menit selama 4 jam, kelompok kontrol diberi air mineral. Pengukuran berat jenis urin dilakukan sebelum dan sesudah perlakuan. Analisis data menggunakan paired t test dan independent sample t test. Hasil : Perbedaan bermakna berat jenis urin pada kelompok eksperimen sebelum dan sesudah perlakuan (p = 0,000), tidak ada perbedaan berat jenis urin pada kelompok kontrol sebelum dan sesudah perlakuan (p = 0,328). Tidak ada perbedaan berat jenis urin antara kelompok eksperimen dan kontrol sebelum perlakuan (p = 0,937). Ada perbedaan bermakna berat jenis urin antara kelompok eksperimen dan kontrol setelah perlakuan (p = 0,000). Kesimpulan Berat jenis urin pada kelompok eksperimen (1,006) lebih rendah dibandingkan dengan kelompok kontrol (1,024). Infused water kurma dapat digunakan sebagai alternatif menurunkan berat jenis urin pada pekerja di sektor informal.
Arboretum untuk Green Campuss UIN Walisongo Semarang Purnamaningrum, Arifah
Jounal of Enviromental Science Sustainable Vol 2 No 1 (2021): Environmental Sustainability Journal
Publisher : Environmental Science Program, Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/envoist.v2i1.1679

Abstract

A sustainable green campus program requires a commitment to maintain the campus environment in order to remain of green campus values. One of them is commitment in providing green open space. Considering the land requirements for building construction are increasing, it is necessary to determine an area where construction is not permitted at that location. The location is devoted to green open space. Determination of a location as an arboretum can strengthen commitment to providing green open space in campus environment of UIN Walisongo Semarang. The multifunctional arboretum is very useful for the development of sustainable green campus. This study is to examine the arboretum as a supporter of green campus programs at UIN Walisongo Semarang. There are three potential locations to be used as arboretum of UIN Walisongo Semarang. Cluster concept that carries genetic conservation is suitable for the development of UIN Walisongo arboretum, beside considers the existing inventory. Needs of deep study about an inventory of existing flora and fauna, site conditions, and development plans for more appropriate arboretum for UIN Walisongo Semarang green campus.
The land characteristics as the determination of the agro ecological zone in the kambaniru watershed at kiritana village Ena, Anggreni Wahyuninsy
Jounal of Enviromental Science Sustainable Vol 2 No 1 (2021): Environmental Sustainability Journal
Publisher : Environmental Science Program, Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/envoist.v2i1.1628

Abstract

xxxxxx
Pendugaan tingkat erosi pada kawasan penambangan pasir di Desa Pener dan Desa Penusupan Kecamatan Pangkah Kabupaten Tegal tahun 2020 Syah Putra, Rizal Ichsan
Jounal of Enviromental Science Sustainable Vol 2 No 1 (2021): Environmental Sustainability Journal
Publisher : Environmental Science Program, Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/envoist.v2i1.1861

Abstract

Kegiatan penambangan memberikan banyak manfaat bagi perkembangan ekonomi masyarakat dan pendapatan suatu daerah. Perubahan bentuk lahan, erosi dan sedimentasi merupakan dampak negatif akibat kegiatan penambangan. Identifikasi tingkat erosi perlu dilakukan untuk mengetahui penipisan tanah akibat kegiatan penambangan. Metode USLE yang dikembangkan oleh Wiscmeier dan Smith (1978) digunakan untuk mengetahui tingkat erosi yang selanjutnya dilakukan klasifikasi tingkat erosi berdasarkan Peraturan Menteri Khutanan Republik Indonesia Nomor : P. 32/Menhut-II/2009. Hasil perhitungan tingkat erosi di lokasi penelitian menunjukkan terdapat 2 stasiun pengamatan yang berada di kawasan penambangan dalam kategori sangat berat dan berat yaitu ST Pener 1 dan ST Pener 2. Kondisi erosi yang berada pada kategori sangat berat dan berat di ST Pener 1 dan ST Pener 2 memerlukan adanya penanganan baik secara edukasi, vegetatif ataupun teknis
PENILAIAN EKONOMI WISATA PANTAI KARANGJAHE KABUPATEN REMBANG DENGAN INDIVIDUAL TRAVEL COST METHOD (ITCM) Abdillah, Rangga Fajar; Nur, Bambang Aziz; Indah, Susilowati
Jounal of Enviromental Science Sustainable Vol 2 No 1 (2021): Environmental Sustainability Journal
Publisher : Environmental Science Program, Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/envoist.v2i1.1835

Abstract

Pantai Karangjahe di Kabupaten Rembang memeiliki potensi sumber daya alam yang menarik dan dapat digunakan sebagai objek wisata alam. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan nilai ekonomi intangible (tidak memiliki harga pasar) wisata berbasis jasa lingkungan dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan pengunjung ke Pantai Karangjahe. Metode Biaya Perjalanan Individu (Individual Travel Cost Method) digunakan untuk menduga potensi ekonomi wisata di Pantai Karangjahe. Sedangkan untuk mengetahui faktor-aktor yang mempengaruhi permintaan pengunjung ditentukan dengan analisis regresi linier. Pengumpulan data diperoleh dengan pengisian kuesioner kepada para pengunjung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel biaya perjalanan dan jarak berpengaruh secara signifikan terhadap tingkat kunjungan wisatawan ke Pantai Karangjahe. Model permintaan wisata ke Pantai Karangjahe berdasarkan biaya perjalanan yaitu Y = 6,770 – 0,00001385 X1, dimana Y adalah tingkat kunjungan dan X1 adalah biaya perjalanan. Potensi ekonomi intangible Pantai Karangjahe mencapai Rp 305.720.768.951,- pertahun dengan nilai surplus konsumen sebesar Rp 1.238.055,- per individu per tahun. Keuntungan ekonomi yang besar dari aktivitas wisata di PAntai Karangjae memeiliki pengaruh positif terhadap pengingkatan sosial ekonomi masyarakat setempeat sebagai akibat adanya multiplayer effect kegiatan wisata.
Kajian Pengelolaan Potensi Ekowisata Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan Andriyani, Sofi Diah; Sifa, Muhammad; Rif, Raditya Ahmad
Jounal of Enviromental Science Sustainable Vol 3 No 1 (2022): Environmental Sustainability Journal
Publisher : Environmental Science Program, Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/envoist.v3i1.2250

Abstract

Kecamatan Petungkriyono terletak di Kabupaten Pekalongan yang memiliki hutan hujan tropis dataran tinggi dengan keanekaragaman hayati dan menjadi habitat dari beberapa satwa langka, serta memiliki sungai yang dapat dijadikan sebagai eco adventure. Bentang alam Petungkriyono memiliki potensi untuk dikembangakan menjadi objek wisata. Namun dalam perjalanannya hambatan selalu ditemui, mulai dari kurang optimalnya peranan pemerintah sampai kemampuan masyarakat yang terbatas dalam pengelolaan potensi yang ada. Penelitian dilakukan untuk menganalisis kendala apa saja yang terjadi di objek wisata Petungkriyono diantaranya meneliti fokus kajian yang akan dianalisis adalah bagaimana pihak-pihak terkait dalam hal ini pemerintah daerah, stakeholer dan masyarakat lokal mengelola dan mengembangkan potensi ekowisata Petungkriyono. Peningkatan ekonomi lokal masyarakat Petungkriyono diantaranya mengembangakan objek wisata alam didaerah tersebut.
Dampak kualitas air pada kawasan keramba budidaya ikan air tawar di Waduk Cengklik, Boyolali Safitri, Rosi Nur; Ningtyas, Sesilia Retno Ayu; Hermawan, Wahyu Gilang; Pramitasari, Thalita Aldila; Rachmawati, Siti
Jounal of Enviromental Science Sustainable Vol 2 No 2 (2021): Vol 2 No 2 (2022): Environmental Sustainability Journal
Publisher : Environmental Science Program, Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/envoist.v2i2.2187

Abstract

Selain digunakan sebagai tempat penyimpanan air untuk memenuhi kebutuhan air masyarakat, Waduk Cengklik juga menjadi sebuah peluang usaha budidaya ikan air tawar bagi masyarakat di sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas air di kawasan budidaya ikan Waduk Cengklik dan hubungannya dengan kesehatan ikan. Tiga titik pengamatan ditentukan dengan teknik purposive sampling. Sampel air dari seluruh titik pengamatan diukur menggunakan Horiba Water Quality Checker berdasarkan parameter suhu, konduktivitas, total padatan terlarut, pH, oksigen terlarut, dan potensi reduksi oksidasi. Hasil dari setiap parameter dibandingkan dengan Baku Mutu Kualitas Air Danau dan sejenisnya pada lampiran VI PP Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan dianalisis secara deskriptif. Suhu pada setiap titik pengamatan adalah 31.01°C, 31.61°C, dan 31.90°C. Konduktivitas pada setiap titik pengamatan adalah 0.467 mS/cm, 0.420 mS/cm, dan 0.403 mS/cm. Nilai total padatan terlarut pada setiap titik pengamatan adalah 0.304 g/L, 0.273 g/L, dan 0.262 g/L. pH pada setiap titik pengamatan adalah 4.67, 5.14, dan 4.59. Nilai oksigen terlarut pada setiap titik pengamatan adalah 8.81 mg/L, 5.09 mg/L, dan 6.84 mg/L. Potensi reduksi oksidasi pada setiap titik pengamatan adalah 281 mV, 246 mV, dan 265 mV. Parameter suhu, konduktivitas, total padatan terlarut, dan oksigen terlarut masih memenuhi baku mutu air, tetapi parameter pH dan potensi reduksi oksidasi tidak memenuhi standar baku mutu air.
Pengetahuan publik akan implikasi pencemaran mikroplastik dalam keamanan pangan seafood Widiyawati, Yeni; Sari, Dwi Septiana
Jounal of Enviromental Science Sustainable Vol 3 No 1 (2022): Environmental Sustainability Journal
Publisher : Environmental Science Program, Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/envoist.v3i1.2195

Abstract

Latar belakang: Sebagian besar populasi manusia di dunia terpapar partikel mikroplastik maupun nanoplastik langsung melalui makanan, terutama ketika mengkonsumsi ikan dan makanan laut. Seafood merupakan salah satu sumber protein hewani yang penting. Namun, seafood banyak tercemar dari paparan sampah plastik maupun limbah yang terkandung pada air laut. Oleh karena itu, diperlukan pemahaman mengenai dampak mikroplastik yang terkandung pada bahan makanan seperti seafood. Metode: Penelitian survey ini menggunakan angket yang disebarluaskan menggunakan platform online yaitu google form secara acak melalui grup-grup whatsapp pada April-Juni 2022. Sebanyak 141 orang responden, khususnya dari Provinsi Jawa Tengah, telah berpartisipasi dalam survey ini. Angket disajikan dalam bentuk multiple choice, rating scale, dan open ended. Sejumlah 21 butir pertanyaan mencakup 5 indikator utama yaitu (1) demografi responden, (2) frekuensi mengonsumsi seafood, (3) penggunaan plastik, (4) pengetahuan mengenai dampak pencemaran mikroplastik dan (5) penanggulangan mikroplastik dalam seafood. Hasil: Hasil survey menunjukkan bahwa 63,8% responden mengetahui informasi mengenai pencemaran laut oleh sampah plastik, atau mikroplastik. Dari jumlah tersebut hanya 26,78% yang memamahami dengan baik dampak kelimpahan mikroplastik dalam seafood terhadap kesehatan. Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan public mengenai implikasi pencemaran mikroplastik tehadap keamanan pangan seafood masih belum komprehensif dan perlu ditingkatkan. ABSTRACT Background: Most of the human population in the world is exposed to microplastic and nano plastic particles directly through food, especially when consuming fish and seafood. Seafood is an important source of animal protein. However, seafood is polluted a lot from exposure to plastic waste and waste contained in seawater. Therefore, it is necessary to understand the impact of microplastics contained in foodstuffs such as seafood. Methods: This survey research uses a questionnaire that is distributed using an online platform, namely google form randomly through WhatsApp groups in April-June 2022. A total of 141 respondents, especially from Central Java Province, have participated in this survey. Questionnaires are presented in the form of multiple choice, rating scales, and open-ended. A total of 21 questions cover 5 main indicators, namely (1) demographics of respondents, (2) frequency of consuming seafood, (3) use of plastics, (4) knowledge about the impact of microplastic pollution, and (5) prevention of microplastics in seafood. Results: The survey results show that 63.8% of respondents know information about marine pollution by plastic waste, or microplastics. Of this number, only 26.78% have a good understanding of the impact of the abundance of microplastics in seafood on health. Conclusion: This study shows that public knowledge regarding the implications of microplastic pollution on seafood food safety is still not comprehensive and needs to be improved.
Dampak positif dan negatif pembangunan di Komodo dan sekitarnya: sebuah tinjauan literatur Syahadat, Ray March; Putra, Rizal Ichsan Syah
Jounal of Enviromental Science Sustainable Vol 2 No 2 (2021): Vol 2 No 2 (2022): Environmental Sustainability Journal
Publisher : Environmental Science Program, Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/envoist.v2i2.2049

Abstract

Background: As one of the world heritages by UNESCO and also the New 7 Wonders of Nature, Komodo National Park has become famous and in demand by both domestic and international visitors. The government then aggressively carried out development. This article was a literature review that aims to understand the impacts of development in Komodo and its surroundings. Methods: A total of 20 articles were selected from Google Scholar for analysis. Result: The results showed that the impact of development in Komodo and its surroundings can be seen from three dimensions, namely environmental, economic, and socio-cultural. Conclution: The impact of development in Komodo and its surroundings can be positive or negative. There are five recommendations for future research directions on the topic of development in Komodo. There are five recommendations for future research directions on the topic of development in Komodo.
Kajian Potensi Wisata Alam Desa Gonoharjo, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal Avilia, Dwi; Priyanto, Buruchaga Sakti; Rifandi, Raditya Ahmad
Jounal of Enviromental Science Sustainable Vol 3 No 1 (2022): Environmental Sustainability Journal
Publisher : Environmental Science Program, Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/envoist.v3i1.2247

Abstract

Pengembangan desa wisata merupakan salah satu bentuk pembangunan desa secara terpadu untuk mendorong perubahan sosial, budaya, dan ekonomi desa. Pemerintah mengembangkan desa wisata yang bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, melestarikan alam, lingkungan, dan sumber daya yang ada. Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengembangan wisata di Desa Gonoharjo, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal. Desa Wisata Gonoharjo merupakan daerah yang terletak di Kecamatan Limbangan Kabupaten Kendal. Desa Wisata Gonoharjo memiliki potensi dan keindahan alam yang sangat menarik, setidaknya ada tiga wisata yang terkenal pada Desa Gonoharjo ini yaitu Hutan Pinus Baon, Wisata Promas Greenland, dan Pemandian Air Panas Nglimut. Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui potensi Desa Wisata Gonoharjo menggunakan analisis SWOT (strenght, weakness, opportunity, theart). Tulisan ini akan menganalisis pengembangan desa wisata, keterlibatan masyarakat, dan faktor-faktor pendukung dan pengambat pengembangan desa wisata dalam meningkatkan perekonomian lokal di objek wisata