cover
Contact Name
Yulius Tiranda
Contact Email
yuliustiranda@ikestmp.ac.id
Phone
+6281994854458
Journal Mail Official
penelitianikestmp@gmail.com
Editorial Address
Jl. A. Yani 13 Ulu, Plaju, Palembang
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Masker Medika
ISSN : 23018631     EISSN : 26548658     DOI : -
Core Subject : Health, Social,
Jurnal yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Inovatif (LP2MI) IKesT Muhammadiyah Palembang ini berfokus pada kajian keperawatan (Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Anak, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Kritis, Keperawatan Komunitas dan Manajemen Keperawatan) , Kebidanan (Kehamilan, Persalinan, Nifas, Neonatus, Bayi dan Anak, Kesehatan Reproduksi), Kesehatan Lingkungan, fisioterapi dan Tekhnik Laboratorium Medik. Jurnal Masker Medika terbit 2 kali dalam setahun yaitu pada bulan Juni dan bulan desember yang dipublikasikan dalam terbitan cetak dan elektronik.
Articles 18 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 2 (2015): Masker Medika" : 18 Documents clear
GAMBARAN PEMENUHAN PERSONAL HYGIENE LANSIA DI PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA TERATAI PALEMBANG TAHUN 2015 Yellisni, Inne; Trilia, Trilia
Masker Medika Vol 3 No 2 (2015): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penuaan adalah suatu proses alamiah yang tidak dapat dihindari dan dapat berjalan terus menerus. Personal hygiene pada lansia merupakan upaya individu dalam memelihara kebersihan diri meliputi; kebersihan kulit, mandi, mulut, rambut, kaki dan kuku, dan genetalia.Tujuan dari peneltian ini untuk mengetahui gambaran pemenuhan personal hygiene pada lansia di PSTWT Palembang, sehingga diketahui gambaran perawatan kulit, mandi, mulut, rambut, kaki dan kuku, dan genetalia.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lansia yang ada di PSTWT Palembang.Data penelitian ini diambil dengan menggunakan kuesioner dan observasi. Tehnik pengambilan sampel menggunakan metode Accidental Sampling, sampel pada penelitian ini adalah 38 lansia dari total 63 lansia yang tinggal di PSTWT Palembang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perawatan kulit dengan kategori baik sebanyak 24 orang (63,1%), perawatan mandi dengan kategori baik sebanyak 28 orang (73,7%), perawatan mulut dengan kategori baik sebanyak 23 orang (60,5%), perawatan rambut dengan kategori baik sebanyak 25 orang (65,8), perawatan kaki dan kuku dengan kategori baik sebanyak 25 orang (65,8%), perawatan genetalia dengan kategori baik sebanyak 29 orang (76,3%). Bagi peneliti selanjutnya agar dapat mengembangkan dan menyempurnakan penelitian ini menggunakan data yang lebih kualitatif agar pengkajiannya lebih mendapatkan hasil lebih baik, luas dan dapat mengetahui lebih dalam lagi. Ageing is a natural process which cannot be avoided and can move along always. Personal hygiene at elderly is striving individual in looking after it hygiene to cover; skin hygiene, bath, mouth, hair, foot/feet and nail, and genital. Intention of this research to know the description of accomplishment personal hygiene elderly in Panti Sosial Tresna Werdha Teratai Palembang, causing is known image of treatment of skin, bath, mouth, hair, foot and nail, and genital. Population in this research is all the elderly in PSTWT Palembang. This research data taken by using questionnaire and observation. Techniques of sampling applies method Accidental Sampling, sample at this research is 38 elderly from total 63 elderly who live in PSTWT Palembang. Result of this research indicates that treatment of skin with good category 24 (63,1%), treatment of bath with good category 28 (73,7%), oral treatment with good category 23 (60,5%), hair shaped treatment with good category 25 (65,8), treatment of foot and nail with good category 25 (65,8%), treatment of genital with good category 29 (76,3%). For researcher hereinafter to can develop and makes perfect this research applies data which more qualitative that its study more gettingly is better result, wide and can know deeper again.
HUBUNGAN KONTROL DIRI DAN STATUS SOSIAL EKONOMI KELUARGA DENGAN PERILAKU KENAKALAN REMAJA DI SMK GAJAH MADA PALEMBANG TAHUN 2014 Suzanna, Suzanna
Masker Medika Vol 3 No 2 (2015): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kenakalan remaja merupakan salah satu masalah psikososial yang pada saat ini semakin mengalami peningkatan. Adapun faktor penyebab kenakalan remaja ini dapat berasal dari 2 faktor, yaitu faktor internal (krisis identitas dan kontrol diri), dan faktor eksternal (keluarga, pengaruh teman sepermainan, pengaruh lingkungan yang kurang baik, dan kemajuan IPTEK). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kontrol diri dan status sosial ekonomi keluarga dengan perilaku kenakalan remaja. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian yang digunakan adalah survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas X dan XI SMK Gajah Mada Palembang yang berjumlah 89 responden dengan menggunakan teknik Quota Sampling. Instrument pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan kuesioner dan uji yang digunakan adalah uji Chi Square. Hasil penelitian ini menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara kontrol diri dengan perilaku kenakalan remaja dengan p value = 0,013, dan ada hubungan yang signifikan antara status sosial ekonomi keluarga dengan perilaku kenakalan remaja dengan p value = 0,03. Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai masukkan bagi pihak sekolah untuk lebih meningkatkan perhatian, bimbingan, dan pengawasan terhadap perilaku kenakalan remaja Juvenile delinquency is one psychosocial problem which is getting increase at the moment. Whereas the causes of juvenile delinquency can be derived from two factors: internal factors (crisis of identity and self-control), and external factors (family, peers influence, unfavorable environmental influences, and the progress of science and technology). This study aimed at determining the correlation between self-control and family socioeconomic status with juvenile delinquency behavior in adolescents. This study is a quantitative study using survey analytic design with cross sectional approach. The samples in this study were students of class X and XI Gajah Mada Vocational School Palembang with he total 89 respondents using questionnaires and chi square test. The results showed there is no significant correlation between self-control and juvenile delinquency behavior with p value = 0.013, and there is no significant correlation between socio-economic status families and juvenile behavior with p value = 0.03. The results of this research can be used as input for the school to further improve attention, guidance, and supervision of juvenile behavior
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN PERDARAHAN POSTPARTUM DI RUMAH SAKIT MUHAMMADIYAH PALEMBANG TAHUN 2015 Murbiah, Murbiah; Pujiana, Dewi
Masker Medika Vol 3 No 2 (2015): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Perdarahan postpartum merupakan salah satu masalah penting bagi kesehatan ibu yang dapat menyebabkan kematian. Menurut WHO (2008) kemtian ibu didunia disebabkan oleh perdarahan sebesar 2 5 %, penyebab tidak langsung 20%, infeksi 15 %, aborsi yang tidak aman 13 %, eklamsia 12 %, penyulit persalinan 8 % dan penyebab lain 7%. Tujuan penelitian untuk mengukur factor-faktor resiko kejadian perdarahan postpartum di rumah sakit Muhammadiyah Palembang. Metode penelitian ini adalah penelitian analitik observasional dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan rancangan case control. Sampel penelitian adalah ibu post partum yang melahirkan di rumah sakit Muhammadiyah Palembang. Analisis yang akan dilakukan yaitu analisis univariat, analisis bivariat menggunakan uji chi-square dengan p value < 0,05. Hasil penelitian menunjukan terdapat hubungan antara paritas, jaraj persalinan, usia kehamilan, status gizi, anemia kehamilan, umur ibu, dan frekuensi antenatal terhadap kejadian perdarahan postpartum. Background: Postpartum hemorrhage is one of the important issues for the health of the mother that can cause death. According to WHO (2008) maternal mortality in the world are caused by bleeding by 25%, an indirect cause of 20%, 15% infection, unsafe abortion 13%, 12% eclampsia, complications of labor 8% and 7% other causes. The purpose of the study to measure the incidence of risk factors of postpartum haemorrhage in hospital Muhammadiyah Palembang. This research method is analytical observational research using quantitative approach by using case control design. Samples were post partum mothers who gave birth in hospitals Muhammadiyah Palembang. Analysis will be done through univariate analysis, bivariate analysis using the chi-square test with p values <0.05. The results showed an association between parity, distance delivery, gestational age, nutritional status, anemia of pregnancy, maternal age, and frequency of antenatal on the incidence of postpartum hemorrhage.
PENATALAKSANAAN TINDAKAN BATUK EFEKTIF PADA PASIEN TB PARU DI RUMAH SAKIT KHUSUS PARU PALEMBANG TAHUN 2010 Suratun, Suratun
Masker Medika Vol 3 No 2 (2015): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

TB paru adalah penyakit menular langsung yang di sebabkan oleh kuman TBC ( Mikrobakterium ) sebagian besar kuman TBC menyerang paru tetapi dapat juga mengenai orang lain. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penatalaksanan tindakan batuk efektif pada pasien TB paru di Rumah Sakit Khusus Paru Palembang tahun 2010. dengan populasi dalam penelitian ini sebanyak 15 responden yang di lakukan pada tanggal 22 Maret - 4 April tahun 2010 dengan menggunakan total sampling dengan kriteria seluruh perawat yang melakukan tindakan batuk efektif di Rumah Sakit Khusus Paru Palembang tahun 2010. Hasil yang di dapat dalam penelitian ini adalah pelaksanaan tindakan batuk efektif terdapat 15 responden, yang termasuk dalam kategori baik 1 responden (6,6%), cukup 9 responden (60%), dan dengan kategori kurang 5 responden (33,3%). Hasil ini menunjukkan bahwa penatalaksanaan tindakan batuk efektif di Rumah Sakit khusus paru masih dalam kategori cukup. Dari hasil penelitian ini diharapkan perawat diruangan lebih meningkatkan dalam melaksanakan tindakan batuk efektif. Pulmonary TB is an infectious disease directly caused by TB germs (Mikrobakterium) most germs TB attacks the lungs but can also about others. The purpose of this study was to determine management measures effective cough in patients with pulmonary tuberculosis in Special Hospital Lung Palembang in 2010. The population in this study were 15 respondents were done on 22 March to 4 April 2010 by using total sampling criteria all nurses who perform actions effective cough in Special Hospital Lung Palembang in 2010. The results obtained in this study were cough effective implementation of the action, there were 15 respondents, which is included in either category 1 respondent (6.6%), just 9 respondents (60%), and with less category 5 respondents (33.3%). These results indicate that management measures effective cough in lung Specialty Hospital is still in the category enough. From the results of this study are expected to further increase in room nurse in implementing effective measures cough.
ANALISIS PERUBAHAN SIKLUS MENSTRUASI PADA AKSEPTOR KELUARGA BERENCANA DI WILAYAH PUSKESMAS PLAJU PALEMBANG TAHUN 2015 Susanti, Lilis
Masker Medika Vol 3 No 2 (2015): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keluarga Berencana merupakan program nasional yang diharapkan dapat menekan laju pertumbuhan penduduk Indonesia.Kontrasepsi dalam keluarga berencana terdiri dari pil, suntik dan implan yang dapat mempengaruhi perubahan siklus menstruasi. Untuk mendapatkan informasitentang alat kontrasepsi Pil, suntik dan implant terhadap perubahan siklus menstruasi dan alat kontrasepsi paling dominan yang mempengaruhi perubahan siklus menstruasi di Puskesmas Plaju kota Palembang. Untuk mendapatkan informasi mengetahui alat kontrasepsi mana yang paling dominan terhadap perubahan siklus menstruasi akseptor keluaga berencana di Puskesmas Plaju kota Palembang.Penelitian ini mengunakan Survey Analitik dengan pendekatan cross sectional seluruh akseptor KB aktif yang menggunakan alat kontrasepsi pil, suntik dan implan di puskesmas Plaju Palembang tahun 2014, yang berjumlah 12396 akseptor KB. Jumlah sampel penelitian sebanyak 100 responden. teknik sampling yang digunakan sistem asidental sampling. Data yang digunakan adalah data primer dari kuesioner. Teknik analisa data dengan Chi- Square (α = 0,05) dan Regresi Logistik. Penelitian dilakukan tanggal 10 Mei -10 Juli 2015.Hasil analisis univariat menunjukkan distribusi karakteristik responden menurut umur didapatkan ≥ 30 tahun (67%), paritas rendah (58%), Pendidikan ≥ SMA (64%) tidak bekerja (72%), respondenyang menggunakan alat kontrasepsi pil (19%), yang menggunakan alat kontrasepsi suntik sebanyak (58%), dan yang menggunakan alat kontrasepsi implan sebanyak (23%).Hasil analisis bivariat menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan antara alat kontrasepsi pil terhadap siklus menstruasi (p Value = 0,087). Ada hubungan yang signifikan antara alat kontrasepsi suntik terhadap perubahan siklus menstruasi responden (p Value = 0,034) . Tidak ada hubungan yang signifikan antara alat kontrasepsi implan terhadap perubahan siklus menstruasi responden. Berdasarkan hasil analisis multivariat ada hubungan yang signifikan antara alat kontrasepsi suntik terhadap perubahan siklus menstruasi responden.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara alat kontrasepsi suntik terhadap perubahan siklus menstruasi responden. Tidak ada hubungan antara variabel, alat kontrasepsi pil dan alat kontrasepsi implant terhadap perubahan siklus menstruasi responden.Disarankan bagi responen lebih memilih alat kontrasepsi yang tidak mempengaruhi perubahan siklus menstruasi seperti, implant dan pil. Programning Family is national program, it can compulsion the Growth Community Indonesia People. Contraception in programining family consist of pil, injection and implant can influence menstruation cycle change.The purpose of this research was to gain information about the most dominant contraceptive device against menstrual cycle change for the family planning acceptors in public health center Plaju Palembang.This research used analytical survey method with cross sectional approach for all active family planning acceptors who use contraceptive devices such as pills, injection and implants in Public Health Center Plaju Palembang in 2014 as many as 12396 family planning acceptors. The number of sample for this research was 100 respondents. The sample was collected by using accidental sampling method. The data used for this research as the primary data taken from the questionnaire. Then, the data were analyzed by using chi-square (α=0.05) and logistic regression technique. This research was conducted from May 10 – July 10, 2015. From the result of the univariate analysis, it was found that the respondents’ characteristic distribution were as follows: age ≥ 30 years (67%), low party (58%), education ≥ High School (64%), unemployed (72%), respondents using contraceptive device: pills (19%), injection (58%) an implants (23%). The result of bivariate analysis showed no significant correlation between contraceptive device pills with menstrual cycle (p-value=0.087). There was a significant correlation between injection with menstrual cycle (p-value=0.034).Tehere was no significant correlation between contraceptive device implant with the menstrual cycle change of the respondents. The result of multivariate analysis showed that the most dominant contraceptive devices against menstrual cycle change were injection for the family planning acceptors.Based on the result, it is concluded that there was a correlation between contraceptive device injections with the respondents’ menstrual cycle change, but tehere were no correlation between contraceptive device pills and implants with the menstrual cycle change. It is recommended that public Health Center Plaju Palembang improve its socialization about long-term contraceptive devices.
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGETAHUAN, PERSEPSI DAN SIKAP MAHASISWA TENTANG UJI KOMPETENSI DENGAN TINGKAT KELULUSAN TRY OUT UJI KOMPETENSI PADA MAHASISWA PROGRAM PROFESI NERS UJI PERTAMA PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN STIKES MUHAMMADIYAH PALEMBANG TAHUN 201 Apriany, Anita; Apriany, Anita; Romadoni, Siti; Romadoni, Siti
Masker Medika Vol 3 No 2 (2015): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan Uji Kompetensi menjadi salah satu ketakutan bagi calon pesertanya. Masing-masing masih memiliki tingkat pengetahuan yang berbeda, serta persepsi dan sikap yang tidak sama. Tingkat kelulusan di masing-masing daerah juga berbedaPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan, persepsi dan sikap mahasiswa tentang uji kompetensi dengan tingkat kelulusan try out uji kompetensi pada mahasiswa Program Profesi Ners uji pertama Program Studi Ilmu Keperawatan STIKes Muhammadiyah Palembang Tahun 2015. Penelitian ini menggunakanpendekatan kuantitatif dengan rancangan penelitian cross sectional.Populasi penelitian adalah mahasiswa program profesi ners yang telah lulus tahun 2015. Besar sampel dalam penelitian ini diambil menggunakan teknik total samplingberjumlah 49 responden.Hasil uji statistik menggunakan uji t independent dan diperoleh hasil ada hubungan antara pengetahuan (p value: 0,014), persepsi (p value 0,002) dan sikap (p value 0,021) lulusan ners dengan tingkat kelulusan mahasiswa lulusan ners. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disesuaikan metode yang baik tentang Uji kompetensi. Banyak persiapan selain dari pengetahuan dan sikap yang menjadi tolak ukur kelulusan mahasiswaseperti latihan item development dan item review dosen agar soal menjadi lebih berkualitas.
PENGARUH ANTARA PARITAS DENGAN KEJADIAN PRESENTASI BOKONG PADA WANITA USIA SUBUR (WUS) DI RUANG KEBIDANAN RUMAH SAKIT MUHAMMADIYAH PALEMBANG TAHUN 2011 Angela Yunica, Joyce Angela Yunica, Angela
Masker Medika Vol 3 No 2 (2015): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Survey Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) menyatakan pada tahun 2007, Angka Kematian Ibu (AKI) sebanyak 248 per 100.000 kelahiran hidup dan angka penyebab kematian ibu 84% karena komplikasi obstetrik langsung dan didominasi oleh trias klasik yaitu perdarahan (46,7%), toxemia (14,5%) dan infeksi (8%). Persalinan presentasi bokong menyumbangkan 70% dari semua penyebab kematian ibu karena partus lama dan ruptur uteri. Presentasi bokong disebabkan oleh multiparitas, plasenta previa dan panggul sempit, Hidrosefalus atau anensefalus, Gemeli, Hidramnion atau Oligohidramnion, Prematuritas, Lilitan tali pusat atau tali pusat pendek, Kelainan uterus (uterus arkuatus, uterus duktus, uterus dupleks, tumor. Oleh karena itu ingin diketahui Pengaruh antara Paritas dengan Kejadian Presentasi Bokong pada Wanita Usia Subur (WUS) di Ruang Kebidanan Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang Tahun 2011. Penelitian ini dilakukan pada bulan Oktober-Desember Tahun 2010 yang berjumlah 176 orang. Teknik pengambilan sample pada penelitian ini adalah simple random sampling diteruskan menjadi accidental sampling untuk mencukupi data. Hasil penelitian sebanyak 43 (86%) dari 46 (71,9%) wanita usia subur (WUS). Serta kejadian presentasi bokong yang disebabkan oleh paritas tidak beresiko (jika jumlah anak ≤ 3 orang) yaitu sebanyak 7 (14%) dari 18 (28,1%) wanita usia subur (WUS). Dari uji statistik Chi-Square didapatkan nilai ρ value = 0,000, ada pengaruh yang bermakna antara paritas dengan kejadian presentasi bokong pada wanita usia subur (WUS). Pada multiparitas dinding rahim akan menjadi lembek, mengalami kelemahan sehingga akan membuat janin lebih mudah bergerak dan kepala janin akan sulit masuk ke pintu atas panggul. Indonesian Demographic Health Survey (IDHS) declared in 2007, the maternal mortality rate (MMR) of 248 per 100,000 live births and maternal mortality figures cause 84% due to direct obstetric complications and dominated by the classic triad that is bleeding (46.7%), toxemia (14.5%) and infections (8%). Childbirth of breech presentation donates 70% of all causes of maternal deaths due to obstructed labor and uterine rupture. Breech caused by multi parity, placenta previa and a narrow pelvis, hydrocephalus or anencephaly, Gemeli, Hydramnios or Oligohydramnios, Prematurity, coil cord or cord short, abnormalities of the uterus (womb arkuatus, uterine duct, uterus duplex, tumor. Therefore, it is necessary to know the correlation between parity and breech presentation in women of reproductive age (WRA) at the midwifery room Muhammadiyah hospital Palembang in 2011. This research was conducted in October-December of 2010 which amounted to 176 people. Technique for collecting the data in this study is simple random sampling continued to be accidental sampling to insufficient data. the results were 43 (86%) of the 46 (71.9%) women of reproductive age (WRA). as well as the incidence of breech caused by parity is not at risk (if the number of children ≤ 3), namely 7 (14%) of the 18 (28.1%) women of reproductive age (WRA). From the statistical test Chi-Square got value ρ value = 0,000, there was a significant association between parity and the incidence of breech presentation in women of reproductive age (WRA). In multi parity uterine wall will become mushy, experiencing weakness that will make it easier to move the fetus and the fetal head will be hard to get into the pelvic inlet.
HUBUNGAN UMUR DAN PARITAS IBU TERHADAP PEMERIKSAAN KEHAMILANDI UPTD PUSKESMAS KEMALARAJA KECAMATAN BATURAJA TIMUR KABUPATEN OGAN KOMERING ULU TAHUN 2013 Heriani, Heriani
Masker Medika Vol 3 No 2 (2015): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

World Health Organisation (WHO) memperkirakan lebih dari 585.000 ibu pertahunnya meninggal saat hamil atau bersalin. Lebih dari 50% kematian di Negara berkembang sebenarnya dapat dicegah dengan rutin melakukan pemeriksaan kehamilan. Indikator pelayanan kesehatan ibu hamil dapat dilihat dari jumlah kunjungan ibu hamil yang memeriksa kehamilan sarana kesehatan atau disebut K1 dan K4 dari perkiraan jumlah sarana ibu hamil pada tahun 2012 diperoleh jumlah cakupan pelayanan K1 sebanyak 942 ibu hamil dengan pencapaian 96,7% dan cakupan K4 didapatkan sebanyak 845 ibu hamil dengan pencapaian 89,7%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan umur dan paritas ibu terhadap pemeriksaan kehamilan di UPTD Puskesmas Kemalaraja Kecamatan Baturaja Timur Kabupaten Ogan Komering Ulu tahun 2013. Jenis penelitian survey analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang datang ke UPTD Puskesmas Kemalaraja Kecamatan Baturaja Timur Kabupaten Ogan Komering Ulu tahun 2013 yaitu sejumlah 248 ibu hamil. Sampelpenelitianmenggunakanmetodeaccidental sampling yang didapatkansebanyak 40 ibuhamil.Pengumpulan data melalui check list. Pengolahan data secara analisa univariat dan bivariat. Dari hasil penelitian didapatkan hasil ada hubungan antara umur dengan pemeriksaan kehamilan (p value 0,028) dan ada hubungan antara paritas dengan pemeriksaan kehamilan (p value 0,028).Peneliti memberikan saran bagi pihak UPTD Puskesmas Kemalaraja agar kiranya menyediakan fasilitas bagi ibu-ibu hamil dengan mengadakan penyuluhan kepada ibu hamil tentang pentingnya pemeriksaan kehamilan. World HealthOrganisation (WHO) estimates thatmorethan585,000mothersdieannuallyduring pregnancyorchildbirth. More than50% of deaths indeveloping countriescould be preventedwithroutineantenatal care. Indicators ofmaternalhealth servicescan be seenfromthe numberof pregnant womenwhovisithealth facilitiescheck for pregnancyorcalledK1andK4ofthe estimated number ofpregnant womenmeansin 2012earnedas much asthe amount ofcoverage ofK1942pregnant womenwith achieving96.7% andcoverage ofK4obtainedas many as845pregnant womenwith achieving89.7%. The purposeof this studywas todetermine the relationship ofmaternalageandparityonantenatal careathealth centersUPTDBalfourKemalarajaEasternDistrict ofUluOganHistoriesin 2013. Types ofanalyticsurveyresearchwithcross sectional approach. The population inthis study were allpregnant womenwhocometo thehealth centerUPTDKemalarajaEasternDistrict ofBalfourHistoriesUluOganin 2013thenumber of248pregnant women. Researchsamplesusingaccidental samplingmethodobtained40pregnant women. Data collectionthrough thecheck list.Data processingunivariateandbivariateanalysis. From theresults ofthe studyshowedno correlationbetween age andantenatal care(p value 0.028) andno associationbetweenparitywithantenatal care(p value 0.028). Researchers gavesuggestionstothehealth centerUPTDKemalarajathatwouldprovide facilitiesforexpectantmothersby providingcounseling topregnant women about theimportance of prenatal care.
EFEKTIFITAS KARBON AKTIF KULIT UBI KAYU DALAM MENURUNKAN KADAR BOD AIR LIMBAH PABRIK TEPUNG TAPIOKA TAHUN 2015 Shatriadi, Heri
Masker Medika Vol 3 No 2 (2015): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kulit ubi kayu merupakan limbah padat yang mengandung karbon aktif yang mempunyaidaya serap/adsorbsi yang tinggi terhadap bahan yang berbentuk larutan. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui efektifitas karbon aktif kulit ubi kayu dalam menurunkan kadarBOD air limbah pabrik tepung tapioka tahun 2015. Penelitian ini dilaksanakan pada bulanApril-Mei 2015. Desain penelitian yang digunakan Quasi experiment dengan perlakuanpenambahan karbon aktif kulit ubi kayu sebanyak 20 gr, 40 gr, 60 gr dan kontrol (0 gr)sebanyak 330 ml pada setiap perlakuan dilakukan 6 kali pengulangan.Dari hasil penelitian diperoleh kadar BOD pada 0 gr (kontrol) sebanyak 1032 mg/l, dosis 20gr sebanyak 368,9 mg/l, 40 gr sebanyak 201,6 mg/l dan 60 gr sebanyak 147,4 mg/l.Berdasarkan hasil analisis bivariat dengan uji regresi linear sederhana menunjukkan bahwaada pengaruh penurunan kadar BOD air limbah pada berbagai konsentrasi karbon aktif kulitubi kayu sebelum dan sesudah perlakuan p value = 0,000 < 0,050. Cassava peel is crammed waste which consists of active carbon which also has high absorbing power to the liquid materials. The purpose of this research is to figure out theeffectiveness of active carbon off cassava’s peel in decreasing BOD of waste water fromtapioca flour factory in 2015. The research design which will e used in this research is Quasyexperimental design by adding active carbon of cassava’s peel is up to 20 grams, 40 grams,60 grams and control (0 gram) to 330 ml in every treatment 6 times repetition.From the result of this research, we infer that BOD conscience in 0 gr (control) is 1032 mg/1,the dose is about 368,9 mg/1, 40 gr is 201,6 mg/1 and 60 gr is up to 147,4 mg/1. Accordingto bivariate analysis with simple linear regretion experiment shows that there is the effect indecreasing the BOD waste water to every concentrate of active carbon of cassava’s peelbefore and after the treatment p value = 0,000 < 0,050.
GAMBARAN PEMENUHAN PERSONAL HYGIENE LANSIA DI PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA TERATAI PALEMBANG TAHUN 2015 Inne Yellisni; Trilia Trilia
Masker Medika Vol 3 No 2 (2015): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penuaan adalah suatu proses alamiah yang tidak dapat dihindari dan dapat berjalan terus menerus. Personal hygiene pada lansia merupakan upaya individu dalam memelihara kebersihan diri meliputi; kebersihan kulit, mandi, mulut, rambut, kaki dan kuku, dan genetalia.Tujuan dari peneltian ini untuk mengetahui gambaran pemenuhan personal hygiene pada lansia di PSTWT Palembang, sehingga diketahui gambaran perawatan kulit, mandi, mulut, rambut, kaki dan kuku, dan genetalia.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lansia yang ada di PSTWT Palembang.Data penelitian ini diambil dengan menggunakan kuesioner dan observasi. Tehnik pengambilan sampel menggunakan metode Accidental Sampling, sampel pada penelitian ini adalah 38 lansia dari total 63 lansia yang tinggal di PSTWT Palembang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perawatan kulit dengan kategori baik sebanyak 24 orang (63,1%), perawatan mandi dengan kategori baik sebanyak 28 orang (73,7%), perawatan mulut dengan kategori baik sebanyak 23 orang (60,5%), perawatan rambut dengan kategori baik sebanyak 25 orang (65,8), perawatan kaki dan kuku dengan kategori baik sebanyak 25 orang (65,8%), perawatan genetalia dengan kategori baik sebanyak 29 orang (76,3%). Bagi peneliti selanjutnya agar dapat mengembangkan dan menyempurnakan penelitian ini menggunakan data yang lebih kualitatif agar pengkajiannya lebih mendapatkan hasil lebih baik, luas dan dapat mengetahui lebih dalam lagi. Ageing is a natural process which cannot be avoided and can move along always. Personal hygiene at elderly is striving individual in looking after it hygiene to cover; skin hygiene, bath, mouth, hair, foot/feet and nail, and genital. Intention of this research to know the description of accomplishment personal hygiene elderly in Panti Sosial Tresna Werdha Teratai Palembang, causing is known image of treatment of skin, bath, mouth, hair, foot and nail, and genital. Population in this research is all the elderly in PSTWT Palembang. This research data taken by using questionnaire and observation. Techniques of sampling applies method Accidental Sampling, sample at this research is 38 elderly from total 63 elderly who live in PSTWT Palembang. Result of this research indicates that treatment of skin with good category 24 (63,1%), treatment of bath with good category 28 (73,7%), oral treatment with good category 23 (60,5%), hair shaped treatment with good category 25 (65,8), treatment of foot and nail with good category 25 (65,8%), treatment of genital with good category 29 (76,3%). For researcher hereinafter to can develop and makes perfect this research applies data which more qualitative that its study more gettingly is better result, wide and can know deeper again.

Page 1 of 2 | Total Record : 18