cover
Contact Name
Bayu Fandidarma
Contact Email
bayuf@unipma.ac.id
Phone
+6285856297633
Journal Mail Official
electra@unipma.ac.id
Editorial Address
Jl. Auri 14-16 Kota Madiun Kampus III Universitas PGRI Madiun 63117
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
ELECTRA : Electrical Engineering Articles
ISSN : 2745598X     EISSN : 27470539     DOI : http://doi.org/10.25273/electra
Electrical Engineering Articles is scientific journal that publishes articles in the field of Electrical Engineering, Control System and Renewable Energy Application. It is a journal to encourage research publication to research scholars, academicians, professionals and student engaged in their respective field.
Articles 66 Documents
PERANCANGAN ALAT PEMBERIAN PAKAN IKAN OTOMATIS BERBASIS REAL TIME CLOCK (RTC) Putra, Very Andika; Fandidarma, Bayu
ELECTRA : Electrical Engineering Articles Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/electra.v4i2.15904

Abstract

Elektronik berkembang pesat, dan ini membuat hidup lebih mudah untuk perangkat yang dapat mengotomatiskan tugas-tugas yang biasanya ditangani oleh manusia. Otomasi adalah bagian tak terelakkan dari semua sektor, termasuk industri pemeliharaan ikan. Penggunaan alat bantu seperti pengumpan ikan dan pendingin air membuat perawatan ikan menjadi lebih mudah dan efisien. Pemeliharaan ikan dalam akuarium tidak terlepas dari pemberian pakan ikan. Masalah utama pemberian makan ikan oleh pemilik adalah seringkali tidak dijadwalkan secara teratur. Untuk itu diperlukan cara bagaimana pakan ikan hias tersebut dapat diberikan secara otomatis dengan waktu pemberian pakan yang dapat ditentukan oleh pemilik aquarium. Penelitian bertujuan untuk mengetahui cara merancang sebuah alat yang dapat memberi pakan ikan hias di aquarium secara otomatis berbasis real time clock.Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan, penulis memperoleh hasil bahwa alat yang dirancang telah mampu bekerja untuk memberikan makanan ikan dalam aquarium dengan cara memberikan waktu yang diinginkan dan akan secara otomatis memberikan pakan secara terus menerus sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan.
ANALISIS PENGUJIAN RELAY DISTANCE BERDASARKAN REKOMISIONING RELAY DISTANCE MENGGUNAKAN ISA DRTS 64 Kusuma, Feldinando Altalarik; Sunaryantiningsih, Ina; Yuniahastuti, Irna Tri
ELECTRA : Electrical Engineering Articles Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/electra.v5i1.20781

Abstract

Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya sistem proteksi yang efektif untuk melindungi jaringan listrik dari terjadinya gangguan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja sistem proteksi pada distribusi tenaga listrik dengan fokus pada penyesuaian setting relai distance dan pengujian menggunakan standar ISA DRTS 64. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dan fokus pada pengukuran dan analisis data numerik untuk memperoleh informasi yang akurat. Hasil fasa-fasa menunjukkan bahwa relay distance beroperasi dengan akurasi tinggi, dengan kesalahan impedansi maksimum 0,61% pada zona 3 fasa T dan kesalahan impedansi minimum 0,33% pada zona 1 fasa R. Hasil fasa-ground Zona 1 pengujian dilakukan dengan kombinasi tiga fasa netral R,S,T menggunakan impedansi terukur konstan sebesar 1,846 Ω kesalahan pengukuran sebesar 0,33% menunjukkan akurasi yang sangat baik, waktu pengoperasian antara 15,3 ms dan 54,9 ms. Hasil pengukuran metering 1 menunjukkan pembacaan semua fasa sangat mendekati 200,5 A, dengan error 0,2% hingga 0,3%. Menunjukkan akurasi yang sangat baik dalam pengukuran saat ini. Untuk pengujian tegangan , nilai injeksi tiap fasa sebesar 63,509 V  dengan sudut yang sama dengan pengujian arus. Hasil pengukuran menunjukkan pembacaan sekitar 38 kV pada semua fasa, dengan error konstan sebesar -0,1%. Hasil pengukuran metering 2 menunjukkan pembacaan berkisar antara 400,8 A hingga 401,5 A di semua fasa. Kesalahan pengukuran arus bervariasi antara 0,2% dan 0,4%, dengan kesalahan terbesar terjadi pada fase R. Hasil pengujian relay distance pengukuran dan relay distance uji synchrocek terdapat perbedaan sudut antara sisi R, S, T di Main VT (Voltage Transformer) dan VT Synchro Line, dengan nilai 240°, 240°, 240° dan 240°, 230°, 218°, Kondisi ini menghasilkan status "Synchro".
SISTEM MONITORING PENGGUNAAN AIR SAWAH MENGGUNAKAN ARDUINO UNO Wibowo, Agung Budhi; Laksono, Ridam Dwi
ELECTRA : Electrical Engineering Articles Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/electra.v4i2.17790

Abstract

Tanaman padi adalah salah satu tanaman penting di pertanian mengingat nasi merupakan salah satu makanan utama di Indonesia. Air Merupakan kebutuhan pokok tanaman padi. Penelitian ini bertujuan untuk memudahkan petani atau seseorang mengendalikan pompa air sawah sesuai yang diinginkan. Pengoperasian pompa air dimusim kemarau sangat rutin, serta sering sekali diperlukan untuk mengaktifkan pompa air tersebut dalam jangka waktu yang lama. Maka, tidak efektif jika semua aktivitas itu dilakukan secara manual. Untuk menciptakan hal tersebut, perlunya pemanfaatan teknologi sebaik mungkin pada setiap aktivitas manusia. Oleh karena itu dilakukan penelitian dengan membuat sistem monitoring pengairan tanaman padi dengan tujuan membuat sebuah alat yang dapat menciptakan kemudahan bagi pemilik pompa. Pada penelitian ini akan menggunakan arduino uno sebagai perangkat untuk mengolah data sesuai dengan perintah, RTC sebagai kontrol jam yang berjalan mundur, sensor flow sebagai pembaca kecepatan dan volume air, LCD untuk menampilkan dari perintah, dan keypad untuk mengirimkan perintah. Hasil dari perancangan ini berhasil merancang alat yang mampu menghitung mundur jam, mengkonversi harga, memperlihatkan kecepatan air, dan volume air. Pada penelitian yang dilakukan ini juga menghasilkan alat yang mampu beroperasi dalam jangka waktu yang lama dan cara pengoperasian yang mudah dipahami. Dari pengujian RTC memiliki tingkat keberhasilan 100% dari lima pengujian, pengujian sensor flow mempunyai selisih 0.4-2%, pengujian ketahanan alat tidak terjadi error, dan pengujian keseluruhan alat tidak terjadi error.
RANCANG BANGUN AKUARIUM BERBASIS INTERNET OF THINGS UNTUK IKAN ARWANA SILVER Utami, Nia Saputri; Kasnalestari, Tria; Sinaga, Martin; Ariyanto, Dede; Salim, Sigit Setiawan
ELECTRA : Electrical Engineering Articles Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/electra.v5i1.21093

Abstract

Ikan arwana merupakan ikan hias air tawar yang memiliki bentuk tubuh yang unik, serta memiliki warna yang indah sehingga banyak yang menjadikan ikan arwana sebagai ikan hias yang memiliki harga jual yang tinggi. Dikarenakan harga jual yang tinggi, ikan arwana membutuhkan perawatan khusus seperti pemeliharaan pada kualitas airnya. Kualitas air pada ikan arwana ditentukan oleh parameter-parameter seperti suhu, pH, dan tingkat TDS. Dalam rangka mempermudah pengendalian parameter-parameter air tersebut, maka diperlukan sistem yang dapat melakukan fungsi monitoring dan controlling dengan memanfaatkan teknologi IoT (Internet of Things). Penelitian ini membuat akuarium yang dapat mengendalikan parameter-parameter air dan memantaunya melalui aplikasi dengan memanfaatkan jaringan internet. Adapun sensor yang digunakan yaitu sensor DS18B20 untuk mendeteksi suhu air, sensor pH-4502C untuk mendeteksi kadar pH air, dan sensor TDS untuk mendeteksi tingkat kekeruhan air. Implementasi sensor-sensor tersebut pada akuarium menunjukkan fungsi yang optimal dan sesuai. Hal ini ditunjukkan dengan hasil pengujian eror dan akurasi pada sensor DS18B20 yaitu sebesar 09, dan 99,1%. Lalu, hasil pengujian pada sensor pH-4502C menunjukkan eror dan akurasi sebesar 4,52 dan 95,48%. Sedangkan hasil pengujian eror dan akurasi pada sensor TDS diperoleh 1,81 dan 98,19%. Sementara itu, aplikasi yang digunakan untuk monitoring dan manual controlling akuarium juga dapat berfungsi dengan optimal. Hal ini dibuktikan dengan fitur-fitur dapat diakses, dapat menerima dan menampilkan data parameter-parameter air akuarium. Selain itu, delay pengiriman data dari sensor ke aplikasi hanya sebesar 285,7ms dengan provider 1 dan 360,9ms dengan provider 2.    
IMPLEMENTASI SENSOR ARUS DAN TEGANGAN PADA SISTEM MONITORING ARUS DAN TEGANGAN (SIKUU) Utami, Nia Saputri; Banurea, George Ray; Rahmadana, Dani; Robbani, M. Imam
ELECTRA : Electrical Engineering Articles Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/electra.v4i2.19387

Abstract

Rancang Bangun Sistem Kendali Suhu Dan Lampu Pada Ruang Kantor (SIKUU) merupakan alat yang dibuat untuk melakukan otomatisasi menggunakan lampu dan kipas pada ruang kantor. Otomatisasi diperlukan dikarenakan banyak energi listrik yang terbuang sia-sia contohnya tidak mematikan saklar lampu dan kipas ketika tidak ada orang di ruang kantor. Jika dibuat otomatisasi maka dapat menghemat penggunaan energi listrik dan bisa menghemat pengeluaran membayar listrik. Alat ini juga berfungsi untuk menghemat serta monitoring penggunaan daya listrik yang digunakan. Untuk dapat melakukan monitoring penggunaan daya maka alat SIKUU dipasang sensor arus ACS712 dan sensor tegangan ZMPT101B. Sensor-sensor itu dikendalikan oleh mikrokontroler Atmega328. Pengujian sensor arus dan tegangan menggunakan beban yang berbeda beda untuk melihat akurasi dari sensor tersebut. Hasil pengujian sensor arus didapatkan rata-rata error sebesar 1,3%. Sedangkan hasil pengujian sensor tegangan rata-rata error sebesar 0,4%.
Analisis Efek Aliasing Pada Sinyal Audio Dengan Variasi Frekuensi Sampling Pada Lagu ‘Terhebat’ Shabrina, Hasyyati; Setyowati, Endah; Ahmayani, Inda; Putri, Khalifah Audya Eka
ELECTRA : Electrical Engineering Articles Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/electra.v5i1.21265

Abstract

Aliasing merupakan fenomena yang terjadi dalam pengolahan sinyal digital, termasuk sinyal audio, ketika frekuensi sampling yang digunakan tidak mencukupi untuk merepresentasikan frekuensi tertinggi dalam sinyal tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efek aliasing pada sinyal audio dengan melakukan variasi frekuensi sampling pada lagu "Terhebat". Eksperimen dilakukan dengan menggunakan software MATLAB untuk memvisualisasikan dan menganalisis sinyal audio pada frekuensi sampling 11025 Hz, 22050 Hz, 44100 Hz, 88200 Hz, dan 32000 Hz. Hasil penelitian menunjukkan bahwa frekuensi sampling yang terlalu rendah, seperti 11025 Hz dan 22050 Hz, menyebabkan aliasing yang signifikan, ditandai dengan distorsi dan hilangnya detail frekuensi tinggi pada sinyal audio. Sebaliknya, frekuensi sampling yang terlalu tinggi, seperti 88200 Hz, tidak memberikan manfaat yang signifikan dalam meningkatkan kualitas audio. Frekuensi sampling 44100 Hz, yang umum digunakan dalam CD audio, menghasilkan kualitas audio yang baik dengan efek aliasing yang minimal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemilihan frekuensi sampling yang tepat sangat penting untuk menghindari efek aliasing dan mempertahankan kualitas sinyal audio yang baik.
ANALISIS PENGUJIAN RELAY DISTANCE BERDASARKAN REKOMISIONING RELAY DISTANCE MENGGUNAKAN ISA DRTS 64 Kusuma, Feldinando Altalarik; Sunaryantiningsih, Ina; Yuniahastuti, Irna Tri
ELECTRA : Electrical Engineering Articles Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/electra.v5i1.21267

Abstract

Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya sistem proteksi yang efektif untuk melindungi jaringan listrik dari terjadinya gangguan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja sistem proteksi pada distribusi tenaga listrik dengan fokus pada penyesuaian setting relai distance dan pengujian menggunakan standar ISA DRTS 64. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dan fokus pada pengukuran dan analisis data numerik untuk memperoleh informasi yang akurat. Hasil fasa-fasa menunjukkan bahwa relay distance beroperasi dengan akurasi tinggi, dengan kesalahan impedansi maksimum 0,61% pada zona 3 fasa T dan kesalahan impedansi minimum 0,33% pada zona 1 fasa R. Hasil fasa-ground Zona 1 pengujian dilakukan dengan kombinasi tiga fasa netral R,S,T menggunakan impedansi terukur konstan sebesar 1,846 Ω kesalahan pengukuran sebesar 0,33% menunjukkan akurasi yang sangat baik, waktu pengoperasian antara 15,3 ms dan 54,9 ms. Hasil pengukuran metering 1 menunjukkan pembacaan semua fasa sangat mendekati 200,5 A, dengan error 0,2% hingga 0,3%. Menunjukkan akurasi yang sangat baik dalam pengukuran saat ini. Untuk pengujian tegangan , nilai injeksi tiap fasa sebesar 63,509 V dengan sudut yang sama dengan pengujian arus. Hasil pengukuran menunjukkan pembacaan sekitar 38 kV pada semua fasa, dengan error konstan sebesar -0,1%. Hasil pengukuran metering 2 menunjukkan pembacaan berkisar antara 400,8 A hingga 401,5 A di semua fasa. Kesalahan pengukuran arus bervariasi antara 0,2% dan 0,4%, dengan kesalahan terbesar terjadi pada fase R. Hasil pengujian relay distance pengukuran dan relay distance uji synchrocek terdapat perbedaan sudut antara sisi R, S, T di Main VT (Voltage Transformer) dan VT Synchro Line, dengan nilai 240°, 240°, 240° dan 240°, 230°, 218°, Kondisi ini menghasilkan status "Synchro".
RANCANG BANGUN AKUARIUM BERBASIS INTERNET OF THINGS UNTUK IKAN ARWANA SILVER Utami, Nia Saputri; Kasnalestari, Tria; Sinaga, Martin; Ariyanto, Dede; Salim, Sigit Setiawan
ELECTRA : Electrical Engineering Articles Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/electra.v5i1.21268

Abstract

Ikan arwana merupakan ikan hias air tawar yang memiliki bentuk tubuh yang unik, serta memiliki warna yang indah sehingga banyak yang menjadikan ikan arwana sebagai ikan hias yang memiliki harga jual yang tinggi. Dikarenakan harga jual yang tinggi, ikan arwana membutuhkan perawatan khusus seperti pemeliharaan pada kualitas airnya. Kualitas air pada ikan arwana ditentukan oleh parameter-parameter seperti suhu, pH, dan tingkat TDS. Dalam rangka mempermudah pengendalian parameter-parameter air tersebut, maka diperlukan sistem yang dapat melakukan fungsi monitoring dan controlling dengan memanfaatkan teknologi IoT (Internet of Things). Penelitian ini membuat akuarium yang dapat mengendalikan parameter-parameter air dan memantaunya melalui aplikasi dengan memanfaatkan jaringan internet. Adapun sensor yang digunakan yaitu sensor DS18B20 untuk mendeteksi suhu air, sensor pH-4502C untuk mendeteksi kadar pH air, dan sensor TDS untuk mendeteksi tingkat kekeruhan air. Implementasi sensor-sensor tersebut pada akuarium menunjukkan fungsi yang optimal dan sesuai. Hal ini ditunjukkan dengan hasil pengujian eror dan akurasi pada sensor DS18B20 yaitu sebesar 09, dan 99,1%. Lalu, hasil pengujian pada sensor pH-4502C menunjukkan eror dan akurasi sebesar 4,52 dan 95,48%. Sedangkan hasil pengujian eror dan akurasi pada sensor TDS diperoleh 1,81 dan 98,19%. Sementara itu, aplikasi yang digunakan untuk monitoring dan manual controlling akuarium juga dapat berfungsi dengan optimal. Hal ini dibuktikan dengan fitur-fitur dapat diakses, dapat menerima dan menampilkan data parameter-parameter air akuarium. Selain itu, delay pengiriman data dari sensor ke aplikasi hanya sebesar 285,7ms dengan provider 1 dan 360,9ms dengan provider 2.
Prototype Smart Door Berbasis IoT Menggunakan NodeMCU ESP 32 Untuk Meningkatkan Keamanan Ruangan Hudaya, Riyan; Laksono, Ridam Dwi; Susilo, Dody
ELECTRA : Electrical Engineering Articles Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/electra.v5i1.21269

Abstract

Sistem Sistem pengunci pintu saat ini umumnya menggunakan kunci konvensional sehingga kurang efisien untuk rumah. Selain itu kunci konvensional mudah dibuka oleh pencuri. Sehingga diperlukan kunci yang lebih praktis dan efisien. Ruangan tersebut membutuhkan keamanan untuk membatasi hak akses masuk ruangan tersebut. Saat membuka pintu tersebut menggunakan sensor RFID melalui scan E-KTP dan telegram untuk notifikasi ketika sensor RFID tersebut membaca EKTP terdaftar Pada Proses pembuatan alat ini menggunakan bahan bahan seperti NodeMCU, sensor RFID, buzzer, LCD OLED, Relay 2 channel, dan Selenoid. Hasil pengujian sensor RFID dapat mendeteksi E-KTP pada jarak 0 sampai 2cm jika lebih dari 2cm maka E-KTP tidak terdeteksi oleh sensor RFID. Hasil pengujian NodeMCU ESP 32 di uji sebanyak 10 kali dengan E-KTP terdaftar dengan posisi kartu ditempel maka pesan telegram akses diterima berhasil terkirim sebanyak 10 kali tanpa mengalami kegagalan pembacaan E-KTP. Hasil pengujian NodeMCU ESP 32 di uji sebanyak 10 kali dengan E-KTP tidak terdaftar dengan posisi kartu ditempel maka pesan telegram akses ditolak berhasil terkirim sebanyak 10 kali tanpa mengalami kegagalan pembacaan E-KTP. Pengujian keseluruhan semua rangkaian sistem meliputi mikrokontroller NodeMCU ESP 32, RFID, buzzer, OLED, dan telegram masing masing komponen tersebut mampu bekerja dengan baik telegram mampu mengirim pesan akses diterima dan akses ditolak dengan baik, buzzer dapat berbunyi sesuai keinginan yang diharapkan dan LCD OLED mampu menampilkan tulisan berupa akses diterima dan pintu terbuka Kata kunci: Selenoid Door Lock, NodeMCU, OLED, Telegram
PROTOTYPE SISTEM MONITORING AIR PDAM RUMAH TANGGA BERBASIS IoT MENGGUNAKAN NODE MCU Pratama, Aldio Wahyu Putra; Sari, Churnia; Susilo, Dody
ELECTRA : Electrical Engineering Articles Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/electra.v5i1.21270

Abstract

Pemanfaatan teknologi Internet of Things (IoT) semakin berkembang dan memberikan berbagai kemudahan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam pengelolaan sumber daya air. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan prototype sistem monitoring air PDAM pada rumah tangga menggunakan Node MCU berbasis IoT dengan platform Telegram. Sistem ini memanfaatkan Node MCU ESP8266 sebagai mikrokontroler utama yang terhubung dengan beberapa komponen seperti sensor water flow, relay, solenoid valve, dan LCD I2C. Berdasarkan hasil pengujian dan analisis 10 sampel sensor YF S201 memiliki error volume tertinggi 0,98% dan terendah 0.92 % dan error volume rata – rata 0,97% sehingga akurasi sensor YF-S201 yaitu 99%. Selenoid valve juga dapat berjalan dengan lancar pada saat aplikasi Telegram memberikan perintah untuk menghidupkan atau mematikan valve. Telegram dan LCD dapat menampilkan nilai yang dihasilkan oleh sensor water flow dengan tepat dan akurat.