cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I) Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB Principal Contact: Dr. Muhamad Suhardi, M.Pd. (085239967417) Technical Support Contact: Randi Pratama M., M.Pd. (085781267181) Email: jurnalp4i@gmail.com
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Vocational : Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan
ISSN : 27750019     EISSN : 27746283     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan Pendidikan Kejuruan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 2 (2025)" : 5 Documents clear
PENGGUNAAN METODE FAST TRACK UNTUK PERCEPATAN TERHADAP KETERLAMBATAN PROYEK JEMBATAN Prawirawati, Ratih
VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/vocational.v5i2.4947

Abstract

Project delays are among the most common challenges encountered during project implementation. Numerous factors contribute to these delays, including technical constraints, weather conditions, design changes, administrative issues, and poor coordination among project teams. To address such delays, it is essential to apply an appropriate method. One method that can help mitigate delays is the Fast Track approach. Although it cannot restore the schedule to match the original contract timeline, Fast Track can effectively reduce project delays. This method accelerates activities by advancing the execution dates of critical path items that are causing delays, without reducing their individual durations. This is possible provided that the advanced tasks can be executed simultaneously and do not interfere with other tasks, which requires a clear understanding of predecessor and successor activities.This study aims to analyze the effectiveness of the Fast Track method in expediting the completion of delayed projects. The research employs a descriptive analytical method. The results show that Fast Track can significantly reduce the duration of delayed projects, assuming adequate readiness and planning. However, the method also carries the risk of rework, which must be minimized through effective project management. Therefore, Fast Track is a potentially effective acceleration solution when applied consistently and in a controlled manner, especially in projects facing high time pressure. ABSTRAKKeterlambatan proyek merupakan suatu kendala yang paling sering dihadapi dalam pelaksanaan proyek. Banyak faktor yang mempengaruhi keterlambatan proyek, antara lain kendala teknis, cuaca, perubahan desain, masalah administratif, maupun koordinasi antar tim proyek yang tidak berjalan dengan baik, sehingga untuk mengatasi keterlambatan tersebut, diperlukanlah suatu cara atau metode yang tepat. Fast Track merupakan salah satu dari sekian metode yang bisa mengatasi keterlambatan tersebut tetapi tidak dapat mengembalikan waktu seperti rencana awal kontrak kerja, tetapi mampu untuk mengatasi keterlambatan proyek. Metode Fast Track bekerja terhadap percepatan aktivitas dengan cara memajukan tanggal pelaksanaan pada item pekerjaan lintasan kritis yang menyebabkan keterlambatan proyek dengan tidak mengurangi durasi item pekerjaan proyek yang dimajukan, dengan catatan item pekerjaan tersebut dapat dikerjakan secara bersamaan dan tidak mengganggu item pekerjaan yang lain dengan mengetahui aktivitas Predecessor dan aktivitas Successor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan metode Fast Track dalam upaya mempercepat penyelesaian proyek yang mengalami keterlambatan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Fast Track dapat secara signifikan mengurangi durasi proyek yang terlambat, dengan catatan adanya kesiapan yang memadai. Metode ini juga mengandung risiko pekerjaan ulang (rework) yang harus diminimalisasi melalui manajemen proyek yang baik. Dengan demikian, Fast Track merupakan solusi percepatan yang potensial apabila diterapkan secara tetap dan terkontrol, terutama untuk proyek dengan tekanan waktu tinggi.
ANALISIS POTENSI RAINWATER HARVESTING UNTUK KEBUTUHAN DOMESTIK DI KAWASAN PERKOTAAN Asri, Aristi Ayuningsi Ode; Patunrangi, Siti Nurfajrina J.
VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/vocational.v5i2.5677

Abstract

Access to clean water is an essential basic need for human life, especially in urban areas that are experiencing increasing population and urbanization. However, the overexploitation of groundwater and surface water, in conjunction with climate change-induced alterations in rainfall patterns, has precipitated a decline in the availability of potable water. Rainwater harvesting (RWH) systems present a compelling solution to the water crisis by collecting and storing rainwater from catchment areas, such as rooftops, for domestic use. The objective of this study is to analyze the impact of implementing a RWH system in a type 36 housing complex in Griya Dulomo Indah, Gorontalo City. The research methods employed include a rainfall catchment area analysis using the HEC-HMS, a rainfall analysis using the Thiessen Method, a rainfall intensity analysis using the Mononobe Method, and a rainfall discharge calculation using the Rational Method. The findings indicate that the RWH system has the capacity to generate 8.74 m³ of raw water, which meets approximately 80.94% of the domestic household's water requirements. The system has been demonstrated to reduce dependence on groundwater and PDAM, while also contributing to sustainable water management and urban flood risk mitigation. These findings substantiate the viability of RWH systems as a mitigation strategy for the consequences of climate change and the escalating demand for water in urban areas ABSTRAK Air bersih merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting bagi kehidupan manusia, terutama di daerah perkotaan yang mengalami peningkatan jumlah penduduk dan urbanisasi. Namun, eksploitasi berlebihan terhadap air tanah dan air permukaan, serta perubahan iklim yang memengaruhi pola curah hujan, menyebabkan ketersediaan air bersih semakin menurun. Sistem pemanenan air hujan (rainwater harvesting/RWH) menjadi solusi alternatif yang efektif untuk mengatasi krisis air dengan mengumpulkan dan menyimpan air hujan dari area tangkapan seperti atap rumah untuk kebutuhan domestik. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak penerapan sistem RWH pada kompleks perumahan tipe 36 di Griya Dulomo Indah, Kota Gorontalo. Metode penelitian meliputi analisis daerah tangkapan hujan menggunakan HEC-HMS, analisis curah hujan dengan Metode Thiessen, analisis intensitas hujan dengan Metode Mononobe, dan perhitungan debit hujan menggunakan Metode Rasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem RWH dapat menghasilkan air baku sebesar 8,74 m³, memenuhi sekitar 80,94% kebutuhan air domestik rumah tangga. Sistem ini tidak hanya mengurangi ketergantungan pada air tanah dan PDAM, tetapi juga berkontribusi dalam pengelolaan air yang berkelanjutan dan mitigasi risiko banjir perkotaan. Temuan ini menegaskan potensi sistem RWH sebagai solusi adaptasi terhadap perubahan iklim dan peningkatan kebutuhan air di perkotaan.
META – ANALISIS: EVALUASI PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS DIGITAL DALAM MENDUKUNG PEMBELAJARAN DI SMK Nasution, Fadhillah Riski Aisyah; Rahman, Aulia; Ambiyar, Ambiyar; Usmeldi, Usmeldi
VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/vocational.v5i2.5782

Abstract

This study aims to evaluate the effectiveness of digital-based learning media in supporting vocational high school (SMK) education through a meta-analysis approach. The research background is based on the need for educational transformation in the digital era, particularly in competency-based learning in SMKs. The method employed is a quantitative meta-analysis of 21 reputable journal articles indexed in SINTA, focusing on statistical data processing such as effect size to measure the impact of digital media on learning outcomes. The results indicate that digital-based learning media has a significant positive effect on improving student learning outcomes, with an average effect size of 1.115 (strong category). Media such as Macromedia Flash (1.028), Geogebra (0.852), and Cabri (0.805) contributed the most, while three-dimensional geometry recorded the highest effect size (1.812). The study concludes by recommending the use of digital media tailored to the subject matter to optimize learning outcomes. The implications of this research can serve as a foundation for developing more effective digital learning media in SMKs. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan media pembelajaran berbasis digital dalam mendukung pembelajaran di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) melalui pendekatan meta-analisis. Latar belakang penelitian didasarkan pada kebutuhan transformasi pendidikan di era digital, terutama dalam konteks pembelajaran berbasis kompetensi di SMK. Metode yang digunakan adalah meta-analisis kuantitatif terhadap 21 artikel jurnal bereputasi yang terindeks dalam SINTA, dengan fokus pada pengolahan data statistik seperti effect size untuk mengukur dampak media digital terhadap hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis digital memiliki pengaruh penggunaan yang signifikan terhadap peningkatan hasil belajar siswa, dengan rerata effect size sebesar 1,115 (kategori kuat). Media seperti Macromedia Flash (1,028), Geogebra (0,852), dan Cabri (0,805) memberikan kontribusi tertinggi, sementara materi dimensi tiga mencatat effect size tertinggi (1,812). Simpulan penelitian merekomendasikan penggunaan media digital yang disesuaikan dengan materi ajar untuk optimalisasi hasil belajar. Implikasi penelitian ini dapat menjadi landasan bagi pengembangan media pembelajaran digital yang lebih efektif di SMK
PERAN KEPEMIMPINAN DIGITAL DI ERA PENDIDIKAN 4.0 DALAM MENGELOLA SMK: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW TENTANG PELUANG DAN TANTANGAN Harahap, Armina Sari; Nasution, Fadhillah Riski Aisyah; Siregar, Nanda Sari; Jalinus, Nizwardi; Ernawati, Ernawati
VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/vocational.v5i2.5783

Abstract

In the era of education 4.0, digital leadership is crucial for vocational school management to adapt to technological changes and industry needs. This systematic study identified the potential and challenges faced by school principals when implementing digital leadership in vocational schools (SMK). The research findings indicate that digital leadership can enhance graduate quality, promote industry collaboration, and drive educational innovation. However, infrastructure, limited digital literacy, and resistance to change remain major issues. These findings highlight the importance of adopting a sustainable approach to enhance the digital competencies of school principals and the entire school ecosystem. Data from the Ministry of Education and Culture indicates that only 35% of SMKs in Indonesia have adequate digital infrastructure. Meanwhile, 72% of industries report that the demand for workers with digital skills has increased by 2.3 times over the past five years. According to a 2023 UNESCO survey of 1,200 vocational high school teachers in Southeast Asia, 58% of educators still face challenges integrating technology into teaching. However, 89% of educators recognize the importance of digital transformation. Conversely, a World Bank study shows that secondary schools with strong digital leadership have a 40% higher graduate absorption rate in industry compared to conventional schools. These facts highlight the importance of enhancing the digital capabilities of school principals, especially in remote areas, where only 22% of people have stable internet access. ABSTRAKDi era pendidikan 4.0, kepemimpinan digital sangat penting untuk manajemen SMK agar mampu beradaptasi dengan perubahan teknologi dan kebutuhan industri. Studi sistematis ini menemukan potensi dan hambatan yang dihadapi kepala sekolah saat menerapkan kepemimpinan digital di sekolah menengah kejuruan (SMK). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan digital dapat meningkatkan kualitas lulusan, mendorong kerja sama industri, dan mendorong inovasi pembelajaran. Namun, infrastruktur, keterbatasan literasi digital, dan resistensi terhadap perubahan masih menjadi masalah utama. Temuan ini menunjukkan betapa pentingnya menggunakan pendekatan berkelanjutan untuk meningkatkan kompetensi digital kepala sekolah dan seluruh ekosistem sekolah. Data Kemdikbud menunjukkan bahwa hanya 35% SMK di Indonesia memiliki infrastruktur digital yang memadai. Sementara itu, 72% industri mengatakan bahwa kebutuhan tenaga kerja yang memiliki kemampuan digital telah meningkat 2,3 kali lipat dalam lima tahun terakhir. Menurut survei yang dilakukan oleh UNESCO pada tahun 2023 terhadap 1.200 guru di sekolah menengah kejuruan di Asia Tenggara, 58% pendidik masih mengalami kesulitan mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran. Namun, 89% pendidik menyadari pentingnya transformasi digital. Sebaliknya, studi Bank Dunia menunjukkan bahwa sekolah menengah dengan kepemimpinan digital yang kuat memiliki tingkat penyerapan lulusan 40% lebih tinggi di industri dibandingkan dengan sekolah konvensional. Fakta-fakta ini menunjukkan betapa pentingnya meningkatkan kemampuan digital kepala sekolah, terutama di daerah tertinggal, di mana hanya 22% orang memiliki akses internet yang stabil.
PENGARUH SUPERVISI KLINIS TERHADAP PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN DI SMK: SUATU META-ANALISIS Siregar, Nanda Sari; Harahap, Armina Sari; Ambiyar, Ambiyar; Usmeldi, Usmeldi
VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/vocational.v5i2.5784

Abstract

Using meta-analysis, this study examines the effect of clinical supervision on improving the quality of learning in vocational high schools (SMK). The background to this issue lies in the need to improve the quality of learning in SMKs, which is very important for producing graduates who are ready to enter the workforce. The focus of this study is to evaluate a number of empirical studies that discuss the effectiveness of clinical supervision in SMK learning. To determine the extent of the impact of clinical supervision on learning quality, data were collected from various relevant research articles and then analyzed statistically. The meta-analysis results indicate that clinical supervision positively and significantly improves learning quality, both in terms of teaching methods, teacher competence, and student learning outcomes. These findings suggest that clinical supervision can be systematically utilized to enhance educational quality in SMK. Therefore, clinical supervision should be fully integrated into teacher development practices at SMKs as it is an important component supporting the improvement of learning quality. This study recommends that policymakers and education practitioners enhance clinical supervision programs as part of efforts to improve the quality of vocational education. ABSTRAKDengan menggunakan metode meta-analisis, penelitian ini mengkaji pengaruh supervisi klinis terhadap peningkatan kualitas pembelajaran di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Latar belakang masalah terletak pada kebutuhan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di SMK, yang sangat penting untuk menghasilkan lulusan yang siap kerja. Fokus penelitian ini adalah mengevaluasi sejumlah studi empiris yang membahas seberapa efektif supervisi klinis dalam pembelajaran SMK. Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh supervisi klinis terhadap kualitas pembelajaran, data dikumpulkan dari berbagai artikel penelitian yang relevan, dan kemudian data tersebut dianalisis secara statistik. Hasil meta-analisis menunjukkan bahwa supervisi klinis meningkatkan kualitas pembelajaran secara positif dan signifikan, baik dalam hal metode pengajaran, kemampuan guru, maupun hasil belajar siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa supervisi klinis dapat digunakan secara sistematis untuk meningkatkan kualitas pendidikan di SMK. Jadi, supervisi klinis harus dimasukkan sepenuhnya ke dalam praktik pembinaan guru di SMK karena merupakan salah satu komponen penting yang mendukung peningkatan kualitas pembelajaran. Studi ini menyarankan pengambil kebijakan dan praktisi pendidikan untuk meningkatkan program supervisi klinis dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan kejuruan.

Page 1 of 1 | Total Record : 5