cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I) Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB Principal Contact: Dr. Muhamad Suhardi, M.Pd. (085239967417) Technical Support Contact: Randi Pratama M., M.Pd. (085781267181) Email: jurnalp4i@gmail.com
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Vocational : Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan
ISSN : 27750019     EISSN : 27746283     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan Pendidikan Kejuruan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 167 Documents
PROFIL PEMAHAMAN MATEMATIS SISWA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH BERDASARKAN KEMAMPUAN MATEMATIKA DI SMK MUHAMMADIYAH 1 BARON ABDUR ROCHIM
VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Vol. 1 No. 4 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/vocational.v1i4.644

Abstract

Mathematics has a special characteristic that is an abstract object of study. Because of this specificity, learning mathematics requires mathematical understanding. Mathematical understanding in solving mathematical problems is different between each student. This difference is because each student has different mathematical abilities. The purpose of this study was to describe (1) the profile of mathematical understanding of students with high mathematics ability in solving problems (2) the profile of mathematical understanding of students with moderate mathematics ability in solving problems (3) the profile of mathematical understanding of students with low mathematics ability in solving problems. This research is a qualitative descriptive study with 3 students as the subject of class XI SMK Muhammadiyah 1 Baron. The selection of research subjects was based on students' mathematical abilities, namely high, medium and low mathematical abilities. Data collection techniques in this study using problem solving test techniques and interviews. The validity of the data used in this study used time triangulation. Based on the results of data analysis, the results showed that (1) The profile of mathematical understanding with high mathematical ability in solving quadratic function problems is the subject of reading the problem until it understands, writing correctly what is known and asked, conducting problem exploration appropriately, choosing the right problem solving strategy, looking for answers by doing algebraic calculations correctly and checking the answers back from the solutions obtained. (2) The profile of mathematical understanding with moderate mathematical ability in solving quadratic function problems is that the subject reads the problem until he understands, correctly states what is known and asked, skips problem exploration, looks for answers by doing algebraic calculations even though inaccurate answers are obtained and does not check answer back. (3) The profile of mathematical understanding with low mathematical ability in solving quadratic function problems is that the subject reads the problem until he understands, correctly states what is known and asked, skips problem exploration, looks for answers by doing algebraic calculations but gets inaccurate answers and does not check answer back. ABSTRAKMatematika memiliki karakteristik khusus yaitu objek kajian yang abstrak. Karena kekhususannya ini maka dalam mempelajari matematika diperlukan pemahaman matematis. Pemahaman matematis dalam menyelesaikan masalah matematika berbeda antar setiap siswa. Perbedaan ini dikarenakan setiap siswa memiliki kemampuan matematika yang berbeda. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan (1) profil pemahaman matematis siswa berkemampuan matematika tinggi dalam menyelesaikan masalah (2) profil pemahaman matematis siswa berkemampuan matematika sedang dalam menyelesaikan masalah (3) profil pemahaman matematis siswa berkemampuan matematika rendah dalam menyelesaikan masalah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian kelas XI SMK Muhammadiyah 1 Baron berjumlah 3 siswa. Pemilihan subjek penelitian berdasarkan pada kemampuan matematika siswa yaitu kemampuan matematika tinggi, sedang dan rendah. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunkan teknik tes pemecahan masalah dan wawancara. Keabsahan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan triangulasi waktu. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh hasil bahwa (1) Profil pemahaman matematis berkemampuan matematika tinggi dalam menyelesaikan masalah fungsi kuadrat adalah subjek membaca masalah sampai paham, menuliskan dengan benar apa yang diketahui dan ditanyakan, melakukan eksplorasi masalah dengan tepat, memilih strategi penyelesaian masalah dengan tepat, menacari jawaban dengan melalukan perhitungan aljabar dengan tepat serta melakukan pemeriksaan jawaban kembali dari solusi yang diperoleh. (2) Profil pemahaman matematis berkemampuan matematika sedang dalam menyelesaikan masalah fungsi kuadrat adalah subjek membaca masalah sampai paham, menyebutkan dengan benar apa yang diketahui dan ditanyakan, melewatkan eksplorasi masalah, menacari jawaban dengan melalukan perhitungan aljabar walaupun diperoleh jawaban yang kurang tepat serta tidak melakukan pemeriksaan jawaban kembali. (3) Profil pemahaman matematis berkemampuan matematika rendah dalam menyelesaikan masalah fungsi kuadrat adalah subjek membaca masalah sampai paham, menyebutkan dengan benar apa yang diketahui dan ditanyakan, melewatkan eksplorasi masalah, menacari jawaban dengan melalukan perhitungan aljabar namun diperoleh jawaban yang kurang tepat serta tidak melakukan pengecekan jawaban kembali.
BEST PRACTICE OPTIMALISASI PENGGUNAAN CANVA DALAM PENULISAN FORMAL INVITATION DI KELAS XI SMK NEGERI 1 TANJUNG PALAS DWI HARTATIK HANDAYANI MUKTI
VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Vol. 1 No. 4 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/vocational.v1i4.652

Abstract

Online learning is one solution for the world of education to continue teaching and learning activities in the current pandemic conditions. However, this will not come without challenges, one of which is the lack of student motivation in online learning, especially in writing activities. Writing skills are very important for every student to have from an early age. Writing activities will produce a product, one of which is a Formal Invitation text. The ability to write formal invitation texts is an ability that must be mastered by students. However, just like every time they learn something new, language learners will encounter various difficulties and obstacles in the learning process they undergo. To increase student motivation, teaching materials are needed to attract students' attention so that learning is not boring. Canva is an application that teachers can use to create interesting teaching materials, especially in making Formal Invitations. The purpose of this activity is to improve students' ability to be creative, especially in writing Formal Invitations using the Canva application. The money research methods carried out in this best practice are: 1) interview, 2) observation stage, 3) documentation, and 4) evaluation stage. Based on the results of expert assessments, the design of learning media using the Canva application, especially in making Formal Invitations, obtained a score of 75.31 percent with a decent category. While the results of student responses were limited to a score of 82.8 percent with a very decent category. So from the results of expert assessments and the results of student responses, it shows that the learning media using the Canva application is feasible and easy to use. Not only English subjects, other subjects can also use the Canva application as a learning medium, both in online and offline learning. ABSTRAKPembelajaran daring merupakan salah satu solusi dunia pendidikan untuk tetap melakukan kegiatan belajar mengajar dalam kondisi pandemi sekarang ini. Namun, hal ini pun tidak akan datang tanpa tantangan, salah satunya adalah kurangnya motivasi siswa dalam belajar daring, khususnya dalam kegiatan menulis. Keterampilan menulis sangatlah penting untuk dimiliki setiap siswa sejak dini. Kegiatan menulis akan menghasilkan sebuah produk, salah satunya teks Formal Invitation. Kemampuan menulis teks undangan res Formal Invitation merupakan kemampuan yang harus dikuasai oleh siswa. Namun, layaknya juga dalam setiap belajar sesuatu yang baru, pembelajar bahasa akan menemui berbagai kesulitan dan kendala dalam proses pembelajaran yang dijalaninya. Untuk meningkatkan motivasi siswa, maka diperlukan bahan ajar menarik perhatian siswa sehingga pembelajaran tidak membosankan. Canva merupakan aplikasi yang dapat digunakan guru untuk membuat bahan ajar menarik khususnya dalam pembuatan Formal Invitation. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan kemampuan siswa dalam berkreasi khususnya dalam penulisan Formal Invitation menggunakan aplikasi Canva. Adapun metode penelitian uang dilakukan dalam best practice ini adalah: 1) wawancara, 2) tahap observasi, 3) dokumentasi, dan 4) tahap evaluasi. Berdasarkan hasil penilaian ahli, desain media pembelajaran menggunakan aplikasi Canva khususnya dalam pembuatan Formal Invitation diperoleh skor 75,31 persen dengan kategori layak. Sedangkan hasil tanggapan siswa secara terbatas diperoleh skor 82,8 persen dengan kategori sangat layak. Sehingga dari hasil penilaian ahli maupun hasil tanggapan siswa menunjukkan bahwa media pembelajaran menggunakan aplikasi Canva layak dan mudah untuk digunakan. Tidak hanya mata pelajaran Bahasa Inggris, mata pelajaran yang lain pun dapat menggunakan aplikasi Canva ini sebagai media pembelajaran, baik dalam pembelajaran daring maupun luring.
PEMANFAATAN EDMODO UNTUK MENINGKATKAN AKTIFITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA SMKN 1 GUNUNGPUTRI PADA SAAT PRAKTEK KERJA LAPANGAN (PKL) TRIAN FITRIYANI
VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Vol. 1 No. 4 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/vocational.v1i4.668

Abstract

One of the learning programs in SMK that is specifically programmed to be held in the community or industry is the Field Work Practice (PKL). This program is a hallmark of SMK that distinguishes it from SMA. However, there are several obstacles encountered, one of the obstacles to PKL activities at SMKN 1 Gunungputri is the number of PKL places that are not in accordance with the number of students who will PKL. Couples/Industry institutions around SMKN 1 Gunungputri have not been able to accommodate a number of street vendors from SMKN 1 Gunungputri so that the implementation of street vendors at SMKN 1 Gunungputri cannot use the block system. The non-uniformity of learning methods obtained by students becomes a problem, students who are undergoing street vendors and are expected to be able to study independently tend to be indifferent, there is no willingness to learn independently as a result of decreased learning activities and learning outcomes of students who are street vendors. To overcome this, the teacher uses an e-learning platform called Edmodo. The purpose of this study is to provide an overview of how the use of Edmodo to increase the activities and learning outcomes of students at SMKN I Gunungputri during the Field Work Practice (PKL). The research uses classroom action research (CAR) which aims to get the right strategy to use Edmodo in learning, especially for students who are street vendors so that it is hoped that there will be an increase in student activity and learning outcomes. Based on the results of research and data analysis conducted, it can be seen that the student activity scores showed an increase from the scores in the initial conditions (before the action). The score in the initial condition was 45% in the less active category to 92% in cycle 2 with the very active category. An increase also occurred in student learning outcomes, the initial condition of the average score was 66.7 to 72.37 in cycle 1 and 80.10 in cycle 2. ABSTRAKSalah satu program pembelajaran di SMK yang secara khusus diprogramkan untuk diselenggarakan di masyarakat atau industri adalah Praktik Kerja Lapangan (PKL). Program ini merupakan ciri khas dari SMK yang membedakannya dengan SMA. Namun ada beberapa hambatan yang ditemui, salah satu hambatan kegiatan PKL di SMKN 1 Gunungputri adalah jumlah tempat PKL yang tidak sesuai dengan jumlah siswa yang akan PKL. Institusi pasangan/Industri di sekitar SMKN 1 Gunungputri belum bisa menampung sejumlah siswa PKL dari SMKN 1 Gunungputri sehingga pelaksanaan PKL di SMKN 1 Gunungputri tidak bisa menggunakan sistem blok. Ketidakseragaman metode pembelajaran yang didapatkan siswa menjadi sebuah masalah, Siswa yang sedang menjalani PKL dan diharapkan bisa belajar mandiri cenderung acuh, tidak ada kemauan untuk belajar mandiri akibatnya aktivitas pembelajaran dan hasil belajar siswa yang sedang PKL menurun. Untuk mengatasi hal tersebut, guru menggunakan salah satu flatform e-learning yang disebut Edmodo. Tujuan penelitian ini adalah memberikan gambaran bagaimana pemanfaatan Edmodo untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa SMKN I Gunungputri pada saat Praktek Kerja Lapangan (PKL). Penelitian menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK) yang bertujuan untuk mendapatkan strategi yang tepat untuk memanfaatkan Edmodo dalam pembelajaran khususnya untuk siswa yang sedang PKL sehingga diharapkan ada peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data yang dilakukan dapat diketahui bahwa skor aktivitas siswa menunjukkan adanya peningkatan dari skor pada kondisi awal (sebelum adanya tindakan). Skor pada kondisi awal sebesar 45% dengan kategori kurang aktif menjadi 92% pada siklus 2 dengan kategori sangat aktif. Peningkatan juga terjadi pada hasil belajar siswa, kondisi awal nilai rata-rata sebesar 66,7 menjadi 72,37 pada siklus 1 dan 80,10 pada siklus 2.
PENGGUNAAN YOUTUBE SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN TEKS NEGOSIASI DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA KELAS X SMK SWASTA DI JAKARTA TIMUR NENI AMALIYAH
VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Vol. 1 No. 4 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/vocational.v1i4.670

Abstract

Indonesian language lessons play a role in the social, intellectual, and emotional development of students. With Indonesian language lessons, it is hoped that it can help students to form polite language characters, culture, express opinions well, and improve analytical and imaginative skills. This language subject has the biggest problem, namely the lack of creativity in teaching methods and media so that it makes students bored in participating in the teaching and learning process in class. The author tries to reveal the need for a renewal of teaching media. The teaching media used must be close to the daily lives of students such as social media, especially YouTube. Learn and chat casually with family often using social media. The era of globalization and social media technology from the life of modern society. This habit of using social media can indirectly make users access information and learn the information they access, so it is not surprising that currently the development and dissemination of language is running very fast. This digital era marks that today's society has become a modern society. The social media used in this research is YouTube. In addition to using YouTube, the author also reveals that there is an awareness of students' interest in learning when using this social media, is there an improvement in learning Indonesian, especially in this negotiating material. ABSTRAKPelajaran Bahasa Indonesia berperan terhadap perkembangan sosial, intelektual, dan emosional peserta didik. Dengan adanya pelajaran bahasa Indonesia diharapkan dapat membantu peserta didik untuk membentuk karakter berbahasa sopan, budaya, mengemukakan pendapat dengan baik, dan meningkatkan kemampuan analisis serta imajinatif. Mata pelajaran bahasa ini memiliki problematika terbesar, yaitu kurangnya kreativitas metode dan media ajar sehingga membuat peserta didik jenuh mengikuti proses belajar-mengajar di kelas. Penulis mencoba mengungkapkan perlu adanya pembaharuhan media ajar. Media ajar yang digunakan harus dekat dengan kehidupan sehari-hari peserta didik seperti media sosial khususnya YouTube. Belajar dan ngobrol santai dengan keluarga sering menggunakan sosial media. Era globalisasi dan teknologi sosial media dari kehidupan masyarakat modern. Kebiasaan menggunakan media sosial ini secara tidak langsung dapat menjadikan penggunanya mengakses informasi dan mempelajari informasi yang diaksesnya, sehingga tidak heran jika saat ini perekembangan dan penyebaran bahasa berjalan dengan sangat cepat. Era digital ini menandai bahwa saat ini masyarakat sudah menjadi masyarakat yang modern. Sosial media yang digunakan pada penelitian ini, yaitu YouTube. Selain menggunakan YouTube, penulis juga mengungkapkan adanya kesadaran minat belajar siswa pada saat menggunakan media sosial ini, adakah peningkatannya dalam belajar Bahasa Indonesia, khususnya dalam materi bernegosiasi ini.
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR KIMIA ASEP MULYANA
VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Vol. 1 No. 4 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/vocational.v1i4.680

Abstract

This study aims to determine the extent to which learning media (in this case the use of the Edmodo application) and students' motivation towards chemistry learning outcomes. This research is using experimental method. A sample of 70 students was conducted using purporsive sampling technique, from class X SMK Negeri in Bogor Regency. Data was collected by means of written tests and research questionnaires. This research is a quasi-experimental study with a 2x2 factorial design. The data analysis technique used is a two-way analysis of variance (Anova) with a significance level (?) of 0.05. The results showed: 1) There was a significant effect of the use of learning media on chemistry learning outcomes for students at SMK Negeri Kab. Bogor. 2) There is a significant effect of motivation level on chemistry learning outcomes for State Vocational High School students in Kab. Bogor. 3) There is a significant interactive effect of learning media and motivation on chemistry learning outcomes for students of SMK Negeri Kab. Bogor. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana media pembelajaran (dalam hal ini penggunaan aplikasi Edmodo) dan Motivasi siswa terhadap hasil belajar kimia. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Sampel berjumlah 70 siswa dilakukan dengan menggunakan teknik purporsive sampling, dari siswa kelas X SMK Negeri di Kabupaten Bogor. Pengumpulan data dilakukan dengan tes tertulis dan angket penelitian. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan desain faktorial 2x2. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis varian (Anava) dua jalur dengan taraf signifikansi (?) 0,05. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan media belajar terhadap hasil belajar kimia pada siswa di SMK Negeri Kab. Bogor. 2) Terdapat pengaruh yang signifikan tingkat motivasi terhadap hasil belajar kimia pada siswa SMK Negeri di Kab. Bogor. 3) Terdapat pengaruh Interaktif yang signifikan media Pembelajaran dan motivasi terhadap hasil belajar kimia pada siswa SMK Negeri Kab. Bogor.
IMPLEMENTASI MULTIMEDIA BASED LEARNING VIA SELF VIDEO RECORDING (SVR) UNTUK MENINGKATKAN KEMAUAN SISWA SMKN 2 BANDAR LAMPUNG DALAM BERKOMUNIKASI RINNA SLAMET
VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Vol. 1 No. 4 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/vocational.v1i4.681

Abstract

One of the keys to the success of learning English is the growth of students' willingness to actively speak in order to implement the theory they have learned. As is usually a skill, if you don't get used to it, it will definitely feel heavy and difficult. That's what happened to class XII DPIB 2 students, where on average they were reluctant to speak, either asking or answering the teacher's questions. They are passive, and mostly silent. There are many things behind their fear such as fear of being wrong, fear of shame, and lack of confidence due to lack of vocabulary and speaking practice. This study aims to increase students' willingness to implement learning using Self Video Recording (SVR) to increase students' willingness to speak and what aspects are most influenced by SVR. This research was conducted at SMK Negeri 2 Bandar Lampung for two months, namely January and February 2019 for class XI students majoring in Information and Building Modeling Design (DPIB). The author uses a one-group pretest-posttest design, where students are presented with questions on a questionnaire about willingness to communicate. The questionnaire contains 25 questions that are able to reveal in what situations they want to communicate in English class. To achieve the goal, the writer did 1x pretest, 3x treatment, and 1x posttest. After comparing the results of the pretest and posttest, the test hypothesis which states that the implementation of learning using self video recording can show a significant difference before and after the implementation of learning as long as the T-value > T-table with a significant level below 0.05. ABSTRAKSalah satu kunci keberhasilan pembelajaran Bahasa Inggris adalah tumbuhnya kemauan siswa untuk aktif berbicara guna mengimplementasikan teori yang telah mereka dapatkan. Sebagaimana lazimnya sebuah keahlian, jika tanpa dibiasakan pasti akan terasa berat dan sulit. Begitulah yang terjadi pada siswa kelas XII DPIB 2, dimana rata-rata mereka enggan berbicara, baik bertanya ataupun menjawab pertanyaan guru. Mereka pasif, dan lebih banyak diam. Ada banyak hal yang melatarbelakangi ketakutan mereka seperti takut salah, takut malu, dan tidak punya kepercayaan diri karena minimnya kosa kata dan latihan bicara. Pada penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemauan siswa dengan implementasi pembelajaran menggunakan Self Video Recording (SVR) dapat meningkatkan kemauan siswa dalam berbicara dan aspek apakah yang paling banyak dipengaruhi oleh SVR. Penelitian ini dilaksanakan di SMK Negeri 2 Bandar Lampung selama dua bulan, yaitu Januari dan Februari 2019 pada siswa kelas XI jurusan Desain Pemodelan Informasi dan Bangunan (DPIB). Penulis menggunakan desain one-group pretest-posttest, dimana para siswa disajikan pertanyaan-pertanyaan pada sebuah kusioner tentang kemauan berkomunikasi (willingness to communicate). Kuesionaer tersebut berisi 25 pertanyaan yang mampu mengungkap pada situasi seperti apa mereka mau berkomunikasi pada kelas Bahasa Inggris. Untuk mencapai tujuan, penulis melakukan 1x pretest, 3 x perlakuan, dan 1x posttest. Setelah membandingkan hasil pretest dan posttest, maka hipotesa tes yang menyatakan bahwa implementasi pembelajaran menggunakan self video recording dapat menunjukkan perbedaan yang signifikan sebelum dan sesudah pelaksanaan pembelajaran selama T-value > T-table dengan tingkat signifikan dibawah 0,05.
IMPLEMENTASI LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING TERHADAP PROBLEM BELAJAR SISWA KELAS XI ADMINISTRASI PERKANTORAN 1 TAHUN PELAJARAN 2017/2018 YENI NURYANI
VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Vol. 1 No. 4 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/vocational.v1i4.685

Abstract

The aims of this study are: (a) To reveal the effect of Guidance and Counseling Learning with Guidance and Counseling learning outcomes. (b) Want to know how far the understanding and mastery of Guidance and Counseling subjects is after the implementation of Learning with Guidance and Counseling Services. This study uses three rounds of action research. Each round consists of four stages, namely: design, activities and observations, reflection, and revision. The targets of this study were students of Class XI Office Administration 1. The data obtained were in the form of formative test results, observation sheets for teaching and learning activities. From the results of the analysis, it was found that student learning achievement has increased from cycle I to cycle III, namely, cycle I (72%), cycle II (88%). The conclusion of this study is that the Guidance and Counseling Service learning method can have a positive effect on the learning motivation of Class XI students, and this learning model can be used as an alternative to Counseling Guidance. ABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah: (a) Untuk mengungkap pengaruh Pembelajaran dengan Layanan Bimbingan Dan Konseling terhadap hasil belajar Bimbingan Konseling . (b) Ingin mengetahui seberapa jauh pemahaman dan penguasaan mata pelajaran Bimbingan Konseling setelah diterapkannya Pembelajaran dengan Layanan Bimbingan Dan Konseling. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas XI Administrasi Perkantoran 1 Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I (72%), siklus II (88%). Simpulan dari penelitian ini adalah metode pembelajaran Layanan Bimbingan Dan Konseling dapat berpengaruh positif terhadap motivasi belajar Siswa Kelas XI, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternative Bimbingan Konseling.
PENGGUNAAN MEDIA ZOOM MEETING UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI UPW1 PADA MATERI FUNGSI KOMPOSISI DI SMK NEGERI 1 BANDUNG AGUS YAYAT RUHIYAT
VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Vol. 1 No. 4 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/vocational.v1i4.696

Abstract

This research is classroom action research (CAR) which aims to increase motivation and learning outcomes for the composition function material in class XI UPW1 SMKN 1 Bandung by using Zoom Cloud Meeting Media. Based on the results of the research and discussion, it can be concluded that: 1) The use of Zoom Meeting Media can increase the learning motivation of Class XI UPW1 Students on Composition Function Material at SMK Negeri 1 Bandung in the 2021/2022 academic year. It can be seen from the Observation Sheet in the form of a questionnaire given to students in the first cycle of 59% and the second cycle of 81% indicating that students are motivated in the learning process with increasing zoom media. 2) The use of Zoom Meeting Media can Improve Student Learning Outcomes of Class XI UPW1 on Composition Function Material at SMK Negeri 1 Bandung in the 2021/2022 Academic Year. There is an increase in each cycle with the percentage of classical completeness of each cycle, namely the first cycle of 60% and the second cycle of 86%. ABSTRAKPenelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) bertujuan untuk Peningkatan Motivasi dan Hasil Belajar Materi Fungsi Komposisi pada siswa kelas XI UPW1 SMKN 1 Bandung dengan menggunakan Media Zoom Cloud Meeting. Berdasarkan dari hasil penelitian dan pembahasan dapatlah disimpulkan bahwa: 1) Penggunaan Media Zoom Meeting dapat Meningkatkan Motivasi belajar Siswa Kelas XI UPW1 Pada Materi Fungsi Komposisi di SMK Negeri 1 Bandung Tahun Pelajaran 2021/2022. Dapat terpantau dari Lembar Observasi berupa angket yang diberikan kepada siswa pada siklus I sebesar 59 % dan siklus II sebesar 81 % menunjukan bahwa siswa termotivasi dalam proses pembelajaran dengan media zoom meningkat. 2) Penggunaan Media Zoom Meeting dapat Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas XI UPW1 Pada Materi Fungsi Komposisi di SMK Negeri 1 Bandung Tahun Pelajaran 2021/2022. Mengalami peningkatan pada setiap siklus dengan persentase ketuntasan secara klasikal masing- masing siklus yaitu siklus I sebesar 60 % dan siklus II sebesar 86 %.
PENGGUNAAN PEN TABLET DENGAN APLIKASI GOOGLE MEET UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SMK NURAINI NURAINI
VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Vol. 1 No. 4 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/vocational.v1i4.709

Abstract

This Best Practice is implemented to improve mathematics learning outcomes of vocational through the use of a Pen Tablet with the Google Meet application. The subjects of this study were 155 students of SMKN 5 Kota Serang class XII OTKP and XII TKJ who were conducted in the odd semester of the 2021/2022 academic year with the material: Three Dimensional Geometry, Statistics and Probability. This Best Practice describes the learning process using media in the form of a Pen Tablet with the Google Meet application. Quantitative data were obtained from daily test scores with written test techniques in the form of descriptions, while qualitative data were obtained from observations of student activity. After students were taught mathematics using Pen Tablet with the Google Meet application, learning outcomes increased by 24.6% from the average chapter 1 material of 62,00 which continued to increase in chapter 3 material to 77.25. The implementation of Best Practice shows that the use of the Pen Tablet with the Google Meet application can improve the mathematics learning outcomes of SMK students, especially students of class XII OTKP and XII TKJ SMKN 5 Kota Serang in the odd semester of the 2021/2022 academic year. ABSTRAKBest Practice ini dilaksanakan untuk meningkatkan hasil belajar matematika SMK melalui penggunaan Pen Tablet dengan aplikasi Google Meet. Subyek dari penelitian ini adalah siswa SMKN 5 Kota Serang kelas XII OTKP dan XII TKJ yang berjumlah 155 orang yang dilakukan pada semester ganjil tahun ajaran 2021/2022 dengan materi : Geometri Dimensi Tiga, Statistika dan Peluang. Best Practice ini menggambarkan tentang proses pembelajaran menggunakan media berupa Pen Tablet dengan aplikasi Google Meet. Data kuantitatif diperoleh dari nilai ulangan harian dengan teknik test tertulis bentuk uraian, sedangkan data kualitatif diperoleh dari hasil observasi keaktifan siswa. Setelah siswa diajarkan matematika menggunakan Pen Tablet dengan aplikasi Google Meet hasil belajar meningkat sebesar 24,6 % dari rata-rata materi bab 1 62,00 meningkat terus pada materi bab 3 menjadi 77,25. Pelaksanaan Best Practice menunjukkan bahwa penggunaan Pen Tablet dengan aplikasi Google Meet dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa SMK terutama siswa kelas XII OTKP dan XII TKJ SMKN 5 Kota Serang semester ganjil tahun ajaran 2021/2022.
PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN TIGA DIMENSI DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP MATERI JARAK TITIK, GARIS, DAN BIDANG PESERTA DIDIK DI SMK LILIS ROKHAYAH
VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Vol. 1 No. 4 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/vocational.v1i4.728

Abstract

Based on the phenomenon that we encounter in Mathematics Learning from Primary School to Upper Secondary School or Vocational High School, it is still not satisfactory. Mathematics learning tends to still be at the achievement of curriculum targets or books used as compulsory books. Learning is still dominated by teachers, where learners are more likely to accept the knowledge provided by teachers without the process of processing the existing potential. Learning does not emphasize on the understanding of the material studied and is not associated with the actual experience of the participants. In other words, the learning of mathematics is not meaningful because the learning has not been associated with the scheme that has been possessed by learners. Based on the above phenomenon, research was conducted on the use of three-dimensional learning media in improving the understanding of the concept of point distance, line, and field of XII OTKP-2 students in SMK Negeri 1 Bandung academic year 2021-2022. This research is a classroom action research that aims to improve students' understanding of mathematics learning concepts by using three-dimensional learning media on the material of point distances, lines, and fields in XII OTKP-2 class SMK Negeri 1 Bandung academic year 2021-2022. Each learner can use this three -dimensional learning media in accordance with their interests, and potential. Because the learning media used is the result of the learners themselves, it means that this learning media will be better understood by learners and more interested. ABSTRAKBerdasarkan fenomena yang kita temui dalam Pembelajaran Matematika mulai dari Sekolah Dasar sampai dengan Sekolah Menengah Atas atau Sekolah Menengah Kejuruan masih belum memuaskan. Pembelajaran Matematika cenderung masih pada pencapaian target kurikulum atau buku yang digunakan sebagai buku wajib. Pembelajaran masih didominasi guru, dimana peserta didik lebih cenderung menerima pengetahuan yang diberikan guru tanpa proses pengolahan potensi yang telah ada. Pembelajaran kurang menekankan pada pemahaman akan materi yang dipelajari dan tidak dikaitkan dengan pengalaman nyata peserta didk. Dengan kata lain, pembelajaran matematika belum bermakna karena pembelajaran belum dikaitkan dengan skema yang telah dimiliki oleh peserta didik. Berdasarkan fenomena di atas, dilakukan penelitian tentang penggunaan media pembelajaran tiga dimensi dalam meningkatkan pemahaman konsep materi jarak titik, garis, dan bidang peserta didik kelas XII OTKP-2 SMK Negeri 1 Bandung tahun pelajaran 2021-2022. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep belajar matematika peserta didik dengan menggunakan media pembelajaran tiga dimensi pada materi jarak titik, garis, dan bidang di kelas XII OTKP-2 SMK Negeri 1 Bandung tahun pelajaran 2021-2022. Setiap peserta didik dapat menggunakan media pembelajaran tiga dimensi ini sesuai dengan minat, dan potensi yang dimilikinya. Karena media pembelajaran yang digunakan adalah hasil dari buatan peserta didik sendiri, artinya media pembelajaran ini akan lebih dipahami oleh peserta didik dan lebih tertarik.

Page 4 of 17 | Total Record : 167