cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I) Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB Principal Contact: Dr. Muhamad Suhardi, M.Pd. (085239967417) Technical Support Contact: Randi Pratama M., M.Pd. (085781267181) Email: jurnalp4i@gmail.com
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Vocational : Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan
ISSN : 27750019     EISSN : 27746283     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan Pendidikan Kejuruan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 167 Documents
THE ROLE OF SCHOOL CULTURE IN IMPROVING STUDENTS CHARACTER TITIM ELIAWATI
VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Vol. 1 No. 3 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/vocational.v1i3.380

Abstract

Tujuan penelitian adalah adanya hasil analisis mendalam tentang peran budaya sekolah di lingkungan sekolah dan masyarakat pada pembentukan karakter siswa. Penelitian berfokus pada proses pembentukan karakter siswa dan sub fokus peran budaya sekolah. Tempat penelitian diadakan di SMK Pelayaran Samudera Indonesia (Samin) - Medan dengan menggunakan penelitian deskriptif kualitatif berupaya memberikan solusi bagaimana pendidikan karakter di sekolah. Budaya sekolah mengandung nilai-nilai karakter yang diharapkan dapat melekat dalam keseharian siswa SMK Samin. Nilai-nilai karakter tersebut diterapkan di lingkungan sekolah baik di dalam maupun di luar kelas.
PENGGUNAAN ES BALOK PADA PEMBUATAN PUFF PASTRY DAN DANISH PASTRY DALAM UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN SISWA TINGKAT XI TATA BOGA DI SMK PARIWISATA KOTA CIREBON LUWIH LUWIH
VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Vol. 1 No. 3 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/vocational.v1i3.398

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan siswa dalam membuat puff pastry dan danish pastry dengan menggunakan es balok sebagai pendingin adonan. Metode penelitian yang digunakan PTK model Kemmis dan Mc. Taggart, menurut Arikunto (2010:137), ada 4 tahapan yaitu planning, action, observation, dan reflection yang merupakan satu siklus. Pada penelitian dilakukan tindakan siklus I dan II. Data diperoleh melalui observasi dan penilaian praktek. Hasil penelitian ini dapat meningkatkan keterampilan dan hasil belajar siswa lebih dari KKM yaitu 80. Sebelum tindakan perbaikan dari 35 hanya 13 siswa (37,14%) cukup terampil, dengan skor rata-rata 80. Pada siklus I siswa sangat terampil 7 (20%) dengan skor rata-rata 90,14, disiklus II meningkat menjadi 14 siswa (40%) dengan skor rata-rata 94,07. Siklus I siswa terampil 24 (68,57%) dengan skor rata-rata 88,43, disiklus II meningkat menjadi 21 siswa (60%) dengan skor rata-rata 89,29. Siklus I siswa cukup terampil 4 (11,42%) dengan skor rata-rata 83,75, disiklus II semua siswa telah terampil. Kegiatan gurupun meningkat dari 88,89% disiklus I menjadi 96,55% disiklus II. Dengan demikian penggunaan es balok sebagai pendingin adonan dapat meningkatkan keterampilan membuat puff pastry dan danish pastry pada siswa kelas XI Tata Boga SMK Pariwisata Kota Cirebon tahun pelajaran 2017/2018.
PENERAPAN BIBLIOCOUNSELING UNTUK MENINGKATKAN RESILIENSI DIRI (SELF RESILIENCE) PESERTA DIDIK DI MASA PEMBELAJARAN DARING DWI RAHMAWATI
VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Vol. 1 No. 3 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/vocational.v1i3.399

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk meningkatkan resiliensi diri peserta didik dimasa pembelajaran daring dengan layanan konseling kelompok dengan teknik bibliocounseling. Jenis dan pendekatan dalam penelitian ini adalah metode penelitian quasi experimen dengan desain non-equivalent pretest-posttest control group. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model bimbingan kelompok dengan teknik bibliocounseling dapat meningkatkan resiliensi terutama pada aspek efikasi diri, penilaian realistis terhadap lingkungan, problem solving Peserta Didik SMK Negeri 1 Pemalang.
METODE JIGSAW MENINGKATKAN KEMAMPUAN BELAJAR SISWA MEMBACA ARTIKEL IN HARI PURWANTO
VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Vol. 1 No. 3 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/vocational.v1i3.400

Abstract

Metode pembelajaran model kooperatif tipe Jigsaw dalam penelitian tindakan kelas ini yang dapat diterapkan untuk pembelajaran siswa kelas XII semester 5. Subjek penelitian tindakan kelas ini yaitu siswa kelas XII semester 5. Tempat penelitian di SMK Negeri 1 Ngasem, Kabupaten Kediri, Provinsi Jawa Timur. Hasil penelitian tindakan kelas ini mendeskripsikan proses dan hasil penerapan metode pembelajaran model kooperatif tipe Jigsaw sebagai upaya meningkatkan kemampuan membaca artikel siswa kelas XII semester 5. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca artikel siswa kelas XII semester 5 dalam menentukan informasi paragraf, fakta dan opini artikel dapat meningkat bila menerapkan pembelajaran model kooperatif tipe Jigsaw. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri atas 2 (dua) siklus yang setiap siklus terdiri atas 4 (empat) tahapan. Proses penerapan metode pembelajaran model kooperatif tipe Jigsaw pada siklus 1 mendapat hambatan karena kondisi siswa belum terbiasa atau paham, akan tetapi pada siklus 2 hambatan berkurang setelah siswa terbiasa dengan metode tersebut. Hasil penerapan metode tersebut dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam belajar membaca artikel. Kemampuan siswa kelas XII semester 5 dalam menentukan informasi paragraf, fakta dan opini artikel menunjukkan ada kenaikan.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMAHAMI KARAKTERISTIK SENSOR PADA ENGINE BENSIN MELALUI MODEL KERJA KELOMPOK DENGAN TEKNIK JIGSAW PADA PESERTA DIDIK KELAS XI OTOTRONIK DI SMK NEGERI 6 MALANG IRFAN HAMDANI
VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Vol. 1 No. 3 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/vocational.v1i3.402

Abstract

Mata Pelajaran Perawatan Perbaikan Engine Mananagement System dan Motor Listrik yang diberikan pada peserta didik sekolah menengah kejuruan (SMK) terdiri dari pengajaran teori dan praktek, yqng mempunyai tingkat kesulitan yang lebih tinggi dibandingkan yang konvensional. Hal ini terbukti dengan tingkat ketercapaian kompetensi minimal pada mata pelajaran ini, khususnya pada kompetensi dasar memahami karakteristik sensor pada engine bensin dan mengukur besaran listrik sensor pada engine bensin, menunjukkan hasil belajar yng rendah (30% dari jumlah peserta didik yang mencapai KKM). Salah satu aspek yang berpengaruh terhadap rendahnya hasil ketercapaian belajar peserta didik adalah kekurangaktifan dalam proses belajar mengajar. Dan dengan pendekatan pembelajaran yang berorientasi konstruktivistik akan memberikan pengalaman belajar yang bermakna dan memberi peluang kepada peserta didik untuk mengaktualisasikan diri. Sehingga peserta didik akan lebih aktif dalam belajar dan memaksimalkan hasil belajar. Adapun model pembelajaran yang sesuai untuk tujuan tersebut adalah model kerja kelompok dengan teknik Jigsaw. Kegiatan yang dilakukan pada model pembelajaran ini adalah sebagai berikut: 1. kegiatan membaca untuk menggali informasi, 2) diskusi kelompok ahli, 3) laporan kelompok, 4) kuis dilakukan mencakup semua topik permasalahan yang dibicarakan, 5) perhitungan sekor kelompok dan menetukan penghargaan kelompok. Hal ini terbukti dari adanya peningkatan hasil belajar dari sebelum dilakukan tindakan dan tiap siklusnya, yaitu (1)sebelum dilakukan tindakan persentase kelulusan 30 %, (2) pada siklus I persentase kelulusan 60 %, dan (3) pada siklus II persentase kelulusan 75 %. Selain itu, tingkat pemahaman peserta didik secara individu semakin baik dilihat dari semakin mengecilnya angka deviasi antara nilai bawah dan atas pada setiap periode penilaian, yaitu sebelum tindakan sebesar 43, siklus I sebesar 40, dan siklus II sebesar 25.
UPAYA PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF PENDEKATAN MIND MAPING PADA MATA PELAJARAN MENGGAMBAR TEKNIK DASAR SURYANI SURYANI
VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Vol. 1 No. 3 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/vocational.v1i3.403

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh fenomena bahwa mata pelajaran menggambar teknik dasar pada Kelas X Kompetensi keahlian Desain pemodelan dan Informasi bangunan SMK Negeri 2 Bone memiliki tingkat kesulitan yang cukup tinggi. Selain aspek psikomotorik, yang lebih menyulitkan adalah aspek kognitif pada mata pelajaran tersebut. Banyak siswa yang kesulitan memaknai materi pembelajaran dengan baik. Diduga salah satu penyebabnya adalah karena proses pembelajaran hanya berpusat pada guru, sehingga siswa tidak ikut terlibat secara aktif dalam proses belajar mengajar tersebut. Hal ini berdampak pada rendahnya interaksi antara guru dan siswa maupun antara siswa.. Penelitian ini bertujuan melakukan perbaikan proses pembelajaran dengan harapan jika proses membaik maka akan terjadi peningkatan prestasi belajar. Penelitian ini berjenis penelitian tindakan kelas, dilaksanakan di SMK Negeri 2 Bone, padal kelas X Kompetensi keahlian desain pemodelan dan informasi bangunan semester ganjil tahun pelajaran 2019/2020.Pada penelitian ini secara faktual terlihar bahwa penggunaan pendekatan model mind mapping terbukti efektif sebagai pendekatan model pembelajaran untuk membantu siswa dalam memahami konsep konsep dan mengkotekstualisasikan konsep konsep yang dipahami.Hal ini terlihat dari peningkatan berbagai aspek yang diobservasi sepanjang siklus1 hingga siklus 3 dalam penelitian tindakan kelas ini. Aspek kerja sama antar siswa meningkat sebesar 47,5%, aspek interaksi dengan guru meningkat sebesar 60,6%. Pada aspek tanggung jawab mengalami peningkatan 51,52%, dan ikuti penigkatan pada aspek kehadiran sebesar 3.04%. Sebagai konsekoensi logis dari membaiknya proses pembelajaran, rata rata prestasi belajar siswa juga mengalami peningkatan sebesar 29, 14%.
PENINGKATAN KOMPETENSI GURU DALAM PENYUSUNAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS (PTK) MELALUI BIMBINGAN BERBASIS MGMP DI SMKN 7 MUARO JAMBI TAHUN PELAJARAN 2018/2019 LASA SIAGIAN
VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Vol. 1 No. 3 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/vocational.v1i3.433

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas penerapan bimbingan kelompok berbasis kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) dalam meningkatkan kompetensi guru SMK Negeri 7 Muaro Jambi Provinsi Jambi dalam menyusun Penelitian Tindakan Kelas. Penelitian ini dipusatkan di SMK Negeri 7 Muaro Jambi sebagai tempat diselenggarakannya MGMP. Subyek penelitian yaitu dewan guru berjumlah 30 orang. Pelaksanaan Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) ini dilakukan sebanyak 2 siklus. Masing-masing siklus terdapat empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Keberhasilan dalam penelitian ini adalah meningkatkanya kompetensi Guru SMK Negeri 7 Muaro Jambi adalah dengan indikator yaitu: jika > 10 % dari jumlah peserta bimbingan telah memperoleh nilai rata-rata ? 85,00. Hasil Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) pada siklus II diperoleh data sebagai berikut ; 1) observasi pengawas (4,22), 2) observasi guru (4,14), 3) hasil kerja secara klasikal (84,02). Indikator keberhasilan telah terlampaui Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) dinyatakan berhasil, dan penelitian dihentikan pada siklus II. Bimbingan kelompok yang dilakukan terbukti efektif dalam upaya meningkatkan kompetensi guru SMK Negeri 7 Muaro Jambi dalam penyusunan proposal PTK karena 90 % dari jumlah peserta sebanyak 30 orang guru telah berhasil menyusun proposal PTK sesuai harapan.
ANALISIS PERAN SUPERVISI KEPALA SEKOLAH TERHADAP PELAKSANAAN TUGAS POKOK GURU DI SMK NEGERI 1 KERINCI TAHUN PELAJARAN 2018/2019 ALMI ZUKRI
VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Vol. 1 No. 3 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/vocational.v1i3.434

Abstract

Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) ini dilaksanakan pada semester pertama tahun pelajaran 2018/2019. Hal ini diputuskan setelah mengamati pelaksanaan tugas pokok guru dalam menyusun perencanaan, melaksanaan proses pembelajaran dan dalam mengevaluasi proses pembelajaran dinilai belum maksimal. Pelaksanaan tugas guru dalam merencanakan pembelajaran akan dilihat dari Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan batas pembelajaran yang disusun guru. Berdasarkan hasil pengamatan pada penelitian tindakan siklus pertama dan kedua, ternyata supervisi yang dilaksanakan kepala sekolah dapat meningkatkan pelaksanaan tugas pokok guru. Hal ini membuktikan bahwa supervisi kepala sekolah punya peranan yang sangat penting dalam meningkatkan pelaksanaan tugas pokok guru.
PENGGUNAAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN READING SKILL SISWA XI OTKP 2 SMK NEGERI 2 BLITAR TAHUN 2019-2020 SITI JUWARIYAH SHOBARIYATI
VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Vol. 1 No. 3 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/vocational.v1i3.435

Abstract

Penelitian dalam penerapan Problem Based Learning ini dilakukan untuk mengetahui terjadinya peningkatan Reading Skill terkait Passive Voice siswa XI OTKP 2 SMK Negeri 2 Blitar. Penelitian ini terdiri atas dua siklus yang setiap siklus terdiri atas empat tahapan. Masing-masing siklus dilaksanakan dalam dua kali tatap muka. Pada awalnya, kemampuan siswa dalam menggunakan Passive Voice masih rendah. Hanya delapan siswa tuntas pada ranah kognitif, 16 siswa pada ranah afektif, dan 12 siswa pada ranah psikomotorik. Setelah dilakukan penelitian, maka hasil analisis menunjukkan bahwa Reading Skill siswa terkait Passive Voice mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Sebanyak 30 siswa bisa menuntaskan pembelajaran pada ranah kognitif, 36 siswa pada ranah afektif, dan 30 siswa pada ranah psikomotorik. Secara otomatis persentase ketuntasan klasikal juga mengalami peningkatan dari 33% menjadi 89%. Dengan demikian, Problem Based Learning berhasil diterapkan pada siswa XI OTKP 2 SMK Negeri 2 Blitar semester genap tahun akademik 2019-2020.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI METODE PROBLEM BASED INSTRUCTION DI KELAS X SMK NEGERI 1 TANJUNG PALAS TAHUN 2017/2018 SANDIATI TOMBANG
VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Vol. 1 No. 3 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/vocational.v1i3.468

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik melalui metode Problem Based Instuction pada materi perbandingan trigonometri pada segitiga siku-siku kelas X Multimedia SMK Negeri 1 Tanjung Palas Tahun Pelajaran 2017/2018. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam 2 siklus yang masing-masing terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil tes hasil belajar peserta didik menunjukkan bahwa pada kondisi awal diperoleh nilai rata-rata mencapai 66,66. Pada siklus I nilai tes rata-rata mencapai 77,22 dan pada tes hasil belajar peserta didik di tahap II diperoleh nilai rata-rata sebesar 82,5. Hal ini berarti bahwa ada peningkatan hasil belajar peserta didik dari kondisi awal sampai siklus II sebesar 15,84. Jadi dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan metode Problem Based Instruction dapat meningkatkan hasil belajar Matematika di kelas X SMK Negeri 1 Tanjung Palas.

Page 3 of 17 | Total Record : 167