cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
Jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayani, Kel. Leneng, kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
SECONDARY : Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah (JIPM)
ISSN : 27748022     EISSN : 27745791     DOI : -
Core Subject : Education,
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah (JIPM) terbit 4 (Empat) kali setahun pada bulan Januari, April, Juli dan Oktober, berisi tulisan/artikel hasil pemikiran dan hasil penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam smua disiplin ilmu yang berkaitan dengan Pendidikan Menengah.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 256 Documents
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISTEM KOORDINASI PADA SISWA KELAS XI-A1 SMA NEGERI 1 MANYARAN WANTI KURNIASIH
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 2 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v2i4.1681

Abstract

This research is a classroom action research that aims to improve student learning outcomes in the Coordination System material through the application of the Teams Games Tournament learning model. The research subjects were 34 students of class XI-IPA 1 at SMAN 1 Manyaran for the 2021/2022 academic year. The research was carried out in 2 cycles and the collected data were analyzed using comparative descriptive analysis. The results showed that the application of the Teams Games Tournament cooperative learning model could improve the learning outcomes of the Coordination System in class XI-IPA 1 SMAN 1 Manyaran. This increase was shown by the results of the research from cycle 1 to cycle 2, namely 1) the average acquisition of the posttest results of cycle 1 was 74.41 and increased to 82.94 in the second cycle. 2). The number of students who completed in cycle 1 was 25 out of 34 students with an achievement percentage value of 73.53%, while in cycle 2, the number of children who completed increased to 28 out of 34 students with an achievement percentage value of 82.35%. ABSTRAKPenelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi Sistem Koordinasi melalui penerapan model pembelajaran Teams Games Tournament. Subyek penelitian adalah 34 orang siswa kelas XI-IPA 1 SMAN 1 Manyaran Tahun Pelajaran 2021/2022. Penelitian dilaksanakan dalam 2 siklus dan data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif komparatif . Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif Teams Games Tournament dapat meningkatkan hasil belajar Sistem Koordinasi pada siswa kelas XI-IPA 1 SMAN 1 Manyaran. Peningkatan tersebut ditunjukkan oleh hasil penelitian dari siklus 1 ke siklus 2 yaitu 1) perolehan rata-rata hasil posttest siklus 1 sebesar 74,41 dan meningkat menjadi 82,94 di siklus kedua. 2). Jumlah siswa yang tuntas pada siklus 1 adalah 25 dari 34 anak dengan nilai prosentase ketercapaian sebesar 73,53%, sedangkan pada siklus 2, jumlah anak yang tuntas bertambah menjadi 28 dari 34 siswa dengan nilai prosentase ketercapaian sebesar 82,35%.
MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA DENGAN MICROSOFT EXEL PADA MATA PELAJARAN FISIKA MATERI HUKUM HOOKE SRI ISWATI
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 2 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v2i4.1682

Abstract

This Classroom Action Research aims to increase students' interest in learning by using Microsoft Excel in the subject of Physics subject to Hooke's Law. The research was conducted in two cycles, each cycle consisting of four stages: planning, action, observation and reflection. The research subjects were students of class XI IPA 1 at SMAN 1 Tegalombo for the 2022-2023 academic year, a total of 33 students. Data collection techniques using questionnaires, direct observation and written tests. In this study there are three indicators of interest, namely feelings of pleasure, feeling useful and students' desire to use Microsoft Excel. Based on the data analysis, it can be concluded that the use of Microsoft Exel in the Subject of Physics Material on Hooke's Law Class XI IPA 1 SMA Negeri 1 Tegalombo, Pacitan Regency, Academic Year 2022/2023, can increase students' interest in learning. Student interest in learning from 83.08% in cycle 1 to 98.23% in cycle 2. There was an increase of 15.15%. The average score for individual student creativity for cycle 1 was 63.09%, and for cycle 2 it increased to 96.40%, while the test scores before the action were 50.61. In cycle 1, the average student score increased but was not optimal, still in the "good" category, namely with an average value of 73.18, by reflecting on it, continued in cycle 2, learning outcomes increased to 84.39. ABSTRAKPenelitian Tindakan Kelas ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar siswa dengan menggunakan Microsoft Excel pada mata pelajaran Fisika materi Hukum Hooke. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subyek penelitian adalah siswa kelas XI IPA 1 SMAN 1 Tegalombo tahun ajaran 2022-2023 yang berjumlah 33 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik angket, obervasi langsung dan tes tulis. Pada penelitian ini indikator minat ada tiga hal yaitu perasaan senang, merasa bermanfaat dan keinginan siswa terhadap Penggunaan Microsoft Excel. Berdasarkan analisis data dapat disimpulkan bahwa penggunaan Microsoft Exel Pada Mata Pelajaran Fisika Materi Hukum Hooke Kelas XI IPA 1 SMA Negeri 1 Tegalombo Kabupaten Pacitan Tahun Ajaran 2022/2023, bisa meningkatkan minat belajar siswa. Minat belajar siswa dari 83,08% pada siklus 1, menjadi 98,23% pada siklus 2. Ada peningkatan sebesar 15,15%. Angka rata-rata kreatifitas siswa secara individu untuk siklus 1 sebesar 63,09%, dan pada siklus 2 meningkat menjadi 96,40%, sedangkan nilai tes hasil belajar sebelum tindakan 50,61. Pada siklus 1 nilai rata-rata siswa meningkat tapi belum maksimal masih dalam kategori “baik” yaitu dengan nilai rata-rata 73,18 dengan melakukan refleksi dilanjut siklus 2, hasil belajar meningkat menjadi 84,39.
UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SKI POKOK BAHASAN PERADABAN DINASTI ABBASIYAH MELALUI STRATEGI QUIZ TEAM DI KELAS VIII A.2 MTs GONDANG WONOPRINGGO EMY ILMIYAH
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 2 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v2i4.1707

Abstract

This study aims to improve student learning outcomes in the SKI subject, the subject matter of the civilization of the Abbasid Dynasty through a quiz team strategy in class VII A.2 MTs Gondang Wonopringgo. This type of research is classroom action research (CAR). This Classroom Action Research (CAR) was conducted in class VIIIA.2 MTs. Gondang Wonopringgo Pekalongan Regency with the subject of this study were 35 students and consisted of 11 male students and 24 female students. The techniques used by the authors in this classroom action research consisted of interviews, written tests, observation and documentation. From the test results, it can be explained that the average score in the pre-cycle was 61.42 with a completeness percentage of 42.87% totaling 15 students. In the implementation of the first cycle, the average score was 69.14 with a completeness percentage of 60% of 35 students. Then after doing cycle II the average value was 81.71 with a completeness percentage of 80% of 35 students. The teacher's activities while carrying out learning using the QUIZ TEAM strategy in the subject of Islamic Cultural History (SKI) went well, in cycle I activities an average of 2.87 was obtained and in cycle II learning activities an average value of 3.75 was obtained . While the results of observations on student learning activities in cycle I activities obtained an average value of 2.83 and in cycle II activities obtained an average value of 3.66. So, these results indicate that the teacher's ability in the learning process and ongoing research has experienced a better improvement. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajarn SKI pokok bahasan peradaban Dinasti Abbasiyah melalui strategi quiz team di kelas VII A.2 MTs Gondang Wonopringgo. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilaksanakan di kelas VIIIA.2 MTs. Gondang Wonopringgo Kabupaten Pekalongan dengan subjek penelitian ini adalah 35 siswa dan terdiri atas 11 siswa laki-laki dan 24 siswa perempuan. Teknik yang digunakan oleh penulis dalam penelitian tindakan kelas ini terdiri dari wawancara, tes tulis, observasi dan dokumentasi. Dari hasil tes, dapat dijelaskan bahwa nilai rata-rata pada pra siklus 61,42 dengan persentase ketuntasan 42,87% berjumlah 15 siswa. Pada pelaksanaan siklus I nilai rata-ratanya menjadi 69,14 dengan persentase ketuntasan sebanyak 60% dari 35 siswa. Kemudian setelah dilakukannya siklus II nilai rata-rata 81,71 dengan persentase ketuntasan sebesar 80% dari 35 siswa. Aktivitas guru selama melaksanakan pembelajaran dengan menggunakan strategi QUIZ TEAM pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) berjalan dengan baik, pada kegiatan siklus I diperoleh rata-rata sebesar 2,87 dan pada kegiatan pembelajaran siklus II diperoleh nilai rata-rata sebesar 3,75. Sedangkan hasil observasi terhadap aktivitas belajar siswa pada kegiatan siklus I didapatkan nilai rata-rata 2,83 dan pada kegiatan siklus II mendapatkan nilai rata-rata sebesar 3,66. Jadi, hasil tersebut menunjukkan bahwa kemampuan guru dalam proses pembelajaran dan penelitian berlangsung mengalami peningkatan yang lebih baik.
PENINGKATAN KEMAMPUAN PENYUSUNAN OPINI DALAM BENTUK ARTIKEL MENGGUNAKAN STRATEGI THINK TALK WRITE SISWA KELAS XII MAN 1 KOTA BANDUNG IIS SUHARTI
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 2 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v2i4.1708

Abstract

The purpose of this study is to improve the ability to compose opinions in the form of articles using the Think Talk Write (TTW) strategy for class XII IPS-C Semester 2 academic year 2021/2022 MAN 1 Bandung City. This type of research uses a Classroom Action Research (CAR) design which consists of 2 cycles. The increase in research results from cycle I to cycle II is not much, but it has proven and strengthened the success of this research. The results of the increase in each aspect can be explained from the content aspect which is 0.19, the structural aspect: 0.03, the linguistic conventions aspect: 0.06, the classical total score: 0.10. The content aspect underwent a change from the predicate A- to A. Students in cycle I totaled 33 people with very good grades and two good people became 25 very good people in cycle II. This is because the selected theme is more controlled by students. The structural aspect experienced an increase of 32.68. This can be understood because students already understand the structure of opinion/editorial texts. All 33 students scored very well in cycle I and cycle II. Structural aspects have not changed. Students in cycle I totaled 33 students got very good scores and one had good grades so all 33 students got very good grades. The total classical value has increased by 0.00. 33 students in cycle I got very good scores and two people got good grades to 33 students got very good grades in cycle II. Based on the results and discussion in this study, it can then be concluded that the following actions in this study are considered successful if in the implementation of student actions. ABSTRAKTujuan penelitian ini meningkatkan kemampuan penyusunan opini dalam bentuk artikel menggunakan strategi Think Talk Write (TTW) siswa kelas XII IPS-C Semester 2 tahun pelajaran 2021/2022 MAN 1 Kota Bandung. Jenis penelitian ini menggunakan rancangan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari 2 siklus. Peningkatan hasil penelitian dari siklus I ke siklus II memang tidak banyak tapi sudah membuktikan dan menguatkan keberhasilan penelitian ini. Hasil peningkatan tiap aspek dapat dijelaskan dari aspek isi adalah 0.19, aspek struktur : 0.03, aspek kaidah kebahasaan : 0.06, nilai total klasikal : 0.10. Aspek isi, mengalami perubahan dari predikat A- menjadi A. Peserta didik pada siklus I berjumlah 33 orang bernilai sangat baik dan dua orang baik menjadi 25 orang sangat baik pada siklus II. Hal ini karena tema yang dipilih lebih dikuasai peserta didik. Aspek struktur mengalami kenaikan 32,68. Hal ini dapat dipahami karena peserta didik sudah paham betul struktur teks opini/editorial . Semua peserta didik yang berjumlah 33 mendapat nilai sangat baik pada siklus I dan siklus II. Aspek struktur tidak mengalami perubahan. Peserta didik pada siklus I berjumlah 33 siswa mendapat nilai sangat baik dan satu bernilai baik menjadi semua peserta didik berjumlah 33 siswa mendapat nilai sangat baik. Nilai total klasikal mengalami kenaikan 0.00. Peserta didik pada siklus I berjumlah 33 mendapat nilai sangat baik dan dua orang mendapat nilai baik menjadi 33 siswa mendapat nilai sangat baik pada siklus II. Berdasarkan hasil dan pembahasan dalam Penelitian ini, maka kemudian dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut tindakan dalam penelitian ini dianggap berhasil apabila dalam pelaksanaan tindakan siswa.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN SEJARAH KELAS XI IPS 1 DI SMA NEGERI 9 TANJUNG JABUNG TIMUR EMILIANI EMILIANI
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v3i1.1939

Abstract

The research aims to determine the increase in learning outcomes in history lessons through problem solving models in class XI.IPS.1 students of SMA Negeri 9 Tanjung Jabung Timur. The conventional learning process with lots of lectures in teaching results in students not being active in learning. To overcome these problems, efforts are made to apply a learning model, namely the problem solving model where students are given the opportunity to find problems and solve problems in classroom learning. This research method is Classroom Action Research (PTK) with research procedures covering the stages of planning, implementing, observing, and reflecting. This research was conducted at Tanjung Jabung Timur 9 Public High School in the 2022/2023 academic year. This study included all students of class XI.IPS.1 SMA Negeri 9 Tanjung Jabung Timur, totaling 29 students consisting of 14 male students and 15 female students. The object of this research is the application of problem solving models to improve student learning outcomes. Data collection techniques used observation, documentation, and tests. Analysis of the data obtained by calculating the percentage of completeness of the learning outcomes of students who are able to achieve KKM and the percentage of classical completeness that students are able to achieve in learning. The results showed that there was an increase in student learning outcomes in history lessons in class XI.IPS.1 SMA Negeri 9 Tanjung Jabung Timur. It can be seen the average increase and completeness of students from cycle to cycle. The average application of HOTS in the first cycle was 55.17%, then in the second cycle it increased by 75.21%. There was an increase of 75.27%. With the total classical completeness in cycle I of 34.48% or as many as 10 people, then cycle II increased to 34.48% with a total of 25 students. ABSTRAKPenelitian bertujuan untuk mengetahui peningkatan Hasil Belajar dalam pelajaran Sejarah melalui model problem solving pada siswa kelas XI.IPS.1 SMA Negeri 9 Tanjung Jabung Timur. Proses pembelajaran yang konvensional dengan banyak ceramah dalam mengajar mengakibatkan siswa tidak aktif dalam belajar. Untuk mengatasi permasalahan tersebut dilakukan upaya dengan menerapkan suatu model pembelajaran yaitu model problem solving dimana siswa diberikan kesempatan untuk menemukan masalah dan menyelesaikan masalah dalam pembelajaran di kelas. Metode Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan prosedur penelitian meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 9 Tanjung Jabung Timur tahun pelajaran 2022/2023. Penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI.IPS.1 SMA Negeri 9 Tanjung Jabung Timur yang berjumlah 29 siswa yang terdiri dari 14 siswa laki-laki dan 15 siswa perempuan. Objek penelitian ini adalah penerapan model problem solving untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan observasi, dokumentasi, dan tes. Analisis data yang diperoleh dengan cara menghitung persentase ketuntasan hasil belajar siswa yang mampu mencapai KKM serta persentase ketuntasan klasikal yang mampu dicapai siswa dalam belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar siswa dalam pelajaran Sejarah pada siswa kelas XI.IPS.1 SMA Negeri 9 Tanjung Jabung Timur. Hal tersebut dapat diketahui rata-rata kenaikan dan ketuntasan siswa dari siklus ke siklus. Penerapan HOTS Rata-rata pada siklus I sebanyak 55,17% ,kemudian pada siklus II mengalami peningkatan sebesar 75,21%. Terjadi kenaikan sebesar 75,27%. Dengan jumlah ketuntasan klasikal disiklus I 34,48% atau sebanyak 10 orang, kemudian disiklus II mengalami peningkatan menjadi 34,48% dengan jumlah siswa sebanyak 25 orang.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS DAN AKTIVITAS BELAJAR PAI DI SMAN 2 GERUNG ROSIDI ROSIDI
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v3i1.1941

Abstract

This study aims to apply an inquiry learning model to improve critical thinking skills and learning activities in class XII MIPA students at SMAN 2 Gerung for the 2021/2022 academic year. The design of this research is classroom action research which takes place in two cycles. The subjects of this study were 24 class XII MIPA students. Data collection was carried out using the test method to obtain data on students' thinking abilities on the material in Munakahat material given at the end of each cycle and observation to obtain learning activity data. The collected data were analyzed by descriptive qualitative. The research results obtained were (1) the increase in students' critical thinking skills as evidenced by the learning outcomes of the original knowledge aspect in the initial conditions an average of 65, increased to 78 in cycle I, and increased again to 83 in cycle II, while the learning outcomes in aspects the original skills in the initial conditions averaged 70, increased to 80 in cycle I, and increased again to 85 in cycle II. For the percentage of learning completeness (knowledge), students who completed the initial conditions were 41.67% (10 people), increased 66.67% (16 people) in cycle I, and increased again 83.33% (20 people) in cycle II. Learning completeness (skills), students who completed the initial conditions 41.67% (10 people), increased 66.67% (16 people) in cycle I, and increased again 83.33% (20 people) in cycle II; and (2) increased student learning activity as evidenced by an increase in learning activity, namely 75.00% (active category) in cycle I, increased to 91.66% (very active category) in cycle II. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan menerapkan model pembelajaran inkuiri untuk meningkatkan kemampuan berfikir kritis dan aktivitas belajar pada peserta didik kelas XII MIPA SMAN 2 Gerung tahun pelajaran 2021/2022. Desain penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang berlangsung dalam dua siklus. Subyek penelitian ini adalah peserta didik kelas XII MIPA yang berjumlah 24 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan metode tes untuk memperoleh data kemampuan berfikir peserta didik materi Pada Materi Munakahat yang diberikan pada setiap akhir siklus dan observasi untuk memperoleh data aktivitas belajar. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian yang diperoleh adalah (1) meningkatnya kemampuan berfikir kritis peserta didik yang dibuktikan dengan hasil belajar aspek pengetahuan semula pada kondisi awal rata-rata 65, meningkat menjadi 78 pada siklus I, dan meningkat lagi menjadi 83 pada siklus II, sedangkan hasil belajar aspek keterampilan semula pada kondisi awal rata-rata 70, meningkat menjadi 80 pada siklus I, dan meningkat lagi 85 pada siklus II. Untuk persentase ketuntasan belajar (pengetahuan), peserta didik yang tuntas dari kondisi awal 41,67% (10 orang), meningkat 66,67% (16 orang) pada siklus I, dan meningkat lagi 83,33% (20 orang) pada siklus II. Ketuntasan belajar (keterampilan), peserta didik yang tuntas dari kondisi awal 41,67% (10 orang), meningkat 66,67% (16 orang) pada siklus I, dan meningkat lagi 83,33% (20 orang) pada siklus II; dan (2) meningkatnya aktivitas belajar peserta didik yang dibuktikan adanya peningkatan aktivitas belajar, yaitu 75,00% (kategori aktif) pada siklus I, meningkat menjadi 91,66% (kategori sangat aktif) pada siklus II.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN JIGSAW II UNTUK MENINGKATKAN PARTISIPASI SISWA DAN HASIL BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN KIMIA UNSUR KELAS XII IPA 5 SMA KOLESE DE BRITTO YOGYAKARTA HERIBERTUS SURADI
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v3i1.1942

Abstract

This research was conducted against a background of class XII IPA 5 students who grew up in the digital world era, the boring Elemental Chemistry material causes students to lack active participation in learning activities, tend to be busy alone, and do not understand the learning material. The focus of the study is to increase student participation and learning outcomes in a conducive learning atmosphere through the Jigsaw II learning model. This study aims to explain the increase in student participation and learning outcomes using the Jigsaw II model in Elementary Chemistry learning for class XII IPA 5 SMA Kolese De Britto Yogyakarta. The research method used is Classroom Action Research with 2 cycles. The research was carried out by forming study groups consisting of 4 students who had low, moderate, and capable abilities in terms of knowledge. Was given an assignment on Elemental Chemistry material, then presented it in a presentation, and observed that finally a post test was carried out. The results of the study using the Jigsaw II learning model increased student participation seen from the involvement of students in groups during presentations. The final result of the assessment of cycle I was 37% incomplete and the average post-test score obtained was 78.56. Because there are still 37% that have not been completed, cycle II is carried out. The final result of the assessment in cycle II was that 11% of students had not finished and the average post-test score obtained was 88.81. ABSTRAKPenelitian ini dilakukan dengan latar belakang siswa kelas XII IPA 5 yang bertumbuh dalam era dunia digital, materi Kimia Unsur yang membosankan menyebabkan siswa kurang partisipasi aktif dalam kegiatan pembelajaran, cenderung ramai sendiri, dan kurang memahami materi pembelajaran. Fokus kajian adalah meningkatkan partisipasi siswa dan hasil belajar dalam suasana belajar yang kondusif melalui model pembelajaran Jigsaw II. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan peningkatan partisipasi siswa dan hasil belajar menggunakan model Jigsaw II dalam pembelajaran Kimia Unsur kelas XII IPA 5 SMA Kolese De Britto Yogyakarta. Metote penelitian yang digunakan yaitu Penelitian Tindakan Kelas dengan 2 siklus. Penelitian dilakukan dengan membuat kelompok belajar yang beranggotakan 4 siswa yang mempunyai kemampuan rendah, cukup, dan mampu dari segi pengetahuan. Diberikan tugas tentang materi Kimia Unsur, kemudian menyajikan dalam presentasi, dan diobservasi akhirnya dilakukan postes. Hasil penelitian menggunakan model pembelajaran Jigsaw II meningkatkan partisipasi siswa dilihat dari keterlibatan siswa dalam kelompok pada saat presentasi. Hasil akhir penilaian dari siklus I adalah 37 % belum tuntas dan rata-rata nilai postes yang diperoleh 78,56. Karena masih ada 37 % yang belum tuntas maka dilakukan siklus II. Hasil akhir penilaian pada siklus II adalah 11 % siswa belum tuntas dan rata-rata nilai postes yang diperoleh adalah 88,81.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING MATERI UKURAN TENDENSI SENTRAL PADA SISWA KELAS XII IPA SMA NEGERI 1 DEKAI ISTIN YULIATIN
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v3i1.1940

Abstract

This study aims to find out how efforts to improve mathematics learning outcomes through the Problem Based Learning learning model apply material concentration measures to class XII IPA students at SMA Negeri 1 Dekai in the 2022/2023 academic year. This study used the Classroom Action Research (CAR) method. Based on the results of the research and discussion, it can be concluded that efforts to improve mathematics learning outcomes can be carried out through the application of the Problem Based Learning model for material on measures of central tendency at Dekai 1 Senior High School in the 2022/2023 Academic Year. Utilization of the Problem Based Learning learning model can help students study knowledge and be able to create learning situations that are more conducive, effective, interactive, and fun. In cycle 2 students are getting used to solving problems when discussing with Problem Based Learning models, so there is no need to explain too much. - long-winded as in cycle 1. Learning outcomes increased as seen from the level of completeness classically in each cycle there was an increase, in cycle 1 students who achieved KKM 65 were 14 students or 46.67% while in cycle 2 students who achieved KKM were 26 students or by 86.67%. Even though the scores obtained by the students were not high and most of them were only able to reach the KKM, there was an increase in the average and the range. In cycle 1 the average student only reached 53.33 with a range of 80, while in cycle 2 the average student reached 64.83 with a range of 85 ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana upaya meningkatkan hasil belajar matematika melalui model pembelajaran Problem Based Learning materi penerapan ukuran pemusatan data pada siswa kelas XII IPA SMA Negeri 1 Dekai Tahun Pelajaran 2022/2023. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat di simpulkan bahwa upaya meningkatkan hasil belajar matematika dapat dilakukan melalui penerapan model Problem Based Learning materi ukuran tendensi sentral di SMAN 1 Dekai Tahun Pelajaran 2022/2023. Pemanfaatan model pembelajaran Problem Based Learning dapat membantu siswa dalam mengkaji ilmu serta mampu menciptakan situasi pembelajaran yang lebih kondusif, efektif, interaktif, dan menyenangkan pada siklus 2 siswa sudah mulai terbiasa menyelesaikan masalah ketika diskusi dengan model Problem Based Learning, sehingga tidak perlu dijelaskan terlalu bertele-tele seperti pada siklus 1. Hasil belajar meningkat dilihat dari tingkat ketuntasan secara klasikal pada tiap siklus mengalami peningkatan, pada siklus 1 siswa yang mencapai KKM 65 sebanyak 14 siswa atau sebesar 46,67% sedangkan pada siklus 2 siswa yang mencapai KKM sebanyak 26 siswa atau sebesar 86,67%. Meskipun nilai yang diperoleh siswa tidak tinggi dan sebagian besar hanya mampu mencapai KKM, namun terjadi peningkatan rata-rata dan jangkauannya. Pada siklus 1 rata-rata siswa hanya mencapai 53,33 dengan jangkauan 80, sedangkan pada siklus 2 rata-rata siswa mencapai 64,83 dengan jangkauan 85
PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK MELALUI PROBLEM BASED LEARNING PATA MATA PELAJARAN BIOLOGI KELAS X SMAN 1 KETUNGAU HULU JOHNLI ALFATH
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v3i1.1943

Abstract

The purpose of this study was to increase students' learning motivation through a problem-based learning model in biology class X MIA SMAN 1 Ketungau Hulu. The subjects of this study were 35 class X MIA students at SMAN 1 Ketungau Hulu. This research is a classroom action research with two cycles. Based on the data analysis and discussion in IV, it can be concluded that the use of the PBL model can increase students' learning motivation in the material "virus" in biology class X MIA SMAN 1 Ketungau Hulu. This conclusion is based on an average increase in learning motivation. Students' learning motivation in the pre-cycle was 39.7 and included in the low criteria. Whereas in cycle I, the average value obtained was 61.9 and included in the high criteria. from pre cycle to cycle I there was an increase of 22.2. In cycle II the average value of students' learning motivation is 81.9 and is included in the very high criteria. From cycle I to cycle II there was an increase of 20. ABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik melalui model pembelajaran problem based learning mata pelajaran biologi kelas X MIA SMAN 1 Ketungau Hulu. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas X MIA SMAN 1 Ketungau Hulu yang berjumlah 35 orang. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan dua siklus. Berdasarkan analisis data dan pembahasan pada IV, maka dapat diambil kesimpulan bahwa penggunaan model PBL dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik pada materi "virus" mata pelajaran biologi kelas X MIA SMAN 1 Ketungau Hulu. Kesimpulan ini didasarkan adanya peningkatan rata-rata motivasi belajar. Motivasi belajar peserta didik pada pra siklus adalah 39,7 dan masuk dalam kriteria rendah. Sedangkan pada siklus I, nilai rata-rata yang diperoleh adalah 61,9 dan masuk dalam kriteria tinggi. dari pra siklus ke siklus I terjadi peningkatan sebanyak 22,2. Pada siklus II nilai rata-rata motivasi belajar peserta didik adalah 81,9 dan masuk dalam kriteria sangat tinggi. Dari siklus I ke siklus II terjadi peningkatan sebanyak 20.
IMPLEMENTASI APLIKASI E-LEARNING MADRASAH DALAM MENINGKATKAN EFEKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PADA MASA PANDEMI COVID 19 DI MTsN 20 JAKARTA TIMUR MOHAMMAD SUTARYONO
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v3i1.1944

Abstract

The purpose of this writing is to describe how the implementation of the madrasah e-learning application in increasing the effectiveness and learning outcomes at MTsN 20 East Jakarta during the covid 19 pandemic. Data obtained from the results of CBT (PH), PAS and PAT. The results of the analysis were obtained by using the madrasah e-learning application, the quality of students' academic PJJ absorption during PH (CBT), PAS and PAT, the percentage of students participating in Distance Learning was quite optimal, as well as the scores obtained quite satisfactory above KKM 75. In terms of the effectiveness aspect, distance learning using the madrasah e-learning application in terms of the quantity of students participating in CBT (PH) through e-learning reaches 96 - 99% with an average of 84.14, students participating in PAT reach 100%. with an average score of 76, while when students take PAS they reach 96 – 100% with an average score of 80. The conclusion from this writing is that the use of the madrasah e-learning application is considered quite successful in increasing the effectiveness and learning outcomes of students in participating in Distance Learning during the Covid 19 pandemic. ABSTRAKTujuan penulisan ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana implementasi aplikasi e-learning madrasah dalam meningkatkan efektivitas dan hasil belajar di MTsN 20 Jakarta Timur pada masa pandemi covid 19. Data yang diperoleh dari hasil CBT (PH), PAS dan PAT. Hasil analisis didapat dengan menggunakan apliksi e-learning madrasah, kualitas daya serap PJJ akademik siswa pada saat PH (CBT), PAS dan PAT, persentase jumlah siswa yang mengikuti Pembelajaran Jarak Jauh cukup optimal, demikian juga nilai yang diperoleh cukup memuaskan diatas KKM 75. Ditinjau dari aspek efektifitas pengaruhnya, Pembelajaran Jarak Jauh dengan menggunakan aplikasi e-learning madrasah secara kuantitas peserta didik yang mengikuti CBT (PH) melalui e-learning mencapai 96 - 99 % dengan rata-rata 84,14, siswa yang mengikuti PAT mencapai 100% dengan rata-rata nilai 76, sedangkan saat siswa mengikuti PAS mencapai 96 – 100% dengan rata-rata nilai 80. Simpulan dari penulisan ini adalah penggunaan aplikasi e-learning madrasah dinilai cukup berhasil dalam meningkatkan efektivitas dan hasil belajar siswa dalam mengikuti Pembelajaran Jarak Jauh di masa pandemi Covid 19.