cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
Jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayani, Kel. Leneng, kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
SECONDARY : Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah (JIPM)
ISSN : 27748022     EISSN : 27745791     DOI : -
Core Subject : Education,
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah (JIPM) terbit 4 (Empat) kali setahun pada bulan Januari, April, Juli dan Oktober, berisi tulisan/artikel hasil pemikiran dan hasil penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam smua disiplin ilmu yang berkaitan dengan Pendidikan Menengah.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 256 Documents
PROBLEM SOLVING DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS PADA PEMBELAJARAN BAHASA ARAB KELAS IX DI MTSN 2 PURWAKARTA AZIZ AKHMAD NAJIB; ASEP SAEPUL MUSLIM; SITI NURSIPA; ADI SUPARDI
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v3i1.1968

Abstract

Motivated by carrying out their duties as a teacher who must understand the curriculum, master the subject matter, use learning models, carry out assessments, refinement or enrichment in order to achieve better learning outcomes. The overall objective expected of this research is to collect data and information on problems regarding the effect of applying problem solving learning methods on students' critical thinking skills in class IX at Madrasah Tsanawiah Negeri 2 Purwakarta. The research method used in this writing is Classroom Action Research, and is a type of research that can be carried out using a narrative, question and answer and discussion strategy approach, without leaving the teaching and learning process at school. The results of the research group 1 got 87 with an increase of 16%, group 2 with an increase of 21%, group 3 with an increase of 16%, group 3 with an increase of 17%, 4 points 90. The results of the accumulated observations of students in the 1st cycle 1st meeting to with the 2nd cycle of the 2nd meeting there was a 71% increase in student achievement such as in terms of activity and assessment, continuing to show itself in the three actions taken. Based on these results, the problem solving learning method for the critical thinking skills of class IX students showed a positive trend. ABSTRAKTermotivasi oleh pelaksanaan tugasnya sebagai guru yang harus memahami kurikulum, menguasai materi pelajaran, menggunakan model pembelajaran, melakukan penilaian, penyempurnaan atau pengayaan guna mencapai hasil belajar yang lebih baik. Tujuan keseluruhan yang diharapkan dari penelitian ini adalah untuk mengumpulkan data dan informasi permasalahan tentang pengaruh penerapan metode pembelajaran problem solving terhadap keterampilan berpikir kritis siswa di di kelas IX Madrasah Tsanawiah Negeri 2 Purwakarta. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan ini adalah Penelitian Tindakan Kelas, dan merupakan jenis penelitian yang dapat dilakukan dengan pendekatan strategi narasi, tanya jawab dan diskusi, tanpa meninggalkan proses belajar mengajar di sekolah. Hasiil penelitian kelompok 1 mendapat 87 dengan kenaikan 16%, kelompok 2 dengan kenaikan 21%, kelompok 3 dengan kenaikan 16%, kelompok 3 dengan kenaikan 17%, 4 poin 90. Hasil akumulasi observasi siswa pada siklus ke -1 pertemuan ke – 1 sampai dengan siklus ke – 2 pertemuan ke – 2 adalah 71% peningkatan yang di dapat dalam prestasi siswa seperti dalam hal keaktifan dan penilaian, terus menunjukkan dirinya dalam tiga tindakan yang dilakukan. Berdasarkan hasil tersebut pada metode pembelajaran problem solving terhadap keterampilan berpikir kritis siswa kelas IX menunjukan tren positif.
UPAYA PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBICARA SISWA KELAS IXC DI SMP NEGERI 2 TEMANGGUNG MENGGUNAKAN RECORD ROLE PLAY PRESENTATION PADA MATERI TEKS PROSEDUR LILIS SRI HARNINGSIH
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v3i1.1969

Abstract

This study aims to improve speaking skills in class IXC students at SMP Negeri 2 Temanggung by using record role play presentations on procedure text material. This research is a classroom action research. The subjects involved in this study were 28 class IXC students at SMP Negeri 2 Temanggung in the 2014/2015 academic year, consisting of 11 male students and 17 female students. The results of this study were improving students' English speaking skills through the Recorded Role Play Presentation Technique in learning procedural texts for class IXC students at SMP Negeri 2 Temanggung in the 2014/2015 academic year. The students' English speaking skills through the Recorded Role Play Presentation Technique increased by 7% and their learning mastery increased by 43%. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berbicara pada siswa kelas IXC di SMP Negeri 2 Temanggung dengan penggunaan record role play presentation pada materi teks prosedur. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek yang terlibat dalam penelitian ini adalah 28 siswa kelas IXC di SMP Negeri 2 Temanggung tahun pelajaran 2014/2015, yang terdiri dari 11 siswa laki laki dan 17 siswa perempuan. Adapun hasil dari penelitian ini adalah peningkatan keterampilan berbicara bahasa Inggris siswa melalui Recorded Role Play Presentation Technique dalam pembelajaran teks prosedur siswa kelas IXC di SMP Negeri 2 Temanggung tahun pelajaran 2014/2015. Keterampilan berbicara bahasa Inggris siswa melalui Recorded Role Play Presentation Technique meningkat sebanyak 7 % dan ketuntasan belajar meningkat sebanyak 43%
MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS EKSPOSISI MELALUI MODEL PEMBELAJARAN INVESTIGASI KELOMPOK DENGAN MEDIA ZOOM MEETING DAN GOOGLECLASSROOM SISWA SMPN 11 JAKARTA MASRUROH MASRUROH
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v3i1.1970

Abstract

This study aims to improve students' skills in learning to write exposition texts and motivate students to get satisfactory knowledge scores. This class action research was carried out in two cycles, carried out from the month of Agustus until October 2021 in class VIII D of SMPN 11 Jakarta. Most students have not understood the material of the Exposition text. The factors that affect it include (1) lack of interest in learning Indonesian (2) Lack of communication in the learning process (3) Lack of supporting prerequisites in students. The foregoing is the result of observations that the researchers obtained from the list of Indonesian values that the researchers obtained in the material for writing class VIII D exposition texts in the 2021/2022 academic year. From this background, researchers have a problem"Can the group investigation learning model increase the activeness and learning achievement of class VIII D students for the 2021/2022 academic year on the material for writing exposition texts? The purpose of the research is to improve learning outcomes Indonesian class VIII D for the 2021/2022 academic year through a group investigation learning model by using google Classroom zoom meeting media. How to collect data by post tests and distributing questionnaires. The action plan is implemented in two cycles covering the stages of planning, implementing, observing, reflecting, and analyzing. Each cycle is held 2 times. The indicators set are the average score of students according to KKM in schools < 77, learning activity < 75%, learning completion < 75%, and absorption < 75%. From the results of the analysis obtained, namely in the precyclical student learning activity (72,5%,) in cycle I (76.55%), and in cycle II (85.83%). For absorption in the precyclical period (75.25%), Cycle I (78,8%,), Cycle II (83.72%) the increase from precyclical to Cycle I by (2.83%) and the increase from Cycle I to Cycle II by (5.64%).Based on a significant increase, the group investig ation learning model with zoom meeting media and google classroom can be applied to learning Indonesian class VIII D in the material of writing exposition The group investigation learning model can be used as one of the effective learning models, especially during a pandemic. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan siswa dalam pembelajaran menulis teks eksposisi dan memotivasi siswa untuk mendapatkan nilai pengetahuan yang memuaskan. Penelitian Tindakan kelas ini dilakukan dalam dua siklus, di kelas VIII D SMPN 11 Jakarta.Sebagian besar siswa belum memahami materi teks Eksposisi. Adapun faktor yang mempengruhi diantaranya (1) kurangnya minat belajar Bahasa Indonesia (2) Kurangnya komunikasi dalam proses pembelajaran (3)Kurangnya prasyarat pendukung dalam diri siswa.Hal tersebut di atas merupakan hasil pengamatan yang peneliti peroleh dari daftar nilai Bahasa Indonesia materi menulis teks eksposisi kelas VIII D pada tahun pelajaran 2021/2022. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia kelas VIII D tahun pelajaran 2021/2022 melalui model pembelajaran Investigasi kelompok dengan menggakan media zoom meeting dan google Classroom. Cara pengumpulan data dengan post test dan penyebaran angket. Rencana tindakan dilaksanakan dengan dua siklus mencakup tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, refleksi, dan analisis. Setiap siklus dilaksanakan 2 kali pertemuan. Indikator yang ditetapkan yaitu nilai rata-rata siswa sesuai KKM di sekolah < 77 , keaktifan belajar < 75%, ketuntasan belajar < 75%, dan daya serap < 75%. Dari hasil analisis didapatkan, pada prasiklus keaktifan belajar siswa (72,5%,) pada siklus I (76,55%), dan pada siklus II (85,83%). Untuk daya serap pada masa prasiklus (75,25%), Siklus I (78,8%,), Siklus II (83,72%) kenaikan dari prasiklus ke Siklus I sebesar (2, 83%) dan kenaikan dari Siklus I ke Siklus II sebesar (5,64%). Berdasarkan kenaikan yang cukup signifikan maka model pembelajaran investigasi kelompok dengan media zoom meeting dan google classroom dapat diterapkan pada pembelajaran Bahasa Indonesia kelas VIII D pada materi menulis teks eksposisi . Model pembelajaran investigasi kelompok dapat dijadikan salah satu model pembelajaran yang efektif, khususnya pada masa pandemi.  
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI SAINS PESERTA DIDIK KELAS XI MIA SMA ANGKASA MAROS A.ANNISA TRI UTAMI YUSUF; HALIMAH HUSAIN; SUMIATI SIDE
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v3i1.1971

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of Problem Based Learning model on scientific literacy ability of Class XI MIA SMA Angkasa Maros Students. The research method used is a quasi-experimental with a quantitative approach with a posttest-only control group design. The data collection technique used multiple choice tests to obtain data on scientific literacy ability. Data analysis was performed using descriptive and inferential statistics. The results of statistical analysis obtained that the experimental class average learning outcomes were 78 higher than the control class, namely 63,51. The results of statistical analysis of scientific literacy ability showed that the experimental and control class data came from a homogeneous population and normally distributed for experimental class but not normally distributed for control class so that the test used was the Mann-Whitney test, thus indicating there is an effect of scientific literacy ability on students after being taught using Problem Based Learning Modelwith a confidence level of 0.05 of 1.64. From these data, it can be seen that zcount (3,26) > ztable. (1.64). based on these data, it can be concluded that there is an effect of Problem Based Learning model on scientific literacy ability of Class XI MIA SMA Angkasa Maros Students (Material for buffer solution).   ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Model Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Literasi Sains Belajar Peserta Didik Kelas XI MIA SMA Angkasa Maros. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi ekperimen dengan pendekatan kuantitatif dengan desain posttest-only control group design. Teknik pengumpulan data menggunakan tes pilihan ganda untuk memperoleh data hasil tes kemampuan literasi sains. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Hasil analisis statistik diperoleh rata-rata  hasil belajar kelas eksperimen 78 lebih tinggi dari kelas kontrol yaitu 63,51. Hasil analisis statistik inferensial terhadap hasil belajar peserta didik menunjukkan bahwa data kelas eskperimen dan kelas kontrol berasal dari populasi yang homogen dan data kelompok eksperimen terdistribusi normal tetapi data kelompok kontrol tidak terdistribusi normal sehingga uji hipotesis yang digunakan adalah uji Mann-Whitney, sehingga menunjukkan bahwa Terdapat pengaruh kemampuan literasi sains pada peserta didik setelah diajar menggunakan model Problem Based Learning dengan taraf kepercayaan 0,05 sebesar 1,64. Dari data tersebut terlihat zhitung (3,26) > ztabel. (1,64). Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh model Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Literasi Sains Peserta Didik Kelas XI MIA SMA Angkasa Maros (studi pada materi pokok larutan penyangga).
THE EFFECTINES OF COMIC STRIPS AND TEXT IN TEACHING NARRATIVE TO IMPROVE STUDENTS’ READING COMPREHENSION SITI RAHAYU
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v3i1.1972

Abstract

This lesson is intended to investigate the effectiveness of using comic strips in improving students' reading comprehension in narrative texts. The learning analysis observed that the use of comics as a reading activity in the classroom was interesting and motivating for students. Besides that, in the journal the effects of comic strips used on reading comprehension of EFL students it was found that using comic strips led to high student performance. And to achieve the objectives of this research, a Quasi-Experimental research model is used. Data was collected from students of SMPN 41 grades 8A & 8B in Jakarta. Taking two classes, each consisting of 40 students and divided into experimental and control groups. Several tools such as pre-test, post-test are used to collect data. From the findings, it shows that the effectiveness of comic strips has succeeded in increasing students' reading comprehension as indicated by statistical scores in the post test of the experimental group (M = 73.56), SE (1.354), and the post test of the control group (ordinary) (M = 68.00 ), SE (1.506). At the end of the study, the Experiment Group made significant progress compared to the control group. ABSTRAKPembelajaran ini ditujukan untuk menginvestigasi keefektifan penggunaan potongan komik dalam meningkatkan pemahaman membaca siswa dalam teks Naratif. Analisis pembelajaran mengobservasi bahwa penggunaan komik sebagai activitas membaca di ruangan kelas menjadi menarik dan memotivasi siswa. Disamping itu, dalam jurnal efek potongan komik yang digunakan di pemahaman membaca dari siswa EFL ditemukan bahwa menggunakan potongan komik menjadikan tingginya performence siswa. Dan untuk mencapai tujuan penelitian ini, model penelitian Quasi-Experimental dipergunakan. Data dikumpulkan dari siswa SMPN 41 kelas 8A & 8B di Jakarta. Mengambil dua kelas yang masing – masing terdiri dari 40 siswa dan terbagi ke dalam kelompok eksperimen dan control. Beberapa alat seperti pre-test, post-test digunakan untuk mengkoleksi data. Dari temuan, ini menunjukkan bahwa keefektifan dari potongan komik sukses meningkatkan pemahaman membaca siswa sebagai indikasi oleh skor statisitik dalam post test dari kelompok ekperiment (M= 73.56), SE (1.354), dan post test dari kelompok control (biasa) (M=68.00), SE (1.506). Di akhir pembelajaran, Kelomok Experiment mengalami kemajuan secara signifikan dibanding kelompok komtrol.
MENINGKATKAN KOMPETENSI MANAJERIAL KEPALA MADRASAH ALIYAH MELALUI K3M MA KABUPATEN MALUKU TENGAH HARMAN MUH. ALI
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v3i2.2204

Abstract

The goal of this study was to see if the Central Maluku District MA could increase the managerial competency of the Madrasah Aliyah head through K3M activities. Meanwhile, the method used in this study is a qualitative research method, which is a research procedure that generates descriptive data from people and observed behavior in the form of written or spoken words. While descriptive research is commonly used by researchers. Whereas the descriptive approach only describes occurrences of phenomena, symptoms, events, and incidents. The research results show that; the existence of K3M MA in Central Maluku Regency can be used as a forum for increasing the managerial competence of madrasa heads. This can be seen from the various programs and activities contained in the K3M MA profile of Central Maluku Regency, which can be seen from its program of activities, namely being a gathering place for madrasa heads, increasing the number of students enrolling in tsanawiyah madrasas from year to year, increasing teacher and student activities, increasing the mobility of educational information and becoming a forum for the ministry of religion in conveying madrasah information. Therefore, the role of the Madrasa Head Working Group (KKM) is very much needed in sharing programs between madrasas, preparing programs and evaluations as well as a means of fostering and developing the professionalism of madrasa heads on an ongoing basis. ABSTRAKTujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah melalui kegiatan K3M MA Kabupaten Maluku Tengah dapat meningkatkan kompetensi manajerial kepala Madrasah Aliyah. Sedangkan metode yang digunakan pada penelitian ini adalah, metode penelitian kualitatif, prosedur penelitian yang menghsilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang diamati. Sedangkan jenis penelitian yang dipakai oleh penenlti adalah jenis deskriptif. Dimana pendekatan deskritif hanya mendiskripsikan fenoma, gejala, peristiwa dan kejadian yang terjadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; keberadaan K3M MA Kabupaten Maluku Tengah dapat dijadikan sebagai salah satu wadah dalam meningkatkan kompetensi manajerial kepala madrasah. Hal ini dapat dilihat dari berbagai program dan kegiatan yang tertuang dalam frofil K3M MA Kabupatena Maluku Tengah dapat dilihat dari program kegiatannya yakni menjadi wadah silaturahmi bagi kepala madrasah, meningktanya jumlah peserta didik yang masuk ke madrasah Aliyah dari tahun ke tahun, meningktanya kegiatan guru dan siswa, meningktanya mobilitas informasi pendidikan dan menjadi wadah bagi kementerian agama dalam menyampaikan informasi madrasah. Oleh karena itu, peranan Kelompok Kerja Kepala Madrasah (KKM) sangat dibutuhkan dalam sharing program antar madrasah, penyusunan progran dan evalusi serta sebagai sarana pembinaan dan pengembangan profesionalisme kepala madrasah secara berkesinambungan.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR FISIKA BERBASIS HIGH ORDER THINKING SKILL (HOTS) PADA MATERI LISTRIK DINAMIS DEWANTO KAMAS UTOMO
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v3i2.2205

Abstract

This study aims to develop a physics teaching material based on High Order Thinking Skills (HOTS) on dynamic electricity. This study uses the ADDIE development model. The instruments in this study used questionnaires and tests. The results of the development of teaching materials show an average value for material validation results of 87.50% (decent category) and for media validation results of 89.82% (decent category). The results of the implementation of teaching materials show an n-gain value of 0.73 (high). The validation results and implementation results are supported by response data from physics teachers with a percentage of 88.33% (very good category) and response data from students with a percentage of 90.60% (very good category). Therefore, the results of the development of physics teaching materials are decent to be used as alternative teaching materials that can optimize higher order thinking skills (HOTS). ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan suatu bahan ajar fisika berbasis High Order Thinking Skills (HOTS) pada materi listrik dinamis. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE. Instrumen pada penelitian ini menggunakan instrumen angket dan instrumen test. Hasil pengembangan bahan ajar menunjukkan nilai rata – rata untuk hasil validasi materi 87,50% (kategori sangat layak) dan untuk hasil validasi media 89,82% (kategori sangat layak). Hasil implementasi bahan ajar menunjukkan nilai n-gain sebesar 0,73 (tinggi). Hasil validasi dan hasil implementasi ini didukung oleh data tanggapan dari guru fisika dengan hasil persentase 88,33% (kategori sangat baik) dan data tanggapan dari peserta didik dengan hasil persentasi 90,60% (kategori sangat baik). Oleh karena itu, hasil pengembangan bahan ajar fisika ini sangat layak digunakan sebagai bahan ajar alternatif yang dapat mengoptimalkan kemampuan berpikir tingkat tinggi (HOTS).
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING PURI KURNIASIH
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v3i2.2206

Abstract

This research was motivated by the low learning outcomes of students as seen from the average score of science semester 1 in class VII, which was 53.5. Therefore, researchers provide learning alternatives with the Guided Inquiry learning model aimed at improving student learning outcomes. The form of research carried out is class action research (PTK) with 2 cycles. This research was conducted at SMPN 1 Pariaman with 28 students in grade VII.3, consisting of 16 female students and 12 male students. Data collection in this study was carried out by giving tests to students given at the end of each cycle. Based on research conducted, it shows that the application of the Guided Inquiry learning model can improve student learning outcomes as evidenced by an increase in student learning outcomes from Cycle I to cycle II by 28.7% and classical learning completeness also increased from 57% to 85.7% with an average final grade from 70 to 85. The results of this study show that the application of the Guided Inquiry learning model can improve the learning outcomes of grade VII.3 students of SMPN 1 Pariaman. ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa yang terlihat dari nilai rata-rata IPA semester 1 di kelas VII yaitu 53,5. Oleh karena itu, peneliti memberikan alternatif pembelajaran dengan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing tujuannya untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Bentuk penelitian yang dilakukan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan 2 siklus. Penelitian ini dilakukan di SMPN 1 Pariaman dengan subyek siswa kelas VII.3 sebanyak 28 siswa, terdiri dari 16 siswa perempuan dan 12 siswa laki-laki. Pengambilan data dalam penelitian ini dilakukan dengan pemberian tes kepada siswa yang diberikan ditiap akhir siklus. Berdasarkan penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing dapat meningkatkan hasil belajar siswa dibuktikan dengan peningkatan hasil belajar siswa dari Siklus I ke siklus II sebesar 28,7% dan ketuntasan belajar secara klasikal juga meningkat dari 57% menjadi 85,7% dengan rata-rata nilai akhir dari 70 menjadi 85. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penerapan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII.3 SMPN 1 Pariaman.
PENGARUH PENDEKATAN KETERAMPILAN PROSES TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI ELASTISITAS DAN HUKUM HOOKE ARIS KURNIAWAN
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v3i2.2207

Abstract

This study aims to determine the effect of the process skills approach to student learning outcomes in the subject matter of elasticity and Hooke's law. This study uses a descriptive method, which is a study that is used to systematically describe the facts or characteristics of a particular population or a particular field, in this field carefully. The population in this study were all XI IPA classes in semester 1 of SMAN 1 Balai Riam for the 2022/2023 academic year, which consisted of 2 (two) classes with a total of 45 students. The sample taken in this study was 1 class, namely class XI IPA-2 with a total of 24 students. The process skills of students in cooperative learning on average show good results in every aspect of skills. The percentage of student process skill achievement in that class in each aspect was 88.19% for observing skills, 67.03% for measuring skills, 92.02% for communicating skills, 74.31% for predicting skills, 63.52% for classifying skills, and 70.14% for summarizing skills. The learning outcomes of students on pressure material by applying a process skills approach using a cooperative learning model, of the 24 students who took the test the results were 91.67% of students passed and 8.33% of students did not complete. Classically it is declared complete because it exceeds the classical completeness standard of ? 85%. 20 out of 23 TPK completed TPK consisting of 4 TPK in knowledge aspect (C1), 5 TPK in understanding aspect (C2), 10 TPK in application/application aspect (C3), and 1 TPK in analysis aspect (C4). Meanwhile, the 3 TPKs that were incomplete were 2 TPK in the analysis aspect (C4) and 1 TPK in the implementation/application aspect (C3). ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan keterampilan proses terhadap hasil belajar peserta didik pada materi elastisitas dan hukum hooke. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, yaitu suatu penelitian yang digunakan untuk melukiskan secara sistematis fakta atau karakteristik populasi tertentu atau bidang tertentu, dalam ini bidang secara cermat. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas XI IPA pada semester 1 SMAN 1 Balai Riam tahun pelajaran 2022/2023 yang terdiri dari 2 (dua) kelas dengan jumlah seluruh peserta didik sebanyak 45 peserta didik.  Sampel yang diambil pada penelitian ini sebanyak 1 kelas adalah kelas XI IPA-2 dengan jumlah peserta didik 24 orang. Keterampilan proses peserta didik dalam pembelajaran kooperatif rata-rata menunjukkan hasil yang baik pada setiap aspek keterampilan. Persentase pencapaian keterampilan proses peserta didik di kelas tersebut pada tiap aspek adalah 88,19% untuk keterampilan mengamati, 67,03% untuk keterampilan mengukur, 92,02% untuk keterampilan mengkomunikasikan, 74,31% untuk keterampilan memprediksi, 63,52% untuk keterampilan mengklasifikasikan, dan 70,14% untuk keterampilan menyimpulkan. Hasil belajar peserta didik pada materi tekanan dengan menerapkan pendekatan keterampilan proses menggunakan model pembelajaran kooperatif, dari 24 peserta didik yang mengikuti tes hasilnya 91,67% peserta didik tuntas dan 8,33% peserta didik tidak tuntas. Secara klasikal dinyatakan tuntas karena melebihi standar ketuntasan klasikal sebesar ? 85%. TPK yang tuntas sebanyak 20 TPK dari 23 TPK yang terdiri dari 4 TPK aspek pengetahuan (C1), 5 TPK aspek pemahaman (C2), 10 TPK aspek penerapan/aplikasi (C3), dan 1 TPK aspek analisis (C4). Sedangkan 3 TPK yang tidak tuntas adalah 2 TPK aspek analisis (C4) dan 1 TPK aspek penerapan/aplikasi (C3).
PEMANFAATAN MEDIA DIGITAL WEB GOOGLE SITES DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS CERITA INSPIRATIF MURNIASIH MURNIASIH; LAILY NURLINA
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v3i2.2208

Abstract

This study aims to describe the difficulties experienced by students in writing inspirational story texts. The research method in this study is descriptive qualitative with an emphasis on case study research. The data analysis technique used is descriptive analysis technique which is performed to assess the characteristics of a data using a procedure with an analysis model and the results of a written test conducted. The subjects of this research were students of class IX B at SMP Negeri 1 Rawalo. The difficulties experienced by students were caused by the lack of students practicing writing essays, difficulty determining topics to be raised, difficulties developing writing frameworks based on structural patterns, difficulties arranging events into plots, difficulties making conflicts from selected events, and when writing an essay students tend to experience difficulty in constructing effective sentences. In addition, because in the learning process which is still conventional, it does not utilize digital media. This proves that students' difficulties in writing inspirational story texts are caused by students' lack of mastery in terms of text structure and conventional learning. One of the right media in the process of making teaching materials is by utilizing Google Web digital media. Based on the results of the research that has been carried out in the research results table, it explains that Google Sites digital web media can be used as a medium or learning method in the classroom, especially in the 21st century and the technological industrial revolution, with the presence of Google Sites digital media, it is hoped that students will be more interested in participating in the learning process fun and interesting and on the side of students. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan yang dialami siswa dalam menulis teks cerita inspiratif. Metode  penelitian  dalam  penelitian  ini  yaitu  deskriptif  kualitatif dengan menitikberatkan pada penelitian studi kasus.   Teknis  analisis  data  yang  digunakan yaitu teknik analisis deskriptif yang dilakukan untuk menilai karakteristik dari sebuah data menggunakan prosedur dengan model analisis dan hasil tes tertulis yang dilakukan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IX B di SMP Negeri 1 Rawalo. Kesulitan yang dialami siswa disebabkan oleh kurangnya siswa berlatih menulis karangan, kesulitan menentukan topik yang akan diangkat, kesulitan mengembangkan kerangka tulisan berdasarkan pola struktur, kesulitan menyusun peristiwa menjadi alur, kesulitan membuat konflik dan dari peristiwa yang dipilih, dan ketika menulis suatu karangan siswa cenderung mengalami kesulitan dalam menyusun kalimat yang efektif. Selain itu juga karena dalam proses pembelajaran yang masih konvensional tidak memanfaatkan media digital. Hal ini membuktikan bahwa kesulitan siswa dalam menulis teks cerita inspiratif disebabkan oleh kurangnya penguasaan siswa dalam hal struktur teks dan pembelajaran yang masih konvensional. Salah satu  media yang tepat dalam proses pembuatan bahan ajar yaitu dengan memanfaatkan media digital Web Google. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan pada tabel hasil penelitian, menjelaskan bahwa media digital web Google Sites dapat digunakan sebagai media atau metode pembelajaran di dalam kelas terutama di abad 21 dan revolusi industri teknologi, dengan hadirnya media digital Google  Sites diharapkan siswa lebih tertarik mengikuti proses pembelajaran yang menyenangkan dan menarik serta berpihak pada siswa.