Jurnal VORTEKS
Ruang lingkup utama VORTEKS JURNAL adalah menerbitkan artikel penelitian yang asli di bidang Teknik Mesin, Elektro, Sipil dan Industri . Tim editorial bertujuan untuk mempublikasikan penelitian dan inovasi berkualitas tinggi dan sangat terapan yang berpotensi untuk disebarluaskan, dengan mempertimbangkan potensi teknik mesin yang dapat dihasilkan dengan fokus khusus pada: Teknologi Material :Material Science, Composite and Smart Material, Micro and Nano Engineering, Powder Metallurgy. Teknologi Energy : Thermal Engineering, Energy Conversion, Energy Conservation, Renewable Energy, Energy Technology, Energy Management Teknologi Mekanikal : Applied Mechanics, Automobiles and Automotive Engineering, Tribology, Biomechanics, Dynamic and Vibration, Mechanical System Design, Mechatronics and Robotics. Electrical Power dan Energy : ketenaga listrikan, Telekomunikasi dan Proses Sinyal : sistem informasi web, sistem operasi, Kontrol Automasi : Teknik kendali, Manajemen data, Teknologi Informasi :Kecerdasan Buatan, jaringan komputer Energi terbarukan : Bio Disel, Bio Ethanol, Panel Surya, Energi keterlanjutan (perpetual), Turbin, Kincir Manajemen Proyek :Rekayasa Transportasi, Sumberdaya Air (Hidroteknik), Konstruksi Rekayasa : Struktur, Geoteknik, Lingkungan, Material, Perencanaan Wilayah dan Kota Manajemen Industri : Pengendalian kualitas, Pengendalian tenaga kerja,Pemeliharaan dan perawatan mesin industri, Forecasting, Pengendalian Bahan baku, Proses Produksi, Perencanaan Biaya dan Ekonomis Ergonomi dan Analisa Perancangan Kerja : Keselamatan Kerja, Antropometri, Analisa tempat kerja dan bahan Rantai Pasok : Analisa Jaringan Kerja, Manajemen Risiko Sistem Pendukung keputusan (DSS) : Database Sistem, Pengelolaan Informasi Riset Operasi dan Sistem Modeling
Articles
90 Documents
Rancang bangun papan informasi keberadaan seseorang berbantuan komputer
Dalimunthe, Erpandi
Jurnal VORTEKS Vol. 2 No. 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Program Studi Teknik mesin, Fakultas Teknik, Universitas Al Azhar Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54123/vorteks.v2i2.39
Kebutuhan akan informasi status keberadaan seseorang didalam suatu ruangan kerja sangat diperlukan untuk menunjang efektifitas dalam bekerja. Berkaitan dengan hal tersebut tujuan penulisan ini adalah membuat papan elektronik untuk penyediaan informasi dengan menggunakan LED sebagai penampil. Adapun metode penelitian yang digunakan antara lain melakukan analisis kebutuhan, merancang sistem, melakukan uji coba, dan mengimplementasikan hasil rancangan. Berdasarkan pada hasil uji coba dapat dinyatakan bahwa sistem siap diimplementasikan dengan baik, keberadaan seseorang dapat diketahui secara langsung melalui papan penampil yang disediakan
Perhitungan waktu baku menggunakan metode Jam Henti pada proses Bottling
Yudisha, Nabila
Jurnal VORTEKS Vol. 2 No. 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Program Studi Teknik mesin, Fakultas Teknik, Universitas Al Azhar Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54123/vorteks.v2i2.73
Dalam mengupayakan persaingan pasar industri setiap perusahaan melakukan peningkatan produktivitas. Terdapat beberapa strategi dalam peningkatan produktivitas, salah satunya Task-Based Productivity Improvement Techniques. Pada proses pengisian bottling yang telah dilakukan secara otomatis, namun operator masih menjadi pengawas kualitas sertas jalannya produksi. Saat ini operator belum mengetahui dengan pasti berapa waktu yang dibutuhkan setiap pengerjaan pada suatu mesin, oleh karena itu Tujuan penelitian ini membuat perancangan pengukuran waktu kerja dengan metode jam henti yang dibutuhkan dalam proses pengisian bottling. Pada perhitungan waktu baku kita harus menetapkan tingkat kepercayaan dan ketelitian operator terhadap pekerjaan yang dilakukannya.Setelah itu kita melakukan uji keseragaman data, uji kecukupan data, penetapan faktor penyesuaian dan kelonggaran, perhitungan waktu siklus, waktu normal, dan waktu baku. Setelah perhitungan didapatkan waktu siklus, waktu normal dan waktu baku terbesar yaitu pada operasi mesin Bottle washer pada pencucian botol sedangkan waktu siklus, waktu normal dan waktu baku terkecil didapat pada operasi mesin video jet pada pengkodean.
Perbaikan dan Pengembangan Produk Baby Chair menggunakan metode QFD (Quality Function Deployment) Studi Kasus; PT. Casa Woodworking Industry
Situmorang, Eva Vivi Aniceta;
Siregar, Zufri Hasrudy;
Harahap, Uun Novalia
Jurnal VORTEKS Vol. 2 No. 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Program Studi Teknik mesin, Fakultas Teknik, Universitas Al Azhar Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54123/vorteks.v2i2.86
Quality Function Deployment (QFD) merupakan metodologi yang bertujuan menerjemahkan kebutuhan serta keinginan konsumen pada suatu rancangan produk yang mempunyai syarat teknik serta ciri pada kualitas produk. PT. Casa Woodworking Industry Medan merupakan perusahaan yang memproduksi baby chair, dimana tahun 2019-2020 terjadi penurunan penjualan yang dikarenakan banyaknya perusahaan lain yang mengeluarkan produk yang sama dengan spesifikasi yang berbeda. Dari hal itu peneilitan ini difokuskan pada perbaikan dan pengembagan produk tersebut, dimana di dapat bahwa karakteristik teknis produk baby chair yaitu menekan Biaya Produksi, Design, Bahan Berkualitas dan Aman, Multifungsi, Fitur Tambahan dan berdasrkan rangking priority didapat yaitu : Ukuran dapat disesuaikan 0,78, Hemat tempat 0.74 dan tidak ada sisi yang tajam 0.74
Sistem Pemeliharaan Rel Kereta Api Koridor Palang Parasamia - Jembatan Sei Piring
Rahayu, Tri;
A, Arfis
Jurnal VORTEKS Vol. 2 No. 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Program Studi Teknik mesin, Fakultas Teknik, Universitas Al Azhar Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54123/vorteks.v2i2.87
Kereta api merupakan salah satu alternatif angkutan jalan rel bagi penumpang dan barang untuk berpindah dari suatu tempat ke tempat lainnya yang memiliki beberapa kelebihan, yaitu berdaya angkut hemat bahan bakar, jalur yang dapat menembus sampai ke pusat kegiatan/kota, dan tarif yang lebih terjangkau. Maka dari itu diperlukan pemeliharaan tahunan jalan rel yang tepat dan efisien agar kinerja jalan rel tetap dalam kondisi normal dan aman. Jalan rel kereta api yang tidak dipelihara akan mengalami penurunan kualitas kinerja yang secara fisik akan terjadinya kerusakan misalnya rel rusak, rel patah, rel bergelombang, rel amblas dan lain sebagainya. Untuk mempertahankan kualitas pelayanan jalan kereta api yang layak sehingga dapat memberikan keselamatan, kenyamanan, keamanan dan ketetapan waktu perjalanan kereta api maka perlu dilakukan pemeliharaan dan perbaikan sesuai kelas jalan rel. Penelitian ini mengidentifikasikan parameter pemeliharaan jalan kereta api melalui Track Quality Indeks (TQI).
Analisis peningkatan produktivitas kerja mesin dengan menggunakan metode Total Productive Maintenance (TPM) di PT. Casa Woodworking Industry
Harahap, Uun Novalia;
eddy, eddy;
Nasution, Chairunnisa
Jurnal VORTEKS Vol. 2 No. 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Program Studi Teknik mesin, Fakultas Teknik, Universitas Al Azhar Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54123/vorteks.v2i2.88
TPM merupakan salah satu metode yang dapat digunakan untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi produksi perusahaan dengan menggunakan mesin/peralatan secara efektif. TPM juga bertujuan untuk meningkatkan efektivitas dengan cara meningkatkan fungsi dan kinerja mesin/peralatan yang digunakan dan mengeliminasi six big losses yang terdapat pada mesin/peralatan. Objek penelitian adalah mesin Moulding. Data yang digunakan data satu tahun terakhir yaitu bulan Juli 2019 - Juni 2020, diperoleh nilai overall equipment effectiveness (OEE) yang berkisar antara 45,49 % - 74,35 %. Nilai OEE terendah pada bulan Desember 2019 yakni sebesar 45,49 % yang mana pencapaian ini sangat jauh merosot dari bulan-bulan sebelumnya dan masih sangat kecil dibandingkan dengan nilai OEE target perusahaan sebesar 85% dimanah menurunnya nilai OEE dipengaruhi oleh faktor yang paling dalam six big losses adalah Idling dan minor stoppages berkisar dari 24,68% - 61,07 % , Reduced speed sebesar 9,09 % - 15,68 % dan Breakdown Loss sebesar 2,21% - 17,48. Sementara empat faktor lain berpengaruh kecil yaitu masih di bawah 10%.. Solusi untuk melakukan perbaikan dengan konsep Total Productive Maintenance (TPM) yang didalamnya meliputi autonomous maintenance.
Kompor Portabel briket kulit durian sebagai energi alternatif masa depan
Siregar, Zufri Hasrudy;
Siregar, San Lilandana;
Effendi, Andre
Jurnal VORTEKS Vol. 2 No. 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Program Studi Teknik mesin, Fakultas Teknik, Universitas Al Azhar Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54123/vorteks.v2i2.89
Secara umum, untuk setiap buah durian secara proporsional terdapat kandungan buah durian sebesar 20-35% dari berat buah, biji 5-15%, dan sisanya merupakan kulit yaitu 60-75%. Sehingga lebih dari 60% produksi buah durian adalah menghasilkan limbah. Untuk tahun 2019 di Sumatera Utara potensi produksi buah durian sebesar 90.105 Ton, tumbuh 8,73 % dari sebelumnya 82.872 ton per tahun (sumber: BPS dan Direktorat Jendral Hortikultura) dengan potensi sampah kulit durian 59.147 Ton sampah kulit durian dimanah kondisi ini diperparah oleh dibuang sembarangannya kulit tersebut dipinggir jalan dan parit/ got, hal ini dapat menjadi salah satu penyebab banjir jalan dan timbulnya penyakit. Penelitian ini bertujuan membuat teknologi yang bermanfaat sebagai alternatif energi yang berdasarkan kesimpulan yaitu untuk membuat satu kompor portabel briket didapat dengan biaya Rp 405.500. Dari hasil percobaan briket dengan menggunakan kompor portabel waktu pembakaran yang didapat untuk satu briket adalah 2,5 jam Untuk menggunakan kompor dibutuhkan biaya Rp 550.500 sebagai biaya awal untuk penggunaan
Aplikasi VSM tools di aliran proses penerimaan CPO guna mereduksi waste PT. Permata Hijau Palm Oleo
Gunawan, Indra
Jurnal VORTEKS Vol. 2 No. 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Program Studi Teknik mesin, Fakultas Teknik, Universitas Al Azhar Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54123/vorteks.v2i2.90
Alur atau aliran proses adalah urutan pekerjaan atau kegiatan yang dilakukan dalam produksi barang atau jasa. PT. Permata Hijau Palm Oleo adalah perusahaan manufaktur yang didedikasikan untuk produksi minyak sawit olahan yang, bersama dengan kemasannya, menghasilkan minyak nabati. Bahan baku yang diperoleh dari berbagai pemasok CPO (Crude Palm Oil) diproses di area inlet dengan tahapan aliran area inlet. Banyaknya aktivitas yang tidak memberikan nilai tambah (tanpa nilai tambah) pada aliran proses produksi merupakan pemborosan bagi perusahaan, baik aliran material maupun aliran informasi. Tujuan dari pemetaan ini adalah untuk mengambil langkah untuk menghilangkan pemborosan ini. Merancang alur proses dengan pendekatan lean memungkinkan perusahaan meminimalkan aktivitas yang tidak menambah nilai dan waktu yang diperlukan untuk menciptakan alur tersebut. Pendapatan CPO memendek Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadinya pengurangan waktu untuk kegiatan yang tidak menambah nilai dapat berkurang dari 56,86 menit menjadi 5,72 menit, sedangkan untuk kegiatan yang menambah nilai meningkat dari 22,08 menit menjadi 29,1 menit. Hal ini disebabkan pengurangan aktivitas non-nilai tambah dengan mengubah aliran pendapatan CPO.
Visual Fatigue pengguna Handphone pada anak-anak
Tri Hadiyatna, Jaka;
Siregar, Zufri Hasrudy;
Hasibuan, Yetti Meuthia
Jurnal VORTEKS Vol. 2 No. 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Program Studi Teknik mesin, Fakultas Teknik, Universitas Al Azhar Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54123/vorteks.v2i2.91
Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia pada awal tahun 2020 mengubah tatanan belajar belajar dari rumah. Perubahan aktivitas ini dapat berdampak negatif pada keluhan fisik dan psikologis yang dapat terjadi akibat masalah perilaku saat melakukan konferensi Online. Hasil survei pada anak usia 12 sampai 14 tahun di Desa Siti Rejo 3 Medan. 99% siswa menggunakan smartphone di sekolah Online. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi perilaku siswa yang mengikuti sekolah Online, mengukur tingkat ketidaknyamanan otot fisik (MSD dan kelelahan visual), serta kecanduan psikologis dan smartphone, dan memberikan rekomendasi tentang cara meminimalkan efek negatif. yang terjadi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara langsung dengan siswa SMA usia 12 sampai 14 tahun, sebanyak 52 siswa dengan tingkat respons 77,6%. SMD diukur menggunakan metode Nordic Body Map, sedangkan kelelahan visual dinilai menggunakan gejala dari penelitian sebelumnya. Skala kecanduan smartphone digunakan untuk menilai tren kecanduan. Hasil survei menunjukkan bahwa mayoritas gejala MSD terjadi di daerah leher bagian atas (82,14%), punggung (72,62%) dan pinggang (71,43%). Secara keseluruhan (86%) mengalami ketegangan mata Enam gejala ketegangan mata terjadi pada 16% responden. Responden yang mengalami lebih dari 1 gejala kelelahan visual sebanyak 73,88%. sebagian besar responden memiliki mata kabur (52%), sakit mata (38%) dan mata berair (25%) dan mayoritas responden memiliki 3 gejala ketidaknyamanan mata (38%). Rekomendasi untuk mengurangi ketidaknyamanan fisik antara lain membantu lengan saat menggunakan smartphone dan menerapkan aturan 20202020 serta metode stop-drop-flop. Masalah kesehatan jiwa dapat di minimalisir melalui kerja sama antara orang tua, siswa, dan guru untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif
Penerapan metode Six Sigma pada pengendalian kualitas minyak goreng di PT. INNO-Wangsa Oil & Fat
Rizky Ramadhan;
Uun Novalia Harahap;
Rini Halilla Nasution
Jurnal VORTEKS Vol. 3 No. 1 (2022): Sustainable Energy and IoT
Publisher : Program Studi Teknik mesin, Fakultas Teknik, Universitas Al Azhar Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54123/vorteks.v3i1.137
Pada output proses produksi minyak goreng terdapat produk outspect yang dapat mempengaruhi kepuasan konsumen. Output proses produksi minyak goreng yang outspect harus dilakukan rework sehingga mengeluarkan biaya produksi tambahan yang harus dikeluarkan perusahaan. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengurangi produk outspect pada output proses produksi minyak goreng Mirna dengan menggunakan metode DMAIC Six Sigma. Kapabilitas sigma pada proses produksi minyak goreng pada Nopember 2020 didapat hasil tingkat cacat (proporsi) sebesar 0,115, DPO (defect per oppurtunity) sebesar 0,0287 dan DPMO (defect per million opportunities) sebesar 28.700 yang kemudian di konversikan melalui tabel maka didapatkanlah level sigma sebesar 3,40 sigma dan Dari nilai Cpk diatas yaitu sebesar 0,6332 dapat disimpulkan bahwa kemampuan proses produksi minyak goreng Mirna kurang mampu karena Cpk < 1.5, maka perlu upaya-upaya giat untuk peningkatan kualitas menuju target yang diinginkan. Tingkat 3,40 sigma masih dikategorikan sebagai rata-rata industri di Indonesia.
Penerapan model HOR (HOUSE OF RISK) untuk mitigasi resiko pada produksi kusen di UD. Subur Jaya
Suriandi;
Uun Novalia Harahap;
Rini Halilla Nasution
Jurnal VORTEKS Vol. 3 No. 1 (2022): Sustainable Energy and IoT
Publisher : Program Studi Teknik mesin, Fakultas Teknik, Universitas Al Azhar Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54123/vorteks.v3i1.138
Semakin ketatnya persaingan terutama dalam sektor industri, perusahaan dituntut untuk berkompetisi menjadi perusahaan yang lebih unggul. Supply ChainManagement (SCM) merupakan suatu hal dalam perusahaan yang sangat penting untuk diperhatikan karena melibatkan semua elemen yang berpartisipasi dalam pergerakan usaha, mulai dari pemasok (supplier), perusahaan manufaktur, hingga customer. Secara umum semua kegiatan yang terkait dengan aliran material, aliran informasi, dan aliran finansial di sepanjang supply chain adalah kegiatan-kegiatan dalam cakupan SCM. Pendekatan HOR bertujuan untuk mengidentifikasi risiko dan merancang strategi penanganan untuk mengurangi probabilitas kemunculan dari penyebab resiko risiko dengan memberikan tindakan pencegahan pada penyebab resiko risiko. Penyebab resiko risiko atau penyebab risiko merupakan faktor penyebab yang mendorong timbulnya risiko. Masalah yang ada di UD. Subur Jaya adalah seringnya terjadi keterlambatan barang masuk,namun orderan konsumen menunmpuk. Terkadang hal tersebut menyebabkan masalah yang berdampak kepada kurangnya kepercayaan konsumen kepada perusahaan serta keterlambatan pesanan kepada konsumen. Oleh karena itu dengan mengurangi penyebab resiko risiko berarti dapat mengurangi timbulnya beberapa kejadian risiko. Setelah dilakukannya pengolahan data pada bab sebelumnya dengan menggunakan metode House of Risk (HOR) untuk penanganan resiko yang terdiri dari 2 fase yaitu fase pertama mengidentifikasi resiko yang diminta dimana kejadian risiko da agent risiko diidentifikasi dan dilakukan perhitungan nilai Aggregate Risk Potential (ARP). Fase kedua merupakan penanganan risiko. Setelah dilakukan penelitian diperoleh hasil bahwa apat diketahui resiko rantai pasok pada UD. Sumber Jaya yaitu terdapat 32 kejadian agen risiko, kemudian dilakukan pembuatan diagram pareto sehingga didapatkan sebanyak 18 agen risiko. Penanganan risikoyang diterapkan dimulai dari melakukan koordinasi anatara pihak user dan pembuat PR. pihak Gudang, Produksi,danMarketing melakukankoordiasi Setiaphari kerja, melakukan penyesuaian data antara pada system dengan actual dilapangan