cover
Contact Name
Dwi Nuriana
Contact Email
jurnalyakpermas@gmail.com
Phone
+62281-6596816
Journal Mail Official
jurnalyakpermas@gmail.com
Editorial Address
Alamat: Jl. Raya Jompo Kulon Sokaraja, Dusun II Jompo Kulon, Jompo Kulon, Banyumas, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah 53181
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Nursing and Health (JNH) Akper Yakpermas Banyumas
ISSN : -     EISSN : 25021524     DOI : https://doi.org/10.52488/
Core Subject : Health,
Jornal of Nursing and Health (JNH) is a peer-reviewed, open access scholarly journal publishes high-quality manuscripts on innovative research covering all aspects of nursing and health science core The scope is in the fields of health (basic nursing, medical/surgical nursing, pediatric nursing, maternity nursing, women nursing, community health nursing, pediatric nursing, family nursing, emergency nursing, mental nursing, gerontic nursing, education in nursing, public health, and also nursing management).
Articles 217 Documents
ASUHAN KEPERAWATAN DENGAN PERAWATAN LUKA MENGGUNAKAN NACL 0,9 UNTUK MENURUNKAN RESIKO INFEKSI ULKUS DIABETIK PADA PASIEN DIABETES MELITUS” DI RSUD PROF. DR. MARGONO SOEKARJO PURWOKERTO. Hidayah, Sefrina Wahyu; Astuti , Dwi; Kartika , Umi
Journal of Nursing and Health Vol. 4 No. 2 (2019): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52488/jnh.v4i2.41

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang Menurut survei WHO tahun 2000, terdapat 8,4 juta orang penderita DM di Indonesia. Salah satu komplikasi DM adalah ulkus kaki diabetik. Ulkus kaki diabetik jika tidak dilakukan perawatan yang baik maka akan mengakibatkan gangren dan amputasi. Untuk mengetahui perawatan luka menggunakan NaCl 0,9 Tujuan untuk menurunkan resiko infeksi ulkus diabetik pada pasien diabetes melitus dengan melakukan pengkajian, menegakkan diagnosa keperawatan, merencanakan intervensi, Metode melakukan intervensi dan melakukan evaluasi dengan cara wawancara pada pasien dan keluarga pasien. Setelah diberikan implementasi perawatan luka dengan NaCl 0,9 % kepada 2 responden yang sama dalam waktu 3 hari dapat menurunkan resiko infeksi. Selama 3 hari pertemuan, telah dilakukan asuhan keperawatan sesuai dengan rencana keperawatan, resiko infeksi pada pasien diabetes melitus dapat diatasi dengan cara perawatan luka dengan NaCl 0,9 % Kata kunci: DM, resiko infeksi, NaCl 0,9%
MOBILISASI DINI PERCEPATAN PROSES PENYEMBUHAN LUKA PERINEUM PADA IBU POST PARTUM DI RUANG BERSALIN (VK) RUMAH SAKIT UMUM DAERAH Prof. Dr. MARGONO SOEKARDJO PURWOKERTO Ratnafuri, Vinita; Astuti , Dwi; Dyah P, Fida
Journal of Nursing and Health Vol. 4 No. 2 (2019): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52488/jnh.v4i2.43

Abstract

Latar Belakang Post partum adalah suatu periode dalam minggu-minggu pertama setelah kelahiran. Lamanya periode ini tidak pasti, sebagian besar menganggapnya antara 4-6 minggu. Walaupun masa relative tidak kompleks dibandingkan dengan kehamilan, nifas ditandai oleh banyak perubahaan fisiologis. Mobilisasi dini merupakan faktor yang sangat mempengaruhi percepatan kesembuhan luka perineum pada ibu post partum. Tujuan sangat berguna untuk membantu jalannya penyembuhan luka perineum. Mobilisasi dini suatu upaya membimbing kemandirian pasien sedini mungkin untuk mempertahankan fungsi fisiologis. Perawataan luka jalan lahir ini dimulai sesegera mungkin setelah 2 jam dari persalinan normal. Untuk mengetahui percepat proses penyembuhan luka perineum pada ibu post partum. Telah dilakukan tindakan mobilisasi dini kepada kedua responden. Hasil mengalami percepatan proses penyembuhan luka yang ditandai dengan pada responden pertama pada hari kedua sudah menyatu jaringan luka dan pada responden kedua pad hari ketiga sudah mulai menyatu jaringan luka. Kesimpulan pengaruh dalam percepatan proses penyembuhan luka perineum pada ibu post partum dan tidak terdapat tanda – tanda infeksi di luka perineum sehingga dilakukan implementasi selama 3 hari dengan melakukan tindakan mobilisasi untuk mempercepat proses penyembuhan luka perineum efektif. Kata kunci: ibu post partum, mobilisasi dini, luka perineum.
Analisis Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepatuhan Perawat Terhadap Penerapan Standar Tindakan Pencegahan Di Rumah Sakit Umum Banyumas Purnomo, Roni; Johan, Adrew; Rofi’i, Muhamad
Journal of Nursing and Health Vol. 1 No. 2 (2016): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52488/jnh.v1i2.44

Abstract

Latar belakang :Kewaspadaan standar merupakan bagian penting dari Pengendalian dan Pencegahan Infeksi (PPI) yang diterapkan di rumah sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan lainnya untuk mengukur kualitas pelayanan dan mencegah pasien, tenaga medis, keluarga dan pengunjung lainnya dari risiko tertular karena dirawat di rumah sakit, bekerja dan berkunjung. rumah sakit atau fasilitas pelayanan kesehatan lainnya. Tujuan : penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan perawat pelaksana terhadap penerapan kewaspadaan standar di RSUD Banyumas. Penelitian ini merupakan penelitian potong lintang dengan 148 responden perawat pelaksana. Metode :Analisis data menggunakan univariat. analisis, analisis bivariat; Uji korelasi pearson dan analisis multivariat menggunakan uji regresi linier berganda. Hasil : pengujian menunjukkan adanya hubungan antara iklim keselamatan kerja, dukungan pimpinan, komitmen manajemen dan informasi terhadap kepatuhan penerapan kewaspadaan standar dengan nilai OR 0,436 artinya 43,6% kepatuhan penerapan kewaspadaan standar dipengaruhi oleh iklim keselamatan kerja, dukungan pimpinan, komitmen manajemen, dan informasi. Sedangkan 56,4% sisanya dijelaskan oleh variabel lain. Kesimpulan : dari penelitian ini adalah ada hubungan antara iklim keselamatan kerja, dukungan pimpinan, komitmen manajemen dan informasi dengan kepatuhan penerapan standar kewaspadaan. Kata kunci: iklim keselamatan, dukungan pemimpin, kewaspadaan standar.
Pengaruh Shalat Dalam Menurunkan Tingkat Ansietas Dan Kadar Glukosa Darah Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 Kartika, Umy; Rosa, Elsye Maria; Permana, Iman; Primanda, Yanuar
Journal of Nursing and Health Vol. 1 No. 2 (2016): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52488/jnh.v1i2.45

Abstract

Latar belakang: Penatalaksanaan DM dapat dilakukan dengan perawatan diri yang optimal, salah satunya melalui penanganan yang sehat. Shalat dapat membantu tercapainya koping yang sehat dengan dipromosikan relaksasi dan mengurangi kecemasan sehingga berdampak pada pengendalian glikemik. Tujuan penelitian ini adalah menguji pengaruh shalat terhadap tingkat kecemasan dan kadar glukosa darah. Rancangan penelitian ini adalah quasi eksperimental design dengan pre-post test without control group design. Dua belas orang berpartisipasi dalam studi protokol ini melalui pengambilan sampel berurutan. Responden diberikan intervensi shalat lima kali selama lima hari kemudian dilakukan pengukuran kadar kecemasan dan kadar glukosa darah. Analisis data menggunakan Wilcoxon Sign Rank Test, Friedman Test, dan Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa shalat menurunkan tingkat kecemasan (p = 0,003, mean rank = 6,00-0,00) dan kadar glukosa darah (p = 0,002, mean rank = 6,50-0,00) . Usia pasien, pola makan, dan dosis insulin juga mempengaruhi tingkat kecemasan dan glukosa darah pasien. Kesimpulannya, shalat dapat menurunkan tingkat kecemasan dan glukosa darah pada penderita diabetes melitus tipe 2. Perawat disarankan memfasilitasi pasien untuk shalat lima kali sehari dan memperhatikan usia pasien, pola makan, dan dosis insulin. Metode penelitian selanjutnya dapat dimodifikasi dengan menggunakan metode campuran. Kata kunci: Shalat, tingkat kecemasan, kadar glukosa darah, DM tipe 2.
Inovasi Hidrokoloid Serat Pohon Pisang (Musa Sp) Untuk Perawatan Luka Neuropathi Diabetikum Julianto, Eko; Juwono, Wahju Purbo
Journal of Nursing and Health Vol. 1 No. 2 (2016): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52488/jnh.v1i2.46

Abstract

Latar belakang : Pisang (musa sp) termasuk dalam suku Musaceae. Pisang banyak tumbuh di daerah Asia Tenggara, Papua, dan Australia tropika yang memiliki kandungan mineral seperti kalium, magnesium,fosfor, kalsium, dan besi dan seng. kandungan vitaminnya provitamin A (betakaroten), serta vitamin B dan vitamin B6. Penelitian ini merupakan studi kasus pada pasien Ny. Al ( 45 tahun) dengan ulkus neuropathi diabetikum yang menggunakan hidrokoloid lembaran sebagai balutan primer untuk mempertahankan kelembaban. Metode : yang digunakan pada perawatan luka ini adalah TIME, yaitu manajemen jaringan, pengemdalian infeksi, mempertahankan kelembaban dan epitealisasi. Hasil evaluasi sediaan hidrokoloid lembaran dari pohon pisang mampu mempertahankan kelembaban permukaan luka dan mempercepat penyembuhan luka. Kesimpulan :Dari pengamatan dan ekperimen terlihat bahwa penggunaan serat pisang mampu meningkatkan kelembaban dan mampu mempercepat penutupan luka diabetic. Penggunaan serat juga mempercepat angiogensis, dalam keadaan hipoksia pada perawatan luka lembab akan merangsang lebih cepat pembentukan pembuluh darah dan Menurunkan risiko infeksi. Kejadian infeksi relatif lebih rendah jika dibandingkan dengan perawatan luka terbuka. Kata kunci : Perawatan Luka, Kelembaban, Hidrokoloid Pohon Pisang.
Efektivitas Teknik Lisan Dan Modeling Terhadap Pelaksanaan Toilet Training Pada Anak Usia Toddler Indriyani, Puji; Juwono, Wahju Purbo; Kurniawan, Yuniar Deddy
Journal of Nursing and Health Vol. 1 No. 2 (2016): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52488/jnh.v1i2.47

Abstract

Identifikasi Faktor Utama Pemicu Serangan Asma Akut Pada Anak Balita dan Potensi Epidemi Di Kabupaten Banjarnegara Juwono, Wahju Purbo; Sudiarto, Sudiarto; Pusipitasari, Fida Dyah
Journal of Nursing and Health Vol. 1 No. 2 (2016): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52488/jnh.v1i2.48

Abstract

Asma merupakan gangguan saluran nafas yang sangat kompleks, tidak memiliki sifat yang khas, baik gambaran klinis, faktor pencetus, proses perjalanan penyakit, maupun pola mekanisme terjadinya sangat bervariasi. Obstruksi parsial dari bronkus dapat menyebabkan mengi yang sering salah didiagnosis dan diobati sebagai asma. Profil kesehatan tahun 2010 penyakit asma berada pada urutan pertama karena digolongkan dengan penyakit pada saluran pernapasan bagian bawah. Rhinovirus pada masa bayi merupakan faktor risiko yang paling signifikan untuk perkembangan mengi persisten pada anak pra-sekolah. Pada anak-anak diatas 2 tahun rhinovirus adalah patogen predominan umum virus pilek dikaitkan dengan eksaserbasi asma. Penelitian yang dilaksanakan fokus pada Identifikasi Faktor Utama Pemicu Serangan Asma Akut Pada Anak Balita Dan Potensi Epidemi Di Kabupaten Banjarnegara. Metode penelitian dengan metode deskriptif, anak yang menjadi responden dalam penelitian ini berjumlah 74 anak. Dari 70 anak tersebut, sebanyak 39 anak (55,7%) berjenis kelamin laki-laki dan sisanya 31 anak (44,3%) berjenis kelamin perempuan. Hasil : penelitian distribusi jenis kelamin anak pada kelompok kasus dan kontrol memiliki variasi berbeda. Mayoritas anak pada kelompok kasus (68,6%) berjenis kelamin laki-laki dan mayoritas anak pada kelompok kontrol (57,1%) berjenis kelamin perempuan. Kesimpulan : Dari penelitian ditemukan 4 (empat) variabel sebagai factor pemicu serangan asma pada anak yaitu infeksi saluran pernapasan akut, aktivitas fisik yang berlebihan, konsumsi jenis makanan tertentu, dan paparan suhu dingin, dan ditemukan pula 5 (lima) variabel yang tidak berhubungan secara signifikan dengan serangan asma pada anak yaitu stres emosional, aktivitas fisik yang berlebihan, paparan asap rokok, paparan debu rumah, dan paparan asap pembakaran. Kata kunci: Asma, Epidemic, Balita, Banjarnegara.
Studi Korelasi Persepsi Perawat Tentang Hiv/Aids Terhadap Kepatuhan Penerapan Universal Precautions (UP) Untuk Pencegahan Penularan HIV/AIDS di RSD Sunan Kalijaga Demak Kurniawan, Yuniar Deddy; Widjanarko, Bagoes; Shaluhiyah, Zahroh
Journal of Nursing and Health Vol. 2 No. 1 (2017): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52488/jnh.v2i1.49

Abstract

Latar belakang : Meningkatnya prevalensi HIV / AIDS membuat perawat berisiko lebih tinggi tertular HIV / AID melalui darah pasien yang terinfeksi HIV. Apalagi jika universal precaution (UP) terhadap darah dan cairan tubuh tidak dilakukan pada semua pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh persepsi perawat tentang HIV / AIDS terhadap kepatuhan dalam melaksanakan UP pencegahan HIV / AIDS di RSUD Sunan Kalijaga Demak (SKDDH). Metode : Penelitian ini merupakan penelitian eksplanatori dengan menggunakan metode bedah dengan pendekatan cross sectional. Tujuh puluh tujuh perawat di SKDDH kerja berpartisipasi dalam penelitian ini. Satu set kuesioner diberikan kepada setiap peserta (kuantitatif). Analisis data menggunakan analisis univariat, bivariat dan multivariat. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara pengetahuan perawat tentang HIV / AIDS (nilai = 0,05), pengetahuan perawat tentang UP HIV / AIDS. (nilai = 0,04), persepsi tentang kerentanan terhadap HIV / AIDS (nilai = 0,000), persepsi tentang manfaat melakukan UP HIV / AIDS (nilai = 0,001) dengan persepsi tentang informasi HIV / AIDS dan UP HIV / AIDS (nilai = 0,001) dengan kepatuhan melaksanakan UP. Dua variabel yang tidak berhubungan dengan kepatuhan perawat dalam melaksanakan UP adalah persepsi tentang tingkat keparahan HIV / AIDS (nilai = 0,50) dan persepsi tentang hambatan dalam pelaksanaan UP HIV / AIDS (nilai = 0,99) . Kesimpulan dari penelitian ini adalah persepsi perawat tentang keberlanjutan terhadap HIV / AIDS berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan perawat dalam melaksanakan UP. Penelitian ini menyarankan perawat untuk mempraktikkan standar prosedur operasi UP dalam kegiatan asuhan keperawatannya kepada pasien disertai evaluasi dan observasi oleh pimpinan perawat di RSUD Sunan Kalijaga Demak dalam rangka peningkatan penerapan UP dalam pencegahan HIV / AIDS. Kata Kunci: Persepsi, Pengetahuan, Perawat, HIV / AIDS, Kewaspadaan Universal
GAMBARAN NYERI SEBELUM DAN SESUDAH DI LAKUKAN TINDAKAN EFFLEURAGE MASSAGE KEPADA IBU POST PARTUM PRIMIPARA DI RSUD dr. R. GOETENG TAROENADIBRATA PURBALINGGA Fasikhatun, Efa; Sulistyowati , Priyatin; Layliyah, Zuhrotul
Journal of Nursing and Health Vol. 4 No. 2 (2019): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52488/jnh.v4i2.50

Abstract

Latar Belakang Masa nifas (post partum) dimulai beberapa jam sesudah lahirnya plasenta sampai dengan 6 minggu berikutnya. Perubahan fisiologis maupun fsikologis yang dialami oleh ibu post partum, salah satunya adalah kontraksi uterus. Kontraksi uterus ini terjadi secara fisiologis dan menyebabkan nyeri yang dapat mengganggu kenyamanan ibu dimasa setelah melahirkan/post partum. Strategi pelaksanaaan nyeri adalah suatu tindakan untuk mengurangi rasa nyeri menggunakan teknik effleurage massage dengan mengggunakan telapak tangan yang memberikan tekanan lembut keatas permukaan tubuh dengan arah sirkular secara berulang. Tujuan Untuk memahami atau mengkaji tentang pengaruh teknik effleuarage massage dalam menurunkan nyeri pada ibu post partum. Telah dilakukan tindakan dengan pemberian teknik effleuarage massage kepada kedua responden ibu post partum, pada responden pertama dengan usia 28 tahun, paritas parimipara, dengan partus normal, dn dilakukan Tindakan effleuarage massage sebnyak 5 kali, sebelum dilakukan Tindakan skal nyeri 4 dan sesudah Tindakan skala nyeri menjadi 1, sedangkan pada responden kedua dengan usia 25 tahun, paritas primipara, dengan partus normal, dan dilakukan Tindakan effleuarage massage sebanyak 3 kali, sebelum dilakukan Tindakan skala nyeri 4 dan sesudah Tindakan skala nyeri menjadi 0. Kesimpulan ,setelah dilakukan Tindakan effleurage massage pada kedua responden, responden pertama sebelum dilakukan Tindakan effleurage massage skala nyeri 4 dan sesudah Tindakan skala nyeri menjadi 1 sedangkan pada responden kedua sebelum dilakukan Tindakan effleurage massage skala nyeri 4 dan sesudah Tindakan skala nyeri menjadi 0. Saran agar para ibu post partum melaksanakan teknik effleurage massage ini secara mandiri guna mempertahankan kenyamanan bagi diri sendiri. Kata Kunci: Ibu Post Partum, Nyeri, Effleurage Massage
PERAWATAN PAYUDARA PADA IBU POSTPARTUM GUNA KELANCARAN PRODUKSI ASI DI RSUD DR. R. GOETENG TAROENADIBRATA PURBALINGGA Khoeriyah, Hukia Faizatul; Sulistyowati , Priyatin; Oktavia R, Yuki
Journal of Nursing and Health Vol. 4 No. 2 (2019): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52488/jnh.v4i2.51

Abstract

Latar Belakang ASI merupakan makanan yang terbaik bagi bayi, ASI juga menjadi nutrisi alamiah tebaik bagi bayi karena mengandung kebutuhan energi dan zat yang dibutuhkan bayi. Masalah yang menjadi kegagalan dalam pemberian ASI eksklusif yaitu budaya memberikan makanan sebelum ASI keluar, memberikan tambahan atau mengganti ASI dengan susu formula, menghentikan pemberian ASI karena keluhan yang dialami ibu saat menyusui sehingga menyebabkan produksi ASI tidak lancar. Cara yang dapat dilakukan untuk melancarkan produksi ASI yaitu dengan perawatan payudara. Tujuan untuk mengetahui kebenaran perawatan payudara guna kelancaran produksi ASI. Selama 3 hari, telah dilakukan penelitian dengan melakukan perawatan payudara kepada 2 responden yang telah dipilih berdasarkan kriteria yang sudah ditentukan. Setelah dilakukan perawatan payudara kepada 2 responden tersebut maka terbukti bahwa Perawatan payudara mampu melancarkan produksi ASI. Kata kunci: ASI, Perawatan payudara

Page 2 of 22 | Total Record : 217