cover
Contact Name
Dwi Nuriana
Contact Email
jurnalyakpermas@gmail.com
Phone
+62281-6596816
Journal Mail Official
jurnalyakpermas@gmail.com
Editorial Address
Alamat: Jl. Raya Jompo Kulon Sokaraja, Dusun II Jompo Kulon, Jompo Kulon, Banyumas, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah 53181
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Nursing and Health (JNH) Akper Yakpermas Banyumas
ISSN : -     EISSN : 25021524     DOI : https://doi.org/10.52488/
Core Subject : Health,
Jornal of Nursing and Health (JNH) is a peer-reviewed, open access scholarly journal publishes high-quality manuscripts on innovative research covering all aspects of nursing and health science core The scope is in the fields of health (basic nursing, medical/surgical nursing, pediatric nursing, maternity nursing, women nursing, community health nursing, pediatric nursing, family nursing, emergency nursing, mental nursing, gerontic nursing, education in nursing, public health, and also nursing management).
Articles 217 Documents
LITERATURE REVIEW: PENGARUH PUZZLE TERHADAP KECEMASAN ANAK USIA PRASEKOLAH AKIBAT HOSPITALISASI Priantiwi, Amri; Indriyani, Puji; Ningtyas, Rahaju
Journal of Nursing and Health Vol. 3 No. 2 (2018): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52488/jnh.v3i2.79

Abstract

Latar belakang: Anak yang mendapatkan perawatan di rumah sakit akan berpengaruh pada kondisi fisik dan psikologinya, hal ini disebut dengan hospitalisasi. Salah satu yang dapat dilakukan untuk mengatasi kecemasan adalah dengan terapi bermain puzzle.Tujuan: Mengetahui apakah ada pengaruh terapi bermain puzzle terhadap tingkat kecemasan pada anak usia prasekolah (3-6 tahun) akibat hospitalisasi. Metode: Desain yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian kepustakaan, sumber data diperoleh dari data sekunder dimana peneliti memperoleh sumber utama dari literatur-literatur yang berkaitan dengan fokus kajian dari tahun 2010-2019 dengan menggunakan jurnal dan buku-buku yang membahas tentang konsep kecemasan, anak prasekolah dan hospitalisasi yang dijadikan sebagai referensi, hanya 2 jurnal yang dijadikan landasan teori. Hasil ulasan literatur: Tingkat kecemasan yang dialami pada anak usia prasekolah pada saat hospitalisasi sebelum diberikan terapi bermain puzzle mengalami kecemasan sedang-berat, dan setelah diberikan terapi bermain puzzle tingkat kecemasan anak mengalami penurunan menjadi kecemasan ringan. Hal ini membuktikan bahwa adanya pengaruh terapi bermain puzzle untuk mengurangi tingkat kecemasan pada anak usia prasekolah akibat hospitalisasi.Kata Kunci: Anak prasekolah; hospitalisasi; bermain puzzle.
EFEKTIFITAS RELAKSASI BENSON TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS NYERI PADA PASIEN POST OPERASI BENIGNA PROSTAT HYPERPLASIA (BPH) Pujiarto, Adi Bambang; Julianto, Eko; Purnomo, Roni
Journal of Nursing and Health Vol. 3 No. 2 (2018): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52488/jnh.v3i2.80

Abstract

Latar Belakang : Setiap tindakan pembedahan akan menimbulkan rasa nyeri, salah satu tindakan non farmakologi untuk menangani nyeri adalah teknik relaksasi Benson.Tujuan : Untuk mengetahuiapakah ada pengaruh dari relaksasi benson terhadap penurunan intensitas nyeri pada pasien post operasi BPH.Metode : Desain yang digunakan dalam penyusunan karya tulis ilmiah ini adalah penelitian kepustakaan, sumber data sekunder dimana peneliti memperoleh sumber utama dari literature-literatur yang berkaitan dengan fokus kajian dari tahun 2010-2019 dengan menggunakan jurnal dan buku-buku yang membahas tentang relaksasi Benson, nyeri, dan pembedahan BPH yang dijadikan sebagai refernsi, hanya dua jurnal yang dijadikan landasan teori. Hasil ulasan literatur : jurnal pertama didapatkan hasil dari jumlah 32 responden dengan keluhan nyeri, sebelum dilakukan relaksasi Benson nyeri ringan 9,4% dan nyeri sedang 90,6% setelah dilakukan relaksasi Benson nyeri ringan 71,9% dan nyeri sedang 28% .sedangkan jurnakl ke dua 11 responden rata rata intensitas nyeri post operasi BPH sebelum pemberian relaksasi Benson adalah 5,27(nyeri sedang) sesudah dilakukan relaksasi Benson adalah 3,82 (nyeri ringan) Kesimpulan : Terdapat pengaruh relkasasi Benson terhadap penurunan intensitas nyeriKata Kunci: : relksasi benson, nyeri, post operasi BPH
PENERAPAN TEKNIK RELAKSASI NAFAS DALAM GUNA MENURUNKAN INTENSITAS NYERI PADA PASIEN POST APENDIKTOMI DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH dr.R. GOETENG TAROENADIBRATA PURBALINGGA Utomo, Candra Setyo; Julianto, Eko; Puspasari, Fida Dyah
Journal of Nursing and Health Vol. 3 No. 2 (2018): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52488/jnh.v3i2.81

Abstract

Latar Belakang : Nyeri itu sendiri merupakan pengalaman yang tidak menyenangkan baik sensori maupun emosional yang berhubungan dengan resiko atau kerusakan jaringan tubuh. Nyeri merupakan alasan yang paling umum mencari perawatan kesehatan. Individu yang merasakan nyeri merasa tertekan atau menderita dan mencari upaya untuk menghilangkan nyeri. Cara yang dapat dilakukan untuk menurunkan nyeri yaitu dengan relaksasi nafas dalam.Tujuan : Untuk mengetahui efektivitas teknik relaksasi nafas dalam terhadap penurunan nyeri pada pasien post apendiktomi.Metode : Desain yang digunakan dalam penyusunan karya tulis ilmiah menggunakan Asuhan keperawatan Hasil : Dari hasil evaluasi dapat dibuktikan bahwa relaksasi nafas dalam dapat menurunkan nyeri dengan rata-rata penurunan nyeri 1 skala.Kesimpulan : Relaksasi nafas dalam adalah terapi nonfarmakologi yang dapat mengatasi nyeri pada pasien post apendiktomi. Tindakan keperawatan ini dapat digunakan sebagai intervensi untuk mengatasi nyeri karena telah terbukti dapat turunkan nyeri.Kata kunci: Relaksasi nafas dalam, Nyeri
PENGARUH PENERAPAN TEKNIK KOMUNIKASI TERAPIUTIK DALAM MEMANDIRIKANKLIEN DEFISIT PERAWATAN DIRI: MANDI DAN BERHIAS Putri, Dea Ariski Kelana; Sudiarto, Sudiarto; Purnomo, Roni
Journal of Nursing and Health Vol. 3 No. 2 (2018): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52488/jnh.v3i2.82

Abstract

Latar belakang: Defisit perawatan diri merupakan salah satu masalah yang timbul pada gangguan jiwa. Dimana klien yang memiliki masalah dengan defisit perawatan diri biasanya klien tidak mampu untuk melakukan perawatan terhadap diri sendiri,dapat dikatakan seseorang yang mengalami masalah defisit perawatan diri biasanya tidak mampu dalam melakukan atau melengkapi aktivitas perawatan diri secara mandiri seperti mandi (hygine), berpakaian/berhias, makan/minum dan BAB/BAK (toileting) kurangnya perawatan diri pada penderita gangguan jiwa disebabkan oleh kelemahan fisik dan kurangnya kesadaran penderita akan pentingnya melakukan perawatan diri. Salah satu pengobatan non farmakologis adalah komunikasi terapiutik Mendapatkan landasan teori tentang masalah defisit perawatan diri, serta mengetahui respon klien terhadap pemberian komunikasi terapiutik dalam memandirikan klien defisit perawatan diri: mandi dan berhias. Desain yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian kepustakaan, sumber data yang diperoleh dari data sekunder dimana sumber utama yang berkaitan dengan literature-literature yang berkaitan dengan fokus kajian pada tahun 2016-2018 yang membahas tentang komunikasi terapiutik. Namun pada penelitian ini hanya menggunakan 2 jurnal komunikasi terapiutik yang dijadikan sebagai landasan teori. Dari kedua jurnal memeberikan hasil bahwa komunikasi terapiutik berpengaruh dan efektif untuk meningkatkan kemandirian klien dengan masalah defisit perawatan diri. komunikasi terapiutik terbukti dapat memberikan dampak respon klien berupa kemauan dan kemampuan dalam melakukan perawatan diri: mandi dan berhias secara mandiri.Kata kunci: Defisit perawatan diri, personal hygime,komunikasi terapiutik.
PENGARUH BLADDER TRAINING TERHADAP PENURUNAN INKONTINENSIA URINE PADA PASIEN POST OPERASI BPH Septian, Dwi Fajar; Julianto, Eko; Ningtyas, Rahaju
Journal of Nursing and Health Vol. 3 No. 2 (2018): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52488/jnh.v3i2.83

Abstract

Latar Belakang : Tindakan yang sering dilakukan untuk mengatasi (BPH) adalah, Transurethral Resection of the Prostate (TURP). Guna melaksanakan TURP pasien harus dilakukan anestesi. Anestesi yang digunakan pada pembedahan TURP yaitu anestesi regional (spinal anastesi). Pada anestesi spinal dapat menyebabkan pasien tidak dapat merasakan distensi atau penuhnya kandung kemih. akibat pemasangan kateter dalam waktu yang lama sehingga dapat mengakibatkan kandung kemih tidak akan terisi dan berkontraksi selain itu juga dapat mengakibatkan kandung kemih akan kehilangan tonusnya. Otot detrusor tidak dapat berkontraksi dan pasien tidak dapat mengontrol pengeluaran urinnya, atau inkontinensia urine. Salah satu tindakan non farmakologi untuk mengatasi inontinensia adalah terapi bladder training, Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh bladder training terhadap penurunan inkontinensia urine pada pasien post operasi BPH, Metode: desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kepustakaan , sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Dimana peneliti memperoleh sumber utama dari literatur-literatur yang berkaitan dengan fokus kajian baik berupa jurnal maupun buku-buku yang membahas tentang pengaruh terapi meditasi terhadap penurunan Inkontinesia Urine, Hasil : Hasil pembahasan menunjukan bahwa terapi bladder training baik dengan metode delay urination maupun scheduled urination menjukan adanya pengaruh terhadap penuruna inontinensia urine pada pasien post operasi BPH. kondisi inkontinensia urine sebelum dan sesudah intervensi delay urination, diketahui seluruh pasien (100%) mengalami inkontinensia urine sebelum dilakukan intervensi delay urination, dan setelah dilakukan intervensi delay urination diketahui sebagian besar pasien (63,3%) masih mengalami kejadian inkontinensia urine dan hampir sebagian pasien (36,7%) mengalami perbaikkan yaitu dengan tidak menderita inkontinensia urine lagi. juga tidak jauh berbeda yaitu seluruh pasien (100%) mengalami inkontinensia urine sebelum dilakukan intervensi scheduled, Kesimpulan : Dari telaah jurnal yang ditiliti dapat disimpulkan bahwa bladder training dapat menurunkan inkontinensia pada pasien post BPH. Bladder training dapat menjadi terapi non farmakologi untuk menurunka inkontinensia pada pasien post operasi PBH.Kata Kunci: Transurethral Resection of the Prostate (TURP, Bladder Training, Inkontinesia Urine
ASUHAN KEPERAWATAN PADA Ny. A DENGAN DIABETES MELLITUS TIPE II DI RUANG FLAMBOYAN RSUD dr. R. GOETENG TAROENADIBRATA PURBALINGGA Nataliyanti, Dwi Wahyu; Astuti, Dwi; Kartika, Umy
Journal of Nursing and Health Vol. 2 No. 2 (2017): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52488/jnh.v2i2.93

Abstract

Berdasarkan data dari Rekam Medik RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga tahun 2015 penderita diabetes mellitus sebanyak 92 laki-laki dan 158 perempuan. Pada tahun 2016 penderita diabetes mellitus laki-laki sebanyak 119 dan perempuan sebanyak 260. Pada tahun 2015 terdapat korban jiwa sebanyak 14 dan pada tahun 2016 sebanyak 26 jiwa. Tujuan penulis dapat menerapkan ilmu yang telah diperoleh selama pendidikan Diploma III Keperawatan dengan melaksanakan asuhan keperawatan secara komprehensif pada Ny. A dengan diabetes mellitus tipe II di Ruang Flamboyan RSUD Dr. R. Goeteng Tarunadibrata Purbalingga. Evaluasi untuk tindakan keperawatan selama tiga hari dari diagnosa keperawatan yang muncul adalah satu diagnosa yang teratasi sebagian adalah ketidakstabilan kadar gula darah yang berhubungan dengan asupan diet tidak cukup dan dua diagnosa yang masalah teratasi yaitu nyeri akut berhubungan dengan agen cidera biologi dan resiko cidera berhubungan dengan internal: gangguan sensori (DM). Kata kunci: Asuhan Keperawatan, Diabetes Mellitus tipe II
ASUHAN KEPERAWATAN PADA NY.M P3 A2 DENGAN POST SECTIO CAESAREA HARI KE-0 INDIKASI PRESENTASI BOKONG DI RUANG BOUGENVILE RSUD dr. R. GOETENG TAROENADIBRATA PURBALINGGA Nugraheni, Eri; Astuti, Dwi; Ratna P., Yatimah
Journal of Nursing and Health Vol. 2 No. 2 (2017): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52488/jnh.v2i2.94

Abstract

World Health Organization (WHO) menetapkan standar rata-rata sectio caesarea di sebuah Negara adalah sekitar 5-15 % per 1000 kelahiran di dunia. Rumah Sakit pemerintah kira – kira 11 % sementara Rumah Sakit swasta bisa lebih dari 30%. Menurut WHO peningkatan persalinan dengan section caesarea di seluruh Negara selama tahun 2007 – 2008 yaitu 110.000 per kelahiran di seluruh Asia (Sumelung dkk, 2014). Penulis mampu menerapkan dan mengetahui asuhan keperawatan secara komprehensif dengan masalah utama Post Sectio Caesarea Indikasi Presentasi Bokong Di Rumah Sakit Umum Daerah dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga. Evaluasi keperawatan yang diperoleh pada Ny. M untuk diagnosa keperawatan nyeri akut berhubungan dengan agen cedera fisik (pembedahan sectio caesarea) teratasi sebagian sedangkan diagnosa keperawatan hambatan mobilitas fisik berhubungan dengan ketidaknyamanan (post sectio caesarea dengan spinal anestesi) dan defisiensi pengetahuan manfaat ASI eksklusif dan perawatan payudara berhubungan dengan kurangnya informasi teratasi . Penulis melakukan pendokumentasian asuhan keperawatan pada Ny. M P3 A2 dengan post sectio caesarea hari ke-0 indikasi presentasi bokong diruang Bougenvile RSUD dr.R Goeteng Taroenadibrata Purbalingga. Kata kunci: Asuhan Keperawatan, Post Sectio Caesarea.
ASUHAN KEPERAWATAN PADA Ny.T P4A0 DENGAN POST SECTIO CAESAREA H+1 INDIKASI PRESENTASI BOKONG DI RUANG FLAMBOYAN RSUD Prof. Dr. MARGONO SOEKARJO PURWOKERTO Sulistiyani, Ida; Rachman, Yuki Octavia; Kartika, Umy
Journal of Nursing and Health Vol. 2 No. 2 (2017): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52488/jnh.v2i2.96

Abstract

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Banyumas, jumlah AKI sejak 2010 selalu di angka 30 kasus lebih. Pada tahun 2010 ada 33 kasus, pada tahun 2011 tercatat 35 kasus, pada tahun 2012 tercatat 32 kasus, pada tahun 2013 tercatat 35, kemudian di tahun 2014 tercatat 33 kasus. Penulis mampu mengaplikasikan ilmu yang sudah diperoleh selama pendidikan DIII Keperawatan untuk memberikan asuhan keperawatan pada Ny. T dengan post sectio caesarea atas indikasi presentasi bokong dari pengkajian, diagnosa, intervensi, implementasi, dan evaluasi.Dari ketiga diagnosa keperawatan yang penulis munculkan pada Ny. T ada dua diagnosa yang teratasi yaitu nyeri akut berhubungan dengan agen injuri fisik (luka post operasi sectio caesarea) dan hambatan mobilitas fisik berhubungan dengan nyeri. Untuk diagnosa keperawatan resiko infeksi berhubungan dengan trauma jaringan hanya teratasi sebagian. Kata kunci: Asuhan Keperawatan, Post Sectio Caesarea
ASUHAN KEPERAWATAN PADA An. H DENGAN BRONKHITIS DI RUANG ASTER RSUD Prof. Dr. MARGONO SOEKARDJO PURWOKERTO Hidayat, Ikhwan Nur; Indriyani, Puji; Pertiwi, Yatimah Ratna
Journal of Nursing and Health Vol. 2 No. 2 (2017): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52488/jnh.v2i2.97

Abstract

Menurut Wong (2008), Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) adalah penyakit yang menyerang salah satu bagian dan atau lebih saluran napas mulai dari hidung (saluran atas) hingga alveoli (saluran bawah) dan umumnya berlangsung selama 14 hari. Bertujuan untuk menerapkan asuhan keperawatan pada An. H dengan bronkhitis melalui proses keperawatan secara komprehensif di Ruang Aster RSUD Prof. Dr. Margono Soekardjo Purwokerto.Setelah penulis melakukan implementasi keperawatan pada An. H dengan bronkhitis maka dilakukan evaluasi keperawatan. Penulis menemukan data selama dilakukan tindakan keperawatan 3x24 jam, masalah keperawatan ketidakefektifan bersihan jalan nafas teratasi sebagian, hipertermia masalah teratasi, sementara masalah ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh masalah keperawatan teratasi sebagian. Kata kunci: Asuhan Keperawatan, Bronkhitis
ASUHAN KEPERAWATAN PADA Ny. S DENGAN KANKER SERVIKS STADIUM III DI RUANG BOUGENVIL RUMAH SAKIT UMUM DAERAH Prof. Dr.MARGONO SOEKARJO PURWOKERTO Sari, Inta; Pertiwi, Yatimah Ratna; Kartika, Umy
Journal of Nursing and Health Vol. 2 No. 2 (2017): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52488/jnh.v2i2.98

Abstract

ABSTRAK Di negara berkembang kanker serviks merupakan masalah kesehatan reproduksi vital bagi perempuan di dunia dengan perkiraan 529.409 kasus baru dan sekitar 89 persen (WHO, 2011). Penulis mampu menerapkan asuhan keperawatan secara komprehensif pada Ny. S Dengan Kanker Serviks Stadium III di Ruang Bougenvil RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto. Penulis melakukan wawancara secara langsung dengan keluarga pasien, melakukan pemeriksaan fisik head to toe dan membaca status pasien. Evaluasi dari semua diagnosa yang muncul belum teratasi dan masih melanjutkan intervensi yang telah ditetapkan. Kata kunci: Asuhan Keperawatan, Kanker Serviks

Page 4 of 22 | Total Record : 217