cover
Contact Name
Dwi Nuriana
Contact Email
jurnalyakpermas@gmail.com
Phone
+62281-6596816
Journal Mail Official
jurnalyakpermas@gmail.com
Editorial Address
Alamat: Jl. Raya Jompo Kulon Sokaraja, Dusun II Jompo Kulon, Jompo Kulon, Banyumas, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah 53181
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Nursing and Health (JNH) Akper Yakpermas Banyumas
ISSN : -     EISSN : 25021524     DOI : https://doi.org/10.52488/
Core Subject : Health,
Jornal of Nursing and Health (JNH) is a peer-reviewed, open access scholarly journal publishes high-quality manuscripts on innovative research covering all aspects of nursing and health science core The scope is in the fields of health (basic nursing, medical/surgical nursing, pediatric nursing, maternity nursing, women nursing, community health nursing, pediatric nursing, family nursing, emergency nursing, mental nursing, gerontic nursing, education in nursing, public health, and also nursing management).
Articles 217 Documents
PEMBERIAN SENAM NIFAS TERHADAP PENURUNAN TINGGI FUNDUS UTERUS PADA IBU POSTPARTUM DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH dr. R GOETENG TAROENADIBRATA PURBALINGGA Aisah, Rizky Nur; Sulistyowati , Priyatin; Oktavia R, Yuki
Journal of Nursing and Health Vol. 4 No. 2 (2019): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52488/jnh.v4i2.52

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang Masa nifas disebut juga masa postpartum atau (puerperium), pada masa ini proses pemulihan sangat penting bagi ibu setelah melahirkan dimana otot-otot mengalami peregangan masa ini disebut masa involusi. Salah satu tindakan untuk memulihkan kondisi ibu untuk kembali kesemula yaitu dengan senam nifas. Senam nifas adalah senam yang dilakukan oleh ibu setelah melahirkan dengan sederetan gerakan secara bertahap, sistematis, dan kontinue. Tujuan untuk menurunkan tinggi fundus uterus pada ibu postpartum. Untuk mengetahui pemberian senam nifas terhadap penurunan tinggi fundus uterus pada ibu postpartum. Metode yang digunakan yaitu memilih 2 responden sesuai dengan kriteria inklusi, kemudian responden diberikan informmed consent sebagi bukti persetujuan, dilanjutkan dengan menjelaskan tujuan dan prosedur kepada responden, setelah itu melakukan wawancara mengenai identitas, riwayat persalinan, memberikan tindakan senam nifas dan melakukan pengukuran tinggi fundus uterus sebelum dan sesudah senam nifas. Ny. A mengalami penurunan TFU pada hari pertama 1 jari dibawah pusar, TFU pada hari kedua 2 jari dibawah pusar, TFU pada hari ketiga 3 jari dibawah pusar dan TFU pada hari keempat 4 jari dibawah, hal ini jika dibandingkan dengan nilai normal maka TFU Ny. A mengalami penurunan secara normal. Hasil TFU Ny. F pada hari pertama sejajar dengan pusar, pada hari kedua TFU 1 jari dibawah pusar, pada hari ketiga TFU 2 jari dibawah pusar, dan pada hari keempat TFU 3 jari dibawah pusar, jika dibandingkan dengan nilai normal maka penurunan TFU pada Ny. F mengalami perlambatan. Kesimpulan bahwa sebelum dan sesudah melakukan senam nifas selama empat hari Ny. A mengalami penurunan TFU dengan normal, sedangkan pada Ny. F penurunan TFU melangami perlambatan, hal ini dimungkinkan ada faktor lain yang dapat mempengaruhi penurunan TFU diantaranya paritas, usia, mobilisasi dan pemberian ASI. Kata kunci: Senam nifas, Tinggi fundus uterus, Ibu postpartum.
Pengaruh Pemahaman Kangaroo Mother Care (KMC) Pada Perawat Terhadap Perkembangan Bayi Premature di Rumah Sakit Prof. Dr. Margono Soekarjo Sulistyowati, Priyatin; Haryanti, Fitri; Nurdiati, Detty Siti
Journal of Nursing and Health Vol. 2 No. 1 (2017): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52488/jnh.v2i1.54

Abstract

Latar belakang : Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) merupakan indikator kualitas kesehatan masyarakat di suatu negara. Di Indonesia pada tahun 2012, AKI 359 per 100.000 kelahiran hidup sedangkan AKB sebesar 32 per 1000 kelahiran hidup, atau ada lebih dari 200.000 balita Indonesia yang meninggal setiap tahunnya. Perawatan ekstra untuk bayi prematur dengan menggunakan Kangaroo Mother Care (KMC). . KMC merupakan cara yang efektif untuk memenuhi kebutuhan bayi yang paling mendasar yaitu kehangatan, air susu ibu, perlindungan dari infeksi, stimulasi, keselamatan dan kasih sayang. Metode: ini merupakan salah satu teknologi tepat guna yang sederhana, murah dan sangat dianjurkan untuk perawatan BBLR. KMC tidak hanya sekedar menggantikan peran inkubator, namun juga memberikan berbagai keuntungan yang tidak dapat diberikan incubator. Berdasarkan fakta di atas maka dapat dirumuskan masalah penelitian bagaimanakah pelaksanaan KMC oleh perawat pada ibu yang memiliki BBLR di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto. Hasil observasi pelaksanaan KMC menemukan adanya perbedaan signifikan pada pelaksanaan KMC setelah intervensi dibandingkan dengan sebelum intervensi dengan p=0,000 (<0,05). Yang berarti hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan pelaksanaan tindakan perawat dalam KMC. Kata Kunci: Bayi Premature, Kangaroo Mother Care (KMC), Kematian Bayi
Efektifitas Hidrokoloid Kunyit (Curcuma Domestika) Terhadap Proses Penyembuhan Luka Diabetik Stadium I Pada Tikus ( Rattus Novergitus) Julianto, Eko; Priyatin, Priyatin; Indriyani, Puji
Journal of Nursing and Health Vol. 2 No. 1 (2017): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52488/jnh.v2i1.55

Abstract

Latar belakang : Kunyit ( Curcuma domestika ) adalah tanaman rempah dengan habitat asli di Asia Tenggara, merupakan tanaman yang banyak mengandung metabolit primer maupun metabolit sekunder. Kandungan utamanya adalah kurkumin. Manfaat : kunyit adalah sebagai antioksidan, antimikrobial, antifungal dan anti inflamsi. Tulisan ini merupakan studi laboratorium yang dilakukan pada luka tikus (Rattus novergitus) yang dibuat menjadi hiperglikemia dengan menggunakan aloksan. Metode : Perawatan luka menggunakan hidrokoloid pasta kunyit dan manajemen perawatan lukanya menggunakan metode TIME. Hasil : evaluasi menunjukkan sedian hidrokoloid pasta kunyit mampu mempertahankan kelembaban luka dan menurunkan inflamasi sehingga mempercepat penyembuhan luka. Kata Kunci: Perawatan Luka, TIME, Kelembaban, Hidrokoloid Pasta Kunyit.
Potensi Licopen Pada Tomat Untuk Penurunan Kadar Kolesterol (LDL) Pada Penderita Hipertensi (Hiperkolesterolemi) Sudiarto, Sudiarto; Soewito, Soewito; Huriah, Titih
Journal of Nursing and Health Vol. 2 No. 1 (2017): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52488/jnh.v2i1.56

Abstract

Latar belakang : Hiperkolesterol adalah merupakan suatu zat lemak yang beredar di dalam darah, melebihi batas normal. Peningkatan kolesterol dalam darah atau trigliserida plasma merupakan salah satu faktor resiko terjadinya hipertensi. Pengelolaan hipertensi tanpa obat, hasilnya lebih dari sekedar mengatasi penyakit ini saja, tapi juga sekaligus mencegah stroke dan serangan jantung. Pengobatan non farmakologi menggunakan bahan-bahan alami yang berpengaruh untuk menurunkan kadar kolesterol darah misalnya, flavanoid, allisin, sulfonilurea, linoleat, vitamin C, vitamin E, pektin, diosgenin dan serat. Diet tinggi serat seperti licopen (Lycopersicon esculentum) bermanfaat untuk menghindari kelebihan lemak, lemak jenuh, dan kolesterol. Salah satu bahan makanan yang tinggi serat adalah tomat (Lycopersicon esculentum), tomat dalam bentuk jus lebih mudah untuk diserap dan dicerna. Metode : penelitian ini mengunakan metode kuantitatif dengan desain quasi eksperimen (eksperimen semu), menggunakan rancangan pretest – posttest with control group. Penelitian ini dilaksanakan di Rumah Sakit Umum Bunda Purwokerto pada bulan Maret sampai dengan April 2015. Populasi dalam penelitian ini adalah penderita hipertensi yang hiperkolesterolemia sejumlah 53 orang, sampel pada penelitian ini adalah 15 orang untuk masing-masing kelompok. Hasil : Kelompok intervensi mendapatkan jus tomat 300 ml dua kali pagi dan sore selama tiga hari, terbuat dari 150 gram buah tomat, 50 ml air, 2 gram gula pasir. Kelompok kontrol tidak mendapatkan jus tomat. Kedua kelompok mendapat therapi amlodipin 2 x 5 mg dan Cholestat 1 x 10 mg. Kesimpulan : Kadar kolesterol LDL sebelum dan sesudah pemberian jus tomat kelompok kontrol tidak mengalami penurunan signifikan. Kadar kolesterol LDL sebelum dan sesudah pemberian jus tomat kelompok intervesni mengalami penurunan signifikan. Kata Kunci: Hiperkolesterol, Hiperkolesterolemia, Licopen, Trigliserida
Karakterisasi Material Hidroksiapatit Tulang Sapi Pada Filamen Print 3D Metode Fused Deposition Modelling Untuk Implan Scaffolds Rekonstruksi Mandibula Anwar, Saifudin Ali; Solechan, Solechan
Journal of Nursing and Health Vol. 2 No. 1 (2017): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52488/jnh.v2i1.57

Abstract

Latar belakang : Penyakit tulang diakibatkan kanker menurut WHO tahun 2008 mencapai 12 juta kasus kanker baru, 7 juta orang meninggal dan 5 juta orang hidup dengan kanker. Tumor tulang bagian dari kanker, kasusnya kurang dari 1% dari semua jenis kanker. Lokasi tumor paling banyak ditibia 41%, tulang femur 33%, tulang maxillofacial dan mandibular 3%. Penyembuhan kanker mandibula menggunakan Scaffolds untuk pemulihan tulang. Scaffolds dibuat dari polimer, keramik dan komposit. Sekarang ini scaffolds dibentuk dengan print 3D melalui filamen komposit. Material komposit filamen dengan filler hidroxyapatite bovine (HAb) atau hidroxyapatite dari tulang sapi memiliki kekuatan yang lebih. Hidroxyapatite bovine dibuat dari tulang sapi bagian kortikal dengan proses kalsiniasi pada suhu 1100oC dengan waktu penahanan 3 jam. Hasil uji karakterisasi material HAb secara gugus fungsi dan difraktogram puncak- puncak yang tajam menguatkan HAb memiliki kesamaan dengan HA komersil. Material HAb memiliki rasio Ca/P 2.15 sedangkan HA komersil 1,67. Kesimpulan : Material HAb memiliki unsur calcium lebih banyak dari HA komersil. Bentuk butir HAb berbentuk kotak tidak beraturan dengan ukuran butir 300 nm, sehingga cocok digunkan sebagai filler material komposit filamen print 3D. Kata kunci: hidroxyapatite, kalsinasi, sapi, serbuk, tulang.
ASUHAN KEPERAWATAN PADA Ny. R P5A0 POST SECTIO CAESARIA + MOW H0 ATAS INDIKASI INDUKSI GAGAL, PREEKLAMPSIA BERAT, DAN CUKUP ANAK : DI RUANG PERMATA HATI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH BANYUMAS Oktifiana, Cica Dwi; Rachman, Yuki Octavia; Sulistyowati, Priyatin
Journal of Nursing and Health Vol. 3 No. 1 (2018): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52488/jnh.v3i1.74

Abstract

Preeklampsia berat adalah suatu kondisi pada ibu hamil dimana tekanan darah sistolik lebih dari 160 mmHg atau diastolik lebih dari 110 mmHg pada dua kali pemeriksaan yang setidaknya berjarak 6 jam dengan ibu posisi tirah baring. Jika preeklampsia berat tidak tertangani, 1 dari 200 kasus terjadi komplikasi kejang atau koma serius yang disebut eklampsia yang dengan memiliki tingkat angka kematian 2 % (Anonim, 2014). Tujuan melakukan asuhan keperawatan dan mempelajari tentang preeklampsia berat. Pada tanggal 07 April 2018 pukul 19.30 WIB, penulis melakukan evaluasi untuk diagnosa keperawatan nyeri akut berhubungan dengan agen injuri fisik terputusnya kontinuitas jaringan kulit: luka jahitan post sectio cesarean teratasi. Hal itu dibuktikan dengan kriteria hasil yang penulis tetapkan yaitu: mengenal kapan nyeri terjadi awal 1, tujuan 5, akhir 5, menggambarkan faktor penyebab awal 1, tujuan 5, akhir 5, menggunakan jurnal harian untuk memonitor nyeri awal 1, tujuan 5, akhir 5, menggunakan tindakan pencegahan nyeri tanpa analgetik awal 1, tujuan 5, akhir, melaporkan nyeri yang terkontrol awal 1, tujuan 5, akhir 5. Penulis menghentikan intervensi.Kata kunci: Asuhan Keperawatan, Post Sectio Caesaria, Pre Eklamsia Berat.
ASUHAN KEPERAWATAN PADA Ny. M DENGAN POST OPERASI HEMOROIDEKTOMI DI RUANG MENUR RUMAH SAKIT UMUM DAERAH dr. R. GOETENG TAROENADIBRATA PURBALINGGA Sukurokhman, Dedi; Julianto, Eko; Sudiarto, Sudiarto
Journal of Nursing and Health Vol. 3 No. 1 (2018): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52488/jnh.v3i1.75

Abstract

Hemoroid adalah penyakit yang sangat umum dijumpai, dan telah ada sejak jaman dahulu. Biasanya hemoroid dikenal di masyarakat sebagai penyakit wasir atau ambeien. Hemoroid dalam bahasa yunani yaitu, Heam = Blood (darah), Rhoos = Flowing (mengalir) (Danar, 2015). Hemoroid atau wasir tergolong penyakit yang tidak berbahaya, namun hemoroid sering membuat khawatir penderitanya. Di perkirakan 50% sampai 58% populasi dunia mengalami gejala hemoroid atau wasir. Banyak yang mengalami kondisi seperti ini tidak mencari pengobatan dikarenakan merasa malu atau takut (Novia, 2017). Pasien datang ke PMI Purbalingga untuk meminta surat rujukan ke RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga dengan keluhan adanya benjolan dibagian rektum. Pasien masuk ke ruang bedah pada tanggal 09 April 2018 jam 17.00 wib dan operasi pada tanggal 10 April 2018 jam 08.20 wib. Evaluasi hari ketiga pada tanggal 12 April 2018 yaitu : setelah dilakukan tindakan keperatawan selama 3 x 24 jam masalah keperawatan ansietas berhubungan dengan kurangnya informasi pada Ny. M teratasi sebagian, karena menurut data yang diperoleh penulis sebagai berikut : data subjektif : pasien mengatakan tingkat kecemasan sudah berkurang, pasien mengatakan dapat memahami apa yang telah diberikan tentang makanan yang baik di konsumsi untuk pasien post operasi hemoroid, data objektif : pasien dan keluarga pasien kooperatif, asessment : masalah teratasi, planning : anjurkan makan makanan yang sehat dan bergizi untuk proses penyembuhan luka.Kata kunci: Asuhan Keperawatan, Hemoroid, post operasi
ASUHAN KEPERAWATAN PADA NY.T G2 P2 A1 DENGAN ABORTUS INCOMPLETE DI RUANG FLAMBOYAN RSUD. PROF. Dr. MARGONO SOEKARJO PURWOKERTO Rokhmah, Evita Solikhatun; Kartika, Umy; Sulistyowati, Riyatin
Journal of Nursing and Health Vol. 3 No. 1 (2018): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52488/jnh.v3i1.76

Abstract

Menurut data World Health Organization (WHO) presentase kemungkinan terjadinya abortus cukup tinggi. Sekitar 15-40% angka kejadian, diketahui pada ibu yang sudah dinyatakan positif hamil, dan 60-75% angka abortus terjadi sebelum usia kehamilan mencapai 12 minggu (Lestariningsih, 2008 dalam Elvira 2013). Dari presentase kemungkinan terjadinya abortus yang mencapai 15-40% dengan abortus incomplete 15-25%, abortus imminens 8-16,2%, abortus complete 4-13,5%) (Manuaba, 2002 dalam Pitriani, 2013). Tujuan mampu mengaplikasikan ilmu dan menerapkan asuhan keperawatan pada pasien dengan abortus di ruang RSUD. Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto secara komprehensif. Penulis mampu melakukan semua tindakan keperawatan sesuai dengan intervensi yang telah di susun sebelumnya. Dalam melakukan tindakan keperawatan untuk mengatasi masalah keperawatan nyerti akut penulis mendapatkan kemudahan karena pasien dan keluarga pasien kooperatif. Penulis tidak menemukan hambatan selama melakukan tindakan. Sebelum adanya tindakan curettage, nyeri tersebut akan tetap selalu ada.Kata kunci: Asuhan Keperawatan, Abortus Incomplete, Abortus
ASUHAN KEPERAWATAN PADA Tn. K DENGAN POST OPERASI HERNIA INGUINALIS LATERALIS SINISTRA DI RUANG DAHLIA RUMAH SAKIT UMUM DAERAH BANYUMAS Pangestu, Tidar Panji; Astuti, Dwi; Puspasari, Fida Dyah
Journal of Nursing and Health Vol. 3 No. 1 (2018): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52488/jnh.v3i1.77

Abstract

Hernia adalah keluarnya isi tubuh (biasanya abdomen) melalui defek atau bagian terlemah dari dinding rongga yang bersangkutan. Hernia inguinal adalah menonjolnya suatu organ atau struktur organ dari tempatnya yang normal melalui sebuah defek kongenital (Dermawan & Rahayuningsih, 2010). Dari data yang tercatat diorganisasi kesehatan dunia (WHO) ditahun 2010, terdapat kasus hernia sebanyak 845.000 dan total jumlah tindakan herniorraphy yang dilakukan sekitar 710.000 kasus. Evaluasi dari tindakan telah dilakukan selama tiga hari, hasil dari evaluasi yang didapat pada diagnosa nyeri akut masalah teratasi sebagian dengan skala nyeri menjadi 3, diagnosa hambatan mobilitas fisik masalah teratasi sebagian, pasien diantar pulang dengan menggunakan kursi roda dan diagnosa risiko infeksi masalah teratasi sebagian, pada hari evaluasi ke 2 timbul bintik merah namun pada hari evaluasi ke 3 bintik merah hilang setelah dilakukan perawatan menggunakan cuci NaCl/teknik steril.Kata kunci: Asuhan Keperawatan, Hernia, Post operasi
GAMBARAN PEMBERIAN TEKNIK RELAKSASI NAFAS DALAM UNTUK MENURUNKAN NYERI PADA PASIEN POST OPERASI HEMOROIDEKTOMI Linda, Ambar Rosa; Julianto, Eko; Ajiningtyas, Eko Sari
Journal of Nursing and Health Vol. 3 No. 1 (2018): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52488/jnh.v3i1.78

Abstract

Latar belakang : pasien post operasi hemoroidektomi yang mengalami nyeri jika tidak segera diatasi maka akan menggangu istirahat, konsentrasi, dan kegiatan yang bisa dilakukan seperti mobilitas fisik. Pasien akan merasa kurang nyaman dan tidak bisa melakukan aktivitas seperti biasanya. Latihan teknik relaksasi nafas dalam dapat membuat pasien dapat mengontrol diri ketika terjadi rasa tidak nyaman atau nyeri. Relaksasi otot skeletal dipercaya dapat menurunkan nyeri dengan merilekskan ketegangan otot yang menunjang nyeri. Tujuan : untuk menggambarkan asuhan keperawatan dengan teknik relaksasi nafas dalam untuk mengurangi nyeri pada pasien post operasi hemoroidektomi. Metode penelitian : jenis penelitian ini adalah menggunakan metode studi kasus deskriptif dengan menggambarkan pemberian terapi relaksasi nafas dalam pada pasien post operasi hemoroidektomi. Studi kasus ini dilakukan pada satu responden di rumah sakit margono soekarjo dengan meminta persetujuan menjadi responden, kerahasiaan, dan tanpa nama. Metode pengumpulan data menggunakan lembar pengukuran rasa nyeri, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil : selama 3 hari telah dilakukan asuhan keperawatan dengan melakukan teknik relaksasi nafas dalam pada pasien post operasi hemoroidektomi dan skala nyeri yang dirasakan pasien menurun dari skala nyeri sedang (4-6) sampai skala nyeri ringan (1-3) dengan nilai rata-rata penurunan nyeri yaitu 3,66. Teknik relaksasi nafas dalam dapat mengurangi skala nyeri pada pasien post operasi hemoroidektomi. Teknik relaksasi nafas dalam dapat menjadi alternatif terapi non farmakologi untuk menurunkan skala nyeri pada pasien post operasi hemoroidektomi. Saran : disarankan kepada perawat untuk memberikan terapi teknik relaksasi nafas dalam pada kasus post operasi hemoroidektomi. Bagi rumah sakit untuk memberikan pelatihan kepada tenaga kesehatan tentang penggunaan teknik relaksasi nafas dalam sebagai terapi non farmakologi. Bagi institusi pendidikan untuk mengajarkan kepada mahasiswa tentang cara penggunaan teknik relaksasi nafas dalam.Kata kunci : Relaksasi Nafas Dalam; Nyeri, Post Operasi Hemoroidektomi

Page 3 of 22 | Total Record : 217