cover
Contact Name
Dwi Nuriana
Contact Email
jurnalyakpermas@gmail.com
Phone
+62281-6596816
Journal Mail Official
jurnalyakpermas@gmail.com
Editorial Address
Alamat: Jl. Raya Jompo Kulon Sokaraja, Dusun II Jompo Kulon, Jompo Kulon, Banyumas, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah 53181
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Nursing and Health (JNH) Akper Yakpermas Banyumas
ISSN : -     EISSN : 25021524     DOI : https://doi.org/10.52488/
Core Subject : Health,
Jornal of Nursing and Health (JNH) is a peer-reviewed, open access scholarly journal publishes high-quality manuscripts on innovative research covering all aspects of nursing and health science core The scope is in the fields of health (basic nursing, medical/surgical nursing, pediatric nursing, maternity nursing, women nursing, community health nursing, pediatric nursing, family nursing, emergency nursing, mental nursing, gerontic nursing, education in nursing, public health, and also nursing management).
Articles 217 Documents
HUBUNGAN ANTARA FAMILY SUPPORT DAN SELF EFFICACY TERHADAP KUALITAS HIDUP ANAK KANKER -, Tika Roudotul Jannah; Wijayanti, Kurnia; Astuti, Indra Tri 
Journal of Nursing and Health Vol. 10 No. 2 (2025): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52488/jnh.v10i2, Juni.460

Abstract

HUBUNGAN ANTARA PENGGUNAAN GADGET DENGAN KUALITAS TIDUR ANAK DI MI RAUDLATUL WILDAN WEDUNG Dewi Sukma Lulita Sari; Wijayanti, Kurnia; Astuti, Indra Tri 
Journal of Nursing and Health Vol. 10 No. 2 (2025): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas tidur yang optimal memiliki peran penting dalam mendukung kesehatan fisik, emosional, dan kognitif anak. Namun, meningkatnya penggunaan gadget pada anak usia sekolah sering dikaitkan dengan gangguan tidur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara penggunaan gadget dengan kualitas tidur anak usia 10-12 tahun di MI Raudlatul Wildan Wedung Demak. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif analitik dengan desain cross-sectional. Sampel terdiri dari 117 siswa yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner demografi, durasi penggunaan gadget, dan kualitas tidur menggunakan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Analisis data dilakukan dengan uji korelasi Spearman rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden (84,6%) memiliki tingkat penggunaan gadget yang kurang baik (> 1 jam/hari), dan sebagian besar (84,6%) mengalami gangguan tidur berat. Analisis statistik menunjukkan adanya hubungan signifikan antara penggunaan gadget dengan kualitas tidur (p=0,000), dengan nilai korelasi positif lemah (r=0,877). Kesimpulan dari penelitian ini adalah penggunaan gadget yang berlebihan berhubungan dengan penurunan kualitas tidur pada anak usia sekolah. Oleh karena itu, disarankan agar orang tua dan pihak sekolah membatasi durasi penggunaan gadget serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya pola tidur yang sehat guna mendukung perkembangan anak secara optimal. Kata kunci: penggunaan gadget, kualitas tidur, anak usia sekolah.
POLA ASUH ORANG TUA DENGAN KEMANDIRIAN DIRI PERSONAL HYGIENE ANAK USIA 3 – 5 TAHUN Putri, Dewi; Wijayanti, Kurnia; Khasanah, Nopi Nur
Journal of Nursing and Health Vol. 10 No. 2 (2025): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pola asuh orang tua dan kemandirian anak dalam menjaga kebersihan diri (personal hygiene) pada usia 3 – 5 tahun. Latar belakang penelitian ini menekankan peran krusial pola asuh orang tua dan membentuk kemandirian anak, khususnya dalam hal kebersihan diri. Hal ini terutama penting bagi anak usia prasekolah, yang lebih rentan terhadap penyakit jika kemandirian dalam menjaga kebersihan diri tidak diajarkan dan diterapkan dengan baik. Metode: pendekatan dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan Desain pendekatan cross sectional. Data dalam peneliatian ini merupakan kategorik sehingga analisis data dalam penelitian menggunakan uji rank spearman. Sampel penelitian melibatkan 60 responden yang dipilih melalui teknik total sampling di TK Dharma Wanita Pati. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pola asuh orang tua dan kuesioner kemandirian personal hygiene anak. Hasil: hasil penelitian menunjukkan adanya korelasi signifikan antara pola asuh orang tua dengan kemandirian diri personal hygiene anak (p value = 0,000; r = 0,617). Sebagian besar responden (66,6%) menerapkan pola asuh demokratis, dengan cukup mandiri 25 (41,7%) dan mandiri 14 (23,2%). Hubungan dalam penelitian ini menegaskan bahwa semakin tepat pola asuh orang tua yang diterapkan kepada anak, akan menjadikan anak semakin mandiri dalam melakukan personal hygiene. Kesimpulan: Penelitian ini menyatakan bahwa untuk menjadikan anak mandiri dalam perilaku personal hygiene dibutuhkan peranan orang tua terutama dalam pola asuh pada anak yang memiliki usia prasekolah, demi mendukung tumbuh kembang anak. Kata Kunci: Pola Asuh, Kemandirian Personal Hygiene, Anak Prasekolah.
DETEKSI GEN FIRMH PADA SAMPEL URIN DENGAN METODE POLYMERASE CHAIN REACTION Sayekti, Fitria Diniah Janah; Lestari, Mastuti Widi; Sitohang, Dahlan
Journal of Nursing and Health Vol. 10 No. 2 (2025): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ginjal berperan dalam menjaga homeostatis cara membuang kelebihan H2O dan elektrolit melalui urin. Sistem saluran urin dari individu sehat normalnya steril. Adanya bakteri dalam sedimen urin menandakan terjadinya kontaminasi atau adanya infeksi saluran kemih. Keberadaan mikroorganisme dalam urin dapat disebabkan juga oleh mikrorganisme yang masuk kedalam saluran kemih serta berkembang biak didalam saluran kemih tersebut. Penyebab patogen yang paling umum adalah bakteri Escherichia coli. Kemampuan Escherichia coli untuk menyebabkan infeksi saluran kemih yang berhubungan dengan faktor virulensi khususnya fimbrae tipe 1 dengan subunit adhesi (fimH). Gen FirmH merupakan bagian yang paling penting dalam patogenesis infeksi saluran kemih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberadaan gen FirmH E.coli pada sampel urin dengan metode polymerase chain reaction. Sampel urin diperoleh dari mahasiswa yang tidak mengalami gejala penyakit apapun. Isolasi DNA bakteri didapatkan dari sampel urin dan semua isolat DNA dapat tervisualisasi pada gel elektroforesis. Dari pemeriksaan amplifikasi PCR dapat diketahui bahwa terdapat gen fimH yang tervisualisasi pada 164 bp pada 9 sampel yang menjadi penanda keberadaan Escherichia coli dan 1 sampel yang negatif
DISLOKASI DAN KUALITAS HIDUP PADA PASIEN DENGAN TOTAL HIP ARTHROPLASTY: SCOPING REVIEW OF RANDOMIZED CONTROL TRIAL STUDY Wantonoro, Wantonoro; Harus, Sigit; Suandika, Made
Journal of Nursing and Health Vol. 10 No. 2 (2025): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Pasien lanjut usia (lansia) paska operasi patah tulang pinggul atau Total Hip Arthroplasty (THA) memiliki permasalahan yang menyebabkan proses penyembuhannya menjadi terganggu, seperti dislokasi pinggul yang pada umumnya terjadi dalam kurun tiga bulan pertama setelah operasi THA. Tujuan: untuk mengetahui kualitas hidup lansia yang mengalami dislokasi paska operasi patah tulang pinggul. Metode: scoping review menggunakan Preferred Reportung Items for Systematic review and Meta-Analyses (PRISMA Flowchart), dengan kriteria inclusi (1) Artikel dari tahun 2017-2024, (2) metode Randomize control trial (RCT), (3) Artikel tentang dislokasi dan kualitas hidup lansia operasi patah tulang pinggul. Hasil: Pencarian literatur telah mengidentifikasi 1534 artikel, 198 duplikat artikel yang dikeluarkan dan didapatkan 10 artikel RCT yang memenuhi kriteria untuk direview. Ditemukan dua tema utama yaitu; (1) Risiko dislokasi setelah operasi patah tulang pinggul Lansia; a) penyebab terjadinya dislokasi patah tulang pinggul setelah operasi; b) dislokasi berulang; 3) kualitas hidup pasien pasca operasi patah tulang pinggul. (2) Faktor yang terkait dengan pemulihan fungsional dislokasi patah tulang pinggul lansia; a) meningkatkan mobilitas; b) Terapi hemiarthoplasty; c) Pendekatan anterior mengurangi dislokasi dibandingkan pendekatan posterior. Kesimpulan: Dislokasi paska operasi patah tulang pinggul menyebabkan perburukan qualitas hidup lansia. Program pencegahan dislokasi paska operasi patah tulang pinggul menjadi hal yang penting dalam proses rehabilitasi pasien.
PERBEDAAN KADAR ZAT BESI SERUM BERDASARKAN STATUS KADAR TIMBAL DARAH PADA PEROKOK AKTIF Wimpy, Wimpy; Dwi Utami, Hesti
Journal of Nursing and Health Vol. 10 No. 2 (2025): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Exposure to lead (Pb) from cigarette smoke can interfere with iron (Fe) metabolism in the human body. Inhaled lead enters the bloodstream through the lungs and binds to erythrocytes, potentially affecting the absorption and distribution of iron. Active smokers are at risk of accumulating heavy metals such as lead, which over time may disrupt the balance of essential micronutrients, including iron. This study aims to analyze the difference in serum iron levels based on blood lead status among active smokers. This research used an analytical observational approach with a cross-sectional design. A total of 20 active smokers were selected using purposive sampling. Blood lead levels were measured using Inductively Coupled Plasma-Optical Emission Spectroscopy (ICP-OES), while serum iron levels were analyzed using the photometric method on a Cobas C111 device. The results showed that 35% of respondents had blood lead levels exceeding the CDC (Centers for Disease Control and Prevention) threshold of >3,5 µg/dL. Additionally, 15% of respondents had serum iron levels below the normal range, and 10% had levels above the normal reference according to the World Health Organization (WHO). The Independent Samples T-Test revealed a p-value of 0,975 (p > 0,05), indicating no significant difference in serum iron levels between groups with normal and elevated blood lead levels. The mean difference in serum iron between groups was only 0,42 µg/dL, with a 95% confidence interval that was wide and included zero.
ANALISIS KADAR RETIKULOSIT BERDASARKAN KATEGORI KADAR TIMBAL DARAH PADA PEROKOK AKTIF Safira, lLaurentia Filda; Wimpy, Wimpy
Journal of Nursing and Health Vol. 10 No. 2 (2025): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract