cover
Contact Name
Kuntoro
Contact Email
metafora@ump.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
metafora@ump.ac.id
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan, PO BOX 202, Purwokerto 53182 Kembaran, Banyumas, Jawa Tengah, Indonesia
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Metafora: Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra
ISSN : 24072400     EISSN : 27766020     DOI : http://dx.doi.org/10.30595/metafora
Core Subject : Education,
Metafora: Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra menyediakan forum untuk menerbitkan artikel dan laporan penelitian yang berfokus pada bidang: 1. Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia 2. Kajian Linguistik Bahasa Indonesia 3. Kajian Sastra Indonesia
Articles 171 Documents
ANALISIS TINDAK TUTUR LOKUSI DALAM AKUN TWITTER FIERSA BESARI Annisa Tetty Maharani; Asep Purwo Yudi Utomo
Metafora: Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Vol 6, No 1 (2020): METAFORA
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/mtf.v6i1.7819

Abstract

Abstrak: Tindak tutur merupakan hal yang selalu hadir dalam proses berkomunikasi. Dewasa ini, berbagai informasi, ide, dan karya dapat ditemukan pada media sosial. Media sosial menghasilkan sebuah wadah pengguna untuk melaksanakan kegiatan interaksi sosial seperti berbagi, berkomunikasi, bekerjasama, dan bermain. Hal tersebut memungkinkan siapa saja untuk berkomunikasi tanpa batas sehingga bisa dimanfaatkan untuk berkomunikasi dengan artis idola termasuk penulis dan penyanyi, Fiersa Besari yang mempunyai 4,4 juta pengikut di media sosial Twitter. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan bentuk tindak tutur lokusi twit pada akun twitter Fiersa Besari. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini yaitu twit pada akun Fiersa Besari di bulan Maret hingga April. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode dokumentasi. Hasil penelitian ini ditemukan 23 data dalam akun twitter Fiersa Besari berupa tindak tutur lokusi. Tindak tutur lokusi pada akun twitter Fiersa Besari bersifat menyatakan atau mengatakan suatu hal. Tindak tutur lokusi digunakan sebagai wadah untuk menunjukkan hal yang penutur ingin bagikan kepada para pengikutnya di Twitter mulai dari rasa syukur, kesenangan, kesedihan, keluh kesah, dan penegasan. Dari penelitian ini diharapkan dapat mengembangkan bidang ilmu pragmatik dan masyarakat dapat memahami makna dalam tindak tutur lokusi yang akan berguna dengan referensi dalam kehidupan. Kata kunci: tindak tutur, lokusi, pragmatik, media sosial, twitter
ANALISIS BUTIR SOAL UJIAN MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA SEKOLAH DASAR TAHUN PELAJARAN 20013/2014 DI KABUPATEN PURBALINGGA Dwi Haryanto
Metafora: Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Vol 1, No 2 (2015): METAFORA
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/mtf.v1i2.275

Abstract

Abstrak: Ujian Sekolah Dasar sebagai salah satu penilaian yang berfungsi untuk (1) pemetaan mutu satuan pendidikan, (2) dasar seleksi masuk jenjang pendidikan berikutnya, (3) penentuan kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan, dan (4) dasar pembinaan dan pemberian bantuan kepada satuan pendidikan dalam upayanya meningkatkan mutu satuan pendidikan harus memenuhi kriteria sebagai instrumen penilaian (tes) yang bermutu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas/ mutu butir soal ujian sekolah secara empiris ditinjau dari kesahihan/ validitas, ketepercayaan/ reliabilitas, tingkat kesulitan, daya pembeda dan efektifitas butir pengecoh (distraktor). Data penelitian dikumpulkan melalui teknik dokumentari, yaitu dengan menggunakan lembar jawab ujian yang telah ada. Analisis datanya dengan menggunakan statistik deskriptif dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa butir yang memenuhi criteria validitas sebanyak 47%, tingkat kesulitan soal 38%, daya beda 42%, dan efektifitas butir pengecoh 94% serta tingkat reliabilitas memenuhi persyaratan. Dari penggabungan keseluruhan kriteria tersebut, diketahui ada 14 butir soal atau 28% memenuhi semua kriteria yang ditetapkan (layak) dan 36 butir soal atau 72% tidak memenuhi satu atau lebih kriteria sehingga dinyatakan tidak layak. Secara keseluruhan soal ujian sekolah tersebut kualitasnya masih rendah sehingga masih perlu diperbaiki untuk menjadi soal ujian. Kata kunci: analisis butir soal, ujian, Sekolah Dasar, bahasa Indonesia
ANALISIS KESALAHAN KALIMAT DALAM ARTIKEL JURNAL PENDIDIKAN DAN KEGURUAN 2014 PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS TERBUKA Siska Mariyana
Metafora: Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Vol 5, No 2 (2019): METAFORA
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/mtf.v5i2.5079

Abstract

Abstrak: Masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah kesalahan kebahasaan, khususnya dalam bidang kalimat pada artikel Jurnal Pendidikan dan Keguruan 2014 Program Pascasarjana Universitas Terbuka. Kesalahan kalimat dianalisis berdasarkan struktur dan isi kalimatnya. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kesalahan kalimat dalam Jurnal Akuntansi dan Keuangan 2014 Universitas Kristen Petra. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Data penelitian ini adalah kalimat-kalimat yang berisi kesalahan penggunaan kebahasaan berupa kesalahan kalimat dalam artikel jurnal. Sumber data penelitian ini yaitu Jurnal Pendidikan dan Keguruan 2014 Program Pascasarjana Universitas Terbuka. Hasil analisis data menunjukkan bahwa dalam Jurnal Pendidikan dan Keguruan 2014 Program Pascasarjana Universitas Terbuka terdapat kesalahan kalimat. Kesalahan kalimat yang terkumpul meliputi kesalahan struktur kalimat dan kesalahan penggunaan konjungsi. Kesalahan struktur kalimat yaitu, (a) tidak adanya unsur subjek, dan (b) tidak adanya unsur subjek dan unsur predikat. Kesalahan dalam penggunaan konjungsi yaitu (a) kesalahan penggunaan konjungsi koordinatif, dan (b) kesalahan konjungsi antarkalimat. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kesalahan kalimat masih sering ditemukan. Berdasarkan hasil penelitian ini, peneliti menyampaikan beberapa saran yang ditujukan kepada (a) kaum akademisi, (b) perguruan tinggi, dan (c) peneliti lain. Pertama, kaum akademisi harus memahami pentingnya penggunaan kebahasaan yang tepat dalam penulisan artikel. Kedua, perguruan tinggi harus memperhatikan kualitas jurnal yang diterbitkan. Ketiga, peneliti lain dapat melakukan penelitian terhadap kesalahan kebahasaan pada objek penelitian yang berbeda.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS PUISI PADA SISWA SEKOLAH DASAR Daryanto, Daryanto
Metafora: Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Vol 2, No 2 (2016): METAFORA
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/mtf.v2i2.160

Abstract

Abstrak: Pembelajaran kontekstual merupakan strategi yang diarahkan kepada upaya membantu atau menginspirasi siswa melalui proses pengaitan suatu standar kompetensi dengan situasi dunia nyata. Proses yang dapat dikembangkan adalah melalui dorongan kea rah perkembangan pengalaman baru dengan cara memadukan antara pengetahuan dengan penerapan di dalam kehidupan siswa. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui efektivitas penggunaan model kontekstual dalam meningkatkan kemampuan menulis puisi pada siswa kelas 5 SD Negeri I Kedungmenjangan Purbalingga. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan lokasi penelitian SD Negeri I Kedungmenjangan dengan jumlah sampel 32 siswa kelompok eksperimen dan 30 siswa kelompok kontrol. Analisis data penelitian menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran kontekstual efektif dalam meningkatkan kemampuan menulis puisi (t hitung = 17,566 > t tabel 1,696). Model pembelajaran kontekstual lebih efektif dibandingkan dengan model konvensional dalam meningkatkan kemampuan menulis puisi (t hitung = 9,528 > t tabel = 1,671). Rata-rata peningkatan nilai kelompok eksperimen yang menggunaan model pembelajaran kontekstual sebesar 22,66, sedangkan rata-rata kenaikan nilai kelompok kontrol dengan konvensional sebesar 7,13.Kesimpulan penelitian ini adalah model kontekstual efektif dalam pembelajaran menulis puisi pada siswa kelas 5 SD Negeri I Kedungmenjangan Purbalingga. Saran peneliti adalah guru sebaiknya menggunakan model kontekstual dalam kegiatan pembelajaran menulis puisi. Kata kunci: model kontekstual, kemampuan menulis puisi
ANALISIS KOHESI GRAMATIKAL DALAM CERPEN LELUCON PARA KORUPTOR KARYA AGUS NOOR Gita Ananda
Metafora: Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Vol 5, No 1 (2018): METAFORA
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/mtf.v5i1.5025

Abstract

Abstrak: Guru sebagai pendidik pada jenjang satuan pendidikan anak usia dini, dasar,dan menengah memiliki peran yang sangat penting dalam menentukan keberhasilan peserta didik sehingga menjadi determinan peningkatan kualitas pendidikan di sekolah. Peran penting seorang guru perlu diimbangi dengan kompetensi guru. Hasil UKG pada tahun 2015 menunjukkan nilai rata-rata nasional yang dicapai adalah 56,69. Pemerintah melalui Kemendikbud dalam rencana strategis tahun 2015-2019 kompetensi guru diharapkan terus meningkat hingga mencapai nilai 80 pada tahun 2019. Untuk itu Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan mengembangkan program peningkatan kompetensi guru berdasarkan hasil UKG 2015 yang disebut dengan program Guru Pembelajar dengan menggunakan salah satu moda yaitu moda daring. Selama 3 tahun pelaksanaan program guru pembelajar melalui moda daring didapatka hasil yang sangat signifikan. Kompetensi guru meningkat mulai 22.08 sampai 25.26 pada jenjang guru TK hingga guru SMK.
Analisis Wacana Persuasif Untuk Memotivasi Diri Dalam Poster Covid-19 Pembelajaran Daring Siswa Kelas 6 Al Mujib SD Al Irsyad Al Islamiyyah 02 Purwokerto Sulistriyani Sulistriyani; Kuntoro Kuntoro
Metafora: Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Vol 7, No 1 (2020): METAFORA
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/mtf.v7i1.9744

Abstract

Penelitian yang berjudul “Analisis Wacana Persuasif untuk Memotivasi Diri dalam Poster Covid-19 Pembelajaran Daring Siswa Kelas 6 Al Mujiib SD Al Irsyad Al Islamiyyah 02 Purwokerto” bertujuan untuk mendiskripsikan unsur poster, fungsi/kegunaan poster, dan wujud komponen motivasi dalam poster covid-19 karya siswa kelas 6 Al Mujib SD Al Irsyad Al Islamiyyah 02 Purwokerto. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif  kualitaif. Data dalam penelitian ini adalah wacana persuasif yang terdapat pada poster covid-19 karya siswa kelas 6 Al Mujiib SD Al Irsyad Al Islamiyyah 02 Purwokerto. Wacana tersebut merupakan transkripsi poster siswa kelas 6 Al Mujib yang berperan menangani covid-19. Tahap yang digunakan dalam penelitian mencakup tiga tahap yaitu (1) penyediaan data, (2) analisis data, dan (3) penyajian hasil analisis data. Data disajikan secara informal, yaitu dengan perumusan kata-kata biasa. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan peneliti menyimpulkan bahwa: pada poster covid-19 pembelajaran daring kelas 6 Al Mujiib SD Al Irsyad Al Islamiyyah 02 Purwokerto terdapat unsur poster berupa satuan bahasa dan elemen visual poster. Fungsi/kegunaan poster dari 26 karya siswa terdapat fungsi motivasi sebanyak 22, peringatan sebanyak 21, dan pengalaman kreatif siswa sebanyak 26. Wujud komponen motivasi diri seluruh karya menunjukan menggerakan, dalam hal ini motivasi menimbulkan kekuatan pada individu, membawa seseorang untuk bertindak dengan cara tertentu. Komponen motivasi mengarahkan yang berarti motivasi mengarahkan tingkah laku dengan menyediakan suatu orientasi tujuan tertentu sebanyak 80 teks. Komponen motivasi menopang digunakan untuk menjaga dan menopang tingkah laku, lingkungan sekitar harus menguatkan intensitas dan arah dorongan-dorongan dan kekuatan-kekuatan individu sebanyak 25 teks.
UPAYA MENINGKATKNAN KEMAMPUAN MEMBACAKAN TEKS BERITA MENGGUNAKAN MEDIA KARTU PRESENTER BAGI SISWA KELAS VIII D SMP NEGERI 1 PATIKRAJA SEMESTER 2 TAHUN 2014/2015 Zuhriyah Nurul Qolbiyah
Metafora: Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Vol 2, No 1 (2015): METAFORA
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/mtf.v2i1.297

Abstract

Abstrak: Kemampuan membacakan teks berita siswa kelas VIII D SMP Negeri 1 Patikraja pada semester genap tahun pelajaran 2014/2015 dinyatakan masih rendah. Dalam kegiatan pembelajaran membacakan teks berita tersebut sebagian besar siswa mengalami kesulitan dan kendala psikologis yakni rasa malu, khawatir, dan kurang percaya diri saat membacakan teks berita di depan kelas. Kebanyakan siswa merasa bingung dengan berita yang akan dibawakannya karena mereka kurang menguasai isi berita yang telah dibacanya serta khawatir tidak dapat membacakan beritanya dengan baik. Berdasarkan kondisi tersebut perlu diupayakan solusinya. Penulis memilih media pembelajaran kartu presenter agar siswa dapat membacakan teks berita dengan baik dari awal hingga akhir sesuai dengan isi berita yang dibacanya tanpa rasa malu, khawatir dan kurang percaya diri. Media pembelajaran kartu presenter merupakan alat bantu yang sangat mudah untuk membacakan teks berita.Dengan menggunakan media tersebut kesulitan dan kendala psikologis dapat teratasi serta hasil belajarpun lebih baik. Kemampuan membacakan teks berita menjadi meningkat. Hal ini terbuktibahwa nilai rata-rata kelas meningkat dari 68 menjadi 80. Persentase ketuntasan klasikal juga meningkat dari 70,58% menjadi 94,11%. Kata kunci : membacakan teks berita, kartu presenter
BAHAN AJAR MEMBACA CERITA RAKYAT BERMUATAN PENDIDIKAN KARAKTER UNTUK MEMBANGUN BUDAYA LITERASI KRITIS BAGI MAHASISWA PRODI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA UNIVERSITAS ISLAM SULTAN AGUNG Evi Chamalah; Agus Nuryatin; Suminto A. Sayuti; Ida Zulaeha
Metafora: Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Vol 6, No 1 (2020): METAFORA
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/mtf.v6i1.7825

Abstract

Abstrak: Bahan ajar membaca cerita rakyat yang digunakan mahasiswa program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Islam Sultan Agung, belum bermuatan pendidikan karakter dan budaya literasi kritis, oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kebutuhan bahan ajar membaca cerita rakyat bermuatan pendidikan karakter untuk membangun budaya literasi kritis bagi mahasiswa. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan instrumen penelitian berupa angket dan wawancara yang diberikan kepada mahasiswa Program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Islam Sultan Agung yang telah menempuh mata kuliah Membaca Estetik. Hasil penelitian ini yaitu berupa deskripsi kebutuhan bahan ajar membaca cerita rakyat bermuatan pendidikan karakter untuk membangun budaya literasi kritis bagi mahasiswa yang sesuai dengan standar kelayakan bahan ajar yang meliputi (1) aspek pembelajaran membaca cerita rakyat, (2) aspek kebutuhan bahan ajar membaca cerita rakyat, (3) aspek kebutuhan isi materi ajar, (4) aspek penyajian materi ajar, (5) aspek kebutuhan muatan nilai pendidikan karakter dalam materi ajar membaca cerita rakyat, (6) aspek kebutuhan penyajian materi ajar membaca cerita rakyat, (7) aspek kebutuhan kebahasaan dan ilustrasi pendukung materi ajar membaca cerita rakyat, (8) aspek kebutuhan fisik/kegrafikan materi ajar membaca cerita rakyat. Kata kunci: bahan ajar, membaca, cerita rakyat, pendidikan karakter, literasi kritis
Pemanfaatan Media Sosial Facebook Untuk Media Pembelajaran Bahasa Indonesia Mayasari Sasmito
Metafora: Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Vol 1, No 2 (2015): METAFORA
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/mtf.v1i2.280

Abstract

Abstrak: Inovasi pembelajaran bahasa Indonesia sangat perlu dilakukan agar pembelajaran tidak membosankan. Salah satunya dengan menggunakan facebook. Facebook adalah salah satu media sosial yang memiliki fitur-fitur aplikasi yang digunakan untuk berkomunikasi dengan pengguna lainnya, mulai dari pendidikan, bisnis, dan entertaiment. Banyak kegiatan kehidupan yang dikembangkan di situs jejaring sosial ini. Dengan facebook guru bisa berperan aktif dengan cara membuat grup yang berhubungan dengan mata pelajaran bahasa Indonesia. Dengan facebook pula guru dapat bersosialisasi dengan peserta didik tentang berbagai materi pelajaran bahasa Indonesia. Selain itu, dengan facebook guru bisa berbagi (sharing) materi, baik itu berupa link, gambar dan video. Hal ini untuk menambah bahan ajar. Ruang konsultasi dan ringkasan materi pada note, dapat dijadikan media latihan/ evaluasi dengan cara siswa menjawab latihan atau quiz yang diberikan oleh guru di facebook. Kata kunci: inovasi, pembelajaran, facebook
KAJIAN PRAANGGAPAN PADA TOKOH UTAMA DALAM FILM HABIBIE DAN AINUN KARYA FAOZAN RIZAL Ervina Khoerowati
Metafora: Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Vol 6, No 2 (2019): METAFORA
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/mtf.v6i2.7803

Abstract

Abstrak: Judul penelitian ini adalah “Kajian Praanggapan Tokoh Utama dalam Film Habibie dan Ainun Karya Faozan Rizal”. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan praanggapan pada tokoh utama dalam film Habibie dan Ainun karya Faozan Rizal dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah file film Habibie dan Ainun karya Faozan Rizal. Data yang digunakan yaitu tuturan tokoh utama dalam film tersebut yang mengandung praanggapan. Untuk mengetahui prosedur penyediaan data yang pertama kali dilakukan dengan menggunakan metode simak. Kemudian dilanjutkan dengan menggunakan teknik lanjutan berupa teknik bebas libat cakap dan teknik catat. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode padan pragmatis dengan menggunakan metode dasar yaitu dengan teknik pilah unsur penentu. Penelitian yang telah dilakukan pada praanggapan tokoh utama dalam film Habibie dan Ainun karya Faozan Rizal menghasilkan (1) bentuk-bentuk praanggapan yang berupa praanggapan semantik dan praanggapan pragmatik, dan (2) macam-macam praanggapan yang meliputi 11 jenis praanggapan, yaitu (a) praanggapan yang menjelaskan gambaran yang ditentukan, (b) kata verba yang mengandung kenyataan (faktive), (c) kata verba implikatur, (d) kata verbal yang mengganti keadaan, (e) pengulangan, (f) kata waktu, (g) kalimat yang ada topik atau fokusnya, (h) kata bandingan, (i) aposisi renggang, (j) kondisional yang berlawanan, dan (k) praanggapan pertanyaan. Dari 55 adegan pada film Habibie dan Ainun yang diteliti terdapat 151 tuturan yang mengandung praanggapan masing-masing diantaranya 2 tuturan praanggapan yang menjelaskan gambaran yang ditentukan, 51 tuturan praanggapan kata verba yang mengandung kenyataan (faktive), 5 tuturan praang¬gapan berdasarkan kata verba implikatur, 18 tuturan praanggapan berdasarkan kata verbal yang mengganti keadaan, 6 tuturan praanggapan pengulangan, 4 tuturan praanggapan kata waktu, 5 tuturan praanggapan berdasarkan kalimat yang ada topik atau fokusnya, 3 tuturan praanggapan kata bandingan, 9 tuturan praanggapan berdasarkan apposisi renggang, 16 praanggapan konditional yang berlawanan, dan 30 tuturan praanggapan pertanyaan. Kata kunci: pragmatik, praanggapan, film Habibie dan Ainun

Page 2 of 18 | Total Record : 171