cover
Contact Name
Kuntoro
Contact Email
metafora@ump.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
metafora@ump.ac.id
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan, PO BOX 202, Purwokerto 53182 Kembaran, Banyumas, Jawa Tengah, Indonesia
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Metafora: Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra
ISSN : 24072400     EISSN : 27766020     DOI : http://dx.doi.org/10.30595/metafora
Core Subject : Education,
Metafora: Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra menyediakan forum untuk menerbitkan artikel dan laporan penelitian yang berfokus pada bidang: 1. Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia 2. Kajian Linguistik Bahasa Indonesia 3. Kajian Sastra Indonesia
Articles 171 Documents
PENGARUH IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBACA DAN MENULIS PESERTA DIDIK Soekristianti Edi Siswati
Metafora: Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Vol 2, No 2 (2016): METAFORA
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/mtf.v2i2.165

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh implementasi pembelajaran berbasis masalah terhadap keterampilan membaca dan menulis peserta didik. Populasi ini adalah peserta didik kelas XI Akuntansi SMK Negeri 1 Purwokerto berjumlah 110 orang. Penentuan sampel menggunakan teknik random sampling. Random sampling di sini digunakan untuk memilih kelompok kontrol dan kelompok eksperimen, yang menghasilkan kelas XI Akuntansi 2 sebagai kelompok kontrol dan kelas XI Akuntansi 1 sebagai kelompok eksperimen. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu, dengan desain non-equivalent grup pre-test-post-test design. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data adalah tes. Analisis data menggunakan metode statistik dengan uji normalitas, homogenitas dan uji paired t-test dan uji independen t test. Berdasarkan uji paired t tes analisis dengan taraf signifikasi ᾳ= 0,025, diketahui implementasi pembelajaran berbasis masalah memiliki efektivitas dalam peningkatan nilai rata-rata kelas pada keterampilan membaca, terbukti dari hasil t hitung (2,732) > t tabel (2,048) dan selisih nilai rata-rata post-test membaca kelompok eksperimen (81,89) dengan kelompok kontrol (81,03) sebesar 0,86. Sedangkan berdasarkan uji independent sampel t-test dengan taraf signifikasi α = 0,025, t hitung 0,147 < t tabel (2,048) memberi arti bahwa implementasi pembelajaran berbasis masalah tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan hasil belajar membaca. Berdasarkan uji paired t-test dengan taraf signifikasi α = 0,025, diketahui implementasi pembelajaran berbasis masalah memiliki efektivitas dalam peningkatan nilai rata-rata kelas pada keterampilan menulis, terbukti dari hasil uji paired t-test hitung (15,573) > t tabel (2,048) dan selisih nilai rata-rata post-test menulis kelompok eksperimen (87,069) dengan kelompok kontrol (84,8276) sebesar 2,2414. Sedangkan berdasarkan uji independent sampel t-test dengan taraf signifikasi α = 0,025,t hitung 1,346 < t tabel (2,048) memberi arti bahwa implementasi pembelajaran berbasis masalah tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan hasil belajar menulis. Kata kunci: pembelajaran berbasis masalah, keterampilan membaca, dan keterampilan menulis.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN MIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN SISWA DALAM MEMBUAT CERPEN DI SMA NEGERI AJIBARANG Eka Nur Fajriyah
Metafora: Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Vol 5, No 2 (2019): METAFORA
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/mtf.v5i2.5075

Abstract

Abstrak: Salah satu aspek keterampilan berbahasa ialah menulis. Dalam kegiatan menulis, seseorang yang memiliki alur berpikir yang runtut dan logis akan menciptakan hasil tulisan yang baik, menarik, dan sistematis. Masalah utama dalam artikel ini adalah siswa kesulitan menemukan ide dalam menulis terutama dalam mengembangkan cerpen. Minat siswa terhadap kegiatan menulis cerpen ini nampaknya kurang disukai karena memang membutuhkan banyak inspirasi. Selain itu, menumbuhkan minat siswa terhadap karya sastra masih sangat diperlukan. Model“Mind Mapping” ini dapat diimplementasikan dalam keterampilan membuat cerita pendek berdasar pengalaman yang pernah terjadi. Strategi yang menggunakan gambar atau bagan ini lebih mudah digunakan untuk menjadi kerangka sebelum membuat cerpen. Melalui model“Mind Mapping”, siswa dapat dengan mudah berkreatifitas dan mengembangkan pengalaman yang pernah terjadi dalam bentuk cerpen.
PERSEPSI DAN EKSPEKTASI GURU BAHASA INDONESIA SMP KABUPATEN BANYUMAS TERHADAP PERAN MGMP Sugiyanti Sugiyanti
Metafora: Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Vol 1, No 1 (2014): METAFORA
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/mtf.v1i1.156

Abstract

Abstrak: Jika kegiatan MGMP bagi guru Bahasa Indonesia dilaksanakan secara terus menerus dan terprogram maka diharapkan kemampuan profesional guru dalam melaksanakan tugas akan semakin meningkat yang pada akhirnya akan mencapai hasil yang maksimal dalam setiap pembelajaran khususnya dan kualitas pendidikan pada umumnya. Tujuan penelitian survei ini adalah untuk mengetahui persepsi dan ekspektasi para guru Bahasa Indonesia SMP Kabupaten Banyumas terhadap peran MGMP dalam meningkatkan profesionalisme. Data penelitian dihimpun melalui angket dan dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis secara induktif dan menggunakan statistik deskriptif. Hasilnya menunjukkan bahwa sebagian besar guru memiliki pandangan atau persepsi positif mengenai peran MGMP. Guru memandang MGMP memiliki peran yang sangat strategis karena menjadi salah satu forum ilmiah guru yang memberikan kesempatan bagi guru untuk mendapatkan dan menambah pengetahuan dalam rangka mengembangkan kompetensinya. Kegiatan MGMP yang dilakukan secara rutin dirasakan guru mampu mendorong kinerja guru. Guru memiliki harapan yang cukup tinggi terkait dengan optimalisasi peran MGMP, yaitu MGMP dapat menjadi jembatan komunikasi antara guru dengan pengambil kebijakan sehingga segala bentuk persoalan yang dihadapi oleh guru dapat terselesaikan dengan baik. Guru juga berharap MGMP dapat lebih intensif menyelenggarakan pelatihan bagi guru dalam rangka mengembangkan profesionalisme guru sehingga dapat menciptakan pembelajaran yang efektif dan hasil belajar siswa dapat lebih optimal. Kata kunci: persepsi, ekspektasi, peran MGMP.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MENULIS CERPEN BERBASIS PROYEK DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA MENULIS CERPEN Uji Lestari
Metafora: Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Vol 2, No 1 (2015): METAFORA
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/mtf.v2i1.306

Abstract

Abstrak: Terbatasnya sumber belajar untuk pembelajaran menulis cerita pendek (cerpen) di SMA melatarbelakangi peneliti untuk melakukan sebuah upaya mengembangkan bahan ajar. Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa bahan ajar (modul) Menulis Cerpen Berbasis Proyek dengan Pendekatan Kontekstual bagi siswa Kelas XII Semester 1, ditinjau dari aspek kelayakan isi materi, kebahasaan, penyajian, dan kegrafisan, untuk meningkatkan kemampuan siswa menulis cerpen. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R&D). Pengembangan bahan ajar (modul) dilakukan dengan mengacu pada model pengembangan Borg and Gall yang diadaptasi dari model pengembangan Puslitjaknov. Prosedur pengambangannya ada lima tahapan: 1) Tahap analisis produk yang akan dikembangkan. 2). Tahap mengembangkan produk awal yaitu tahap menyusun modul 3). Tahap validasi ahli dan revisi. 4). Tahap uji coba pada kelompok terbatas dan revisi produk 5). Tahap uji coba lapangan dan produk akhir. Uji coba produk dilakukan dengan eksperimen dengan desain penelitian Pretest-Posttest Non-Equivalent Control Group Design, untuk mengetahui kelayakan modul dengan mengubah skor hasil angket, konversi skala lima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul menulis cerpen untuk siswa SMA kelas XII sudah layak menurut respon ahli dan guru Bahasa Indonesia bahwa aspek: 1) kelayakan materi, skor 20 dan 18, kategori sangat baik, 2) kebahasaan skor 18 kategori sangat baik dan 14 kategori baik 3) penyajian skor 43 dan 40,5 kategori sangat baik, 4) kegrafisan skor 13 dan 13 kategori sangat baik. Respon ahli media terhadap desain skor 14 kategori sangat baik.Respon siswa terhadap modul pada kelompok terbatas maupun luas secara umum sangat baik.Respon siswa pada uji coba kelompok kecil aspek materi diperoleh skor 18,53, kebahasaan 18,97, penyajian 14,3 dan kegrafisan 13,78 maka secara umum respon siswa terhadap modul, kategori sangat baik. Respon kelas eksperimen terhadap kelayakan modul, aspek materi skor 18,41, kebahasaan 19,8, penyajian 14,38 maka, secara umum respon siswa terhadap modul sangat baik. uji t beda, diperoleh hasil t hitung = 2,917 taraf signifikan α = 0,05 diperoleh t table 1,667, maka t hitung (2,917) > t table (1,667), sehingga disimpulkan pembelajaran dengan modul lebih efektif daripada pembelajaran yang tidak menggunakan modul, serta dapat meningkatan kemampuan menulis cerpen siswa kelas eksperimen dengan peningkatan skor pascates 2,81, dan peningkatan persentase ketuntasan 47,22 %. Kata kunci: pengembangan, modul, menulis cerpen, berbasis proyek, pendekatan kontekstual.
Pembelajaran Menulis Teks Argumentasi Berbasis Strategi Role Audience Format Topic (RAFT) Berbantuan Media Video Peristiwa Aktual Pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Purwokerto Isnaeni Praptanti
Metafora: Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Vol 7, No 1 (2020): METAFORA
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/mtf.v7i1.9740

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh strategi pembelajaran Role Audience Format Topic (RAFT) berbantuan video aktual dalam meningkatkan kemampuan menulis teks argumentasi mahasiswa Fakultas Ekonomi program studi Manajemen Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Jenis penelitian adalah eksperimen dengan desain eksperimental yang digunakan adalah randomized pre-test- post control group design.  Ada dua kelompok dalam Penelitian ini yaitu satu kelompok eksperimen dan satu kelompok control kemudian masing-masing kelompok diberi perlakuan prates dan pascates. Penelitian dilaksanakan di kelas E pada semester genap tahun 2019/2020. Subjek berjumlah 32 mahasiswa terbagi dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Selama masa pembelajaran mahasiswa diberi pretest dan posttest dengan nilai rata-rata pretest kelompok eksperimen sebesar 58,32 dan kelompok kontrol 44,99. Sedangkan nilai rata-rata posttest kelompok eksperiment sebesar 87,49 dan kelompok kontrol 69,57.  Berdasarkan hasil uji t terlihat hasil t hitung 6.378 lebih dari t table 2.042. Hal ini menandakan bahwa ada perbedaan kemampuan mahasiswa dalam menulis teks argumentasi yang signifikan berdasarkan uji t. Penggunakan metode RAFT berbantuan video aktual efektif meningkatkan kemampuan menulis teks argumentasi.
STRATEGI PEMBELAJARAN KETERAMPILAN BERBICARA DALAM BAHASA INGGRIS SEBAGAI BAHASA ASING PADA MAHASISWA INDONESIA Sri Wahyuni; Elke Stracke
Metafora: Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Vol 2, No 1 (2015): METAFORA
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/mtf.v2i1.291

Abstract

Abstract. This study investigates language learning strategies for speaking skills used by Indonesian EFL tertiary students. Such strategies have an effect on language learning outcomes and they can be learnt. This implies that less successful learners can make use of the present study findings to improve their strategy use, which may increase learning outcomes. In addition, among Indonesian EFL students, speaking is still highly intimidating, and hence more attention on this language skill is required. The study addresses how students use strategies, and why they use them in specific ways. This paper draws on interviews and learning diaries for speaking skills obtained from students (N = 20) at Gajayana University of Malang in Indonesia. The study demonstrates that the students used strategies consciously, confidently, effortfully, or persistently. The motives why they used the strategies in such specific ways are the perceived usefulness or pleasure in using the strategies. Thus, this research supports previous findings regarding conscious and confident use of strategies, but, additionally, uncovers effortful and persistent use of strategies as important approaches on how students use strategies. The study also confirms usefulness as an important motive why students use strategies, and emphasizes, at the same time, the students’ pleasure in using strategies. The paper concludes by discussing implications for theory and practice. Keywords: language learning strategies, speaking skills, ways of using language learning strategies, motives of using language learning strategies
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN MENULIS DESKRIPTIF KELAS VIII Intan Idkhasyah Putri
Metafora: Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Vol 6, No 1 (2020): METAFORA
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/mtf.v6i1.7821

Abstract

Abstrak: Artikel ini bertujuan untuk mengungkap landasan ontologis, epistemologis dan aksiologis dalam artikel jurnal Pengembangan Multimedia Pembelajaran Menulis Deskriptif Kelas VIII. Multimedia yang dibahas dalam artikel jurnal ini merupakan sebuah media yang menekankan pada pemanfaatan beberapa media. Penelitian ini merupakan penelitian analisis konten inferensial. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah teknik dokumentasi, data dikumpulkan berupa dokumen. Teknik analisis data yang digunakan dalam analisis konten meliputi pengadaan data, pengurangan atau reduksi data, inferensi, dan analisis data. Validitas yang digunakan adalah validitas semantis. Reliabilitas yang digunakan adalah intrariter test-retest reliability. Kajian ontolgis dalam jurnal adalah ilmu yang membahas tentang hakikat sesuatu yang ada atau dapat dikatakan berwujud dan berlandaskan pada logika. Kajian ontologis yang dirumuskan dalam jurnal yang berjudul Pengembangan Multimedia Pembelajaran Menulis Deskriptif Kelas VIII adalah untuk meneliti sebuah pengembangan multimedia dengan pokok bahasan menulis deskriptif kelas VIII semester gasal SMP Negeri 4 Malang. Secara epistemologis, metode yang digunakan oleh penulis untuk mengetahui objek penelitiannya sudah sesuai. Langkah-langkah dalam proses pengembangan media telah dituliskan secara jelas dan terperinci karena setiap tahapan langkahnya dijelaskan oleh penulis. Landasan aksiologis yang terdapat dalam artikel jurnal adalah adanya nilai teknologi. Berdasarkan kenyataan tentang kemajuan teknologi yang ada, penulis menciptakan suatu multimedia yang bernilai positif. Nilai kemanusiaan muncul dalam pengembangan teknologi yang telah dilakukan penulis karena pengembangan teknologi dapat diterapkan dalam proses pembelajaran dan berfungsi untuk membantu siswa dan guru. Kata kunci: ontologis, epistemologis, aksiologi
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE LEARNING TEKNIK JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA SISWA KELAS IX F PADA SEMESTER GASAL TAHUN PELAJARAN 2013/2014 Ilyas Ilyas
Metafora: Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Vol 1, No 2 (2015): METAFORA
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/mtf.v1i2.276

Abstract

Abstrak: Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di IX F SMP Negeri 2 Pekuncen, bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa melalui penerapan model pembelajaran cooperative learning teknik jigsaw. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IX F SMP Negeri 2 Pekuncen. Fokus penelitian pada penerapan model pembelajaran cooperative learning teknik jigsaw. Pelaksanaan penelitian melibatkan guru Bahasa Indonesia yang lain sebagai kolaborator. Melalui data yang ada dan refleksi awal, prosedur penelitian tindakan kelas ini meliputi 1) perencanaan, 2) pelaksanaan tindakan, 3) observasi, dan 4) refleksi dalam setiap siklus. Data diperoleh melalui observasi, angket, wawancara, dan tes tertulis/kuis. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya meningkatkan keterampilan berbicara siswa, dan minat belajar bahasa Indonesia dapat dicapai dengan menerapkan model pembelajaran cooperative learning teknik jigsaw. Peningkatan pada siklus I ke siklus II ditunjukkan dengan adanya peningkatan aspek keaktifan siswa mengikuti pelajaran dari 80% menjadi 100%, aspek keberanian bertanya dari 63% menjadi 76.63%, aspek mengajukan pendapat dari 73% menjadi 83.3%, aspek menjawab pertanyaan dari 56.6% menjadi 66.6%, dan aspek bekerja sama dari 80% menjadi 93.3%. Peningkatan hasil belajar juga dibuktikan pada kemampuan siswa melengkapi isi laporan dari 86.66 menjadi 90, aspek pilihan kata dari 81.66 menjadi 8.66, aspek pelafalan dari 72.5 menjadi 76.6, aspek jeda dari 66.66 menjadi 72.5, dan aspek gerak/mimik dari 64.16 menjadi 65.8. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran cooperative learning teknik jigsaw dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa, dan meningkatkan partisipasi siswa belajar berbicara. Kata kunci: cooperative learning, jigsaw, keterampilan berbicara
PENGARUH PENGGUNAAN TEKNIK OUTBOND TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS PUISI BEBAS SISWA KELAS VB MI TARBIYATUL ATHFAL PRUWATAN KECAMATAN BUMIAYU KABUPATEN BREBES Yukhsan Wakhyudi
Metafora: Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Vol 5, No 2 (2019): METAFORA
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/mtf.v5i2.5080

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan teknik outbond terhadap keterampilan menulis puisi bebas siswa kelas VB MI Tarbiyatul Athfal Pruwatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen dan menggunakan one-group pretest-postest design. Teknik sampel yang digunakan adalah simple random sampling, dengan jumlah sampel sebanyak delapam belas responden. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis data statistik deskriptif dan statistik parametris dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif yang sangat kuat antara teknik outbond terhadap keterampilan menulis puisi bebas siswa kelas VB MI Tarbiyatul Athfal Pruwatan dengan persamaan regresi 7,006 + 0,945X. Nilai koefisien korelasi (r) adalah 0,826 dan besarnya pengaruh penggunaan teknik outbond terhadap keterampilan menulis puisi bebas siswa kelas VB MI Tarbiyatul Athfal Pruwatan adalah sebesar 68,2%, sedangkan sisanya sebesar 31,8% dipengaruhi oleh variabel lain di luar variabel teknik outbond.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS PUISI PADA SISWA SEKOLAH DASAR Darsiyam Darsiyam
Metafora: Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Vol 2, No 2 (2016): METAFORA
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/mtf.v2i2.161

Abstract

Abstrak: Pembelajaran kontekstual merupakan strategi yang diarahkan kepada upaya membantu atau menginspirasi siswa melalui proses pengaitan suatu standar kompetensi dengan situasi dunia nyata. Proses yang dapat dikembangkan adalah melalui dorongan kea rah perkembangan pengalaman baru dengan cara memadukan antara pengetahuan dengan penerapan di dalam kehidupan siswa. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui efektivitas penggunaan model kontekstual dalam meningkatkan kemampuan menulis puisi pada siswa kelas 5 SD Negeri I Kedungmenjangan Purbalingga. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan lokasi penelitian SD Negeri I Kedungmenjangan dengan jumlah sampel 32 siswa kelompok eksperimen dan 30 siswa kelompok kontrol. Analisis data penelitian menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran kontekstual efektif dalam meningkatkan kemampuan menulis puisi (t hitung = 17,566 > t tabel 1,696). Model pembelajaran kontekstual lebih efektif dibandingkan dengan model konvensional dalam meningkatkan kemampuan menulis puisi (t hitung = 9,528 > t tabel = 1,671). Rata-rata peningkatan nilai kelompok eksperimen yang menggunaan model pembelajaran kontekstual sebesar 22,66, sedangkan rata-rata kenaikan nilai kelompok kontrol dengan konvensional sebesar 7,13.Kesimpulan penelitian ini adalah model kontekstual efektif dalam pembelajaran menulis puisi pada siswa kelas 5 SD Negeri I Kedungmenjangan Purbalingga. Saran peneliti adalah guru sebaiknya menggunakan model kontekstual dalam kegiatan pembelajaran menulis puisi. Kata kunci: model kontekstual, kemampuan menulis puisi

Page 3 of 18 | Total Record : 171