cover
Contact Name
siswanto
Contact Email
siswanto@untidar.ac.id
Phone
+6281219744107
Journal Mail Official
ijnse@untidar.ac.id
Editorial Address
Jl. Kapten Suparman No. 39, Potrobangsan, Magelang Utara, Kota Magelang, Jawa Tengah 56116
Location
Kota magelang,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal of Natural Science Education
Published by Universitas Tidar
ISSN : 26218747     EISSN : 26218755     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Indonesian Journal of Natural Science Education is a science and science education journal. The scope of articles published in the Indonesian Journal of Natural Science Education is a study in articles in the fields of Science Education, Biology Education, Physics Education, Chemistry Education, Science Learning Technology, Environmental Sciences, Biology, Physics, and Chemistry.
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2020): November" : 9 Documents clear
PENERAPAN LITERASI SAINS DALAM PEMBELAJARAN IPA Nuryunita Dewantari; Suwito Singgih
Indonesian Journal of Natural Science Education Vol 3, No 2 (2020): November
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/nse.v3i2.1085

Abstract

Literasi sains merupakan pemahaman atas sains dan prosesnya serta aplikasinya dalam masyarakat, Literasi sains sangatlah diperlukan dalam dunia pendidikan sebagai upaya dalam meningkatkan sumber daya manusia (SDM) di Indonesia. Salah satu karakteristik dari orang yang memiliki literasi sains yaitu memiliki pemahaman tentang Nature of Science (NOS). Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah metode studi literatur, metode penelitian yang dilakukan tanpa turun ke lapangan dan bertemu responden secara langsung. Berdasarkan hasil penelitian yang dikaji menyebutkan bahwa pembelajaran yang berorientasi pada peserta didik mampu mengembangkan dan meningkatkan literasi sains peserta didik. Karena pada pembelajaran tersebut mampu memberikan pengalaman secara langsung, sehingga dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari dalam menyelesaikan suatu permasalahan. Salah satu model pembelajaran IPA yang dapat digunakan untuk mengembangkan literasi sains peserta didik yaitu pembelajaran berbasis inkuiri “inquiry-based life-cycle thinking project”. Integrasi secara eksplisit antara NOS dan inkuiri ilmiah mampu mengembangkan literasi sains, sehingga dalam proses pembelajaran dilakukan secara eksplisit.
KOMPARASI EDMODO, GOOGLE CLASSROOM DAN SCHOOLOGY SEBAGAI MEDIA PJJ ONLINE PADA MATA KULIAH FISIKA 1 Samuel Gideon
Indonesian Journal of Natural Science Education Vol 3, No 2 (2020): November
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/nse.v3i2.1066

Abstract

Hingga saat ini, beberapa wilayah telah menerapkan kebijakan pembelajaran jarak jauh (PJJ)  secara dalam jaringan (daring) atau diistilahkan dengan PJJ online. Learning management system (LMS) digunakan untuk membuat materi PJJ online berbasis web dan mengelola kegiatan pembelajaran serta hasil-hasilnya sehingga memudahkan peserta didik dalam proses PJJ online kapan pun dan di mana pun. Tujuan penelitian ini adalah mengimplementasikan LMS Edmodo, Google Classroom dan Schoology untuk PJJ online pada mata kuliah Fisika 1 sekaligus membandingkan performanya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan metode Qualitative Weight and Sum (QWS). Fitur-fitur utama yang dievaluasi adalah: (1) Alat komunikasi (dalam bentuk fitur Forum, Chat dan Kelas Sinkron); (2) Fitur materi pembelajaran; (3) Administrasi (dalam bentuk fitur Otorisasi Kelas serta Kehadiran; (4) Tugas online (dalam bentuk fitur Tugas dan Kuis); (5) Penilaian; dan (6) Kolaborasi. Secara keseluruhan, rekapitulasi hasil evaluasi QWS dari ketiga LMS menunjukkan bahwa Schoology mengakomodasi lebih banyak fitur-fitur yang dibutuhkan layaknya sebuah LMS dibandingkan dengan Edmodo dan Google Classroom. Oleh karena itu, jika diurutkan berdasarkan peringkat maka Schoology sebagai peringkat pertama, Google Classroom sebagai peringkat kedua dan Edmodo sebagai peringkat ketiga.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MONOPOLI BERBASIS KEARIFAN LOKAL PADA MATERI KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP DENGAN MODEL PEMBELAJARAN DEMONSTRASI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR hamidah hamidah
Indonesian Journal of Natural Science Education Vol 3, No 2 (2020): November
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/nse.v3i2.1197

Abstract

Media berfungsi untuk mengarahkan peserta didik mendapatkan berbagai pengalaman belajar. Pengalaman belajar tergantung pada interaksi peserta didik dengan media. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan keberhasilan mengembangkan media pembelajaran monopoli berbasis kearifan lokal dengan model pembelajaran demostrasi pada klasifikasi makhluk hidup. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model 4-D dan diuji pada 35 peserta didik kelas VII G SMPN 9 Banjarmasin. Validitas media monopoli dilihat berdasarkan hasil validasi oleh para ahli, kepraktisan dilihat berdasarkan respon peserta didik dan efektifitas dapat dilihat berdasarkan hasil tes pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validitas media monopoli memperoleh persentase 99,24% dengan kategori sangat valid. Kepraktisan media monopoli memperoleh rata-rata 3,91 dengan kategori praktis, dan efektivitas media monopoli diperoleh berdasarkan perhitungan N-Gain 0,63 dengan kategori sedang / efektif yang akan digunakan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan media monopoli berbasis kearifan lokal sesuai untuk digunakan dalam pembelajaran.
Analisis Kelayakan Modul Petunjuk Praktikum Anatomi dan Fisiologi Mahkluk Hidup Rina Rahayu; Riva Ismawati
Indonesian Journal of Natural Science Education Vol 3, No 2 (2020): November
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/nse.v3i2.1185

Abstract

Pendidikan sebagai salah satu media dalam pengembangan berbagai aspek kehidupan. Pembelajaran sebagai proses yang ada didalamnya haruslah mampu memberikan kegiatan yang bermakna. Artinya pembelajaran tersebut mampu mengasah berbagai kemampuan bahkan keterampilan dari mahasiswa. Banyak faktor yang mempengaruhi proses pembelajaran diantaranya yaitu ketersediaan modul sebagai penunjang dalam kegiatan atau proses pembelajaran dikelas. Modul dalam penelitian ini yaitu modul petunjuk praktikum anatomi dan fisiologi makhluk hidup sebagai salah satu modul yang sangat dibutuhkan dalam proses pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menguji kelayakan modul petunjuk praktikum anatomi dan fisiologi makhluk hidup. Jenis penelitian ini yaitu research and development yang dimodifikasi dalam tiga tahap yaitu tahapan penelitian dan pengumpulan informasi, tahap desain modul dan tahap pengembangan modul. Adapun teknik pengumpulan data yaitu dengan studi literatur. Hasil yang diperoleh nantinya akan diolah dengan analisis diskriptif melalui uji kelayakan oleh ahli materi maupun ahli media dari dosen pendidika biologi Universitas Tidar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk modul petunjuk anatomi dan fisiologi makhluk hidup layak untuk digunakan sebagai panduan dalam kegiatan praktikum dengan nilai 81%. Ini dilihat dari aspek yang ada dalam instrumen validasi diantaranya yaitu segi desain sampul modul, isi modul, bahasa, penyajian, kontekstual.
PANDANGAN GURU IPA TENTANG NATURE OF SCIENCE (NOS) DAN ARGUMENTASI ILMIAH SERTA KENDALA DALAM PENGAJARANNYA Sumi Sumarni; Dwi Aryanti; Siswanto Siswanto
Indonesian Journal of Natural Science Education Vol 3, No 2 (2020): November
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/nse.v3i2.1201

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui permasalahan-permasalahan terkait NOS dan argmentasi ilmiah, dalam pembelajaran IPA serta buku teks IPA yang digunakan guru dalam pembelajaran. Penilitian ini merupakan penelitin survey. Sampel yang digunakan yaitu guru IPA SMP yang tergabung dalam MGMP IPA Kota Magelang. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan wawancara. Penelitian dilakukan dalam 4 tahapan yaitu 1) penyusunan indikator serta pertanyaan kuesioner dan wawancara. 2) Penyebaran kuesioner kepada guru MGMP IPA Kota Magelang, 3) wawancara dengan ketua MGMP IPA kota Magelang, 4) Analisis data. Hasil dari penelitian ini ditemukan bahwa guru IPA di kota Magelang belum mengetahui apa itu NOS, perlu dilatihkan argumentasi ilmiah karena penyampaian argumentasi belum secara ilmiah, dimana masih terkait dengan kehidupan sehari-hari, Buku teks yang digunakan dalam pembelajaran IPA adalah buku IPA Kurikulum 2013 yang diterbitkan oleh Kemendikbud. Tantangan dalam mengajar IPA SMP yaitu dari pendidikan guru yang hanya lulusan salah satu disiplin ilmu IPA saja sedangkan topik IPA yang masih sulit dikuasai oleh peserta didik yaitu pada disiplin ilmu fisika, seperti topik kalor, mekanika, kelistrikan dan kemagnetan, serta pada disiplin ilmu biologi, seperti pewarisan sifat.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR IPA TERPADU BERWAWASAN LAHAN BASAH TERHADAP MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS VIID SMPN 6 BANJARBARU akhsanal huda
Indonesian Journal of Natural Science Education Vol 3, No 2 (2020): November
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/nse.v3i2.1112

Abstract

Penelitian ini termasuk jenis penelitian Research and Development (R&D) dimana menggunakan model pengembangan 4D. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : kevalidan, kepraktisan dan keefektivan bahan ajar IPA terpadu terhadap minat belajar peserta didik. Sampel uji coba dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VIID SMPN 6 Banjarbaru.Validasi dilakukan oleh tiga orang validator yaitu dua orang validasi akademis dan satu orang ahli.Kevalidan dapat dilihat berdasarkan hasil validasi, kepraktisan dapat dilihat berdasarkan respon peserta didik dan keefektivan dapat dilihat berdasarkan tes hasil belajar dan minat belajar. Hasil penelitian menunjukkan modul dianggap valid dengan rata-rata 3,23 kategori valid dan reliabelitas 0,66 kategori sedang, kepraktisan 3,30 dengan kategori sangat baik, dan keefektivan untuk tes hasil belajar dengan skor rata-rata N-gain sebesar 0,71 kategori tinggi sedangkan untuk rata-rata minat belajar sebesar 3,28 dengan kategori sangat baik. Hasil penelitian ini menunjukkan pengembangan bahan ajar IPA terpadu berwawasan lahan basah terhadap minat belajar peserta didik kelas VIID SMPN 6 Banjarbaru dinyatakan layak digunakan dalam pembelajaran IPA.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR IPA TERPADU BERWAWASAN KEARIFAN LOKAL LAHAN BASAH MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DI SMPN 8 BANJARMASIN syifa silmina
Indonesian Journal of Natural Science Education Vol 3, No 2 (2020): November
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/nse.v3i2.1187

Abstract

Penelitian ini berawal dari kebutuhan guru akan ketersediaan bahan ajar IPA terpadu berwawasan kearifan lokal lahan basah untuk kelas VIII yang mengacu pada Kurikulum 2013. Pokok bahasan getaran, gelombang, dan bunyi dalam kehidupan sehari-hari merupakan pokok bahasan IPA terpadu yang mempunyai keterkaitan dengan kearifan lokal lahan basah. Oleh sebab itu, dilakukan penelitian pengembangan bahan ajar IPA terpadu berwawasan kearifan lokal lahan basah menggunakan model pembelajaran berbasis masalah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) validitas bahan ajar, (2) keefektifan bahan ajar, dan (3) kepraktisan bahan ajar. Metode yang digunakan adalah metode pengembangan tipe Dick and Carey. Data diperoleh melalui lembar validasi bahan ajar, tes hasil belajar, dan angket respon peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) validitas bahan ajar yang dikembangkan sangat valid, (2) efektivitas bahan ajar berkategori efektif, dan (3) kepraktisan bahan ajar yang dikembangkan berdasarkan angket respon peserta didik berkategori praktis. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh simpulan bahwa bahan ajar IPA terpadu berwawasan kearifan lokal lahan basah menggunakan model pembelajaran berbasis masalah di SMPN 8 Banjarmasin layak digunakan dalam pembelajaran.
Pengembangan Bahan Ajar IPA Terpadu Berbasis Kearifan Lokal di Lahan Basah dengan Menggunakan Model Guided Inquiry di SMP noor aida
Indonesian Journal of Natural Science Education Vol 3, No 2 (2020): November
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/nse.v3i2.1188

Abstract

This research is motivated by the fact that the learning of natural science in general has not been related to contextual learning resources. One of the learning resources in the form of integrated natural science teaching materials is still not connected to the wetlands or local wisdom of the local community. Therefore, a local wisdom based integrated science teaching material development study was carried out on wetlands using the guided inquiry model. This study aims to determine the validity, practicality, effectiveness of teaching materials, and skills of science process of students. Included in the type of research and development using the Tessmer model. Students of class VII-E of SMP Negeri 15 Banjarmasin as a trial subject. Data is generated through sheets from validators, questionnaire responses from students, learning outcomes, and observation sheets of students' scientific process skills. Data were analyzed by quantitative and qualitative descriptive. The results of the study show that: (1) the validity of teaching materials is valid, (2) the practicality of teaching materials has practical criteria, (3) the effectiveness of teaching materials is effective, and (4) the science process skills of students are very good. Based on the results of the study, it was concluded that the integrated science based learning material based on local wisdom in wetlands using the guided inquiry model in junior high school was appropriate for use during the learning process.
PENGARUH PEMBELAJARAN IPA BERBASIS POTENSI LOKAL TERHADAP TINGKAT KEMANDIRIAN DAN HASIL BELAJAR MAHASISWA Nuryunita Dewantari; Suwito Singgih
Indonesian Journal of Natural Science Education Vol 3, No 2 (2020): November
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/nse.v3i2.1015

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran IPA berbasis potensi lokal terhadap kemandirian belajar mahasiswa dan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran IPA berbasis potensi lokal terhadap hasil belajar mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan metode pengumpulan data dengan tes tertulis berupa soal pretest dan posttest. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik analisis deskripsi dan inferensial. Subyek penelitian ini adalah mahasiswa tingkat 1 Program Studi Pendidikan IPA Universitas Tidar yang berjumlah 66 mahasiswa. Berdasarkan hasil analisis penilaian validator Lembar Kerja Mahasiswa yang disusun dinyatakan valid dengan rincian skor sebagai berikut, validator 1 yaitu 3, 21 (3,01 ≤ 3,21≤ 4,00) dengan kriteria valid dan validator 2 yaitu 4,12 (4,01 ≤ 4,12≤ 4,00) dengan kriteria sangat valid. Berdasarkan hasil rekapitulasi pretest, posttest dan gain score pada kelas kontrol diperoleh data yaitu nilai rata-rata pretest 38,78, nilai rata-rata posttest 78,84 dan gain score 0,57 (kategori sedang) sedangkan pada kelas eksperimen diperoleh nilai rata-rata pretest sebesar 46,60, nilai rata-rata posttest 86,67 dan gain score 0, 76 (kategori tinggi). Pada kelas eksperimen skor rata-rata pretest setelah dilakukan perhitungan dengan rumus diatas diperoleh skor rata-rata sebesar  0,72 dan  skor rata-rata posttest sebesar 0,73 sedangkan pada kelas kontrol skor rata-rata pretest adalah 0,71 dan rata-rata skor posttest adalah 0,91.Kata Kunci: Hasil Belajar, Kemandirian Belajar, Potensi Lokal.

Page 1 of 1 | Total Record : 9