cover
Contact Name
Ibnu Rusydi
Contact Email
ibnurusydi@dharmawangsa.ac.id
Phone
+6282362606572
Journal Mail Official
admin_syntax@dharmawangsa.ac.id
Editorial Address
Kampus I, Universitas Dharmawangsa, Jl. K.L Yos Sudarso No. 244 Medan, Sumatera Utara, Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Syntax: Journal of Software Engineering, Computer Science and Information Technology
ISSN : 27767027     EISSN : 27230538     DOI : DOI: https://doi.org/10.46576/syntax
Syntax: Journal of Software Engineering, Computer Science and Information Technology adalah Jurnal ilmiah yang dikelola dan diterbitkan oleh Program Studi Rekayasa Perangkat Lunak, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Dharmawangsa, Medan, Indonesia. Jurnal ini membahas tentang topik-topik yang berkenaan dengan bidang rekayasa perangkat lunak, ilmu komputer, sistem informasi, teknologi informasi dan komunikasi.
Articles 190 Documents
PENYELEKSIAN PENERIMAAN BERAS RASKIN MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS PADA NAGARI TALU Afni Nia Sari
Syntax : Journal of Software Engineering, Computer Science and Information Technology Vol 1, No 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/syntax.v1i1.647

Abstract

 Abstrak— Program penerimaan beras untuk keluarga miskin (Raskin) adalah program pemerintahan nasional yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Melalui program Raskin pemerintah memberikan bantuan kepada masyarakat untuk mendapatkan hak atas pangan. Menurut kantor Wali Nagari, ada 10 kriteria untuk menentukan keluarga penerima Raskin. Jika menggunakan cara manual sehingga pengolahan data memiliki kesulitan dalam penyimpanan atau pencarian arsip yang telah tersimpan. Sistem Penunjang Keputusan ( SPK ) adalah sistem yang mampu mengelola data dan memberikan solusi alternatif terbaik. Dalam penelitian ini menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk membantu pengambil keputusan terbaik dalam pengambilan keputusan atas permasalahan sasaran. Ada dua mekanisme yang digunakan dalam perhitungan AHP termasuk metode manual konvensional yang dapat melibatkan proses normalisasi, dan yang terkomputerisasi. Penelitian ini untuk mengeksplorasi perhitungan AHP baik dengan menggunakan aplikasi Manual dan Aplikasi yang akan dibuat, untuk mendapatkan pengambilan keputusan yang konsisten dengan tingkat ketidak konsistenan 0.Kata Kunci Raskin, SPK, AHP
PENGGUNAAN ALGORITMA VIGENERE CIPHER SEBAGAI KEAMANAN SISTEM PADA USAHA KECIL MENENGAH Alief Fathul Habibie; Fahmi Zahary; Muara Nataryda Lubis; Mardiah Nasution
Syntax : Journal of Software Engineering, Computer Science and Information Technology Vol 3, No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/syntax.v3i2.2721

Abstract

Abstrak— Perkembangan teknologi saat ini dan segala aktivitas manusia sangat bergantung pada kemajuan teknologi. Setiap aspek kehidupan modern diwujudkan secara digital. Hal ini berimplikasi pada pertumbuhan data dan informasi yang terus meningkat. Di Indonesia, kriptografi juga dikenal sebagai bagian dari pengkodean, yang secara bahasa mengacu pada seni melindungi data dan informasi dari pihak yang tidak diinginkan selama dalam perjalanan dan penyimpanan. Oleh karena itu, karena masalah keamanan dan kerahasiaan informasi sangat penting dalam suatu organisasi atau individu, maka diperlukan prosedur untuk menjaga dan melindungi kerahasiaan data informasi tersebut. Tentu saja, orang yang tidak berwenang tidak dapat melihat atau mengumpulkan informasi yang sangat penting ini. Badan Pusat Statistik membuat perbedaan sistematis tentang usaha rumah tangga , usaha bisnis kecil, menengah,  dan besar berdasarkan jumlah tenaga kerja yang ada didalamnya. Ada beberapa aplikasi kriptografi yang mungkin diterapkan dalam lingkungan Bisnis kecil menengah tersebut diantaranya sudah dapat diterapkan seperti mengenkripsi pada password, file, dan email.Kata Kunci: Keamanan, Kriptografi, Usaha Kecil Menengah, vigenere cipher.Abstract— Current technological developments and all human activities depend heavily on technological advances. Every aspect of modern life is realized digitally. This has implications for the growth of data and information that continues to increase. In Indonesia, cryptography is also known as part of coding, which linguistically refers to the art of protecting data and information from unwanted parties during transit and storage. Therefore, because the issue of security and confidentiality of information is very important in an organization or individual, procedures are needed to maintain and protect the confidentiality of the information data. Of course, non-masters cannot see or gather this vital information. The Central Statistics Agency makes systematic distinctions between household businesses, and small, medium, and large businesses based on the number of workers in them. There are several cryptographic applications that might be applied in this small and medium business environment, some of which can already be applied, such as encrypting passwords, files, and e-mails.Keywords - Security, Cryptography, Small and Medium Enterprises, vigenere cipher.
SEGMENTASI KEAKTIFAN MAHASISWA UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUMATERA UTARA DALAM KEGIATAN KAMPUS MENGGUNAKAN K-MEANS CLUSTERING Nazwa Aliya Muthmainnah Hasibuan; Dodyk Fahlome; Putri Salsa Nabila; Said Arrahman; Mhd. Furqan
Syntax : Journal of Software Engineering, Computer Science and Information Technology Vol 7, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/syntax.v7i1.8981

Abstract

Kegiatan kemahasiswaan berperan penting dalam pengembangan kompetensi mahasiswa, namun tingkat keaktifan pada berbagai aktivitas seperti organisasi, seminar, kepanitiaan, lomba, dan pengembangan diri menunjukkan variasi yang signifikan sehingga diperlukan pendekatan berbasis data untuk mengidentifikasi pola keterlibatan secara lebih objektif. Penelitian ini menerapkan K-Means Clustering pada data 100 responden mahasiswa UINSU yang diperoleh melalui Google Forms, melalui tahapan preprocessing, konversi skala ordinal, serta analisis menggunakan Python (Google Colab). Jumlah cluster optimal ditentukan menggunakan metode Elbow berbasis Within Cluster Sum of Squares (WCSS). Hasil penelitian menunjukkan terbentuk tiga cluster (k=3), yaitu C0 (30 mahasiswa) dengan karakteristik aktif organisasi dan kepanitiaan yang ditandai skor panitia 2.43 dan organisasi 1.63, C1 (38 mahasiswa) sebagai kelompok sangat aktif/multitalenta dengan dominasi pengembangan diri 2.03 dan lomba 1.76, serta C2 (32 mahasiswa) sebagai kelompok kurang aktif dengan skor terendah pada organisasi 0.31 dan lomba 0.47. Visualisasi PCA memperkuat pemisahan cluster yang terbentuk, sehingga menunjukkan bahwa K-Means efektif dalam mengungkap heterogenitas tingkat keaktifan mahasiswa dan dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan berbasis data dalam pengelolaan program kemahasiswaan.Kata Kunci— Kegiatan Kampus, Keaktifan Mahasiswa, Klasterisasi; K-Means, Segmentasi ABSTRACT Student activities play a crucial role in developing students’ competencies; however, participation levels in various activities—such as student organizations, seminars, event committees, competitions, and personal development—show significant variation, necessitating a data-driven approach to identify patterns of engagement more objectively. This study applied K-Means Clustering to data from 100 UINSU student respondents collected via Google Forms, through stages of preprocessing, ordinal scale conversion, and analysis using Python (Google Colab). The optimal number of clusters was determined using the Elbow method based on the Within Cluster Sum of Squares (WCSS). The results indicate the formation of three clusters (k=3): C0 (30 students) characterized by active involvement in organizations and committees, marked by a committee score of 2.43 and an organizational score of 1.63; C1 (38 students) as a highly active/multitalented group dominated by personal development (2.03) and competitions (1.76), and C2 (32 students) as a less active group with the lowest scores in organizational activities (0.31) and competitions (0.47). PCA visualization reinforces the separation of the formed clusters, indicating that K-Means is effective in revealing the heterogeneity of student activity levels and can serve as a basis for data-driven decision-making in the management of student programs. Keywords— Campus Activities, Clustering, K-Means, Segmentation, Student Activity 
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN UNTUK MEMILIH PESERTA PERWAKILAN DESA PADA LOMBA MUSABAQAH TILAWATIL QURAN (MTQ) TINGKAT KECAMATAN MENGGUNAKAN METODE MOORA kamil erwansyah; Hendryan Winata; Hendra Jaya
Syntax : Journal of Software Engineering, Computer Science and Information Technology Vol 2, No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/syntax.v2i1.1291

Abstract

Permasalahan ialah karena semua kepala desa diharuskan mengutus pesertanya yaitu terdiri dari tingkat anak anak dan semua kafilah di harapkan pesertanya hasil seleksi dari masing masing desanya, tidak hannya asal tunjuk untuk memenuhi permintaan panitia dan di himbau untuk mengirim peserta harus sesuai dengan desanya masing-masing tidak dianjurkan mengambil peserta dari desa lain. Karena tidak adanya perlombaan MTQ tingkat desa Dalu X B, oleh karena itu Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Desa cukup kesulitan untuk membuat keputusan peserta yang paling layak dan berkompeten untuk di kirim ke MTQ tingkat kecamatan.Oleh karena itu diperlukan sistem pendukung keputusan yaitu sistem informasi berbasis komputer yang dipakai untuk mendukung pengambilan keputusan dalam suatu organisasi atau perusahaan yang diharapkan dapat mempermudah dan membantu pihak Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Desa dalam membuat keputusan untuk memilih peserta MTQ tingkat kecamatan salah satu metode yang di gunakan adalah metode MOORA  (Multi Objective Optimization On the basis of Ratio Analysis) Metode MOORA  adalah  metode  yang  memiliki  perhitungan dengan  kalkulasi  yang  minimum  dan  sangat  sederhana. Metode  ini  memiliki  tingkat selektifitas  yang  baik  dalam menentukan  suatu  alternatif
ANALISIS PENINGKAT KINERJA MURNI WEDDING ORGANIZER MENGGUNAKAN DATA SCIENCE DAN SEO Sania Pratiwi; Yulia Agustina Dalimunthe; Halim Maulana
Syntax : Journal of Software Engineering, Computer Science and Information Technology Vol 4, No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/syntax.v4i1.2882

Abstract

Weding Organizer merupakan salah satu jasa yang menyediakan pelayanan dan informasi mengenai pernikahan  untuk membantu calon pengantin yang akan menikah dari mulai tahap perencanaan yang akan di digunakan sampai tahap pelaksanaan acara pernikahanMurni Weding Organizer merupakan suatu pelayanan jasa Weding Organizer yang ada di Medan dan pada usaha jasa pelayanan pernikahan ini mereka kurang dalam hal promosi karna hanya dari perorangan saja dan media sosial hal ini mengakibatkan penurunan pemesanan pada usaha Murni Weding Organizer Untuk meningkat kan kualitas dan juga agar usaha Murni Weding Organizer diketahui calon pengantin perlu dilakukan suatu analisis data yang baik dan juga benar sehingga dapat menghasilkan suatu informasi yang berguna untuk usaha mereka dan juga calon pengantin. Analisis data yang akan di gunakan menggunakan Data Science. Data Science adalah interdisiplin yang mengeksplorasi metode ilmiah dan bagaimana mengekstrak pengetahuan dan wawasan dari klan data dari berbagai sumber tidak hanya yang struktur tetapi juga unstrukstur 2. Dengan adanya website diGoogle Bisnis Murni Wedding Organizer  yang dibuat oleh penulis, penulis dapat membantu pemilik usaha jasa Murni Wedding Organizer untuk lebih baik lagi dalam menyebar luaskan informasi jasa pernikahan pada usaha Murni Wedding Organizer Kata Kunci : Wedding Organizer, Data Science, Seo
Sistem Pakar Diagnosis Penyakit Leukosit Menggunakan Metode Certainty Factor Rizki Irwansyah; Yani Maulita; Siswan Syahputra
Syntax : Journal of Software Engineering, Computer Science and Information Technology Vol 3, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/syntax.v3i1.2088

Abstract

  Abstrak: RSU Al Fuadi merupakan salah satu rumah sakit yang menangani penyakit leukosit, penyakit langka yang sering terjadi pada anak usia dini dan remaja, pada kasus leukosis dengan jumlah sel darah putih yang sangat ekstrim tinggi dapat menyebabkan darah sangat kental dan menyebabkan aliran darah menjadi tidak lancar. Kondisi seperti ini disebut sebagai sindrom hiperviskositas yang ditandai dengan stroke, gangguan penglihatan, sesak nafas, perdarahan pada selaput lendir di mulut, lambung, dan usus. Kondisi ini merupakan kasus gawat darurat yang mengancam nyawa. Oleh karena itu perlu adanya suatu sistem untuk mendiagnosa penyakit leukosit lebih awal, dengan gejala yang dialami oleh pasien dan dengan adanya sistem ini dapat dijadikan alternatif pemanfaatan teknologi yang dapat digunakan untuk mendeteksi penyakit leukosit sejak dini secara cepat, tepat, dan akurat, sehingga untuk kedepannya penanganan terhadap penderita penyakit leukosit bisa lebih cepat dan lebih banyak jiwa yang bisa diselamatkan Kata kunci: Sistem Pakar, Leukosit, Certainty Fector Abstract: Al Fuadi RSU is one of the hospitals that treats leukocyte disease, a rare disease that often occurs in early childhood and adolescents, in cases of leukosis with a very high white blood cell count, it can cause the blood to become very thick and cause blood flow to become not smooth. This condition is known as hyperviscosity syndrome which is characterized by stroke, visual disturbances, shortness of breath, bleeding in the mucous membranes in the mouth, stomach, and intestines. This condition is a life-threatening emergency. Therefore, it is necessary to have a system to diagnose leukocyte disease early, with the symptoms experienced by patients and with this system it can be used as an alternative to the use of technology that can be used to detect leukocyte disease early on quickly, precisely, and accurately, so that for the future handling of patients with leukocyte disease can be faster and more lives can be saved Keywords: Expert System, Leukocytes, Certainty Factor 
PENERAPAN ALGORITMA K-MEANS CLUSTERING UNTUK SEGMENTASI PENGGUNA DISCORD BERDASARKAN POLA PENGGUNAAN DAN TINGKAT KEPUASAN Dea Alya; Tiara Bela Harahap; Salsabila Mahfuza; Naina Nazwa Hasibuan; Mhd. Furqan
Syntax : Journal of Software Engineering, Computer Science and Information Technology Vol 7, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/syntax.v7i1.9019

Abstract

Abstrak—Discord merupakan platform komunikasi digital yang digunakan untuk berbagai kebutuhan seperti komunitas, hiburan, pembelajaran, dan komunikasi daring. Perbedaan pola penggunaan Discord menyebabkan munculnya karakteristik pengguna dan tingkat kepuasan yang berbeda sehingga diperlukan proses segmentasi pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan segmentasi pengguna Discord menggunakan metode K-Means Clustering berdasarkan pola penggunaan dan tingkat kepuasan pengguna. Dataset penelitian diperoleh melalui penyebaran kuesioner daring kepada 200 responden. Proses penelitian meliputi preprocessing data, pengujian reliabilitas menggunakan Cronbach Alpha, transformasi data, normalisasi menggunakan StandardScaler, penentuan jumlah cluster menggunakan Elbow Method, serta evaluasi model menggunakan Silhouette Score. Seluruh proses pengolahan data dilakukan menggunakan Google Colab berbasis Python. Hasil pengujian reliabilitas memperoleh nilai Cronbach Alpha sebesar 0,861 yang menunjukkan bahwa data penelitian memiliki tingkat konsistensi yang baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah cluster optimal diperoleh pada K=2 dengan nilai Silhouette Score sebesar 0,33. Hasil clustering berhasil membagi pengguna Discord ke dalam dua kelompok utama, yaitu kelompok pengguna aktif dengan frekuensi penggunaan, interaksi sosial, dan tingkat kepuasan yang tinggi serta kelompok pengguna moderat dengan frekuensi penggunaan dan tingkat kepuasan yang relatif lebih rendah. Visualisasi menggunakan Principal Component Analysis (PCA) menunjukkan persebaran cluster yang cukup baik.Kata Kunci— Discord, K-Means Clustering, Segmentasi Pengguna, Silhouette ScoreAbstract—Discord is a digital communication platform used for various purposes such as community activities, entertainment, learning, and online communication. Differences in Discord usage patterns lead to varying user characteristics and satisfaction levels, making user segmentation necessary. This study aims to segment Discord users using the K-Means Clustering method based on usage patterns and user satisfaction levels. The research dataset was obtained through an online questionnaire distributed to 200 Discord users. The research process included data preprocessing, reliability testing using Cronbach Alpha, data transformation, normalization using StandardScaler, determining the optimal number of clusters using the Elbow Method, and model evaluation using the Silhouette Score. All data processing was conducted using Python-based Google Colab. The reliability test obtained a Cronbach Alpha value of 0.861, indicating that the research data had good consistency. The results showed that the optimal number of clusters was obtained at K=2 with a Silhouette Score of 0.33. The clustering process successfully divided Discord users into two main groups, namely active users with high usage frequency, social interaction, and satisfaction levels, and moderate users with relatively lower usage frequency and satisfaction levels. Visualization using Principal Component Analysis (PCA) showed a fairly good distribution of the clusters.Keywords— Discord, K-Means Clustering, User Segmentation, Silhouette Score
IMPLEMENTASI METODE ANALYTIC HIERARCHY PROCESS (AHP) DALAM OPTIMALISASI PEMILIHAN PERANGKAT SERVER PADA CV WE SUKSES Enjellina Hasibuan; Feby Dwiyanti; Yuyun Dwi Lestari; Dharmawati Dharmawati
Syntax : Journal of Software Engineering, Computer Science and Information Technology Vol 7, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/syntax.v7i1.8927

Abstract

Pemilihan server yang tepat adalah keputusan serius yang menentukan kinerja aplikasi atau situs web. Pemilihan perangkat server merupakan keputusan yang sangat penting bagi infrastruktur TI perusahaan karena melibatkan investasi besar dan parameter teknis yang kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan metode Analytic Hierarchy Process (AHP) guna membantu pengambilan keputusan dalam memilih server terbaik dari beberapa alternatif. Metode penelitian menggunakan mixed method, yaitu dengan pendekatan kualitatif untuk menentukan kriteria dan pendekatan kuantitatif untuk menghitung bobot prioritas. Tahapan metode AHP meliputi penyusunan hierarki keputusan, perbandingan berpasangan antar kriteria, perhitungan bobot prioritas, serta pengujian konsistensi melalui Consistency Index (CI) dan Consistency Ratio (CR). Kriteria yang digunakan meliputi harga, spesifikasi teknis, garansi, dan reputasi merek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kriteria performa menjadi prioritas tertinggi, dan alternatif server A terpilih sebagai solusi optimal dengan nilai konsistensi CR<0.023. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa metode AHP mampu menghasilkan proses pengambilan keputusan yang lebih sistematis, objektif, dan transparan dalam pemilihan perangkat server.Kata Kunci— AHP, Sistem Pendukung Keputusan, Infrastruktur TI, Pemilihan Server.ABSTRACT Choosing the right server is a serious decision that determines the performance of an application or website. It is a critical decision for a company's IT infrastructure, as it involves significant investment and complex technical parameters. This research aims to implement the Analytic Hierarchy Process (AHP) method to assist in the decision-making process for choosing the best server from several alternatives. The research employed a mixed-method approach, consisting of a qualitative approach to identify and determine the decision criteria and a quantitative approach to calculate the priority weights. The AHP method involved several stages, namely the development of a decision hierarchy, pairwise comparisons among criteria, calculation of priority weights, and consistency testing using the Consistency Index (CI) and Consistency Ratio (CR). The criteria used include price, technical specifications, warranty, and brand reputation. The results indicate that the performance criterion holds the highest priority, and alternative server A was selected as the optimal solution with a consistency ratio CR < 0.023. The results of this reserach demonstrate that the AHP method is capable of providing a more systematic, objective, and transparent decision-making process in the selection of server hardware.Keywords— AHP, Decision Support System, IT infrastructure, Selecting server
TEKNIK PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM PEMBERIAN HADIAH DENGAN MCDM MENGGUNAKAN METODE VIKOR PADA PT. RAYA UTAMA TRAVEL Siti Yasifa Jamaiah; Haida Dafitri; Nur Wulan
Syntax : Journal of Software Engineering, Computer Science and Information Technology Vol 2, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/syntax.v2i2.1675

Abstract

PT Raya Utama Travel merupakan usaha jasa pemesanan tiket pesawat dan menawarkan promosi liburan dengan harga terjangkau ataupun liburan dengan santai tanpa memikirkan biaya lebih. Perusahan travel memiliki menargetkan  pelanggan banyak dan meningkatkan pelayanan pada perusahaan. Adapun masalah perusahaan dalam memberikan tiket pesawat dan penginapan  gratis, dikarenakan memiliki pelanggan yang begitu banyak dan pemilihan dalam memberikan tiket pesawat dan penginapan gratis yang layak diberikan kepada pelanggan. Oleh sebab itu dibutuhkan suatu Sistem Pendukung Keputusan. Metode dapat didefenisikan sebagai multi kriteria sistem kompleks yang dapat dilihat pada rangking dan pemilihan dari serangkaian alternatif berdasarkan kriteria. Setiap alternatif dievaluasikan sesuai dengan fungsi kriteria. Pemberian peringkat dapat dapat dilakukan dengan membandingkan dan mengukur alternatif - alternatif. Metode sistem pendukung keputusan dapat mengembangkan dalam upaya dalam menetukan yang akan didistribusikan  dengan menggunakan metode Vikor. Hasil dari sistem pendukung keputusan mampu memberikan nilai pada customer dengan keterangan customer yang berhak mendapatkan tiket pesawat dan penginapan secara gratis.
DESIGN OF INVENTORY SYSTEM AT POGO STORE BUKITTINGGI USING JAVA’S PROGRAMMING LANGUAGE AND MYSQL DATABASE randika farike bania
Syntax : Journal of Software Engineering, Computer Science and Information Technology Vol 1, No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/syntax.v1i2.1022

Abstract

Pogo Store selalu melakukan pengawasan dan pencatatan terhadap persediaan barang secara manual, yaitu karyawan toko atau pimpinan Pogo Store menghubungi karyawan gudang untuk mengecek dan mendata barang. Tetapi dengan banyaknya permintaan, membuat pihak Pogo Store kewalahan dan terkadang terjadi kesalahan dalam jumlah persediaan barang yang tersedia. Pemanfaatan komputerisasi dapat membantu pihak Pogo Store untuk pengembangan sistem informasi tentang pengolahan data persediaan barang sehingga pihak Pogo Store dapat mengontrol banyaknya permintaan dari calon pembeli, mengetahui berapa stok atau persediaan yang ada, dan berapa banyak barang yang harus dijual kepada calon pembeli. Berdasarkan uraian tersebut, diharapkan dapat memudahkan toko dalam menangani persediaan barang.