cover
Contact Name
I Gde Dharma Atmaja
Contact Email
sangkareangmataram@gmail.com
Phone
+62818361014
Journal Mail Official
sangkareangmataram@gmail.com
Editorial Address
Jl Pemuda No. 59A, Dasan Agung Baru, Mataram
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Sangkareang Mataram
Published by Sangkareang Mataram
ISSN : 23559292     EISSN : 27752127     DOI : -
Jurnal Ilmiah Sangkareang Mataram merupakan jurnal resmi yang memuat artikel ilmiah dari berbagai disiplin keilmuan (bunga rampai) seperti Kesehatan, Kedokteran Hewan, Seni, Teknologi, Teknik, Ekonomi, Kehutanan, Kependidikan dan lain sebagainya
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 2 (2018): Juni 2018" : 14 Documents clear
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA APARATUR SIPIL NEGARA (ASN) PADA DINAS PERINDUSTRIAN PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT Sulaeman
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 4 No. 2 (2018): Juni 2018
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membuktikan pengaruh motivasi terhadap prestasi kinerja pegawai pada Dinas Perindustrian Provinsi Nusa Tenggara Barat. Penelitian ini menggunakan dua jenis data yaitu data primer dan skunder. Data pada penelitian ini diperoleh melalui wawancara langsung pada Sekretaris dan Kepala Bidang yang ada pada Dinas Perindustrian dan penyebaran angket kepada 41 Pegawai di Dinas Perindustrian. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan rumus kolerasi product moment dan rumus mean (rata-rata hitung). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Prestasi kinerja pegawai di Dinas Perindustrian Provinsi Nusa Tenggara Barat dipengaruhi oleh minat atau tingginya motivasi kerja yang dimiliki oleh pegawai yang ada. Hal ini ditunjukkan dengan adanya nilai rxy lebih besar dari nilai r tabel pada taraf sifnifikan 99% yaitu 0,737  0,408. Adanya nilai rxy yang lebih besar dari nilai r table menunjukkan bahwa faktor motivasi merupakan faktor yang mempengaruhi kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Dinas Perindustrian Provinsi Nusa Tenggara Barat. Sehingga dapat disimpulkan bahwa faktor motivasi kerja pegawai Dinas Perindustrian Provinsi Nusa Tenggara Barat merupakan faktor dominan yang mempengaruhi kinerja kinerja yang dihasilkan.
PENGETAHUAN PERSIAPAN PERSALINAN IBU PRIMIGRAVIDA TRIMESTER III Dl WILAYAH KERJA PUSKESMAS GUNUNGSARI TAHUN 2016 Adib Ahmad Shammakh
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 4 No. 2 (2018): Juni 2018
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

WHO memprediksikan bahwa 15% ibu hamil dapat mengalami komplikasi yang membahayakan jiwa. Karena ketidaksiapan ibu dalam menghadapi persalinan menjadi salah satu faktor risiko tingginya AKI, pada waktu persalinan jika ditemukan adanya salah satu komplikasi obstetric dan ibu tidak mengerti tentang persiapan persalinan yang dibutuhkan menjelang persalinan, maka ibu tidak mendapatkan pelayanan yang sesuai dan tepat waktu sehingga terjadi tiga keterlambatan dalam rujukan, yaitu yang pertama keterlambatan dalam rujukan, kedua adalah keterlambatan dalam mencapai fasilitas kesehatan, ketiga adalah keterlambatan memperoloh pertolongan difasilitas kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi gambaran pengetahuan persiapan persalinan ibu hamil primigravida Trimester III diwilayah kerja Puskesmas Gunungsari Tahun 2016. Sampel diambil dengan total sampel sebayak 32 orang ibu hamil trimester III di Wilayah Kerja Puskesmas Gunungsari. Hasil penelitian tentang pengetahuan ibu primigravida trimester III tentang persiapan persalinan yaitu Baik, 20 responden (63%) dengan tingkat pengetahuan baik, 11 responden (34%) dengan tingkat pengetahuan cukup, dan 1 responden (3%).
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU NIFAS TENTANG PIJAT BAYI DI WILAYAH PUSKESMAS GUNUNGSARI KABUPATEN LOMBOK BARAT TAHUN 2016 Ni Luh Budi Astuti; Malulina Wulandari Putri
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 4 No. 2 (2018): Juni 2018
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ilmu kesehatan modern telah membuktikan secara ilmiah bahwa terapi sentuhan dan pijat pada bayi mempunyai banyak manfaat, terutama bila dilakukan sendiri oleh orang tua bayi. Penelitian tentang manfaat pengaruh pijat bayi terhadap kenaikan berat badan bayi memperoleh hasil bahwa pada kelompok kontrol kenaikan berat badan sebesar 6,16%, sedangkan pada kelompok yang dipijat 9,44%. Untuk mengetahui pengetahuan ibu tentang pijat bayi di Wilayah Puskesmas Gunungsari . Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan desain penelitian cross sectional. Populasi yang diambil dari penelitian ini adalah Ibu nifas yang mempunyai bayi di Wilayah Puskesmas Gunungsari pada bulan Maret 2016 yaitu 92 Orang. Pengetahuan ibu tentang manfaat pijat bayi yang terbanyak kategori cukup yaitu 44 responden (47,82%), tentang persyaratan pijat bayi yang terbanyak kategori kurang 41 responden (44,56%),tentang teknik pijat bayi yang terbanyak kategori cukup 40 responden (43,48%), dan tentang pengertian pijat bayi yang terbanyak kategori baik 38 responden (41,43%). Pengetahuan ibu nifas tentang pijat bayi di wilayah Puskesmas Gunungsari di Kategorikan. Diharapkan tenaga kesehatan dapat memberikan informasi atau penyuluhan tentang pijat bayi karena masih banyaknya ibu yang belum mengetahui tentang pijat bayi.
KARAKTERISTIK IBU BERSALIN DENGAN KETUBAN PECAH SEBELUM WAKTUNYA DI RUANG BERSALIN RSUD KOTA MATARAMTAHUN 2016 Diana Hidayati; Hilda Handayani
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 4 No. 2 (2018): Juni 2018
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dirancanguntukdapat mengetahui bagaimana karateristik ibu bersalin dengan ketuban pecah sebelum waktunya di Ruang Bersalin RSUD Kota Mataram Tahun 2016, denganmetodepenelitianyaknimetodepenelitian deskriptif yang bersifat retrospektif. Tempat penelitian dilakukan di Ruang Bersalin Rumah Sakit Umum Daerah Kota Mataram, data yang disajikan yaitu karakteristik ibu bersalin dengan Ketuban Pecah Sebelum Waktunya dari bulan Januari-Desember 2015. Besar populasi dalam penelitian ibu bersalin dengan Ketuban Pecah Sebelum Waktunya yaitu 281.
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN WANITA USIA SUBUR (WUS) TENTANG DETEKSI DINI KANKER LEHER RAHIM DENGAN METODE INSPEKSI VISUAL ASAM ASETAT (IVA)DI DUSUN JATI IRENG DESA JATI SELAKECAMATAN GUNUNG SARI TAHUN 2017 Ni Made Gita Gumangsari; Purnama Lindasari
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 4 No. 2 (2018): Juni 2018
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kanker serviks merupakan keganasan yang berasal dari serviks. Kanker serviks atau kanker leher rahim adalah tumor ganas yang menyerang leher rahim yang disebabkan virus Human Papilloma Virus (HPV).Di wilayah kerja UPT BLUD Puskesmas Gunungsari program Deteksi Dini Kanker Leher Rahim dengan Metode Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) . Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptifdengan menggunakan desain penelitiancross sectional. Sampel dalam penelitian ini yaitu 81wanita usia subur di Wilayah kerja UPT BLUD Puskesmas Gunungsari Tahun 2017. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuesioner.Dari Hasil penelitian ini diperoleh bahwa tingkat pengetahuan Wanita Usia Subur (WUS) tentang Deteksi Dini Kanker Leher Rahim dengan Metode Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA)yaitu sebagian besar responden termasuk dalam kategori pengetahuan cukup sebanyak 58,02%. Walaupun sebagian besar responden berpengetahuan cukup, namun tingkat pemahaman responden khususnya pada Jadwal dan syarat pemeriksaan IVA masih tergolong kurang. Dari hasil Penelitian dapat di simpulkan Tingkat pengetahuan Wanita Usia Subur (WUS) tentang Deteksi Dini Kanker Leher Rahim dengan Metode Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA)dalam kategori cukup. Disarankan pada UPT BLUD Puskesmas Gunungsari untuk memberikan penyuluhan dan promosi kesehatan pada Wanita Usia Subur tentang Deteksi Dini Kanker Leher Rahim dengan Metode Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA)
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN HARGA TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN PADA UD. MUJUR MAS DI PRAYA LOMBOK TENGAH Ira Dianti
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 4 No. 2 (2018): Juni 2018
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepuasan pelanggan akan terbentuk jika dapat memenuhi harapan-harapan dasar pelanggan. Banyak factor yang mempengaruhi kepuasan pelanggan, diantaranya kualitas pelayanan dan harga. Permasalahan dengan penelitian ini adalah (1). Apakah kualitas pelayanan berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan?, (2). Apakah harga berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan?, Apakah kualitas pelayanan dan harga berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan?. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan, untuk mengetahui pengaruh harga terhadap kepuasan pelanggan, untuk mengetahui pengaruh harga terhadap kepuasan pelanggan dan untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan dan harga terhadap kepuasan pelanggan pada UD. Mujur Mas di Praya Lombok Tengah. Bedasarkan hasil penelitian diatas dapat diambil kesimpulan bahwa ada pengaruh yang signifikan kualitas pelayanan dan harga terhadap kepuasan pelanggan pada UD. Mujur Mas.
PERKAWINAN POLIGAMI MENURUT HUKUM ISLAM DENGAN SIKAP MASYARAKAT DI KABUPATEN LOMBOK TENGAH Farida Ariany
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 4 No. 2 (2018): Juni 2018
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkawinan merupakan suatu ikatan yang sakral dalam membentuk sebuah keluarga. Pada dasarnya, semua agama di dunia ini menganjurkan penganutnya untuk melaksanakan perkawinan yang akan mengatur kehidupan serta pergaulan laki-laki dan wanita secara sah. Asas perkawinan yang disyariatkan oleh islam adalah perkongsian atau agar ada hubungan yang halal dan di benarkan oleh hukum yang berlaku baik hukum islam maupun Negara supaya merasakan hidup yang kekal dalam suasana rumah tangga yang harmonis, bukan sekedar memenuhi tuntutan nafsu naluri semata-mata. Poligami merupakan dimana seorang suami memiliki lebih dari seorang istri. Namun dalam praktiknya, awalnya seorang pria kawin dengan seorang wanita seperti layaknya perkawinan monogami, kemudian setelah berkeluarga dalam beberapa tahun pria tersebut kawin lagi dengan istri keduanya tanpa menceraikan istri pertamanya. 2 Mesikipun demikian, sang suami mempunyai alasan atau sebab mengapa diambil keputusan untuk kawin lagi. Sebagaimana telah kita ketahui bahwa hukum menikah adakala wajib, sunat, atau makruh sesuai keadaan seseorang. Kita dapat melakukan hal yang sama terhadap poligami, dan kemampuan memenuhi hak-hak isterinya. Pada dasarnya, poligami itu hukumnya mubah (boleh) seperti yang diisyaratkan oleh firman Allah SWT dalam Surat An-Nisa’ ayat 3. Ayat ini menjelaskan kehalalan poligami dengan syarat dapat berlaku adil. Jika syarat ini tidak dapat dipenuhi di mana suami yakin bahwa ia akan melakukan kezaliman dan menyakiti isteri-isterinya, dan tidak dapat memenuhi hak-hak mereka dengan adil, maka poligami menjadi haram. Jika ia kemungkinan besar menzalimi salah satu isterinya, maka poligami menjadi makruh. Oleh sebab itu pemerintah mengeluarkan Undang-undang No. 1 Tahun 1974 tentang perkawinan. Undang-undang tersebut mengatur tentang azas yang dianutnya, yaitu azas monogami, bahwa baik untuk pria maupun wanita hanya apabila dikehendaki oleh yang bersangkutan karena hukum dan agama yang mengizinkannya, seorang suami dapat beristrikan lebih dari seorang istri, meskipun hal tersebut dikehendaki oleh pihak-pihak yang bersangkutan, hanya dapat dilakukan apabila memenuhi beberapa persyaratan tertentu dan diputuskan di pengadilan.
IDENTIFIKASI PERMASALAHAN DAN STRATEGI DALAM PENGELOLAAN SAMPAH DI JALUR PENDAKIAN TAMAN NASIONAL GUNUNG RINJANI Maiser Syaputra
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 4 No. 2 (2018): Juni 2018
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagai kawasan yang ditetapkan sebagai kawasan Taman Nasional, pada tahun 2016 jumlah kunjungan wisatawan baik itu wisatawan nusantara maupun wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Gunung Rinjani mencapai angka 93.018 orang (naik dari 13.956 orang pada tahun 2010). Besarnya kunjungan wisatawan ini dapat menjadi potensi karena berkontribusi dalam pendapatan negara tetapi juga dalam hal penanganan sampah ini menjadi beban pengelola sampah karena semakin besar angka kunjungan wisatawan maka timbunan sampah yang dihasilkan juga semakin besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan dalam pengelolaan sampah di jalur pendakian Taman Nasional Gunung Rinjani.
UJI AKTIVITAS DAN PRODUKSI ANTIBAKTERI BACILLUS LENTUS YANG DIISOLASI DARI SISTEM PENCERNAAN LANDAK LAUT DALAM MENGHAMBAT BAKTERI PENYEBAB INFEKSI PADA KEHAMILAN I Gusti Agung Ayu Hari Triandini; Bambang Fajar Suryadi
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 4 No. 2 (2018): Juni 2018
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit infeksi pada kehamilan merupakan penyakit yang menempati peringkat ketiga penyebab kematian ibu dan anak setelah perdarahan dan hipertensi. Mikroorganisme dari genus Bacillus diketahui telah banyak menghasilkan jenis antibiotik. Diperlukan suatu penelitian lanjutan ke arah produksi antibakteri sekaligus optimalisasi fermentasi dalam media cair untuk memudahkan tahapan isolasi, Identifikasi, purifikasi dan karakterisasi senyawa antibakteri pada tahap selanjutnya. Faktor-Faktor yang dikaji dalam optimalisasi adalah: jenis medium, sumber nitrogen dan waktu inkubasi. Penelitian ini bersifat kuantitatif eksperimental. Variabel bebas: jenis medium, sumber nitrogen tambahan dan waktu inkubasi. Variabel terikat: diameter zona hambat, sedangkan variabel kontrol: diameter zona hambat Polymyxin B dan aquades steril. Jenis percobaan faktorial RAK yang terdiri dari 6 jenis bakteri uji sebagai blok. Faktor jenis medium: m1=NBS, m2=SAQ; faktor sumber N tambahan: n1=tanpa N, n2=NH4Cl, n3=asam glutamat; faktor waktu inkubasi t1=4 jam hingga t12=48 jam (kelipatan 4 jam). Tahapan kerja: aktivasi kultur stok, karakterisasi ulang kultur stok, penentuan waktu inkubasi kultur starter, pembuatan kultur starter, fermentasi, pengukuran pertumbuhan, pemanenan metabolit, pengujian antibakteri. Antibakteri Bacillus lentus sudah mulai diproduksi pada fase log. Produksi antibakteri Bacillus lentus di medium tanpa penambahan sumber nitrogen tinggi pada fase log (16-20 jam). Kombinasi medium SAQ tanpa penambahan sumber nitrogen memberikan rata-rata produksi antibakteri Bacillus lentus tertinggi. Antibakteri Bacillus lentus memiliki aktivitas penghambatan tertinggi pada Proteus mirabilis. Produksi antibakteri Bacillus lentus yang diproduksi pada medium SAQ tanpa penambahan sumber nitrogen ketika diujikan ke Proteus mirabilis pada waktu inkubasi 4 jam, 16 jam dan 20 jam dapat dipertimbangkan untuk dilanjutkan ke tahapan identifikasi, purifikasi dan karakterisasi antibakteri.
CHARACTERISTIC OF AGARWOOD TEA FROM GYRINOPS VERSTEEGII FRESH AND DRY LEAVES I Gde Adi Suryawan Wangiyana; Sami'un
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 4 No. 2 (2018): Juni 2018
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gyrinops versteeegii in Lombok Island mainly be focus on cultivating of agarwood gubal commodity which need up to 14 years for production. Use the leaf to make a tea is one of potential alternative commodity form G. versteegii which give guarantee for agarwood farmers to have a continuous product from their plantation. The purpose of this research is to study different characteristic of tea from fresh and dry agarwood leaves. Leaves sample were taken from the branch near the shoot of G. versteegii tree. After being washed multiple times, 20 gr of fresh leaves were boiled in1 L of 100oC water for 5 minutes. Ten gram of Dry leaves after losing 60% of its water content was brewed in 1 L of 100oC water for 5 minutes. Both fresh leaf tea and dry leaf tea were added with 7,5% w/v sucrose. Fresh leaf tea and Dry leaf tea have a different color, brightness, and turbidity. These 2 types of tea also different in odor and taste. Dry leaf tea has a strong odor and bitter taste while fresh leaf tea has a light odor and weak taste. Slighly bitter taste from dry leaf tea possibly caused by tannin. It could be concluded that agarwood tea from fresh leaf and dry leaf has a different appearance, odor, and taste. Study about phytochemistry of agarwood tea and the hedonic test is needed for better understanding about agarwood tea.

Page 1 of 2 | Total Record : 14