cover
Contact Name
Nurir Rohmah
Contact Email
nurir@poltera.ac.id
Phone
+6287850898991
Journal Mail Official
jurnaltechnobahari@poltera.ac.id
Editorial Address
Politeknik Negeri Madura Jl. Raya Camplong, KM. 4 Taddan, Camplong
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Techno Bahari
ISSN : 24068829     EISSN : 27468399     DOI : -
Focus and Scope This journal encompasses original research articles, including: Technology Science Machinery Engineering Mechanical Engineering Shipbuilding Engineering Electrical Engineering (Electronics)
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 6 No 2 (2019)" : 7 Documents clear
Optimasi Parameter Mesin Fused Deposition Modelling (Fdm) Terhadap Kekasaran Permukaan Produk Menggunakan Metode Taguchi Bayu Wiro Karuniawan, Farizi Rachman, Andik Aris Setiawan
Techno Bahari Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : Politeknik Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research was conducted using a FDM (Fused Deposition Modeling) Rapid Prototyping machine with various combinations of parameters. Selection of parameters for 3 types of parameters, each parameter varied by 3 variations. The material used is PLA (polylactic acid) material. The research method uses the Taguchi method. The resulting response is only surface roughness. Experiments produce the optimum parameters: Print Speed 60 mm/s, Printing Temperature 200 ° C, Layer Height 0.1 mm
Pemanfaatan Pelepah Pisang Sebagai Bio - Based Insulations Pada Ruang Akomodasi Kapal Ike Dayi Febriana, Tristiandinda Permata, Aurista Miftahatul Ilmah
Techno Bahari Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : Politeknik Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

On the ship there is accommodation room that is used as a residence for the crew. Ship accommodation room generally consists of bedrooms, sanitary rooms, dining rooms, warehouses, the wheelhouse, and others. The construction of ship accommodation room must meet user safety and comfort standards. Alternative materials that can be used in the construction of ship accommodation room are bio-based insulation materials. Banana stem is a material that has the potential to be developed into bio-based insulations. In this research, a bonding method will be conducted by combining the banana stem with polyurethane. The results of this study are a tendency to decrease the thermal conductivity of bio-based insulation materials on the mass variation of banana stem.
Analisa Tegangan Sistem Perpipaan Line Btf-Pjutip-Ctp-Pidw-005 Orf (Onshore Receiving Facility) Akibat Soil Settlement Muhammad Rendi Yusuf , Heroe Poernomo
Techno Bahari Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : Politeknik Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

[coming soon]
Desain Paddock Dan Cargo Handling System Pada Livestock Carrier Untuk Pengangkutan Sapi Rute Pelabuhan Tenau-Tanjung Priok Dengan Penerapan Amsa Marine Order 43 Heni Siswanti , M. Musta’in , T. Irmiyana
Techno Bahari Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : Politeknik Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu komoditas pangan yang mempunyai peran strategis dalam mendukung Ketahanan Pangan Nasional adalah daging sapi. Di Indonesia, sentra konsumsi daging sapi terbesar adalah daerah Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tanggerang, Bekasi. Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan salah satu daerah sentra produksi ternak sapi yang sejak lama sudah dikenal sebagai gudang sapi nasional. Tingkat konsumsi daging sapi di Jakarta ±750 ekor/hari. Sebagian pedagang sapi masih menggunakan kapal kargo dari kayu dengan kapasitas 100-300 ekor sapi untuk  mengangkut sapi dari Pelabuhan Tenau ke Pelabuhan Kalimas-Surabaya, selanjutnya digunakan transportasi darat berupa truk sampai ke Jakarta. Pengangkutan ternak menggunakan kapal cargo tidak memperhatikan aspek animal welfare, karena tidak terdapat sistem yang memadai untuk pemberian makan & minum untuk ternak dan juga ventilasi udara. Hal ini terjadi karena kapal memang tidak dirancang untuk mengangkut ternak. Akibatnya ternak sapi mengalami stress dan penyusutan berat badan sekitar 11-12 % ketika sampai di Jakarta, bahkan ternak sapi mati saat proses pengangkutan dan karantina. Cacat patah kaki pada hewan ternak juga sering terjadi karena kondisi berdesak-desakan dan terinjak-injak oleh ternak lain ketika proses pengangkutan. Proses  bongkar muat yang tidak sesuai dengan kondisi seharusnya juga mengakibatkan cacat dan stress pada ternak sapi yang diangkut. Pada penelitian ini didesain kapal pengangkut ternak sapi yang efektif berupa Livestock Carrier yang memenuhi standart Australian Maritime Safety Authority Standarts Marine Order 43 (Cargo and Cargo Handling - Livestock) 2006. Ukuran utama kapal adalah Panjang (Lpp) 71 meter, Lebar (B) 14 m, Tinggi (H) 7,5 m dan Sarat (T) 4,85 m. Kapal ini memiliki kecepatan Vs 12 Knot, dengan kapasitas angkut ±750 ekor sapi. Dalam perancangan Paddock (kandang) mengacu  pada aturan AMSA MO 43 agar aspek animal welfare dapat diaplikasikan selama proses transportasi. Desain paddock pada cargo hold kapal pengangkut ternak ini memiliki ukuran panjang 3500mm, lebar 2400 mm, tinggi 1800 mm dan Luas Area : ± 21 m² digunakan untuk 15 ekor sapi setiap kandang. Kandang dilengkapi dengan sistem sanitasi, penyediaan makan minum dan ventilasi untuk meminimalisir jumlah ternak stress, sakit dan kematian selama proses pengangkutan. Penyediaan makanan untuk ternak dengan dry matter intake dan penyajian air minum untuk ternak secara otomatis akan meningkatkan efesiensi ruang muat dan pekerjaan ABK. Sistem cargo handling menggunakan tangga dengan lebar 2400 mm, dengan tingkat kemiringan max 30o untuk mengurangi resiko ternak tergelincir pada saat bongkar muat
Perencanaan Sistem Propulsi Elektrik Pada Kapal Nelayan Madura Muhammad Musta’in, Heni Siswanti, Arief Syarifuddin
Techno Bahari Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : Politeknik Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produksi minyak bumi di Indonesia megalami penurunan. Hal tersebut ditambah dengan sifat ketergantungan masyarakat terhadap sumber energy minyak bumi yang semakin hari semakin menurun. Salah satu penyebab ketergantungan bahan bakar minyak adalah sektor transportasi. Masalah tersebut bisa diatasi jika para nelayan bisa beralih menggunakan mesin penggerak kapal mereka dari motor bakar dengan motor listirk. Penelitian ini dilakukan di daerah Branta Pasisir, Pamekasan Madura, dikhusukan kapal jenis kapal rawai dan disebut kapal pancing oleh nelayan. Dengan menghitung tahanan kapal tersebutm maka dapat kita hitung kembali kebutuhan daya motor penggerak secara matematis, sehingga didapatkan kebutuhan daya motor yang baru. Penggerak yang digunakan adalah motor listrik DC, sedangkan supply daya motor didapatkan dari baterai. Dengan melakukan perhitu- ngan analisa, parameter jarak pelayaran serta kecepatan kapal, didapatkan kebutuhan daya baterai. Agar baterai yang digunakan sesuai dengan kapasitas dari kebutuhannya. Maka menen- tukan motor listrik yang digunakan pada kapal tersebut, sesuai dengan kebutuhan daya baterai pada motor listrik. Dari hasil penelitian didapatkan tahanan kapal, daya motor listrik dan baterai yang dibutuhkan kapal, serta penentuan motor listrik yang digunakan pada saat kapal berlayar, sesuai dengan jarak pelayaran. Dari hasil perhitungan didapatkan daya motor listirk yang digunakan adalah 6 HP pada kecepatan maksimum 7 knot. Dengan kebutuhan baterai adalah 1 unit baterai untuk menuju fishing ground sejauh 5 mill
Analisa Paduan Al Dan Mg Untuk Material Chassis Kendaraan Dengan Uji Tarik Dan Bending Laily Ulfiyah , Aji Surya Wijaya
Techno Bahari Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : Politeknik Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembuatan alumunium paduan ini merupakan salah satu solusi untuk mengurangi kelemahan sifat mekanik material alumunium pada chassis, yang memiliki fungsi menopang berat kendaraan, mesin, dan penumpang, yang rata-rata menggunakan baja sebagai bahan baku pembuataanya. Peningkatan sifat mekanik ini dapat dilakukan dengan penambahan Mg pada paduan alumunium.Penelitian ini diawali dengan peleburan Al variasi Mg 0%, 1%, 2%, 2,5%, 3% selanjutnya proses pembuatan spesimen dengan media pasir cetak. Kemudian specimen dipersiapkan untuk melewati dua pengujian yaitu tensile, dan bending test. Dari pengujian mekani santara tensile dan bending, dapatlah diketahui bahwa benda uji dengan nilai paduan Mg 2% mempunyai nilai uji tarik dan bending yang lebih baik dari paduan Mg 0%, 1%, 2,5%, 3%.
Recoating Pada Lambung Single Mooring Buoy (Sbm) Milik Pt. Pelindo Iii Budi Utomo, Samuel Febriary Khristyson
Techno Bahari Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : Politeknik Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The SMB terminal is a facility that has dimensions in a small horizontal plane where a large size vessel is tethered and allows the vessel to rotate 3600 around its belay point. Thus, it can be said that many SMBs are located for offshore locations. As a supporting tool for ship navigation, the quality of SBM maintenance is needed, one of which is SBM hull painting. Protection against corrosion in SBM with the painting method and the stages in the painting, because almost all SBM constituent materials are metal, the protection of SBM bodies from corrosion by coating. The total area to be repainted is 40.87 m2, which is the largest in the SBM bottop area of 19.78 m2. Paint needs for 1 layer as much as 5 liters, equivalent to 1 can of size 5 liters per layer

Page 1 of 1 | Total Record : 7