cover
Contact Name
M. Arifki Zaianro
Contact Email
m.arifkiz@yahoo.com
Phone
+6285366376666
Journal Mail Official
m.arifkiz@yahoo.com
Editorial Address
Jalan Imam Bonjol Gang Sultan Anom Perumahan Sultan Anom Residence Blok D No 1
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
MAHESA : Malahayati Health Student Journal
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 2746198X     EISSN : 27463486     DOI : 10.3324
Core Subject : Health,
MAHESA : Malahayati Health Student Journal, dengan nomor ISSN 2746-198X (Cetak) dan ISSN 2746-3486 (Online) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh DIII Keperawatan Universitas Malahayati Lampung. MAHESA : Malahayati Health Student Journal merupakan jurnal yang memiliki fokus utama pada hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dikembangkan dengan pendekatan interdispliner dan multidisiplin. Proses penerimaan naskah selalu terbuka setiap waktu, naskah yang sudah disubmit oleh penulis akan direview oleh reviewer yang ahli dalam bidang keperawatan dan kesehatan. MAHESA : Malahayati Health Student Journal telah menggunakan Open Journal System dimana penulis, editor dan reviewer bisa memantau proses naskah secara online. Dalam satu tahun MAHESA : Malahayati Health Student Journal terbit sebanyak 4 kali yaitu pada bulan Maret, Juni, September, Desember.
Articles 1,573 Documents
Analisis Faktor Penyebab Pernikahan Dini di Wilayah Kerja KUA Limboto Kabupaten Gorontalo Mohammad, Zuyyinah A; Muhamad, Zuriati; Retni, Ani
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 9 (2025): Volume 5 Nomor 9 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i9.19409

Abstract

ABSTRACT Early marriage is still a living phenomenon in society. The causes of early marriage are economic factors, education and prevailing customs, pregnancy out of wedlock, culture, environmental factors, social media. Objective: This research aims to determine the factors that cause early marriage. Method: This research uses a qualitative method with a phenomenological approach with a total of 20 participants. Research results: show that the factors causing early marriage are education, economics and pregnancy out of wedlock. Early marriages in KUA Limboto, Gorontalo Regency often occur at the age of 15 years, 4 people and 14 years 2 people. The negative impacts of early marriage are mental health problems for children (stress and anxiety), physical health (risk of sexually transmitted diseases, uterine cancer, risk of birth complications), children who will be born (parenting pattern problems, nutritional problems). Conclusion: early marriage is caused by educational, economic factors and pre-marital pregnancy. Suggestion: for KUA officers, Community Health Centers and teachers to provide outreach or education to the community regarding early marriage. For society and parents not to marry underage children. For teenagers not to be influenced by promiscuity and focus more on their dreams.   Keywords: Economy, Pregnancy Out of Wedlock, Education, Early Marriage                                        ABSTRAK Pernikahan dini masih menjadi fenomena yang hidup dimasyarakat. Penyebab terjadinya pernikahan dini yaitu faktor ekonomi, pendidikan dan adat istiadat yang berlaku, hamil di luar nikah, budaya, faktor lingkungan, sosial media.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab pernikahan dini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dengan jumlah partisipan 20 orang. Menunjukan faktor penyebab terjadinya pernikahan dini yaitu pendidikan, ekonomi dan Hamil di luar nikah. Pernikahan dini di KUA Limboto Kabupaten Gorontalo banyak terjadi pada usia 15 tahun 4 orang dan 14 tahun 2 orang. Dampak buruk pernikahan dini yaitu gangguan kesehatan mental anak (stress dan cemas), kesehatan fisik (resiko penyakit menular seksual, kanker rahim, resiko persalinan komplikasi), anak yang akan dilahirkan (masalah pola asuh, masalah gizi). pernikahan dini disebabkan oleh faktor pendidikan, ekonomi dan faktor hamil di luar nikah. Untuk petugas KUA, Puskesmas dan guru agar melakukan penyuluhan atau edukasi pada masyarakat terkait dengan pernikahan dini. Untuk masyarakat dan orangtua agar tidak menikahkan anak dibawah umur. Untuk remaja agar tidak terpengaruh dengan pergaulan bebas dan lebih fokus pada cita-cita.    Kata Kunci: Ekonomi, Hamil di Luar Nikah, Pendidikan, Pernikahan  Dini
Pengaruh Internet Addiction terhadap Anxiety pada Mahasiswa Universitas Sumatera Utara Lubis, Namora Lumongga; Zega, Borisman
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 10 (2025): Volume 5 Nomor 10 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i10.21791

Abstract

ABSTRACT The massive use of the internet among university students brings both positive and negative impacts, one of which is internet addiction that may affect mental health, including anxiety disorders. University students are a vulnerable group due to high academic demands and social pressures. This study aims to determine the effect of internet addiction on anxiety levels among students at Universitas Sumatera Utara. This research applied a quantitative approach with a cross-sectional study design. A total of 269 students were selected using two-stage cluster random sampling from five faculties. The instruments used were the Internet Addiction Test (IAT) to measure internet addiction and the Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) to assess anxiety levels. Data were analyzed using a simple linear regression test with the assistance of SPSS version 26. The results showed a significant effect of internet addiction on anxiety (p = 0.000; t count = 10.588 > t table = 1.65251), with a coefficient of determination of 29.6%. This means that 29.6% of the variation in anxiety levels among students is influenced by internet addiction. These findings highlight the importance of responsible internet use and the need for digital literacy and mental health promotion among students to reduce the risk of psychological disorders. Educational institutions are expected to provide preventive and curative interventions to address this issue. Keywords: Internet Addiction, Anxiety, Students   ABSTRAK Penggunaan internet yang masif di kalangan mahasiswa membawa dampak positif dan negatif, salah satunya adalah internet addiction yang berpotensi memengaruhi kesehatan mental, termasuk gangguan kecemasan (anxiety). Mahasiswa merupakan kelompok yang rentan terhadap kondisi ini karena tingginya tuntutan akademik dan tekanan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh internet addiction terhadap tingkat anxiety pada mahasiswa Universitas Sumatera Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain studi cross-sectional. Jumlah sampel sebanyak 269 mahasiswa yang dipilih melalui teknik two stage cluster random sampling dari lima fakultas. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Internet Addiction Test (IAT) untuk mengukur tingkat adiksi internet dan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) untuk mengukur tingkat kecemasan. Data dianalisis menggunakan uji regresi linear sederhana dengan bantuan aplikasi SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara internet addiction terhadap anxiety (p = 0,000; t hitung = 10,588 > t tabel = 1,65251), dengan nilai koefisien determinasi sebesar 29,6%. Artinya, 29,6% variasi kecemasan pada mahasiswa dipengaruhi oleh tingkat adiksi internet. Temuan ini menegaskan pentingnya penggunaan internet yang bijak serta perlunya edukasi digital dan promosi kesehatan mental bagi mahasiswa untuk mengurangi risiko gangguan psikologis. Institusi pendidikan diharapkan dapat memberikan intervensi preventif dan kuratif terkait permasalahan ini. Kata Kunci: Internet Addiction, Anxiety, Mahasiswa
Hubungan Pola Makan dan Aktivitas Fisik dengan Kejadian Diabetes Melitus di Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan Tanjung Priok Mulyanto, Tatag; Saifudin, Riri
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 10 (2025): Volume 5 Nomor 10 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i10.19466

Abstract

ABSTRACT In 2022, the IDF recorded that 537 million adults in the world suffer from diabetes, and it causes 6.7 million deaths. China is the country with the largest number of diabetes sufferers in the world at 140.87 million, followed by India at 74.19 million, Pakistan at 32.96 million and the United States at 32.22 million. Indonesia is in fifth position with the number of diabetes sufferers of 19.47 million. Based on data from the 2023 Indonesian Health Survey (SKI), the province with the highest prevalence of diabetes mellitus in Indonesia is DKI Jakarta, namely 3.1%.One of the factors that causes diabetes mellitus is diet. Apart from diet, physical activity can also cause type 2 DM. Knowing the relationship between diet and physical activity with the incidence of diabetes mellitus. Analytical with cross sectional design. The sampling technique uses random sampling. The majority of respondents did not experience diabetes mellitus (65.5%), had a good diet (72.7%) and good physical activity (56.4%). There is a significant relationship between diet (p value 0.035) and physical activity (p value 0.003) with the incidence of diabetes mellitus. There is a significant relationship between diet and physical activity and the incidence of diabetes mellitus. It is hoped that diabetes mellitus sufferers exercise regularly to help the body control blood sugar levels. Keywords: Diet, Physical Activity, Diabetes Mellitus  ABSTRAK IDF tahun 2022 mencatat 537 juta orang dewasa didunia menderita diabetes, dan menyebabkan 6,7 juta kematian. Tiongkok menjadi negara dengan jumlah pengidap diabetes terbesar di dunia sebesar 140,87 juta, selanjutnya, India tercatat sebesar 74,19 juta, Pakistan 32,96 juta, dan Amerika Serikat 32,22 juta. Indonesia berada di posisi kelima dengan jumlah pengidap diabetes sebanyak 19,47 juta. Berdasarkan data Survei Kesehatan Indonesia (SKI)  tahun 2023, provinsi yang memiliki prevalensi diabetes melitus tertinggi di Indonesia adalah DKI Jakarta, yaitu sebesar 3,1%. Salah satu faktor yang menyebabkan diabetes melitus adalah pola makan. Selain pola makan, aktivitas fisik juga dapat meyebabkan terjadinya penyakit DM tipe 2. Mengetahui hubungan pola makan dan aktivitas fisik dengan kejadian diabetes melitus. Analitik  dengan rancangan cross sectional Teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling. Mayoritas responden tidak mengalami diabetes melitus (65,5%), pola makan baik (72,7%) dan aktivitas fisik baik (56,4%). Ada hubungan yang bermakna antara pola makan (p value 0,035) dan aktivitas fisik (p value 0,003) dengan kejadian diabetes melitus. Ada hubungan yang bermakna antara pola makan dan aktivitas fisik dengan kejadian diabetes melitus. Diharapkan penderita diabetes melitus rutin berolahraga untuk membantu tubuh dalam mengendalikan kadar gula dalam darah. Kata Kunci: Pola makan, Aktivitas fisik, Diabetes Melitus
Hubungan Faktor Pendidikan dengan Produksi Asi Pada Ibu Post Partum di TPMB Ulfah KP. Bagoang Ds. Gandayasa Rt 10 RW 2 Kec.Cikesal Kab Serang Ulfah, Ulfah; Sukmawati, Sukmawati
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 9 (2025): Volume 5 Nomor 9 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i9.19276

Abstract

ABSTRAK Masih rendahnya cakupan ASI Eksklusif baik di Dunia, Indonesia maupun provinsi Banten, khususnya di TPMB Ulfah Kp. Bagoang Ds. Gandayasa RT 10 RW 2 Kec Cikesal Kab Serang, jumlah bayi yang mendapatkan ASI Eksklusif sebanyak 66,1% pada tahun 2023, mengalami penurunan pada tahun 2024 menjadi 63,4%. Untuk mempelajari Hubungan faktor pendidikan dengan produksi ASI di TPMB Ulfah Kp. Bagoang Ds. Gandayasa RT 10 RW 2 Kec Cikesal Kab Serang Tahun 2024. Survei Analitik, dengan pendekatan secara cross sectional, populasi dalam penelitian ini seluruh ibu nifas hari ke-2 yang berada di TPMB Ulfah Kp. Bagoang Ds. Gandayasa RT 10 RW 2 Kec Cikesal Kab Serang Tahun 2024 pada tanggal 17 November s/d 17 Desember Tahun 2024 berjumlah 34 orang, dengan teknik total sampling berdasarkan kriteria inklusi dengan jumlah sample 30 responden, memakai data primer dan sekunder, analisis menggunakan univaariat dan bivariat menggunakan chi square. Dari hasil uji statsitik uji Chi Square diketahui ada hubungan pendidikan dengan produksi ASI di TPMB Ulfah Kp. Bagoang Ds. Gandayasa RT 10 RW 2 Kec Cikesal Kab Serang Tahun 2024, dengan ρ value = 0,029 dan nilai C=0,392 yang artinya hubungan antara pendidikan dan produksi ASI dengan kategori lemah. Diharapkan bagi bidan yang membuka TPMB dapat lebih gencar melakukan edukasi bagaimana cara produksi ASI yang baik, faktor yang mempengaruhi produksi ASI, meskipun ibu tidak mendapatkan pendidikan formal, akan tetapi pendidikan dapat didapatkan secara non formal dengan mendengarkan edukasi dari bidan atau tenaga kesehatan lainnya. Kata Kunci: Pendidikan, Produksi ASI  ABSTRACT The coverage of exclusive breastfeeding is still low both in the world, Indonesia and Banten province, especially in TPMB Ulfah Kp. Bagoang Ds. Gandayasa RT 10 RW 2 Kec Cikesal Kab Serang, the number of babies who receive exclusive breastfeeding is 66.1% in 2023, decreasing in 2024 to 63.4%. To study the relationship between education factors and breast milk production in TPMB Ulfah Kp. Bagoang Ds. Gandayasa RT 10 RW 2 Kec Cikesal Kab Serang in 2024. Analytical Survey, with a cross-sectional approach, the population in this study were all postpartum mothers on the 2nd day who were in TPMB Ulfah Kp. Bagoang Ds. Gandayasa RT 10 RW 2 Kec Cikesal Kab Serang in 2024 on November 17 to December 17, 2024 totaling 34 people, with a total sampling technique based on inclusion criteria with a sample size of 30 respondents, using primary and secondary data, analysis using univariate and bivariate using chi square. From the results of the Chi Square statistical test, it is known that there is a relationship between education and breast milk production at TPMB Ulfah Kp. Bagoang Ds. Gandayasa RT 10 RW 2 Kec Cikesal Kab Serang in 2024, with a ρ value = 0.029 and a C value = 0.392, which means the relationship between education and breast milk production is in the weak category. It is hoped that midwives who open TPMB can be more active in educating on how to produce good breast milk, factors that influence breast milk production, even though mothers do not receive formal education, education can be obtained informally by listening to education from midwives or other health workers. Keywords: Education, Breast Milk Production
Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Kepatuhan Pemeriksaan Kehamilan Terhadap Kecemasan Pada Ibu Hamil di PMB Bidan Sartika Suara, Mahyar; Endriyanto, Dimas
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 9 (2025): Volume 5 Nomor 9 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i9.19369

Abstract

ABSTRACT Anxiety is a form of negative emotional state that causes concerns about changes in the mother during pregnancy, fetal development, the upcoming labor process, problems with the mother's psychological readiness, and others. This problem often has a negative impact on the mother and fetus, and has a long-term impact on the child's growth and development (Halil & Puspitasari, 2023). To determine whether there is a relationship between the level of knowledge and compliance with pregnancy check-ups on anxiety in pregnant women at PMB Bidan Sartika in 2024. This study uses a quantitative method with a cross-sectional approach with the Chi-Square test. With a Simple Random Sampling sampling technique that uses primary data obtained from filling out a questionnaire to determine the relationship between the level of knowledge and compliance with pregnancy check-ups on anxiety in pregnant women at PMB Bidan Sartika in 2024. There is no relationship between knowledge and compliance with anxiety in pregnant women at PMB Bidan Sartika in 2024. There was a population in this study of 60 pregnant women patients with a sample of 38 respondents. Based on statistical analysis, it shows that the p-value of knowledge of pregnant women patients is 0.057, the p-value of compliance is 0.550, and the p-value. It is concluded that HO is accepted and Ha is rejected, which means there is no relationship between knowledge and compliance with pregnancy check-ups on anxiety in pregnant women. The results of the study indicate that there is no significant relationship between knowledge, compliance with pregnancy check-ups and anxiety in pregnant women at PMB Bidan Sartika in 2024. It is hoped that this intervention will reduce anxiety levels and improve the quality of pregnant women. Keywords: Knowledge, Compliance, Anxiety of Pregnant Women.  ABSTRAK Kecemasan merupakan wujud dari keadaan emosi negatif yang menimbulkan kekhawatiran perubahan pada ibu selama kehamilan, perkembangan janin, proses persalinan yang akan datang, masalah kesiapan psikologis ibu, dan lain-lain. Masalah ini seringkali menimbulkan dampak negatif bagi ibu dan janin, serta berdampak jangka panjang terhadap tumbuh kembang anak  (Halil & Puspitasari, 2023). Untuk mengetahui apakah ada hubungan tingkat pengetahuan dan kepatuhan pemeriksaan kehamilan terhadap kecemasan pada ibu hamil di PMB Bidan Sartika tahun 2024. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dengan uji Chi-Square. Dengan teknik pengambilan sampel Simple Random Sampling yang menggunakan data primer yang didapat dari pengisian kuesioner untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan kepatuhan pemeriksaan kehamilan terhadap kecemasan pada ibu hamil di PMB Bidan Sartika Tahun 2024. Tidak terdapat hubungan antara pengetahuan dan kepatuhan dengan kecemasan pada ibu hamil di PMB Bidan Sartika Tahun 2024. Terdapat populasi dalam penelitian ini sebanyak 60 pasien ibu hamil dengan sampel sebanyak 38 responden. Berdasarkan analisis statistic menunjukkan bahwa nilai p-value pengetahuan pasien ibu hamil 0,057, nilai p-value kepatuhan 0,550, dan nilai p-value. Disimpulkan bahwa HO diterima dan Ha ditolak yang berarti tidak ada hubungan antara pengetahuan, dan kepatuhan pemeriksaan kehamilan terhadap kecemasan pada ibu hamil. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan, kepatuhan pemeriksaan kehamilan terhadap kecemasan pada ibu hamil di PMB Bidan Sartika Tahun 2024. Diharapkan intervensi ini mengurangi tingkat kecemasan dan meningkatkan kualitas ibu hamil. Kata Kunci: Pengetahuan, Kepatuhan, Kecemasan Ibu Hamil.
Hubungan Beban Kerja dengan Kinerja Perawat di Puskesmas Cibuaya Karawang Mulyanto, Tatag; Ismail, Didi
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 10 (2025): Volume 5 Nomor 10 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i10.19630

Abstract

ABSTRACT Minimum service standards for Community Health Centers are guidelines that regulate the type and quality of basic services that must be provided at the district/city level. The performance achievements of the Regional Government in fulfilling the quality of service in each type of basic service in the minimum Health service standards must reach 100%. Based on data obtained from the Cibuaya Community Health Center, 5 programs were found whose target achievements were still lacking, namely health services for pregnant women 98.24%, health services for postpartum mothers 98.06%, health services for toddlers 97.47%, health services for productive age 44.63%, and health services for diabetes mellitus sufferers 84.30%. Knowing the relationship between workload and nurse performance at the Cibuaya Karawang Community Health Center. Analytical with coss sectional design. The sample in this study was all 32 nurses on duty at the Cibuaya Karawang Community Health Center. The sampling technique used total sampling. Data analysis used univariate and bivariate analysis with the chi square test. The frequency distribution of workload is mostly heavy/high (65.6%) and low performance 68.8%). There is a relationship between workload and nurse performance at the Cibuaya Karawang Community Health Center (p. value 0.023). There is a relationship between workload and nurse performance at the Cibuaya Karawang Community Health Center. It is hoped that the Community Health Center will need to evaluate and adjust employee workload so that it is not too excessive. Keywords: Workload, Performance, Nurses.  ABSTRAK Standar pelayanan minimum untuk Puskesmas merupakan pedoman yang mengatur jenis dan mutu pelayanan dasar yang harus diberikan di tingkat kabupaten/kota. Capaian kinerja Pemerintah Daerah dalam pemenuhan mutu pelayanan di setiap jenis pelayanan dasar pada Standar pelayanan minimum Kesehatan harus mencapai 100%. Berdasarkan data yang didapatkan dari Puskesmas Cibuaya ditemukan 5 program dengan capaian target yang masih kurang yaitu pelayanan kesehatan ibu hamil 98,24%, pelayanan kesehatan ibu bersalin 98,06%, pelayanan kesehatan balita 97,47%, pelayanan kesehatan usia produktif 44,63%, dan pelayanan kesehatan penderita diabetes melitus 84,30%. Mengetahui hubungan beban kerja dengan kinerja perawat di Puskesmas Cibuaya Karawang. Analitik dengan rancangan coss sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh perawat yang bertugas di Puskesmas Cibuaya Karawang sebanyak 32 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling.analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariat dengan uji chi square. Distribusi frekuensi beban kerja sebagian besar berat/tinggi (65,6%) dan kinerja kurang 68,8%). Ada hubungan beban kerja dengan kinerja perawat di Puskesmas Cibuaya Karawang (p. value 0,023). Ada hubungan beban kerja dengan kinerja perawat di Puskesmas Cibuaya Karawang. Diharapkan Puskesmas perlu melakukan evaluasi dan penyesuaian beban kerja pegawai agar tidak terlalu berlebihan Kata Kunci: Beban Kerja, Kinerja, Perawat.
Pengaruh Konsumsi Sayuran Berwarna Hijau Terhadap Keberhasilan Menyusui Pada Ibu Bekerja di PMB Bidan Rosdiana Magdalena, Eka; Kurniawati, Depi; Hasrida, Hasrida
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 10 (2025): Volume 5 Nomor 10 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i10.19584

Abstract

ABSTRACT The success of breastfeeding is strongly influenced by various factors, including the nutritional intake of breastfeeding mothers. Green vegetables, especially Moringa (Moringa oleifera) leaves, are known to contain nutrients that can increase breast milk production. To determine the relationship between moringa consumption with breast milk production and breastfeeding success among working mothers at PMB Bidan Rosdiana. This study used quantitative method with observational analytic design. The sample consisted of 45 working breastfeeding mothers, selected using purposive sampling method. Data were collected through questionnaires and direct observation, then analyzed using bivariate statistical tests to see the relationship between moringa consumption and breastfeeding success. Based on the results of the Chi-Square test, the p value = 0.032 was obtained, which is smaller than the significance level of 0.05. This indicates that moringa consumption has a significant relationship with breastfeeding success. In addition, the results of the analysis also show that mothers who consume moringa have a 2.5 times greater chance of successful breastfeeding compared to mothers who do not consume it (OR = 2.5).Moringa consumption was shown to have a positive effect on milk production and breastfeeding success among working mothers. Therefore, health workers are advised to educate breastfeeding mothers about the benefits of moringa leaves as a natural alternative in supporting lactation. In addition, workplaces are expected to provide adequate lactation facilities for working mothers so that they can continue to breastfeed optimally. Keywords: Breastfeeding Success, Working Mothers, Moringa, Breast Milk Production.  ABSTRAK Keberhasilan menyusui sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk asupan nutrisi ibu menyusui. Sayuran berwarna hijau, khususnya daun kelor (Moringa oleifera), dikenal memiliki kandungan nutrisi yang dapat meningkatkan produksi ASI. Untuk mengetahui hubungan antara konsumsi daun kelor dengan produksi ASI dan keberhasilan menyusui pada ibu bekerja di PMB Bidan Rosdiana. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain analitik observasional. Sampel terdiri dari 45 ibu menyusui yang bekerja, dipilih menggunakan metode purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan observasi langsung, kemudian dianalisis menggunakan uji statistik bivariat untuk melihat hubungan antara konsumsi daun kelor dan keberhasilan menyusui. Berdasarkan hasil uji Chi-Square, diperoleh nilai p = 0,032, yang berarti lebih kecil dari tingkat signifikansi 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa konsumsi daun kelor memiliki hubungan yang bermakna terhadap keberhasilan menyusui. Selain itu, hasil analisis juga menunjukkan bahwa ibu yang mengonsumsi daun kelor memiliki peluang 2,5 kali lebih besar untuk berhasil menyusui dibandingkan dengan ibu yang tidak mengonsumsinya (OR = 2,5). Konsumsi daun kelor terbukti berpengaruh positif terhadap produksi ASI dan keberhasilan menyusui pada ibu bekerja. Oleh karena itu, tenaga kesehatan disarankan untuk memberikan edukasi kepada ibu menyusui mengenai manfaat daun kelor sebagai salah satu alternatif alami dalam mendukung laktasi. Selain itu, tempat kerja diharapkan menyediakan fasilitas laktasi yang memadai bagi ibu bekerja agar tetap dapat menyusui dengan optimal. Kata Kunci: Keberhasilan Menyusui, Ibu Bekerja, Daun Kelor, Produksi ASI.
Analisis Pengaruh Perilaku Konsumsi Makanan Siap Saji terhadap Risiko Pengembangan Penyakit Hipertensi di Kalangan Penduduk RW 07 Kavling Pengarengan Bekasi Utara Setiyawan, Heri; Barkah, Asep
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 9 (2025): Volume 5 Nomor 9 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i9.19736

Abstract

ABSTRAK Makanan siap saji juga dikenal sebagai "junk food" adalah makanan yang dapat dimakan dengan cepat dan mudah diakses. Memperoleh makanan siap saji di toko membuatnya lebih mudah untuk mendapatkan variasi makanan yang sesuai dengan selera dan kemampuan finansial. Namun jika dikonsumsi secara teratur dan terus menerus itu dapat menyebabkan overweight, yang berarti lebih banyak gizi, dan obesitas, yang berarti kegemukan, serta dapat menyebabkan masalah gizi lainnya pada remaja. Mengonsumsi junk food juga dapat mengganggu dan merusak kesehatan seperti mengakibatkan peningkatan lemak badan yang tidak seimbang yang dapat menyebabkan penuaan dini, diabetes mellitus, hipertensi, penyakit jantung koroner, dan kanker. Untuk mengeketahuinya pengaruh mengonsumsi makanan siap saji terhadap risiko hipertensi pada orang dewasa. jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif dan desain yang digunakan yaitu “cross-sectional”Penghitungan jumlah sampel bisa dilakukan dengan metode statistik menggunakan formula Slovin. Adanya hubungan antara frekuensi konsumsi makanan siap saji dan risiko hipertensi bukan kebetulan, melainkan signifikan secara statistik dengan nilai p Value 0,000 < 0.005. dari hasil penelitian yang telah dilaksanakan bahwa diketahui adanya hubungan antara frekuensi konsumsi makanan siap saji dan risiko hipertensi. Selain itu, ditemukan bahwa mayoritas responden lebih banyak perempuan dibandingkan laki-laki. Sedangkan menurut distribusi usia mayoritas berusia 18-30 tahun. Menurut distribusi makanan siap saji mayoritas dengan karakteristik perilaku konsumsi moderat. Sedangkan menurut distribusi penyakit hipertensi dengan karakteristik normal tinggi.  Kata Kunci: Perilaku, Makanan Siap Saji, dan Hipertensi  ABSTRACT Fast food also known as "junk food" is food that can be eaten quickly and is easily accessible. Getting ready-to-eat foods at the store makes it easier to get a variety of foods to suit your tastes and financial capabilities. However, if consumed regularly and continuously it can cause overweight, which means more nutrition, and obesity, which means being overweight, and can cause other nutritional problems in teenagers. Consuming junk food can also disrupt and damage health, such as resulting in an unbalanced increase in body fat which can cause premature aging, diabetes mellitus, hypertension, coronary heart disease and cancer. To find out the effect of consuming fast food on the risk of hypertension in adults. The type of research used is quantitative research and the design used is "cross-sectional". Calculating the number of samples can be done using statistical methods using the Slovin formula. The relationship between the frequency of fast food consumption and the risk of hypertension is not coincidental, but is statistically significant with a p value of 0.000 < 0.005. From the results of research that has been carried out, it is known that there is a relationship between the frequency of consumption of fast food and the risk of hypertension. In addition, it was found that the majority of respondents were more women than men. Meanwhile, according to the age distribution, the majority are 18-30 years old. According to the distribution of ready-to-eat food, the majority are characterized by moderate consumption behavior. Meanwhile, according to the distribution of hypertension with high normal characteristics. Keywords: Behavior, Fast Food, and Hypertension
Analisis Faktor - Faktor yang Berhubungan dengan Motivasi Kerja Perawat di Rumah Sakit Anna Bekasi Aminah, Siti; Seltira, Seltira
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 10 (2025): Volume 5 Nomor 10 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i10.19714

Abstract

ABSTRACT Work motivation is a factor that really determines the level of employee performance and the quality of achieving goals, where nurses are the main resource and an important part in providing services in hospitals to achieve the desired targets. The aim of this research is to determine the factors that influence the work motivation of nurses at the Inpatient Anna Hospital Bekasi. The type of design that will be used in the research is quantitative with a correlational study research design. The approach that will be taken in the research uses a cross-sectional method. In the statistical test carried out by researchers, namely the Chi Square test. From the SPSS test results, it is known that nurses' work motivation between individuals has a POR value of 7.944 (95%CI= 2,013-31,347), between nurses' work motivation and rewards or fees\ with a POR value of 30,545 (95%CI= 3,556-262,389), and between nurses' work motivation and responsibility\ with a POR value of 8 (95%CI= 2062-31041). It can be concluded that there is a relationship between nurses' work motivation and relationships between individuals, rewards or rewards, and responsibility. Keywords: Nurse Work Motivation, Reward, Responsibility ABSTRAK Motivasi kerja merupakan faktor yang sangat menentukan tingkat kinerja karyawan dan kualitas pencapaian tujuan, dimana perawat sebagai sumber daya utama dan merupakan bagian penting dari pemberian layanan di rumah sakit untuk mencapai sebuah target yang diinginkan. Penelitian ini untuk mengetahui faktor- faktor yang mempengaruhi motivasi kerja perawat di Rawat Inap Rumah Sakit Anna Bekasi. Metode yang digunakan dalam penilitian yakni kuantitatif dengan rancangan penelitian correlation study. Pendekatan yang akan dilakukan dalam penelitian menggunakan cara cross-sectional.menggunakan kuesioner sebanyak 50 sempel. Dalam uji statistic yang dilakukan oleh peneliti yakni uji Chi Square. Uji SPSS didapatkan motivasi kerja perawat antar individual dengan nilai POR 7.944 (95%CI= 2,013-31,347), motivasi kerja perawat dengan reward atau fee \ dengan nilai POR 30,545 (95%CI= 3,556-262,389), dan antara motivasi kerja perawat dengan tanggung jawab \ dengan nilai POR 8 (95%CI= 2,062-31,041). Terdapat hubungan antara motivasi kerja perawat dengan kolerasi antar individua, reward atau fee, dan tanggung jawab. Kata Kunci: Motivasi Kerja Perawat, Reward, Tanggung Jawab
Hubungan Sosiodemografi dan Pengetahuan terhadap Tingkat Kecemasan Pasien Pre Operasi di Instalasi Bedah Sentral Rsud Karawang Suara, Mahyar; Nanlohi, Yopi
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 10 (2025): Volume 5 Nomor 10 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i10.19506

Abstract

ABSTRACT Preoperative is a stage that begins when there is a decision to perform surgical intervention and ends when the patient is sent to the operating table. Clients who will undergo surgery will show high stress compared to the group of clients who are treated without a surgical plan. When the client arrives in the preoperative room, it is a condition that increases the client's anxiety. The anxiety they experience is usually related to all kinds of foreign procedures that the patient must undergo and also the threat to life safety due to all kinds of surgical procedures and anesthesia. Purpose This study aims to determine the relationship between sociodemographics and knowledge of the level of anxiety of preoperative patients in the Central Surgical Installation of Karawang Hospital. The method of taking research samples used Acidental sampling. This study used a Quantitative research design with a cross-sectional approach. The data collection tool used a questionnaire sheet, data analysis used the Chi-square test. The results of the study obtained data that had low knowledge and mild anxiety were 25 respondents with a percentage of 49.0% and those with moderate knowledge and mild anxiety were 23 respondents with a percentage of 45.1%. Meanwhile, those who experienced severe anxiety and low knowledge were 2 respondents with a percentage of 33.3%. From the results of the Chi-Square Test, a P-Value of 0.034 (0.05) was obtained, meaning that there was a significant relationship between knowledge and the level of pre-operative anxiety in the Central Surgical Installation of Karawang Hospital. The conclusion of this study is that there is a relationship between sociodemographics and knowledge on the level of pre-operative patient anxiety in the Central Surgical Installation of Karawang Hospital.  Keywords: Sociodemographics, Knowledge and Anxiety Level   ABSTRAK Pre operasi merupakan tahap yang dimulai ketika ada keputusan untuk dilakukan intervensi bedah dan diakhiri ketika pasien dikirim ke meja operasi. klien yang akan dilakukan pembedahan akan menunjukan stress yang tinggi dibandingkan dengan kelompok klien yang dirawat tanpa rencana tindakan pembedahan. Ketika klien tiba di ruangan pre operasi merupakan keadaan yang menambah kecemasan klien. Kecemasan yang mereka alami biasanya terkait dengan segala macam prosedur asing yang harus dijalani pasien dan juga ancaman terhadap keselamatan jiwa akibat segala macam prosedur pelaksanaan operasi dan tindakan pembiusan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sosiodemografi dan pengetahuan terhadap tingkat kecemasan pasien pre operasi di Instalasi bedah sentral RSUD Karawang. Pengambilan sampel penelitian menggunakan Acidental sampling. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Alat pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner, analisa data menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian didapatkan data yang memiliki pengetahuan rendah dan kecemasan ringan ada 25 responden dengan presentase 49,0% dan yang memiliki pengetahuan sedang dan kecemasan ringan ada 23 responden dengan presentase 45,1%. Sedangkan yang mengalami kecemasan berat dan berpengetahuan redah ada 2 responden dengan presntase 33,3%. Dari hasil Uji Chi-Square diperoleh P-Value 0,034 (0,05), artinya ada hubungan yang signifikan antara penegtahuan dengan tingkat kecemasan pre operasi di Instalasi bedah sentral RSUD Karawang. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan sosiodemografi dan pengetahuan terhadap tingkat kecemasan pasien pre operasi di Instalasi bedah sentral RSUD Karawang.  Kata Kunci: Sosiodemografi, Pengetahuan dan Tingkat Kecemasan

Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 6, No 4 (2026): Volume 6 Nomor 4 (2026) Vol 6, No 3 (2026): Volume 6 Nomor 3 (2026) Vol 6, No 2 (2026): Volume 6 Nomor 2 (2026) Vol 6, No 1 (2026): Volume 6 Nomor 1 (2026) Vol 5, No 12 (2025): Volume 5 Nomor 12 (2025) Vol 5, No 11 (2025): Volume 5 Nomor 11 (2025) Vol 5, No 10 (2025): Volume 5 Nomor 10 (2025) Vol 5, No 9 (2025): Volume 5 Nomor 9 (2025) Vol 5, No 8 (2025): Volume 5 Nomor 8 (2025) Vol 5, No 7 (2025): Volume 5 Nomor 7 (2025) Vol 5, No 6 (2025): Volume 5 Nomor 6 (2025) Vol 5, No 5 (2025): Volume 5 Nomor 5 (2025) Vol 5, No 4 (2025): Volume 5 Nomor 4 (2025) Vol 5, No 3 (2025): Volume 5 Nomor 3 (2025) Vol 5, No 2 (2025): Volume 5 Nomor 2 (2025) Vol 5, No 1 (2025): Volume 5 Nomor 1 (2025) Vol 4, No 12 (2024): Volume 4 Nomor 12 (2024) Vol 4, No 11 (2024): Volume 4 Nomor 11 (2024) Vol 4, No 10 (2024): Volume 4 Nomor 10 (2024) Vol 4, No 9 (2024): Volume 4 Nomor 9 (2024) Vol 4, No 8 (2024): Volume 4 Nomor 8 (2024) Vol 4, No 7 (2024): Volume 4 Nomor 7 (2024) Vol 4, No 6 (2024): Volume 4 Nomor 6 (2024) Vol 4, No 5 (2024): Volume 4 Nomor 5 (2024) Vol 4, No 4 (2024): Volume 4 Nomor 4 (2024) Vol 4, No 3 (2024): Volume 4 Nomor 3 (2024) Vol 4, No 2 (2024): Volume 4 Nomor 2 (2024) Vol 4, No 1 (2024): Volume 4 Nomor 1 (2024) Vol 3, No 12 (2023): Volume 3 Nomor 12 (2023) Vol 3, No 11 (2023): Volume 3 Nomor 11 (2023) Vol 3, No 10 (2023): Volume 3 Nomor 10 (2023) Vol 3, No 9 (2023): Volume 3 Nomor 9 (2023) Vol 3, No 8 (2023): Volume 3 Nomor 8 (2023) Vol 3, No 7 (2023): Volume 3 Nomor 7 (2023) Vol 3, No 6 (2023): Volume 3 Nomor 6 (2023) Vol 3, No 5 (2023): Volume 3 Nomor 5 (2023) Vol 3, No 4 (2023): Volume 3 Nomor 4 (2023) Vol 3, No 3 (2023): Volume 3 Nomor 3 (2023) Vol 3, No 2 (2023): Volume 3 Nomor 2 (2023) Vol 3, No 1 (2023): Volume 3 Nomor 1 (2023) Vol 2, No 4 (2022): Volume 2 Nomor 4 (2022) Vol 2, No 3 (2022): Volume 2 Nomor 3 (2022) Vol 2, No 2 (2022): Volume 2 Nomor 2 (2022) Vol 2, No 1 (2022): Volume 2 Nomor 1 (2022) Volume 1 Nomor 4 Desember 2021 Volume 1 Nomor 3 September 2021 Volume 1 Nomor 2 Juni 2021 Volume 1 Nomor 1 Maret 2021 More Issue