cover
Contact Name
M. Arifki Zaianro
Contact Email
m.arifkiz@yahoo.com
Phone
+6285366376666
Journal Mail Official
m.arifkiz@yahoo.com
Editorial Address
Jalan Imam Bonjol Gang Sultan Anom Perumahan Sultan Anom Residence Blok D No 1
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
MAHESA : Malahayati Health Student Journal
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 2746198X     EISSN : 27463486     DOI : 10.3324
Core Subject : Health,
MAHESA : Malahayati Health Student Journal, dengan nomor ISSN 2746-198X (Cetak) dan ISSN 2746-3486 (Online) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh DIII Keperawatan Universitas Malahayati Lampung. MAHESA : Malahayati Health Student Journal merupakan jurnal yang memiliki fokus utama pada hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dikembangkan dengan pendekatan interdispliner dan multidisiplin. Proses penerimaan naskah selalu terbuka setiap waktu, naskah yang sudah disubmit oleh penulis akan direview oleh reviewer yang ahli dalam bidang keperawatan dan kesehatan. MAHESA : Malahayati Health Student Journal telah menggunakan Open Journal System dimana penulis, editor dan reviewer bisa memantau proses naskah secara online. Dalam satu tahun MAHESA : Malahayati Health Student Journal terbit sebanyak 4 kali yaitu pada bulan Maret, Juni, September, Desember.
Articles 1,573 Documents
Hubungan Karakteristik Sosio Demografi dengan PHBS Rumah Tangga di Desa Sukamulya Fauziyah, Shafira Fitri; Rahayuwati, Laili; Rosidin, Udin
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 9 (2025): Volume 5 Nomor 9 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i9.19255

Abstract

ABSTRACT The implementation of Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) aims to reduce the prevalence of communicable diseases and non-communicable diseases (NCDs), which are leading causes of mortality in Indonesia. However, the adoption of PHBS in Sukamulya Village remains low, influenced by various factors, including socio-demographic characteristics. This study aims to analyze the relationship between socio-demographic characteristics (age, gender, education level, and family income) and the implementation of PHBS in Sukamulya Village. A quantitative analytical method with a cross-sectional study design was used, involving 502 household heads in Sukamulya Village as respondents.The results showed a significant relationship between age, education level, and family income with household PHBS. However, gender did not show any correlation with household PHBS. Based on these findings, nurses can play an active role in educating the community on the importance of PHBS, particularly targeting younger age groups, low-income families, and those with lower education levels, to improve PHBS practices within the community. Keywords: PHBS, Socio-Demographic, Household ABSTRAK Penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) ditetapkan untuk menekan angka penyakit menular, penyakit tidak menular (PTM) yang menjadi penyebab kematian di Indonesia. Namun, penerapan PHBS di Desa Sukamulya masih rendah. Rendahnya angka pencapaian PHBS ini dipengaruhi oleh banyak faktor. Salah satu faktornya adalah karakteristik sosio demografi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara karakteristik sosio-demografi (usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, dan pendapatan keluarga) dengan penerapan PHBS di Desa Sukamulya.Metode penelitian yang digunakan adalah analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara usia, tingkat pendidikan, dan pendapatan keluarga dengan PHBS tatanan rumah tangga. Sedangkan, untuk jenis kelamin tidak berhubungan dengan PHBS tatanan rumah tangga. Berdasarkan hal tersebut, maka perawat dapat berperan aktif dalam memberikan edukasi tentang pentingnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), khususnya kepada kelompok usia muda, pendapatan rendah dan tingkat pendidikan rendah. Sehingga dapat meningkatkan PHBS di masyarakat.  Kata Kunci: PHBS, Sosio-Demografi, Rumah Tangga
Hubungan Tipe Kepribadian, Pendidikan Orang Tua, dan Aktivitas Fisik dengan Kejadian Obesitas pada Remaja di SMA Negeri 1 Mataram Wiadnyani, Komang Ayu Mita; Ruqayyah, Siti; Rahadianti, Dian; Saputra, Putu Janu Eka
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 9 (2025): Volume 5 Nomor 9 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i9.19296

Abstract

ABSTRACT The prevalence of non-communicable diseases (NCDs), including obesity, continues to rise across all age groups. Obesity, characterized by abnormal fat accumulation, has become a global health issue affecting both adolescents and adults in developed and developing countries. Various factors contribute to the occurrence of obesity, including internal factors such as personality types, and external factors such as parental education levels and physical activity. Objective to determine the relationship between personality types, parental education, and physical activity with the incidence of obesity in adolescents at SMA Negeri 1 Mataram. This study uses an observational analytic method with a cross-sectional study design. Data analysis was performed using Chi-square. The study revealed a significant relationship between extroverted personality type and obesity among adolescents at SMA Negeri 1 Mataram (p-value = 0.038; PR 0.321 with 95% CI 0.106-0.970). However, no significant relationship was found between the father’s (p-value = 0.115) and mother’s (p-value = 0.158) education levels and obesity. Physical activity was also found to have a significant relationship with obesity (p-value = 0.000), where adolescents with low physical activity were more likely to experience obesity. This study shows that personality type and physical activity are significantly associated with the occurrence of obesity in adolescents at SMA Negeri 1 Mataram. However, no significant relationship was found between parental education levels and the incidence of obesity. Keywords: Obesity, Adolescents, Personality Type, Parental Education, Physical Activity  ABSTRAK Prevalensi penyakit tidak menular (PTM), termasuk obesitas, terus meningkat di semua kelompok usia. Obesitas, yang ditandai dengan akumulasi lemak tubuh yang abnormal, menjadi masalah kesehatan global, baik remaja maupun orang dewasa di negara maju maupun berkembang. Berbagai faktor mempengaruhi terjadinya obesitas, baik faktor internal seperti tipe kepribadian, maupun faktor eksternal seperti tingkat pendidikan orang tua dan aktivitas fisik. Tujuan Untuk mengetahui hubungan tipe kepribadian, pendidikan orang tua, dan aktivitas fisik dengan kejadian obesitas pada remaja di SMA Negeri 1 Mataram. Penelitian ini menggunakan metode analitik observasional dengan rancangan cross-sectional study. Analisis data menggunakan Chi square. Penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara tipe kepribadian ekstrovert dengan kejadian obesitas pada remaja di SMA Negeri 1 Mataram (p-value= 0,038 dan PR 0,321 dengan 95% CI 0,106-0,970). Namun, tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan ayah (p-value = 0,115) dan ibu (p-value = 0,158) dengan obesitas. Aktivitas fisik juga terbukti memiliki hubungan signifikan dengan obesitas (p-value = 0,000), dimana remaja dengan aktivitas fisik rendah memiliki kecenderungan lebih tinggi untuk mengalami obesitas. Penelitian ini menunjukkan bahwa tipe kepribadian dan aktivitas fisik berhubungan signifikan dengan kejadian obesitas pada remaja di SMA Negeri 1 Mataram. Namun, tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan orang tua dan kejadian obesitas. Kata Kunci: Obesitas, Remaja, Tipe Kepribadian, Pendidikan Orang Tua, Aktivitas Fisik.
Hubungan Perilaku Caring Perawat terhadap Tingkat Kecemasan Keluarga Pasien di Ruangan ICU Rumah Sakit Royal Taruma Cusmarih, Cusmarih; Usrikasetiawati, Ina
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 10 (2025): Volume 5 Nomor 10 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i10.19591

Abstract

ABSTRACT The Intensive Care Unit (ICU) is a special room for critical patients who require intensive care with or without the hope of recovery. Anxiety is a psychological state in which a person experiences excessive anxiety that is constant and difficult to control, so that it can have a negative impact on daily life. The relationship between nurses' caring behavior and the level of anxiety of families of patients treated in the ICU of Royal Taruma Hospital was identified. This type of research uses quantitative research with the research design used in this study, namely cross-sectional, this research design is simultaneous once with measurement and observation to find the relationship between independent and dependent variables. Based on the statistical results obtained the results of the fisher test 0.004 or p value <α 0.05. This means that there is a relationship between nurses' caring behavior and the level of anxiety of the families of patients treated in the ICU of the Royal Taruma Hospital in the results of this study. Keywords: Caring Behavior, Nurses, Family Anxiety Level ABSTRAK Perawatan Intensif atau Intensive Care Unit (ICU) merupakan ruangan khusus untuk pasien kritis yang memerlukan perawatan intensif dengan atau tanpa harapan pasien sembuh. Kecemasan merupakan keadaan psikologis dimana seseorang mengalami cemas yang berlebihan secara konstan dan sulit untuk dikendalikan, sehingga dapat memiliki dampak negatif pada kehidupan sehari-hari. Teridentifikasi hubungan antara perilaku caring perawat dengan tingkat kecemasan keluarga pasien yang dirawat di ruang ICU Rumah Sakit Royal Taruma. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu cross sectional, rancangan penelitian ini bersifat simultan satu kali dengan pengukuran dan observasi untuk mencari hubungan antara variabel independen dan dependen. Hasil uji statistic diperoleh hasil uji fisher 0.004 atau p value <α 0.05. Ada hubungan perilaku caring perawat dengan tingkat kecemasan keluarga pasien yang dirawat di ruang ICU Rumah Sakit Royal Taruma pada hasil penelitian ini.  Kata Kunci: Perilaku Caring,  Perawat, Tingkat Kecemasan Keluarga
Uji Karakteristik Fisik dan Efektivitas Eco Enzim Jeruk Lemon terhadap Bakteri Staphylococcus Aureus Sugiyanto, Sugiyanto; Andika, Venny Kurnia; Laurentza, Nancy Ratu Jovancha
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 9 (2025): Volume 5 Nomor 9 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i9.21581

Abstract

ABSTRACT Background to the benefits of Eco Enzymes, especially those derived from natural ingredients such as lemons, for skin health, among others, first, eco enzymes have gentle exfoliating properties and eco-enzymes can also be used as a disinfectant and hand sanitizer, where this eco enzyme can be used as a reliever. infections and healing wounds. This research was to determine the physical characteristics and anti-bacterial effectiveness of lemon eco enzyme against the bacteria Staphylococcus aureus. Experimental research method where the lemon eco enzyme is used to test the physical characteristics and anti-bacterial effectiveness where the lemon eco enzyme sample is divided into 3 concentrations, namely 10%, 15% and 20% and the negative control is used aqudes while the positive control is used liquid soap and carried out measurements related to organoleptics, pH, specific gravity and inhibitory power on the bacteria Staphylococcus aureus. The result research showed that the eco enzyme color of lemon was 10%. 15% and 20% light yellow, light yellow soap color and clear distilled water color, 10% lemon orange eco enzyme smell. 15% and 20% lemon, typical fragrant soap smell and odorless distilled water, 10% eco enzyme form of lemon. 15%, 20%, soap and distilled water are clear liquids, pH eco enzyme lemon 10% 8.1. 15% 8.7 and 20% 9.4 distilled water 7.1 and soap 12.1 and for the specific gravity of the eco enzyme lemon 10% is 0.9582, 15% is 0.9345, 20% is 0.899, distilled water 0 .9891 and soap 0.9957, while for the anti-bacterial effectiveness test on eco enzyme lemon 10% is 7.03, 15% is 8.2, 20% is 9.73, soap is 11.4 and distilled water is 5.07. The conclusion for testing the anti-bacterial effectiveness of Staphylococcus aureus for the lemon eco enzyme sample is that the best is at an eco enzyme concentration of 20% but the effect is still smaller than with soap. Keywords: Lemon Eco Enzyme, Anti-Bacterial, Staphylococcus Aureus  ABSTRAK Latar belakang manfaat Eco Enzim khususnya yang berasal dari bahan alami seperti jeruk lemon,terhadap kesehatan kulit antara lain pertama, eco enzim memiliki sifat eksfoliasi yang lembut dan eco-enzyme dapat juga dimanfaatkan sebagai desinfektan dan hand sanitizer, dimana eco enzyme ini dapat digunakan sebagai meredakan infeksi dan menyembuhkan luka. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakteristik fisik dan efektifitas anti baakteri pada eco enzym jeruk lemon terhadap  bakteri Staphylococcus aureus. Metode penelitian eksperimen dimana eco enzim jeruk lemon  yang digunakan untuk uji karakteristik fisik dan efektifitas anti bakteri dimana sampel eco enzim jeruk lemon dibagi menjadi 3  konsentrasi yaitu 10%, 15% dan 20% dan control negative digunaknan aqudes sedangkan control positif dipakai sabun cair dan dilakukan pengukuran terkait dengan organoleptis, pH, bobot jenis dan daya hambat pada bakteri staphylococcus aureus. Hasil penelitian didapatkan warna eco enzim jeruk lemon 10%. 15% dan 20% kuning mudah, warna sabun kuning mudah dan warna aquades bening, bau eco enzim jeruk lemon 10%. 15% dan 20% jeruk lemon, bau sabun wangi khas sabun dan aquades tidak ber bau, bentuk eco enzim jeruk lemon 10%. 15%, 20%, sabun dan aquades adalah cairan jernih, pH eco enzim jeruk lemon 10% 8,1. 15% 8,7 dan 20% 9,4 aquades 7,1 dan sabun 12,1 dan untuk berat jenis eco enzim jeruk lemon 10%.adalah 0,9582,  15% adalah 0,9345, 20% adalah 0,899, aquades 0,9891 dan sabun 0,9957 sedangkan untuk uji effektifitas anti bakteri pada eco enzim jeruk lemon 10% adalah 7,03, 15% adalah 8,2, 20% adalah 9,73, sabun adalah 11,4 dan aquades 5,07. Kesimpulan untuk uji effektifitas anti bakteri Staphylococcus aureus untuk sampel eco enzim jeruk lemon yang paling baik yaitu pada konsentrasi eco enzim 20% tetapi efeknya masih lebih kecil dibandingkan dengan sabun.  Kata Kunci: Eco Enzim Jeruk Lemon, Anti Bakteri, Staphylococcus Aureus
Pengaruh Pemberian Ekstrak Daun Tin Terhadap Kadar Malondialdehyde Pada Tikus Putih Model Stroke Iskemik Salsabilla, Rifdah; Rachman, Mochammad Erwin; Bakhtiar, Ilma Khaerina Amaliyah; Muchsin, Achmad Harun; Utami, Dian Fahmi
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 10 (2025): Volume 5 Nomor 10 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i10.19522

Abstract

ABSTRACT Oxidative stress has an important role in ischemic stroke. Malondialdehyde (MDA) is a biomarker of oxidative stress. A high MDA concentration indicates an oxidation process in the cell membrane. One plant that is thought to contain high levels of antioxidant compounds is fig leaves. Fig leaves contain flavonoid compounds which are an alternative therapy option to prevent the formation of free radicals, thus potentially improving the symptoms of ischemic stroke. The aim of this study was to analyze the effect of administering fig leaf extract (Ficus Carica L.) on MDA levels in white rats (Rattus norvegicus) ischemic stroke model. The purpose of this study was to analyze the effect of tin leaf extract (Ficus Carica L.) on MDA levels in white rats (Rattus norvegicus) ischemic stroke model. This type of research is true experimental which uses Randomized Pretest Posttest Control Group Design using experimental animals. The results showed that there is an effect of giving tin leaf extract (Ficus Carica L.) on MDA levels in white rats (Rattus norvegicus) ischemic stroke model seen in the decrease in MDA levels after being treated with the best dose to reduce MDA levels is 500 mg / kgBB.  Giving this dose can reduce the highest MDA levels on the 7th day after treatment then increase on the 14th day after treatment. The conclusion of this study is giving tin leaf extract (Ficus carica L.) affects MDA levels in white rats (Rattus norvegicus) ischemic stroke model. The optimal dose to reduce MDA levels is 500 mg/kgBB, with the most significant decrease in MDA levels occurring on day 7 after treatment. These results indicate that tin leaf extract has potential as a therapeutic agent in reducing oxidative stress in ischemic stroke conditions, although the effect is temporary. Keywords: Tin Leaf Extract, Malondialdehyde Levels, White Rats, And Ischemic Stroke.  ABSTRAK Stres oksidatif mempunyai peran penting dalam stroke iskemik. Malondialdehyde (MDA) adalah salah satu biomarker stres oksidatif. Konsentrasi MDA yang tinggi menunjukkan adanya proses oksidasi pada membran sel. Salah satu tanaman yang diduga memiliki kandungan senyawa antioksidan yang tinggi adalah daun tin. Daun tin mengandung senyawa  flavonoid yang menjadi salah satu pilihan terapi alternatif untuk mencegah pembentukan radikal bebas sehingga berpotensi memperbaiki gejala stroke iskemik. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh pemberian ekstrak daun tin (Ficus Carica L.) terhadap kadar MDA pada tikus putih (Rattus norvegicus) model stroke iskemik. Jenis penelitian ini adalah true experimental yang menggunakan rancangan Randomized Pretest Posttest Control Group Design dengan menggunakan hewan coba. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh pemberian pemberian pemberian ekstrak daun tin (Ficus Carica L.) terhadap kadar MDA pada tikus putih (Rattus norvegicus) model stroke iskemik yang terlihat pada penurunan kadar MDA setelah diberi perlakuan dengan dosis yang paling baik untuk menurunkan kadar MDA adalah sebesar 500 mg/kgBB.  Pemberian dosis tersebut dapat menurunkan kadar MDA paling tinggi pada hari ke-7 setelah perlakuan kemudian meningkat pada hari ke-14 setelah perlakuan. Pemberian ekstrak daun tin (Ficus carica L.) berpengaruh terhadap kadar MDA pada tikus putih (Rattus norvegicus) model stroke iskemik. Dosis optimal untuk menurunkan kadar MDA adalah 500 mg/kgBB, dengan penurunan kadar MDA paling signifikan terjadi pada hari ke-7 setelah perlakuan. Hasil ini mengindikasikan bahwa ekstrak daun tin memiliki potensi sebagai agen terapeutik dalam mengurangi stres oksidatif pada kondisi stroke iskemik, meskipun efeknya bersifat sementara. Kata Kunci: Ekstrak Daun Tin, Kadar Malondialdehyde, Tikus Putih, dan Stroke Iskemik
Hubungan Kecemasan dengan Kesiapsiagaan Bencana Gempa Bumi pada Siswa SMAN 1 Cisarua yang Berlokasi di Zona Merah Sesar Lembang Setiawati, Pipit Fitri; Kosasih, Cecep Eli; Sari, Sheizi Prista
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 9 (2025): Volume 5 Nomor 9 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i9.19390

Abstract

ABSTRACT Indonesia is a country with a high risk of disasters, including earthquakes. Preparedness is important to reduce the impact of disasters, while anxiety can influence preparedness by fostering motivation. The purpose of this study was to determine the relationship between anxiety and earthquake disaster preparedness among SMAN 1 Cisarua students located in the Red Zone of the Lembang Fault. This research is a quantitative research with a cross-sectional approach involving 95 students as respondents. The instruments used were the Indonesian version of the General Anxiety Disorder (GAD-7) questionnaire to measure anxiety and the LIPI-UNESCO/ISDR (2006) preparedness questionnaire to measure preparedness. The data of the research respondents were analyzed using Spearman rho non-parametric analysis. The results showed that most students had a moderate level of anxiety (58,9%) and a ready level of preparedness (60%). The p-value obtained is 0,013 and the correlation coefficient is 0,255 which indicates that there is a significant relationship between anxiety and earthquake disaster preparedness with a weak relationship strength and positive relationship direction. Anxiety with earthquake disaster preparedness has a positive relationship at a certain level, namely anxiety at a moderate level will contribute to increasing preparedness by fostering encouragement or motivation. Keywords: Anxiety, Disaster Preparedness, Earthquake, Student  ABSTRAK Indonesia merupakan negara yang berisiko tinggi terhadap bencana, termasuk gempa bumi. Kesiapsiagaan penting untuk mengurangi dampak bencana, sedangkan kecemasan dapat memengaruhi kesiapsiagaan dengan menumbuhkan doroangan atau motivasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kecemasan dengan kesiapsiagaan bencana gempa bumi pada siswa SMAN 1 Cisarua yang berlokasi di Zona Merah Sesar Lembang. Penelitian ini merupakan penelitian kuntitatif dengan pendekatan cross-sectional yang melibatkan 95 siswa sebagai responden. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner General Anxiety Disorder (GAD-7) versi bahasa Indonesia untuk mengukur kecemasan dan kuesioner kesiapsiagaan LIPI-UNESCO/ISDR (2006) untuk mengukur kesiapsiagaan. Data responden penelitian dianalisis menggunakan analisis non-parametrik Spearman rho. Hasil penelitian menunjukkan jika sebagian besar siswa memiliki tingkat kecemasan sedang (58,9%) dan tingkat kesiapsiagaan siap (60%). Nilai p-value yang didapatkan sebesar 0,013 dan koefisien korelasi 0,255 yang mengindikasikan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kecemasan dan kesiapsiagaan bencana gempa bumi dengan kekuatan hubungan yang lemah serta arah hubungan yang positif. Kecemasan dengan kesiapsiagaan bencana gempa bumi memiliki hubungan yang positif pada tingkat tertentu, yakni kecemasan pada tingkat sedang akan berkonstribusi dalam meningkatkan kesiapsiagaan dengan menumbuhkan dorongan atau motivasi.  Kata Kunci: Kecemasan, Kesiapsiagaan, Gempa Bumi, Siswa
Pengaruh Kapabilitas, Peluang, dan Motivasi Terhadap Perilaku Tenaga Kesehatan dalam Melakukan Perawatan: Tinjauan Systematic Literatur Review Harto, Dwi; Ernawati, Ernawati; Aisah, Siti
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 10 (2025): Volume 5 Nomor 10 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i10.21655

Abstract

ABSTRACT Quality healthcare is a fundamental right of every individual. The quality of care provided by healthcare professionals depends heavily on various factors, one of which is their behavior. Healthcare professionals' behavior in providing care is influenced by various factors, which can be grouped into capabilities, opportunities, and motivation. This article aims to examine how capabilities, opportunities, and motivation influence healthcare professionals' behavior in providing care through a systematic literature review. This study used a systematic review of literature discussing the influence of capabilities, opportunities, and motivation on healthcare professionals' behavior in providing care using the PRISMA method. Searches were conducted in PubMed, Scopus, Web of Science, Cochrane Library, and Google Scholar using the keywords "Capability," "Opportunity," "Motivation," "Behavior," and "COM-B." A total of seven selected articles analyzed the influence of capabilities, opportunities, and motivation on healthcare professionals' behavior in providing care. The results of this systematic review indicate that capabilities, opportunities, and motivation are important factors influencing healthcare professionals' behavior in providing medical care. Improving these three factors simultaneously through an integrated strategy will be key to improving the quality of medical care and providing better patient care. Keywords: Capability, Opportunity, Motivation, Behavior, COM-B  ABSTRAK Perawatan kesehatan yang berkualitas merupakan hak dasar setiap individu. Kualitas perawatan yang diberikan oleh tenaga kesehatan sangat bergantung pada berbagai faktor, salah satunya adalah perilaku mereka. Perilaku tenaga kesehatan dalam memberikan perawatan ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, yang dapat dikelompokkan menjadi kapabilitas, peluang, dan motivasi. Artikel ini bertujuan untuk meninjau bagaimana pengaruh kapabilitas, peluang, dan motivasi terhadap perilaku tenaga kesehatan dalam melakukan perawatan melalui tinjauan sistematik literatur. Penelitian ini menggunakan tinjauan sistematis (symantic review) terhadap literatur yang membahas pengaruh kapabilitas, peluang, dan motivasi terhadap perilaku tenaga kesehatan dalam melakukan perawatan dengan metode PRISMA. Pencarian dilakukan di database PubMed, Scopus, Web of Science, Cochrane Library, dan Google Scholar. Menggunakan kata kunci “Capability”, “Opportunity”, “Motivation”, “Behavior”, “COM-B”. Total 7 artikel terpilih menganalisis pengaruh kapabilitas, peluang, dan motivasi terhadap perilaku tenaga kesehatan dalam melakukan perawatan. Hasil tinjauan sistematis ini menunjukkan bahwa kapabilitas, opportunity, dan motivasi merupakan faktor penting yang berpengaruh pada perilaku tenaga kesehatan dalam melakukan perawatan medis. Meningkatkan ketiga faktor ini secara bersamaan melalui strategi yang terintegrasi akan menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas perawatan medis dan memberikan pelayanan yang lebih baik bagi pasien. Kata Kunci: Capability, Opportunity, Motivation, Behavior, COM-B
Pengaruh Effleurage Massage Terhadap Penurunan Nyeri Punggung Pada Ibu Hamil Trimester III di TPMB Ika Pratiwi Sodri Jusmawati, Jusmawati; Sodri, Ria Pratiwi
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 10 (2025): Volume 5 Nomor 10 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i10.19529

Abstract

ABSTRACT Pregnant women who enter 28 weeks of pregnancy are at high risk of experiencing lower back pain (Low Back Pain), although this pain can occur at any time during pregnancy. Postural changes, increased load on the spine due to fetal growth, and spinal conditions (lordosis) that cause excessive pressure on the spine can cause pain and discomfort. This condition has the potential to cause dysfunction in pregnant women, which can affect their quality of life. To determine the effect of Effleurage Massage on reducing back pain in pregnant women in the third trimester at TPMB Ika Pratiwi Sodri Bekasi in 2024. Using quantitative research with One Group Pretest-Posttest Design. The research sample consisted of 30 pregnant women selected using the total sampling technique. Data analysis was carried out using the Wilcoxon Range List statistical test. Based on the Wilcoxon test, the p-value <0.001 (<0.05), which indicates a significant effect of Effleurage Massage on reducing back pain in pregnant women in the third trimester. There is a significant effect of Effleurage Massage on reducing back pain in pregnant women in the third trimester at TPMB Ika Pratiwi Sodri Bekasi in 2024. It is hoped that the results of this study can provide useful information for the community, especially pregnant women, regarding the importance of Effleurage Massage therapy as an alternative to reduce back pain during pregnancy, as well as improve the quality of life of pregnant women. Keywords: Effleurage Massage, Back Pain  ABSTRAK Ibu hamil yang memasuki usia kehamilan 28 minggu berisiko tinggi mengalami nyeri punggung bagian bawah (Low Back Pain), meskipun nyeri ini dapat terjadi kapan saja selama kehamilan. Perubahan postural, peningkatan beban pada tulang belakang akibat tumbuhnya janin, serta kondisi tulang punggung (lordosis) yang menyebabkan tekanan berlebih pada tulang belakang dapat menimbulkan rasa sakit dan ketidaknyamanan. Kondisi ini berpotensi menyebabkan disfungsi pada ibu hamil, yang dapat mempengaruhi kualitas hidupnya. Mengetahui pengaruh Effleurage Massage terhadap penurunan nyeri punggung pada ibu hamil trimester III di TPMB Ika Pratiwi Sodri Bekasi pada tahun 2024. Menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain One Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian terdiri dari 30 ibu hamil yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Analisis data dilakukan dengan uji statistik Wilcoxon Range List. Berdasarkan uji Wilcoxon menunjukkan nilai p-value < 0,001 (< 0,05), yang mengindikasikan adanya pengaruh signifikan dari pemberian Effleurage Massage terhadap penurunan nyeri punggung pada ibu hamil trimester III. Terdapat pengaruh yang signifikan dari pemberian Effleurage Massage terhadap penurunan nyeri punggung pada ibu hamil trimester III di TPMB Ika Pratiwi Sodri Bekasi pada tahun 2024. Diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat, khususnya ibu hamil, mengenai pentingnya terapi Effleurage Massage sebagai salah satu alternatif untuk mengurangi nyeri punggung selama kehamilan, serta meningkatkan kualitas hidup ibu hamil. Kata Kunci: Effleurage Massage, Nyeri Punggung
Hubungan Antara Faktor Sosiodemografi Ibu (Pendidikan, Pekerjaan, Dan Pendapatan) Terhadap Perilaku Pemberian Asi Eksklusif Di Wilayah Kerja Puskesmas Mataram Darmaiswara, Bagus Komang Rama Dita; Benvenuto, Ananta Fittonia; Anulus, Ayu; Wiradharma, I Gusti Agung Gede Agung
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 9 (2025): Volume 5 Nomor 9 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i9.19339

Abstract

ABSTRACT The exclusive breastfeeding rate in Indonesia has not yet reached the national target of 80%. The low prevalence of exclusive breastfeeding poses risks to the growth, development, and immune system of infants. Maternal sociodemographic factors, such as education, occupation, and income, are believed to influence exclusive breastfeeding practices. This study aims to examine the association between maternal sociodemographic factors (education, occupation, and income) and exclusive breastfeeding practices in the working area of Mataram community health center.  This study employed a quantitative cross-sectional design. Sampling was conducted using the cluster sampling technique, with 95 participants selected based on inclusion and exclusion criteria. The independent variables are education, employment, and income, while the dependent variable is exclusive breastfeeding. Data analysis was performed using the Chi-Square test. Significant correlation were observed between education (PR = 1.88; 95% CI = 1.23–2.86; p = 0.009), income (PR = 1.80; 95% CI = 1.16–2.78; p = 0.015), and occupation (PR = 0.53; 95% CI = 0.34–0.81; p = 0.009) with exclusive breastfeeding practices. Maternal education, income, and occupational status influence exclusive breastfeeding practices. Mothers with higher educational attainment and income levels are more likely to engage in exclusive breastfeeding, whereas working mothers are less likely to do so.   Keywords: Exclusive Breastfeeding, Occupation, Education, Income, Maternal Sociodemographic  ABSTRAK Pemberian ASI eksklusif di Indonesia belum mencapai target nasional yaitu sebesar 80%. Rendahnya pemberian ASI eksklusif ini menimbulkan risiko terhadap tumbuh kembang dan kekebalan tubuh bayi. Faktor-faktor sosiodemografi ibu seperti pendidikan, pekerjaan, dan pendapatan ibu diyakini mempengaruhi perilaku pemberian ASI eksklusif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara faktor sosiodemografi ibu (pendidikan, pekerjaan, dan pendapatan) terhadap perilaku pemberian ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Mataram. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik cluster sampling. Sebanyak 95 sampel dipilih yang telah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Variabel independen adalah pendidikan, pekerjaan, dan pendapatan. Variabel dependen adalah ASI eksklusif. Analisis data dilakukan dengan uji Chi-Square. Terdapat hubungan pendidikan (PR = 1,88; 95% CI = 1,23-2,86; p = 0,009), pendapatan (PR = 1,80; 95% CI = 1,16-2,78; p = 0,015), dan pekerjaan (PR = 0,53; 95% CI = 0,34-0,81; p = 0,009) dengan perilaku pemberian ASI eksklusif. Pendidikan, pendapatan, dan status pekerjaan ibu memengaruhi perilaku pemberian ASI eksklusif, dengan ibu berpendidikan lebih tinggi dan berpendapatan lebih besar cenderung lebih sering memberikan ASI eksklusif sementara ibu yang bekerja cenderung memiliki peluang lebih rendah untuk melakukannya. Kata Kunci:  ASI Eksklusif, Pekerjaan, Pendidikan, Pendapatan, Sosiodemografi
Pengaruh Teknologi Informasi dan Kualitas Pelayanan Publik terhadap Kepuasan Pengguna Jasa di Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan Tanjung Priok Isnaeni, Isnaeni; Wahyudi, Wahyudi
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 10 (2025): Volume 5 Nomor 10 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i10.19601

Abstract

ABSTRACT Health services are basic services that are the rights of the community and must be fulfilled by the government in a country as the organizer of the state. This study aims to determine whether the use of information technology and the quality of public services can affect the satisfaction of service users at the Tanjung Priok Health Quarantine Center. The research approach used is the quantitative method. The population in this study were service users in the ship health document service, vaccination and KIR and OMKABA sections at the Tanjung Priok Health Quarantine Center totaling 13,180 service users. The sample in this study was 100 respondents. The analysis used in this study was multiple linear regression. The significance value of Service Quality (X2) on Service User Satisfaction (Y) is 0.000 <0.05 and the calculated t value (8.842)> t table (1.985). Service Quality (X2) has a positive and significant effect on Service User Satisfaction (Y). Keywords: Information Technology, Health Service Quality, User Satisfaction ABSTRAK Layanan kesehatan adalah layanan dasar yang menjadi hak masyarakat serta wajib dipenuhi oleh pemerintah di dalam sebuah Negara sebagai penyelenggara Negara. Penelitiam ini bertujuan untuk mengetahui apakah penggunaan teknologi informasi dan kualitas pelayanan publik dapat mempengaruhi kepuasan pengguna jasa yang berada di Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan Tanjung Priok. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah pengguna jasa pada pelayanan dokumen kesehatan kapal, vaksinasi dan KIR serta OMKABA di Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan Tanjung Priok  yang berjumlah 13.180 pengguna jasa. sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 100 orang responden. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi Linear berganda. Nilai signifikansi Kualitas Pelayanan (X2) terhadap Kepuasan Pengguna Jasa (Y) sebesar 0,000 < 0,05 dan dan nilai thitung (8,842) > ttabel (1,985). Kualitas Pelayanan (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Pengguna Jasa (Y). Kata Kunci: Teknologi Informasi, Kualitas Layanan Kesehatan, Kepuasan Pengguna.

Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 6, No 4 (2026): Volume 6 Nomor 4 (2026) Vol 6, No 3 (2026): Volume 6 Nomor 3 (2026) Vol 6, No 2 (2026): Volume 6 Nomor 2 (2026) Vol 6, No 1 (2026): Volume 6 Nomor 1 (2026) Vol 5, No 12 (2025): Volume 5 Nomor 12 (2025) Vol 5, No 11 (2025): Volume 5 Nomor 11 (2025) Vol 5, No 10 (2025): Volume 5 Nomor 10 (2025) Vol 5, No 9 (2025): Volume 5 Nomor 9 (2025) Vol 5, No 8 (2025): Volume 5 Nomor 8 (2025) Vol 5, No 7 (2025): Volume 5 Nomor 7 (2025) Vol 5, No 6 (2025): Volume 5 Nomor 6 (2025) Vol 5, No 5 (2025): Volume 5 Nomor 5 (2025) Vol 5, No 4 (2025): Volume 5 Nomor 4 (2025) Vol 5, No 3 (2025): Volume 5 Nomor 3 (2025) Vol 5, No 2 (2025): Volume 5 Nomor 2 (2025) Vol 5, No 1 (2025): Volume 5 Nomor 1 (2025) Vol 4, No 12 (2024): Volume 4 Nomor 12 (2024) Vol 4, No 11 (2024): Volume 4 Nomor 11 (2024) Vol 4, No 10 (2024): Volume 4 Nomor 10 (2024) Vol 4, No 9 (2024): Volume 4 Nomor 9 (2024) Vol 4, No 8 (2024): Volume 4 Nomor 8 (2024) Vol 4, No 7 (2024): Volume 4 Nomor 7 (2024) Vol 4, No 6 (2024): Volume 4 Nomor 6 (2024) Vol 4, No 5 (2024): Volume 4 Nomor 5 (2024) Vol 4, No 4 (2024): Volume 4 Nomor 4 (2024) Vol 4, No 3 (2024): Volume 4 Nomor 3 (2024) Vol 4, No 2 (2024): Volume 4 Nomor 2 (2024) Vol 4, No 1 (2024): Volume 4 Nomor 1 (2024) Vol 3, No 12 (2023): Volume 3 Nomor 12 (2023) Vol 3, No 11 (2023): Volume 3 Nomor 11 (2023) Vol 3, No 10 (2023): Volume 3 Nomor 10 (2023) Vol 3, No 9 (2023): Volume 3 Nomor 9 (2023) Vol 3, No 8 (2023): Volume 3 Nomor 8 (2023) Vol 3, No 7 (2023): Volume 3 Nomor 7 (2023) Vol 3, No 6 (2023): Volume 3 Nomor 6 (2023) Vol 3, No 5 (2023): Volume 3 Nomor 5 (2023) Vol 3, No 4 (2023): Volume 3 Nomor 4 (2023) Vol 3, No 3 (2023): Volume 3 Nomor 3 (2023) Vol 3, No 2 (2023): Volume 3 Nomor 2 (2023) Vol 3, No 1 (2023): Volume 3 Nomor 1 (2023) Vol 2, No 4 (2022): Volume 2 Nomor 4 (2022) Vol 2, No 3 (2022): Volume 2 Nomor 3 (2022) Vol 2, No 2 (2022): Volume 2 Nomor 2 (2022) Vol 2, No 1 (2022): Volume 2 Nomor 1 (2022) Volume 1 Nomor 4 Desember 2021 Volume 1 Nomor 3 September 2021 Volume 1 Nomor 2 Juni 2021 Volume 1 Nomor 1 Maret 2021 More Issue