cover
Contact Name
-
Contact Email
redaksi.biomed@gmail.com
Phone
+6287859850400
Journal Mail Official
redaksi.biomed@gmail.com
Editorial Address
UNITRI PRESS UPT. Penerbitan & Jurnal Ilmiah Jl. Telaga Warna, Tlogomas Malang, Jawa Timur 65144
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Biomed Science
ISSN : 23385189     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Biomed Science : ISSN 2338-5189 (media cetak) , adalah jurnal peer-review yang menerbitkan artikel tentang praktik, teori, dan penelitian di semua bidang kesehatan dan kebidanan. Scope jurnal terdiri dari kebidanan,kesehatan,kesehatan masyarakat Setiap naskah yang diserahkan akan ditinjau oleh satu peer-reviewer menggunakan metode double blind review. Biomed Science diterbitkan oleh UNITRI PRESS Jurnal Biomed Science merupakan Jurnal Ilmiah Obstetri Gynekologi dan ilmu kesehatan yang memuat tulisan perancangan, pengumpulan, pengolahan dan analisis data, baik merupakan pemikiran konseptual maupun penerapannya. jurnal ini diterbitkan dua kali dalam setahun yaitu bulan Juli dan Desember.
Articles 123 Documents
STUDI PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT DENGAN KESEHATAN ANAK UMUR 5 TAHUN DALAM TATANAN RUMAH TANGGA DI KEC. SINGOSARI KAB. MALANG Sayuti, Sayuti; Inderawati, Tutik
Biomed Science Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di rumah tangga adalah upaya untuk memberdayakan anggota rumah tangga agar tahu, mau dan mampu melakukan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) serta berperan aktif dalam gerakan kesehatan di masyarakat (Proverawati, 2012). Berdasarkan wawancara dengan TIM PROMKES Dinas Kesehatan Kabupaten Malang menerangkan bahwa PHBS di Kabupaten Malang belum seluruhnya tercapai salah satunya Kecamatan Singosari. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh perilaku hidup bersih dan sehat terhadap kesehatan keluarga dalam tatanan rumah tangga di Kecamatan Singosari Kabupaten Malang. Desain penelitian yaitu deskriptif analitik, populasinya adalah seluruh warga di Kecamatan Singosari yang terdiri dari 17 desa. Sampel dalam penelitian ini adalah 4 desa di Kecamatan Singosari dimana di setiap desa diambil 20 responden, untuk pengambilan sampel dilakukan secara acak. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah 1) PHBS pada balita di tatanan rumah tangga, 2) PHBS pada sanitasi di tatanan rumah tangga, 3) PHBS pada kehidupan sehari-hari di tatanan rumah tangga, dan 4) kejadian sakit. Data yang diperoleh kemudian dianalisa dengan menggunakan Uji Regresi linier berganda. Hasil penelitian di Kecamatan Singosari terlihat bahwa jika diuji bersama-sama PHBS pada balita di tatanan rumah tangga (X1), PHBS pada sanitasi di tatanan rumah tangga (X2), PHBS pada kehidupan sehari-hari di tatanan rumah tangga (X3) berpengaruh terhadap kejadian sakit (Y1) dan jenis pengobatan (Y2) hal ini ditunjukkan dengan nilai Fhitung > Ftabel yaitu Fhitung = 32.774 > F0.05 =2.70 dan Fhitung 14.430 > F0.05 = 2.70
STUDI TENTANG PRODUKTIF ASI DIKAITKAN DENGAN ANATOMI PAYUDARA DI POSYANDU DESA WADUNG PAKISAJI KABUPATEN MALANG dr. Andre; Feni Wilarsih
Biomed Science Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perawatan payudara merupakan suatu usaha yang dilakukan agar kondisi payudara baik, demi mencapai keberhasilan menyusui. Perawatan payudara pada masa nifas bertujuan memperbanyak atau memperlancar produksi ASI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan teknik menyusui, bentuk puting dan perawatan payudara terhadap produksi ASI ibu menyusui pada bayi usia 1-6 bulan. Penelitian ini marupakan jenis penelitian survei analitik. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Survey cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Posyandu Desa Wadung Pakisaji-Malang. Penelitian berjalan dalam kurun waktu mulai bulan Februari hingga Maret 2013. Dalam penelitian ini di ambil sampel sebanyak 34 ibu menyusui yang mempunyai bayi usia 1-6 bulan. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik sampling non random. Masing-masing variabel bebas terdapat berpengaruh terhadap produksi ASI nilai t hitung X1 = 6.433 > t tabel = 2.042 , nilai t hitung X2 = 5.094 > t tabel = 2.042, nilai t hitung X3 = 9.972 > t tabel = 2.042 maka variabel hubungan teknik menyusui, bentuk putting dan perawatan payudara berpengaruh secara signifikan terhadap produksi ASI
HUBUNGAN KONDISI BERMAIN, TINGKAT KOMUNIKASI ORANG TUA DAN GURU DENGAN KETERAMPILAN MOTORIK HALUS PADA ANAK USIA 4 TAHUN DI PAUD KRIDA PUTRA DONOMULYO Suhartik ,; Anis Zuni Rohmania
Biomed Science Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan anak usia dini adalah upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai usia 6 tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani serta rohani. Aspek-aspek perkembangan anak usia dini yang dikembangkan melalui PAUD meliputi fisik-motorik, intelektual, moral, emosioal, sosial, bahasa, dan kretifitas. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui apakah ada hubungan kondisi bermain,tingkat komunikasi orang tua dan guru dengan keterampilan motorik halus pada anak usia 4 tahun di paud krida putra donomulyo. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode kuantitatif dengan pendekatan cros sectional. Metode pengambilan sampel menggunakan total sampling. Dan analisa yang digunakan yaitu regresi linier berganda. Hasil analisa data menunjukan bahwa pada variabel kondisi bermain didapatkan nilai Thitung> T0,05 yaitu 2.902 > 2.021, pada variabel tingkat komunikasi orangtua nilai Thitung> T0,05 yaitu 2.363 > 2.02, dan pada variabel komunikasi guru nilai Thitung> T0,05 yaitu 7.823 > 2.021. sedangkan dilihat dari nilai Fhitungdidapatkan nilai Fhitung> F0,05yaitu 82.443>2,44 dengan R square 0.826 atau 82,6%, yang artinya ada hubungan yang signifikan antara Kondisi Bermain, Tingkat Komunikasi Orangtua, dan Guru Dengan Keterampilan Motorik Halus Pada Anak Usia 4 Tahun di Paud Krida Donomulyo.
PENGARUH MOTIVASI INTRINSIK, MOTIVASI EKSTRINSIK DAN KEBIASAAN BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR MAHASISWA SEMESTER I AKADEMI KEBIDANAN WIRA HUSADA NUSANTARA MALANG Susi Chuti Winarni; Suwisi Suwisi
Biomed Science Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seseorang yang tidak mempunyai motivasi dalam belajar, tidak akan mungkin melakukan aktivitas belajar. Kebiasaan belajar yang tidak sesuai juga dapat mempersulit siswa dalam memahami dan memperoleh pengetahuan sehingga memghambat kemajuan belajar siswa dan pada akhirnya akan mengalami kegagalan dalam berprestasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh motivasi belajar intrinsik, ekstrinsik dan kebiasaan belajar terhadap hasil belajar mahasiswa semester I. Teknik pengambilan sampel yang digunakan oleh peneliti adalah teknik sampel jenuh yang artinya semua anggota populasi digunakan sebagai sampel yaitu sejumlah 40 orang. Uji statistic menggunakan Regresi Linier Berganda. Variabel X1 berpengaruh signifikan terhadap variabel Y dengan nilai t hitung > t 0,05 yaitu 19,581 >2,021. Variabel X2 berpengaruh signifikan terhadap variabel Y dengan nilai t hitung > t 0,05 yaitu 47,943 >2,021. Variabel X3 berpengaruh signifikan terhadap variabel Y dengan nilai t hitung > t 0,05 yaitu 43,168 >2,021sehingga terdapat pengaruh variabel X1, X2 dan X3 terhadap variable Y.
PENGARUH POSISI MIRING DAN SETENGAH DUDUK SAAT PERSALINANAN TERHADAP ROBEKAN PERINEUM DERAJAT I DAN II Sri Indah; Santy Irene Putri
Biomed Science Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perdarahan post partum menjadi penyebab utama 40% kematian ibu di Indonesia. Penyebab perdarahan utama adalah atonia uteri sedangkan ruptur perineum merupakan   yang hampir terjadi pada setiap persalinan pervaginam.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Posisi Miring Dan Setengah Duduk Saat Persalinanan Terhadap Robekan Perineum Derajat I Dan II di BPS Bidan Maria. Metode dalam penelitian ini menggunakan eksperimental. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 40. Analisa data dalam penelitian ini menggunakan t-test tidak berpasangan. Teknik dalam pengambilan data dengan melakukan obsevasi dan wawancara..Berdasarkan Tabel hasil uji t didapatkan bahwa t hitung hasil pengujian sebesar 7,177. T tabel untuk degree of freedom (df) 40 adalah sebesar 2,021. Dari perbandingan t hitung dengan t tabel didapatkan bahwa t hitung t tabel maka Ho ditolak dan terima H1. Hal ini mengindikasikan bahwa  terdapat pengaruh yang signifikan antara posisi miring dan posisi setengah duduk saat persalinan terhadap robekan perineum derajat I dan II.Adanya persamaan antara hasil penelitian yang telah dilakukan dengan teori yang telah ada serta penelitian yang telah dilakukan oleh pihak lain.
HUBUNGAN TINGKAT STRES DAN POLA GIZI TERHADAP TINGKAT NYERI DISMENORE PADA MAHASISWI D-IV BIDAN PENDIDIK UNIVERSITAS TRIBHUWANA TUNGGADEWI dr. Yusnita Julyarni; Donny Yunamawan LS
Biomed Science Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Remaja putri merasakan tingkat kram perut dengan frekuensi yang tinggi pada saat menstruasi, yaitu nyeri dibagian bawah perut yang kadang meluas ke pinggang, punggung bagian bawah atau paha. Selain permasalahan tersebut, hal lain yang dapat terjadi yakni menstruasi yang tidak teratur. Hal tersebut diakibatkan oleh kadar hormon yang dipicu stres atau dalam kondisi emosi. Selain itu, terjadinya perubahan dalam kegiatan olahraga atau perubahan berat badan secara drastis juga memicu menstruasi yang tidak teratur (Anurogo, 2009). Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Tingkat Stres Dan Pola Gizi Terhadap Tingkat Nyeri Disminore Pada Mahasiswi D-IV Bidan Pendidik Universitas Tribhuwana Tunggadewi. Penelitian ini menurut caranya termasuk penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini akan dilakukan di lingkup kampus UNITRI Malang, Pada penelitian ini populasinya jumlah 139 orang, jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 100 orang. Metode pengambilan sampel adalah purposive sampling. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis dengan menggunakan perhitungan rumus regresi linier berganda. Hasil analisa menunjukkan bahwaFhitungyaitu 31,276 lebih besar dari nilai F tabel yaitu 3,09, maka dapat disimpulkan bahwa tingkat stres (X1), pola gizi (X2) secarabersama-sama berpengaruh secara signifikan terhadap tingkat nyeri dismenore dengan nilai signifikan 0,000 < α (0,05). Dari nilai thitung variable X1 -(6,250) > ttabel(1,66039) dan thitung variable X2 (2,711) > dari ttabel sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel X1 dan X2 masing-masing berpengaruh terhadap variabel Y, yang membuktikan bahwa hipotesis penelitian diterima. Tanda (-) pada variabel tingkat stres hanya menunjukkan arah hubungan antara variabel tingkat stres (X1) terhadap variabel tingkat nyeri dismenore (Y) berbanding terbalik artinya setiap kenaikan varia beltingkat stres (X1) akan berpengaruh terhadap penurunan variabel tingkat nyeri dismenore (Y)
HUBUNGAN USIA IBU, JARAK KEHAMILAN DAN AKTIVITAS DENGAN KEJADIAN ABORTUS DI RUMAH SAKIT BAPTIS BATU Novi Budi Ningrum
Biomed Science Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abortus adalah ancaman atau pengeluaran hasil konsepsi sebelum janin dapat hidup diluar kandungan, pada usia kehamilan kurang dari 20 minggu atau berat janin kurang dari 500 gram. Usia seorang wanita pada saat hamil sebaiknya tidak terlalu muda dan tidak terlalu tua. Umur yang kurang dari 20 tahun atau lebih dari 35 tahun beresiko tinggi untuk melahirkan. Jarak kehamilan adalah suatu pertimbangan untuk menentukan kehamilan yang pertama dengan kehamilan berikutnya. Jarak kehamilan sekurang-kurangnya 2 tahun, ibu dengan prioritas 1-3 anak dan jika dilihat menurut jarak kehamilan ternyata jarak kurang dari 2 tahun menunjukan proporsi kematian maternal lebih banyak. Pola aktivitas ibu adalah pekerjaan yang dilakukan ibu sehari-hari yang dapat mempengaruhi perkembangan kehamilanya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada Hubungan Usia Ibu, Jarak Kehamilan dan Aktivitas Ibu dengan Kejadian Abortus di Rumah Sakit Baptis Batu. Penelitian dilakukan pada bulan Januari-Maret 2018. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu yang mengalami abortus yang berjumlah 30 orang. Metode analisa yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisa regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Usia Ibu (X1) Nilai Thitung > Ttabel yaitu 3.912 >2.045, Jarak Kehamilan (X2) Nilai Thitung > Ttabel yaitu 3.010 > 2.045 dan Aktifitas Ibu (X3) Thitung > Ttabel yaitu 1.222 > 2.045 yang artinya ketiga variabel X tersebut memiliki hubungan dengan kejadian abortus. Adapun variabel yang paling dominan yang berpengaruh terhadap kejadian abortus adalah aktifitas Ibu (X3) yang memiliki nilai T hitung lebih besar daripada variabel usia dan jarak kehamilan. Nilai Rsquare dari variabel X1, X2 dan X3 yaitu sebesar 0.940 yang artinya Usia Ibu (X1), Jarak Kehamilan (X2), Aktifitas Ibu (X3) berpengaruh terhadap Kejadian Abortus (Y) sebesar 94% sedangkan 6% lainnya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti.
HUBUNGAN RIWAYAT TEKANAN DARAH IBU SAAT HAMIL DAN KONDISI BERAT BADAN LAHIR BAYI DENGAN RESIKO TERJADINYA ASFIKSIA NEONATORUM DI RS. BEN MARI Defi Kristina Sari; Titin Sutriyani
Biomed Science Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asfiksia neonatorum adalah dimana bayi yang baru dilahirkan tidak segera bernapas secara spontan dan teratur setelah dilahirkan. Asfiksia neonatorum adalah keaadan bayi yang tidak dapat bernafas sehingga dapat menurunkan O2 dan makin meningkatkan CO2 yang menimbulkan akibat buruk dalam kehidupan lebih lanjut. Asfiksia juga dapat mempengaruhi fungsi organ vital yang lainnya. Maka dari itu dibutuhkan untuk menangani dan mencegah secara terampil dan sigap dalam resiko terjadinya asfiksia neonatorum ini (Manuaba, 2010)Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan usia ibu, paritas, riwayat hipertensi dan pola istirahat terhadap kejadian preeklamsia. Jenis Penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif (Deskriptif Korelatif) dengan Rancangan Crossectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Analisis yang di gunakan adalah Regresi Linear Berganda.Hasil penelitian menunjukkan nilai -T hitung variable Tekanan Darah (X1) sebesar -3,171 -T table (-2,018) artinya terdapat hubungan yang signifikan antara Tekanan Darah (X1) dengan resiko terjadinya Asfiksia Neonatorum (Y). Nilai -T hitung variable Kondisi Berat Lahir Bayi (X2) sebesar -0,281 -thitung (-2,018) artinya tidak terdapat hubungan yang signifikan antara Kondisi Berat Lahir Bayi (X2) dengan resiko terjadinya Asfiksia Neonatorum (Y). Koefisien regresi (R square) sebesar 0,199 artinya hubungan variable bebas dengan resiko terjadinya Asfiksia Neonatorum sebesar ((0,199 x 100) x 100%) = 19,9% sedangkan 80,1% lainnya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidan diteliti didalam penelitian ini. Dan dilihat dari hubungan kedua variable independen (X) terhadap variable dependen (Y) dapat disimpulkan bahwa variable Tekanan Darah (X1) lebih dominan terhadap resiko terjadinya Asfiksia Neonatorum (Y) yang dibuktikan dengan nilai -Thitung -Ttabel yaitu -3,171 -2,018.
PENGARUH PEMBERIAN KOPI MENGKUDU (MORINDA CITRIFOLIA) TERHADAP TEKANAN DARAH WANITA MENOPAUSE DI DESA GEDOK KULON Tri Wiji Lestari; Winarni Winarni
Biomed Science Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prevalensi terjadinya hipertensi pada pria sama dengan wanita. Namun wanita terlindung dari penyakit kardiovaskuler sebelum menopause. Wanita yang belum mengalami menopause dilindungi oleh hormon estrogen yang berperan dalam meningkatkan kadar High Density Lipoprotein (HDL).Perubahan hormonal setelah menopause dapat meningkatkan risiko penyakit degeneratif seperti hipertensi, penyakit jantung, kanker dan osteoporosis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh penggunaan obat herbal yaitu buah mengkudu yang diolah dalam bentuk kopi terhadap penurunan tekanan darah pada wanita menopause tersebut. Desain penelitian ini menggunakan eksperimen. Populasi penelitian ini adalah semua wanita menopause di Desa Semen Pinggir Kabupaten Bojonegoro. Sampel berjumlah 30 orang wanita menopause dengan menggunakan teknik purposive sampling. Data diolah dengan menggunakan uji T-test, Untuk mempermudah dan menjaga validitas hasil analisis, maka seluruh proses analisis menggunakan alat bantu komputer SPSS (Statistical Program for Sosial Science) for window. Dari hasil penelitian 30 wanita menopause, diperoleh tekanan darahsistol yang turun adalah 83,37%, tetap 10% dan naik 6,67%. Sedangkan pada tekanan darah diastol mengalami penurunan sebesar 63,33%, tetap 36,67% dan tidak didapatkan kenaikan tekanan darah diastole. Dari uji statistik dengan t-test menghasilkan thitung sistol sebesar 4,032. Sedangkan beda antara tekanan darah diastol sebelum dan sesudah pemberian, menghasilkan thitung sebesar 3,971 dengan df 58 dan α =0,05. Dari df dan α tersebut, maka nilai ttabel dapat ditentukan yaitu 2,042. Dapat disimpulkan dari dua perhitungan tersebut apabila thitung> ttabel (sistol = 4,032>2,042 dan diastol = 3,971>2,042), maka H1 diterima yang berarti ada pengaruh pemberian kopi mengkudu (Morinda Citrifolia) terhadap tekanan darah pada wanita menopause yang mengalami hipertensi
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEAKTIFAN KADER DALAM MENGELOLA DESA SIAGA AKTIF DI PUSKESMAS DONOMULYO Sarwasmi Priyastiwi; Masfuah Ernawati
Biomed Science Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu strategi nasional yang ditempuh oleh pemerintah dalam mewujudkan tujuan MDGs (Millenium Development Goals) yang merupakan kesepakatan 189 negara dalam menghapus kemiskinan, keterbelakangan dan ketertinggalan di dunia dalam era millenium adalah dengan meningkatkan pemberdayaan masyarakat, swasta dan masyarakat madani dalam pembangunan kesehatan melalui kerjasama nasional dan global. Strateginya adalah dengan melaksanakan pemberdayaan masyarakat melalui program Desa Siaga Aktif. Kunci keberhasilan dan kelestarian desa siaga adalah keaktifan para kader.Puskesmas Donomulyo mempunyai 75 Kader pemberdayaan masyarakat namun yang tercatat aktif hanya 37 kader dan desa siaga aktif tahun 2012 sebanyak 15 desa, 10 desa berstatus desa siaga aktif pratama, 3 desa berstatus sebagai desa siaga aktif madya serta 2 desa berstatus sebagai desa siaga purnama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan, pekerjaan dan pengetahuan kader dalam mengelola desa siaga di wilayah kerja Puskesmas Donomulyo, Propinsi Jawa Timur Tahun 2012. Desain penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian adalah seluruh kader di wilayah kerja Puskesmas Donomulyo. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pendidikan kader dengan keaktifannya ( X2hitung=4,693), terdapat hubungan yang signifikan antara pekerjaan kader dengan keaktifannya ( X2hitung=19,850), Terdapat hubungan antara pengetahuan kader dengan keaktifannya (X2hitung =10,804)

Page 8 of 13 | Total Record : 123