cover
Contact Name
-
Contact Email
redaksi.biomed@gmail.com
Phone
+6287859850400
Journal Mail Official
redaksi.biomed@gmail.com
Editorial Address
UNITRI PRESS UPT. Penerbitan & Jurnal Ilmiah Jl. Telaga Warna, Tlogomas Malang, Jawa Timur 65144
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Biomed Science
ISSN : 23385189     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Biomed Science : ISSN 2338-5189 (media cetak) , adalah jurnal peer-review yang menerbitkan artikel tentang praktik, teori, dan penelitian di semua bidang kesehatan dan kebidanan. Scope jurnal terdiri dari kebidanan,kesehatan,kesehatan masyarakat Setiap naskah yang diserahkan akan ditinjau oleh satu peer-reviewer menggunakan metode double blind review. Biomed Science diterbitkan oleh UNITRI PRESS Jurnal Biomed Science merupakan Jurnal Ilmiah Obstetri Gynekologi dan ilmu kesehatan yang memuat tulisan perancangan, pengumpulan, pengolahan dan analisis data, baik merupakan pemikiran konseptual maupun penerapannya. jurnal ini diterbitkan dua kali dalam setahun yaitu bulan Juli dan Desember.
Articles 123 Documents
HUBUNGAN USIA IBU DAN PARITAS DENGAN KEJADIAN KEHAMILAN POST DATE DI RUMAH SAKIT BHAYANGKARA HASTA BRATA BATU Ni Made Dwi Pebri Arianti; Titin Sutriyani; Nisa’I Daramita
Biomed Science Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehamilan Post Date merupakan kehamilan yang berlangsung sampai 42 minggu atau lebih, dihitung dari hari pertama haid terakhir. Salah satu faktor penyebab terjadinya kehamilan Post Date adalah usia ibu dan paritas. Berdasarkan data di Rumah Sakit Bhayangkara Hasta Brata Batu pada 3 bulan terakhir yaitu pada bulan Oktober – Desember 2018 terdapat data  ibu hamil sejumlah 177 orang. Ibu hamil yang mengalami kehamilan post date mencapai 40 kasus ( 22,5 % ). Adapun beberapa faktor penyebab terjadinya kehamilan post date, antara lain: usia terdapat 18 orang ( 5,4 % ), paritas mencapai 10 orang ( 3,0 % ).Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara usia ibu dan paritas  dengan kejadian kehamilan post date di RS Bhayangkara Hasta Brata Batu. Metode pengambilan sampel menggunakan tehnik sampling purposive. Populasinya adalah seluruh ibu hamil. Sampelnya adalah ibu hamil yang mengalami kehamilan Post Date berjumlah 30 orang. Waktu penelitian yaitu bulan Maret – Mei 2019. Teknik analisis menggunakan regresi linear berganda yang dibantu oleh program SPSS 20.Hasil analisis di dapatkan nilai Thitung Ttabel, dengan nilai Thitung X1 (3,798) Ttabel (2,052) dan X2 Thitung Ttabel yaitu 2,582 2,052. Hasil analisa untuk X1 memiliki arti  bahwa variabel usia ibu (X1) ada hubungan yang signifikan dengan kejadian kehamilan Post Date, sedangkan hasil analisa untuk X2 memiliki arti bahwa variabel paritas ada hubungan yang signifikan antara Paritas dengan kejadian Post Date.Nilai Fhitung (8,863) Ftabel (3,354), yang berarti ada hubungan yang signifikan antara variabel usia ibu dan paritas terhadap kejadian kehamilan Post Date. R Square (39,6%) yang berarti sebanyak 39,6% variabel usia ibu dan paritas mempengaruhi variabel kehamilan Post Date dan sebesar 60,4% dipengaruhi oleh faktor lainnya.
FAKTOR-FAKTOR PENENTU KESUKSESAN SEORANG BIDAN DI KABUPATEN MALANG Donny Donny Yunamawan; Yusnita Julyarni
Biomed Science Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bidan yang memiliki praktik mandiri juga disebut sebagai wirausahawan. Dimana wirausahawan merupakan personal yang mempunyai kemampuan untuk menjual dimulai dari menawarkan ide sampai komoditas yaitu layanan jasa. Sebagai pemberi layanan kesehatan mandiri bidan dituntut untuk mengetahui manajemen usaha. Selain itu, bidan sebagai pelaku usaha mandiri dituntut untuk mampu sebagai manajerial dan pelaksana usaha, di dukung juga dengan kemampuan menyusun perencanaan berdasarkan visi yang diimplementasikan secara strategis dan mempunyai kemampuan personal selling yang baik untuk meraih sukses. Bidan diharapkan memiliki kemampuan memberikan pelayanan kesehatan sesuai dengan keahliannya dan mampu mengelola manajemen pelayanan secara profesional, serta mempunyai jiwa entrepreneur. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kesuksesan Bidan di Kabupaten Malang. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif. Metode pengambilan sampel adalah total sampling ialah teknik penentuan sampel di dasarkan pada suatu pertimbangan tertentu. Data dianalisi menggunakan Chi-Square. Hasil analisis data menunjukan bahwa diketahui dari hasil analisis X1 pada tingkat pendidikan didapat nilai X1hitung 13,125 > X1 tabel (4,259), seminar kesehatan didapat nilai X1hitung 11,137 > X1 tabel (4,259), dan pelatihan kebidanan didapat nilai X1hitung 9,600 > X1 tabel (4,259) sehingga penelitian ini menyatakan faktor pendidikan memberikan pengaruh terhadap kesuksesan bidan yang signifikan. Hasil analisis X2 pada lokasi BPS yang strategis didapat X2hitung 10,000 > X2 tabel (4,259), Kebersihan BPS didapat nilai X2hitung 11,471 > X2tabel (4,259), kelengkapan alat dan obat didapat nilai X2hitung 13,125 > X2tabel (4,259) dan kenyamanan pasien didapat nilai X2hitung 17,143 > X2tabel (4,259) sehingga penelitian ini menyatakan faktor sarana dan prasarana memberikan pengaruh terhadap kesuksesan bidan yang signifikan. Diketahui dari hasil analisis X3 pada senam hamil didapat nilai X3hitung 9,600 > X3tabel (4,259) dan pelayanan babyspa didapat nilai X3hitung 6,429 > X3tabel (4,259) sehingga penelitian ini menyatakan faktor pelayanan ekstramemberikan pengaruh terhadap kesuksesan bidan yang signifikan.
STUDI TENTANG KONDISI KESEHATAN, KONDISI PSIKOLOGIS DAN POLA MAKAN DENGAN USIA MENOPOUSE DI KECAMATAN CEMPOKOMULYO dr. Yusnita Julyarni; Sri Indah
Biomed Science Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wanita secara kodrati akan melewati fase perubahan fisiologis diawali dengan perkembangan masa remaja yang ditandai dengan menstruasi yang kemudian secara normal itu terjadi terus–menerus setiap bulannya pada masa reproduktif. Selanjutnya wanita melewati masa hamil dan menyusui. Fase reproduksi ini kemudian diakhiri dengan datangnya menopause yang umumnya mulai terjadi pada usia lebih dari 45 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kondisi hubungan seksual, kondisi kesehatan dan kondisi psikologis dengan kondisi klimakterium di Kecamatan Cempokomulyo. Desain penelitian yaitu Cross sectional, populasi pada penelitian ini adalah ibu menopause di Kecamatan Cempokomulyo. Jumlah sampel yang ditentukan sebanyak 30 responden. Teknik yang digunakan teknik purposive sampling. Variabel yang diamati pada penelitian ini adalah kondisi hubungan seksual (X1), kondisi kesehatan (X2), kondisi psikologis (X3), dan kondisi klimakterium (Y). Data yang diperoleh kemudian dianalisa dengan menggunakan uji regresi linier berganda. Hasil yang diharapkan adalah ada hubungan yang signifikan antara kondisi hubungan seksual, kondisi kesehatan, dan kondisi psikologis dengan kondisi klimakterium. Dengan menggunakan persamaan regresi linier berganda memperlihatkan bahwa secara bersama-sama variabel kondisi hubungan seksual, kondisi kesehatan, dan kondisi psikologis mempunyai hubungan yang signifikan dengan kondisi klimakterium dengan nilai Fhitung 95,013
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN METODE CTL DAN METODE SIMULASI TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG PERSONAL HYGIENE DI PONDOK PESANTREN PUTRI NURUL HUDA PONCOKUSUMO Endang Prasetyowati; Novi Budi Ningrum
Biomed Science Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan kesehatan adalah suatu penerapan konsep pendidikan di dalam bidang kesehatan. Konsep pendidikan yang di aplikasikan pada bidang kesehatan. Konsep dasar pendidikan kesehatan adalah proses pertumbuhan, perkembangan, atau perubahan ke arah yang lebih dewasa, lebih baik dan lebih matang pada diri individu, kelompok atau masyarakat. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan dengan menggunakan metode CTL dan metode simulasi terhadap tingkat pengetahuan tentang Personal Hygiene kepada para santriwati di Pondok Pesantren Putri Poncokusumo. Metode pengambilan sample adalah secara purposive sampling yaitu pengambilan sampel dengan kriteria tertentu. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis dengan uji independent t-test. Kontribusi yang ditargetkan dalam penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan dengan menggunakan metode CTL dan metode simulasi terhadap tingkat pengetahuan tentang Personal Hygiene. Hasil analisis data menunjukkan perbandingan t hitung dengan t tabel didapatkan bahwa t hitung 3.913 > t table 2.042 maka Ho ditolak dan terima H1. Hal ini mengindikasikan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara menggunakan metode CTL dan metode Simulasi. Dan metode CTL lebih dapat diterima dalam penelitian ini.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGAMBILAN KEPUTUSAN MEMILIH PENOLONG PERSALINAN PADA IBU HAMIL DI DESA BANGUNREJO KECAMATAN SOKO KABUPATEN TUBAN Siti Nurjanah; Herry Wibowo
Biomed Science Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertolongan persalinan oleh bidan merupakan salah satu strategi dalam menangani masalah kesehatan ibu dan anak. Di Indonesia pemanfaatan pertolongan persalinan oleh bidan dimasyarakat masih sangat rendah di bandingkandenganindikator yang diharapkan. Penelitian ini merupakan penelitian survey bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pengambilan keputusan terhadap pemilihan penolong persalinan. Sampel penelitian ini berjumlah 30 ibu bersalin. Analisa data menggunakan uji regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel pendidikan (X1), pekerjaan (X2), pendapatan keluarga (X3), pengetahuan (X4), sikap (X5), dan budaya (X6) berpengaruh signifikan terhadap variabel pengambilan keputusan penolong bersalin (Y), hal ini terbukti dengan adanya nilai Fhitung yang lebih besar dari F tabel yaitu 24,464 > 2,527. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, Semakin baik pendidikan, pekerjaan, pendapatan keluarga, pengetahuan, sikap dan budaya berpengaruh signifikan terhadap variabel pengambilan keputusan penolong bersalin. Sehingga perlunya pendekatan budaya dan adat istiadat setempat dalam penempatan bidan, peningkatan akses pelayanan kesehatan, peningkatan penyuluhan kesehatan, dan perlu dilakukan pembinaan dan pelatihan terhadap dukun bayi
HUBUNGAN RENDAHNYA KADAR HB, KEKURANGAN ENERGI KRONIK, HIPEREMESIS GRAVIDARUM DENGAN RESIKO TERJADINYA BBLR Suhartik Suhartik; Yusnita Julyarni Akri
Biomed Science Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berat badan lahir rendah( 2500 gr ) merupakan salah satu faktor utama yang berkontribusi terhadap kematian perinatal dan neonatal. Berat badan lahir rendah dibedakan dalam dua kategori yaitu berat badan lahir rendah karena premature dan berat badan lahir rendah karena intra uterine growth retardation(IUGR) BBLR dan IUGR sebagai akibat ibu dengan status gizi buruk anemia, kekurangan energi kronik, hyperemesis gravidarum.Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui hubungan antara Anemia, Kekurangan Energi Kronik dan Hyperemesis dengan resiko terjadinya BBLR di Puskesmas Singosari. Metode penelitian ini  mengunakan  metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Janis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskritif korelatif. Metode pengumpulan data yang digunakan kuesioner, observasi, wawancara dengan dokumentasi.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil berjumlah 30 orang.Dianalisis dengan menggunakan regresi linear berganda.Variable anemia (X1), variable KEK (X2) variable hyperemsis gravidarum (X3), variable BBLR (Y).Berdasarkan hasil analisa didapatkan hasilThitung variable anemia (X1) sebesar 5,454 T0,05 (2,479) yang berarti bahwa anemia mempunyai hubungan yang signifikan terhadap resiko terjadinya BBLR, variabel KEK (X2) T hitung  8,968 T0,05 (2,479) yang berarti bahwa KEK mempunyai hubungan sehingga yang signifikan terhadap resiko terjadinya BBLR, variable Hiperemesis gravidarum (X3)  Thitung  11,496 t0,05 (2,479) mempunyai hubungan yang signifikan terhadap resiko terjadinya BBLR, nilai F hitung = 43,140 dari nilai F0,05 = 2,95 dapat diartikan bahwa ketiga variable yang diteliti yaitu anemia, KEK, hiperemesis gravidarum mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap resiko terjadinya BBLR, nilai koefisien determinasi atau R square sebesar 0,833 nilai tersebut membuktikan bahwa ketiga variabel yang diteliti yaitu anemia, KEK, dan hiperemesis gravidarum memiliki hubungan yang signifikan terhadap resiko terjadinya BBLR sebesar 83,3% sedangkan 16,7% dipengaruhi oleh faktor lain, dilihat dari hubungan ke tiga  variabel independen (X) terhadap variabel dependen (Y) yang dapat disimpulkan bahwa variabel X (hiperemesis gravidarum) lebih dominan terhadap resiko terjadinya BBLR (Y ) yang dibuktikan dengan nilai t hitungt hitung  11,496 t0,05 (2,479).
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPATUHAN IMUNISASI DI DESA GAMPINGAN KECAMATAN PAGAK Susy Chuty; Titin Sungatini
Biomed Science Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Imunisasi adalah suatu upaya untuk mendapatkan kekebalan terhadap suatu penyakit dengan cara memasukkan kuman yang sudah dilemahkan atau dimatikan ke dalam tubuh, diharapkan tubuh dapat menghasilkan zat anti yang pada saatnya nanti digunakan tubuh untuk melawan kuman atau bibit penyakit yang menyerang (Sudarmanto, 1997). Akan tetapi separuh dari kematian yang terjadi pada anak berusia dibawah satu tahun diakibatkan oleh batuk rejan, sepertiganya oleh polio dan seperempat disebabkan oleh campak, hepatitis B dan TBC serta penyakit lain yang mematikan. Semua penyakit ini dapat dicegah dengan pemberian imunisasi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian survey analitik. Populasi dalam penelitian adalah seluruh balita di desa Gampingan Kecamatan Pagak. Pada penelitian ini terdapat dua kelompok sampel yaitu kelompok kasus dan kelompok control. Kelompok kasus terdiri dari balita yang imunisasinya tidak lengkap dengan jumlah responden 25 responden, dan kelompok control yang terdiri dari 25 responden yang imunisasinya lengkap. Penelitian ini menggunakan metode wawancara langsung pada subjek penelitian dan kuisioner. Data dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif (tabulasi silang) dan juga menggunakan model regresi linier sederhana. seluruh proses analisis menggunakan alat bantu komputer SPSS (Statistical Program For Sosial Science) for windows. Untuk uji hipotesa ini menggunakan HI dengan tingkat signifikan  : 0,05. Keseluruhan faktor yang diteliti dalam penelitian ini didapatkan bahwa masing-masing memberikan pengaruh terhadap kepatuhan imunisasi. Hal ini dibuktikan dengan hasil Chi-Square test kesesuaian faktor yang diteliti dengan kepatuhan imunisasi dengan taraf signifikansi 5% dan dk=2, dihasilkan bahwa nilai x2hitung keseluruhan faktor tersebut > x2tabel. Yang berarti bahwa faktor motivasi, sosial ekonomi, pengalaman, pendidikan/pengetahuan, letak geografis dan fasilitas kesehatan memberikan pengaruh terhadap kepatuhan imunisasi
HUBUNGAN ANEMIA DAN PREEKLAMSI PADA KEHAMILAN DENGAN KEJADIAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH DI RUMAH SAKIT BAPTIS BATU Titin Sutriyani; Vivin Yuni Astutik
Biomed Science Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyebab kematian bayi dapat bermula dari masa kehamilan yang dapat disebabkan oleh beberapa faktor yang mempengaruhi berat badan lahir rendah (BBLR) Perempuan yang menderita anemia menyebabkan kapasitas daya angkut oksigen untuk kebutuhan organ-organ vital bagi ibu dan janin berkurang serta akan berpotensi melahirkan bayi dengan berat badan lahir rendah BBLR (kurang dari 2,5 kg).Pada kasus preeklampsi, tekanan darah yang meningkat menyebabkan perfusi uteroplacenta mengalami penurunan. Hal tersebut dapat menyebabkan sirkulasi darah ke janin menjadi menurun sehingga janin akan kekurangan oksigen dan nutrisi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Anemia dan Preeklamsi pada Kehamilan dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah di Rumah Sakit Baptis Batu. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pedekatan cross sectional. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah Anemia (X1) dan Pre-eklamsi (X2) dan variable dependen adalah resiko terjadinya berat badan lahir rendah (BBLR). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh bayi yang lahir dari ibu yang anemia dan pre-eklamsi. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh bayi yang lahir dari ibu yang anemia dan pre-eklamsi. Pengumpulan data dilakukan pada bulan Juli-Agustus dengan menggunakan kuesioner. Data yang diperoleh diolah menggunakan regresi linier berganda. Hasil analisis data menunjukan bahwa dua variabel yang secara statistik berpengaruh secara nyata terhadap kejadian BBLR (Berat Badan Lahir Rendah) yaitu Anemia dengan kejadian BBLR yang dibuktikan dengan nilai variabel X1 Anemia yaitu thitung >ttabel sebesar 2,137>2,052, dan terdapat hubungan yang signifikan antara Preeklamsi dengan kejadian BBLR yaitu thitung >ttabel sebesar 8,089>2,052. Nilai Rsquare sebesar 0,713artinya kedua variabel independen (X) berpengaruh secara signifikan terhadap variabel dependen (Y) sebesar 71,3 %, sedangkan 28,7% lainnya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. Dilihat dari hubungan kedua variabel independen (X) terhadap variabel dependen (Y) dapat disimpulkan bahwa variabel X2 (Preeklamsi) lebih dominan dibandingkan dengan X1 (Anemia) terhadap Kejadian BBLR (Y).
HUBUNGAN PENGETAHUAN REMAJA PUTRI DAN GAYA HIDUP DENGAN KEJADIAN FLOUR ALBUS Maria Kristinayanti Niba; Puji Astuty; Rokhamah Rokhamah
Biomed Science Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Flour albus merupakan salah satu masalah yang sejak lama menjadi persoalan bagi kaum wanita khususnya remaja putri.Flour albus (keputihan) adalah cairan berlebih yang keluar dari vagina.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan remaja putri dan gaya hidup dengan kejadian flour albus di 9 kos-kosan Tlagawarna RT 07 RW 06 Kecamatan Lowokwaru  Kota Malang. Desain penelitian menggunakan deskripsi korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel pada penelitian ini adalah semua 30 orang remaja putrid dengan flour albus. Teknik pengambilan sampel dengan cara total sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, kuisioner dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisa secara kuantitatif menggunakan perhitungan regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS for windows.Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Pengaruh variabel pengetahuan (X1) terhadap kejadian flour albus (Y) dapat dilihat dari thitung = 6,632 lebih besar dari t0,05 = 2,045 yang berarti bahwa pengetahuan mempunyai hubungan yang signifikan terhadap kejadian flour albus. Dan pengaruh variabel gaya hidup (X2) terhadap kejadian flour albus (Y) dapat dilihat dari thitung = 2,123 lebih besar dari t0,05 = 2,045 yang berarti bahwa gaya hidup mempunyai hubungan yang signifikan terhadap kejadian flour albus, 2) Nilai Fhitung = 60,081 yang lebih besar dari nilai F0,05 = 3,354 dapat diartikan bahwa variabel pengetahuan (X1) dan variabel gaya hidup (X2) berpengaruh signifikan terhadap variabel kejadian flour albus (Y), 3) Nilai Rsquare sebesar 0,817 berarti variabel pengetahuan (X1) dan variabel gaya hidup (X2) berpengaruh terhadap variabel kejadian flour albus (Y) sebesar 81,7% sedangkan sisanya 18,3% dipengaruhi oleh faktor lainnya yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
PENGARUH PENDAMPINGAN SUAMI, SAUDARA/IBU, DAN TEMAN TERHADAP KELANCARAN PROSES PERSALINAN DI PUJON KABUPATEN MALANG Sayuti Sayuti; Sripina Ulandari
Biomed Science Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persalinan merupakan suatu proses pengeluaran hasil konsepsi (janin dan uri) yang dapat hidup ke dunia dan di luar rahim melalui jalan lahir atau jalan lain. Mulainya persalinan sejatinya ditandai oleh kontraksi uterus yang semakin sering, kuat, lama, dan akhirnya teratur. Sakit pinggang bagian bawah dapat menyertai kontraksi uterus (nyeri), keadaan ini mempengaruhi kejiwaan ibu dalam menghadapi proses berikutnya sehingga perlu adanya dukungan. Kecemasan atau ketidaktenangan jiwa merupakan reaksi fisiologis, beberapa diantara dari ibu yang bersalin tersebut timbul rasa gelisah dalam menghadapi persalinannya. Dari survei awal dapat disimpulkan bahwa masih banyak ibu yang akan bersalin mengalami perlambatan persalinan bila tidak didampingi oleh suami atau keluarganya. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pendampingan suami, pendampingan saudara/ibu dan teman secara bersama-sama terhadap kelancaran proses persalinan dan mengetahui perlakuan yang paling dominan terhadap kelancaran proses persalinan. Penelitian ini dilakukan di BPM Nia Pujon Kabupaten Malang, populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang akan melahirkan di BPM Nia Pujon Kabupaten Malang dengan variabel independent yaitu pendampingan suami, pendampingan saudara/ibu dan pendampingan teman dengan variabel dependent adalah proses persalinan. Hasil penelitian ini menunjukkan kondisi subyek penelitian setelah diberi perlakuan menunjukkan bahwa perlakuan pendampingan suami, pendampingan saudara/ibu, pendampingan teman tidak memberikan pengaruh terhadap kontraksi uterus dan ke-3 perlakuan yaitu pendampingan suami, pendampingan saudara dan pendampingan teman tidak berpengaruh terhadap variabel nyeri, kontraksi uterus dan volume perdarahan dalam proses persalinan

Page 9 of 13 | Total Record : 123