cover
Contact Name
Edy Suryono
Contact Email
qwedys12@gmail.com
Phone
+6281567893460
Journal Mail Official
abdimasya59@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Solo Baki Km.2 Kwarasan, Solo Baru,Sukoharjo. Jawa Tengah, Indonesia
Location
Kab. sukoharjo,
Jawa tengah
INDONESIA
Abdi Masya
ISSN : 27742881     EISSN : 27742849     DOI : 10.52561/abma
Abdi Masya merupakan jurnal pengabdian pada masyarakat tingkat nasional yang memfokuskan pada aplikasi dan pengembangan teknologi tepat guna yang bermanfaat bagi masyarakat luas yang dilakukan oleh para sivitas akademi internal dan eksternal STTW Surakarta. Lingkup bidang pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi pelatihan, proses produksi, Teknologi Tepat Guna (TTG), desain, diseminasi teknologi (pemberdayaan masyarakat, akses sosial, daerah perbatasan, daerah kurang berkembang, dan pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan). Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide-ide yang telah dicapai di bidang pengabdian kepada masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 21 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 2" : 21 Documents clear
PEMBERDAYAAN KESADARAN MASYARAKAT TERHADAP GOTONG ROYONG DI DESA PADANG CERMIN KELURAHAN SELESAI KAB. LANGKAT SUMATRA UTARA Afni, Khairina; Sitepu, Dewi Rulia; Mardiati, Mardiati; Saputri, Lilis; Hasanah, Nurul; Hamidah, Hamidah; Devieta, Alviona
Abdi Masya Vol 4 No 2
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52561/abma.v4i2.291

Abstract

Menjaga kelestarian lingkungan merupakan salah satu kegiatan penting yang harus dilakukan secara konseptual dalam menghadapi krisis lingkungan. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengetahui tujuan dan manfaat dari dilaksanakannya kegiatan bersih lingkungan dan gotong royong, mengetahui metode pelaksanaan yang dilakukan dalam kegiatan gotong royong, mengetahui hasil kegiatan bersih lingkungan dan gotong royong di Desa Padang Cermin. Pengabdian masyarakat ini menggunakan metode sosialisasi kepada masyarakat dengan melakukan kegiatan gotong royong. Subyek pelayanan adalah masyarakat desa. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan merencanakan kegiatan, sosialisasi dan pelaksanaan kegiatan inti. Pelaksanaan kegiatana inti berupa gotong royong bersama warga membersihkan lingkungan area rumah dari sampah, rumput liar, selokan, melakukan penghijauan dan bedah rumah. Kegiatan gotong royong dilaksanakan tim pengabdian STKIP Budidaya Binjai dibantu mahasiswa dan warga desa Padang Cermin. Program pengabdian masyarakat yang dilaksanakan selama satu bulan ini memberikan hasil yang positif yaitu meningkatnya kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan dan penghijauan, sehingga tercipta lingkungan yang sehat, nyaman, asri dan sejuk.  
PELATIHAN PLC INTERFACE STT ”WARGA” PADA SISWA SMA SE-KOTA SURAKARTA Prihatin, Joko Yunianto; Pambudi, Slamet; Rahmat, Rahmat; Kristiyono, Roedy
Abdi Masya Vol 4 No 2
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52561/abma.v4i2.292

Abstract

Permesinan industri dewasa ini menuntut perkembangan sistem kontrol dan kendali otomasi PLC Programable Logic Controller. Sehingga sumber daya manusia harus segera mempersiapkan diri menuju berkualitas unggul di bidang teknologi elektronika industri pada era 4.0 ini. Tim pelaksana P2M Sekolah Tinggi Teknologi STT “Warga” Surakarta program studi teknik elektronika mengadakan Pelatihan/Workshop PLC Interface bagi siswa SMA/sederajat kelas XII di wilayah kota surakarta. Metode pelatihan yang dilaksanakan berfokus pada ketrampilan logika dan kemahiran membuat program PLC pada software OMRON cx-one Trial. Pelaksanaan selama 2 hari berturutan dari jam 08.00 sampai 15.00wib di Laboratorium Workshop STT Warga Surakarta.Hasil yang dicapai adalah bahwa 10 peserta dari siswa kelas 12 konsentrasi IPA dan IPS SMA 1 Islam Surakarta telah ahli dan terampil dalam bidang PLC menggunakan software komputer dan interface pada permesinan. Sehingga mereka siap untuk memasuki dunia kerja setelah menyelesaikan pendidikan
PENGEMBANGAN MANUFAKTUR JUNGKAT JUNGKIT DI TAMAN MEKARSARI BOYOLALI UNTUK WISATA ANAK Triyono, Triyono; Muhayat, Nurul; Triyono, Teguh; Cahyono, Sukmaji Indro; Ubaidillah, Ubaidillah; Arifin, Zainal; Prasetyo, Singgih Dwi
Abdi Masya Vol 4 No 2
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52561/abma.v4i2.294

Abstract

Kelompok Tani Dukuh (POKTAN) Mekarsari mendirikan Taman Mekarsari di Desa Kaligentong, Boyolali yang dulunya merupakan tempat pembuangan sampah. Mekarsari telah diubah menjadi tujuan wisata dengan tiga tujuan utama. Pertama adalah untuk menjaga sungai dan ekologinya, termasuk flora dan satwa liarnya, sehingga dapat terus menjadi tumpuan kehidupan pedesaan. Tujuan kedua adalah sebagai tempat hiburan warga, pendidikan sains dan alam, serta pengembangan seni dan budaya daerah. Sedangkan tujuan terakhir adalah merevitalisasi ekonomi lokal dengan menyelenggarakan pasar rakyat di kawasan wisata. Permasalahan yang dihadapi masyarakat khususnya kelompok tani terutama yang terlibat langsung dalam pengelolaan Taman Wisata Mekarsari adalah tidak adanya lahan kosong untuk anak-anak bermain dan belajar. Taman bermain prasekolah membantu anak-anak bergerak dan bermain. Bermain di taman bermain dapat memberikan banyak manfaat perkembangan bagi anak, antara lain belajar dan melatih keterampilan sejak usia dini. Saat merencanakan taman bermain anak-anak, seseorang harus mempertimbangkan aspek berwujud dan tidak berwujud. Banyak taman bermain prasekolah yang telah dibuat selama ini, namun kebanyakan berfokus pada faktor keamanan daripada manfaat perkembangan bagi anak. Pengabdian ini dilaksanakan pada taman Mekarsari dengan pembuatan wahana taman bermain berupa ayunan jungkat jungkit. Malalui wahana ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan diri dan keberanian untuk menghadapi suatu hal yang baru. Koordinasi dan keseimbangan lagi-lagi dibutuhkan saat bermain jungkat-jungkit. Tak hanya itu dengan bermain permainan ini anak-anak juga belajar saling bekerja sama satu sama lain.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PERSIAPAN MADRASAH YOUNG RESEARCHERS SUPERCAMP (MYRES) BIDANG MATEMATIKA muqtada, rikza; Krisma, Dita Aldila; Laili Nur Shochifah, Ofi
Abdi Masya Vol 4 No 2
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52561/abma.v4i2.297

Abstract

Pendidikan seharusnya bukan hanya membagikan pengetahuan saja, Guru dapat mendesain pendidikan dimana peserta didik dapat melakukan pencarian solusi dengan menyelidiki fenomena dan mengumpulkan bukti yang empiris. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan motivasi kepada peserta didik agar berkreasi dalam bidang ilmu sesuai minat dan bakatnya, menumbuhkan budaya meneliti serta mengembangkan kemampuan dalam melakukan penelitian dan menulis karya ilmiah. Metode yang digunakan yaitu ceramah, tanya jawab, diskusi, studi kasus, simulasi dan praktik. Kegiatan pengabdian ini terdiri atas 7 tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, follow up, simulasi, praktik, evaluasi dan pelaporan. Kegiatan pengabdian berupa pelatihan dan pendampingan persiapan Madrasah Young Reseachers Supercamp (MYRES). Hasil pelatihan dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini memberikan pengetahuan dan keterampilan para peserta didik di MTsN 1 dan MTsN 2 Kota magelang terkait MYRES. Selain itu juga mengasah kreativitas dalam menyusun proposal penelitian dan judul penelitian yang berkaitan dengan matematika. Peserta didik juga merasa lebih termotivasi dalam memperdalam matematika, menyusun proposal penelitian, dan mengikuti kompetisi MYRES.
PENYAJIAN STANDAR LAPORAN KEUANGAN ORGANISASI NIR LABA PADA GURU MADRASAH TSANAWIYAH (MTS) DARUL HIKMAH Rahmawati, Mari; Supeno, Wangsit; Nurachim, Rusma Insan; Lestari, Ade Fitria
Abdi Masya Vol 4 No 2
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52561/abma.v4i2.298

Abstract

Yayasan madrasah merupakan salah satu organisasi nir laba yang dalam kegiatannya di bidang pendidikan dengan tujuan tidak untuk mendapatkan laba. Sebagai lembaga pendidikan yang sumber dananya dari masyarakat dan donatur tentunya pengurus yayasan diwajibkan menyusun laporan keuangan sebagai bentuk pertanggung jawaban dalam rangka meningkatkan kepercayaan masyarakat dan donatur. Penyusunan laporan keuangan yayasan pada saat ini mengacu pada Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) 35. Tujuan pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pemahaman para guru yayasan madrasah tsanawiyah mengenai pentingnya penerapan penyajian laporan keuangan yayasan sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku, dan mereka dapat memberikan masukan kepada pengurus yayasan agar laporan keuangan dapat dipertanggung jawabkan sesuai ketentuan. Metode pengabdian masyarakat yang digunakan adalah dalam bentuk pelatihan, di mana pemateri memberikan penjelasan tentang pentingnya penerapan standar akuntansi keuangan untuk yayasan pendidikan sebagai organisasi nir laba dan memberikan contoh bentuk penyajian laporan keuangan. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa peserta sangat antusias dan memperoleh manfaat penambahan wawasan pengetahuan mengenai laporan keuangan yayasan yang selama ini mereka belum ketahui. Hal ini ditunjukkan dengan hasil post-test yang menunjukkan adanya peningkatan pemahaman materi pelatihan.
PELATIHAN PENAMAAN ILMIAH BERBASIS DIGITAL SEBAGAI SUMBER BELAJAR SISWA Lestari, Ayu; Santika Rahayu, Dea
Abdi Masya Vol 4 No 2
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52561/abma.v4i2.301

Abstract

Lingkungan sekolah di Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang terkenal dengan pemandangan alam yang indah dan beragam sumber daya hayatinya. Potensi tersebut dapat dimanfaatkan pendidik dengan menjadikan lingkungan tersebut sebagai sumber belajar siswa di luar kelas. Seiring berkembangnya zaman, pengintegrasian teknologi dapat dilakukan sebagai akses informasi yang tidak terbatas untuk mengidentidfikasi keanekaragaman hayati di Windusari. Selain itu, tidak lupa sebagai pelestarian budaya lokal di lingkungan sekolah, maka perlu adanya pembiasaan penggunaan di lingkungan sekolah. Pengabdian ini bertujuan untuk memanfaatkan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar bagi siswa, dengan penekanan pada identifikasi tumbuhan berbasis QR code di lingkungan sekolah dan pembiasaan membaca aksara Jawa. Subjek kegiatan pengabdian yaitu semua guru dari kedua sekolah yang berjumlah 42 orang. Secara umum, pengabdian ini terdiri dari empat tahapan yaitu observasi, pelatihan, pendampingan dan pemanfaatan papan nama ilmiah yang terintegrasi QR code dan aksara jawa. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan guru sangat antusias dan termotivasi dalam mengikuti pelatihan penamaan ilmiah berbasis QR code dan aksara Jawa sebagai sumber belajar siswa. Melalui kegiatan ini, diharapkan pembelajaran menjadi lebih kontekstual dan bermakna, serta mendorong pemahaman tentang lingkungan dan keberlanjutan.
PENGEMBANGAN PROFESIONALISME GURU MELALUI PELATIHAN MEDIA PEMBELAJARAN MELALUI PEMANFAATAN CANVA Nafisah, Durrotun; Kusuma Dayu, Dian Permatasari; Nurlaily, Vivi Astuti
Abdi Masya Vol 4 No 2
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52561/abma.v4i2.302

Abstract

Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengembangkan media pembelajaran yang kreatif dan inovatif melakui aplikasi canva. Guru harus memiliki kreativitas dalam menciptakan pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan berfikir siswa. Salah satunya penggunaan media pembelajaran yang bervariasi dan berbasis digital sesuai perkembangan peserta didik di era abad 21. Hasil dari pengabdian masyarakat ini yaitu media pembelajaran IPS yang menarik dan inovatif dengan menggunakan aplikasi canva sesuai dengan perkembangan pendidikan saat ini. Pelaksanaan pengabdian  ini  dilakukan  secara  daring  menggunakan  zoom meeting  dan  google  classroom. Pembelajaran IPS merupakan salah satu pembelajaran yang masih banyak dilakukan secara konvensional. Melalui pelatihan ini diharapkan guru IPS mampu membuat media pembelajaran yang menarik dan inovatif sesuai perkembangan peserta didik sekarang. Pengabdian masyarakat ini diharapkan menumbuhkan rasa kreativitas dan terciptanya inovasi terutama dalam pembuatan media pembelajaran. Metode yang dilakukan adalah demonstasi dengan mempraktikkan secara langsung. Materi yang diberikan antara lain pembuatan akun, penggunaan template yang tersedia hingga pengaturan penggunaan elemen yang ada untuk penunjang materi yang akan dibuat ke dalam slide. Evaluasi kegiatan yang dilakukan yaitu pembagian kuisioner dengan beberapa indikator yaitu kemudahan penggunaan, kejelasan materi yang disampaikan, dan manfaat yang dirasakan oleh peserta.
PENDAMPINGAN PEMASARAN DIGITAL DENGAN SOCIAL MEDIA OPTIMIZATION PADA UMKM DAERAH PAINGAN, YOGYAKARTA Hutasoit, Rahela Monarissa Br; Wafa, Zaenal
Abdi Masya Vol 4 No 2
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52561/abma.v4i2.306

Abstract

UMKM merupakan bentuk usaha skala kecil. Secara umum UMKM memiliki tingkat kepedulian terhadap brand awareness yang masih rendah. Pengembangan produk barang ataupun jasa membutuhkan pengemasan yang menarik serta aktivitas pemasaran dengan strategi yang tepat. Social media optimization adalah salah satu strategi social media marketing yang bisa digunakan agar berbagai konten media social mampu menjangkau khalayak secara lebih efektif. Namun, masih minimnya pengetahuan pelaku UMKM mengenai pemasaran digital terhadap usahanya, menginspirasi untuk melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa sosialisasi dan pembimbingan serta pelatihan mengenai penerapan pemasaran digital melalui sosial media. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan di UMKM yang bergerak dibidang bisnis kuliner yang berada di sekitaran jalan Paingan, Maguwoharjo, Yogyakarta. Metode yang dilaksanakan pada kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah yang pertama melakukan survey atau pengamatan (Tahap Pra kegiatan) yang bertujuan untuk mendapatkan mitra UMKM yang sesuai dengan sasaran dalam kegiatan ini yaitu UMKM yang belum menerapkan pemasaran secara digital pada lapak usaha mereka. Kedua adalah melaksanakan kegiatan yaitu pemberian sosialisasi dan penyuluhan mengenai pemasaran secara digital pada UMKM. Metode selanjutnya adalah pelaksanaan pendampingan mengenai bagaimana cara untuk melakukan pemasaran secara digital tersebut. Hasil pengabdian yaitu pelaku UMKM memperoleh pengetahuan bagaimana cara memasarkan produk menggunakan digital dan memiliki inovasi baru dalam mengembangkan kegiatan pemasaran digital pada usaha mereka. Kesimpulannya adalah perlunya dilakukan pendampingan mengenai pemasaran digital dengan metode social media optimization kepada pelaku UMKM untuk memajukan perkembangan UMKM di Indonesia.
PENYULUHAN PENINGKATAN EKSPOR BATIK MENUJU PASAR GLOBAL BERKELANJUTAN DI KAMPUNG REJOMULYO Pramono, Renjiro Azhar; Trisnapradika, Gustina Alfa; Adhy, Bagaskara Bayu; Prawesty, Ganis Fatimah Diaz; Sutrisno, Hendra; Putra, Ricky Primayuda
Abdi Masya Vol 4 No 2
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52561/abma.v4i2.308

Abstract

Batik Semarangan, sebagai produk budaya khas Semarang, memiliki potensi untuk mendapatkan popularitas dan apresiasi yang lebih luas. Dalam rangka mendukung tujuan ini, kami menjalin kerjasama dengan Lembaga Bea Cukai untuk mengembangkan dan memasarkan produk batik dari Kampung Rejomulyo ke pasar global yang berkelanjutan. Pengabdian ini berfokus pada aspek-aspek penting dalam bidang pengabdian kepada masyarakat, seperti pelatihan bagi para pemilik toko batik, peningkatan proses produksi, penerapan prinsip-prinsip Teknologi Tepat Guna (TTG), desain yang mengikuti tren, serta strategi penyebaran teknologi. Kerjasama yang kuat antara para pemilik toko batik dan Lembaga Bea Cukai membentuk suatu pola yang dapat memajukan industri kreatif lokal secara berkelanjutan. Hasil dari kegiatan ini memberikan dampak positif pada seluruh peserta serta pemilik toko batik yang hadir. Sebesar 77% peserta telah memahami dan mengetahui langkah-langkah dalam melakukan kegiatan ekspor, peraturan yang mengatur kegiatan ekspor, serta terbukanya peluang potensi baru untuk UMKM yang ada di Kampung Rejomulyo.
PENGEMBANGAN POLA PEMBELAJARAN PEMOGRAMAN CNC MELALUI INTEGRASI G CODE, SIMULATOR CNC DAN CAM Burhanudin, Burhanudin; Suryono, Edy; Prasetyo, Agung; Margono, Bambang; Zainuddin, Zainuddin; Rahmatulloh, Andrianto
Abdi Masya Vol 4 No 2
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52561/abma.v4i2.310

Abstract

Pemrograman CNC (Computer Numerical Control) adalah keterampilan kunci dalam industri manufaktur modern. Tujuan dari pengabdian ini adalah mengembangkan pola pembelajaran pemrograman CNC yang efektif dengan mengintegrasikan pemrograman G Code, Simulator CNC, dan Software CAM. Metode kegiatan melibatkan pelatihan pembelajaran yang mensinkronkan ketiga aspek ini untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kompetensi peserta. Peningkatan paling mencolok terjadi pada penguasaan pengoperasian Software Simulator CNC, dengan peningkatan sebesar 37,9%. Selain itu, penguasaan Pemrograman CNC G Code Standard juga mengalami peningkatan sebesar 18,2%. Peningkatan yang baik juga terlihat pada penguasaan pengoperasian Software CAM, pemahaman tentang bagaimana Software CAM dapat membantu dalam pembelajaran pemrograman CNC, dan penguasaan pengoperasian mesin CNC, masing-masing dengan peningkatan sebesar 20,7%, 20,0%, dan 32,1%. Hasil ini menunjukkan bahwa pendekatan terintegratif yang mensinkronkan pemrograman G Code, Simulator CNC, dan CAM dalam pembelajaran memberikan dampak yang signifikan dalam meningkatkan kompetensi peserta. Dampak positif dari kegiatan ini juga berpotensi meningkatkan kualitas pembelajaran pemrograman CNC di sekolah-sekolah. Kegiatan ini memberikan bukti nyata bahwa pendekatan pembelajaran yang interaktif dan terintegratif dapat berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam pemrograman CNC, sebuah keterampilan yang sangat penting dalam dunia industri modern. Oleh karena itu, model pengembangan pola pembelajaran ini memiliki potensi untuk menjadi pedoman bagi pengembangan pendidikan teknologi CNC di masa depan.

Page 2 of 3 | Total Record : 21