cover
Contact Name
Muhammad Akhlis Rizza
Contact Email
muh.akhlis@polinema.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpkm@polinema.ac.id
Editorial Address
Jurnal Pengabdian Polinema Kepada Masyarakat UPT P2M Politeknik Negeri Malang Jl. Soekarno Hatta No.9, Jatimulyo, Kec. Lowokwaru Malang, Prov. Jawa Timur, Indonesia, 65411 Telp. 0341 - 404424, upt.p2m@polinema.ac.id
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Polinema Kepada Masyarakat
ISSN : 26866501     EISSN : 27457605     DOI : https://doi.org/10.33795
Core Subject : Humanities,
Jurnal Pengabdian Polinema Kepada Masyarakat (JPPKM) merupakan jurnal pengabdian kepada masyarakat yang ditertbitkan dan dikelola oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P2M) Politeknik Negeri Malang. JPPKM diharapakan mampu menjadi media komunikasi dan sosialisasi seluruh civitas akademika terkait dengan hasil inovasi dan solusi dalam berbagai permasalahan yang terjadi di masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 126 Documents
Pelatihan Pembuatan Kontrol Pompa Tandon di Perumahan Giripalma Desa Karangwidoro Dau Malang Tresna Umar Syamsuri; Rohmanita Duanaputri; Harrij Mukti K.; Rahma Nur Amalia; Ruwah Joto
Jurnal Pengabdian Polinema Kepada Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2022): Jurnal Pengabdian Polinema Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jppkm.v9i2.169

Abstract

Perumahan Giripalma mempunyai sumur air yang dikelola sendiri oleh warga Perumahan. Penggunaan air dari sumur ini berbayar atau dengan kata lain warga Perumahan berlanggan. Warga berlangganan dimaksudkan agar pemakaian air tidak boros, dengan demikian diharapkan agar sumur tidak cepat habis airnya. Air dari sumur ini dinaikan ke tandon dengan menggunakan motor pompa listrik tiga fasa 380V. Sampai saat ini motor pompa dihidupkan dan dimatikan dengan cara manual, yaitu apabila apabila air di tandon sudah habis maka pompa dihidupkan, sampai tandon air penuh. Ada petugas sendiri yang menghidupkan dan yang mematikan pompa. Kelemahan dari cara manual ini, petugas sering bolak-balik untuk melihat apakah tandon sudah penuh atau belum, karena kalau tandon ditunggu sampai penuh maka butuh waktu lama, padahal dengan waktu yang lama ini petugas bisa mengerjakan pekerjaan yang lain.Untuk memudahkan dan meringkankan pekerjaan petugan maka kami membuat kontrol pompa air ini secara otomatis, yaitu apabila tandon kosong maka otomatis pompa bekerja, dan apabila tandon penuh pompa maka berhenti. Selanjutnya untuk memantau kontrol pompa air ini tidak dipercayakan kepada petugas lagi tetapi dipercayakan kepada Karang Taruna Perumahan Giripalma, agar Karang Taruna bertanggungjawab terhadap lingkungan hidupnya, dan untuk kerampilan mereka di masa mendatang.
Pengembangan dan Sosialisasi Sistem Informasi Posyandu Rajawali Budi Harijanto; Ika Kusumaning Putri; Mamluatul Hani’ah; Vivi Nur Wijayaningrum; M. Hasyim Ratsanjani; Noprianto; Mochammad Hairullah; Ilham Sinatrio Gumelar; Iftitah Hidayati
Jurnal Pengabdian Polinema Kepada Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2022): Jurnal Pengabdian Polinema Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jppkm.v9i2.172

Abstract

Posyandu Rajawali yang terletak di Kecamatan Singosari Kabupaten Malang memberikan berbagai layanan kesehatan bagi ibu dan balita. Dengan adanya layanan Posyandu, tumbuh kembang balita dan status gizi balita dapat mudah terpantau oleh orang tua sehingga resiko obesitas ataupun kekurangan gizi dapat dideteksi sejak dini. Selain itu, Posyandu Rajawali juga melayani aktivitasi imunisasi dan pemberian vitamin bagi balita sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Namun, aktivitas layanan kesehatan tersebut hanya dicatat pada buku sehingga memungkinkan untuk hilang atau rusak. Oleh karena itu, pada kegiatan pengabdian pada masyarakat ini, diusulkan pengembangan Sistem Informasi Posyandu Rajawali yang dapat digunakan oleh para kader Posyandu selama aktivitas Posyandu berlangsung. Sistem informasi tersebut mengakomodasi layanan pencatatan tumbuh kembang balita, imunisasi, vaksinasi, pengecekan progres bayi, dan pelaporan data. Sistem informasi yang telah dikembangkan juga telah disosialisasikan kepada para kader Posyandu Rajawali. Hasil evaluasi kegiatan pengabdian pada masyarakat menunjukkan bahwa Sistem Informasi Posyandu Rajawali dapat memudahkan aktivitas kader Posyandu terkait pencatatan data balita dan pelaporan data ke Puskesmas.
Pelatihan Instalasi Dan Penataan Sistem Tata Suara Bagi Mushola Al-Khoir, Di RT 01/ RW 09, Desa Tegalweru, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang Muhammad Fakhruddin; Imam Mashudi; Mochamad Muzaki; Hangga Wicaksono; Nurlia Pramita Sari; Bayu Pranoto
Jurnal Pengabdian Polinema Kepada Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2022): Jurnal Pengabdian Polinema Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jppkm.v9i2.173

Abstract

Indonesia merupakan negara muslim terbesar di dunia, dengan jumlah 264 juta penduduk yang tersebar di berbagai pulau. Dengan mayoritas penduduk Indonesia yang beragama muslim maka jumlah tempat peribadatan atau masjid dan mushola jumlahnya sebanding dengan penduduknya. Saat ini terdapat sekitar 250 ribu masjid dan 550 ribu mushola. Namun dari jumlah tersebut tercatat ribuan masjid masih mempunyai peralatan dan penataan sistem tata suara yang buruk. Mushola Al-Khoir yang terletak di Desa Tegalweru, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang memiliki system tata suara yang kurang baik, padahal system tersebut harus rutin digunakan untuk kegiatan Mushola Al-Khoir sehari-hari, seperti mengumandangkan adzan, memberikan pengumuman terkait dengan kegiatan sosial, pengajian, dan sebagainya. Pada pengabdian ini diusulkan pelatihan instalasi dan penataan sistem tata suara di Mushola Al-Khoir, Desa Tegalweru, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Diharapkan dengan adanya pelatihan dan penataan sistem tata suara ini kualitas suara yang dihasilkan semakin bagus sehingga membuat nyaman masyarakat yang ingin beribadah. Selain itu, dengan adanya pelatihan ini diharapkan ketika system tata suara rusak, pengurus mushola dapat memperbaikinya sendiri.
Pelatihan Dan Pembuatan Mesin Pencacah Rumput Konstruksi Kayu Untuk Pengolahan Pakan Ternak Kambing Di Desa Pakis Kecamatan Durenan Imam Mashudi; Muhammad Fakhruddin; Agus Hardjito; Mochamad Muzaki; Elka Faizal; Agus Harijono
Jurnal Pengabdian Polinema Kepada Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2022): Jurnal Pengabdian Polinema Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jppkm.v9i2.174

Abstract

Potensi sumber alam di lingkungan sekitar berupa ketersediaan sumber makanan kambing yang melimpah RT04/RW2, Desa Pakis, Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek, telah mulai dimanfaatkan oleh mitra untuk usaha pemeliharaan kambing sebagai upaya dalam meningkatkan kemampuan ekonomi rumah tangga. Dari proses pemeliharaan yang baik dan ketersediaan sumber makanan yang melimpah, sampai dengan sekarang sudah berhasil dibudidayakan 12 ekor kambing yang masuk pada katagori peternakan kambing skala mikro. Usaha ini cukup memberikan kontribusi yang baik untuk meningkatkan kondisi perekonomian keluarga dalam memenuhi kebutuhannya. Dalam perjalanannya, dalam menekuni usaha ini, ditemui kendala utama yang menghambat kemajuan dari usaha ini, yaitu kendala kurang idealnya pencacah rumput yang ada untuk dapat mendukung keberhasilan usaha tsb. Kegiatan yang menyita cukup banyak waktu untuk mencukupi kebutuhan pakan kambing yang disebut tiada hari tanpa ngarit (mencari pakan) menjadi kendala utama. Kondisi ini memberikan kesempatan yang sempit bagi mitra untuk memikirkan merintis dan merealisasikan usaha-usaha baru lainnya atau untuk berpatisipasi dalam kegiatan sosial lainnya. Sebagai solusinya kepada mitra diberikan pelatihan untuk membuat mesin pencacah kecil, sederhana, murah, terbuat dari konstruksi utama kayu yang mampu memenuhi kebutuhan pengolahan pengawetan sebagian pakan ternak kambingnya yang nantinya dapat dipakankan pada waktu yang dapat dijadwalkan. Dengan itu, mitra dapat memiliki waktu luang untuk dapat meiliki peluang yang lebih besar untuk memikirkan dan merealisasikan rintisan usaha laian atau paling tidak mitra memiliki waktu yang lebih leluasa untuk keluarga. Sebagai solusinya kepada mitra diberikan pelatihan untuk merancang dan membuat pencacah rumput yang ideal dengan mengacu kepada konsep desain yang kompak dan hemat daya serta memberikan manfaat pada kemudahan penggunaannya.
Pembuatan Sarana Papan Nama Dan Petunjuk Arah Menuju Kerajinan Anyaman Bambu Di Desa Duwet Kecamatan Tumpang Kabupaten Malang Kadek Suarjuna Batubulan; Putra Prima Arhandi; Annisa Taufika Firdausi; Vipkas Al Hadid Firdaus; Ade Ismail; Rizky Ardiansyah
Jurnal Pengabdian Polinema Kepada Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2022): Jurnal Pengabdian Polinema Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jppkm.v9i2.175

Abstract

Desa Duwet Krajan merupakan Desa yang terletak dikaki gunung tengger, terbagi atas tiga dusun, Swaru paling bawah, Krajan dan Dusun Tosari, Desa Duwet Krajan berbatasan timur dengan TNBTS sebelah selatan berbatasan dengan Kecamatan Poncokusumo sedangkan paling barat berbatasan dengan Desa Tulus Besar Kecamatan Tumpang utara berbatsana dengan Desa Duwet Kecamatan Tumpang. Untuk dapat menuju ke desa Duwet tersebut dari jalan utama membutuhkan jarak sekitar kurang lebih 4 kilometer dan itupun banyak sekali tikungan dan simpangan sehingga dapat membuat pengunjung tersesat. Dari hasil observsi banyak sekali pengunjung yang tidak tahu arah untuk menuju ke lokasi desa tersebut sehingga pengabdian ini akan membuatkan papan nama dan penunjuk arah yang akan memudahkan bagi pengunjung. Hasil yang diharapkan bagi masyarakat yang ingin berkunjung ke desa bambu duwet untuk membeli anyaman bambu dapat mengikuti papan penunjuk arah tersebut dan tidak tersesat untuk menuju lokasi tersebut. Didalam pengujian kepuasan pelanggan tersebut dapat dilihat bahwa 98% pengabdian ini bermanfaat dan 2% masih belum memutuskan karena ada yang tidak sesuai tulisan didalam penunjuk arah sebab ada huruf yang salah tetapi tidak lama kemudian tim pengabdian merevisi dari hasil yang diinginkan.
Pelatihan Kemasan Produk Anyaman Bambu Untuk Pengaruh Display Produk Dalam Promosi Terhadap Pembelian Konsumen Di Desa Duwet Kecamatan Tumpang Kabupaten Malang Putra Prima Arhandi; Annisa Taufika Firdausi; Kadek Suarjuna Batubulan; Rosa Andrie Asmara; Banni Satria Andoko; Dian Hanifudin Subhi
Jurnal Pengabdian Polinema Kepada Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2022): Jurnal Pengabdian Polinema Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jppkm.v9i2.176

Abstract

Disaat pandemi Covid-19 yang menerjang Indonesia menjadikan ekonomi berpengaruh sehingga menurun sangat signifikan bahkan sebagian besar kelas menengah kebawah yang sangat dirugikan contohnya UMKM annyaman bambu di desa Duwet. Dari pemasalahan tersebut penjualan masyarakat di Desa tersebut sangatlah kurang karena tidak adanya pemasukan yang menghasilkan bagi mereka apalagi dengan peraturan pemerintah yang sering berubah-berubah. Untuk dapat mengatasi permasalahan yang ada maka ini bisa memberikan solusi dengan cara memberikan sosialisasi dan pelatihan didalam Display Produk ke etalase yang diberikan. Selanjutnya dibuatkan etalase yang sesuai dengan yang dibutuhkan dan dapat memberikan kesan menarik didalam display produk sehingga ada beberapa desain etalase yang memang beda dengan yang lain, contoh ada kaca cermin untuk memberi kesan menarik didalam menaruh anyaman bambu. Kemudian setelah penyerahan etalase yaitu memberikan sosialisasi dan pelatihan didalam beberapa model display produk dari berbagai sumber untuk penerapannya. selanjutnya dibuatkan pengujian kepuasan masyarakat sesuai dengan yang diberikan kepada para user dengan cara kuisioner. Dari hasil pengujian maka dapat diambil keputusan bahwa dari 20 user yang mengikuti sosialisasi tersebut ada beberapa warga yang kurang sesui dikarenakan beberapa anyaman bambu yang akan diimplementasikan masih dibawa untuk pameran di tempat lain sesuai dengan kebutuhan tetapi dari hasil untuk sosialisasi ini hampir keseluruhan setuju karena dapat memberikan hasil yang bermanfaat dan diharapkan mampu memberikan hasil jual yang lebih baik.

Page 13 of 13 | Total Record : 126