cover
Contact Name
Muhammad Kris Yuan Hidayatulloh
Contact Email
krisyuan@unwaha.ac.id
Phone
+6285851233341
Journal Mail Official
lppm@unwaha.ac.id
Editorial Address
Jl. Garuda No. 9 Tambakberas Jombang, Jawa Timur
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : =     EISSN : 27746755     DOI : -
JUMAT EKONOMI: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT adalah Jurnal ilmiah yang mewadahi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat bidang ekonomi yang diterbitkan oleh Lembaga penelitian dan pengabdian masyarakat (LPPM) Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA). Jurnal ini akan mempublikasikan kegiatan pengabdian pada masyarakat terbaru dan orisinil dari hasil-hasil penghiliran penelitian pada bidang Ekonomi dan Manajemen
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 2 (2023): Agustus" : 20 Documents clear
Penguatan UMKM Guna Ketahanan Ekonomi di Desa Kalilembu Kecamatan Karangdadap Kabupaten Pekalongan Ahmad Taufiq; Nurul Afiyah; Mohammad Syaifuddin; Aan Fadia Annur
Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Agustus
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasekon.v4i2.2388

Abstract

By being dominated by young people. This UMKM is engaged in clothing. Some of them are produced from materials into ready-made clothes. Some of them become deliverymen or resellers by selling to markets outside the city, such as: Solo Market, Tegal Gubuk, Jakarta, Kudus, etc. From this income they meet their daily needs. It can be seen that the working method used is still very traditional. Especially for resellers who carry out transactions or buying and selling activities by going directly to the intended store. Of course, this method is greatly affected by the current corona outbreak, where there are certain cities that have imposed a lockdown policy. Many complained that the market was difficult to reach, threatened with closing activities because it invited too many crowds, and that their income had decreased. with a livelihood as UMKM actors and as UMKM workers, their income has decreased due to covid 19. Coupled with the lack of knowledge about the creative economy, the people of Kalilembu Village are stuck and have difficulty developing their business. as a form of maintaining the community's economic resilience, the solutions that can be given are as follows: 1) Socializing the creative economy to the younger generation, especially SMEs. 2) Conduct online buying and selling lessons through e-commerce. 3) Development of creativity from convection waste as an alternative to increase income. 3) Dissemination of educational content to young children
Sosialisai Digital Marketing Pemuda Desa Cijantung Vina Apriani Lestari; Hamdan Adriyansah
Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Agustus
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasekon.v4i2.2524

Abstract

Kuliah Pengabdian Masyarakat- Pengabdian berbasis Peneliatin ini dilakukan atau dilaksanakan di Kp. Galudra Rt.06 Rw 02 Desa Cijantung Kecamatan Sukatani Kabupaten Purwakarta, peneliti memilih judul penelitian “Sosialisasi Digital Marketing Pemuda Desa Cijantung” urgensi pemilihan judul ini peneliti melihat bahwa Pemuda desa Cijantung belum semuanya melek internet yang pada peneliatian disini akan fokuskan adalah jualan Online. Metode penelitain ini adalah kualitatif Deskriptif menggunakan teknik pengambilan data nya menggunakan pendekatan sosialisasi dan pelatihan praktik. Tujuan penelitain ini adalah untuk mengenalkan ilmu digital marketing supaya memudahkan dalam pemasaran produk, dengan adanya pemasaran online memudahkan orang untuk membeli karena mencakup pemasaran wilayah yang luas dan meningkatkan produktifitas atau penghasilan bagi pemuda yang mempunyai usaha kecil untuk memasarkan produknya. Hasil dari penelitian ini diharapkan
Pengembangan Mitra UMKM Kue Lemper Pak Sabar di Desa Gadung, Driyorejo - Gresik Ardiansyah Abdul Zalili; Muhammad Ifan Trianto; Moh. Rijal Muzakky; Uswatun Khasanah; Reghita Patiwi; Yosep Sanga Liwun; Fahmi Mahardiko; Galih Handayani; Dwi Lutfiana; Dony Perdana
Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Agustus
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasekon.v4i2.3254

Abstract

Kegiatan pengabdian mendedukasi mahasiswa untuk membantu para pelaku usaha UMKM dalam meningkatkan penjualan produk kekonsumen. Pada tahap akhir dalam upaya memacu pertumbuhan ekonomi pasar dan usaha artistik yang kuat khususnya di bidang pembuatan barang untuk interior rumah. Salah satu unsur strategi media pemasaran-terpadu adalah menjual bisnis kepada pembeli. Pentingnya UMKM di Indonesia semakin terasa seiring dengan keinginan negara untuk mengembangkan pembangunan ekonominya. Pada awalnya, pembentukan UMKM dianggap sebagai faktor sosial dalam perumusan lapangan kerja dan penggerak utama pengembangan perdagangan regional dalam kebutuhan masyarakat. UMKM memberikan peluang bagi masyarakat untuk mengurangi pengangguran. Kata Kunci: Pengembangan, digital marketing, umkm
Pelatihan Ecoprint Menggunakan Teknik Pounding Pada Ibu-Ibu PKK di Desa Petungsewu Lusiana Indriawati; Amelia Syahrani Kuswoyo; Miftakhul Fauziyah Khasanah; Shovi Amaliyyah; Ramadani Nurul Falah; Dian Eka Aprilia Fitria Ningrum
Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Agustus
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasekon.v4i2.3424

Abstract

Kuliah Kerja Mahasiswa Rehguler kelompok 08 Universitas Maulana Malik Ibrahim Malang yang bertempat di Desa Petungsewu Kecamatan Dau mengadakan pelatihan ecoprint dengan tujuan untuk mendorong ekonomi kreatif melalui pemanfaatan potensi alam. Dengan menggunakan metode ceramah melalui bentuk sosialisasi, pendampingan serta pelatihan. Pelatihan ecoprint yang telah kami laksankan ialah dengan menggunakan Teknik pounding. Pelatihan ecoprint ini dengan memanfaatkan sumber daya alam yang telah ada, seperti dengan menggunakan daun-daun serta bunga-bunga yang ada di sekitar masyarakat desa. Hasil dari pelatihan ecoprint menggunakan Teknik pounding ini ialah tas totebag ecoprint, serta diharapakan dapat memeberikan referensi kepada masyarakat dalam peluang mata pencarian yang ekonomis dan kreatif melalui pemanfaatan sumber daya alam yang ada dengan semaksimal mungkin. Selain memberikan tambahan wawasan, pengetahuan serta keterampilan masyarakat Desa Petungsewu juga bertujuan untuk memajukan kesejahteraan desa.
Upgrading Produk Label Kemasan Sebagai Upaya Pengembangan Daya Tarik Pemasaran Pada Umkm Rengginang di Desa Perpat, Belitung Alfira Putri; Desty Wulansari; Dini Novitasari; Donny Suhendri; Fathanah Erika Pratama; Iqbal Setiawan; Riza Oktavianti Putri; Syukron Ma'mun; Umi Kulsum; Viola Viola; Sujadi Priyansah
Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Agustus
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasekon.v4i2.3521

Abstract

Pandemi covid-19 memiliki pengaruh besar terhadap perekonomian masyarakat, hal itu menyebabkan masyarakat memanfaatkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) sebagai sumber penghasilan untuk memenuhi kebutuhan mereka. Diantaranya UMKM yang dikelola oleh Ibu Rahayu yaitu pembuatan Rengginang. Metode yang digunakan dalam hal ini adalah dengan memberikan pembinaan kepada pelaku UMKM terkait pembuatan label kemasan pada produk Rengginang, plastik packaging yang mnearik, dan teknik pemasaran dengan menggunakan Media Sosial. Kegiatan KKN yang dilakukan oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung di Desa Perpat, Belitung dalam pemberdayaan UMKM Rengginang terkait dengan mendesain logo dan membuat label kemasan pada produk rengginang Ibu Suryani yang digunakan sebagai upgrading produk. Upgrading produk tersebut diharapkan bisa menjadi pembeda dengan produk kemasan yang lain dan menambah daya saing dalam usaha UMKM Rengginang Ibu Rahayu, dan dapat dikenali masyarakat luas, selain itu program kerja ini diharapkan bisa meningkatkan konsumen baru agar penjualan semakin meningkat serta bias menstabilkan perekonomian yang ada.
Promosi Makanan Tradisional Lokal Untuk Meningkatkan Pariwisata Kuliner Pada Pasar Bojong Pekalongan Ilma Nafiyah; Misel Yulianti; Ayu Tyas Styaningsih; Muhammad Taufiq Abadi
Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Agustus
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasekon.v4i2.3741

Abstract

Indonesia is a developing country with many potential tourist destinations, natural tourism and cultural tourism in each region because Indonesia has different tribes, customs, cultures and geographical location. Indonesia is a tropical country that produces. Indonesia also has many traditional snacks in each region, Indonesian traditional snacks are one of the legacies of our ancestors that must be preserved and preserved so that they are not forgotten by future generations. However, currently Indonesian people prefer snacks such as pizza, hamburgers and other snacks as they develop. In western culture, it is not uncommon for children to be asked if they don't know the traditional food of their area. Therefore, let's preserve traditional snacks by buying traditional snacks, learning how to make them, practicing recipes, and also helping to market and introduce traditional snacks to the general public. Communication is one of the most important aspects in marketing the tourism industry in an area, according to Soemanagara (2008), this service activity provides various benefits, knowledge and skills to Bojong Pekalongan market traders to increase culinary tourism in the Bojong Pekalongan market. Promotion of local traditional food Bojong Pekalongan market traders are trained to promote local traditional food on social media using mobile media such as Traditional food is apem cake, ball baling and others.
Sosialisasi dan Pendampingan Sertifikasi Halal bagi UMKM di Desa Wangkelang, Kecamatan Moga, Kabupaten Pemalang Sidik Asrofi; Masruroh Masruroh; Tamimatul Isnaini; Evi Yuswiayanti; Hendri Hermawan Adinugraha
Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Agustus
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasekon.v4i2.3871

Abstract

Currently, the issue of halal has become an important economic issue, where halal products are considered as high quality products and therefore have a higher value than other economic sectors. The purpose of this community service activity is to provide socialization and understanding related to the halal label to MSME actors in Wangkelang Village, Moga District, Pemalang Regency. This community service program was carried out in Wangkelang Village, Moga District, Pemalang Regency by visiting MSME actors in the local area. The process of activities carried out in this community service starts from the initial preparation stage, implementation of training, and reporting of the results of community service in the community service journal regarding the socialization and assistance of halal certification to MSMEs. The results of the service show that there is a real increase in understanding after MSME actors are given training and assistance regarding halal product certification.
Pemetaan Potensi Lahan Dusun Pulau Belimbing I Kecamatan Kuok sebagai Bahan Baku Olahan Pangan Lokal Kawasan Desa Wisata Rahmadini Payla Juarsa; Cika Maulidia Putri; Sintia Widia Ningsih
Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Agustus
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasekon.v4i2.3960

Abstract

Dusun Pulau Belimbing I merupakan daerah desa wisata yang ada di Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Sampai saat ini, desa wisata ini belum memiliki produk pangan lokal yang cocok untuk dijadikan oleh-oleh wisatawan yang berkunjung. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memetakan potensi lahan yang ada di Dusun Pulau Belimbing I yang dijadikan sebagai bahan baku olahan pangan lokal. Pangan lokal tersebut akan dijadikan buah tangan desa wisata. Proses pemetaan dilakukan dengan melakukan diskusi dan wawancara bersama kepala Dusun Pulau Belimbing I dan masyarakat. Selain itu dilakukan juga observasi secara langsung ke kebun pertanian warga. Hasil pemetaan potensi lahan Dusun Pulau Belimbing I dibuat dengan software ArcGIS dengan mengambil data desa persiapan Pulau Belimbing melalui gambaran peta desa Kuok yang sudah ada sebelumnya. Selanjutnya dilakukan georeferenced agar koordinat peta sesuai dengan koordinat sebenarnya yang ada pada muka bumi. Hasil kegiatan pemetaan memudahkan untuk memperoleh informasi mengenai potensi lahan yang ada di Dusun Pulau Belimbing yang dapat dijadikan sebagai bahan baku olahan pangan lokal.
Pelatihan Digital Marketing Produk UMKM Pada Masyarakat Desa Betek Guna Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Muhammad Farid Nasrulloh; Wisnu Mahendri; Khotim Fadhli; Muhammad Jafar Sodiq Maksum
Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Agustus
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasekon.v4i2.4019

Abstract

Electronic Commerce (e-commerce) is a new behavior that can be described as the process of transactions for goods or services in the process of buying and selling or exchanging products, services and information via information networks, including the internet or cyberspace, in line with the very rapid development of the internet world. Service implementers observed that marketing of UMKM products in Betek village, Mojoagung subdistrict is still limited and still uses the WoM (Word of Mouth) marketing method so that sellers only rely on buyers who come. The problem with partners is that marketing is still done traditionally, namely by word of mouth and only relies on consumers who come to get turnover and offers to close friends and the surrounding environment and there is a lack of understanding and use of digital marketing to increase sales. The problems faced must immediately find a solution. One alternative solution is to use digital marketing media. The objectives of this digital marketing-based UMKM product marketing assistance program are as follows: (1) UMKM owners in Betek village can increase their understanding of digital marketing; (2) UMKM owners in Betek village can increase the use of digital marketing more effectively; (3) MSME owners in Betek village can expand their marketing area; (4) Betek village UMKM owners can increase their income. With this digital marketing training, sales of Betek Village UMKM products increased by 60% from before the intensive assistance was implemented.
Pendampingan Proses Pendaftaran Sertifikasi Halal Di Desa Gejlig Kecamatan Kajen Kabupaten Pekalongan Alifia Salsabila; Nagita Shinta Ramadanti; Reni Dian Safitri
Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Agustus
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasekon.v4i2.4585

Abstract

The globalization of the halal lifestyle has prompted Indonesian consumers to choose Shariah-compliant products, halal food, Muslim clothing, Muslim-friendly entertainment, and halal trade. Indonesia has significant potential as a market and producer of halal products, involving 1.6 million small-scale food enterprises. Starting in October 2024, halal certification will be mandatory for all food products in Indonesia. However, many small businesses are still reluctant to apply for certification due to a lack of awareness. This research was conducted in Gejlig Village, Kajen District, Pekalongan, involving 30 small businesses. The aim was to educate them on the importance of halal certification and registration procedures. The results showed that the training effectively improved their understanding, motivated them to apply for certification, and enhanced product quality and market reach.

Page 1 of 2 | Total Record : 20