cover
Contact Name
Puspita
Contact Email
redaksi@pustaka.my.id
Phone
+6285261455244
Journal Mail Official
redaksi@pustaka.my.id
Editorial Address
Griya Lumandi Permai, Palopo, Sulsel
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Sinestesia
ISSN : -     EISSN : 27219283     DOI : -
Jurnal sinestesia publishes articles in the field of learning, education, literature, linguistics, and culture.
Articles 67 Documents
Search results for , issue "Vol. 13 No. 1 (2023)" : 67 Documents clear
Penerapan Kebijakan Pembelajaran Tatap Muka di Masa New Normal Gloria Ester Verelin Walewangko; Harol R Lumapow; Viktory Nicodemus Joufree Rotty
Jurnal Sinestesia Vol. 13 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setelah pelaksanaan pembelajaran daring sejak Maret 2020, pemerintah mengambil kebijakan untuk kembali melaksanakan pembelajaran tatap muka dengan tetap menjaga protocol kesehatan. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dikarenakan pembelajaran secara daring tidak efektif dan terjadi penurunan kualitas belajar. Sekolah-sekolah khususnya di Kota Manado sudah diberikan himbauan untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka dengan kehadiran siswa 100%. Adapun penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan pembelajaran tatap muka di masa new normal. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Dengan metode pengambilan data melalui observasi dan wawancara. Pembelajaran tatap muka di masa new normal beresiko terpapar virus begitu besar maka dari itu sekolah merancang strategi pembelajaran tatap muka yaitu tetap menjalankan protocol kesehatan dan merancang RPP yang efektif dan efisien untuk mencapai tujuan pembelajaran sesuai dengan situasi dan kondisi sekolah. Adapun tantangan yang ditemui sekolah dalam proses jalannya pembelajaran tatap muka di masa pandemi yaitu menurunnya motivasi belajar siswa dan semangat untuk mengerjakan tugas secara mandiri. Mentalitas ini terbentuk karena kebiasaan pembelajaran daring yang berlangsung cukup lama. Meski demikian pembelajaran tatap muka lebih efektif di bandingkan pembelajaran jarak jauh atau daring dilihat dari data hasil belajar siswa yang meningkat.
A Study of Students’ Difficulties in Learning Selected Literature Subjects Arsen Nahum Pasaribu; Jubilezer Sihite; Rizky Munthe
Jurnal Sinestesia Vol. 13 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article is intended to find, to know and to find out what difficulties that are most often faced by students of the English literature study program in literature courses, especially literary genres and the factors that cause these difficulties in the English Literature study program, Faculty of Languages and Arts, University HKBP Nommensen Medan. In this study a qualitative descriptive research method was applied by describing the findings from the results of the analysis of the data obtained. The subjects of this study were the students of the fifth semester, Academic Year 2020 consisting of 20 students who were selected by using the cluster sampling technique. Data were collected from the results of filling out questionnaires and interviewing each student. The researcher distributed questionnaires to all class members. After that, the researcher selected ten students to be interviewed. The results of this study indicate that the difficulties experienced by students in literature courses can be classified into four sub-learnings namely prose, poetry, drama and folklore based on the semester lecture designs obtained. Apart from that, the factors that cause many students to experience difficulties in literature courses are because they often depend on other people, are not confident in delivering questions to the lecturers about the material, often have experience emotional disturbances when lectures take place, lecturers who teach the course explain the material too much fast, lack of respect and reinforcement for students and some of the students are not focused in lectures for various reasons.
Margareth Truman “Murder Inside the Beltway” Novel: The Structure and Construction of Identity Jubilezer Sihite; Rony Arahta Sembiring; Sabam Simandalahi
Jurnal Sinestesia Vol. 13 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article examines multicultural literature as a significant and strategic object of study in responding to problems. Multicultural literature is focused on multicultural issues that are often found in literary works. The main issues are related to certain identities or characteristics. This article examines the structure and identity construction of the murderous character in the novel Beltway (capital crime #24) by Margaret Truman, with the main focus on identity issues: (1) identity and identity issues; (2) articulation of identity; (3) text representation of identity discourse in the novel. The sociology of literature approach is used to understand reality in multicultural literary texts, especially in novels and their relation to the phenomenon of identity issues in other fields of study. The results of the study show that the process of identity articulation and text representation in identity discourse in multicultural social phenomena as well as identity issues and the process of identity articulation in multicultural societies deserve more serious attention. An identity is not stable but dynamic in the face of development.
Nilai-Nilai Pendidikan dalam Ada Pappaseng Elongmpugi dan Kontribusinya Terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP Muhammadiyah Belawa Nurul Inna Hidayah; Sitti Aida Azis; Muhammad Akhir
Jurnal Sinestesia Vol. 13 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nilai adalah milik bersama dan bukan produk preferensi satu orang yang harus dipelihara kelangsungannya dalam rangkuman masa yang cukup panjang melalui didikan kebudayaan kepada generasi muda. Salah satunya adalah Ada Pappaseng dalam Elongmpugi tidak luput dari nilai-nilai pendidikan di dalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk nilai-nilai pendidikan dalam Ada Pappaseng Elongmpugi. Pendekatan yang digunakan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dengan informan ahli. Setelah itu, data dianalisis dan interpretasinya mengikuti kaidah-kaidah hermeneutik dan semiotik. Simpulan menunjukkan bahwa: (1) aspek moral, mencakup tanggung jawab, hati nurani, otonomi diri, menghargai disiplin masyarakat, dan mencakup etika yang baik dan buruk; (2) aspek kemanusiaan mencakup sifat-sifat berbudi, berakal, dan bermartabat tinggi yang berkaitan dengan persaudaraan dan persahabatan; (3) aspek falsafah hidup mencakup berupa cita-cita kebajikan dan sikap hidup, termasuk kesederhanaan, keadilan, kejujuran, kesabaran, dan keyakinan kepada takdir; dan (4) aspek budaya mencakup sopan santun atau bertutur baik (mabberekada madeceng), cinta dan belas kasihan, solidaritas, penyayang terhadap rakyat/ menaungi (semperu sempanuanna), dan kecerdasan.
Manajemen Komunikasi Persuasif Pada Endorsement Selebgram di Instagram Soei Khim; Nuning Indah Pratiwi; Wahyu Indra Satria; I Putu Dharmawan Pradhana; Jonathan Jacob Paul Latupeirissa
Jurnal Sinestesia Vol. 13 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyaknya jumlah pengguna Instagram di Indonesia menciptakan sebuah fenomena baru seperti munculnya selebgram atau selebritis yang dikenal karena Instagram, online shop atau toko online yang menjual barang melalui akun di Instagram, endorsement, hingga paid promote. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komunikasi persuasif pada endorsement yang digunakan oleh selebgram di Instagram. Dengan rumusan masalah dalam penelitian ini adalah mengenai bagaimana bentuk komunikasi persuasif selebgram di Instagram. Penelitian yang dibuat ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bersumber dari pendekatan interpretatif atau subjektif. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan teknik pengumpulan data dengan teknik wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Wawancara yang dilakukan di Bali dan luar Bali melalui melalui luring dan daring via Google Meet Sesudah melakukan penelitian dan didapatkan datanya, kemudian data akan dianalisis sehingga bisa bertemu dengan deskripsi berkaitan aktivitas komunikasi komunikasi persuasif pada endorsement yang digunakan oleh selebgram @blq.sss di Instagram. Hasil dari penelitian ini yaitu komunikasi persuasif yang digunakan oleh selebgram Balqis Aqila Ahya di Instagram miliknya @blq.sss adalah komunikasi verbal dan non verbal. Dimana komunikasi persuasif verbal berupa video dan foto serta story yang diunggahnya. Sedangkan komunikasi persuasif non verbal biasanya Balqis terapkan dengan caption ataupun hastag dan tag ke produk yang dipromosikan. Selain itu, jika ditinjau berdasarkan teori atribusi, maka Balqis Aqila Ahya dalam melakukan proses endorsment di media sosial Instagramnya sudah memberikan pengaruh dan dampak kepada para pengikutnya.
Status Kedudukan Perempuan Dalam Berita Kekerasan Seksual Pemerkosaan Pada Media Online: Analisis Wacana Kritis Teori Sara Mills Harlia Harlia; Sitti Aida Azis; Abdul Munir
Jurnal Sinestesia Vol. 13 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk: (1) mengetahui bentuk-bentuk kekerasan seksual terhadap perempuan dalam isi teks berita pada media Detik.com, Tribunnews.com dan Merdeka.com. dan (2) mengetahui status dan kedudukan perempuan dalam isi teks berita kekerasan seksual terhadap perempuan di Detik.com, Tribunnews.com dan Merdeka.com. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan kajian analisis wacana kritis yang menerapkan teori Sara Mills terhadap teks berita kekerasan seksual pada media Detik.com, Tribunnews.com, Merdeka.com. Data penelitian ini adalah bentuk-bentuk kekerasan seksual yaitu: pelecehan seksual secara fisik, pelecehan seksual secara verbal, pemerkosaan, kekerasa dan ancaman. Data berikutnya yakni status kedudukan perempuan yang dilihat dari usia dan profesi. Teknik pengumpumpulan data penelitian ini yaitu; teknik dokumentasi. Analisis data pada teks berita kekerasan seksual menggunakan teknik dekskriptif kualitatif. Pengujian keabsahan data penelitian dilakukan dengan cara perpanjangan pengamatan, ketekunan, dan diskusi dengan pembimbing dan teeman sejawat. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa: (1) bentuk-bentuk kekerasan dalam berita kekerasan seksual pada media online Detiknews.com, Tribunnews.com. Merdeka.com sangat berfariatif. Pada Media Online detik.com, Tribunnews.com, dan Merdeka.com menemukan bahwa perempuan belum dijadikan prioritas dalam teks berita. Media berita juga masih menyudutkan perempuan dengan memproduksi kata-kata mengarah pada pelabelan negatif pada perempuan. Media masih melanggengkan budaya patriarki dalam teks berita sehingga perempuan selalu rendah. (2) Hasis analisis Status dan Kedudukan Perempuan dalam Berita Kekerasan Seksual Pada Media Online detik.com, Tribunnews Timur, dan Merdeka.com dapat memberikan kontribusi penting kepada penulis atau dalam hal ini media Online dalam menampilkan berita kekerasan seksual dan juga bagi pembaca atau dalam hal ini publik agar bijak dan dapat memposisikan diri.
Makna Simbolik Kain Tenun Songke Desa Batu Cermin Manggarai Barat Flores Putu Suparna; Theodora Enifrischaty Matur
Jurnal Sinestesia Vol. 13 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Towe Songke atau nae songke merupakan kain tenun khas daerah Manggarai. Kain tenun songke juga biasa di sebut lipa. Kain songke sering dipakai untuk berbagai ritual atau upacara adat seperti saat kelas (kenduri), membuka rending (ladang baru), hingga saat nempung (musyawarah). Kain songke juga dimanfaatkan sebagai belis (mas kawin) dalam upacara adat pernikahan di daerah Manggarai. Disamping itu juga kain tenun songke ini sering dijadikan sebagai selempang tiba meka (selendang atau kain upacara penyambutan tamu). Penelitian ini bertujuan mengetahui makna simbol-simbol dalam tenun songke serta memperkenalkan secara luas keaslian songke sebagai warisan budaya asli daerah Manggarai. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif, dengan perolehan data menggunakan metode observasi, wawancara, studi pustaka dan dokumentasi. Data akan dianalisis dengan menggunakan pengumpulan data, reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data melalui metode triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian bahwa fungsi dan makna songke menjadi simbol kesakralan dalam interaksi simbolik yang ditandai dengan penggunaan songke dalam setiap upacara adat di daerah Manggarai dengan penggunaan songke tanpa memandang status sosial. Hal ini ditunjukkan dengan makna yang terkandung dalam masing-masing makna motif songke yaitu motif su'I, motif mata manuk, motif wela ngkaweng, motif wela runu, motif ntala dan motif ranggong bermakna selalu rajin dan selalu jujur dalam melakukan sesuatu. Kain songke diyakini sebagai panduan atau pedoman bagi kehidupan masyarakat daerah Manggarai sekaligus sebagai bentuk menjaga warisan budaya asli daerah Manggarai.