cover
Contact Name
Vela Rostwentivaivi
Contact Email
velasinaga@uniga.ac.id
Phone
+628561902811
Journal Mail Official
jurnal.mahatani@gmail.com
Editorial Address
Jalan Raya Samarang No. 52A Hampor- Tarogong Garut,Jawa Barat 44151
Location
Kab. garut,
Jawa barat
INDONESIA
MAHATANI: Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal)
Published by Universitas Garut
ISSN : 26221896     EISSN : 2721513X     DOI : http://dx.doi.org/10.52434/mja.v3i2
Mahatani : Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal) diterbitkan oleh Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Garut. Jurnal MAHATANI terbit tiap 6 bulan sekali (Bulan Juni dan Desember). Jurnal Mahatani merupakan media publikasi memuat hasil penelitian untuk para peneliti, dosen mahasiswa dan praktisi pertanian yang berfokus dan mempunyai ruang lingkup pada bidang agribisnis dan sosial ekonomi pertanian dalam arti luas. Ruang lingkup artikel yang di terbitkan pada Mahatani : Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal), mencakup bidang agribisnis dan sosial ekonomi pertanian dalam arti luas, diantaranya : 1. Manajemen agribisnis 2. Ekonomi pertanian 3. Sosiologi pertanian dan pedesaan 4. Kelembagaan pertanian 5. Pemasaran agribisnis 6. Risiko agribisnis 7. Nilai tambah produk pertanian 8. Kebijakan pembangunan pertanian
Articles 264 Documents
Analisis Peran Penyuluh Pertanian Sebagai Fasilitator di Kabupaten Sukabumi Suci Nur Illahi; Ema Hilma Meilani; Neneng Kartika Rini
MAHATANI: Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal) Vol 6, No 1 (2023): Mahatani : Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/mja.v6i1.2451

Abstract

Penyuluh selaku fasilitator yang selalu memberi solusi /kemudahan- kemudahan, baik dalam menyuluh/ proses belajar- mengajar, ataupun sarana untuk mengembangkan usahatani. Dalam kegiatan menyuluh penyuluh memfasilitasi  petani dalam : kemitraan usaha, akses ke pasar, permodalan dan sebagainya. Penelitian ini bertujuan yaitu  mengetahui peran penyuluh pertanian selaku fasilitator di Kabupaten Sukabumi. Jenis penelitian ini ialah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukan  penyuluh pertanian berperan penting dalam memfasilitasi petani pada saat dilaksanakan penyuluhan pertania di lapangan. Adapun  peran penyuluh  bisa dilihat dari cara  penyuluh dalam memfasilitasi petani untuk memperoleh saprotan, permodalan, pelatihan, melakukan kerjasama dengan dinas pertanian, bermitra dengan kelompok tani lainnya serta memberikan informasi terkait pemasaran pupuk dan informasi  penggunaan pestisida yang tepat.
HUBUNGAN ANTARA PERAN PENYULUH DENGAN EFEKTIVITAS PELAKSANAAN PENYULUHAN PADA PROGRAM PENGEMBANGAN KOMODITAS UNGGULAN BELIMBING MADU DI KECAMATAN LANGENSARI KOTA BANJAR Ella Nurmawati; Riantin Hikmah Widi; Zulfikar Noormansyah; Tintin Febrianti
MAHATANI: Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal) Vol 6, No 2 (2023): Mahatani : Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/mja.v6i2.3425

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran penyuluh, efektivitas pelaksanaan penyuluhan serta menganalisis hubungan peran penyuluh dengan efektivitas pelaksanaan penyuluhan pada program pengembangan komoditas unggulan belimbing madu. Metode penelitian menggunakan metode survey. Penentuan lokasi penelitian dilakukan secara purposive di Kecamatan Langensari Kota Banjar. Penentuan sampel dari masing-masing desa digunakan metode proportional random sampling untuk mengumpulkan 64 petani belimbing madu.. Data dianalisis dengan menggunakan uji Koefisien Konkordans Kendal-W dan uji Korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran penyuluh dengan efektivitas pelaksanaan penyuluhan pada program pengembangan komoditas unggulan belimbing madu sebesar 84,75 persen termasuk kategori sangat tinggi. Efektivitas pelaksanaan penyuluhan program pengembangan komoditas unggulan belimbing madu sebesar 83,33 persen termasuk kategori tinggi, dan terdapat hubungan yang positif atau signifikan antara peran penyuluh dengan efektivitas pelaksanaan penyuluhan pada program pengembangan komoditas unggulan belimbing madu di Kecamatan Langensari Kota Banjar
Efisiensi Pemasaran Cabai Merah Keriting di Kecamatan Ambal Kabupaten Kebumen Jawa Tengah Cut Reyna Veliadona; Suyono Suyono; Ulfah Nurdiani
MAHATANI: Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal) Vol 5, No 2 (2022): Mahatani : Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/mja.v5i2.2054

Abstract

Besarnya luas panen dan jumlah produksi belum mencerminkan sistem pemasaran yang berjalan secara efisien. Permasalahan utama komoditas cabai yang berkaitan dengan fluktuasi harga juga dapat menjadi sumber keresahan para petani. Harga cabai yang fluktuatif menandakan adanya rantai pasok yang tidak efisien. Oleh karena itu, perlu ditinjau lebih lanjut bagaimana sistem pemasaran yang sedang berjalan di lokasi penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui pola saluran pemasaran cabai merah keriting di Kecamatan Ambal, (2) menganalisis besar biaya, keuntungan, dan margin pemasaran pada masing-masing pola saluran pemasaran, (3) menganalisis bagian harga yang diterima oleh petani cabai merah keriting, dan (4) mengetahui saluran yang paling efisien untuk pemasaran cabai merah keriting berdasarkan Indeks Efisiensi Teknis dan Indeks Efisiensi Ekonomis. Metode pengumpulan data dilakukan melalui wawancara langsung dengan menggunakan kuesioner. Sebanyak 35 petani dipilih dengan metode simple random sampling dan snowball sampling digunakan untuk mendapatkan 24 pedagang. Data yang dibutuhkan dalam penelitian ini antara lain data primer dan data sekunder. Hasil analisis menunjukkan terdapat empat saluran pemasaran cabai merah keriting, yaitu saluran I (Petani – Pengepul – Pedagang Besar – Pengecer Pasar Kroya - Konsumen), saluran II (Petani – Pengepul – Pedagang Besar – Konsumen Luar Kota), saluran III (Petani – Pengepul – Pengecer Lokal - Konsumen), dan saluran IV (Petani – Pengepul – Konsumen Luar Kota). Saluran pemasaran III merupakan saluran yang paling efisien berdasarkan margin pemasaran dengan nilai terkecil sebesar Rp3.300,00/kg dan hasil analisis farmer’s share dengan persentase terbesar yaitu 89,00%. Berdasarkan Indeks Efisiensi Teknis, saluran pemasaran II merupakan saluran yang paling efisien dengan nilai terkecil sebesar Rp1,47 per kilogram per kilometer dan berdasarkan Indeks Efisiensi Ekonomis, saluran pemasaran III merupakan saluran yang paling efisien dengan nilai terbesar yaitu Rp1,99 per kilogram.
Pengaruh Perilaku Konsumen Terhadap Keputusan Pembelian Milu Siram "Binte Biluhuta" (Penelitian Pada mahasiswa Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka Dalam Negeri Di Universitas Negeri Gorontalo) Larasati Sukmadewi Wibowo
MAHATANI: Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal) Vol 6, No 1 (2023): Mahatani : Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/mja.v6i1.2227

Abstract

Tujuan penelitian ini adala untuk menganalisis pengaruh perilaku konsumen terhadap keputusan pembelian makanan milu siram khas Gorontalo studi kasus pada mahasiswa kegiatan Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka Dalam Negeri Modul Nusantara. Lokasi penelitian di Universias Negeri Gorontalo Kampus 1, Provinsi Gorontalo. Pelaksanaan penelitian ini yaitu dengan melakukan wawancara kepada mahasiswa peserta kegiatan Pertukaran Mahasiswa Merdeka Dalam Negeri Modul Nusantara yang mengikuti kegiatan ini secara luring di Universitas negeri Gorontalo berasal dari seluruh wilayah Indonesia. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu purposive sampling dengan jumlah 21 orang responden. Data analisis menggunakan analisis regresi linear berganda dan penentuan skoring pada kuisioner dengan metode skala likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Faktor Sosial (X2) memiliki nilai signifikansi 0,41 maka < 0,10 persen maka berpengaruh, variabel Faktor psikologi (X4) memiliki nilai signifikansi 0,09 maka < 0,10 persen maka berpengaruh, variabel budaya, psikologis dan pribadi secara bersama-sama mampu mempengaruhi variabel terikat (Y) yaitu keputusan pembelian sebesar 0,837 atau 83,7% sedangkan sisanya 16,3% dipengaruhi oleh variabel lain tetapi tidak diteliti dalam penelitian ini. Kata Kunci : Perilaku Konsumen, Regresi Linear Berganda, Keputusan Pembelian
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN KARTU TANI PADA PETANI MENDONG Zulfikar Noormansyah; Suyudi ;; Hendar Nuryaman; Nurul Risti Mutiasari
MAHATANI: Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal) Vol 6, No 2 (2023): Mahatani : Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/mja.v6i2.3346

Abstract

 Kecamatan Manonjaya merupakan sentra produksi tanaman mendong di Tasikmalaya, dan mendong merupakan  tanaman komoditas perkebunan sebagai sumber bahan baku untuk industri samak, kerajian dan handy craf. Dalam budidayanya diperlukan faktor produksi berupa pupuk, yang perolehannya saat  ini dilaksanakan melalui program pupuk bersubsidi dengan menggunakan kartu tani untuk proses pembeliannya.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan kartu tani pada petani mendong di Kecamatan Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya. Indikator dari penelitian ini adalah  pemahaman program, tepat sasaran, dan tepat waktu. Metode penelitian menggunakan metode survei. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Penelitian ini dilaksanakan pada tahun 2023. Alat pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan Skala Guttman untuk memudahkan analisis pertanyaan yang diajukan kepada responden.  Hasil penelitian menunjukkan 1). Prosedur pelaksanaan Program Kartu Tani di Kecamatan Manonjaya, untuk petani tanamam mendong khususnya cenderung sesuai SOP prosedur Kartu Tani yang berlaku di Indonesia. 2) Efektivitas penggunaan kartu tani di Kecamatan Manonjaya dilihat dari indikator pemahaman program adalah “sangat efektif” dengan persentase 92%, indikator tepat sasaran adalah “sangat efektif” dengan persentase 91%, indikator tepat waktu adalah “efektif” dengan persentase 87%, indikator tercapainya tujuan adalah “cukup efektif” dengan persentase 60%, dan perubahan nyata termasuk dalam kategori “efektif” dengan persentase 87% Kata kunci: Efektivitas, Kartu tani, Petani Mendong
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA AGROINDUSTRI TAHU DI NAGARI KUNANGAN PARITRANTANG, KECAMATAN KAMANG BARU, KABUPATEN SIJUNJUNG Prasetia, Pebri Adrianto; Hendri, Muhammad; Hakimi, Rini
MAHATANI: Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal) Vol 7, No 1 (2024): Mahatani : Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/mja.v7i1.3057

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan lingkungan eksternal dan internal yang mempengaruhi strategi pengembangan agroindustri tahu di Nagari Kunangan Paritrantang, (2) melakukan perumusan strategi pengembangan usaha agroindustri tahu di Nagari Kunangan Paritrantang. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret – April 2023 di Nagari Kunangan Paritrantang, Kecamatan Kamang Baru, Kabupaten Sijunjung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif deskriptif dengan pendekatan survei. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi langsung, wawancara langsung, dan studi literatur. Jenis dan sumber data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer dan sekunder. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari analisis Matrik IFE memiliki total skor 2,52. Hal ini mengindikasikan bahwa agroindustri tahu memiliki posisi internal yang kuat. Selanjutnya di dalam Matriks EFE memiliki total skor 3,73. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan mampu merespon dengan baik terhadap peluang dan ancaman yang datang. Kemudian melakukan analisis Matriks SWOT untuk membuat alternatif strategi yang akan di analisis menggunakan Matriks QSPM. Hasil analisis matriks QSPM menetapkan alternatif strategi yang terpilih adalah pembentukan Koperasi Tahu Tempe Indonesia (KOPTI) dan berkerjasama dengan dinas terkait untuk mengikuti pelatihan, meningkatkan kualitas produk melalui pengolahan yang modern dan pengemasan lebih baik dengan skor 6,438. Disamping itu, disarankan membentuk lembaga Koperasi Tahu Tempe Indonesia (KOPTI) yang mewadahi dan mendukung pengembangan usaha agroindustri tahu di Nagari Kunangan Paritrantang serta tekonologi tepat guna untuk meningkatkan kualitas tahu yang dihasilkan.
CURAHAN WAKTU KERJA DAN SUMBER PENDAPATAN PENDUDUK DESA ADAT LEGIAN PADA SAAT PANDEMI COVID-19 I Kadek Surya Dwi Merta; I Ketut Suamba; Gede Mekse Korri Arisena
MAHATANI: Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal) Vol 5, No 2 (2022): Mahatani : Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/mja.v5i2.1978

Abstract

Bali merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang sangat terkenal sebagai destinasi  pariwisata dunia. Salah satu daerah yang berkaitan erat dengan pariwisata Bali dan sebagian besar masyarakatnya bekerja pada sektor tersebut adalah Desa Adat Legian. Curahan waktu kerja rata-rata penduduk Desa Adat Legian pun sangat padat namun pandemi covid-19 membawa dampak pada seluruh kegiatan sosial ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk : 1) Menganalisis karakteristik pekerjaan penduduk sebelum dan sesudah pandemi, 2) Menganalisis curahan waktu kerja penduduk Desa Adat Legian sebelum dan sesudah pandemi, 3) Mengindentifikasi sumber-sumber pendapatan penduduk Desa Adat Legian pada saat pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif. Informan data penelitian diperoleh melalui wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik pekerjaan dan curahan waktu kerja penduduk adat di Desa Adat Legian mengalami perubahan, dimana sebelum covid-19 karakteristik pekerjaan dan jenis pekerjaan penduduk desa adat lebih banyak pada sektor pariwisata dan pada saat covid-19 berubah lebih banyak yang melakukan usaha sendiri seperti berjualan. Untuk curahan waktu kerja penduduk desa adat mengalami perubahan pada kepala keluarga dan istri sedangkan pada anak rata-rata masih tetap sama. Sedangkan untuk sumber pendapatan penduduk adat di Desa Adat Legian rata-rata tertinggi masih di dapat dari tabungan yang dikumpulkan pada saat sebelum covid-19.
Analisis Usahatani Padi Bujang Marantau Di Nagari Gantung Ciri Kecamatan Kubung Kabupaten Solok Alviedo ;; Yusri Usman; Rini Hakimi
MAHATANI: Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal) Vol 6, No 1 (2023): Mahatani : Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/mja.v6i1.1887

Abstract

Analisis usahatani penting dilakukan untuk mengetahui alokasi penggunaan sumberdaya pada sebuah usahatani. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan teknik budidaya padi bujang marantau dan menganalisis pendapatan serta keuntungan pada usahatani padi bujang marantau di Nagari Gantung Ciri Kecamatan Kubung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dimana dalam pengambilan sampelnya menggunakan metode survei. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 30 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan teknik budidaya padi Bujang Marantau memiliki perbedaan dengan teknik budidaya yang direkomendasikan. Perbedaan terletak pada kegiatan persemaian, penanaman, penyiangan dan pemupukan. Pendapatan rata-rata yang diperoleh sebesar Rp. 21.503.170,49/Ha/MT dengan keuntungan sebesar Rp. 9.692.842/Ha/MT. Analisis R/C ratio dari usahatani padi Bujang Marantau sebesar 1,4. Hal ini memperlihatkan bahwa usahatani padi Bujang Marantau layak untuk dibudidayakan. Untuk perbaikan teknik budidaya, maka perlu peran aktif petani dalam kegiatan penyuluhan dan peran peyuluh dalam mensosialsasikan teknik budidaya yang baik. Selain itu, untuk mengatasi pemakaian input yang cukup tinggi, terutama pada penggunaan pupuk dan benih maka sebaiknya petani melakukan inovasi-inovasi baru terhadap budidaya padi Bujang Marantau. Kata kata Kunci: Usahatani, Padi Bujang Marantau, Pendapatan, Keuntungan 
MOTIVASI PETANI BERUSAHATANI BAWANG MERAH PADA LAHAN PASIR DI KECAMATAN ADIPALA Muhammad Ainul Afifi; Endang Sriningsih; Irene Kartika Eka Wijayanti
MAHATANI: Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal) Vol 6, No 2 (2023): Mahatani : Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/mja.v6i2.2846

Abstract

Jumlah petani bawang merah di Kecamatan Adipala setiap tahunya berfluktuasi dikarenakan motivasi petani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat motivasi petani serta faktor-faktor yang berpengaruh terhadap motivasi petani bawang merah pada lahan pasir di Kecamatan Adipala. Pengambilan sampel dilaukan secara purposive. Alat analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan SEM-PLS. Hasil penelitian menunjukan bahwa petani bawang merah memiliki tingkat motivasi sedang. Faktor internal dan faktor eksternal berpengeruh terhadao motivasi petani. Dimensi dari faktor internal yang paling berpengaruh adalah pengalaman usahatani, sedangkan dimensi dari faktor eksternal yang paling berpengaruh adalah ketersediaan saprodi
POTENSI SEKTOR PERTANIAN DALAM MENINGKATKAN DAYA SAING PEREKONOMIAN KABUPATEN AGAM ; Fauzi, Dian; Devi, Alfiana Tri
MAHATANI: Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal) Vol 7, No 1 (2024): Mahatani : Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/mja.v7i1.3293

Abstract

Kabupaten Agam memiliki peranan yang relatif tinggi terhadap PDRB Sumatera Barat dengan nilai rata-rata dari tahun 2016-2020 yaitu sebesar 13,73 persen. Kabupaten Agam memiliki potensi yang besar dalam mengembangkan sektor pertanian sehingga dapat meningkatkan perekonomian. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Menganalisis komoditas unggulan basis 2) menganalisis daya saing perekonomian sektor pertanian di Kabupaten Agam, 3) Menganalisis tren komoditas pertanian di masa yang akan datang. Alat analisis yang digunakan adalah Location Quotion, Analisys Shift Share dan Dynamic Location Quotion. Hasil penelitian menunjukkan 1) Kabupaten Agam memiliki komoditas basis sebanyak 48 persen dari 62 komoditas. 2) subsektor tanaman pangan, hortikultura dan perkebunan memiliki daya saing di pasar dimana menunjukkan pertumbuhan yang baik dan menonjol. 3) terdapat 35 persen dari 62 komoditas basis dimasa yang akan datang yang terdapat di subsektor tanaman pangan, hortikultura dan perkebunan di Kabupaten Agam.

Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 8 No 2 (2025): Mahatani : Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal) Vol 8 No 1 (2025): Mahatani : Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal) Vol 7 No 2 (2024): Mahatani : Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal) Vol 7, No 1 (2024): Mahatani : Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal) Vol 7 No 1 (2024): Mahatani : Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal) Vol 6 No 2 (2023): Mahatani : Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal) Vol 6, No 2 (2023): Mahatani : Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal) Vol 6, No 1 (2023): Mahatani : Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal) Vol 6 No 1 (2023): Mahatani : Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal) Vol 5, No 2 (2022): Mahatani : Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal) Vol 5, No 1 (2022): Mahatani : Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal) Vol 4, No 2 (2021): MAHATANI: Jurnal Agribisnis (Agribusiness And Agricultural Economics Journal) Vol 4, No 1 (2021): Mahatani : Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal) Vol 3, No 2 (2020): MAHATANI: Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal) Vol 3, No 1 (2020): MAHATANI: Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal) Vol 2, No 2 (2019): MAHATANI: Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal) Vol 2, No 1 (2019): MAHATANI: Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal) Vol 1, No 2 (2018): MAHATANI: Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal) Vol 1, No 1 (2018): MAHATANI: Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal) More Issue