cover
Contact Name
Vela Rostwentivaivi
Contact Email
velasinaga@uniga.ac.id
Phone
+628561902811
Journal Mail Official
jurnal.mahatani@gmail.com
Editorial Address
Jalan Raya Samarang No. 52A Hampor- Tarogong Garut,Jawa Barat 44151
Location
Kab. garut,
Jawa barat
INDONESIA
MAHATANI: Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal)
Published by Universitas Garut
ISSN : 26221896     EISSN : 2721513X     DOI : http://dx.doi.org/10.52434/mja.v3i2
Mahatani : Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal) diterbitkan oleh Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Garut. Jurnal MAHATANI terbit tiap 6 bulan sekali (Bulan Juni dan Desember). Jurnal Mahatani merupakan media publikasi memuat hasil penelitian untuk para peneliti, dosen mahasiswa dan praktisi pertanian yang berfokus dan mempunyai ruang lingkup pada bidang agribisnis dan sosial ekonomi pertanian dalam arti luas. Ruang lingkup artikel yang di terbitkan pada Mahatani : Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal), mencakup bidang agribisnis dan sosial ekonomi pertanian dalam arti luas, diantaranya : 1. Manajemen agribisnis 2. Ekonomi pertanian 3. Sosiologi pertanian dan pedesaan 4. Kelembagaan pertanian 5. Pemasaran agribisnis 6. Risiko agribisnis 7. Nilai tambah produk pertanian 8. Kebijakan pembangunan pertanian
Articles 264 Documents
ANALISIS MODEL BISNIS AGROWISATA JERUK SIAM BERKELANJUTAN DI KABUPATEN GARUT Zein, Nufika Shilhan; Djuwendah, Endah; Saidah, Zumi
MAHATANI: Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal) Vol 8 No 2 (2025): Mahatani : Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/mja.v8i2.43300

Abstract

Agrowisata Jeruk Siam merupakan salah satu potensi ekonomi lokal yang memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebagai usaha berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods dengan menggabungkan analisis kuantitatif dan kualitatif untuk mengevaluasi model bisnis Agrowisata Jeruk Siam di Kabupaten Garut. Pendekatan kuantitatif dilakukan melalui survei terhadap 100 responden pengunjung, sedangkan pendekatan kualitatif diperoleh dari wawancara mendalam dengan 6 informan kunci yang terdiri atas pengelola, pelaku usaha, dan pihak terkait lainnya. Analisis dilakukan menggunakan kerangka Business Model Canvas (BMC) untuk memetakan sembilan elemen model bisnis yang berhubungan dengan keberlanjutan agrowisata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan proposisi nilai, optimalisasi saluran pemasaran digital, pengembangan kemitraan strategis, serta inovasi pengalaman wisata menjadi aspek penting dalam mewujudkan pengembangan agrowisata yang berkelanjutan. Temuan ini memberikan rekomendasi bagi pengelola untuk merancang model bisnis yang lebih adaptif, kompetitif, dan berorientasi pada keberlanjutan.
PREFERENSI RISIKO PRODUKSI IKAN NILA BERDASARKAN INPUT DAN WILAYAH, TASIKMALAYA Bahar, Rizki Risanto; Apriyani, Dwi; Djuliansah, Dedi
MAHATANI: Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal) Vol 8 No 2 (2025): Mahatani : Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/mja.v8i2.43361

Abstract

Subsektor perikanan berperan penting dalam perekonomian nasional, khususnya melalui pengembangan budidaya ikan nila. Namun, kegiatan budidaya masih dihadapkan pada risiko dan ketidakpastian produksi yang memengaruhi perilaku pembudidaya dalam pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan menganalisis preferensi risiko pembudidaya ikan nila berdasarkan penggunaan input produksi dan wilayah di Kota Tasikmalaya. Penelitian dilaksanakan pada Juni–Agustus 2024 di Kecamatan Bungursari, Kawalu, Purbaratu, dan Cibeureum dengan melibatkan 52 responden yang dipilih menggunakan teknik snowball sampling. Analisis dilakukan menggunakan pendekatan Absolute Risk Aversion (AR) model Arrow–Pratt. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembudidaya bersikap risk averse terhadap penggunaan benih, EM4, dan tenaga kerja, sedangkan terhadap pakan pelet dan dedak cenderung risk taker. Secara wilayah, risk averse mendominasi di Kecamatan Bungursari, Purbaratu, dan Cibeureum, sementara Kecamatan Kawalu menunjukkan kecenderungan risk taker.
PERTANIAN SEBAGAI INSTRUMEN PEMULIHAN LINGKUNGAN (Studi Kepustakaan untuk Kawasan Industri) Novianty, Ane; Fernando, Agus
MAHATANI: Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal) Vol 8 No 2 (2025): Mahatani : Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/mja.v8i2.43381

Abstract

Perkembangan sektor industri di Cikarang memberikan kontribusi yang signifikan terhadap kemajuan ekonomi, tetapi juga membawa dampak buruk yang serius pada kondisi lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai bentuk kerusakan lingkungan yang diakibatkan oleh aktivitas industri di daerah Cikarang dan mengevaluasi peran pertanian berkelanjutan sebagai sarana pemulihan lingkungan. Metode yang diaplikasikan adalah pendekatan kualitatif dengan melakukan studi pustaka melalui analisis literatur ilmiah baik nasional maupun internasional yang relevan. Temuan dari kajian ini menunjukkan bahwa pertanian berkelanjutan, terutama pertanian perkotaan dan pertanian ramah lingkungan di sekitar area industri, memiliki potensi yang strategis sebagai bagian dari infrastruktur hijau. Pertanian tidak hanya berfungsi sebagai sumber pangan, tetapi juga berkontribusi pada penyerapan polutan, pengelolaan air hujan, pengendalian suhu di area tersebut, serta peningkatan kualitas tanah dan keanekaragaman hayati.
STATUS KEBERLANJUTAN USAHATANI KOPI Sulaksana, Jaka; Triana, Agung Ripky; Dinar
MAHATANI: Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal) Vol 8 No 2 (2025): Mahatani : Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/mja.v8i2.43430

Abstract

Usahatani kopi di Indonesia menghadapi berbagai tantangan, antara lain fluktuasi harga, keterbatasan akses modal, rendahnya regenerasi petani, serta praktik budidaya yang belum sepenuhnya ramah lingkungan. Kondisi tersebut menjadikan keberlanjutan usahatani kopi sebagai isu penting dalam pembangunan pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis status keberlanjutan usahatani kopi berdasarkan empat dimensi, yaitu ekonomi, sosial, ekologi, dan kelembagaan. Penelitian dilakukan di Kelompok Tani Kopi Sugih Wangi Desa Lemahputih, Kecamatan Lemahsugih, Kabupaten Majalengka. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, kuesioner, dan observasi lapangan. Analisis data dilakukan menggunakan metode indeks komposit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata indeks keberlanjutan usahatani kopi sebesar 57,23 yang termasuk dalam kategori berkelanjutan. Dimensi ekonomi memiliki nilai tertinggi sebesar 62,17, diikuti dimensi sosial sebesar 58,87, dimensi kelembagaan sebesar 58,38, dan dimensi ekologi sebesar 51,50 sebagai nilai terendah. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun usahatani kopi telah memberikan kontribusi ekonomi bagi petani, keberlanjutan jangka panjang masih memerlukan penguatan terutama pada aspek ekologi, regenerasi petani, dan peran kelembagaan.

Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 8 No 2 (2025): Mahatani : Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal) Vol 8 No 1 (2025): Mahatani : Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal) Vol 7 No 2 (2024): Mahatani : Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal) Vol 7, No 1 (2024): Mahatani : Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal) Vol 7 No 1 (2024): Mahatani : Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal) Vol 6 No 2 (2023): Mahatani : Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal) Vol 6, No 2 (2023): Mahatani : Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal) Vol 6, No 1 (2023): Mahatani : Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal) Vol 6 No 1 (2023): Mahatani : Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal) Vol 5, No 2 (2022): Mahatani : Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal) Vol 5, No 1 (2022): Mahatani : Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal) Vol 4, No 2 (2021): MAHATANI: Jurnal Agribisnis (Agribusiness And Agricultural Economics Journal) Vol 4, No 1 (2021): Mahatani : Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal) Vol 3, No 2 (2020): MAHATANI: Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal) Vol 3, No 1 (2020): MAHATANI: Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal) Vol 2, No 2 (2019): MAHATANI: Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal) Vol 2, No 1 (2019): MAHATANI: Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal) Vol 1, No 2 (2018): MAHATANI: Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal) Vol 1, No 1 (2018): MAHATANI: Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal) More Issue