cover
Contact Name
Fu'ad Kautsar
Contact Email
fuad.kautsar@unmer.ac.id
Phone
+6281805098762
Journal Mail Official
jiv@unmer.ac.id
Editorial Address
Gedung Fakultas Teknik Lantai 2 Jalan Taman Agung 1 Pisang Candi Kecamatan Sukun Kota Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Journal of Industrial View
ISSN : 27230414     EISSN : 26853159     DOI : https://doi.org/10.26905/jiv.v2i1.4209
Journal of Industrial View (JIV),is a scientific periodical of the Faculty of Engineering, University of Merdeka Malang, which includes a variety of research in the field of industrial engineering, or the analysis of actual case studies. Journal of Industrial View (JIV) is formed since 2019 and many of manuscript published until recent days. A Scientific periodical is intended as a means of scientific communication and a means of fostering, developing and strengthening knowledge in the field of industrial engineering. Academics, practitioners may submit his papers to the editor with the guidelines in writing. Coverage includes, but is not limited to manufacturing systems, management system, operation research, quality engineering and human factors engineering. Researchers in all industrial engineering fields are encouraged to contribute articles based on recent research.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2022): May 2022" : 5 Documents clear
Analisis Risiko K3 pada Area Produksi Shuttlecock menggunakan Metode Hirarc Di UKM Prospek Badminton Shuttlecock ika anggraeni khusnul khotimah; Afrilia Linggi Allo
Journal of Industrial View Vol 4, No 1 (2022): May 2022
Publisher : Universitas Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jiv.v4i1.7659

Abstract

UKM prospek badminton shuttlecock merupakan salah satu perusahaan di kota Malang yang memproduksi shuttlecock untuk didistribusikan ke berbagai wilayah jawa, sumatra, sulewesi dan wilayah indonesia timur. Identifikasi permasalahan yang ada di UKM yaitu terkait dengan kesehatan dan keselamatan kerja yang belum ada Standar  Operasi  Prosedur, lingkungan UKM masih belum menerapkan K3, dan mengabaikan bahaya  yang dapat menimbulkan kecelakaan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan identifikasi bahaya dan penilaian risiko kerja yang termasuk dalam kategori risiko extreme di UKM prospek badminton shuttlecock sehingga mampu memberikan rekomendasi dan mitigasi risiko untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja. Metode yang digunakan adalah HIRARC. Adapun tahapan dalam metode tersebut adalah mengidentifikasi bahaya (hazards identification), penilaian risiko (risk assessment) dan pengendalian risiko (risk control). Dari hasil perhitungan Berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan, maka kesimpulan yang dapat diambil dalam penelitian ini, aktivitas kerja yang memiliki potensi bahaya dan risiko dengan kategori risiko extreme yang akan diberikan usulan pengendalian risikonya yaitu  aktivitas pemasakan bulu, bor gabus, pemasangan bulu, penjahitan, pengeleman, pengetesan, servis, pengemasan.
Penerapan Kode Etik Keinsinyuran untuk Mengatasi Permasalahan Kegiatan Program Pengembangan Produk Unggulan Daerah (PPPUD) Yudha Adi Kusuma; Alim Citra Aria Bima
Journal of Industrial View Vol 4, No 1 (2022): May 2022
Publisher : Universitas Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jiv.v4i1.7583

Abstract

Kode etik menjadi panduan dalam melangkah berdasarkan lingkup pekerjaan yang dijalani. Sebagai seorang insinyur profesional mematuhi kode etik adalah hal yang mutlak agar tidak salah sasaran. Persatuan Insinyur Indonesia (PII) telah menetapkan perihal kode etik insinyur melalui “catur karsa sapta dharma insinyur Indonesia”. Kajian klasifikasi masalah kode etik pada Program Pengembangan Produk Unggulan Daerah (PPPUD) dibagi menjadi awal kegiatan, pelaksanaan dan akhir kegiatan. Berdasarakan pengukuran anailisis diskriptif ditemukan 7 permasalahan yang terjadi saat program PPPUD berlangsung. Atas dasar catur karsa sapta dharma insinyur diharapkan memberikan kontribusi terhadap kegiatan PPPUD sebagai program untuk meningkat mutu produk unggulan daerah.
Perancangan Sistem Database Perpustakaan Prodi Teknik Industri Universitas Merdeka Malang menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process Mukh Akramul Dzamara; Digitha Oktaviani Putri
Journal of Industrial View Vol 4, No 1 (2022): May 2022
Publisher : Universitas Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jiv.v4i1.7668

Abstract

Jurusan Teknik Industri Universitas Merdeka Malang (JTI UNMER) memiliki perpustakaan khusus jurusan. Perpustakaan JTI UNMER belum memiliki operator khusus dan pengelolaan dilakukan manual oleh pihak administrasi. Hal tersebut memungkinan kehilangan buku dan kerancuan data terjadi. Dengan adanya sistem database maka hal tersebut dapat diantisipasi. Microsoft Access merupakan salah satu tools yang dapat digunakan untuk mengolah database tersebut. Dalam perancangan dan pemilihan kriteria tools untuk sistem database dapat menggunakan beberapa metode, salah satu metode yang digunakan adalah metode Analytical Hierarchy Process(AHP). Pembuatan aplikasi bertujuan untuk membuat sistem database perpustakaan JTI lebih efektif dan efisien dengan membandingkan 6 kriteria sistem database yang baik menggunakan metode AHP. Kriteria tersebut adalah mudah diakses, timelines, relevan, akurat, rinci, dan bermanfaat. Perancangan aplikasi dimulai dengan melaukan survey pendahuluan, dimana hasil survey pendahuluan menjadi landasan dalam pembuatan Data Flow Diagram(DFD) dan Entity Relationship Diagram(ERD). Secara umum, DFD dan ERD dapat menggambarkan aliran data dan hubungan antar entitas maupun alternatif yang terjadi sebagai landasan dalam pembuatan aplikasi. Setelah membuat aplikasi, AHP digunakan untuk membandingkan kriteria maupun alternatif aplikasi yang ada. Berdasarkan hasil perhitungan AHP didapati hasil alternative weight evaluation alternatif aplikasi A sebesar 0,672, alternatif aplikasi B asebesar 0,238, dan alternatif aplikasi C sebesar 0,090. Jadi dapat disimpulkan bahwa aplikasi A adalah aplikasi yang terpilih untuk diterapkan karena memiliki nilai bobot tertinggi.
Kajian Risiko Pendirian Industri Pengolahan Kopi di Provinsi Papua Primahasmi Dalulia; Digitha Oktaviani Putri; Gatot Subroto; Kesumaning Dyah Larasati; Akhmad Raditya Maulana Fajrin
Journal of Industrial View Vol 4, No 1 (2022): May 2022
Publisher : Universitas Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jiv.v4i1.7703

Abstract

Kebijakan pembangunan wilayah tahun 2020-2024 juga dijabarkan dalam tujuh (7) wilayah pembangunan, salah satunya Wilayah Papua. Dalam upaya pengembangan Pulau Papua, RPJMN tahun 2020-2024 menyebutkan arahan pengembangan komoditas unggulan di Provinsi Papua berupa kopi. Hal ini juga didukung oleh kondisi produktivitas yang baik pada ketiga komoditas tersebut. Dengan melihat kondisi produktivitas komoditas kopi yang menjadi prioritas pengembangan industry, maka tujuan dari kajian ini adalah memetakan risiko yang mungkin timbul karena adanya pengembangan industri manufaktur berbasis pengolahan kopi sebagai bagian dari analisis kelayakan pengembangan industry. Metode yang digunakan dalam kajian risiko ini adalah metode House of Risk. Metode ini mengacu pada integrasi aktivitas – aktivitas dalam supply chain. Metode yang diusulkan oleh ini merupakan gabungan dari metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dan House of Quality (HOQ). Konsep FMEA diadopsi dalam mengkuantifikasi model risiko dan HOQ digunakan untuk memprioritaskan penyebab risiko (risk agents) mana yang dapat ditanganani terlebih dahulu. Selain itu, konsep HOQ digunakan pula dalam memilih preventive action yang paling efektif dilakukan dalam rangka minimasi dampak terhadap risiko tersebut. Pengolahan data dengan House of Risk 1 menghasilkan penyebab risiko yang secara signifikan, dimana pada HOR 1 dihasilkan nilai ARP yang tertinggi terdapat pada risiko yang berkaitan dengan kepemilikan lahan oleh masyarakat adat Papua. Hal ini dikenal dengan hak ulayat, dimana hak ulayat sampai saat ini belum ada penyelesaian yang sistematis terdokumentasi terkait dengan prosedur pendirian industry. Hasil ini selaras dengan hasil prioritas mitigasi risiko dimana pemerintah sebagai stakeholder utama perlu membuat model kebijakan yang dapat menjembatani kepentingan investor dan masyarakat adat sebagai pemilik lahan.
Pengukuran Efektifitas Mesin Chenyueh menggunakan Pendekatan Overall Equipment Effectiveness (OEE) dan Six Big Losses pada CV. AABI Surabaya Abdul Wahid; Misbah Munir; Nuriyanto Nuriyanto; Achmad Misbah; Ayik Pusakaningwati
Journal of Industrial View Vol 4, No 1 (2022): May 2022
Publisher : Universitas Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jiv.v4i1.7680

Abstract

CV. AABI Surabaya merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang industri pangan yang memproduksi minuman teh melati dalam kemasan cup berukuran 180ml. Teh melati pada CV. AABI  diproduksi dengan menggunakan mesin chenyueh. Proses produksi di CV. AABI dilakukan secara terus menerus sehingga sering timbul beberapa permalahan pada saat proses produksi. Berdasarkan permasalahan yang ditemukan, diketahui terjadi downtime sebanyak 2840 menit dalam jangka waktu 1 bulan akibat terjadinya downtime. Perusahaan berharap agar dapat mengurang downtime dan dapat meningkatkan efektivitas dari mesin chenyueh. Pengukuran efektivitas mesin chenyueh dilakukan dengan menggunakan pendekatan metode Overall Equipment Efectiveness (OEE), kemudian analisis Six Big Losses dan diagram sebab akibat untuk mengetahui permasalahan yang terjadi dan memberikan usulan penyelesaian masalah. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan diperoleh hasil nilai OEE di mesin chenyueh berkisar antara 84% - 94% dan beberapa nilai ini ada yang berada dibawah  standart OEE (85%). Rendahnya nilai OEE dipengaruhi oleh rendahnya nilai avaibility rate yang memiliki rata-rata 88,66% dengan standart sebesar 90% dan rata-rata quality rate sebesar 95,11% dengan standartnya sebesar 99%. faktor yang memberikan kontribusi terbesar dalam penurunan efektifitas mesin chenyueh adalah downtime loss yang memiliki presentase sebesar 58%. Tindakan yang disarankan oleh peneliti adalah dengan penerapan TPM.

Page 1 of 1 | Total Record : 5