cover
Contact Name
ahmad zain
Contact Email
elbanyumasi@yahoo.co.id
Phone
+628129731518
Journal Mail Official
jurnalprofesi2021@gmail.com
Editorial Address
Jl. Nusa Indah 1 No. 163 Perumnas 1 Kota Bekasi
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan
ISSN : 27970701     EISSN : 23018836     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan, menampung hasil penelitian dan kejian dalam bidang pendidikan dan keguruan
Articles 151 Documents
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KIMIA MATERI REAKSI REDOKS MELALUI MEDIA INTERAKTIF PADA SISWA KELAS X-3 SMA NEGERI 93 JAKARTA TIMUR SEMESTER-2 TAHUN PELAJARAN 2013-2014 Hotdiana
Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 4 No. 1 (2015): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan
Publisher : Pengurus Pusat Perkumpulan Masyarakat Peduli Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang aspek-aspek yang mempengaruhi hasil belajar siswa, salah satunya adalah hasil belajar. Hasil belajar siswa terpengaruh oleh kondisi belajarnya, baik kondisi ekstern dan kondisi intern. Akan tetapi, yang akan menjadi area penelitian ini adalah meningkatkan hasil belajar siswa dengan mengubah kondisi ekstern siswa. kenyataannya berdasarkan hasil wawancara dan pengamatan di SMA Negeri 93 Jakarta Timur diperoleh data bahwa di sekolah tersebut masih ada siswa yang kurang termotivasi dalam belajar. Hal ini dapat disebabkan kemampuan guru yang kurang bisa mengemas materi pelajaran secara menarik sehingga siswa kurang bergairah atau termotivasi dalam belajar. Berdasarkan pertimbangan tersebut, maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian tindakan dalam pembelajaran kimia materi reaksi redoks menggunakan media interaktif berupa animasi sebagai upaya meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran kimia. Melalui penelitian tindakan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang positif dalam upaya peningkatan hasil belajar kimia siswa kelas X-3 di SMA Negeri 93 Jakarta Timur
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS SEJARAH MELALUI PEMBELAJARAN DENGAN PENDEKATAN INDUKTIF PADA SISWA KELAS X-2 SMA NEGERI 93 JAKARTA TIMUR SEMESTER-1 TAHUN PELAJARAN 2013-2014 Hotni Lumbantoruan
Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 4 No. 1 (2015): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan
Publisher : Pengurus Pusat Perkumpulan Masyarakat Peduli Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran sejarah dengan menerapkan Pembelajaran dengan pendekatan induktif pada mata pelajaran sejarah dilatar belakangi oleh permasalahan di kelas, bahwa guru kurang memiliki kemampuan penggunaan metode, strategi, serta pendekatan pembelajaran yang bervariatif. mengajar yang digunakan guru cenderung bersifat konvensional, monoton, dan berpusat pada guru. Selain itu guru kurang mengembangkan model pembelajaran secara lebih menarik, pembelajaran sejarah yang dilakukan kurang efektif. Di sisi lain faktor motivasi dan hasil belajar siswa yang kurang dalam belajar sejarah.Alasan peneliti menerapkan model pembelajaran induktif untuk mengatasi rendahnya nilai sejarah pada siswa kelas IX-2, selain itu untuk memberi kesempatan yang baik bagi siswa untuk mengungkapkan pendapat secara lebih terbuka dan siswa mendapat kesempatan yang sama untuk mendapatkan skor terbaik. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas karena dilaksanakan tujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran siswa di dalam kelas. Oleh karena itu ini lebih dikenal dengan istilah Classroom Action Research. Penelitian ini diterapkan di kelas X-2 SMA Negeri 93 Jakarta Timur. Data yang diperoleh dari kelas X-2 ini dan dianalisis tingkat permasalahannya agar kondisi yang terjadi pada kelas ini bisa lebih baik dibandingkan dengan kondisi sebelumnya. Penelitian ini membuktikan bahwa penerapan pembelajaran dengan pendekatan induktif dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran sejarah di kelas X-2 SMA Negeri 93 Jakarta Timur. Peningkatan rata-rata hasil belajar sebesar 11,0 yaitu dari 58,08 pada siklus I meningkat menjadi 60,10 pada siklus II, sedangkan untuk ketuntasan belajar terjadi peningkatan sebesar 33,34% yaitu dari 51,28% (siklus I) meningkat menjadi 84,62% (siklus II)
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA DENGAN METODE PROBLEM SOLVING Intan Diyati
Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 4 No. 1 (2015): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan
Publisher : Pengurus Pusat Perkumpulan Masyarakat Peduli Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh hasil belajar siswa pada mata pelajaran Matematika rendah. Menurut pengamatan, hal ini disebabkan kemampuan siswa yang rendah dalam memecahkan masalah.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan Hasil Belajar Matematika Pokok Bahasan Aritmetika Sosial Melalui metode Problem Solving Pada Siswa Kelas 7C SMP Negeri 154 Jakarta Selatan.Jenis penelitian ini termasuk action research. Subyek penelitian ini adalah siswa Kelas 7C SMP Negeri 154 Jakarta Selatan.Hasil analisis deskripsi mengungkapkan, bahwa dengan data sebagai berikut : Siklus I Rata – rata hasil belajar Matematika adalah 56 , ketuntasan 26 % dan Daya Serap 56 %.dan pada Siklus II Rata –rata 64, Ketuntasan 28 % dan Daya Serap 64 %. Sedangkan keaktifan siswa pada Siklus I Rata – rata dari 4 aspek adalah 61 % dan Pada Siklus II adalah 67 %.Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Hasil Belajar Matematika Pokok Bahasan Aritmetika Sosial dapat ditingkatkan Melalui Metode Problem Solving Pada Siswa Kelas 7C SMP Negeri 154 Jakarta.Kata kunci : Hasil Belajar, Problem Solving
TEORI BELAJAR KOGNITIF PERSPEKTIF AL-QUR’AN Sarnoto, Ahmad Zain
Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 4 No. 2 (2015): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan
Publisher : Pengurus Pusat Perkumpulan Masyarakat Peduli Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini untuk mengungkap pandangan Islam atau Al-Qur’an tentang teori belajar kognitif. Manusia bukan hanya makhluk biologis seperti halnya dengan hewan. Manusia adalah makhluk sosial dan budaya. Jelaslah kiranya, bahwa belajar sangat penting bagi kehidupan seorang manusia, kemampuan belajar yang dimiliki manusia, merupakan bekal yang sangat pokok. Berdasarkan kemampuan itu menurutnya, umat manusia telah berkembang selama beradab-abad yang lalu dan tetap terbuka kesempatan luas baginya untuk memperkaya diri dan mencapai taraf kebudayaan yang lebih tinggi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendepatan studi Pustaka
PENGGUNAAN METODE EKSPOSITORI SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MATERI KESEBANGUNAN SISWA KELAS IX-2 SMP NEGERI 154 JAKARTA SELATAN Sibuea, Beatrix Rumondang
Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 4 No. 2 (2015): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan
Publisher : Pengurus Pusat Perkumpulan Masyarakat Peduli Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran yang baik dan berkualitas adalah pembelajaran yang menggunakan metode dengan tepat dan mampu berinteraksi disaat pembelajaran berlangsung. Salah satu pembelajaran dimaksud adalah pembelajaran dengan penerapan metode Ekspositiri. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui apakah metode Ekspositiri pada pembelajaran materi pokok garis dan sudut dapat meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar siswa Kelas IX-2 Semester-1 SMP Negeri 154 Jakarta Selatan tahun pelajaran 2013-2014 dengan jumlah siswa yang dijadikan sampel sebanyak 36 siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari 2 siklus dengan masing-masing terdiri dari 4 tahapan yaitu tahap perencanaan, tahap observasi, tahap evaluasi, dan tahap repleksi. Intrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi untuk memperoleh gambaran langsung tentang aktivitas belajar siswa melalui penerapan metode Ekspositiri dan prestasi belajar siswa Kelas IX-2 SMP Negeri 154 Jakarta Selatan materi garis dan sudut. Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Dari hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa penerapan metode Ekspositiri pada pembelajaran materi pokok garis dan sudut untuk meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar siswa Kelas IX-2 Semester-1 SMP Negeri 154 Jakarta Selatan tahun pelajaran Ekspositiri. Hal ini terlihat dari hasil observasi aktivitas siswa dan hasil evaluasi belajar siswa yang mana dari jumlah 34 siswa yang mendapat nilai > 65 sebanyak 20 siswa
UPAYA MENINGKATAN HASIL BELAJAR TATA BUSANA MATERI TUSUK HIAS MELALUI METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD SISWA KELAS VII-2 SMP NEGERI 215 JAKARTA BARAT Dyah Kusumawardani
Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 4 No. 2 (2015): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan
Publisher : Pengurus Pusat Perkumpulan Masyarakat Peduli Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hidup diera globalisasi berarti hidup di dunia yang sangat kompetitif. Untuk dapat bertahan dan maju, setiap orang dituntut harus mempunyai nilai tambah berupa keterampilan khusus, tidak terkecuali para siswa SMP. Sedini mungkin mereka dibekali berbagai jenis keterampilan dalam bidang tertentu, salah satunya adalah tata busana. Hal yang menjadi hambatan selama ini dalam pembelajaran tata busana adalah disebabkan kurang dikemasnya pembelajaran Tata Busana dengan metode yang menarik, menantang, dan menyenangkan serta bisa lintas gender. Karena sering kali siswa laki-laki beranggapan bahwa tata busana adalah pelajaran untuk perempuan. Agar pembelajaran Tata Busana menjadi pembelajaran yang aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan (PAKEM), dapat dilakukan melalui berbagai cara. Salah satu cara yang cukup efektif adalah melalui penerapan model pembelajaran kooperatif dengan tipe STAD (Student Teams Achievment Divisions). Oleh karena itu perlu diadakan penelitian tindakan kelas untuk membuktikan bahwa melalui penerapan pembelajaran kooperatif dengan tipe STAD (Student Teams Achievment Divisions) dapat meningkatkan hasil belajar dan aktivitas siswa dalam pembelajaran Tata Busana. Penelitian menghasilkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Peningkatan hasil belajar dari kondisi awal sampai dengan siklus 1 sebesar 9,62 atau sebesar 13%. Sedangkan peningkatan hasil belajar dari siklus 1 ke siklus 2 sebesar 8,48 atau sebesar 11%. Total peningkatan hasil belajar dari kondisi awal sampai dengan siklus 2 sangat signifikan yaitu sebesar 24%.
UPAYA MENINGKATKAN PEMBELAJARAN PEMAHAMAN DASAR-DASAR BAHASA JERMAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE MEMPOTO BAGI SISWA KELAS X-MIA-2 SMA NEGERI 51 JAKARTA TIMUR Purba, Elly Tuti
Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 4 No. 2 (2015): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan
Publisher : Pengurus Pusat Perkumpulan Masyarakat Peduli Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mempoto adalah akronim dari memanfaatkan media potongan foto. Dalam hal ini peneliti akan mencoba menerapkannya dalam peningkatan pembelajaran Bahasa Jerman. Kenyataan di lapangan yang kita saksikan hingga saat ini jarang sekali guru yang mengajar Bahasa Jerman menggunakan alat peraga, dalam pembelajaran. Berbagai alasan selalu dikemukakan, misalnya tidak cukup waktu untuk membuat atau mengadakan alat peraga tersebut, tidak tersedia dana, dll. Ada pula yang mengemukakan alasan bahwa penggunaan alat peraga pembelajaran tidak cukup berarti dalam meningkatkan motivasi dan prestasi siswa. Penelitian ini tidak bermaksud membuktikan secara empiris asumsi atau anggapan yang dikemukakan di atas. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilakukan dengan menerapkan tindakan penggunaan alat peraga gambar /foto. Sedangkan rumusan hipotesis tindakannya adalah: Pembelajaran Bahasa Jerman menggunakan alat peraga gambar /foto dapat berfungsi sebagai sarana belajar yang dapat meningkatkan minat belajar siswa dan keberhasilan siswa. Tindakan dilakukan sebanyak 3 tahapan atau siklus, dengan refleksi motivasi dan hasil belajar masing-masing siklus menunjukkan adanya peningkatan. Hal tersebut dibuktikan dengan meningkatnya motivasi belajar
UPAYA MENGOPTIMALKAN BIMBINGAN KONSELING UNTUK MENGATASI PERILAKU MENYIMPANG SISWA KELAS XI IPS 1 SMA NEGERI 83 JAKARTA Sumiyati Kadir
Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 4 No. 2 (2015): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan
Publisher : Pengurus Pusat Perkumpulan Masyarakat Peduli Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan pengamatan ada beberapa siswa yang belum memahami perubahan fisik maupun psikis pada diri mereka. Hal ini terjadi karena kurangnya informasi tentang perkembangan remaja. Siswa mendapat informasi dari sumber yang salah, kurang perhatian orang tua, adanya kesenjangan komunikasi dan perlakuan yang salah terhadap diri remaja. Guru mengajak siswa ntuk menggali pengethauan tentang perubahan dan perkembangan fisik maupun psikis yang sedang terjadi pada diri sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai perkembangan remaja. Penelitian ini dilakukan dikelas XI IPS 1 SMA Negeri 83 Jakarta pada bulan Januari sampai Desember 2012. Metode yang digunakan adalah model Kemmis MC Taggart dengan mengatasi perilaku menyimpang pada siswa kelas XI IPS 1 SMA Negeri 83 Jakarta yang terdiri dari dua siklus, masing-masing dua kali pertemuan. Instrumen yang digunakan adalah tes tertulis tentang pemahaman remaja, lembar observasi tentang keaktifan siswa, angket tentang kegiatan pembelajaran yang dilakukan guru. Hasil penelitian ini menunjukkan pada siklus 1 skor tes rata-rata 7,2; pada siklus II skor tes rata-rata 7,88. Hasil observasi juga menunjukkan adanya peningkatan keaktifan siswa dalam kegiatan belajar mengajar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan metode upaya mengoptimalkan bimbingan konseling untuk mengatasi perilaku menyimpang dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap perkembangan remaja SMA Negeri 83 Jakarta
PERAN GURU DALAM MENINGKATKAN KECERDASAN EMOSIONAL ANAK USIA DINI Ningrum, Desy Ayu
Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 5 No. 1 (2016): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan
Publisher : Pengurus Pusat Perkumpulan Masyarakat Peduli Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beberapa pengkajian yang telah dilakukan para ahli psikologi menyatakan bahwa anak-anak yang memiliki kecerdasan emosional akan lebih bahagia, lebih percaya diri dan lebih sukses di sekolah bahkan hingga ke kehidupan di masa mendatang. Anak tersebut lebih mampu menguasai gejolak emosi dalam diri, menjalin hubungan dengan orang lain, bisa amengelola stress dan memiliki kesehatan mental yang baik Kecerdasan emosional dapat dimiliki oleh setiap individu melalui latihan-latihan dalam menangani berbagai persoalan hidup. Latihan tersebut dapat mulai diterapkan pada anak sedini mungkin ketika anak mulai memasuki masa peka. Pada masa ini anak akan lebih mudah menerima rangsangan-rangsangan stimulasi dari luar dirinya. Penerapan kecerdasan emosional dalam kehidupan anak dapat membantu anak untuk belajar mengendalikan dorongan emosional dalam diri, yaitu seiring dengan waktu dapat menjadi pondasi dasar pembentukan pribadi seseorang dengan kecakapan kecerdasan emosional di kemudian hari Peran guru juga sangat berpengaruh sekali terhadap perkembangan kecerdasan emosional anak. Dan tidak kecerdasan emosional saja, tetapi untuk semua bidang pengembangan dan pembiasaan anak-anak. Peran guru dalam kegiatan belajar di antaranya sebagai demonstrator, sebagai pengelola kelas, sebagai mediator dan fasilitator, serta berperan sebagai evaluator. Sedangkan peran guru dalam kegiatan bermain di antaranya yaitu dapat berperan sebagai perencana, fasilitator, pengamat, model, motivator, dan sebagai teman dalam kegiatan bermain anak agar kegiatan bermain menjadi lebih optimal
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN IPA MATERI CARA PERKEMBANGBIAKAN TUMBUHAN DAN HEWAN MELALUI TEKNIK ARISAN SOAL BERANTAI BAGI SISWA KELAS VI SD NEGERI TEBET TIMUR Durahman
Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 5 No. 1 (2016): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan
Publisher : Pengurus Pusat Perkumpulan Masyarakat Peduli Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

pelaksanaan penilitian dan pembahasan bahwa tindakan kelas yang dilakukan oleh peneliti dalam siklus I berupa penggunaan teknik arisan soal berantai yang mengarah ke pembelajaran secara kelompok dapat berhasil meningkatkan hasil belajar subjek penelitian. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan hasil evaluasi pada nilai kondisi awal semula hanya rata-rata 5,7 (lima koma tujuh) meningkat menjadi rata-rata nilai 6,1 (enam koma satu) di akhir siklus I. Penggunaan efektif pada teknik arisan soal berantai secara individu pada siklus II mendorong dan memotivasi siswa untuk lebih banyak mengembangkan dan sangat membantu pemahaman terhadap kompetisi dasar dalam pembelajaran, sehingga hasil evaluasi meningkat yang semula pada siklus I nilai rata-rata 6,1 (enam koma satu) pada suklus II meningkat menjadi 8,1 (delapan koma satu). Data empirik pada penelitian ini menunjukan bahwa tindakan kelas yang dilakukan oleh peneliti mulai dari kondisi awal, siklus I maupun siklus II telah berhasil meningkatkan belajar IPA perkembangbiakan tumbuhan dan hewan bagi kelas VI SD Negeri Tebet Timur 03 pada semester-1 tahun pelajaran 2013-2014

Page 7 of 16 | Total Record : 151


Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 15 No. 2 (2025): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 15 No. 1 (2025): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 14 No. 2 (2024): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 14 No. 1 (2024): Profesi I Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 12 No. 2 (2023): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 12 No. 1 (2023): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 11 No. 2 (2022): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 11 No. 1 (2022): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 10 No. 2 (2021): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 10 No. 1 (2021): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 9 No. 2 (2020): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 9 No. 1 (2020): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 8 No. 2 (2019): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 8 No. 1 (2019): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 7 No. 2 (2018): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 7 No. 1 (2018): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 6 No. 2 (2017): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 6 No. 1 (2017): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 5 No. 2 (2016): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 5 No. 1 (2016): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 4 No. 2 (2015): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 4 No. 1 (2015): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 3 No. 2 (2014): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 3 No. 1 (2014): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 2 No. 2 (2013): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 2 No. 1 (2013): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 1 No. 2 (2012): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 1 No. 1 (2012): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan More Issue