cover
Contact Name
zain sarnoto
Contact Email
jurnalstatement2021@gmail.com
Phone
+628129731518
Journal Mail Official
jurnalstatement2021@gmail.com
Editorial Address
Jl. Nusa Indah 1 No. 163 Perumnas 1 Jakasampurna Bekasi barat
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Statement : Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan
ISSN : 20892640     EISSN : 2797071X     DOI : https://doi.org/10.56745/js.v11i2.238
Core Subject : Religion, Education,
jurnal ini diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Studi Kebijakan yang bernaung dibwah Perkumpulan Masyarakat Peduli Pendidikan (PMPP), menerima naskah hasil penelitian dalam bidang ilmu sosial diantaranya pendidikan, agama dan kajian ilmu sosial lainnya
Articles 158 Documents
MENINGKATKAN MEMOTIVASI SISWA DALAM PEMBELAJARAN KEPAHLAWANAN DAN PATRIOTISME TOKOH-TOKOH DI LINGKUNGAN ANAK MELALUI PEMBERIAN PENGUATAN VERBAL DAN NON VERBAL NURLINAH
Jurnal Statement : Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2014): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan
Publisher : PMPP Lembaga Penelitian dan Studi Kebijakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.762 KB) | DOI: 10.56745/js.v4i1.248

Abstract

Untuk menjadikan pembelajaran IPS bisa lebih baik disarankan seorang guru bisa melakukan pola pembelajaran yang didesain sedemikian rupa yang mengacu terhadap situasi siswa. Dengan demikian upaya perbaikan pembelajaran akan dapat dilakukan dengan perolehan hasil yang baik dan signifikan Bahan materi IPS penuh dengan pesan-pesan yang bersifat abstrak. Konsep-konsep seperti waktu, perubahan, kesinambungan (continuity), arah mata angin, lingkungan, ritual, akulturasi, kekuasaan, demokrasi, nilai, peranan, permintaan, atau kelangkaan adalah konsep-konsep abstrak yang dalam program studi IPS harus dibelajarkan kepada siswa SD, maka Guru harus mampu memberikan suatu metode yang cepat dan tepat sehingga dengan cepat siswa akan menangkap hasil pembelajaran yang disampaikan
PENGEMBANGAN POLA “PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH“ DALAM PEMBELAJARAN IPS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA (PenellitianTindakanKelasdi SMP Negeri 220 Jakarta) TH. Endang Sumantri
Jurnal Statement : Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2014): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan
Publisher : PMPP Lembaga Penelitian dan Studi Kebijakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.767 KB) | DOI: 10.56745/js.v4i1.249

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas ini berjudul Pengembangan Pola “Pembelajaran Berbasis Masalah“ dalam Pembelajaran IPS Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa (Penellitian Tindakan Kelas di SMP Negeri 220 Jakarta). Yang menjadi permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah penerapan Pola Pembelajaran Berbasis Masalah dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa, kendala-kendala dan upaya yang dilakukan serta bagaimana efektifitas pembelajaran berbasis masalah yang diterapkan pada pembelajaran ilmu pengetahuan sosial. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode PenelitianTindakan Kelas (PTK) atauclassroom action research, yakni penelitian yang mengkombinasikan prosedur penelitian dengan tindakan substansif, suatu tindakan yang dilakukan dalam disiplin inkuri, atau sesuatu usaha seseorang untuk memahami apa yang terjadi, sambil terlibat dalam sebuah proses perbaikan dan perubahan. Prosedur yang dilakukan pada penelitian tindakan kelas ini mengacu pada model Kemmis dan Mc. Taggart yang dimulai dengan perencanaan, tindakan, observasi dan reflesksi. Yang menjadi subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IX-3 SMPN 220 Jakarta. Sedangkan instrumen yang digunakan dalam teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara, dokumentasi, lembar kerja kelompok siswa dan jurnal. Dari data yang diperoleh menunjukan bahwa sebagian besar siswa mendukung dan tertarik terhadap pembelajaran ilmu pengetahuan sosial, melalui pengembangan pola pembelajaran berbasis masalah. Karena siswa dengan pola pembelajaran tersebut dibisakan untuk menemukan, mengalami serta mengkontruksi pengetahuannya yang difasilitasi oleh guru, selain itu keterlibatan (engagement), dimana siswa dalam proses pembelajaran diperankan secara aktif sebagai pemecah masalah, siswa dihadapkan pada situasi yang mendorongnya untuk mampu menemukan masalah dan memecahkannya, serta melalaui kegiatan sharing yang dikemas dalam diskusi kelompok dan diskusi kelas, siswa mampu mengekspresikan, mengungkapkan pendapat, dan memahami masalah, menjadi faktor-faktor keberhasilan yang sangat penting untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran. Selain itu berdasarkan hasil wawancara peneliti dengan guru, dapat disumpulkan bahwa guru menanggapi positif terhadap pembelajaran ilmu pengetahuan sosial dengan mengembangkan pola pembelajaran berbasis masalah, serta dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis yang ditunjukan dengan keterlibatan dan keaktifan siswa saat pembelajaran berlangsung, seperti mengerjakan lembar kerja yang diberikan guru, mengungkapkan pendapat, komentar, menanggapi, menghargai perbedaan pendapat dengan temannya. Begitu juga wawancara dengan siswa, yang menunjukan ketertarikannya pada pembelajaran tersebut. Berdasarkan uraian diatas, pembelajaran ilmu pengetahuan sosial dengan mengembangkan pola pembelajaran berbasis masalah, mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Penerapan pola pembelajaran tersebut ternyata dapat mengembangkan pembelajaran yang dinamis dan terarah, dengan melibatkan siswa secara aktif melalui kegiatan mengidentifikasi, memahami, menafsirkan dan menyelesaikan masalah.Semua faktor keterkaitan antara pola pembelajaran berbasis masalah dengan kemampuan berpikir kritis, memberikan kontribusi bagi keberhasilan guru dalam menggunakan pola pembelajaran tersebut. Sehingga dapat diciptakan suasana pembelajaran yang efektif, serta terciptanya pembelajaran yang menyenangkan, agar tercapai tujuan pembelajaran sesuai dengan yang diharapkan
MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR ILMU PENGETAHUAN SOSIAL MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF MODEL GI PADA SISWA KELAS VII.4 SMP N 220 Jakarta TAHUN 2013/2014 Tuti Suhaini
Jurnal Statement : Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2014): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan
Publisher : PMPP Lembaga Penelitian dan Studi Kebijakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.748 KB) | DOI: 10.56745/js.v4i1.250

Abstract

Berbagai dampak negatif dalam menggunakan metode kerja kelmpok tersebut seharusnya bisa dihindari jika saja guru mau meluangkan lebih banyak waktu dan perhatian dalam mempersiapkan dan menyusun metode kerja kelompok. Yang diperkanalkan dalam metode pembelajaran cooperative learning bukan sekedar kerja kelompok, melainkan pada penstrukturannya. Jadi, sistem pengajaran cooperative learning bisa didefinisikan sebagai kerja/belajar kelompok yang terstruktur. Yang termasuk di dalam struktur ini adalah lima unsru pokok (Johnson & Johnson, 1993), yaitu saling ketergantungan positif, tanggung jawab individual, interaksi personal, keahlian bekerja sama, dan proses kelompok. Penelitian ini berdasarkan permasalahan: (a) Apakah pembelajaran kooperatif model GI berpengaruh terhadap hasil belajar ilmu pengetahuan sosial? (b) Seberapa tinggi tingkat penguasaan materi pelajaran ilmu pengetahuan sosial dengan diterapkannya metode pembelajaran kooperatif model GI? Tujuan dari penelitian ini adalah: (a) Untuk mengungkap pengaruh pembelajaran kooperatif model GI terhadap hasil belajar ilmu pengetahuan sosial. (b) Ingin mengetahui seberapa jauh pemahaman dan penguasaan mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial setelah diterapkannya pembelajaran kooperatif model GI Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas VII.4 SMP N 220 Jakarta. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I dan siklus II yaitu, siklus I (60%) dan siklus II (88.57%). Simpulan dari penelitian ini adalah metode kooperatif model GI dapat berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPS Siswa Kelas VII.4 SMP N 220 Jakarta, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternative ilmu pengetahuan sosial
TINJAUAN ATAS PERBANDINGAN DUA METODE PEMBELAJARAN DI PENGAJARAN ELEKTRO KELAS IX SMP N 67 JAKARTA (STUDI KOMPARATIF METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEKNIK GROUP INVESTIGATION DENGAN YANG MENGGUNAKAN METODE KONVENSIONAL) ZAHROH
Jurnal Statement : Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2014): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan
Publisher : PMPP Lembaga Penelitian dan Studi Kebijakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.757 KB) | DOI: 10.56745/js.v4i1.251

Abstract

Metode pembelajaran kooperatif teknik Group Investigation (GI) adalah model investigasi kelompok secara filosofis beranjak dari paradigma konstruktivis, dimana terdapat suatu situasi yang didalamnya siswa- siswa berinteraksi dan berkomunikasi satu sama lain dengan berbagai informasi dan melakukan pekerjaan secara kolaboratif untuk menginvestigasi suatu masalah, merencanakan, mempresentasikan serta mengevaluasi kegiatan mereka. Karena itu model ini sangat sesuai untuk memotivasi kebutuhan- kebutuhan siswa akan pentingnya pengembangan kemampuan collaborative learning melalui kerja kelompok beranjak dari pengalaman- pengalaman masing- masing siswa guna mewujudkan interaksi social yang lebih baik. Lebih lanjut dikemukakan bahwa pembelajaran melalui investigasi kelompok akan memuat empat esensial, yaitu; kemampuan melakukan investigasi, kemampuan mewujudkan interaksi, kemampuan menginterpretasi serta mampu menumbuh kembangkan motivasi intrinsik
MANAJEMEN MUTU PEMBELAJARAN AL-QURAN DI SMA ISLAM AL-AZHAR BSD Irfan Qowwiyul Aziz Alhajj; EE. Junaedi Sastradiharja; Susanto
Jurnal Statement : Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 12 No. 1 (2022): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan
Publisher : PMPP Lembaga Penelitian dan Studi Kebijakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.747 KB) | DOI: 10.56745/js.v12i1.252

Abstract

This research aims to identify and describe the meaning of quality management of Al-Quran learning in Al-Azhar Islamic High School Bumi Serpong Damai (BSD) and identify how the steps for quality management of Al-Quran learning at Al-Azhar Islamic High School BSD are. The results of this research are that what is meant by quality management of al-Quran learning at Al-Azhar Islamic High School BSD is the management of al-Quran learning that is oriented towards quality, which means all of learning aspects starting from planning, implementing, evaluating and learning supervision is entirely carried out on a quality-based basis, including the quality of inputs, quality of processes, and quality of outputs. Al-Azhar Islamic High School BSD has taken four steps to manage the quality of learning: learning planning, learning implementation, learning evaluation, and learning supervision. In the management aspect of Al-Quran learning planning at Al-Azhar Islamic High School BSD, it has been going well although it is still not optimal, this is because the RPP that has been prepared by the teacher still does not meet the RPP standards in the 2013 curriculum. Meanwhile, in the management of implementation’s aspect has been going well and in accordance with the 2013 curriculum standards. Likewise in the aspect of learning evaluation which carries out an evaluation of 3 aspects of learning assessment: attitudes, knowledge and skills, and in the aspect of learning supervision’s management has also been going well and has clear and measurable supervision instruments and makes supervision as a way to improve the professionalism of Al-Quran teachers at Al-Azhar Islamic High School BSD
EVALUASI PEMBELAJARAN PERSPEKTIF AL QUR’AN Lia Muhsinah
Jurnal Statement : Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 11 No. 2 (2021): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan
Publisher : PMPP Lembaga Penelitian dan Studi Kebijakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.752 KB) | DOI: 10.56745/js.v11i2.253

Abstract

Penelitian ini mengkaji pentingnya evaluasi pembelajaran yang dilakukan untuk menghimpun informasi yang dapat dijadikan dasar untuk mengetahui taraf kemajuan, perkembangan, dan pencapaian belajar peserta didik, serta keefektifan guru dalam mengajar. Sistem evaluasi yang diterapkan dalam pendidikan hendaknya mengacu pada pedoman yang terdapat dalam Al Qur’an. Dalam Islam, evaluasi diistilahkan dengan muhasabah, yang sering digunakan untuk merefleksi diri agar terhindar dari kesalahan dan dosa. Dalam pembahasan ini penulis menggunakan studi pustaka untuk dapat memahami evaluasi pembelajaran berdasarkan Al Qur’an, penulis menelusuri berbagai rujukan primer maupun sekunder yang berkaitan dengan evaluasi pembelajaran perspektif Al Qur’an. Hasil yang didapat adalah bahwa evaluasi pembelajaran berdasarkan Al Qur’an telah disebutkan dalam beberapa ayat, dan tujuannya bermuara pada penyempurnaan akhlak, muhasabah atau senantiasa mengoreksi diri, serta semakin mendekatkan kepada sang Khalik
PENGARUH KEMAMPUAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (TIK) GURU DAN BUDAYA KERJA TERHADAP KINERJA GURU (Di Sekolah Islam Ruhama Ciputat Tangerang Selatan) Siskandar Siskandar; Akhmad Shunhaji; Andi Subandi
Jurnal Statement : Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 12 No. 1 (2022): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan
Publisher : PMPP Lembaga Penelitian dan Studi Kebijakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.768 KB) | DOI: 10.56745/js.v12i1.239

Abstract

This study aims to determine and examine empirical data on the influence of teachers' information and communication technology (ICT) abilities and work culture on teacher performance partially (alone) or simultaneously (together). The author uses a survey method with a regression approach to quantitative data obtained from the object of research. The research sample was taken from the entire population (saturated sample) totaling 65 teachers at the Ruhama Islamic School Ciputat, South Tangerang. Data was collected using a questionnaire/questionnaire, interviews, and documentation techniques. The type of analysis used is simple and multiple regression analysis which is described descriptively. The results showed that there was a positive and significant effect of teachers' ICT skills and work culture on teacher performance, either partially or simultaneously. Partially, the magnitude of the influence or coefficient of determination (R2) of teachers' ICT abilities and work culture on teacher performance are 30.5% and 61.1%, respectively. Meanwhile simultaneously, the magnitude of the influence or coefficient of determination (R2) of teachers' ICT abilities and work culture on teacher performance is 65.0%
KAJIAN KRITIS TERHADAP KEJAHATAN MEDIA SOSIAL PERSPEKTIF AL-QUR’AN Sri Tuti Rahmawati; Yanti Susanti
Jurnal Statement : Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 12 No. 1 (2022): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan
Publisher : PMPP Lembaga Penelitian dan Studi Kebijakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.731 KB) | DOI: 10.56745/js.v12i1.254

Abstract

Media sosial adalah sebuah laman atau aplikasi yang memungkinkan pengguna dapat membuat dan berbagi isi atau terlibat dalam jaringan sosial yang paling umum digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia. Media sosial (sering disalah tuliskan sebagai sosial media) adalah sebuah media daring, dengan para penggunanya bisa. Penelitian ini untuk mengkaji terhadap fenomena kejahatan media social yang dimanfaatkan oleh oknum tertentu. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan yaitu dengan menjadikan bahan pustaka sebagai objek kajiannya. Penelitian ini menemukan, pertama; Upaya Pencegahan Dan Penanggulangan Cybercrime dan kedua Upaya Preventif Terhadap Kejahatan Penggunaan Media Sosial. Artikel ini diharapkan dapat berkontribusi pada kajian tafsir tematik dan disiplin keilmuan Islam lainnya
MODEL PENDIDIKAN AKHLAK ANAK PADA PENDIDIKAN TINGKAT SEKOLAH DASAR PERSPEKTIF UMAR BIN AHMAD BARAJA (Telaah Kitab Akhlak Lil Banin) Akhmad Shunhaji; Ahmad Zain Sarnoto; Ulil Alfa
Jurnal Statement : Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 12 No. 2 (2022): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan
Publisher : PMPP Lembaga Penelitian dan Studi Kebijakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.794 KB) | DOI: 10.56745/statement.v12i2.257

Abstract

KONSEP KEKEKALAN NERAKA DALAM AL-QUR’AN (Analisis Kritis atas Pendapat Ibnu Qayyimil Jauziyyah) Dirno Dirno
Statement: Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol 12 No 2 (2022): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan
Publisher : PMPP Lembaga Penelitian dan Studi Kebijakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesimpulan penelitian ini adalah kekekalan neraka dalam Al-Qur’an perspektif Ibnu Qayyimil Jauziyyah tidak berlangsung selama-lamanya. Kekekalan neraka dibatasi oleh waktu. Jika waktunya telah tiba, neraka akan dihancurkan sehingga siksaan untuk orang kafir akan diberhentikan. Ibnul Qayyim menafsirkan bahwa orang kafir yang kekal di neraka berarti mereka mendiami neraka dalam jangka waktu yang lama. Bukan berarti kekal secara terus-menerus tiada henti. Orang kafir dikatakan kekal di neraka karena mereka akan senantiasa berada di dalamnya selama neraka masih ada. Orang kafir akan disiksa sampai datangnya waktu kebinasaan neraka. Azab neraka berfungsi untuk menghilangkan kekafiran manusia agar manusia menjadi fitrah kembali seperti awal penciptaannya. Jika tujuan ini telah tercapai, maka neraka tidak diperlukan lagi sehingga neraka akan dihancurkan. Penelitian dalam penelitian ini menggunakan metode tafsir tematik (maudhu’i). Sedangkan pendekatan yang digunakan adalah dengan pendekatan kualitatif. Penemuan dalam penelitian ini yaitu bahwa pendapat Ibnul Qayyim didominasi berdasarkan nalar dan analogi logis. Ibnul Qayyim menilai kekekalan neraka tanpa batas waktu tidak sesuai dengan sifat kasih sayang Allah. Beliau berpendapat bahwa ditinjau secara akal, keadilan dan kebijaksanaan Allah tidak menghendaki siksaan yang tiada henti. Dengan demikian, ketidakkekalan neraka disebabkan oleh faktor kerahmatan Allah. Penelitian ini memandang bahwa kekekalan neraka merupakan perkara gaib yang tidak cukup diyakini berdasarkan dominasi nalar dan analogi logis saja. Kekalnya neraka diketahui melalui makna lahir dari suatu kalimat yang diulang-ulang dan didukung berdasarkan ungkapan-ungkapan yang saling berkaitan. Dengan demikian, kekalnya neraka selama-lamanya merupakan informasi yang telah ditetapkan oleh Al-Qur’an

Page 11 of 16 | Total Record : 158


Filter by Year

2011 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 15 No 2 (2025): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol 15 No 1 (2025): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol 14 No 2 (2024): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol 14 No 1 (2024): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol 13 No 2 (2023): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol 13 No 1 (2023): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 12 No. 2 (2022): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol 12 No 2 (2022): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 12 No. 1 (2022): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol 12 No 1 (2022): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 11 No. 2 (2021): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2021): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2020): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2020): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2019): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 9 No. 1 (2019): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2018): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2018): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2017): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2017): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol 6 No 2 (2016): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol 6 No 1 (2016): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2015): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2015): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2014): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2014): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2013): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2013): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2012): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2012): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2011): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol 1 No 1 (2011): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan More Issue