cover
Contact Name
Muhammad Affan Ramadhana
Contact Email
affanramadhan@atidewantara.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
affanramadhan@atidewantara.ac.id
Editorial Address
Jalan KH Ahmad Razak 2 No 7
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Abdimas Singkerru
ISSN : -     EISSN : 27767477     DOI : -
Abdimas Singkerru adalah Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat yang menerbitkan artikel pengabdian dalam berbagai disiplin ilmu diantaranya teknologi terapan, pendidikan, pemberdayaan masyarakat, kesehatan, sosial humaniora, dan hukum. Tujuan jurnal ini untuk memfasilitasi para akademisi dan praktisi dalam menerbitkan hasil karya-karya inovasi secara luas dalam pengembangan dan penyelesaian permasalahan dalam kehidupan masyarakat.
Articles 104 Documents
Peningkatan Kompetensi Karyawan Magang melalui Kegiatan Maintenance di PT Bumi Mineral Sulawesi Faril Aditya Japar; Deny Caminara Gunawan
Abdimas Singkerru Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v4i2.356

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peningkatan kompetensi karyawan magang dalam menghadapi tuntutan kerja di industri pertambangan yang membutuhkan keterampilan teknis dan kesiapan kerja yang tinggi. Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan kompetensi karyawan magang melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan perawatan dan perbaikan unit operasional di lingkungan kerja industri. Kegiatan dilaksanakan di Departemen Mekanik PT Bumi Mineral Sulawesi dengan melibatkan karyawan magang sebagai peserta utama. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan berbasis praktik kerja melalui pendampingan langsung yang mencakup tiga aspek utama, yaitu perawatan dan pemeliharaan unit operasional, perbaikan komponen dan troubleshooting mekanik, serta penguatan budaya kerja industri dan keselamatan kerja. Kegiatan dilakukan melalui observasi, demonstrasi, praktik langsung, serta pembiasaan kerja di lingkungan industri. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa karyawan magang yang terlibat mengalami peningkatan kompetensi secara bertahap. Pada aspek perawatan dan pemeliharaan, peserta mampu melakukan penggantian oli, filter, dan pengecekan komponen secara mandiri. Pada aspek perbaikan dan troubleshooting, peserta mampu mengidentifikasi kerusakan serta melakukan perbaikan sederhana pada komponen mekanik. Pada aspek budaya kerja dan keselamatan, peserta menunjukkan peningkatan disiplin, kemampuan kerja tim, serta kepatuhan terhadap prosedur keselamatan kerja. Manfaat yang diperoleh meliputi peningkatan keterampilan teknis, kemampuan analisis masalah, serta kesiapan kerja yang lebih baik di lingkungan industri. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendampingan berbasis praktik kerja yang terintegrasi dengan pembinaan sikap kerja mampu meningkatkan kompetensi karyawan magang secara efektif. Pendekatan ini menjadi model pembelajaran yang relevan dalam mendukung keterlibatan peserta secara aktif dalam dunia kerja nyata.
Pendampingan Pengolahan Kakao menjadi Produk Cokelat pada Karyawan Magang di PT Chalodo Sibali Resoe Hijrawati; Annisa Sabella
Abdimas Singkerru Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v5i2.357

Abstract

Kegiatan pengolahan kakao menjadi produk cokelat merupakan salah satu upaya strategis dalam meningkatkan nilai tambah komoditas kakao serta mendukung pengembangan industri lokal. PT Chalodo Sibali Resoe sebagai industri pengolahan kakao di Kabupaten Luwu Utara melibatkan karyawan magang dalam proses produksi, namun masih terdapat keterbatasan dalam pemahaman alur produksi, pengoperasian mesin, dan penerapan keselamatan kerja. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi karyawan magang melalui pendampingan proses produksi cokelat, pengoperasian mesin, serta penguatan mutu dan keselamatan kerja. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pendekatan partisipatif berbasis praktik langsung di lingkungan industri yang meliputi tahap persiapan, pendampingan proses produksi kakao menjadi produk cokelat, pendampingan pengoperasian mesin dan peralatan produksi, serta penguatan mutu proses dan keselamatan kerja. Kegiatan ini melibatkan karyawan magang yang terlibat langsung dalam lini produksi cokelat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman karyawan magang terhadap alur produksi cokelat secara menyeluruh, mulai dari pengolahan bahan baku hingga produk akhir. Karyawan magang juga mengalami peningkatan keterampilan dalam mengoperasikan mesin produksi secara lebih efektif dan efisien. Selain itu, terjadi peningkatan kesadaran terhadap pentingnya menjaga kualitas proses produksi dan keselamatan kerja di lingkungan industri. Kegiatan ini memberikan manfaat berupa peningkatan keterampilan teknis, kemampuan kerja mandiri, serta terbentuknya sikap kerja yang lebih disiplin dan bertanggung jawab. Kegiatan pendampingan berbasis praktik langsung ini menunjukkan bahwa integrasi antara pelatihan teknis dan penguatan keselamatan kerja efektif dalam meningkatkan kompetensi karyawan magang. Pendekatan ini menjadi model yang relevan dalam pengembangan sumber daya manusia pada industri pengolahan kakao berbasis masyarakat.
Peningkatan Kompetensi Teknis Karyawan Magang dalam Servis Otomotif di PT Bosowa Berlian Motor Muhammad Aditia Saputra; Muhammad Rajab
Abdimas Singkerru Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v5i2.358

Abstract

Perkembangan industri otomotif yang semakin pesat menuntut ketersediaan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi teknis dan profesionalisme kerja yang tinggi, khususnya pada layanan perawatan dan perbaikan kendaraan. Karyawan magang sebagai bagian dari tenaga kerja yang sedang dalam proses pembelajaran masih menghadapi keterbatasan dalam keterampilan praktis dan pemahaman prosedur kerja di bengkel. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi teknis karyawan magang dalam servis otomotif melalui pendampingan berbasis praktik di lingkungan kerja nyata. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahapan persiapan, demonstrasi, praktik langsung, dan pendampingan intensif di bengkel. Kegiatan difokuskan pada tiga aspek utama, yaitu pendampingan perawatan dan perbaikan sistem rem serta kemudi, pemeliharaan sistem pendingin dan komponen mesin, serta penguatan keterampilan kerja bengkel dan budaya keselamatan kerja. Evaluasi dilakukan secara berkelanjutan melalui observasi dan penilaian kinerja peserta selama kegiatan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa karyawan magang yang terlibat dalam kegiatan ini mengalami peningkatan kompetensi pada masing-masing aspek. Pada aspek sistem rem dan kemudi, peserta mampu melakukan penggantian komponen dan pemasangan bagian kendaraan secara lebih tepat dan sesuai prosedur. Pada aspek pemeliharaan mesin dan sistem pendingin, peserta menunjukkan peningkatan kemampuan dalam melakukan servis berkala dan pemeliharaan komponen mesin. Pada aspek keterampilan kerja bengkel, peserta mengalami peningkatan dalam penggunaan alat, kedisiplinan, kerja sama tim, serta kesadaran terhadap keselamatan kerja. Kegiatan ini memberikan manfaat berupa peningkatan keterampilan teknis, efisiensi kerja, serta kesiapan peserta dalam menghadapi dunia kerja industri. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendampingan berbasis praktik di lingkungan bengkel mampu menjadi pendekatan efektif dalam meningkatkan kompetensi teknis dan membentuk sikap profesional karyawan magang. Pendekatan ini menjadi model pembelajaran yang relevan dalam menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri.
Peningkatan Kompetensi Teknis dan Budaya Kerja Industri bagi Karyawan Magang Dealer Resmi Kalla Toyota Palopo Alfi Zahry; Yuldi Apriadi
Abdimas Singkerru Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v4i1.360

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam memahami sistem operasional bengkel otomotif serta proses perawatan kendaraan sesuai dengan standar kerja industri. Perkembangan teknologi kendaraan menuntut sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki pengetahuan teoritis, tetapi juga keterampilan praktik dan kemampuan beradaptasi dengan budaya kerja profesional di lingkungan industri. Oleh karena itu, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman pembelajaran berbasis praktik melalui keterlibatan langsung dalam aktivitas operasional bengkel. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan yang meliputi tahap persiapan, pengenalan sistem operasional bengkel, pendampingan praktik servis berkala kendaraan, pendampingan diagnosis kerusakan kendaraan, serta penguatan budaya kerja dan keselamatan kerja di lingkungan bengkel. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan praktik langsung yang memungkinkan peserta terlibat dalam proses pemeriksaan dan perawatan kendaraan di bawah bimbingan teknisi bengkel. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai alur pelayanan bengkel, prosedur pemeriksaan kendaraan, serta penggunaan peralatan kerja dalam proses perawatan kendaraan. Peserta juga memperoleh pengalaman dalam melakukan pemeriksaan komponen kendaraan serta memahami proses identifikasi kerusakan kendaraan secara lebih sistematis. Selain itu, kegiatan ini turut memperkuat pemahaman mengenai pentingnya disiplin kerja, kerja sama tim, dan penerapan keselamatan kerja di lingkungan bengkel. Kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis praktik di lingkungan industri mampu meningkatkan kompetensi teknis serta membentuk sikap kerja profesional yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Peningkatan Kompetensi Instrumentasi dan Sistem Kontrol Karyawan Magang pada PT Poso Energy Ibnu Muarif; Mohammad Zulfikar
Abdimas Singkerru Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v5i1.361

Abstract

Kebutuhan akan sumber daya manusia yang kompeten dalam bidang instrumentasi dan sistem kontrol semakin meningkat seiring dengan berkembangnya industri energi terbarukan. Karyawan magang sebagai bagian dari tenaga kerja pembelajar masih menghadapi kesenjangan antara pengetahuan teoritis dan keterampilan praktis di lingkungan kerja industri. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi karyawan magang melalui pendampingan berbasis praktik di lingkungan pembangkit listrik tenaga air. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif dengan pembelajaran langsung di tempat kerja yang mencakup tiga aspek utama, yaitu pendampingan monitoring dan pemeliharaan instrumentasi, pendampingan pengoperasian mesin dan peralatan produksi, serta penguatan mutu proses dan keselamatan kerja. Kegiatan dilakukan melalui observasi awal, praktik langsung, pendampingan teknis, serta evaluasi secara berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kompetensi pada seluruh peserta magang yang terlibat dalam kegiatan ini. Pada aspek monitoring dan pemeliharaan instrumentasi, peserta mampu melakukan pengambilan dan analisis data operasional serta memahami pentingnya pemeliharaan preventif. Pada aspek pengoperasian mesin dan peralatan produksi, peserta menunjukkan peningkatan keterampilan dalam kalibrasi alat ukur seperti pressure switch, transduser, dan sensor suhu, serta memahami prinsip kerja alat secara lebih mendalam. Pada aspek penguatan mutu proses dan keselamatan kerja, peserta mengalami peningkatan pemahaman terhadap sistem kontrol industri, prosedur kerja, serta kesadaran terhadap keselamatan kerja dan budaya kerja profesional. Manfaat kegiatan ini terlihat dari meningkatnya kesiapan kerja, keterampilan teknis, serta sikap kerja peserta yang lebih disiplin dan bertanggung jawab. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendampingan berbasis praktik di lingkungan industri efektif dalam meningkatkan kompetensi karyawan magang dan dapat menjadi model pembelajaran yang relevan untuk mendukung
Penguatan Kompetensi Karyawan Magang melalui Kegiatan Wiring Panel dan Perawatan Elektrikal di PT Guna Hijau Inovasi Muhammad Faiz Al-Gifari; Muhammad Luthfi Musrah
Abdimas Singkerru Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v5i2.362

Abstract

Perkembangan industri berbasis teknologi menuntut ketersediaan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi teknis dan kesiapan kerja yang sesuai dengan kebutuhan industri. Namun, karyawan magang umumnya masih menghadapi keterbatasan dalam memahami sistem kelistrikan industri, khususnya pada aspek pemeliharaan, instalasi, dan pengujian sistem. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi karyawan magang melalui pendampingan langsung dalam bidang elektrikal di PT Guna Hijau Inovasi. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pendekatan praktik langsung di lingkungan kerja industri yang mencakup tiga aspek utama, yaitu pendampingan preventive maintenance mesin dan peralatan elektrikal, pendampingan pabrikasi, wiring, dan instalasi panel industri, serta penguatan pengujian kelistrikan dan troubleshooting. Kegiatan diawali dengan observasi dan identifikasi kebutuhan peserta, kemudian dilanjutkan dengan pendampingan teknis secara intensif selama kegiatan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan kompetensi pada setiap aspek yang dilaksanakan. Pada aspek preventive maintenance, peserta mampu melakukan pengecekan dan perawatan peralatan secara sistematis serta memahami pentingnya pemeliharaan dalam menjaga keandalan mesin. Pada aspek pabrikasi dan instalasi panel, peserta menunjukkan peningkatan keterampilan dalam proses wiring, terminasi kabel, dan instalasi sistem kelistrikan dengan tingkat ketelitian yang lebih baik. Pada aspek pengujian dan troubleshooting, peserta mampu melakukan pengujian peralatan, mengidentifikasi kesalahan sistem, serta melakukan perbaikan dengan lebih tepat. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan manfaat dalam pembentukan sikap kerja profesional, seperti disiplin, tanggung jawab, dan kemampuan komunikasi teknis di lingkungan industri. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendampingan berbasis praktik langsung di lingkungan industri efektif dalam meningkatkan kompetensi teknis dan kesiapan kerja karyawan magang. Pendekatan ini menjadi salah satu model yang relevan dalam pengembangan sumber daya manusia yang adaptif terhadap kebutuhan industri.
Penguatan Kompetensi Karyawan Magang melalui Kegiatan Servis Berkala dan Overhaul Engine di PT Sinar Anugrah Sumatra Rifaldi; Ropik
Abdimas Singkerru Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v3i1.363

Abstract

Kegiatan operasional pada industri pertambangan sangat bergantung pada keandalan unit kendaraan dan alat berat, sehingga diperlukan tenaga kerja yang memiliki kompetensi teknis yang memadai, khususnya dalam bidang perawatan dan perbaikan mesin. Karyawan magang sebagai bagian dari tenaga kerja pendukung masih memiliki keterbatasan dalam pengalaman dan keterampilan teknis, sehingga memerlukan pendampingan yang terarah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi karyawan magang melalui pendampingan teknis di workshop PT Sinar Anugrah Sumatra yang bergerak di bidang kontraktor pertambangan nikel. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan praktik langsung di lingkungan kerja dengan sistem pendampingan intensif. Kegiatan dilaksanakan melalui tiga aspek utama, yaitu perawatan berkala unit operasional, perbaikan komponen mekanik, serta overhaul engine yang disertai dengan penguatan keselamatan kerja. Peserta kegiatan merupakan karyawan magang yang terlibat langsung dalam aktivitas workshop dan dibimbing secara bertahap mulai dari pekerjaan dasar hingga pekerjaan teknis tingkat lanjut. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan kemampuan dalam melakukan servis berkala seperti penggantian oli, pelumasan, dan pemeriksaan komponen. Pada aspek perbaikan mekanik, peserta mampu melakukan penggantian komponen seperti kampas kopling, sistem rem, dan bagian chassis dengan prosedur yang benar. Pada aspek overhaul engine, peserta mampu terlibat dalam proses pembongkaran, pembersihan, serta pemasangan kembali komponen mesin. Kegiatan ini juga memberikan manfaat dalam meningkatkan ketelitian kerja, kemandirian, serta kesadaran terhadap keselamatan kerja di lingkungan industri. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendampingan berbasis praktik langsung di lingkungan kerja mampu meningkatkan kompetensi teknis dan kesiapan kerja karyawan magang secara efektif. Integrasi antara pelatihan teknis dan pembiasaan keselamatan kerja menjadi pendekatan yang penting dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia di sektor industri pertambangan.
Pendampingan Sistem Operasional Logistik bagi Karyawan Magang PT HCT Logistic Taiwan untuk Meningkatkan Kompetensi dan Budaya Kerja Ade Rasya; Chalik Mawardi; Baso Amir; Kurniati Tajuddin
Abdimas Singkerru Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v4i2.364

Abstract

Perkembangan industri logistik yang semakin pesat menuntut sumber daya manusia yang memiliki pemahaman terhadap sistem operasional distribusi barang secara efektif dan terorganisasi. Mahasiswa sebagai calon tenaga kerja perlu memperoleh pengalaman pembelajaran yang tidak hanya bersifat teoritis tetapi juga berbasis praktik di lingkungan industri. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap sistem operasional logistik modern, meningkatkan ketelitian dan akurasi dalam proses penyortiran paket, serta memperkuat kemampuan adaptasi kerja, komunikasi tim, dan penerapan keselamatan kerja di lingkungan industri logistik. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu persiapan kegiatan, pengenalan sistem operasional logistik di perusahaan mitra, pendampingan praktik penyortiran paket, serta demonstrasi proses penyusunan barang dan pemuatan paket ke dalam kontainer distribusi. Kegiatan dilaksanakan di perusahaan logistik yang bergerak di bidang jasa pengiriman barang dengan melibatkan mahasiswa sebagai peserta kegiatan yang secara langsung mengikuti aktivitas operasional pada bagian penyortiran dan distribusi paket. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mahasiswa mampu memahami alur operasional distribusi barang mulai dari proses penyortiran paket berdasarkan alamat tujuan, pengelompokan barang sesuai jalur distribusi, hingga proses pemuatan paket ke dalam kontainer pengiriman. Melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan operasional tersebut, mahasiswa menunjukkan peningkatan ketelitian dalam proses penyortiran paket, kemampuan beradaptasi dengan ritme kerja industri, serta keterampilan komunikasi dan kerja sama tim dalam menyelesaikan tugas operasional. Kegiatan ini juga memberikan manfaat berupa peningkatan pemahaman mahasiswa terhadap sistem kerja industri logistik serta pengalaman kerja nyata yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis pengalaman melalui keterlibatan langsung dalam aktivitas operasional industri dapat menjadi pendekatan yang efektif dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan mahasiswa pada bidang logistik. Pendekatan ini juga memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dan industri melalui kegiatan pembelajaran yang kontekstual dan aplikatif.
Penguatan Kompetensi Karyawan Magang melalui Kegiatan Maintenance Kendaraan Operasional di PT BGR Logistik Indonesia Muhammad Nabiel Fajar; Yusmono
Abdimas Singkerru Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v5i1.365

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peningkatan kompetensi teknis karyawan magang dalam mendukung operasional kendaraan logistik yang memiliki intensitas penggunaan tinggi. Kondisi di lapangan menunjukkan bahwa karyawan magang masih memiliki keterbatasan dalam keterampilan praktis, khususnya dalam kegiatan maintenance kendaraan. Oleh karena itu, kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kompetensi karyawan magang melalui pendampingan langsung dalam perawatan kendaraan operasional di PT BGR Logistik Indonesia. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif berbasis praktik langsung dengan tahapan persiapan, pembekalan, demonstrasi, praktik, dan pendampingan intensif. Kegiatan difokuskan pada tiga aspek utama, yaitu perawatan sistem roda dan pengereman, servis sistem bahan bakar dan pelumasan engine, serta perbaikan sistem kopling dan transmisi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta pada setiap aspek mengalami peningkatan kompetensi teknis yang signifikan. Pada aspek sistem roda dan pengereman, peserta mampu melakukan penggantian bearing, karet seal, dan kampas rem secara mandiri. Pada aspek sistem bahan bakar dan pelumasan, peserta mampu melakukan penggantian saringan solar dan oli engine sesuai prosedur. Pada aspek sistem kopling dan transmisi, peserta mampu melakukan penggantian kampas kopling serta memahami perawatan transmisi kendaraan. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan manfaat berupa peningkatan keterampilan teknis, pemahaman prosedur kerja, serta sikap profesional peserta dalam kegiatan maintenance kendaraan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendampingan berbasis praktik langsung dalam lingkungan kerja nyata merupakan pendekatan efektif dalam meningkatkan kompetensi karyawan magang. Pendekatan ini menjadi model yang relevan dalam penguatan keterlibatan masyarakat, khususnya dalam menjembatani
Pendampingan Kesiapan Kerja Mahasiswa Prodi Manajemen STIE Pemuda melalui Program Magang Industri Komarun Zaman; Nuryadi; Andika Nanda Utomo; Ratna Wati; Genies Fitri Oktavia; Riris Dwi Norjannah; Maratus Sholihah
Abdimas Singkerru Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v6i1.366

Abstract

Perguruan tinggi memiliki peran penting dalam mempersiapkan mahasiswa agar memiliki kesiapan kerja yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri. Namun, mahasiswa masih memiliki keterbatasan pengalaman praktis terkait lingkungan kerja profesional, budaya industri, komunikasi kerja, dan kemampuan adaptasi di dunia kerja. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kesiapan kerja mahasiswa Program Studi Manajemen STIE Pemuda Surabaya melalui pelatihan kesiapan kerja dan program magang industri di PT Amerta Indah Otsuka dan PT Atlantic Biruraya. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui dua aspek utama, yaitu pelatihan kesiapan kerja mahasiswa dan program magang industri. Pelatihan dilaksanakan melalui penyampaian materi, diskusi, simulasi, dan sesi tanya jawab terkait komunikasi profesional, etika kerja, pengembangan soft skills, serta kesiapan menghadapi dunia kerja. Program magang industri dilaksanakan melalui kegiatan kunjungan dan pembelajaran langsung di lingkungan perusahaan untuk memberikan pengalaman nyata mengenai budaya kerja, sistem operasional, dan lingkungan industri profesional. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mahasiswa mengenai dunia kerja, budaya organisasi, komunikasi profesional, dan pentingnya disiplin serta tanggung jawab dalam lingkungan kerja. Mahasiswa juga memperoleh pengalaman baru mengenai sistem kerja industri dan menunjukkan peningkatan motivasi dalam mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja. Pelatihan kesiapan kerja membantu mahasiswa memahami kompetensi yang dibutuhkan industri, sedangkan program magang memberikan pengalaman langsung yang memperkuat kesiapan mental dan profesional mahasiswa. Kegiatan ini menunjukkan bahwa integrasi antara pelatihan kesiapan kerja dan pengalaman langsung di industri menjadi pendekatan yang efektif dalam meningkatkan kesiapan kerja mahasiswa. Keterlibatan aktif perguruan tinggi dan mitra industri memberikan kontribusi penting dalam menciptakan pembelajaran yang lebih kontekstual dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Page 9 of 11 | Total Record : 104