cover
Contact Name
Muhammad Affan Ramadhana
Contact Email
affanramadhan@atidewantara.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
affanramadhan@atidewantara.ac.id
Editorial Address
Jalan KH Ahmad Razak 2 No 7
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Abdimas Singkerru
ISSN : -     EISSN : 27767477     DOI : -
Abdimas Singkerru adalah Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat yang menerbitkan artikel pengabdian dalam berbagai disiplin ilmu diantaranya teknologi terapan, pendidikan, pemberdayaan masyarakat, kesehatan, sosial humaniora, dan hukum. Tujuan jurnal ini untuk memfasilitasi para akademisi dan praktisi dalam menerbitkan hasil karya-karya inovasi secara luas dalam pengembangan dan penyelesaian permasalahan dalam kehidupan masyarakat.
Articles 96 Documents
Pendampingan Kegiatan Konstruksi Lapangan pada Proyek Bangunan Bagi Karyawan Magang di CV Fahrindo Cipta Konsultan Siti Nurjannah Zakiah; Ika Triwati; Irhamni Nuhardin; Kastono
Abdimas Singkerru Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v5i1.352

Abstract

Kegiatan konstruksi memerlukan tenaga kerja yang memiliki kompetensi teknis dan pengalaman lapangan yang memadai, sementara karyawan magang umumnya masih memiliki keterbatasan dalam hal keterampilan praktis. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi karyawan magang melalui pendampingan langsung pada pekerjaan konstruksi lapangan di CV Fahrindo Cipta Konsultan. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pendekatan praktik langsung dengan tiga aspek kegiatan utama, yaitu pendampingan pekerjaan finishing dan elemen arsitektural, pendampingan pekerjaan pondasi dan struktur bawah, serta pendampingan pekerjaan bekisting dan pengecoran. Kegiatan dilaksanakan pada tiga lokasi proyek dengan peserta magang yang dibagi ke dalam kelompok kerja sesuai dengan jenis pekerjaan yang dilaksanakan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa setiap kelompok peserta mengalami peningkatan kemampuan sesuai dengan bidang pekerjaan masing-masing. Kelompok finishing mampu meningkatkan keterampilan dalam pekerjaan plesteran, pemasangan plafon, dan lantai. Kelompok struktur bawah menunjukkan peningkatan pemahaman dalam pekerjaan pondasi, pemasangan tulangan, dan pembangunan struktur dasar. Kelompok bekisting dan pengecoran mampu memahami proses pemasangan bekisting serta teknik pengecoran yang sesuai standar. Manfaat kegiatan terlihat dari meningkatnya keterampilan kerja, pemahaman prosedur konstruksi, serta kesadaran terhadap keselamatan kerja. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendampingan berbasis praktik lapangan merupakan pendekatan yang efektif dalam meningkatkan kompetensi karyawan magang serta memberikan kontribusi nyata dalam penguatan keterlibatan masyarakat dalam dunia kerja konstruksi.
Pendampingan Pengoperasian Wheel Loader dan Perawatan Harian Unit bagi Karyawan Magang di PT Fajar Metal Industri Yoswardianta Malun; Yusuf Supardi
Abdimas Singkerru Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v5i1.353

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan peningkatan kompetensi karyawan magang dalam menghadapi tuntutan kerja di industri pengolahan nikel yang memerlukan keterampilan teknis, pemahaman perawatan alat, serta disiplin dan keselamatan kerja yang tinggi. Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan kemampuan karyawan magang dalam pengoperasian wheel loader, perawatan harian unit alat berat, serta pembentukan budaya kerja yang profesional di lingkungan industri. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman langsung di lapangan melalui tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan pendampingan dilakukan secara terintegrasi dalam tiga aspek utama, yaitu pendampingan pengoperasian wheel loader untuk pemindahan material dan dukungan produksi, pendampingan perawatan harian dan pemeriksaan kelayakan unit alat berat, serta penguatan disiplin kerja, keselamatan, dan koordinasi operasional lapangan. Peserta dilibatkan secara aktif dalam aktivitas operasional dengan bimbingan langsung dari tenaga berpengalaman di perusahaan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kompetensi peserta pada setiap aspek yang didampingi. Pada aspek pengoperasian alat, peserta mampu mengoperasikan wheel loader dengan lebih baik dan aman dalam berbagai kondisi kerja. Pada aspek perawatan, peserta mampu melakukan pemeriksaan harian unit serta mengidentifikasi potensi kerusakan secara mandiri. Pada aspek disiplin dan keselamatan, peserta menunjukkan peningkatan kepatuhan terhadap prosedur kerja, penggunaan alat pelindung diri, serta kemampuan koordinasi di lapangan. Manfaat kegiatan ini meliputi peningkatan keterampilan teknis, kesiapan kerja peserta, serta kontribusi terhadap peningkatan keselamatan dan efisiensi operasional di lingkungan kerja. Kegiatan ini menghasilkan model pendampingan berbasis praktik lapangan yang mengintegrasikan keterampilan teknis, pemeliharaan alat, dan budaya kerja industri. Pendekatan ini menjadi kontribusi penting dalam meningkatkan keterlibatan peserta secara aktif dalam proses pembelajaran serta
Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Perawatan dan Dukungan Operasional Alat Berat pada Karyawan Magang PT Anugerah Jawara Prima Anugera Limbong; Joko Slamet Raharjo
Abdimas Singkerru Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v4i2.354

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peningkatan kompetensi teknis karyawan magang dalam memahami prosedur pemeriksaan, perawatan, serta dukungan operasional alat berat di lingkungan industri. Keterlibatan langsung dalam kegiatan operasional perusahaan menjadi salah satu pendekatan yang dapat meningkatkan pemahaman praktis peserta terhadap sistem kerja peralatan industri. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan karyawan magang dalam bidang perawatan alat berat, dukungan operasional lapangan, serta penguatan profesionalisme kerja di lingkungan industri. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan yang meliputi persiapan, pelaksanaan kegiatan, dan evaluasi. Tahap pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tiga bentuk kegiatan utama, yaitu pendampingan pemeriksaan dan perawatan alat berat di workshop perusahaan, pendampingan kegiatan lapangan dan dukungan operasional perusahaan, serta penguatan administrasi kerja dan budaya keselamatan kerja melalui briefing dan pendampingan kerja. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa keterlibatan peserta dalam aktivitas pembongkaran mesin bulldozer, penukaran komponen injection pump, serta pemasangan injection pump pada kapal operasional AJP 02 mampu meningkatkan pemahaman teknis peserta terhadap proses perawatan dan perbaikan mesin alat berat. Peserta juga menunjukkan peningkatan keterampilan kerja, pemahaman terhadap prosedur operasional perusahaan, serta kesadaran terhadap pentingnya keselamatan kerja di lingkungan industri. Kegiatan ini memberikan manfaat bagi peserta dalam meningkatkan kompetensi teknis dan pengalaman kerja praktis, serta mendukung kegiatan operasional perusahaan melalui keterlibatan peserta dalam aktivitas workshop dan pekerjaan lapangan. Kesimpulan dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan pendampingan berbasis praktik di lingkungan industri mampu meningkatkan kompetensi teknis dan profesionalisme kerja karyawan magang serta dapat menjadi model pembelajaran yang efektif dalam pengembangan sumber daya manusia di bidang teknik alat berat.
Peningkatan Pengetahuan dan Kompetensi Pemeliharaan Komponen Alat Berat bagi Karyawan Magang PT Bumi Mineral Sulawesi Dayu Saputra; Safri
Abdimas Singkerru Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v4i2.355

Abstract

Pentingnya kegiatan pengabdian ini muncul dari kebutuhan karyawan magang di PT Bumi Mineral Sulawesi untuk memiliki pengetahuan dan kompetensi teknis dalam pemeliharaan komponen alat berat, termasuk pengelasan, fabrikasi, dan perbaikan kerusakan, sekaligus menerapkan budaya keselamatan kerja dan sikap profesional di lingkungan industri. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan praktik peserta melalui pengalaman langsung di workshop Departemen Mekanik. Metode pelaksanaan mencakup pendampingan langsung dalam pengelasan, fabrikasi komponen logam, perbaikan keretakan pada boom excavator, pengelasan adaptor bucket excavator, serta fabrikasi penambahan plat pada blade grader. Selain itu, peserta juga mendapatkan pembinaan mengenai keselamatan kerja, kedisiplinan, dan kemampuan pemecahan masalah teknis, dengan evaluasi melalui observasi praktik kerja, dokumentasi kegiatan, dan refleksi peserta. Peserta magang dibagi ke dalam kelompok kerja, masing-masing terlibat langsung dalam aktivitas pengelasan, perbaikan, dan fabrikasi, sehingga mampu meningkatkan keterampilan teknis serta memahami prosedur kerja yang aman. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan peserta dalam mengidentifikasi kerusakan komponen, melaksanakan perbaikan dengan teknik pengelasan yang tepat, membuat komponen baru melalui fabrikasi, dan menerapkan keselamatan kerja secara konsisten. Dari kegiatan ini dapat disimpulkan bahwa pengalaman praktik langsung berhasil mengintegrasikan peningkatan keterampilan teknis dengan penguatan budaya keselamatan kerja, memberikan kontribusi nyata terhadap kesiapan peserta menghadapi dunia kerja industri, serta menekankan pentingnya kombinasi praktik teknis dan sikap profesional dalam pengelolaan alat berat.
Peningkatan Kompetensi Karyawan Magang melalui Kegiatan Maintenance di PT Bumi Mineral Sulawesi Faril Aditya Japar; Deny Caminara Gunawan
Abdimas Singkerru Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v4i2.356

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peningkatan kompetensi karyawan magang dalam menghadapi tuntutan kerja di industri pertambangan yang membutuhkan keterampilan teknis dan kesiapan kerja yang tinggi. Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan kompetensi karyawan magang melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan perawatan dan perbaikan unit operasional di lingkungan kerja industri. Kegiatan dilaksanakan di Departemen Mekanik PT Bumi Mineral Sulawesi dengan melibatkan karyawan magang sebagai peserta utama. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan berbasis praktik kerja melalui pendampingan langsung yang mencakup tiga aspek utama, yaitu perawatan dan pemeliharaan unit operasional, perbaikan komponen dan troubleshooting mekanik, serta penguatan budaya kerja industri dan keselamatan kerja. Kegiatan dilakukan melalui observasi, demonstrasi, praktik langsung, serta pembiasaan kerja di lingkungan industri. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa karyawan magang yang terlibat mengalami peningkatan kompetensi secara bertahap. Pada aspek perawatan dan pemeliharaan, peserta mampu melakukan penggantian oli, filter, dan pengecekan komponen secara mandiri. Pada aspek perbaikan dan troubleshooting, peserta mampu mengidentifikasi kerusakan serta melakukan perbaikan sederhana pada komponen mekanik. Pada aspek budaya kerja dan keselamatan, peserta menunjukkan peningkatan disiplin, kemampuan kerja tim, serta kepatuhan terhadap prosedur keselamatan kerja. Manfaat yang diperoleh meliputi peningkatan keterampilan teknis, kemampuan analisis masalah, serta kesiapan kerja yang lebih baik di lingkungan industri. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendampingan berbasis praktik kerja yang terintegrasi dengan pembinaan sikap kerja mampu meningkatkan kompetensi karyawan magang secara efektif. Pendekatan ini menjadi model pembelajaran yang relevan dalam mendukung keterlibatan peserta secara aktif dalam dunia kerja nyata.
Pendampingan Pengolahan Kakao menjadi Produk Cokelat pada Karyawan Magang di PT Chalodo Sibali Resoe Hijrawati; Annisa Sabella
Abdimas Singkerru Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v5i2.357

Abstract

Kegiatan pengolahan kakao menjadi produk cokelat merupakan salah satu upaya strategis dalam meningkatkan nilai tambah komoditas kakao serta mendukung pengembangan industri lokal. PT Chalodo Sibali Resoe sebagai industri pengolahan kakao di Kabupaten Luwu Utara melibatkan karyawan magang dalam proses produksi, namun masih terdapat keterbatasan dalam pemahaman alur produksi, pengoperasian mesin, dan penerapan keselamatan kerja. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi karyawan magang melalui pendampingan proses produksi cokelat, pengoperasian mesin, serta penguatan mutu dan keselamatan kerja. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pendekatan partisipatif berbasis praktik langsung di lingkungan industri yang meliputi tahap persiapan, pendampingan proses produksi kakao menjadi produk cokelat, pendampingan pengoperasian mesin dan peralatan produksi, serta penguatan mutu proses dan keselamatan kerja. Kegiatan ini melibatkan karyawan magang yang terlibat langsung dalam lini produksi cokelat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman karyawan magang terhadap alur produksi cokelat secara menyeluruh, mulai dari pengolahan bahan baku hingga produk akhir. Karyawan magang juga mengalami peningkatan keterampilan dalam mengoperasikan mesin produksi secara lebih efektif dan efisien. Selain itu, terjadi peningkatan kesadaran terhadap pentingnya menjaga kualitas proses produksi dan keselamatan kerja di lingkungan industri. Kegiatan ini memberikan manfaat berupa peningkatan keterampilan teknis, kemampuan kerja mandiri, serta terbentuknya sikap kerja yang lebih disiplin dan bertanggung jawab. Kegiatan pendampingan berbasis praktik langsung ini menunjukkan bahwa integrasi antara pelatihan teknis dan penguatan keselamatan kerja efektif dalam meningkatkan kompetensi karyawan magang. Pendekatan ini menjadi model yang relevan dalam pengembangan sumber daya manusia pada industri pengolahan kakao berbasis masyarakat.
Peningkatan Kompetensi Teknis Karyawan Magang dalam Servis Otomotif di PT Bosowa Berlian Motor Muhammad Aditia Saputra; Muhammad Rajab
Abdimas Singkerru Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v5i2.358

Abstract

Perkembangan industri otomotif yang semakin pesat menuntut ketersediaan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi teknis dan profesionalisme kerja yang tinggi, khususnya pada layanan perawatan dan perbaikan kendaraan. Karyawan magang sebagai bagian dari tenaga kerja yang sedang dalam proses pembelajaran masih menghadapi keterbatasan dalam keterampilan praktis dan pemahaman prosedur kerja di bengkel. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi teknis karyawan magang dalam servis otomotif melalui pendampingan berbasis praktik di lingkungan kerja nyata. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahapan persiapan, demonstrasi, praktik langsung, dan pendampingan intensif di bengkel. Kegiatan difokuskan pada tiga aspek utama, yaitu pendampingan perawatan dan perbaikan sistem rem serta kemudi, pemeliharaan sistem pendingin dan komponen mesin, serta penguatan keterampilan kerja bengkel dan budaya keselamatan kerja. Evaluasi dilakukan secara berkelanjutan melalui observasi dan penilaian kinerja peserta selama kegiatan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa karyawan magang yang terlibat dalam kegiatan ini mengalami peningkatan kompetensi pada masing-masing aspek. Pada aspek sistem rem dan kemudi, peserta mampu melakukan penggantian komponen dan pemasangan bagian kendaraan secara lebih tepat dan sesuai prosedur. Pada aspek pemeliharaan mesin dan sistem pendingin, peserta menunjukkan peningkatan kemampuan dalam melakukan servis berkala dan pemeliharaan komponen mesin. Pada aspek keterampilan kerja bengkel, peserta mengalami peningkatan dalam penggunaan alat, kedisiplinan, kerja sama tim, serta kesadaran terhadap keselamatan kerja. Kegiatan ini memberikan manfaat berupa peningkatan keterampilan teknis, efisiensi kerja, serta kesiapan peserta dalam menghadapi dunia kerja industri. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendampingan berbasis praktik di lingkungan bengkel mampu menjadi pendekatan efektif dalam meningkatkan kompetensi teknis dan membentuk sikap profesional karyawan magang. Pendekatan ini menjadi model pembelajaran yang relevan dalam menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri.
Peningkatan Kompetensi Teknis dan Budaya Kerja Industri bagi Karyawan Magang Dealer Resmi Kalla Toyota Palopo Alfi Zahry; Yuldi Apriadi
Abdimas Singkerru Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v4i1.360

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam memahami sistem operasional bengkel otomotif serta proses perawatan kendaraan sesuai dengan standar kerja industri. Perkembangan teknologi kendaraan menuntut sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki pengetahuan teoritis, tetapi juga keterampilan praktik dan kemampuan beradaptasi dengan budaya kerja profesional di lingkungan industri. Oleh karena itu, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman pembelajaran berbasis praktik melalui keterlibatan langsung dalam aktivitas operasional bengkel. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan yang meliputi tahap persiapan, pengenalan sistem operasional bengkel, pendampingan praktik servis berkala kendaraan, pendampingan diagnosis kerusakan kendaraan, serta penguatan budaya kerja dan keselamatan kerja di lingkungan bengkel. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan praktik langsung yang memungkinkan peserta terlibat dalam proses pemeriksaan dan perawatan kendaraan di bawah bimbingan teknisi bengkel. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai alur pelayanan bengkel, prosedur pemeriksaan kendaraan, serta penggunaan peralatan kerja dalam proses perawatan kendaraan. Peserta juga memperoleh pengalaman dalam melakukan pemeriksaan komponen kendaraan serta memahami proses identifikasi kerusakan kendaraan secara lebih sistematis. Selain itu, kegiatan ini turut memperkuat pemahaman mengenai pentingnya disiplin kerja, kerja sama tim, dan penerapan keselamatan kerja di lingkungan bengkel. Kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis praktik di lingkungan industri mampu meningkatkan kompetensi teknis serta membentuk sikap kerja profesional yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Peningkatan Kompetensi Instrumentasi dan Sistem Kontrol Karyawan Magang pada PT Poso Energy Ibnu Muarif; Mohammad Zulfikar
Abdimas Singkerru Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v5i1.361

Abstract

Kebutuhan akan sumber daya manusia yang kompeten dalam bidang instrumentasi dan sistem kontrol semakin meningkat seiring dengan berkembangnya industri energi terbarukan. Karyawan magang sebagai bagian dari tenaga kerja pembelajar masih menghadapi kesenjangan antara pengetahuan teoritis dan keterampilan praktis di lingkungan kerja industri. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi karyawan magang melalui pendampingan berbasis praktik di lingkungan pembangkit listrik tenaga air. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif dengan pembelajaran langsung di tempat kerja yang mencakup tiga aspek utama, yaitu pendampingan monitoring dan pemeliharaan instrumentasi, pendampingan pengoperasian mesin dan peralatan produksi, serta penguatan mutu proses dan keselamatan kerja. Kegiatan dilakukan melalui observasi awal, praktik langsung, pendampingan teknis, serta evaluasi secara berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kompetensi pada seluruh peserta magang yang terlibat dalam kegiatan ini. Pada aspek monitoring dan pemeliharaan instrumentasi, peserta mampu melakukan pengambilan dan analisis data operasional serta memahami pentingnya pemeliharaan preventif. Pada aspek pengoperasian mesin dan peralatan produksi, peserta menunjukkan peningkatan keterampilan dalam kalibrasi alat ukur seperti pressure switch, transduser, dan sensor suhu, serta memahami prinsip kerja alat secara lebih mendalam. Pada aspek penguatan mutu proses dan keselamatan kerja, peserta mengalami peningkatan pemahaman terhadap sistem kontrol industri, prosedur kerja, serta kesadaran terhadap keselamatan kerja dan budaya kerja profesional. Manfaat kegiatan ini terlihat dari meningkatnya kesiapan kerja, keterampilan teknis, serta sikap kerja peserta yang lebih disiplin dan bertanggung jawab. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendampingan berbasis praktik di lingkungan industri efektif dalam meningkatkan kompetensi karyawan magang dan dapat menjadi model pembelajaran yang relevan untuk mendukung
Penguatan Kompetensi Karyawan Magang melalui Kegiatan Wiring Panel dan Perawatan Elektrikal di PT Guna Hijau Inovasi Muhammad Faiz Al-Gifari; Muhammad Luthfi Musrah
Abdimas Singkerru Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v5i2.362

Abstract

Perkembangan industri berbasis teknologi menuntut ketersediaan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi teknis dan kesiapan kerja yang sesuai dengan kebutuhan industri. Namun, karyawan magang umumnya masih menghadapi keterbatasan dalam memahami sistem kelistrikan industri, khususnya pada aspek pemeliharaan, instalasi, dan pengujian sistem. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi karyawan magang melalui pendampingan langsung dalam bidang elektrikal di PT Guna Hijau Inovasi. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pendekatan praktik langsung di lingkungan kerja industri yang mencakup tiga aspek utama, yaitu pendampingan preventive maintenance mesin dan peralatan elektrikal, pendampingan pabrikasi, wiring, dan instalasi panel industri, serta penguatan pengujian kelistrikan dan troubleshooting. Kegiatan diawali dengan observasi dan identifikasi kebutuhan peserta, kemudian dilanjutkan dengan pendampingan teknis secara intensif selama kegiatan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan kompetensi pada setiap aspek yang dilaksanakan. Pada aspek preventive maintenance, peserta mampu melakukan pengecekan dan perawatan peralatan secara sistematis serta memahami pentingnya pemeliharaan dalam menjaga keandalan mesin. Pada aspek pabrikasi dan instalasi panel, peserta menunjukkan peningkatan keterampilan dalam proses wiring, terminasi kabel, dan instalasi sistem kelistrikan dengan tingkat ketelitian yang lebih baik. Pada aspek pengujian dan troubleshooting, peserta mampu melakukan pengujian peralatan, mengidentifikasi kesalahan sistem, serta melakukan perbaikan dengan lebih tepat. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan manfaat dalam pembentukan sikap kerja profesional, seperti disiplin, tanggung jawab, dan kemampuan komunikasi teknis di lingkungan industri. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendampingan berbasis praktik langsung di lingkungan industri efektif dalam meningkatkan kompetensi teknis dan kesiapan kerja karyawan magang. Pendekatan ini menjadi salah satu model yang relevan dalam pengembangan sumber daya manusia yang adaptif terhadap kebutuhan industri.

Page 9 of 10 | Total Record : 96