cover
Contact Name
Muhammad Affan Ramadhana
Contact Email
affanramadhan@atidewantara.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
affanramadhan@atidewantara.ac.id
Editorial Address
Jalan KH Ahmad Razak 2 No 7
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Abdimas Singkerru
ISSN : -     EISSN : 27767477     DOI : -
Abdimas Singkerru adalah Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat yang menerbitkan artikel pengabdian dalam berbagai disiplin ilmu diantaranya teknologi terapan, pendidikan, pemberdayaan masyarakat, kesehatan, sosial humaniora, dan hukum. Tujuan jurnal ini untuk memfasilitasi para akademisi dan praktisi dalam menerbitkan hasil karya-karya inovasi secara luas dalam pengembangan dan penyelesaian permasalahan dalam kehidupan masyarakat.
Articles 104 Documents
Pendampingan Karyawan Magang dalam Kegiatan Tune Up dan Overhaul Engine di Bengkel Andra Jaya Motor Carles Rusdin; Muslim Andi Yusuf; Ehlisa Rahmat; Ilham Sentosa; Agustrianto
Abdimas Singkerru Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v3i2.346

Abstract

Peningkatan jumlah kendaraan bermotor menuntut kesiapan bengkel otomotif dalam menyediakan tenaga kerja yang kompeten, khususnya dalam perawatan dan perbaikan mesin kendaraan. Bengkel Andra Jaya Motor sebagai mitra memiliki aktivitas servis yang tinggi, namun masih menghadapi kendala pada keterampilan praktis karyawan magang dalam menangani pekerjaan teknis seperti tune up, overhaul engine, serta penggantian komponen kendaraan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi teknis karyawan magang melalui pendampingan langsung pada pekerjaan servis dan perbaikan kendaraan di lingkungan bengkel. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan berbasis praktik langsung yang terintegrasi dengan aktivitas kerja bengkel. Kegiatan dilakukan melalui tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi, dengan bentuk pendampingan pada tiga aspek utama, yaitu tune up dan perawatan performa mesin, overhaul engine dan perakitan kembali komponen mesin, serta penggantian komponen sistem bahan bakar dan suspensi. Peserta dilibatkan secara aktif dalam setiap proses pekerjaan melalui demonstrasi, praktik terbimbing, dan praktik mandiri dengan pengawasan mekanik senior. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan teknis karyawan magang dalam melakukan tune up secara mandiri, memahami proses overhaul engine secara menyeluruh, serta melakukan penggantian komponen kendaraan dengan lebih tepat dan aman. Peserta juga mengalami peningkatan dalam hal ketelitian kerja, efisiensi waktu, serta kemampuan analisis kerusakan kendaraan. Manfaat kegiatan tidak hanya dirasakan oleh peserta, tetapi juga oleh pihak bengkel melalui peningkatan kualitas layanan dan efektivitas kerja. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendampingan berbasis praktik langsung di lingkungan kerja mampu menjadi pendekatan efektif dalam meningkatkan kompetensi teknis dan kesiapan kerja karyawan magang, sekaligus memperkuat peran keterlibatan masyarakat dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia di bidang otomotif.
Pendampingan Servis Otomotif dalam Peningkatan Kompetensi bagi Karyawan Magang di Bengkel Dewi Motor Taufik; Siti Khaeratul Mukarramah; Ahmad Ashari; Ilham Sentosa; Yusuf Supardi
Abdimas Singkerru Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v4i2.347

Abstract

Kegiatan perawatan dan perbaikan kendaraan di bengkel otomotif memerlukan tenaga kerja yang memiliki kompetensi teknis yang memadai, khususnya dalam menangani berbagai sistem kendaraan yang semakin kompleks. Karyawan magang sebagai bagian dari tenaga kerja pendukung masih memiliki keterbatasan dalam pengalaman dan keterampilan teknis, sehingga diperlukan pendampingan yang terarah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi karyawan magang melalui pendampingan servis otomotif di Bengkel Dewi Motor yang bergerak di bidang jasa perawatan dan perbaikan kendaraan. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan praktik langsung di lingkungan kerja dengan sistem pendampingan intensif. Kegiatan dilaksanakan melalui tiga aspek utama, yaitu pendampingan perawatan dan perbaikan komponen mesin, pendampingan servis sistem kopling dan pengereman, serta pendampingan perawatan sistem penunjang dan servis berkala kendaraan. Peserta kegiatan merupakan karyawan magang yang terlibat langsung dalam aktivitas bengkel dan dibimbing secara bertahap melalui demonstrasi dan praktik mandiri. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan kemampuan dalam melakukan penggantian piston ring, penggantian sil klep, pembersihan cylinder head, serta perakitan komponen mesin pada aspek perawatan dan perbaikan engine. Pada aspek sistem kopling dan pengereman, peserta mampu melakukan penggantian kampas kopling dan komponen rem dengan prosedur yang benar. Pada aspek perawatan sistem penunjang, peserta mampu melakukan penggantian oli mesin serta perbaikan sistem bahan bakar seperti pemblendingan pipa nossel. Kegiatan ini juga memberikan manfaat dalam meningkatkan ketelitian kerja, kemandirian, serta pemahaman terhadap keterkaitan antar sistem kendaraan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendampingan berbasis praktik langsung di lingkungan bengkel mampu meningkatkan kompetensi teknis dan kesiapan kerja karyawan magang secara efektif. Integrasi berbagai aspek servis otomotif dalam kegiatan pendampingan menjadi pendekatan penting dalam membentuk keterampilan kerja yang komprehensif dan aplikatif.
Peningkatan Kompetensi Penataan Barang dalam Kontainer pada Karyawan Magang Industri HCT Logistics Taiwan Alpadit Amir; Siti Khaeratul Mukarramah; Ahmad Ashari; Ilham Sentosa
Abdimas Singkerru Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v3i2.348

Abstract

Kegiatan logistik modern menuntut tenaga kerja yang memiliki keterampilan teknis dalam penanganan dan penataan barang secara efektif agar proses distribusi dapat berjalan dengan aman dan efisien. Pada praktiknya, karyawan magang industri sering kali belum memiliki pengalaman kerja yang memadai dalam proses penataan barang dalam kontainer sehingga diperlukan kegiatan pendampingan berbasis praktik untuk meningkatkan kompetensi kerja mereka. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi penataan barang dalam kontainer pada karyawan magang industri melalui pendampingan praktik operasional di lingkungan perusahaan logistik. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pendekatan pendampingan langsung dalam aktivitas kerja yang meliputi penerimaan dan pengecekan barang, pengelompokan barang berdasarkan karakteristiknya, perencanaan tata letak muatan dalam kontainer, serta penguatan koordinasi kerja dan dokumentasi operasional. Kegiatan ini melibatkan karyawan magang industri yang terlibat dalam aktivitas distribusi barang pada perusahaan logistik. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pemahaman dan keterampilan dalam proses pengecekan barang, pengelompokan barang, serta penataan barang dalam kontainer dengan memperhatikan distribusi berat muatan dan efisiensi pemanfaatan ruang kontainer. Peserta juga menunjukkan peningkatan kemampuan dalam melakukan koordinasi kerja dan memahami pentingnya dokumentasi operasional dalam sistem distribusi barang. Manfaat kegiatan ini terlihat dari meningkatnya keterampilan teknis peserta magang dalam menjalankan proses operasional logistik serta meningkatnya pemahaman terhadap prosedur kerja industri yang aman dan efisien. Kegiatan pendampingan berbasis praktik dalam lingkungan industri terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi karyawan magang dalam penataan barang dalam kontainer serta memperkuat kesiapan kerja mereka pada sektor logistik. Pendekatan ini menunjukkan bahwa keterlibatan langsung peserta dalam aktivitas operasional industri dapat menjadi strategi pembelajaran yang efektif dalam pengembangan kompetensi tenaga kerja pada bidang logistik.
Peningkatan Kompetensi Karyawan Magang dalam Operasional Pergudangan dan Distribusi di Kerry TJ Logistics Taiwan Fatir Farhan; Irhamni Nuhardin; Ahmad Ashari; Ilham Sentosa
Abdimas Singkerru Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v3i1.349

Abstract

Perkembangan industri logistik yang semakin kompleks menuntut peningkatan kompetensi sumber daya manusia, khususnya karyawan magang yang terlibat langsung dalam operasional pergudangan dan distribusi. Keterbatasan keterampilan teknis, kemampuan penggunaan sistem digital, serta adaptasi terhadap budaya kerja industri menjadi permasalahan utama yang dihadapi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi karyawan magang melalui pendampingan langsung dalam aktivitas operasional di Divisi Linkou Kerry TJ Logistics Taiwan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif berbasis praktik langsung yang dilaksanakan melalui tahapan persiapan, penyuluhan, pelatihan dan demonstrasi, pendampingan operasional, serta penguatan budaya kerja dan keselamatan. Kegiatan difokuskan pada tiga aspek utama, yaitu operasional pergudangan dan penataan barang, pencatatan stok berbasis sistem digital, serta penguatan ketelitian kerja, koordinasi tim, dan keselamatan operasional. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kompetensi karyawan magang pada setiap aspek kegiatan. Pada aspek operasional pergudangan, peserta mengalami peningkatan ketelitian dan kecepatan dalam penanganan barang. Pada aspek pemanfaatan sistem digital, terjadi peningkatan kemampuan dalam penggunaan sistem logistik serta akurasi pencatatan stok. Pada aspek budaya kerja, peserta menunjukkan peningkatan dalam disiplin, kerja sama tim, serta kesadaran terhadap keselamatan operasional. Kegiatan ini juga memberikan manfaat dalam meningkatkan efisiensi operasional gudang serta kesiapan kerja peserta dalam menghadapi dunia industri. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendampingan berbasis praktik langsung yang terintegrasi dengan kebutuhan industri merupakan pendekatan yang efektif dalam meningkatkan kompetensi karyawan magang serta memperkuat keterlibatan masyarakat dalam pengembangan sumber daya manusia di bidang logistik.
Penguatan Keterampilan Mekanik bagi Karyawan Magang pada Unit Operasional PT Bumi Mineral Sulawesi Muh Al Gibran; Deny Caminara G
Abdimas Singkerru Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v4i1.350

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilatarbelakangi oleh tingginya kebutuhan industri terhadap tenaga kerja mekanik yang memiliki keterampilan teknis dan pengalaman praktik yang memadai, khususnya pada lingkungan workshop industri pengolahan mineral. Karyawan magang sebagai tenaga kerja pemula masih menghadapi keterbatasan dalam mengaplikasikan pengetahuan teoritis ke dalam praktik kerja nyata. Oleh karena itu, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan mekanik karyawan magang melalui pendampingan langsung di workshop PT Bumi Mineral Sulawesi. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan berbasis praktik langsung melalui pendampingan kerja di lingkungan workshop. Kegiatan difokuskan pada tiga aspek utama, yaitu perawatan harian dan servis berkala unit, perbaikan mekanik dan chassis kendaraan, serta overhaul engine yang terintegrasi dengan penguatan keselamatan kerja. Pendampingan dilakukan secara berkelanjutan melalui keterlibatan langsung peserta dalam aktivitas kerja, disertai arahan teknis, demonstrasi, serta evaluasi kinerja. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keterampilan mekanik karyawan magang pada setiap aspek kegiatan. Pada aspek perawatan rutin, peserta mampu melaksanakan prosedur servis secara lebih sistematis dan mandiri. Pada aspek perbaikan mekanik, peserta menunjukkan peningkatan kemampuan dalam mengidentifikasi dan menangani kerusakan komponen kendaraan. Pada aspek pekerjaan kompleks, peserta mengalami peningkatan kepercayaan diri dan ketelitian dalam menangani sistem yang lebih rumit. Selain itu, kesadaran terhadap keselamatan kerja juga meningkat, ditunjukkan dengan kepatuhan dalam penggunaan alat pelindung diri dan penerapan prosedur kerja yang aman. Kegiatan ini memberikan manfaat dalam meningkatkan kompetensi teknis peserta sekaligus mendukung efisiensi operasional workshop. Kegiatan ini menegaskan bahwa pendampingan berbasis praktik langsung di lingkungan kerja nyata merupakan pendekatan efektif dalam meningkatkan keterampilan mekanik sekaligus membentuk kesadaran keselamatan kerja, sehingga menjadi model pembelajaran yang relevan dalam pengembangan tenaga kerja industri.
Peningkatan Keterampilan Operasional Wheel Loader dan P2H Unit pada Area Persiapan Material bagi Karyawan Magang PT Bumi Mineral Sulawesi Muhammad Gading Rianto; Wardiman AP
Abdimas Singkerru Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v3i2.351

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan peningkatan keterampilan operasional alat berat dan pemahaman keselamatan kerja bagi karyawan magang di PT Bumi Mineral Sulawesi, khususnya pada area persiapan material yang memiliki peran penting dalam mendukung kelancaran proses produksi smelter. Karyawan magang umumnya belum memiliki pengalaman praktis yang memadai dalam pengoperasian wheel loader, pemeriksaan harian alat, serta penerapan keselamatan kerja di lingkungan industri. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kompetensi teknis, kemampuan perawatan alat, dan kesadaran keselamatan kerja melalui pendampingan langsung di lapangan. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pendekatan praktik langsung yang terintegrasi dalam tiga aspek utama, yaitu pendampingan pengoperasian wheel loader, pendampingan pemeriksaan harian dan perawatan ringan unit, serta penguatan keselamatan kerja dan adaptasi operasional lapangan. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan observasi, demonstrasi, praktik langsung, serta evaluasi berkelanjutan dengan melibatkan pembimbing lapangan dan operator berpengalaman. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan kompetensi yang signifikan. Pada aspek pengoperasian wheel loader, peserta mampu meningkatkan keterampilan dalam melangsir material, melakukan loading, serta memahami alur distribusi material secara lebih efektif. Pada aspek pemeriksaan harian dan perawatan ringan unit, peserta mampu melakukan pengecekan kondisi alat secara sistematis serta melaksanakan perawatan dasar seperti pelumasan dan pembersihan unit. Pada aspek keselamatan kerja, peserta menunjukkan peningkatan kesadaran dalam penggunaan alat pelindung diri, kepatuhan terhadap prosedur kerja, serta kemampuan beradaptasi dengan kondisi lapangan. Manfaat kegiatan ini tidak hanya dirasakan oleh peserta dalam bentuk peningkatan keterampilan dan kesiapan kerja, tetapi juga oleh perusahaan melalui peningkatan efektivitas operasional dan penurunan potensi risiko kerja. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan pendampingan langsung yang terintegrasi mampu menjadi model efektif dalam meningkatkan kompetensi karyawan magang di lingkungan industri. Integrasi antara keterampilan teknis, perawatan alat, dan keselamatan kerja menjadi aspek penting dalam membentuk tenaga kerja yang siap dan adaptif terhadap kebutuhan industri.
Pendampingan Kegiatan Konstruksi Lapangan pada Proyek Bangunan Bagi Karyawan Magang di CV Fahrindo Cipta Konsultan Siti Nurjannah Zakiah; Ika Triwati; Irhamni Nuhardin; Kastono
Abdimas Singkerru Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v5i1.352

Abstract

Kegiatan konstruksi memerlukan tenaga kerja yang memiliki kompetensi teknis dan pengalaman lapangan yang memadai, sementara karyawan magang umumnya masih memiliki keterbatasan dalam hal keterampilan praktis. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi karyawan magang melalui pendampingan langsung pada pekerjaan konstruksi lapangan di CV Fahrindo Cipta Konsultan. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pendekatan praktik langsung dengan tiga aspek kegiatan utama, yaitu pendampingan pekerjaan finishing dan elemen arsitektural, pendampingan pekerjaan pondasi dan struktur bawah, serta pendampingan pekerjaan bekisting dan pengecoran. Kegiatan dilaksanakan pada tiga lokasi proyek dengan peserta magang yang dibagi ke dalam kelompok kerja sesuai dengan jenis pekerjaan yang dilaksanakan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa setiap kelompok peserta mengalami peningkatan kemampuan sesuai dengan bidang pekerjaan masing-masing. Kelompok finishing mampu meningkatkan keterampilan dalam pekerjaan plesteran, pemasangan plafon, dan lantai. Kelompok struktur bawah menunjukkan peningkatan pemahaman dalam pekerjaan pondasi, pemasangan tulangan, dan pembangunan struktur dasar. Kelompok bekisting dan pengecoran mampu memahami proses pemasangan bekisting serta teknik pengecoran yang sesuai standar. Manfaat kegiatan terlihat dari meningkatnya keterampilan kerja, pemahaman prosedur konstruksi, serta kesadaran terhadap keselamatan kerja. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendampingan berbasis praktik lapangan merupakan pendekatan yang efektif dalam meningkatkan kompetensi karyawan magang serta memberikan kontribusi nyata dalam penguatan keterlibatan masyarakat dalam dunia kerja konstruksi.
Pendampingan Pengoperasian Wheel Loader dan Perawatan Harian Unit bagi Karyawan Magang di PT Fajar Metal Industri Yoswardianta Malun; Yusuf Supardi
Abdimas Singkerru Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v5i1.353

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan peningkatan kompetensi karyawan magang dalam menghadapi tuntutan kerja di industri pengolahan nikel yang memerlukan keterampilan teknis, pemahaman perawatan alat, serta disiplin dan keselamatan kerja yang tinggi. Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan kemampuan karyawan magang dalam pengoperasian wheel loader, perawatan harian unit alat berat, serta pembentukan budaya kerja yang profesional di lingkungan industri. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman langsung di lapangan melalui tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan pendampingan dilakukan secara terintegrasi dalam tiga aspek utama, yaitu pendampingan pengoperasian wheel loader untuk pemindahan material dan dukungan produksi, pendampingan perawatan harian dan pemeriksaan kelayakan unit alat berat, serta penguatan disiplin kerja, keselamatan, dan koordinasi operasional lapangan. Peserta dilibatkan secara aktif dalam aktivitas operasional dengan bimbingan langsung dari tenaga berpengalaman di perusahaan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kompetensi peserta pada setiap aspek yang didampingi. Pada aspek pengoperasian alat, peserta mampu mengoperasikan wheel loader dengan lebih baik dan aman dalam berbagai kondisi kerja. Pada aspek perawatan, peserta mampu melakukan pemeriksaan harian unit serta mengidentifikasi potensi kerusakan secara mandiri. Pada aspek disiplin dan keselamatan, peserta menunjukkan peningkatan kepatuhan terhadap prosedur kerja, penggunaan alat pelindung diri, serta kemampuan koordinasi di lapangan. Manfaat kegiatan ini meliputi peningkatan keterampilan teknis, kesiapan kerja peserta, serta kontribusi terhadap peningkatan keselamatan dan efisiensi operasional di lingkungan kerja. Kegiatan ini menghasilkan model pendampingan berbasis praktik lapangan yang mengintegrasikan keterampilan teknis, pemeliharaan alat, dan budaya kerja industri. Pendekatan ini menjadi kontribusi penting dalam meningkatkan keterlibatan peserta secara aktif dalam proses pembelajaran serta
Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Perawatan dan Dukungan Operasional Alat Berat pada Karyawan Magang PT Anugerah Jawara Prima Anugera Limbong; Joko Slamet Raharjo
Abdimas Singkerru Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v4i2.354

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peningkatan kompetensi teknis karyawan magang dalam memahami prosedur pemeriksaan, perawatan, serta dukungan operasional alat berat di lingkungan industri. Keterlibatan langsung dalam kegiatan operasional perusahaan menjadi salah satu pendekatan yang dapat meningkatkan pemahaman praktis peserta terhadap sistem kerja peralatan industri. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan karyawan magang dalam bidang perawatan alat berat, dukungan operasional lapangan, serta penguatan profesionalisme kerja di lingkungan industri. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan yang meliputi persiapan, pelaksanaan kegiatan, dan evaluasi. Tahap pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tiga bentuk kegiatan utama, yaitu pendampingan pemeriksaan dan perawatan alat berat di workshop perusahaan, pendampingan kegiatan lapangan dan dukungan operasional perusahaan, serta penguatan administrasi kerja dan budaya keselamatan kerja melalui briefing dan pendampingan kerja. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa keterlibatan peserta dalam aktivitas pembongkaran mesin bulldozer, penukaran komponen injection pump, serta pemasangan injection pump pada kapal operasional AJP 02 mampu meningkatkan pemahaman teknis peserta terhadap proses perawatan dan perbaikan mesin alat berat. Peserta juga menunjukkan peningkatan keterampilan kerja, pemahaman terhadap prosedur operasional perusahaan, serta kesadaran terhadap pentingnya keselamatan kerja di lingkungan industri. Kegiatan ini memberikan manfaat bagi peserta dalam meningkatkan kompetensi teknis dan pengalaman kerja praktis, serta mendukung kegiatan operasional perusahaan melalui keterlibatan peserta dalam aktivitas workshop dan pekerjaan lapangan. Kesimpulan dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan pendampingan berbasis praktik di lingkungan industri mampu meningkatkan kompetensi teknis dan profesionalisme kerja karyawan magang serta dapat menjadi model pembelajaran yang efektif dalam pengembangan sumber daya manusia di bidang teknik alat berat.
Peningkatan Pengetahuan dan Kompetensi Pemeliharaan Komponen Alat Berat bagi Karyawan Magang PT Bumi Mineral Sulawesi Dayu Saputra; Safri
Abdimas Singkerru Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v4i2.355

Abstract

Pentingnya kegiatan pengabdian ini muncul dari kebutuhan karyawan magang di PT Bumi Mineral Sulawesi untuk memiliki pengetahuan dan kompetensi teknis dalam pemeliharaan komponen alat berat, termasuk pengelasan, fabrikasi, dan perbaikan kerusakan, sekaligus menerapkan budaya keselamatan kerja dan sikap profesional di lingkungan industri. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan praktik peserta melalui pengalaman langsung di workshop Departemen Mekanik. Metode pelaksanaan mencakup pendampingan langsung dalam pengelasan, fabrikasi komponen logam, perbaikan keretakan pada boom excavator, pengelasan adaptor bucket excavator, serta fabrikasi penambahan plat pada blade grader. Selain itu, peserta juga mendapatkan pembinaan mengenai keselamatan kerja, kedisiplinan, dan kemampuan pemecahan masalah teknis, dengan evaluasi melalui observasi praktik kerja, dokumentasi kegiatan, dan refleksi peserta. Peserta magang dibagi ke dalam kelompok kerja, masing-masing terlibat langsung dalam aktivitas pengelasan, perbaikan, dan fabrikasi, sehingga mampu meningkatkan keterampilan teknis serta memahami prosedur kerja yang aman. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan peserta dalam mengidentifikasi kerusakan komponen, melaksanakan perbaikan dengan teknik pengelasan yang tepat, membuat komponen baru melalui fabrikasi, dan menerapkan keselamatan kerja secara konsisten. Dari kegiatan ini dapat disimpulkan bahwa pengalaman praktik langsung berhasil mengintegrasikan peningkatan keterampilan teknis dengan penguatan budaya keselamatan kerja, memberikan kontribusi nyata terhadap kesiapan peserta menghadapi dunia kerja industri, serta menekankan pentingnya kombinasi praktik teknis dan sikap profesional dalam pengelolaan alat berat.

Page 8 of 11 | Total Record : 104